• Share
  • Email
  • Embed
  • Like
  • Save
  • Private Content
Teori dan Indikator Pembangunan
 

Teori dan Indikator Pembangunan

on

  • 17,750 views

Diklatpim Tingkat III Angkatan I di Graha Wicaksana LAN Pejompongan-Jakarta, 29 April 2011

Diklatpim Tingkat III Angkatan I di Graha Wicaksana LAN Pejompongan-Jakarta, 29 April 2011

Statistics

Views

Total Views
17,750
Views on SlideShare
16,365
Embed Views
1,385

Actions

Likes
5
Downloads
1,914
Comments
11

8 Embeds 1,385

http://yukbelajarekonomi.blogspot.com 1370
http://yukbelajarekonomi.blogspot.hk 5
http://yukbelajarekonomi.blogspot.no 3
http://yukbelajarekonomi.blogspot.nl 3
http://www.slideshare.net 1
http://yukbelajarekonomi.blogspot.co.uk 1
http://yukbelajarekonomi.blogspot.sg 1
https://www.google.com 1
More...

Accessibility

Categories

Upload Details

Uploaded via as Adobe PDF

Usage Rights

© All Rights Reserved

Report content

Flagged as inappropriate Flag as inappropriate
Flag as inappropriate

Select your reason for flagging this presentation as inappropriate.

Cancel

110 of 11 previous next Post a comment

  • Full Name Full Name Comment goes here.
    Are you sure you want to
    Your message goes here
    Processing…

110 of 11 previous next

Post Comment
Edit your comment

    Teori dan Indikator Pembangunan Teori dan Indikator Pembangunan Presentation Transcript

