• Share
  • Email
  • Embed
  • Like
  • Save
  • Private Content
Peranan Pemda dan Kelembagaan dalam Penanggulangan Kemiskinan Daerah
 

Peranan Pemda dan Kelembagaan dalam Penanggulangan Kemiskinan Daerah

on

  • 2,310 views

Capacity Building DPRD Kabupaten Pangkep di Jayakarta Hotel-Jakarta, 6 November 2012

Capacity Building DPRD Kabupaten Pangkep di Jayakarta Hotel-Jakarta, 6 November 2012

Statistics

Views

Total Views
2,310
Views on SlideShare
2,310
Embed Views
0

Actions

Likes
0
Downloads
144
Comments
0

0 Embeds 0

No embeds

Accessibility

Categories

Upload Details

Uploaded via as Adobe PDF

Usage Rights

© All Rights Reserved

Report content

Flagged as inappropriate Flag as inappropriate
Flag as inappropriate

Select your reason for flagging this presentation as inappropriate.

Cancel
  • Full Name Full Name Comment goes here.
    Are you sure you want to
    Your message goes here
    Processing…
Post Comment
Edit your comment

    Peranan Pemda dan Kelembagaan dalam Penanggulangan Kemiskinan Daerah Peranan Pemda dan Kelembagaan dalam Penanggulangan Kemiskinan Daerah Presentation Transcript

