dadang-solihin.blogspot.com 2
dadang-solihin.blogspot.com 3
44
Materi
• Sinergi Perencanaan Pembangunan
Daerah
• RPJMN dalam Sistem Perencanaan
Pembangunan Nasional
• Kerangka Pembangun...
6dadang-solihin.blogspot.com
7dadang-solihin.blogspot.com
IMPACT
Indikator Kinerja
dan Log-Frame
ABK
AT
KPJM
OUTPUT INPUTOUTCOMEINPUT OUTPUT OUTCOME
8dadang-solihin.blogspot.com
Alur Pikir Logic Model
Hasil pembangunan yang
diperoleh dari pencapaian
outcome
Apa yang ingin
diubahIMPACTS
Manfaat yang ...
Hirarki dari Visi ke Program
Visi
Misi
Strategi
Kebijakan
Program
• Rumusan umum mengenai keadaan yang diinginkan pada akh...
Visi Misi Sasaran Strategi Kebijakan Program KINERJA
PRIMA
Keselarasan Kebijakan dan Pelaksanaan Program
(Mengacu pada Str...
12 dadang-
solihin.blogspot.com
Sistem Perencanaan Pembangunan Nasional
dadang-solihin.blogspot.com 13
Diacu Diperhatikan
Diserasikan melalui 
MUSRENBANG
...
RPJMN 2015-2019
dalam Kerangka RPJPN 2005-2025
dadang-solihin.blogspot.com 14
Visi Pembangunan 2005‐2025
INDONESIA YANG MA...
Kerangka Penyusunan RPJMN
dadang-solihin.blogspot.com 15
Rancangan 
Teknokratis
RPJMN 
2015‐2019
Rancangan
RPJMN 
2015‐201...
RPJMN :
Menjabarkan Visi – Misi Presiden Terpilih Ke Dalam
Berbagai Program dan Kegiatan Pembangunan
dadang-solihin.blogsp...
Kerangka Pikir Penyusunan RPJMN 2015-2019
dadang-solihin.blogspot.com 17
Background
Studies
Background
Studies
SDASDMIPTEK...
dadang-solihin.blogspot.com 18
Kerangka Pembangunan Berkelanjutan
dadang-solihin.blogspot.com 19
Aspek Ekonomi
1. Struktur Ekonomi
2. Pola Konsumsi dan
P...
Kerangka Teknokratik RPJMN 2015 – 2019
Menguatkan Landasan untuk Keluar dari Middle Income Trap (MIT)
Keluar dari
MIT
RT-R...
21dadang-solihin.blogspot.com
Keluar dari Middle Income Trap (MIT)
pada tahun 2030
1. Pertumbuhan ekonomi yang cukup tinggi, inklusif dan berkelanjutan
...
Meningkatkan Kualitas SDM dan
Kesejahteraan Rakyat yang Berkeadilan
1. Meningkatkan akses pendidikan
yang berkualitas untu...
Tantangan Utama RT-RPJMN 2015-2019
1. Percepatan pemerataan
pembangunan dan
pengurangan kesenjangan
2. Pemberantasan korup...
Tantangan RT-RPJMN 2015-2019:
Bidang-Bidang RPJPN
Sosial Budaya
 Peningkatan kualitas pendidikan pada semua jenjang pendi...
Tantangan RT-RPJMN 2015-2019:
Bidang-Bidang RPJPN
Polhukhankam:
 Pemantapan dan percepatan konsolidasi demokrasi
 Pening...
Tantangan RT-RPJMN 2015-2019:
Bidang-Bidang RPJPN
Sarana Prasarana:
 Penguatan konektivitas nasional dan sinergi antarsek...
28dadang-solihin.blogspot.com
Meningkatkan Kualitas SDM dan
Kesejahteraan Rakyat yang Berkeadilan
1. Meningkatkan akses pendidikan yang berkualitas untu...
Pertumbuhan Ekonomi yang Inklusif
dan Berkelanjutan
1. Transformasi ekonomi melalui industrialisasi berkelanjutan (green
s...