    • www.dadang-solihin.blogspot.com 2
    • Nama : Dadang Solihin Tempat/Tgl Lahir : Bandung 6 November 1961 Pekerjaan : Direktur Evaluasi Kinerja Pembangunan Daerah g Bappenas Alamat Kantor : Jl. Taman Suropati No. 2 Jakarta J k t 10310 Telp/Fak Kantor : (021) 392 6248 HP : 0812 932 2202 Email : dadangsol@yahoo.com Website : http://dadang-solihin.blogspot.comwww.dadang-solihin.blogspot.com 3
    • Materi M t i• Definisi, Tujuan dan Permasalahan Pembangunan• Pembangunan dan Pertumbuhan• Indikator Pembangunan dalam RPJMN 2010-2014• Sasaran Pembangunan RPJMN 2010- 2014• Kebijakan RPJMN 2010-2014• Sinergi Pusat-Daerah dan Antardaerah (SPDAD)• Perencanaan Pembangunan Daerah• Studi Kasus dan Pemaparan Kelompok www.dadang-solihin.blogspot.com 4
    • www.dadang-solihin.blogspot.com 5
    • Definisi PembangunanPembangunan adalah: Tujuan Pembangunan: proses p p perubahan ke 1. 1 Peningkatan standar hidup (levels arah kondisi yang lebih of living) setiap orang, baik baik pendapatannya, tingkat konsumsi melalui upaya yang pangan, sandang, papan, pangan sandang papan pelayanan kesehatan, pendidikan, dll. dilakukan secara terencana. terencana 2. Penciptaan berbagai kondisi y g p g yang memungkinkan tumbuhnya rasa Kartasasmita, 1997 percaya diri (self-esteem) setiap orang. orang 3. Peningkatan kebebasan (freedom/democracy) setiap orang. Todaro, 2000 www.dadang-solihin.blogspot.com 6
    • How? Ho ?1. Mengurangi disparitas atau ketimpangan pembangunan  antar daerah  antar sub daerah  antar warga masyarakat (p g y (pemerataan dan keadilan). )2. Memberdayakan masyarakat dan mengentaskan kemiskinan.3. Menciptakan atau menambah lapangan kerja. p p g j4. Meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan masyarakat daerah.5. Mempertahankan atau menjaga kelestarian sumber daya alam p j g y agar bermanfaat bagi generasi sekarang dan generasi masa datang (berkelanjutan). www.dadang-solihin.blogspot.com 7
    • Tantangan dalam Pembangunan g g • Mengurangi Sarana dan Prasarana yang P ketimpangan memadai dan • Memberdayakan berkualitas masyarakat • Mengentaskan kemiskinan. • Menambah lapangan kerja. Dunia usaha yg • Menjaga kelestarian kondusif SDA Pemanfaatan sumber daya secara berkualitas Koordinasi yang semakin baik antar stakeholdersPeningkatan kapasitas SDM www.dadang-solihin.blogspot.com 8
    • PEMBANGUNAN DAERAH PEMBANGUNAN DI DAERAH Upaya terencana untuk Upaya untuk memberdayakan meningkatkan kapasitas masyarakat di seluruh daerah Pemerintahan Daerah Sehingga tercipta suatu Sehingga tercipta suatu S hi t i t t kemampuan yang andal dan lingkungan yang memungkinkan p profesional dalam: masyarakat untuk: y Memberikan pelayanan kepada  M ik ti k lit k hid Menikmati kualitas kehidupan masyarakat, yang lebih baik, maju, dan tenteram,, M Mengelola sumber d l l b daya  Peningkatan harkat, martabat, ekonomi daerah. dan harga diri. www.dadang-solihin.blogspot.com 9
    • PEMBANGUNAN DAERAH Dilaksanakan Melalui:Penguatan Otonomi Pengelolaan Good Governance Daerah Sumberdaya Keseimbangan Peran Tiga Pilar K i b P Ti Pil Pemerintahan P i t h Dunia U h D i Usaha Masyarakat M k t Menjalankan danmenciptakan lingkungan Mewujudkan penciptaan Penciptaan interaksipolitik dan hukum yang lapangan kerja dan sosial, ekonomi dan kondusif bagi unsur- pendapatan. politik. unsur lain. www.dadang-solihin.blogspot.com 10
    • Pergeseran Paradigma: From Government to Governance Government Governance M b ik h k ekslusif b i Memberikan hak k l if bagi  P Persoalan-persoalan publik l l blik negara untuk mengatur hal-hal adalah urusan bersama publik, pemerintah, civil society dan Aktor di luarnya hanya dapat dunia usaha sebagai tiga aktor disertakan sejauh negara utama. mengijinkannya. mengijinkannya www.dadang-solihin.blogspot.com 11
    • Pelaku Pembangunan: g Paradigma Governance Interaksi antara Pemerintah, Dunia Usaha Swasta, dan Masyarakat yang bersendikan transparansi, akuntabilitas, partisipatif, dsb. Tenaga Kerja Kontrol Kontrol Dunia Usaha Pemerintah y Masyarakat Swasta S t Nilai Redistibusi Pertumbuhan Melalui Pelayanan Pasar Apabila sendi-sendi tersebut dipenuhi, maka Governance akan Good. Good www.dadang-solihin.blogspot.com 12
