Pengantar ekonomi pembangunan ch.1

  • 8,266 views
Uploaded on

 

  • Full Name Full Name Comment goes here.
    Are you sure you want to
    Your message goes here
    Be the first to like this
No Downloads

Views

Total Views
8,266
On Slideshare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
0

Actions

Shares
Downloads
108
Comments
1
Likes
0

Embeds 0

No embeds

Report content

Flagged as inappropriate Flag as inappropriate
Flag as inappropriate

Select your reason for flagging this presentation as inappropriate.

Cancel
    No notes for slide

Transcript

  • 1. Pertemuan IPengantar Ekonomi Pembangunan Darwin Damanik, SE, MSE FE USI
  • 2. Pengertian• Pembangunan Ekonomi – Serangkaian usaha dalam suatu perekonomian negara untuk mengembangkan kegiatan ekonomi negara.• Ekonomi Pembangunan – Suatu bidang dalam ilmu ekonomi yang mempelajari tentang masalah –masalah ekonomi di negara- negara berkembang dan kebijakan-kebijakan yang perlu dilakukan untuk mewujudkan pembangunan ekonomi.
  • 3. • Negara berkembang : Negara yang pada pertengahan abad yang lalu memiliki taraf pembangunan dan kemakmuraan yang sangat rendah.• Terdiri dari 3 Benua, yaitu : – Afrika -- Negara-negara berkembang yang sangat miskin – Asia – Amerika Latin – Negara berkembang yang relatif kaya
  • 4. PERKEMBANGAN PERHATIAN TERHADAP PEMBANGUNAN EKONOMI• Faktor-faktor penyebab terbatasnya perhatian thd masalah pembangunan pada masa sebelum PD II, yaitu : – Penjajahan masih berlangsung secara meluas – Kekurangan perhatian dalam masyarakat yang terjajah – Kekurangan perhatian di kalangan cendekiawan• Faktor-faktor penyebab pembangunan ekonomi berkembang pesat, a.l:  Keinginan negara berkembang untuk mengatasi keterbelakangan mereka  Sebagai usaha membantu mewujudkan pembangunan ekonomi untuk menghambat perkembangan komunisme Sebagai usaha untuk meningkatkan hubungan ekonomi Berkembangnya keinginan untuk membantu negara berkembang
  • 5. PERTEMUAN IIPERTUMBUHAN EKONOMI VSPEMBANGUNAN EKONOMI DARWIN DAMANIK, SE, MSE FE USI
  • 6. Pertumbuhan Ekonomi (Growth Economy)• PERTUMBUHAN EKONOMI sebagai suatu ukuran kuantitatif yang menggambarkan perkembangan suatu perekonomian dalam suatu tahun tertentu apabila dibandingkan dengan tahun sebelumnya – Example : pada tahun 2005 pertumbuhan suatu Negara (Indonesia) mencapai 5 persen.• Maksud dari pernyataan ini adalah : Pada tahun 2005 pendapatan nasional riil Negara (Indonesia) itu telah mengalami kenaikan sebesar 5 persen apabila dibandingkan dengan tahun 2004.
  • 7. Formula Pertumbuhan Ekonomi g = GDP 1 – GDP 0 / GDP 0 x 100Keterangan : – g = tingkat (persentase) pertumbuhan ekonomi. – GDP1 = pendapatan nasional riil—yaitu pendapatan nasional yang dihitung pada harga tetap yang dicapai dalam suatu tahun (tahun 1) – GDP0 = pendapatan nasional riil pada tahun sebelumnya (tahun 0)
  • 8. E xa m p l e
  • 9. PEMBANGUNAN EKONOMI (Economy Development)• PEMBANGUNAN EKONOMI : Pertumbuhan Ekonomi Tambah Perubahan.• Artinya, ada tidaknya pembangunan ekonomi dalam suatu negara pada suatu tahun tertentu tidak saja diukur dari kenaikan produksi barang dan jasa yang berlaku dari tahun ke tahun, tetapi juga perlu diukur dari perubahan lain yang berlaku dalam berbagai aspek kegiatan ekonomi seperti perkembangan pendidikan, perkembangan teknologi, peningkatan dalam kesehatan, peningkatan dalam infrastruktur yang tersedia, dan peningkatan dalam pendapatan dan kemakmuran masyarakat
  • 10. • Dalam literatur awal mengenai pembangunan ekonomi (1950-an dan 1960-an), pada umumnya pembangunan ekonomi didefinisikan sebagai : Suatu proses yang menyebabkan pendapatan per kapita penduduk suatu negara meningkat secara berkelanjutan dalam jangka panjang• Data pendapatan per kapita disini digunakan untuk tujuan : – Menunjukkan secara kasar tingkat kelajuan atau kecepatan pembangunan ekonomi yang dicapai pada suatu tahun. – Membandingkan tingkat kemakmuran yang dicapai berbagai Negara.
  • 11. Kesimpulan• Salah satu syarat penting yang akan mewujudkan pembangunan ekonomi adalah : Tingkat (persentase) pertumbuhan ekonomi harus melebihi tingkat pertambahan penduduk.