Penyiapan Landasan Pembangunan
yang Kokoh
1. Memantapkan kualitas reformasi birokrasi untuk mendukung
peningkatan kualitas...
Mengembangkan dan Memeratakan
Pembangunan Daerah
1. Menjaga momentum pertumbuhan Wilayah Jawa-Bali dan
Sumatera serta meni...
Mempercepat Pembangunan Infrastruktur
untuk Pertumbuhan dan Pemerataan
1. Memperkuat konektivitas nasional untuk mencapai ...
Meningkatkan Pengelolaan dan Nilai
Tambah SDA yang Berkelanjutan
1. Meningkatkan kapasitas produksi melalui peningkatan pr...
Mitigasi Bencana Alam dan
Perubahan Iklim
1. Memperkuat kapasitas kelembagaan mitigasi bencana alam untuk
mengurangi resik...
36dadang-solihin.blogspot.com
1. Keluar dari Middle Income Trap (MIT) pada 2030
1. Pertumbuhan ekonomi sekitar 6-8 persen per tahun, terutama didukung
o...
RPJM 2 RPJM 3 RPJM 4
Pertumbuhan
PDB
6 - 8 %
per tahun
PDB per kapita
2013
Sktr USD 4.000
2019:
Sktr USD 7.000
2025:
> USD...
2. Terjaganya Swasembada Pangan
• Produksi Beras: 46,1 juta ton (pertumbuhan 2,9% per tahun)
3. Ketahanan Energi
• Meningk...
6. Menurunnya Kesenjangan
• Meningkatnya peranan PDRB di luar Jawa:
– Luar Jawa: dari 41 % (2014)  menjadi 45-47 % (2019)...
41dadang-solihin.blogspot.com
Sinergi Perencanaan dan  Rancangan Teknokratik RPJMN 2015-2019
Upcoming SlideShare
Loading in...5
×

Sinergi Perencanaan dan Rancangan Teknokratik RPJMN 2015-2019

1,937

Published on

Musrenbang RPJMD Kabupaten Kayong Utara-Kalimantan Barat di Gedung Balai Praja-Sukadana, 13 Maret 2014

0 Comments
3 Likes
Statistics
Notes
  • Be the first to comment

No Downloads
Views
Total Views
1,937
On Slideshare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
5
Actions
Shares
0
Downloads
96
Comments
0
Likes
3
Embeds 0
No embeds

No notes for slide

Sinergi Perencanaan dan Rancangan Teknokratik RPJMN 2015-2019

  1. 1. dadang-solihin.blogspot.com 2
  2. 2. dadang-solihin.blogspot.com 3
  3. 3. 44
  4. 4. Materi • Sinergi Perencanaan Pembangunan Daerah • RPJMN dalam Sistem Perencanaan Pembangunan Nasional • Kerangka Pembangunan Berkelanjutan • Tantangan RT RPJMN 2015-2019 • Arah Kebijakan RPJMN 2015-2019 • Sasaran RPJMN 2015-2019 (Indikatif) 5dadang-solihin.blogspot.com
  5. 5. 6dadang-solihin.blogspot.com
  6. 6. 7dadang-solihin.blogspot.com
  7. 7. IMPACT Indikator Kinerja dan Log-Frame ABK AT KPJM OUTPUT INPUTOUTCOMEINPUT OUTPUT OUTCOME 8dadang-solihin.blogspot.com
  8. 8. Alur Pikir Logic Model Hasil pembangunan yang diperoleh dari pencapaian outcome Apa yang ingin diubahIMPACTS Manfaat yang diperoleh dalam jangka menengah untuk beneficieries tertentu sebagai hasil dari output Apa yang ingin dicapai OUTCOMES Produk/barang/jasa akhir yang dihasilkan Apa yang dihasilkan (barang) atau dilayani (jasa) OUTPUTS Proses/kegiatan menggunakan input menghasilkan output yang diinginkan Apa yang dikerjakan ACTIVITIES Sumberdaya yang memberikan kontribusi dalam menghasilkan output Apa yang digunakan dalam bekerja INPUTS Metode Pelaksanaan MetodePenyusunan Sumber : Framework for Managing Programme Performance Information, National Treasury, Republic of South Africa, May 2007 9dadang-solihin.blogspot.com