    • Model Go ernance Governance Sektor Swasta Sektor Publik Sektor Ketiga Tingkat Perusahaan Organisasi LSMSupranasional transnasional Antar Pemerintah Internasional Tingkat Perusahaan P h Ormas/LSM Nasional Nasional GOVERNANCE Nasional Tingkat Perusahaan Pemerintah LSM Lokal Subnasional Lokal Lokal (Kamarack and Nye Jr., 2002) www.dadang-solihin.blogspot.com 13
    • Pelaku Pembangunan: Stakeholders g STATE CITIZENS Executive i organized into: i di t Judiciary Community-based organizations g Legislature Non-governmental organizations Professional Associations Public service Religious groups Military Women’s groups Police Media BUSINESS Small / medium / large enterprises Multinational Corporations Financial institutions Fi i l i tit ti Stock exchange www.dadang-solihin.blogspot.com 14
    • Troikawww.dadang-solihin.blogspot.com 15
    • Troika: Pola Hubungan antara Pemerintah, Dunia Usaha Swasta, dan Masyarakat Swasta Masyarakat, Bangsa, dan Negara Masyarakat VISI PemerintahGood Governance Dunia Usaha www.dadang-solihin.blogspot.com 16
    • Sinergitas Stakeholders www.dadang-solihin.blogspot.com 17
    • Sinergitas Stakeholders www.dadang-solihin.blogspot.com 18
    • www.dadang-solihin.blogspot.com 19
    • Model Pembangunan Pertumbuhan Bertahap-Rostow1. Tahapan tradisional. Pendapatan per kapita yang rendah dan kegiatan ekonomi yang stagnan;2. Tahapan transisional. Tahap prakondisi bagi pertumbuhan dipersiapkan;3. Tahapan lepas landas. Permulaan bagi adanya proses pertumbuhan ekonomi secara berkesinambungan;4. Tahapan awal menuju ke kematangan ekonomi;5.5 Tahapan produksi dan konsumsi massal yang bersifat industri. www.dadang-solihin.blogspot.com 20
    • Pertumbuhan EkonomiDefinisi Simon Kuznets:• Pertumbuhan k P t b h ekonomi adalah k i d l h kenaikan k ik kapasitas d l it dalam j jangka k panjang dari negara yang bersangkutan untuk menyediakan berbagai barang ekonomi kepada p g g p penduduknya. y• Kenaikan kapasitas itu sendiri ditentukan atau dimungkinkan oleh adanya kemajuan atau penyesuaian teknologi, institusional (kelembagaan), dan ideologis terhadap berbagai tuntutan keadaan. www.dadang-solihin.blogspot.com 21
    • Tiga Faktor Utama g Pertumbuhan Ekonomi1. Akumulasi modal, yang meliputi semua bentuk atau jenis investasi baru yang ditanamkan pada tanah, peralatan fisik, dan modal atau sumber daya manusia.2. Pertumbuhan2 P t b h penduduk d angkatan k j d d k dan k t kerja.3. Kemajuan teknologi. www.dadang-solihin.blogspot.com 22
    • 1. 1 Akumulasi modal Akumulasi modal (capital accumulation) Contoh: terjadi apabila sebagian dari pendapatan  pembangunan jalan- jalan ditabung dan diinvestasikan kembali jalan raya, penyediaan dengan tujuan memperbesar output dan listrik, persediaan air pendapatan di kemudian hari. bersih dan b ih d perbaikanb ik sanitasi, pembangunan  Pengadaan pabrik baru, mesin-mesin, fasilitas komunikasi, peralatan dan bahan baku dalam rangka peningkatan kualitas meningkatkan stok modal (capital stock) SDM, dsb, secara fisik memungkinkan akan terjadinya peningkatan output di masa mendatang. i k t t t d t  semua itu mutlak dibutuhkan dalam  Investasi produktif yang bersifat langsung rangka menunjang dan tersebut harus dilengkapi dengan berbagai i t ik mengintegrasikan investasi penunjang yang disebut investasi segenap aktivitas "infrastruktur" ekonomi dan sosial. ekonomi produktif. www.dadang-solihin.blogspot.com 23