    • dadang-solihin.blogspot.com 2
    • Nama : Dr. Dadang Solihin, SE, MATempat/Tgl Lahir : Bandung 6 November 1961Pekerjaan : Direktur Evaluasi Kinerja Pembangunan Daerah P b D h BappenasAlamat Kantor : Jl. Taman Suropati No. 2 Jakarta 10310Telp/Fak Kantor : (021) 392 6248HP : 0812 932 2202PIN BB : 277878F0Email : dadangsol@yahoo.comWebsite : http://dadang-solihin.blogspot.com dadang- dadang-solihin.blogspot.com 3
    • Materi M t i• Permasalahan dan Tantangan Kemiskinan di Indonesia• Program Penurunan Kemiskinan• Koordinasi Penanggulangan Kemiskinan Daerah (Permendagri 42/2010) dadang-solihin.blogspot.com 4
    • dadang-solihin.blogspot.com 5
    • Permasalahan Kemiskinan di Indonesia Tiga karakteristik kemiskinan yang menonjol saat ini 1. Jumlah Penduduk miskin masih cukup besar 2. 2 Ketimpangan kemiskinan antar wilayah 3. 3 Akses & kualitas pelayanan dasar penduduk miskin masih jauh tertinggal. dadang-solihin.blogspot.com 6
    • 1/3 1/3 Penyebab Pen ebab KemiskinanKemiskinan Natural• Kemiskinan natural adalah kemiskinan karena dari asalnya memang y g miskin.• Kelompok masyarakat ini miskin karena tidak memiliki sumberdaya yang memadai, baik dari sumber daya alam, sumber daya manusia maupun sumber daya pembangunan lainnya,• sehingga mereka tidak dapat ikut secara aktif dalam pembangunan hi k tid k d t ik t ktif d l b atau kalaupun ikut serta dalam pembangunan mereka mendapatkan imbalan pendapatan y g amat rendah. p p yang dadang-solihin.blogspot.com 7
    • 2/3 Penyebab Pen ebab KemiskinanKemiskinan Struktural• Kemiskinan struktural adalah kemiskinan (baik kemiskinan absolut ( maupun relatif) yang disebabkan oleh perbedaan struktur masyarakat yang telah ikut serta dalam proses pembangunan dengan masih t ti d ih tertinggal. l• Kemiskinan struktural ini dikenal juga dengan kemiskinan yang disebabkan hasil pembangunan yang belum seimbang seimbang. dadang-solihin.blogspot.com 8
    • 3/3 Penyebab Pen ebab KemiskinanKemiskinan Kultural• Kemiskinan kultural mengacu p g pada sikap seseorang atau p g masyarakat yang disebabkan oleh gaya hidup, kebiasaan hidup dan budidaya, mereka sudah merasa kekurangan.• Kelompok masyarakat ini tidak mudah untuk diajak berpartisipasi dalam pembangunan, tidak mudah melakukan perubahan, menolak mengikuti perkembangan dan tidak mau berusaha untuk perkembangan, memperbaiki tingkat kehidupannya sehingga menyebabkan pendapatan mereka rendah menurut ukuran yang umum dipakai. dadang-solihin.blogspot.com 9
    • Data Makro Kemiskinan 54,2 • Kemiskinan terus , 47,9 menurun, namun e u u , a u lajunya relatif 40,1 38,4 37,4 39,3 melambat 36,1 37,2 34 35,1 34,9 32,5 31 02 , 31,02 28,6 22,5 21,6 23,4 18,2 18 2 17,4 17 4 17,8 17 8 17,4 1 4 17,3 16,7 15,9 16,6 15,1 13,7 15,4 14,15 13,33 11,31976 1980 1984 1987 1990 1993 1996 1996 1999 2002 2003 2004 2005 2006 2007 2008 2009 2010 penduduk miskin [juta] d d k i ki [j t ] % penduduk miskin d d k i ki 2010• Pertumbuhan relatif Indikator 2004 2005 2006 2007 2008 2009 Pembangunan APBN-P stagnan sehingga tidak signifikan Pertumbuhan 4.1 5.7 5.5 6.3 6.3 4.3 5.8 terhadap penurunan Inflasi 6.4 17.1 6.6 6.6 12.5 6.2 5,3 kemiskinan Kemiskinan 16.60 15.97 17.75 16.58 15.42 14.15 13.33 dadang-solihin.blogspot.com 10