  9. 9. Hirarki dari Visi ke Program Visi Misi Strategi Kebijakan Program • Rumusan umum mengenai keadaan yang diinginkan pada akhir periode perencanaan. • Rumusan umum mengenai upaya-upaya yang akan dilaksanakan untuk mewujudkan visi. • Langkah-langkah berisikan program-program indikatif untuk mewujudkan visi dan misi. • Arah/tindakan yang diambil oleh Pemerintah Pusat/Daerah untuk mencapai tujuan. • Instrumen kebijakan yang berisi satu atau lebih kegiatan yang dilaksanakan oleh instansi pemerintah/lembaga untuk mencapai sasaran dan tujuan serta memperoleh alokasi anggaran, atau kegiatan masyarakat yang dikoordinasikan oleh instansi pemerintah. Tujuan/ Sasaran • Penjabaran visi yang lebih spesifik dan terukur sebagai upaya mewujudkan visi dan misi 10dadang-solihin.blogspot.com
  10. 10. Visi Misi Sasaran Strategi Kebijakan Program KINERJA PRIMA Keselarasan Kebijakan dan Pelaksanaan Program (Mengacu pada Struktur UU 25/2004) Kebingungan X Misi Sasaran Strategi Kebijakan Program Visi X FrustrasiSasaran Strategi Kebijakan Program Tidak TerarahVisi Misi X Strategi Kebijakan Program Visi Misi Sasaran Tidak EfektifX Kebijakan Program Strategi Program Salah LangkahXVisi Misi Sasaran Kebijakan Tidak EfisienXStrategiVisi Misi Sasaran 11dadang-solihin.blogspot.com
  11. 11. 12 dadang- solihin.blogspot.com
  12. 12. Sistem Perencanaan Pembangunan Nasional dadang-solihin.blogspot.com 13 Diacu Diperhatikan Diserasikan melalui  MUSRENBANG RKP  RPJM  Nasional RPJP  Nasional Renstra KL Renja ‐ KL RAPBN RKA‐KL APBN Rincian  APBN Pedoman Dijabarkan Pedoman Pedoman Pedoman Pedoman Diacu Pemerintah  Pusat RPJM  Daerah RPJP  Daerah RKP  Daerah Renstra  SKPD Renja ‐ SKPD RAPBD RKA ‐ SKPD APBD Rincian  APBD Pedoman Pedoman Pedoman Dijabarkan Pedoman Pedoman Diacu UU SPPN (No.25/2004) Pemerintah  Daerah Bahan Bahan (diserasikan  dlm RAKORPUS &  Trilateral Meeting) Bahan Bahan UU KeuNeg (No.17/2003)
  13. 13. RPJMN 2015-2019 dalam Kerangka RPJPN 2005-2025 dadang-solihin.blogspot.com 14 Visi Pembangunan 2005‐2025 INDONESIA YANG MANDIRI, MAJU, ADIL DAN MAKMUR (UU 17 TAHUN 2007)
  14. 14. Kerangka Penyusunan RPJMN dadang-solihin.blogspot.com 15 Rancangan  Teknokratis RPJMN  2015‐2019 Rancangan RPJMN  2015‐2019 Rancangan  Akhir RPJMN  2015‐2019 Visi – Misi  Presiden terpilih Musrenbang RPJMN  dan Sidang Kabinet Arahan  RPJPN 2005‐2025 Isu Strategis Jangka  Menengah 2015‐2019  (background studies) Evaluasi  RPJMN 2010‐2014 Aspirasi  Masyarakat
  15. 15. RPJMN : Menjabarkan Visi – Misi Presiden Terpilih Ke Dalam Berbagai Program dan Kegiatan Pembangunan dadang-solihin.blogspot.com 16 RPJMN 2015‐2019 : 1. Prioritas Nasional 2. Arah Kebijakan dan Sasaran Pembangunan Nasional 3. Dukungan Mekanisme Implementasi : ‐ Kerangka Regulasi ‐ Kerangka Kelembagaan ‐ Kerangka Pendanaan 4. Pembangunan Bidang‐bidang 5. Pembangunan Wilayah Visi – Misi  Presiden  terpilih Arahan  RPJPN 2005‐2025