    • 2.2 Pertumbuhan Penduduk dan Angkatan Kerja• Pertumbuhan penduduk dan pertumbuhan angkatan kerja secara tradisional dianggap sebagai salah satu faktor positif yang memacu pertumbuhan ekonomi.• Jumlah tenaga kerja yang lebih besar berarti akan menambah jumlah tenaga produktif sedangkan pertumbuhan penduduk yang produktif, lebih besar berarti ukuran pasar domestiknya lebih besar.• Positif atau negatifnya pertambahan penduduk bagi upaya pembangunan ekonomi sepenuhnya tergantung pada kemampuan sistem perekonomian yang bersangkutan untuk menyerap dan secara produktif memanfaatkan tambahan tenaga kerja tersebut.• Kemampuan itu dipengaruhi oleh tingkat dan jenis akumulasi modal dan tersedianya input atau faktor-faktor penunjang, seperti kecakapan manajerial dan administrasi. p j www.dadang-solihin.blogspot.com 24
    • 3. Kemajuan T k l i 3 K j Teknologi1.1 Kemajuan teknologi yang bersifat netral (neutral technological progress) Kemajuan teknologi yang hemat tenaga kerja (labor2.2 saving technological progress) Kemajuan te o og ya g hemat modal (capital-saving e ajua teknologi yang e at oda (cap ta sa g3.3 technological progress)4.4 Kemajuan teknologi yang meningkatkan pekerja (labor augmenting technological progress) (labor-5.5 Kemaj an teknologi yang meningkatkan modal (capital Kemajuan ang augmenting technological progress) (capital- www.dadang-solihin.blogspot.com 25
    • 1.1 Neutral Technological Progress• Kemajuan Teknologi yang Bersifat Contoh: Netral terjadi apabila teknologi tersebut j p g Pengelompokan t P l k tenaga memungkinkan kita mencapai tingkat kerja (semacam produksi yang lebih tinggi dengan spesialisasi) y g dapat p ) yang p menggunakan jumlah d kombinasi k j l h dan k bi i mendorong peningkatan faktor input yang sama. output dan kenaikan• Ditinjau dari sudut analisis kemungkinan konsumsi masyarakat. k i k t produksi, perubahan teknologi yang netral, yang dapat melipatgandakan output, secara konseptual, sama saja artinya teknologi yang mampu melipatgandakan semua input produktif produktif. www.dadang-solihin.blogspot.com 26
    • 2.2 Laborsaving Technological Progress• Kemajuan Teknologi yang Hemat Tenaga Kerja adalah p gg penggunaan teknologi yang memungkinkan kita memperoleh output g y g g p p yang lebih tinggi dari jumlah input tenaga kerja yang sama.• Sebagian besar kemajuan teknologi setelah abad 20 adalah teknologi yang hemat tenaga kerja. Contoh: Penggunaan komputer elektronik, mesin tekstil otomatis, bor listrik berkecepatan tinggi, traktor dan mesin pembajak tanah, dan banyak lagi jenis mesin serta peralatan modern lainnya. www.dadang-solihin.blogspot.com 27
    • 3.3 Capital-saving Capital saving Technological Progress• Di negara-negara Dunia Ketiga yang berlimpah tenaga kerja tetapi langka modal, kemajuan teknologi hemat modal merupakan g j g p sesuatu yang paling diperlukan, karena akan menghasilkan metode produksi padat karya yang lebih efisien.• Pengembangan teknik produksi yang murah, efisien dan padat karya (hemat modal) -atau teknologi tepat guna- merupakan salah satu unsur terpenting dalam strategi pembangunan jangka panjang yang berorientasi pada perluasan penyediaan lapangan kerja. Contoh: Mesin pemotong rumput berputar atau mesin pengayak dengan tenaga tangan pompa penghembus dengan tenaga kaki dan tangan, penyemprot mekanis di atas punggung untuk pertanian skala kecil. www.dadang-solihin.blogspot.com 28
    • Labor-augmenting Technological4.4 Progress• Kemajuan Teknologi yang Meningkatkan Pekerja terjadi apabila penerapan teknologi tersebut mampu meningkatkan mutu p p p g p g atau keterampilan angkatan kerja secara umum. Contoh: Penggunakan LCD, televisi, dan media komunikasi elektronik lainnya di dalam kelas, proses belajar bisa lebih lancar y p j sehingga tingkat penyerapan bahan pelajaran juga menjadi lebih baik. www.dadang-solihin.blogspot.com 29
    • Capital-augmenting Technological5.5 Progress• Kemajuan Teknologi yang Meningkatkan Modal terjadi jika penggunaan teknologi tersebut memungkinkan kita memanfaatkan p gg g g barang modal yang ada secara lebih produktif. Contoh: Penggantian bajak kayu dengan bajak baja dalam produksi pertanian. www.dadang-solihin.blogspot.com 30
