Sinkronisasi RPJMN dengan RPJMD dalam rangka Mencapai Sasaran Pembangunan Nasional

3,817 views
3,688 views

Published on

Seminar Evaluasi RPJMD Provinsi Kalimantan Barat di Kini Hotel-Pontianak, 20 Desember 2010

0 Comments
1 Like
Statistics
Notes
  • Be the first to comment

No Downloads
Views
Total views
3,817
On SlideShare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
2
Actions
Shares
0
Downloads
197
Comments
0
Likes
1
Embeds 0
No embeds

No notes for slide

Sinkronisasi RPJMN dengan RPJMD dalam rangka Mencapai Sasaran Pembangunan Nasional

  1. 1. dadang-solihin.blogspot.com 2
  2. 2. Materi• Mewujudkan Prioritas Pembangunan Nasional• Sasaran Pembangunan RPJMN 2010-2014• Sinergi P Si i Pusat-Daerah d A t d tD h dan Antardaerah h (SPDAD)• Perencanaan Pembangunan Kalimantan Barat g dalam RPJMN 2010-2014• Relevansi RPJMN 2010-2014 dengan RPJMD Provinsi Kalimantan Barat• Penajaman Visi-Misi: Perumusan Positioning Differentiation Brand (PDB) ( ) dadang-solihin.blogspot.com 3
  3. 3. dadang-solihin.blogspot.com 4
  4. 4. 1/2 Arah Kebijakan Pembangunan D l Dalam era desentralisasi dan otonomi daerah, k b h il d li id id h keberhasilan pembangunan nasional ditentukan 60% daerah dan 40% pusat. - diperlukan sinergi, koordinasi dan kerjasama Pusat-Daerah Pusat Daerah melalui koordinasi, komunikasi, konsultasi dan sinergi yang perlu dibangun secara efektif. P b Pembangunan (d (development) dit j k untuk menghasilkan: l t) ditujukan t k h ilk - kesejahteraan (prosperity), - demokrasi (democracy) dan - keadilan (justice). dadang-solihin.blogspot.com 5
  5. 5. 2/2 Arah Kebijakan Pembangunan• 6 (enam) k bij k d strategi d ( ) kebijakan dan i dasar d l dalam pembangunan untuk b k semua (development for all), yaitu : 1. Pembangunan harus bersifat inklusif. 2. Pembangunan harus berdimensi wilayah. 3. Mengintegrasikan dan menyatukan potensi-potensi ekonomi yang ada di daerah menjadi satu kesatuan geoekonomi secara nasional. 4. 4 Pengembangan ekonomi-ekonomi lokal. ekonomi ekonomi lokal 5. Keserasian antara pertumbuhan dan pemerataan (pro growth, pro job, pro poor). 6. Peningkatan kualitas sumberdaya manusia. dadang-solihin.blogspot.com 6
  6. 6. VISI RPJMN 2010-2014 2010- VISI INDONESIA YANG SEJAHTERA, DEMOKRATIS, DAN BERKEADILAN Sejahtera Demokratis Berkeadilan  Memperkuat penegakan Memperkuat triple hukum tracks strategy Memantapkan  Pemberantasan korupsi Pembangunan inklusif konsolidasi demokrasi  Pengurangan dan berkeadilan kesenjangan dadang-solihin.blogspot.com 7
  7. 7. Prioritas Nasional 1 Reformasi Birokrasi dan Tata Kelola 2 Pendidikan 3 Kesehatan 4 Penanggulangan Kemiskinan 11 Prioritas Nasional 5 Ketahanan PanganKabinet Indonesia Bersatu II 6 Infrastruktur 2009-2014 7 Iklim Investasi dan Iklim Usaha 8 Energi 9 Lingkungan Hidup dan Pengelolaan Bencana 10 Daerah Tertinggal, Terdepan, Terluar, & Pasca-konflik 11 Kebudayaan, Kreativitas dan Inovasi Teknologi 12 Bidang Politik, Hukum dan Keamanan Prioritas Lainnya 13 Bidang Perekonomian 14 Bidang Kesejahteraan Rakyat dadang-solihin.blogspot.com 8
  8. 8. dadang-solihin.blogspot.com 9