  16. 16. Kerangka Pikir Penyusunan RPJMN 2015-2019 dadang-solihin.blogspot.com 17 Background Studies Background Studies SDASDMIPTEK *Sumber UU 17/2007 tentang RPJPN Tahun 2005-2025 Evaluasi RPJMN 2 MASUKAN STAKEHOLDERS 1. Sosial Budaya dan Kehidupan Beragama 2. Ekonomi 3. Iptek 4. Sarana dan Prasarana 5. Politik 6. Hankam 7. Hukum dan Aparatur 8. Wilayah dan Tata Ruang 9. SDA dan LH 9 Bidang: PEMBANGUNAN BERDAYA SAING, INKLUSIF, BERKELANJUTAN & BERKEADILAN Pengarusutamaan Tantangan & Kendala PEMBANGUNAN BERKELANJUTAN
  17. 17. dadang-solihin.blogspot.com 18
  18. 18. Kerangka Pembangunan Berkelanjutan dadang-solihin.blogspot.com 19 Aspek Ekonomi 1. Struktur Ekonomi 2. Pola Konsumsi dan Produksi 3. Ketahanan Pangan 4. Ketahanan Energi 5. Infrastruktur/ Konektivitas Aspek Sosial 1. Pemerataan 2. Kesehatan 3. Pendidikan 4. Keamanan 5. Perumahan 6. Kependudukan Aspek Lingkungan 1. Atmosfir 2. Tanah 3. Pesisir dan Laut 4. Air Bersih 5. Keaneka-ragaman Hayati Aspek Kelembagaan 1. Kerangka Kelembagaan 2. Kapasitas Kelembagaan dan Aparatur Framework for Construction of Sustainable Development Indicators, September, 2001 MDG dan Post-2015 Development Agenda Tata Kelola dan Pemberantasan Korupsi Lingkungan dan Keanekaragaman Hayati PEMBANGUNAN BERKELANJUTAN : Bukan Lagi Pilihan, Namun menjadi Keharusan Kelemahan 1: aspek lingkungan belum berkembang seperti pilar sosial dan ekonomi ukuran dan indikatorKelemahan 2: valuasi aspek lingkungan dan internalisasi ke dalam pilar ekonomi dan sosial Ekonomi Hijau
  19. 19. Kerangka Teknokratik RPJMN 2015 – 2019 Menguatkan Landasan untuk Keluar dari Middle Income Trap (MIT) Keluar dari MIT RT-RPJMN 2015 – 2019 Amanat RPJP :SDA, SDM, Iptek Kerangka Pendanaan : APBN dan Non Kerangka Regulasi Polhukam Bonus Demografi, AEC, Post 2015, Climate Change Ekonomi Kesra Lingkungan -RB -Tertib hukum -Anti korupsi -Demokrasi -Stabilitas DN - Tranfromasi Struktur - Resiliensi - Infrastruktur - Inovasi Daerah - Mutu SDM - Kemiskinan - Pemerataan - Employment - BPJS - Pengelolaan SDA dan biodiv - Kelautan - Mitigasi adaptasi PI - Pemerataan - SPM terpenuhi - Urbanisasi - Pelaksanaan Desentralisasi Kerangka Kelembagaan • Membutuhkan Comprehensif reform • Not BAU (out the box) • Prinsip berkelanjutan • Terpadu tidak sendiri- sendiri Delivery Mechanism Jangka Panjang: Tercapai tahun 2030 apabila Ekonomi tumbuh 6-8%/tahun • Sangat penting untuk menguatkan fondasi keluar MIT • Tidak boleh meleset masa 5 tahun ke depan. 20
  20. 20. 21dadang-solihin.blogspot.com
  21. 21. Keluar dari Middle Income Trap (MIT) pada tahun 2030 1. Pertumbuhan ekonomi yang cukup tinggi, inklusif dan berkelanjutan 2. Transformasi struktur ekonomi yang didukung pengelolaan SDA yang lebih baik dan pengembangan iptek dan inovasi 3. Meningkatkan kualitas sumber daya manusia 4. Ketahanan pangan, energi, dan air 5. Penyediaan infrastruktur yang memadai dadang-solihin.blogspot.com 22