    • Ciri Proses Pertumbuhan Ekonomi (Simon Kuznets)1. Tingkat pertumbuhan output per kapita dan pertumbuhan p penduduk y g tinggi. yang gg2. Tingkat kenaikan Total Produktivitas Faktor yang tinggi.3. Tingkat transformasi struktural ekonomi y g tinggi. g yang gg4. Tingkat transformasi sosial dan ideologi yang tinggi.5. Adanya kecenderungan negara-negara y g mulai atau y g y g g g yang yang sudah maju perekonomiannya untuk berusaha merambah bagian- bagian dunia lainnya sebagai daerah pemasaran dan sumber bahan baku b h b k yang b baru.6. Terbatasnya penyebaran pertumbuhan ekonomi yang hanya mencapai sekitar sepertiga bagian penduduk dunia dunia. www.dadang-solihin.blogspot.com 31
    • www.dadang-solihin.blogspot.com 32
    • Dokumen RPJMN 2010-2014 2010- BUKU I: PENCAPAIAN SASARAN PRIORITAS NASIONAL  Tema : Mewujudkan Indonesia Sejahtera Sejahtera, BUKU I Demokratis dan Berkeadilan  Visi, Misi, Agenda, Prioritas Nasional, dan Kerangka Makro K k M k BUKU IIIBUKU II: STRATEGI PEMBANGUNAN BIDANG  Sinergi pembangunan antarbidang  Isu lintas bidang & mainstreaming, 9 bidang pembangunan (sosbud, ekonomi, i t k politik, h k ( b d k i iptek, litik hukum & aparatur, h k t hankam, infrastruktur, wilayah & tataruang, lingkungan hidup)BUKU III: STRATEGI PENGEMBANGAN WILAYAH  Sinergi pembangunan pusat – daerah dan antardaerah  Isu-isu Pembangunan Wilayah (7 Wilayah) www.dadang-solihin.blogspot.com 33
    • Keterkaitan Buku I Buku II dan Buku III I, II, Visi-Misi SBY-Boediono Buku RPJMN 2010-1014 I 11 Prioritas Nasional+Buku 3 Prioritas Nasional Lainnya Buku II III Prioritas Bidang: P i it Bid Sosbud, Ekonomi, IPTEK, Prioritas Regional: Sarana Prasarana, Politik, Sumatera, Jawa-Bali, Hankam, Hukum & Aparatur, Kalimantan, Sulawesi, Nusa Wilayah & Tata Ruang, SDA & Tenggara, Maluku, Papua LH www.dadang-solihin.blogspot.com 34
    • Arah Kebijakan Pembangunan j g 1/21.1 Keberhasilan pembangunan nasional sangat tergantung pada keberhasilan pembangunan daerah2. Sinergi, koordinasi dan kerjasama Pusat-Daerah perlu dib l dibangun secara efektif f ktif3. Pembangunan (development) ditujukan untuk menghasilkan: 1. Kesejahteraan (prosperity) 2 Demokrasi (democracy) 2. 3. Keadilan (justice) www.dadang-solihin.blogspot.com 35
    • Arah Kebijakan Pembangunan j g 2/24. Kebijakan dan strategi dasar dalam pembangunan untuk semua (development f all), yaitu: t k (d l t for ll) it 1) Pembangunan harus bersifat inklusif. inklusif 2) Pembangunan harus berdimensi wilayah. 3) Mengintegrasikan dan menyatukan potensi potensi potensi-potensi ekonomi yang ada di daerah menjadi satu kesatuan geoekonomi secara nasional. 4) Pengembangan ekonomi-ekonomi lokal. 5) Keserasian antara pertumbuhan dan pemerataan ) (pro growth, pro job, pro poor). 6) Peningkatan kualitas sumberdaya manusia. www.dadang-solihin.blogspot.com 36
    • VISI RPJMN 2010-2014 2010- VISI INDONESIA YANG SEJAHTERA, DEMOKRATIS, DAN BERKEADILANSasaran Sejahtera S j ht Demokratis Berkeadilan B k dil  Memperkuat p  Memperkuat triple tracks penegakan hukum Memantapkan  Pemberantasan strategyStrategi g konsolidasi korupsi  P b Pembangunan demokrasi  Pengurangan inklusif dan berkeadilan kesenjangan j g www.dadang-solihin.blogspot.com 37
    • Agenda Pembangunan RPJMN g g 2010- 2010-2014Agenda I Pembangunan Ekonomi dan Peningkatan Kesejahteraan RakyatAgenda II Perbaikan Tata Kelola PemerintahanAgenda III Penegakan Pilar DemokrasiAgenda IV Penegakkan Hukum Dan Pemberantasan KorupsiAgenda V Pembangunan Yang Inklusif Dan Berkeadilan www.dadang-solihin.blogspot.com 38
    • www.dadang-solihin.blogspot.com 39
    • 1/5 1/5 Kesejahteraan RakyatEkonomiNo.N Pembangunan P b Sasaran S  Rata-rata 6,3 – 6,8 % pertahun1. Pertumbuhan Ekonomi  S b l Sebelum t h 2014 t b h 7% tahun tumbuh 2. Inflasi Rata-rata 4-6 % pertahun 3. Tingkat Pengangguran 5-6 % pada akhir tahun 2014 4. Tingkat Kemiskinan g 8-10 % pada akhir tahun 2014 p www.dadang-solihin.blogspot.com 40