    • Sebagian Besar Penduduk Miskin Tinggal di Perdesaan g gg • Laju penurunan kemiskinan Perkembangan Jumlah Penduduk miskin melambat. Dari tahun 2006, rata- di Perdesaan dan Perkotaan, 2000 - 2010 rata penurunan jumlah penduduk30,00 , miskin di perkotaan adalah 0 85 0,85 jt/th dan di perdesaan 1,22 jt/th.25,00 Garis Kemiskinan Perkotaan & Perdesaan (Rupiah/kapita/bulan)20,00 Tahun Kota Desa Kota+Desa 2000 91.632 73.648 80.842 2001 100.011 80.382 88.23415,00 2002 130.499 96.512 108.889 2003 138.803 105.888 118.55410,00 2004 143.455 108.725 122.775 2005 165.565 117.365 138.574 2006 175.324 131.256 151.997 5,00 2007 187.942 146.837 187 942 146 837 166.697 166 697 2008 204.896 161.831 182.636 - 2009 222.123 179.835 200.262 2000 2001 2002 2003 2004 2005 2006 2007 2008 2009 2010 2010 232.989 192.354 232 989 192 354 211.726 211 726 Penduduk miskin perkotaan (juta orang) Penduduk miskin perdesaan (juta orang) dadang-solihin.blogspot.com 11
    • Data Mikro Kemiskinan D t Mik K i ki RUMAH TANGGA 2005 2008 SASARAN (RTS) RIBU RTS % RIBU RTS %Sangat Miskin 3.894,3 20,4 2.989,9 17,1MiskinMi ki 8.237,0 8 237 0 43,1 43 1 6.828,8 6 828 8 39,1 39 1Hampir Miskin (Near Poor) 6.969,6 36,5 7.665,3 43,8TotalT t l 19.100,9 19 100 9 100,0 100 0 17.484,0 17 484 0 100,0 100 0Sumber: BPS• Jumlah penduduk yang dekat miskin atau vulnerable/rentan terhadap shock (krisis ekonomi, bencana, dsb) semakin besar  tidak bisa hanya dengan strategi penanggulangan kemiskinan yang seragam, perlu i t t t i l k i ki l intervensi i kebijakan yang beragam sesuai dg kelompok sasaran (targeting) yang tepat. dadang-solihin.blogspot.com 12
    • Penduduk Miskin Tersebar Tidak Merata 21% tersebar di 3,4% tersebar Sumatera 7,5% tersebar di Kalimantan di Sulawesi 4,2% 4 2% tersebar di Maluku & Papua 57.8% tersebar 6 % te seba di 6.2% tersebar d di d Jawa-Bali l Nusa Tenggara dadang-solihin.blogspot.com 13
    • 0,00 10,00 15,00 20,00 25,00 30,00 30 00 35,00 40,00 5,00 3,48 DKI Jakarta Bali 4,88 5,21 K Kalimantan Selatan S Bangka Be elitung K Kalimantan Tengah T B Banten 6,51 6,77 7,16Sumber: Susenas 2010 K Kalimantan Timur 7,66 8,05 Kepulauan Riau Jambi 8,34 8,65 Riau Kalimantan Barat n Sulawesi Utara i Maluku Utara u 9,02 9,10 9,42 9,50 Sumatera Barat a 11,27 Jawa Barat a 11,31 Sumatera Utara a 11,60 Sulawesi Selatan S Indonesia 13.33 i Sulawesi Barat 13,58 Jawa Timur 15,26 dadang-solihin.blogspot.com Sumatera Selatan S 15,47 Jawa Tengah T 16,56 DI Yogy yakarta 16,83 S Sulawesi Ten nggara 17,05 Sulawesi Tengah T Ben ngkulu 18.07 18,30 Lam mpung 18,94 NAD Ketimpangan antar Wilayah 20,98 Nu Tenggara Barat usa a 21,55 Nusa Tenggara Timur T 23,03 Gor rontalo 23,19 M Maluku 27,74 Papua Barat a 34,88 14 Papua 36,80
    • Kemiskinan dan Pengangguran di Desa dan Kota D d K t URAIAN KEMISKINAN (2010) PENGANGGURAN (2009) 3,81 juta jiwaDESA 19,93 juta jiwa (64,2%) (42,5 %) 11,10 juta jiwa 5,15 5,15 juta jiwaKOTA (35,8%) (57,5%)TOTAL 31,02 juta jiwa 8,96 juta jiwaCatatan:1. Tidak semua penganggur adalah miskin – Penganggur berkecukupan (discourage worker)2. Orang bekerja tapi miskin: underemployed (<35 jam) dan unpaid worker3. Dari total Angkatan Kerja (2009) sebesar 113.83 juta, hanya 29,11 juta (25.6%) formal4. Di sektor formal, hanya 4,5 juta tercatat memiliki upah di atas Rp 3 juta. dadang-solihin.blogspot.com 15
    • Contoh Ketimpangan Akses Pelayanan Dasar Angka Putus Sekolah Kelompok Usia 13-15 Tahun, g p , Jawa-Bali, 200725 21,62 20,12015 13,88 Miskin Mi ki Tidak Miskin 9,2810 Jumlah 7,13 6,41 5 4,05 3,86 3,45 2,93 , 2 49 2,49 2,86 2 28 2,28 1,87 2,21 2 1,77 1,37 1,6 0,95 0,25 0 DKI Jakarta Jawa Barat Jawa Tengah D.I. DI Jawa Timur Banten Bali Yogyakarta dadang-solihin.blogspot.com 16