  9. 9. SASARAN RPJMN 2010‐2014 Pertumbuhan Ekonomi-Pengangguran- Ekonomi-Pengangguran- Kemiskinan 2010 2011 2012 2013 2014Pertumbuhan (%) 5,5 - 5,6 6,0 - 6,3 6,4 - 6,9 6,7 - 7,4 7,0 - 7,7Pengangguran (%) 7,6 7,3 - 7,4 6,7 - 7,0 6,0 - 6,6 5,0 - 6,0Kemiskinan (%) 12,0 -13,5 12 0 -13 5 11,5 12,5 11 5 - 12 5 10,5 11,5 10 5 - 11 5 9,5 10,5 9 5 - 10 5 8,0 10,0 8 0 - 10 0 dadang-solihin.blogspot.com 10
  10. 10. 1/5 Kesejahteraan RakyatEkonomiNo. Pembangunan Sasaran  Rata-rata 6,3 – 6,8 % pertahun1. Pertumbuhan Ekonomi  Sebelum tahun 2014 tumbuh 7% 2. Inflasi Rata-rata 4-6 % pertahun 3. Tingkat Pengangguran 5-6 % pada akhir tahun 2014 4. Tingkat Kemiskinan 8-10 % pada akhir tahun 2014 dadang-solihin.blogspot.com 11
  11. 11. Kesejahteraan Rakyat 2/5Pendidikan Status A l St t Awal Target T tNo Indikator (2008) (2014)1. Meningkatnya rata-rata lama sekolah penduduk 7,50 8,25 berusia 1 tahun ke atas ( 15 (tahun) )2. Menurunnya angka buta aksara penduduk berusia 5,97 4,18 15 tahun ke atas (%)3. Meningkatnya APM SD/SDLB/ MI/Paket A (%) 95,14 96,04. Meningkatnya APM SMP/SMPLB/ MTs/Paket B (%) 72,28 76,05. Meningkatnya APK SMA/SMK/ MA/Paket C (%) 64,28 85,06. Meningkatnya APK PT usia 19-23 tahun (%) 21,26 30,07.7 Menurunnya disparitas partisipasi dan kualitas pelayanan pendidikan antarwilayah, gender, dan sosial ekonomi, serta antarsatuan pendidikan yang diselenggarakan oleh pemerintah dan masyarakat dadang-solihin.blogspot.com 12
  12. 12. 3/5 Kesejahteraan Rakyat j yKesehatan Status Awal TargetNo Indikator (2008) (2014)1. Meningkatnya umur harapan hidup (tahun) 70,7 72,0 Menurunnya angka kematian ibu melahirkan2. 228 118 per 100.000 kelahiran hidup 100 000 Menurunnya angka kematian bayi per 1.0003. 34 24 kelahiran hidup Menurunnya prevalensi kekurangan gizi (gizi4. 18,4 < 15,0 kurang dan g buruk) p g gizi ) pada anak balita (%) ( ) dadang-solihin.blogspot.com 13
  13. 13. 4/5 Kesejahteraan RakyatPanganNo. Pembangunan Sasaran1. Produksi Padi Tumbuh 3,22 % per tahun2. g g Produksi Jagung Tumbuh 10,02 % per tahun p3. Produksi Kedelai Tumbuh 20,05 % per tahun4. Produksi Gula Tumbuh 12,55 % per tahun5. Produksi Daging Sapi Tumbuh 7,30 % per tahun dadang-solihin.blogspot.com 14
  14. 14. 5/5 Kesejahteraan RakyatEnergi gNo. Pembangunan Sasaran 1. Peningkatan kapasitas 3.000 MW pertahun pembangkit listrik 2. Meningkatnya rasio Pada tahun 2014 mencapai 80 % elektrifikasi 3. Meningkatnya rasio desa Pada tahun 2014 mencapai 98 % berlistrik 4. Meningkatnya produksi Pada tahun 2014 mencapai 1,01 minyak bumi juta barrel perhari 5. 5 Peningkatan pemanfaatan Pada tahun 2014 mencapai energi panas bumi 5.000 MW dadang-solihin.blogspot.com 15
  15. 15. Perkuatan DemokrasiMeningkatnya kualitas demokrasi IndonesiaSasaran: 1. Semakin terjaminnya peningkatan iklim politik kondusif bagi berkembangnya kualitas kebebasan sipil dan hak-hak politik rakyat yang semakin seimbang dengan peningkatan kepatuhan terhadap pranata hukum; 2 Meningkatnya pemahaman nilai nilai kebangsaan dan 2. nilai-nilai terjaganya harmonisasi dalam masyarakat; 3. Meningkatnya kinerja lembaga-lembaga demokrasi; 4. Penyelenggaraan pemilu tahun 2014 yang dapat dilaksanakan dengan jujur, adil dan demokratis. 5. Indeks D 5 I d k Demokrasi I d k i Indonesia: 73 d i 100 pada 2014 i dari d dadang-solihin.blogspot.com 16