    • Kesejahteraan Rakyat j y 2/5Pendidikan Status Awal TargetNo Pembangunan (2008) (2014)1. Meningkatnya rata-rata lama sekolah penduduk 7,50 8,25 berusia 15 tahun ke atas (tahun)2. Menurunnya angka b t aksara penduduk b2 M k buta k d d k berusia i 5,97 4,18 15 tahun ke atas (%)3.3 Meningkatnya APM SD/SDLB/ MI/Paket A (%) 95,14 95 14 96,0 96 04. Meningkatnya APM SMP/SMPLB/ MTs/Paket B (%) 72,28 76,05. Meningkatnya APK SMA/SMK/ MA/Paket C (%) g y 64,28 , 85,0 ,6. Meningkatnya APK PT usia 19-23 tahun (%) 21,26 30,07. Menurunnya disparitas p y p partisipasi dan kualitas p y p pelayanan p pendidikan antarwilayah, gender, dan sosial ekonomi, serta antarsatuan pendidikan yang diselenggarakan oleh pemerintah dan masyarakat www.dadang-solihin.blogspot.com 41
    • 3/5 Kesejahteraan RakyatKesehatan Status Awal TargetNoN Pembangunan P b (2008) (2014)1. Meningkatnya umur harapan hidup (tahun) 70,7 72,02. Menurunnya angka kematian ibu melahirkan 228 118 per 100.000 kelahiran hidup3. Menurunnya angka kematian bayi per 1.000 34 24 kelahiran hidup4. Menurunnya prevalensi kekurangan gizi (gizi 18,4 < 15,0 kurang dan gizi buruk) pada anak balita (%) www.dadang-solihin.blogspot.com 42
    • 4/5 Kesejahteraan RakyatPanganNo. Pembangunan Sasaran1. Produksi Padi Tumbuh 3,22 % per tahun2. Produksi Jagung Tumbuh 10,02 % per tahun3.3 Produksi Kedelai Tumbuh 20 05 % per tahun 20,054. Produksi Gula Tumbuh 12,55 % per tahun5.5 Produksi Daging Sapi P d k iD i S i Tumbuh 7,30 T b h 7 30 % per t h tahun www.dadang-solihin.blogspot.com 43
    • 5/5 Kesejahteraan RakyatEnergiE iNo. Pembangunan Sasaran Peningkatan k P i k t kapasitas it 1. 3.000 MW pertahun pembangkit listrik Meningkatnya rasio 2. Pada tahun 2014 mencapai 80 % elektrifikasi Meningkatnya rasio desa 3. 3 Pada tahun P d t h 2014 mencapai 98 % i berlistrik Meningkatnya produksi Pada tahun 2014 mencapai 1,01 4. 4 minyak bumi juta barrel perhari Peningkatan pemanfaatan Pada tahun 2014 mencapai 5. energi panas bumi 5.000 MW www.dadang-solihin.blogspot.com 44
    • Perkuatan DemokrasiMeningkatnya kualitas demokrasi IndonesiaSasaran: 1. Semakin terjaminnya peningkatan iklim politik kondusif bagi berkembangnya kualitas kebebasan sipil dan hak-hak politik rakyat yang semakin seimbang dengan peningkatan kepatuhan terhadap pranata hukum; 2. Meningkatnya pemahaman nilai-nilai kebangsaan dan terjaganya harmonisasi dalam masyarakat; 3. Meningkatnya kinerja lembaga-lembaga demokrasi; 4 Penyelenggaraan pemilu tahun 2014 yang dapat 4. dilaksanakan dengan jujur, adil dan demokratis. 5. 5 Indeks Demokrasi Indonesia: 73 dari 100 pada 2014 www.dadang-solihin.blogspot.com 45
    • Penegakan HukumTercapainya suasana dan kepastian keadilan melalui penegakan hukum (rule of law) dan terjaganya ketertiban umumSasaran: 1. 1 Persepsi masyarakat pencari keadilan untuk merasakan kenyamanan, kepastian, keadilan dan keamanan dalam berinteraksi dan mendapat pelayanan dari para penegak hukum 2. Tumbuhnya kepercayaan dan penghormatan publik kepada aparat dan lembaga penegak hukum 3. Mendukung iklim berusaha yang baik sehingga kegiatan ekonomi dapat berjalan dengan pasti dan aman serta efisisen 4. Indeks Persepsi Korupsi (IPK) tahun 2014 sebesar 5,0 yang meningkat dari 2,8 pada tahun 2009 g , p www.dadang-solihin.blogspot.com 46
    • www.dadang-solihin.blogspot.com 47
    • Melanjutkan Pembangunan Mencapai j g p 1/3 1/3 Indonesia yang Sejahtera• Indonesia yang sejahtera tercermin dari peningkatan tingkat kesejahteraan masyarakat secara keseluruhan dalam bentuk percepatan pertumbuhan ekonomi• yang didukung oleh: – penguasaan ilmu pengetahuan dan teknologi, – pengurangan kemiskinan, dan – pengurangan tingkat pengangguran• yang diwujudkan dengan: – bertumpu pada program perbaikan kualitas SDM, – perbaikan infrastruktur dasar, serta – terjaganya dan terpeliharanya lingkungan hidup secara berkelanjutan. www.dadang-solihin.blogspot.com 48
    • 2/3 Memperkuat Pilar-pilar D M k t Pilar- il Demokrasi Pil k i• Dengan penguatan yang bersifat kelembagaan• Mengarah pada tegaknya ketertiban umum,• Penghapusan segala macam diskriminasi, diskriminasi• Pengakuan dan penerapan hak asasi manusia, serta• Kebebasan yang bertanggung jawab jawab. www.dadang-solihin.blogspot.com 49