    • Contoh Ketimpangan Akses Pelayanan Dasar p g y Persentase Rumah Tangga yang gg y g Persentase R P t Rumah Tangga yang hT 100 Menggunakan Jamban di Provinsi Menggunakan Air Bersih100 Kepulauan Timur, 2007 di Kalimantan, 2007 90 90 73,91 80 71,3 66,83 66,45 80 67,33 62,29 70 0,78 64,48 82 57,14 60 6 6 56,35 5 57,8 70 54,94 53,41 53,35 60 55,14 53,89 48,61 60 50 40,05 50 36,57 40 30,46 33,08 32,66 31,65 40 31,9 24,61 2,78 30 2 22 30 18,41 17,23 16,19 20 20 71 10 6,7 10 0 0 Nusa Nusa Maluku Maluku Irian Jaya Papua Kalimantan Kalimantan Kalimantan Kalimantan Tenggara Tenggara Utara Barat Barat Tengah Selatan Timur Barat Timur dadang-solihin.blogspot.com 17 17 Miskin Tidak Miskin Jumlah Miskin Tidak Miskin Jumlah
    • 1/2 1/2 Tantangan Saat Ini T t S tI i1. Masih diperlukan pertumbuhan yg cukup tinggi dan konsisten untuk mempercepat kemiskinan secara signifikan. • Pertumbuhan saat ini bertumpu pada sektor yang kurang menyerap TK (a.l. jasa perdagangan dan keuangan), tidak diimbangi oleh peningkatan kapasitas produksi DN yg menyerap TK besar (seperti pertanian). • Di perdesaan kurang terjadi perluasan usaha off farm yang memberi peluang peningkatan pendapatan penduduk perdesaan.2.2 Globalisasi meningkatkan kerentanan ekonomi dan masyarakat miskin. • Prospek ekonomi dunia membaik, namun masih dibayangi oleh tekanan inflasi sejalan dengan tingginya harga minyak dan komoditas pangan dunia • kerentanan pasar domestik mengakibatkan masyarakat miskin semakin p g y terekspos pada fluktuasi harga yang mempengaruhi daya beli dan tingkat kesejahteraan masyarakat. dadang-solihin.blogspot.com 18
    • 2/2 Tantangan Saat Ini T t S tI i3. Perubahan iklim – Masyarakat miskin (termasuk petani, nelayan, dsb) yang paling menderita akibat dampak musim yg tidak teratur, menurunnya ketersediaan air, bencana, dan munculnya berbagai penyakit akibat pemanasan g p global.4. Kebijakan perluasan pemenuhan hak-hak dasar masyarakat miskin masih belum menjangkau mereka yang tinggal terisolasi di daerah- daerah terpencil dan tertinggal.5. Hasil SP 2010 menunjukkan bahwa kelompok penduduk terbesar adalah usia produktif 25 39 t h d l h i d ktif 25-39 tahun, yang d l dalam j jangka panjang k j berkonsekuensi pada kebutuhan perluasan kesempatan kerja, semakin tingginya p gg y persaingan memanfaatkan sumber daya, dan g y , beban dari munculnya kemiskinan baru. dadang-solihin.blogspot.com 19
    • 1/3 1/3 Tantangan Ke Depan T t K D1. Pertumbuhan yg cukup tinggi dan konsisten untuk mendukung penurunan kemiskinan secara signifikan. a. Saat ini pertumbuhan tinggi hanya di sektor yang kurang menyerap TK (jasa perdagangan, sektor keuangan) dan konsumsi. Tid k dii b k i Tidak diimbangi peningkatan k i i k t kapasitas produksi it d k i dalam negeri yg menyerap TK besar(sektor informal dan p pertanian).) b. Kegiatan di perdesaan masih didominasi on farm, kurang terjadi perluasan usaha off farm (jasa perdagangan, pengolahan hasil/industri) yang memberi peluang peningkatan pendapatan penduduk perdesaan. dadang-solihin.blogspot.com 20
    • 2/3 Tantangan Ke Depan T t K D2. Desentralisasi dan demokratisasi yang efektif a. Kebijakan p j pusat dan daerah y g pro-poor. yang p p b. Peningkatan kapasitas pemda vs. pergantian/rotasi jabatan di daerah sangat cepat g p c. Pemekaran wilayah  kurang kesiapan teknis, administrasi, finansial & ekonomi dadang-solihin.blogspot.com 21
    • 3/3 Tantangan Ke Depan T t K D3. Globalisasi yang meningkatkan kerentanan masyarakat miskin: a. Keterbukaan pasar –kerentanan pasar domestik dan fluktuasi p p harga mempengaruhi daya beli kesejahteraan masyarakat miskin. Masyarakat miskin juga semakin sulit meningkatkan pendapatannya karena k d t k kompetisi yang semakin t b k ti i ki terbuka. b. Perubahan iklim global (musim yg tidak teratur, menurunnya ketersediaan air bencana dan munculnya berbagai penyakit) air, bencana, membuat masyarakat miskin yang paling menderita. dadang-solihin.blogspot.com 22