  16. 16. Penegakan HukumTercapainya suasana dan kepastian keadilan melalui penegakan hukum ( l of l ) d k h k (rule f law) dan terjaganya ketertiban umumSasaran: 1. Persepsi masyarakat pencari keadilan untuk merasakan kenyamanan, kepastian, keadilan dan keamanan dalam berinteraksi dan mendapat pelayanan dari para penegak hukum 2 T mb hn a keperca aan dan penghormatan p blik kepada 2. Tumbuhnya kepercayaan publik aparat dan lembaga penegak hukum 3. Mendukung iklim berusaha y g baik sehingga kegiatan g yang gg g ekonomi dapat berjalan dengan pasti dan aman serta efisisen 4. Indeks Persepsi Korupsi (IPK) tahun 2014 sebesar 5,0 yang meningkat dari 2 8 pada tahun 2009 2,8 dadang-solihin.blogspot.com 17
  17. 17. dadang-solihin.blogspot.com 18
  18. 18. Tujuan SPDAD1. Mengurangi kesenjangan antarwilayah secara lebih te a a dan sistematik dengan skenario yang terarah da s ste at de ga s e a o ya g disepakati semua pihak2.2 Meningkatkan keterkaitan pembang nan antar pembangunan wilayah dalam rangka memperkuat perekonomian domestik3. Mendorong pembangunan kawasan perbatasan, terdepan, terluar, tertinggal, pasca konflik dan kawasan ekonomi khusus dadang-solihin.blogspot.com 19
  19. 19. Agenda untuk Memperkuat SPDADSinergi Pusat-daerah dan antardaerah dilakukan dalamseluruh proses mulai dari perencanaan, pelaksanaan,pengendalian d evaluasi yang mencakup sinergi d li dan l i k i idalam: 1. Perencanaan kebijakan. 2. Kerangka regulasi. 3. Kerangka anggaran. 4. Kerangka kelembagaan 5. Kerangka pengembangan wilayah dadang-solihin.blogspot.com 20
  20. 20. Wilayah Sulawesi Kesenjangan Wilayah Share PDRB thdp Nasional 4,60% Wilayah Kalimantan Pertmbh Ekonomi 7.72% Wilayah Sumatera Pendapt perkapita 4,98 jt Share PDRB thdp 8,83% Share PDRB thdp 21,55% Nasional Pendudk miskin 2,61 jt (17,6%) Nasional Pertumb. Ekonomi 5.26% Pertumb. Ekonomi 4,65% Wilayah Papua Pendaptn perkapita 13,99 jt Pendaptn perkapita 9,80 jt Share PDRB thdp 1,28% Pendudk miskin 1,21 jt (9%) Nasional Penduduk miskin 7,3 jt (14,4%) Pertmbuh Ekonomi 0,60% Pendaptn perkapita 8,96 jt Pndudk miskin 0,98 jt (36,1%) Wilayah Jawa Bali Share PDRB thdp 62,00% Nasional Pertumbh Ekonomi 5.89% Wilayah Maluku Pendapt perkapita 11,27 jt Wilayah Nusa Tenggara Share PDRB thdp 0,32% Pendudk miskin 20,19 jt Nasional (12,5%) Share PDRB thdp 1,42% Nasional Pertumbh Ekonomi 4,94% Pertmbuh Ekonomi 3,50% 3 50% Pendaptn perkapita 2,81 2 81 jtSumber : BPS 2008 (diolah) Pendapt perkapita 3,18 jt Pendudk miskin 0,49 jt (20,5%)Ket : Atas Dasar dadang-solihin.blogspot.com Pendudk miskin 2,17 jt Harga Konstan (24,8%) 21
  21. 21. Keterkaitan Antarwilayah Perdagangan antardaerah terpusat di Jawa d t t J dan Sumatera  Blok Ekonomi Utama. Perdagangan antardaerah di Kalimantan, Sulawesi, Nusa Tenggara, Maluku dan Papua masih relatif kecil dan belum berkembangCatatan: Arah panah menunjukkan arus perdagangan antarwilayah. Angka yang digarisbawahi menunjukkan produksi bruto di setiap wilayah. Angka dalam lingkaran menunjukkan input antara dalam wilayah. g g j p ySumber : Tabel IRIO 2005, BPS (diolah) dadang-solihin.blogspot.com 22