  22. 22. Meningkatkan Kualitas SDM dan Kesejahteraan Rakyat yang Berkeadilan 1. Meningkatkan akses pendidikan yang berkualitas untuk semua jenjang pendidikan dengan memberikan perhatian lebih pada daerah, penduduk miskin, dan anak dengan kebutuhan khusus. 2. Meningkatkan kompetensi siswa Indonesia dalam bidang matematika, sains, dan literasi. 3. Menyelaraskan bidang studi SMK dengan kegiatan ekonomi utama di masing-masing kab/kota. dadang-solihin.blogspot.com 23
  23. 23. Tantangan Utama RT-RPJMN 2015-2019 1. Percepatan pemerataan pembangunan dan pengurangan kesenjangan 2. Pemberantasan korupsi 3. Percepatan konsolidasi demokrasi 4. Potensi bencana alam besar dan resiko perubahan iklim dadang-solihin.blogspot.com 24
  24. 24. Tantangan RT-RPJMN 2015-2019: Bidang-Bidang RPJPN Sosial Budaya  Peningkatan kualitas pendidikan pada semua jenjang pendidikan  Penurunan kesenjangan akses pendidikan (antarwilayah, antarkelompok status ekonomi, dan antargender).  Peningkatan kualitas pelayanan kesehatan  Peningkatan derajat kesehatan masyarakat , pencegahan dan pengendalian penyakit  Penguatan karakter dan jati diri bangsa. Ekonomi:  Pemanfaatan Bonus Demografi  Peningkatan produktivitas dan daya saing ekonomi  Debottlenecking dan peningkatan kapasitas infrastruktur  Pengembangan sistem inovasi dan ekonomi kreatif  Penanggulangan kemiskinan dan pemerataan  Penciptaan lapangan kerja yang berkualitas  Peningkatan kontribusi UKM terhadap ekonomi dadang-solihin.blogspot.com 25
  25. 25. Tantangan RT-RPJMN 2015-2019: Bidang-Bidang RPJPN Polhukhankam:  Pemantapan dan percepatan konsolidasi demokrasi  Peningkatan kapasitas pertahanan dan stabilitas keamanan nasional  Perbaikan tata kelola pembangunan dan penegakan hukum yang berkualitas.  Peran Indonesia dalam berbagai forum internasional. Wilayah dan Tata Ruang:  Pengurangan kesenjangan antar wilayah  Percepatan pembangunan daerah tertinggal dan kawasan perbatasan  Pemenuhan pelayanan dasar di seluruh wilayah  Peningkatan efektivitas penataan ruang dadang-solihin.blogspot.com 26
  26. 26. Tantangan RT-RPJMN 2015-2019: Bidang-Bidang RPJPN Sarana Prasarana:  Penguatan konektivitas nasional dan sinergi antarsektor  Pemenuhan kebutuhan infrastruktur dasar  Peningkatan kapasitas infrastruktur untuk meningkatkan daya saing SDA dan LH:  Pemantapan ketahanan pangan  Penguatan ketahanan energi dan air  Penguatan pembangunan kelautan berdimensi kepulauan  Pengembangan ekonomi hijau (green economy)  Penanganan perubahan iklim (mitigasi dan adaptasi) dadang-solihin.blogspot.com 27
  27. 27. 28dadang-solihin.blogspot.com