    • dadang-solihin.blogspot.com 23
    • Dua Jalur Penurunan K i kiD J l P Kemiskinan1. Melalui “Mekanisme Ekonomi” • Kebijakan ekonomi y g mendukung p j yang g penciptaan lapangan kerja p p g j bagi masyarakat miskin • Kebijakan ini sangat terkait dengan kebijakan ekonomi makro yang disusun dalam rangka percepatan dan perluasan pertumbuhan ekonomi2. Melalui Fasilitasi & Bantuan Pemerintah • P l Perluasan upaya penanggulangan k i ki l kemiskinan yang i kl if d inklusif dan berkeadilan  perluasan sasaran maupun program/kegiatan melalui kegiatan y g bersifat affirmative. g yang • Peningkatan dan perluasan dari 3 klaster program penanggulangan kemiskinan. dadang-solihin.blogspot.com 24
    • Tiga Klaster Program Pro-rakyat g g Pro- y o Jamkesmas o Beasiswa Miskin o BLT *KLASTER PERTAMA o PKHPerlindungan Sosial Berbasis o RaskinKeluarga o Bantuan Sosial o Bantuan BencanaKLASTER KEDUA o PNPM Inti Perdesaan & PerkotaanPemberdayaan Masyarakat – o PNPM PenguatanPNPM Mandiri o Penyaluran Kur o Peningkatan JangkauanKLASTER KETIGA Pelayanan & Kapasitas UMKMPemberdayaan UMKM o Revitalisasi S ste Diklat e ta sas Sistem at Perkoperasian dadang-solihin.blogspot.com 25
    • Direktif PresidenA. Peningkatan dan Perluasan Program-program Pro- g g p g rakyat 6 PROGRAM BARU1. Program Rumah Sangat Murah2. Program Kendaraan Angkutan Umum Murah3. Program Air Bersih Untuk Rakyat4.4 Program Listrik Murah & Hemat5. Program Peningkatan Kehidupan Nelayan6. Program Peningkatan Kehidupan Masyarakat Pinggir PerkotaanB. Pengurangan Pengangguran Melalui Penciptaan g g g gg p Lapangan KerjaPeningkatan dan Perluasan PNPM untuk Penciptaan LapanganKerja dadang-solihin.blogspot.com 26
    • dadang-solihin.blogspot.com 27
    • Program Klaster 4 Program Pro-Rakyat Pro- 1. Pembangunan rumah murah dan sangat murah bagi masyarakat sangat miskin dan miskin melalui Program Pengembangan Perumahan dan Permukiman; 2. Penyediaan angkutan umum murah yang dil k k melalui 2 P di k t h dilakukan l l i pengembangan mobil perdesaan serta pengembangan industri kendaraan bermotor roda empat hemat energi, ramah lingkungan, dan harga terjangkau; 3. Penyediaan air bersih untuk rakyat yang ditekankan untuk daerah rawan air; 4. Penyediaan listrik murah dan hemat serta terjangkau bagi masyarakat miskin; 5. Peningkatan k hid 5 P i k t kehidupan nelayan yang di hk pada 400 P l diarahkan d Pangkalan k l Pendaratan Ikan (PPI); 6. Peningkatan kehidupan masyarakat p gg p g p y pinggir perkotaan mencakupp pembangunan rumah murah, pengembangan ekonomi masyarakat melalui KUR dan UKM juga penyediaan fasilitas khusus sekolah dan puskesmas. puskesmas dadang-solihin.blogspot.com 28
    • Arah Kebijakan Klaster 4 j• Klaster-4 merupakan p g p program ppelengkap dari ketiga Klaster g p g Program yang sudah ada.• Dari 6 program yang dicanangkan, 4 program pertama diatas, ditargetkan untuk mensasar seluruh Rumah Tangga Sasaran (RTS) yaitu Rumah Tangga Sangat Miskin (RTSM), Rumah Tangga Miskin (RTM), dan Rumah Tangga Hampir Miskin (RTHM).• Sementara itu 2 program lainnya pada klaster-4 ini, yaitu program 5 dan 6, merupakan suatu program yang dikhususkan untuk menjangkau masyarakat tertentu yaitu nelayan dan masyarakat pinggir perkotaan. Untuk kelompok ini dimungkinkan untuk mendapatkan bantuan dari berbagai program yang ada pada Klaster-4 Klaster 4 dan ketiga klaster lainnya lainnya.• Kelompok masyarakat pada program 5 dan 6, pada umumnya masuk pada 60% masyarakat termiskin, yaitu kelompok RTSM dan RTM, serta sebagian kecil dari RTHM.• Secara Makro kebijakan Peningkatan dan Perluasan Program Pro- Rakyat ini tidak terlepas dari kebijakan dalam Master Plan Ekonomi Ekonomi. dadang-solihin.blogspot.com 29