  22. 22. Keterkaitan Perdagangan Antarpulau 1,82% 6,58% 83,10% 8,39% 81,54% 73,01% 4,32% 5,26% 5 26% 14,83% 54797.00 (minimum) 7,85% 245594.00 398937.00 (median) 9,49% 19,51% 639154.00 70,85% 22,2% 1339115.00 (maximum) 84,32% Sumber: IRIO 2005, Diolah Pengganda Output AntarwilayahPerdagangan Intrawilayah Jawa- Indonesia Wilayah Sumatra Kalimantan Sulawesi Bali B li Timur TiPerdagangan antarwilayah ke Sumatera Sumatra 1.559 0.088 0.081 0.015 0.011Perdagangan antarwilayah ke Jawa Jawa-Bali 0.158 1.599 0.097 0.201 0.158Perdagangan antarwilayah ke Kalimantan g g y Kalimantan K li t 0.023 0 023 0.056 0 056 1.480 1 480 0.068 0 068 0.022 0 022Perdagangan antarwilayah ke Sulawesi Sulawesi 0.002 0.008 0.005 1.460 0.028Perdagangan antarwilayah ke Indonesia Timur Kep. Timur 0.003 0.017 0.002 0.009 1.307Transaksi ekonomi hanya dalam wilayah, dan keterkaitan antarwilayah belum optimal. dadang-solihin.blogspot.com 23
  23. 23. Strategi dan Arah Kebijakan Umum Pengembangan Wilayah 2010-2014 g g y 2010-1. Mendorong pertumbuhan wilayah-wilayah potensial di luar Jawa Bali Jawa-Bali dengan tetap menjaga momentum pertumbuhan di wilayah Jawa-Bali2. Meningkatan keterkaitan antarwilayah melalui p g y peningkatan g perdagangan antarwilayah untuk mendukung perekonomian domestik3. Meningkatkan daya saing daerah melalui pengembangan sektor-sektor unggulan di tiap wilayah4. Mendorong percepatan pembangunan daerat tertinggal, kawasan strategis dan cepat tumbuh, kawasan perbatasan, kawasan terdepan, kawasan terluar dan daerah rawan bencana5. Mendorong pengembangan wilayah laut dan sektor-sektor kelautan k l t dadang-solihin.blogspot.com 24
  24. 24. dadang-solihin.blogspot.com 25
  25. 25. 1/2 Isu Spesifik• Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Tahun 2008 Provinsi Kalimantan Barat (68,17) lebih rendah dari rata-rata nasional (71,17), juga di semua indikator penyusunnya: usia harapan hidup, angka melek huruf, rata- rata lama sekolah, serta pengeluaran perkapita. t l k l h t l k it• Peringkat IPM Provinsi Kalimantan Barat berada pada urutan 29 secara nasional. dadang-solihin.blogspot.com 26
  26. 26. 2/2 Isu Spesifik• Berdasarkan PDRB 2003 2007 sektor utama di Provinsi Kalimantan 2003-2007, Barat: – Pertanian dalam arti luas: tanaman pangan, perkebunan, peternakan, perikanan, d k h t ik dan kehutanan; – Perdagangan, hotel, dan restoran; – Industri pengolahan nonmigas;• Potensi pengembangan: – Rasio potensi lahan budidaya dan penduduk relatif tinggi, memungkinkan pengembangan sektor pertanian – Pengembangan industri pengolahan nonmigas yang menyerap banyak tenaga kerja mempunyai elastisitas yang tinggi terhadap pengurangan kemiskinan – Pengembangan industri pengolahan berbasis pertanian dalam arti luas (agroindustri) berpeluang memberi dampak positif bagi kawasan perbatasan dadang-solihin.blogspot.com 27