  28. 28. Meningkatkan Kualitas SDM dan Kesejahteraan Rakyat yang Berkeadilan 1. Meningkatkan akses pendidikan yang berkualitas untuk semua jenjang pendidikan dengan memberikan perhatian lebih pada daerah, penduduk miskin, dan anak dengan kebutuhan khusus. 2. Meningkatkan kompetensi siswa Indonesia dalam bidang matematika, sains, dan literasi. 3. Menyelaraskan bidang studi SMK dengan kegiatan ekonomi utama di masing-masing kab/kota. 4. Memperkuat peran swasta dalam menyediakan layanan pendidikan menengah yang berkualitas. 5. Meningkatkan akses dan kualitas pelayanan kesehatan, terutama bagi ibu dan anak. 6. Memperbaiki status gizi remaja putri, ibu hamil dan anak dibawah 2 tahun. 7. Meningkatkan pencegahan dan pengendalian penyakit serta penyehatan lingkungan. 8. Meningkatkan kualitas implementasi jaminan kesehatan masyarakat. 9. Pengembangan kebijakan afirmatif : pelayanan dasar, pengembangan penghidupan berkelanjutan, dan sistem perlindungan sosial yang komprehensif. dadang-solihin.blogspot.com 29
  29. 29. Pertumbuhan Ekonomi yang Inklusif dan Berkelanjutan 1. Transformasi ekonomi melalui industrialisasi berkelanjutan (green secara bertahap) dan penguasaan iptek. 2. Menjaga dan mempertahankan kesinambungan fiskal. 3. Meningkatkan daya saing produk ekspor non migas manufaktur dan jasa (parawisata dan lainnya). 4. Meningkatkan penyediaan lapangan kerja dan kesempatan kerja yang berkualitas. 5. Peningkatan daya saing UMKM dan koperasi. dadang-solihin.blogspot.com 30
  30. 30. Penyiapan Landasan Pembangunan yang Kokoh 1. Memantapkan kualitas reformasi birokrasi untuk mendukung peningkatan kualitas pelayanan publik. 2. Meningkatkan penegakan hukum serta efektivitas pencegahan dan pemberantasan korupsi. 3. Memantapkan dan mempercepat konsolidasi demokrasi. 4. Meningkatkan kapasitas pertahanan dan stabilitas keamanan nasional. 5. Meningkatkan kepemimpinan dan kualitas partisipasi Indonesia dalam forum internasional. dadang-solihin.blogspot.com 31
  31. 31. Mengembangkan dan Memeratakan Pembangunan Daerah 1. Menjaga momentum pertumbuhan Wilayah Jawa-Bali dan Sumatera serta meningkatkan kinerja pusat-pusat pertumbuhan wilayah di Kalimantan, Sulawesi, Nusa Tenggara, Maluku, dan Papua. 2. Menjamin pemenuhan pelayanan dasar di seluruh wilayah bagi seluruh lapisan masyarakat. 3. Mempercepat pembangunan daerah tertinggal dan kawasan perbatasan. 4. Meningkatkan kualitas pembangunan perkotaan dan perdesaan. 5. Mempercepat penetapan rencana tata ruang wilayah. 6. Mengoptimalkan desentralisasi dan otonomi daerah. dadang-solihin.blogspot.com 32
  32. 32. Mempercepat Pembangunan Infrastruktur untuk Pertumbuhan dan Pemerataan 1. Memperkuat konektivitas nasional untuk mencapai keseimbangan pembangunan 2. Mempercepat penyediaan infrastruktur dasar (perumahan, air bersih, sanitasi, dan listrik). 3. Menjamin ketahanan air, pangan, dan energi untuk mendukung ketahanan nasional 4. Mengembangkan sistem transportasi massal perkotaan 5. Meningkatkan kontribusi kerjasama pemerintah swasta dalam pembangunan infrastruktur 6. Mengintegrasikan isu lintas bidang infrastruktur dadang-solihin.blogspot.com 33