    • dadang-solihin.blogspot.com 30
    • Tim KoordinasiPenanggulangan Kemiskinan1.1 Tim Nasional Percepatan Penanggulangan Kemiskinan merupakan tim lintas sektor dan lintas pemangku kepentingan di tingkat p g pusat untuk melakukan p percepatan p p penanggulangan gg g kemiskinan.2. TKPK Provinsi adalah wadah koordinasi lintas sektor dan lintas pemangku kepentingan untuk penanggulangan kemiskinan di Provinsi.3. TKPK Kabupaten/Kota adalah wadah koordinasi lintas sektor dan lintas pemangku kepentingan untuk penanggulangan kemiskinan di k b k i ki kabupaten/kota. t /k t dadang-solihin.blogspot.com 31
    • Strategi 1. Mengurangi beban pengeluaran masyarakat miskin; 2. Meningkatkan kemampuan dan pendapatan masyarakat miskin; 3. Mengembangkan dan menjamin keberlanjutan Usaha Ekonomi Mikro dan Kecil; 4. Mensinergikan kebijakan dan p g program p penanggulangan gg g kemiskinandadang-solihin.blogspot.com 32
    • Program1. Program B t1 P Bantuan S i l Terpadu berbasis Keluarga, b t j Sosial T d b b i K l bertujuan untuk melakukan pemenuhan hak dasar, pengurangan beban hidup, dan perbaikan kualitas hidup masyarakat miskin; p, p p y ;2. Program Penanggulangan Kemiskinan berbasis Pemberdayaan Masyarakat, bertujuan untuk mengembangkan potensi dan memperkuat kapasitas kelompok masyarakat miskin untuk terlibat dalam pembangunan yang didasarkan pada prinsip- prinsip pemberdayaan masyarakat;3. Program Penanggulangan Kemiskinan berbasis Pemberdayaan Usaha Ekonomi Mikro dan Kecil, bertujuan y , j untuk memberikan akses dan penguatan ekonomi bagi pelaku usaha berskala mikro dan kecil; dan4. Program-program Lainnya baik secara langsung ataupun tidak langsung dapat meningkatkan kegiatan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat miskin. miskin dadang-solihin.blogspot.com 33
    • TKPK Kabupaten/Kota Tugas: 1. Melakukan koordinasi penanggulangan kemiskinan di Kabupaten/ Kota. 2. Mengendalikan pelaksanaan penanggulangan kemiskinan di Kabupaten/ Kota Kota. Keanggotaan: • Keanggotaan TKPK Kabupaten/Kota terdiri dari unsur pemerintah daerah, masyarakat, dunia usaha, dan pemangku kepentingan lainnya dalam penanggulangan kemiskinan. dadang-solihin.blogspot.com 34
    • Tugas T gas Koordinasi1. Koordinasi penyusunan RPJMD Kabupaten/Kota di bidang penanggulangan kemiskinan;2. Koordinasi SKPD atau gabungan SKPD bidang penanggulangan kemiskinan dalam hal: • Penyusunan rencana strategis SKPD; • Penyusunan rancangan RKPD; • Penyusunan rencana kerja SKPD;3. Koordinasi evaluasi pelaksanaan perumusan dokumen rencana pembangunan d b daerah bid h bidang penanggulangan k i ki l kemiskinan. dadang-solihin.blogspot.com 35
    • Tugas T gas Pengendalian1. Pengendalian pemantauan, supervisi dan tindak lanjut terhadap pencapaian tujuan program dan kegiatan penanggulangan kemiskinan agar sesuai d i dengan k bij k pembangunan d kebijakan b daerah; h2. Pengendalian pemantauan pelaksanaan kelompok program p penanggulangan kemiskinan oleh SKPD y g meliputi realisasi p gg g yang p pencapaian p target, penyerapan dana dan kendala yang dihadapi;3. Penyusunan hasil pemantauan pelaksanaan program dan atau kegiatan program penanggulangan k i ki l kemiskinan secara periodik; i dik4. Pengendalian evaluasi pelaksanaan program dan atau kegiatan p penanggulangan kemiskinan; gg g ;5. Pengendalian penanganan pengaduan masyarakat bidang penanggulangan kemiskinan; dan6. Penyiapan laporan pelaksanaan dan pencapaian program penanggulangan kemiskinan kepada bupati/walikota dan TKPK provinsi. dadang-solihin.blogspot.com 36