  27. 27. 1/2 Sasaran Pembangunan1. Tercapainya pertumbuhan ekonomi Provinsi Kalimantan Barat sebesar 4,7-5.2 persen pada tahun 2010 dan sebesar 4,8 – 5,4 p persen p pada tahun 2014.2. Menurunnya tingkat kemiskinan di Provinsi Kalimantan Barat sebesar 7,94 - 8,03 persen pada tahun 2010 dan 4,59 – 4,66 persen pada t h 2014 d tahun 2014.3. Menurunnya angka pengangguran di Provinsi Kalimantan Barat sebesar 5 7 – 6 2 persen pada tahun 2010 dan 4 9 – 5 4 persen 5,7 6,2 4,9 5,4 pada tahun 2014.4. Meningkatnya angka rata-rata lama sekolah di Provinsi Kalimantan g y g Barat sebesar 7,06 tahun pada tahun 2010 dan sebesar 7,42 tahun pada tahun 2014. dadang-solihin.blogspot.com 28
  28. 28. 2/2 Sasaran Pembangunan5. Menurunnya angka kematian bayi di Provinsi Kalimantan Barat sebesar 28 per 1000 kelahiran hidup pada tahun 2010 dan sebesar 25 per 1000 kelahiran hidup p p p pada tahun 2014.6. Meningkatnya angka harapan hidup di Provinsi Kalimantan Barat sebesar 70,31 tahun pada tahun 2010 dan sebesar 71,04 tahun pada t h 2014 d tahun 2014.7. Meningkatnya pendapatan per kapita di Provinsi Kalimantan Barat sekitar Rp 6 763 ribu pada tahun 2010 menjadi Rp 7 174 ribu pada Rp.6.763 Rp.7.174 tahun 2014. dadang-solihin.blogspot.com 29
  29. 29. 1/3 Strategi Pembangunan1. Memelihara dan memulihkan kawasan yang berfungsi lindung dan kritis lingkungan dalam rangka mendukung keberlanjutan pemanfaatan sumber daya kehutanan, pertambangan, pertanian, dan sumber daya kelautan pesisir dan pulau-pulau kecil, serta kelautan, kecil mengurangi risiko dampak bencana alam;2. Mendayagunakan posisi strategis secara geografis yang berdekatan dengan negara bagian Malaysia di Sarawak dan Sabah dalam kerangka kerja sama ekonomi subregional BIMP-EAGA;3.3 Mendorong percepatan penanganan kawasan perbatasan antarnegara dengan negara Malaysia di Serawak dan Sabah sebagai beranda depan wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia; dadang-solihin.blogspot.com 30
  30. 30. 2/3 Strategi Pembangunan4. Meningkatkan aksesibilitas internal wilayah Kalimantan Barat untuk mewujudkan sinergi pengembangan potensi wilayah dan pemerataan tingkat perkembangan antarwilayah melalui percepatan fungsionalisasi jaringan jalan lintas Kalimantan secara terpadu dengan pengembangan jaringan angkutan sungai, angkutan laut, jaringan jalan rel kereta api dan angkutan udara;5. Mendorong peran kawasan andalan sebagai penggerak pengembangan ekonomi wilayah Kalimantan;6.6 Mengembangkan industri pengolahan yang berbasis pada sektor kelautan, pertanian, perkebunan, pertambangan, kehutanan secara berkelanjutan, dan industri pariwisata yang berbasis pada penguatan dan pengembangan ekonomi sosial dan budaya ekonomi, masyarakat lokal dan kelestarian fungsi lingkungan hidup; dadang-solihin.blogspot.com 31
  31. 31. Strategi Pembangunan g g 3/37. Mendorong berfungsinya pusat-pusat permukiman perkotaan sebagai pusat pelayanan jasa koleksi dan distribusi di wilayah Kalimantan.8. Mendorong pengembangan Pusat Kegiatan Nasional (PKN) kota Pontianak sebagai pusat pelayanan primer; P ti k b i t l i9. Mendorong pengembangan Pusat Kegiatan Wilayah (PKW) kota Singkawang, Sambas, Ketapang, Sintang, Sanggau sebagai p g g, , p g, g, gg g pusat pelayanan sekunder;10. Mendorong pengembangan Pusat Kegiatan Wilayah (PKW) kota Mempawah, Putussibau Entikong, Mempawah Putussibau, Entikong sebagai pusat pelayanan tersier;11. Mendorong p g g pengembangan PKSN (Pusat Kegiatan Strategis g ( g g Nasional) di wilayah Kalimantan, terutama kawasan perbatasan negara, diarahkan untuk mendorong pengembangan Kota Aruk, Jagoibabang, Nangabadau, Entikong. dadang-solihin.blogspot.com 32