    • 3/3 Memperkuat Di M k t Dimensi Keadilan i K dil• Pengurangan kesenjangan pendapatan pendapatan,• Pengurangan kesenjangan pembangunan antar daerah (termasuk desa kota), desa-kota) dan kesenjangan jender jender.• Perwujudan sistem hukum berfungsi secara kredibel, bersih, adil dan tidak pandang bulu. p g• Pemberantasan korupsi secara konsisten agar tercapai rasa keadilan dan pemerintahan yang bersih . www.dadang-solihin.blogspot.com 50
    • Prioritas Nasional 1 Reformasi Birokrasi dan Tata Kelola 2 Pendidikan 3 Kesehatan 4 Penanggulangan Kemiskinan 11 Prioritas Nasional 5 Ketahanan PanganKabinet Indonesia Bersatu II 6 Infrastruktur 2009 2014 2009-2014 7 Iklim I Ikli Investasi dan Iklim Usaha t i d Ikli U h 8 Energi 9 Lingkungan Hidup dan Pengelolaan Bencana 10 Daerah Tertinggal, Terdepan, Terluar, & Pasca-konflik 11 Kebudayaan, Kreativitas dan Inovasi Teknologi 12 Bidang Politik Hukum dan Keamanan Politik, Prioritas Lainnya 13 Bidang Perekonomian 14 Bidang Kesejahteraan Rakyat g j y www.dadang-solihin.blogspot.com 51
    • www.dadang-solihin.blogspot.com 52
    • Tujuan SPDAD j g g j g y1. Mengurangi kesenjangan antarwilayah secara lebih terarah dan sistematik dengan skenario yang disepakati semua pihak2. Meningkatkan keterkaitan pembangunan antar wilayah dalam rangka memperkuat perekonomian domestik3. Mendorong pembangunan kawasan perbatasan, terdepan, terluar, tertinggal, pasca konflik dan k kawasan ekonomi kh k i khusus www.dadang-solihin.blogspot.com 53
    • Agenda untuk Memperkuat SPDAD g pSinergi Pusat-daerah dan antardaerah dilakukan dalamseluruh proses mulai d i perencanaan, pelaksanaan, l h l i dari l kpengendalian dan evaluasi yang mencakup sinergidalam: 1. Perencanaan kebijakan. 2. Kerangka regulasi. 3. Kerangka anggaran. 4. Kerangka kelembagaan 5. Kerangka pengembangan wilayah www.dadang-solihin.blogspot.com 54
    • Kesenjangan Wilayah Wilayah Sulawesi Share PDRB thdp Nasional 4,60% Wilayah Kalimantan Pertmbh Ekonomi P t bh Ek i 7.72% 7 72% Wilayah Sumatera Pendapt perkapita 4,98 jt Share PDRB thdp 8,83% Share PDRB thdp 21,55% Nasional Pendudk miskin 2,61 jt (17,6%) Nasional Pertumb. Ekonomi 5.26% Pertumb. Ek P t b Ekonomi i 4,65% 4 65% Wilayah Papua Pendaptn perkapita 13,99 jt Pendaptn perkapita 9,80 jt Share PDRB thdp 1,28% Pendudk miskin 1,21 jt (9%) Nasional Penduduk miskin 7,3 jt (14,4%) Pertmbuh Ekonomi 0,60% Pendaptn perkapita 8,96 jt Pndudk miskin 0,98 jt (36,1%) Wilayah Jawa Bali Share PDRB thdp 62,00% Nasional Pertumbh Ekonomi 5.89% Wilayah Maluku Pendapt perkapita 11,27 jt Wilayah Nusa Tenggara Wil hN T Share PDRB thdp 0,32% Pendudk miskin 20,19 jt Nasional (12,5%) Share PDRB thdp 1,42% Nasional Pertumbh Ekonomi 4,94% Pertmbuh Ekonomi 3,50% Pendaptn perkapita 2,81 jtSumberS b : BPS 2008 (di l h) (diolah) Pendapt perkapita 3,18 jt Pendudk miskin 0,49 jt (20,5%)Ket : Atas Dasar www.dadang-solihin.blogspot.com Pendudk miskin 2,17 jt Harga Konstan (24,8%) 55
    • Keterkaitan Antarwilayah P Perdagangan antardaerah terpusat di Jawa dan Sumatera  Blok Ekonomi Utama. Utama Perdagangan antardaerah P d t d h di Kalimantan, Sulawesi, Nusa Tenggara, Maluku dan Papua masih relatif kecil dan belum berkembang gCatatan: Arah panah menunjukkan arus perdagangan antarwilayah. Angka yang digarisbawahi menunjukkan produksi bruto di setiap wilayah. Angka di i b hi j kk d k ib t ti il h A k dalam lingkaran menunjukkan input antara dalam wilayah.Sumber : Tabel IRIO 2005, BPS (diolah) www.dadang-solihin.blogspot.com 56
    • Keterkaitan Perdagangan Antarpulau 1,82% 6,58% 83,10% 8,39% 81,54% 73,01% 4,32% 5,26% 14,83% 54797.00 (minimum) 7,85% 245594.00 398937.00 398937 00 (median) 9,49% 19,51% 639154.00 70,85% 22,2% 1339115.00 (maximum) 84,32% Sumber: IRIO 2005, Diolah Pengganda Output Antarwilayah P d O t tA t il hPerdagangan Intrawilayah Jawa- Indonesia Wilayah Sumatra Kalimantan Sulawesi Bali TimurPerdagangan antarwilayah ke Sumatera Sumatra S t 1.559 1 559 0.088 0 088 0.081 0 081 0.015 0 015 0.011 0 011Perdagangan antarwilayah ke Jawa Jawa-Bali 0.158 1.599 0.097 0.201 0.158Perdagangan antarwilayah ke Kalimantan Kalimantan 0.023 0.056 1.480 0.068 0.022Perdagangan antarwilayah ke Sulawesi Sulawesi 0.002 0.008 0.005 1.460 0.028Perdagangan antarwilayah ke Indonesia Timur Kep. Timur 0.003 0.017 0.002 0.009 1.307Transaksi ekonomi hanya dalam wilayah, dan keterkaitan antarwilayah belum optimal.T k i k ih d l il h d k t k it t il hb l ti l www.dadang-solihin.blogspot.com 57
