Penyusunan  Rencana Strategis Sekolah Tinggi Ilmu Kepolisian PTIK
Upcoming SlideShare
Loading in...5
×
 

Like this? Share it with your network

Share

Penyusunan Rencana Strategis Sekolah Tinggi Ilmu Kepolisian PTIK

on

  • 258 views

Penyusunan Renstra K/L Satker STIK 2015-2019

Penyusunan Renstra K/L Satker STIK 2015-2019
Ruang Rapat Senat STIK-Jakarta, 28 Agustus 2014

Statistics

Views

Total Views
258
Views on SlideShare
258
Embed Views
0

Actions

Likes
0
Downloads
18
Comments
0

0 Embeds 0

No embeds

Accessibility

Categories

Upload Details

Uploaded via as Adobe PDF

Usage Rights

© All Rights Reserved

Report content

Flagged as inappropriate Flag as inappropriate
Flag as inappropriate

Select your reason for flagging this presentation as inappropriate.

Cancel
  • Full Name Full Name Comment goes here.
    Are you sure you want to
    Your message goes here
    Processing…
Post Comment
Edit your comment

Penyusunan Rencana Strategis Sekolah Tinggi Ilmu Kepolisian PTIK Presentation Transcript

  • 1. dadang-solihin.blogspot.com 2
  • 2. 3 3
  • 3. Materi •Draf Renstra STIK 2015 – 2019 •Sistematika Penulisan Renstra K/L •Delapan Langkah Penyusunan Renstra K/L •Manajemen Kinerja •Visi – Misi STIK •Mental Models •Analisis SWOT •Balanced Scorecard (BSC) •Logic Model •Analisis Beban Kerja 4 dadang-solihin.blogspot.com
  • 4. dadang-solihin.blogspot.com 5 Bab I Pendahuluan 1.Kondisi Umum 2.Analisa SWOT dan Permasalahan Bab II Visi, Misi, Tujuan dan Sasaran Strategis 3.Visi STIK 4.Misi STIK 5.Tujuan STIK 6.Sasaran Strategis Draf Renstra STIK 2015 – 2019 Bab III Arah Kebijakan dan Strategi STIK 7.Arah Kebijakan 8.Rencana Strategi 9.Program dan Kegiatan STIK Bab IV Penutup 10.Kaidah Pelaksanaan 11.Autentifikasi dan Distribusi.
  • 5. dadang-solihin.blogspot.com 6 Bab III Arah Kebijakan, Strategi, Kerangka Regulasi, dan Kerangka Kelembagaan 3.1. Arah Kebijakan dan Strategi Nasional 3.2. Arah Kebijakan dan Strategi K/L 3.3. Kerangka Regulasi 3.4. Kerangka Kelembagaan Bab I Pendahuluan 1.1. Kondisi Umum 1.2. Potensi Permasalahan Bab II Visi, Misi, Tujuan dan Sasaran Strategis K/L 2.1. Visi K/L 2.2. Misi K/L 2.3. Tujuan K/L 2.4. Sasaran Strategis K/L Bab V Penutup Lampiran 1.Matriks Kinerja dan Pendanaan K/L 2.Matriks Kerangka Regulasi Bab IV Target Kinerja dan Kerangka Pendanaan 4.1. Target Kinerja 4.2. Kerangka Pendanaan
  • 6. dadang-solihin.blogspot.com 7 •Bab ini menjelaskan mengenai Kondisi Umum K/L dan Potensi dan Permasalahan yang dihadapi K/L. •Visi yang terdapat di dalam Renstra K/L merupakan rumusan umum mengenai keadaan yang ingin dicapai oleh K/L pada akhir periode perencanaan. •Dalam mewujudkan visi tersebut dirumuskan Misi K/L yang berupa rumusan umum upaya- upaya yang dilaksanakan untuk mewujudkan visi. •Sedangkan Tujuan yaitu penjabaran dari visi yang dilengkapi dengan Sasaran Strategis sebagai ukuran kinerjanya. a.Kondisi Umum K/L menggambarkan mengenai pencapaian-pencapaian yang telah dilaksanakan dalam Renstra K/L periode sebelumnya serta aspirasi-aspirasi masyarakat terkait dengan pemenuhan kebutuhan barang publik, layanan publik dan regulasi dalam lingkup kewenangan K/L. b.Potensi dan Permasalahan K/L menjelaskan mengenai analisis permasalahan, potensi, kelemahan, peluang serta tantangan jangka menengah dalam lingkup K/L maupun nasional yang akan dihadapi dalam rangka melaksanakan penugasan yang diamanatkan oleh RPJMN yang menjadi lingkup kewenangan K/L serta untuk mewujudkan visi dan melaksanakan misi K/L. •Bab ini menjelaskan mengenai rumusan visi, misi, dan tujuan K/L.