  32. 32. dadang-solihin.blogspot.com 33
  33. 33. Kerangka Kerja EKPD RPJMN 2010-2014Evaluasi Relevansi RPJMD dgn RPJMN Hasil Evaluasi Relevansi RPJMD dengan RPJMN 2010-2014 Prioritas RPJMD 11 Prioritas Provinsi Pembangunan Nasional dan 3 prioritas lainnya Rekomendasi Kebijakan Perencanaan Pembangunan Nasional/DaerahAnalisis Prioritas/Program RPJMD yang Mendukung Prioritas Nasional dadang-solihin.blogspot.com 34
  34. 34. Tahapan Evaluasi Relevansi RPJMD Provinsi Dengan RPJMN 2010-2014 2010- 1 2 3 4 IdentifikasiIdentifikasi Dokumen Prioritas/ Analisis Relevansi RekomendasiRPJMD dan RPJMN Program gMengumpulkan Menyandingkan a. Menganalisis prioritas/ Rekomendasi kebijakan program dalam RPJMDdan memahami prioritas/program yang mendukung kepada pemerintahdokumen RPJMNd k daerah ( d h (yang ada d pencapaian target prioritas daerah (t k it d d h (terkait dengan2010-2014 dan dalam RPJMD pembangunan nasional penyempurnaan RPJMD dalam RPJMN 2010-2014.RPJMD Provinsi. Provinsi) yang b. Melakukan analisis kualitatif Provinsi) dan nasional terkait dengan 11 yang diarahkan pada tiga (terkait dengan revisi prioritas pilihan sbb: penyempurnaan RPJMN  Tidak ada program pembangunan daerah yang mendukung 2010-2014). nasional dan 3 prioritas/program prioritas l i i it lainnya nasional. nasional  Ada program daerah yang dalam RPJMN mendukung sepenuhnya 2010-2014 . prioritas/program nasional.  Prioritas daerah yang tidak ada di prioritas nasional c. Membuat penjelasan terhadap Analisis Kualitatif. dadang-solihin.blogspot.com 35
  35. 35. Hasil Evaluasi Tim EKPD Universitas T j U i it Tanjungpura, 2010 RPJMD Provinsi Kalimantan Barat 2008 – 2013 memiliki relevansi yang kuat dengan RPJMN 2010 – 2014 yang terlihat dari perbandingan program aksi dan prioritas program yang termuat dalam RPJMN dengan prioritas program Provinsi. Hanya sebagian kecil saja dari prioritas program Nasional yang tidak ada p pada RPJMD terutama y g terkait dengan p g yang g program di bawah kewenangan g pusat seperti bidang hukum dan batas negara, sistem transportasi nasional di luar pulau Kalimantan dan sebagainya. Dalam beberapa hal, terdapat perbedaan prioritas antara RPJMN dengan RPJMD. Hal ini terutama terkait dengan semangat otonomi daerah yang mana daerah memiliki kewenangan dalam menentukan program prioritas sesuai dengan nilai strategis dan ekonomis, manfaat dan dampak bagi kesejahteraan masyarakat yang berada di Wilayah Provinsi Kalimantan Barat. dadang-solihin.blogspot.com 36