    • TKPK Kabupaten/Kota1. Penanggungjawab : Bupati/Walikota2.2 Ketua : Wakil Bupati/Wakil Walikota3. Wakil Ketua : Sekretaris Daerah4.4 Sekretaris : Kepala Bappeda5. Wakil Sekretaris : Kepala BPMD6. Sekretariat Kepala : Sekretaris Bappeda Wakil Kepala : Sekretaris BPMD gg Anggota : Bappeda dan BPMD dadang-solihin.blogspot.com 37
    • 7. Kelompok Kerja: 1. Pendataan dan Informasi Ketua : Kepala Bidang di Bappeda Wakil Ketua : Kepala Bidang di BPS Anggota : Dinas Kependudukan Kominfo dan Perguruan Tinggi Kependudukan, Kominfo, setempat 2. Pengembangan Kemitraan Ketua : Kepala Bidang di Bappeda Wakil Ketua : Kepala Bagian di Biro Perekonomian Anggota : BUMN, BUMD dan Perusahaan swasta setempat 3. Pengaduan Masyarakat Ketua K t : K Kepala Bid l Bidang di BPMD Wakil Ketua : Sekretaris Inspektorat Daerah Anggota : UPM Program-Program Penanggulangan Kemiskinan Program Program dadang-solihin.blogspot.com 38
    • 8. Kelompok Program : 1. 1 Bantuan Sosial Terpadu Berbasis Keluarga Ketua : Asisten Sekda Bidang Kesra Wakil Ketua : Kepala Dinas Sosial Anggota : Kepala SKPD, masyarakat, dunia usaha, dan pemangku kepentingan lainnya 2. Berbasis Pemberdayaan Masyarakat Ketua : Kepala BPMD Wakil Ketua : Kepala Dinas PU Anggota : Kepala SKPD masyarakat dunia usaha dan pemangku kepentingan SKPD, masyarakat, usaha, lainnya 3. Berbasis Pemberdayaan Usaha Ekonomi Mikro dan Kecil Ketua : Asisten Sekda Bidang Ekbang Wakil Ketua : Kepala Dinas Koperasi dan UKM Anggota : Kepala SKPD, masyarakat, dunia usaha, dan pemangku kepentingan lainnya 4. Program-program lainnya Ketua K t : A i t S kd Bid Asisten Sekda Bidang P Pemerintahan i t h Wakil Ketua : Kepala Dinas Nakertrans Anggota : Kepala SKPD, masyarakat, dunia usaha, dan pemangku kepentingan lainnya dadang-solihin.blogspot.com 39
    • Pokja Pendataan dan Sistem j InformasiTugas:• Melaksanakan sebagian tugas Sekretaris Kabupaten/Kota dalam g g p mengelola data dan sistem informasi penanggulangan kemiskinan.Fungsi:1. Pengelolaan dan pengembangan data kemiskinan;2. Pengembangan indikator kemiskinan daerah;3. Pengembangan sistem informasi kemiskinan;4. Penyediaan data dan informasi sistem peringatan dini kondisi dan permasalahan kemiskinan. dadang-solihin.blogspot.com 40
    • Pokja Pengembangan j g g KemitraanTugas:• Melaksanakan sebagian tugas Sekretaris Kabupaten/Kota dalam g g p memfasilitasi pengelolaan dan pengembangan kemitraan dalam penanggulangan kemiskinan.Fungsi:1. Perumusan pembinaan h b1 P bi hubungan antara masyarakat d t k t dengan pemerintah daerah;2.2 Perumusan pembinaan hubungan dunia usaha dengan pemerintah daerah. dadang-solihin.blogspot.com 41
    • Pokja Pengaduan MasyarakatTugas:• Melaksanakan sebagian tugas Sekretaris Kabupaten/Kota dalam g g p memfasilitasi penanganan pengaduan masyarakat program penanggulangan kemiskinan.Fungsi:1. Perumusan dan penyiapan penanganan aspirasi dan pengaduan masyarakat terkait kegiatan penanggulangan kemiskinan;2. Perumusan dan penyiapan bahan kampanye penanganan aspirasi dan pengaduan masyarakat terkait dengan penyelenggaraan kegiatan penanggulangan kemiskinan;3. Perumusan dan penyiapan bahan sosialisasi dan kampanye tentang perlunya pendampingan masyarakat dalam penyampaian pengaduan pada penyelenggaraan kegiatan penanggulangan kemiskinan. kemiskinan dadang-solihin.blogspot.com 42
    • dadang-solihin.blogspot.com 43