    • Strategi dan Arah Kebijakan Umum Pengembangan Wilayah 2010-2014 2010-1. Mendorong p g pertumbuhan wilayah-wilayah p y y potensial di luar Jawa-Bali dengan tetap menjaga momentum pertumbuhan di wilayah Jawa-Bali2. Meningkatan keterkaitan antarwilayah melalui peningkatan perdagangan antarwilayah untuk mendukung perekonomian domestik3. Meningkat daya saing daerah melalui pengembangan sektor- sektor unggulan di tiap wilayah4. Mendorong percepatan pembangunan daerat tertinggal, kawasan strategis dan cepat tumbuh, kawasan perbatasan, kawasan terdepan, kawasan terluar dan daerah rawan bencana5. Mendorong pengembangan wilayah laut dan sektor-sektor kelautan www.dadang-solihin.blogspot.com 58
    • www.dadang-solihin.blogspot.com 59
    • Ruang Lingkup Perencanaan (UU25/2004) ua g g up e e ca aa (UU 5/ 00 ) NASIONAL DAERAH Dokumen Penetapan Dokumen Penetapan Rencana Pembangunan UU Rencana Pembangunan Perda Jangka Panjang Nasional (Ps. (Ps 13 Ayat 1) Jangka Panjang Daerah (Ps. (Ps 13 Ayat 2) (RPJP-Nasional) (RPJP-Daerah) Rencana Pembangunan Per Pres Rencana Pembangunan Peraturan KDH Jangka Menengah J k M h (Ps. 19 Ayat 1) Jangka Menengah D J k M h Daerah h (Ps. 19 Ayat 3) Nasional (RPJM-Daerah) (RPJM-Nasional) Renstra Kementerian / Peraturan Renstra Satuan Kerja Peraturan Lembaga (Renstra KL) Pimpinan KL Perangkat Daerah (Renstra Pimpinan SKPD (Ps. 19 Ayat 2) SKPD)) (Ps. 19 Ayat 4) Rencana Kerja Per Pres Rencana Kerja Pemerintah Peraturan KDH Pemerintah (RKP) (Ps. 26 Ayat 1) Daerah (RKPD) (Ps. 26 Ayat 2) Rencana Kerja Peraturan Rencana Kerja Satuan Kerja Peraturan Kementerian / Lembaga Pimpinan KL Perangkat Daerah (Renja Pimpinan SKPD (Renja KL) (Ps. 21 Ayat 1) SKPD) ( Ps. 21 Ayat 3) www.dadang-solihin.blogspot.com 60
    • Persyaratan Dokumen Perencanaan: Perencanaan: SMART SPECIFIC-jelas, tidak mengundang multi interpretasi MEASUREABLE-dapat diukur (“What gets measured g gets managed”) g ) ACHIEVABLE-dapat dicapai (reasonable cost using and appropriate collection method) RELEVANT (information needs of the people who will use the data) TIMELY-tepat waktu (collected and reported at the right time to influence many manage decision) www.dadang-solihin.blogspot.com 61
    • Syarat PerencanaanHarus memiliki, mengetahui, dan memperhitungkan:H iliki t h i d hit k1. Tujuan akhir yang dikehendaki.2. Sasaran-sasaran dan prioritas untuk mewujudkannya (yang mencerminkan pemilihan dari berbagai alternatif).3. Jangka waktu mencapai sasaran-sasaran tersebut.4. Masalah-masalah yang dihadapi.5. Modal atau sumber daya yang akan digunakan serta pengalokasiannya.6. kebijakan-kebijakan untuk melaksanakannya.7. Orang, organisasi, atau badan pelaksananya.8. Mekanisme monitoring, evaluasi, dan pengawasan pelaksanaannya. www.dadang-solihin.blogspot.com 62
    • Fungsi/Manfaat Perencanaan• Sebagai penuntun arah• Minimalisasi ketidakpastian p• Minimalisasi inefisiensi sumberdaya• Penetapan standar dan pengawasan kualitas www.dadang-solihin.blogspot.com 63
    • Studi Kasus dan Pemaparan KelompokSt di K d P K l k• Peserta dibagi menjadi 3 kelompok. – Kelompok 1 merumuskan indikator p p pembangunan Pemerintahan g Daerah Kabupaten/Kota – Kelompok 2 merumuskan indikator pembangunan Pemerintahan Daerah Provinsi – Kelompok 3 merumuskan indikator pembangunan K/L• Masing-masing kelompok memaparkan h il di k i k l M i i k l k k hasil diskusi kelompok k dengan outline sbb: 1. Visi Pemda Kab/Kota, Provinsi, K/L 2. Misi 3. SasaranIndikator 4. Strategi 4 St t i 5. Arah Kebijakan www.dadang-solihin.blogspot.com 64
    • www.dadang-solihin.blogspot.com 65