  36. 36. Rekomendasi untuk RPJMD Provinsi Untuk mendorong kegiatan investasi, selain diperlukan pengembangan inovasi daerah melalui regulasi yang mampu menumbuhkan membuka peluang usaha dan investasi juga diperlukan peraturan daerah tentang penanaman modal. Untuk memperluas penciptaan lapangan kerja di daerah sektor usaha daerah, produktif perlu ditumbuhkan dengan keterlibatan aktif pemerintah daerah dalam memfasilitasi kemitraan maupun dukungan pembiayaan dari perbankan. perbankan Untuk percepatan peningkatan produktivitas pertanian perlu memprioritaskan program/kegiatan pembukaan lahan baru untuk tanaman pangan dan perkebunan rakyat. Perlu dibuat program p p g prioritas p g pengendalian kebakaran hutan dan lahan. Perlu ditambahkankan program peningkatan kemampuan penanggulangan bencana. dadang-solihin.blogspot.com 37
  37. 37. Rekomendasi untuk RPJMN 2010-2014 2010- Perlu dipertegas kembali tentang kewenangan dalam perizinan investasi antar pemerintah pusat dan daerah, terutama dalam lingkup k i t i li k kegiatan investasi yang memanfaatkan potensi sumber t i f tk t i b daya dan unggulan daerah. Prakarsa pemerintah pusat dalam penciptaan lapangan kerja di daerah sangat diharapkan terutama dukungan yang konsisten terhadap pengembangan usaha mikro kecil dan menengah mikro, (UMKM) melalui skim pembiayaan murah dan bantuan permodalan. Perlu sinkronisasi RPJMN dan RPJMD dalam menentukan masalah dan sasaran dalam bidang pertanian dan lingkungan hidup. dadang-solihin.blogspot.com 38
  38. 38. Prioritas Nasional-Daerah Nasional- Urutan Prioritas DaerahNo Prioritas Nasional Sesuai Hasil EKPD 20101 Reformasi Birokrasi 62 Pendidikan 13 Kesehatan 24 Penanggulangan Kemiskinan 35 Pangan 76 Infrastruktur 47 Iklim Investasi dan Iklim Usaha 108 Energi 69 Lingkungan Hidup dan Pengelolaan Bencana 910 Daerah Terdepan, Terluar, Tertinggal dan Pasca 5 Konflik11 Kebudayaan, Kreatifitas Kebudayaan Kreatifitas, Inovasi Teknologi 11 dadang-solihin.blogspot.com 39
  39. 39. dadang-solihin.blogspot.com 40
  40. 40. Positioning Differentiation Brand (PDB) POSITIONING DIFFERENTIATION BRAND dadang-solihin.blogspot.com 41
  41. 41. PDB Triangle: Provinsi Gorontalo Brand Integrity POSITIONING DIFFERENTIATION Agro Bisnis Provinsi Jagung g g Jagung BRAND Visi Provinsi Gorontalo dadang-solihin.blogspot.com 42
  42. 42. dadang-solihin.blogspot.com 43
  43. 43. PDB Triangle: Kabupaten Lamongan Brand Integrity POSITIONING DIFFERENTIATION Kabupaten dengan Pelajaran Bahasa pemerintahan Mandarin di Sekolah entrepreneurship dan Pesantren BRAND Visi Kabupaten Lamongan dadang-solihin.blogspot.com 44
  44. 44. dadang-solihin.blogspot.com 45
  45. 45. PDB Triangle: Kota Sawahlunto Brand Integrity POSITIONING DIFFERENTIATION Kota Pariwisata Lokasi Historis Kuno, Budaya DaerahPertambangan Pertambangan Batu Bara, Lahan Alami BRAND Visi Kota Sawahlunto dadang-solihin.blogspot.com 46
  46. 46. dadang-solihin.blogspot.com 47
  47. 47. Terima Kasih dadang-solihin.blogspot.com 48
  48. 48. Nama : Dadang Solihin Tempat/Tgl Lahir : Bandung 6 November 1961 Pekerjaan P k j : Di kt E l Direktur Evaluasi Kinerja i Ki j Pembangunan Daerah Bappenas Alamat Kantor : Jl. Taman Suropati No. 2 Jakarta 10310 Telp/Fak Kantor p : (021) 392 6248 ( ) HP : 0812 932 2202 Email : dadangsol@yahoo.com Website : http://dadang-solihin.blogspot.comdadang-solihin.blogspot.com 49

×