  33. 33. Meningkatkan Pengelolaan dan Nilai Tambah SDA yang Berkelanjutan 1. Meningkatkan kapasitas produksi melalui peningkatan produktivitas dan perluasan areal pertanian. 2. Meningkatkan daya saing dan nilai tambah komoditi pertanian/perikanan. 3. Mengoptimalkan pengelolaan dan pemanfaatan sumber daya mineral dan tambang lainnya. 4. Meningkatkan produksi dan diversifikasi sumber daya energi. 5. Meningkatkan efisiensi dan pemerataan pemanfaatan energi. 6. Mengembangkan ekonomi kelautan yang terintegrasi antarsektor dan antarwilayah. 7. Pengelolaan dan pemanfaatan keanekaragaman hayati. dadang-solihin.blogspot.com 34
  34. 34. Mitigasi Bencana Alam dan Perubahan Iklim 1. Memperkuat kapasitas kelembagaan mitigasi bencana alam untuk mengurangi resiko bencana 2. Mempercepat rehabilitasi daerah terkena bencana 3. Memperkuat kapasitas mitigasi dan adaptasi perubahan iklim dadang-solihin.blogspot.com 35
  35. 35. 36dadang-solihin.blogspot.com
  36. 36. 1. Keluar dari Middle Income Trap (MIT) pada 2030 1. Pertumbuhan ekonomi sekitar 6-8 persen per tahun, terutama didukung oleh industri yang mempunyai nilai tambah tinggi 2. PDB per kapita 2019 sekitar USD 7000 3. Pengurangan angka kemiskinan menjadi 6-8 persen pada periode 2015- 2019 4. Meningkatnya kualitas SDM: a. Meningkatnya angka partisipasi pendidikan (dasar, menengah dan tinggi): • APM SD/MI/sederajat : 97 % (2019) • APM SMP/MTs/sederajat : 80 % (2019) • APK SMP/MTs//sederajat : 104 % (2019) • APK SMA/SMK/MA : 89 % (2019) • APK PT/PTA : 33 % (2019) b. Membaiknya kualitas pendidikan c. Angka Kematian Bayi dari 28 per seribu (2012) menjadi 25 per seribu (2019) dadang-solihin.blogspot.com 37
  37. 37. RPJM 2 RPJM 3 RPJM 4 Pertumbuhan PDB 6 - 8 % per tahun PDB per kapita 2013 Sktr USD 4.000 2019: Sktr USD 7.000 2025: > USD 12.000 Kemiskinan 2013 : 11,47% 6 - 8 % per tahun Pengangguran 2013: 6,25% Roadmap MITRoadmap MIT 2015 2020 2025 20302010 Threshold Middle Income Trap USD 12.000 BONUS DEMOGRAPHIC2010 2030 dadang-solihin.blogspot.com 38
  38. 38. 2. Terjaganya Swasembada Pangan • Produksi Beras: 46,1 juta ton (pertumbuhan 2,9% per tahun) 3. Ketahanan Energi • Meningkatkan porsi energi terbarukan dalam bauran energi (renewable energy) dari 4 % (2014)  6-7 % (2019) • Kapasitas terpasang pembangkit listrik : 92,9 GW 4. Meningkatnya Kuantitas Sarana Prasarana dan Kualitas Layanan • Rasio Elektrifikasi 100 % • Jangkauan air bersih 85% • Kelayakan jalan raya 100 % 5. Menurunnya Emisi GRK • Mendekati 26 % (2019) dadang-solihin.blogspot.com 39
  39. 39. 6. Menurunnya Kesenjangan • Meningkatnya peranan PDRB di luar Jawa: – Luar Jawa: dari 41 % (2014)  menjadi 45-47 % (2019) – Jawa: dari 59 % (2014)  menjadi 53-55 % (2019) • Menurunnya jumlah kabupaten tertinggal: – Dari 114 Kab (2014)  39 Kab (2019) 7. Menurunnya Praktek Korupsi • Meningkatkan porsi energi terbarukan dalam bauran energi (renewable energy) dari 4 % (2014)  6-7 % (2019) • Kapasitas terpasang pembangkit listrik : 92,9 GW 8. Meningkatnya Konsolidasi Demokrasi dadang-solihin.blogspot.com 40
  40. 40. 41dadang-solihin.blogspot.com
  1. A particular slide catching your eye?

    Clipping is a handy way to collect important slides you want to go back to later.

×