  • 7. •Bab ini menjelaskan mengenai rumusan Arah Kebijakan dan Strategi Nasional, yang selanjutnya dijabarkan dalam arah kebijakan dan strategi K/L. •Bab ini disusun sebagai pendekatan dalam memecahkan permasalahan yang penting dan mendesak untuk segera dilaksanakan dalam kurun waktu tertentu (jangka menengah) serta memiliki dampak yang besar terhadap pencapaian sasaran nasional serta sasaran strategis K/L. dadang-solihin.blogspot.com 8 b.Arah Kebijakan dan Strategi K/L. •Menjelaskan mengenai Arah Kebijakan dan Strategi K/L secara lengkap, tidak hanya yang dilaksanakan langsung oleh K/L tetapi juga mempertimbangkan keterlibatan daerah dan swasta beserta dengan pendanaan yang diperlukan untuk melaksanakannya. •Arah kebijakan K/L dilaksanakan melalui Program dan/atau Lintas Program yang sesuai dengan tugas dan kewenangan K/L yang bersangkutan. •Program juga harus dilengkapi dengan sasaran program (outcome) dari masing- masing Program. c.Kerangka Regulasi •Menjelaskan mengenai gambaran umum Kerangka Regulasi yang dibutuhkan oleh K/L dalam pelaksanaan tugas, fungsi serta kewenangannya dan penjabaran peranan Kerangka Regulasi dalam mendukung pencapaian Sasaran Strategis K/L. •Arah Kerangka Regulasi dan/atau Kebutuhan Regulasi selanjutnya dituangkan dalam Matriks Kerangka Regulasi. a.Arah Kebijakan dan Strategi Nasional •Menjelaskan mengenai arah kebijakan dan strategi yang sesuai dengan penugasan RPJMN kepada K/L terkait dengan prioritas nasional/ bidang, termasuk di dalamnya penjelasan mengenai penugasan K/L terkait Program Lintas.
  • 8. dadang-solihin.blogspot.com 9 d.Kerangka Kelembagaan •Menjelaskan mengenai kebutuhan fungsi dan struktur organisasi yang diperlukan dalam upaya pencapaian sasaran strategis, tata laksana yang diperlukan antar unit organisasi, baik internal maupun eksternal serta pengelolaan sumberdaya manusia, termasuk di dalamnya mengenai kebutuhan SDM, baik itu secara kualitas maupun kuantitas. •Bab ini menjelaskan mengenai target kinerja dan kerangka pendanaan K/L selama periode perencanaan. b.Kerangka Pendanaan •Menjelaskan mengenai kebutuhan pendanaan secara keseluruhan untuk mencapai Sasaran Strategis K/L, meliputi sumber pendanaan dari APBN (Pemerintah) maupun dari pihak Swasta. •Selain itu, dijabarkan juga pemenuhan kebutuhan pendanaan yang menggunakan sumber-sumber pendanaan di luar dari APBN(Non- APBN) seperti: PPP (KPS) dan CSR. •Kemudian untuk rincian penghitungan Prakiraan Maju, disajikan dalam bentuk Tabel Penghitungan Prakiraan Maju a.Target Kinerja •Menjelaskan mengenai hasil dan satuan hasil yang akan dicapai dari setiap indikator kinerja, baik itu Indikator Kinerja Sasaran Strategis, Indikator Kinerja Program dan Indikator Kinerja Kegiatan. •Bab ini memuat simpulan secara singkat mengenai dokumen Renstra K/L yang telah disusun dan arahan dari pimpinan K/L yang bersangkutan dalam pelaksanaan perencanaan strategis K/L sehingga hasil pencapaiannya dapat diukur dan dipergunakan sebagai acuan dalam penyusunan laporan kinerja tahunan K/L. •Selain itu, dijelaskan pula mengenai mekanisme evaluasi terhadap proses pelaksanaan perencanaan strategis K/L yang bersangkutan.
  • 9. Matrik Kinerja dan Pendanaan 10 Program/ Kegiatan Sasaran Program (Outcome)/Sasaran Kegiatan (Output)/Indikator Lokasi Target Alokasi (Rp 000) Unit Organisasi Pelaksana K/L-N-B-NS- BS 2015 2016 2017 2018 2019 2015 2016 2017 2018 2019 K/L XXX XXX XXX XXX XXX Sasaran Strategis 1 XXX - Indikator Kinerja Sasaran Strategis XXX XXX XXX XXX XXX - Indikator Kinerja Sasaran Strategis XXX XXX XXX XXX XXX Sasaran Strategis 2 XXX - Indikator Kinerja Sasaran Strategis XXX XXX XXX XXX XXX PROGRAM A XXX XXX XXX XXX XXX XXX Sasaran Program (Outcome) 1 XXX XXX XXX XXX XXX - Indikator Kinerja Program XXX XXX XXX XXX XXX - Indikator Kinerja Program XXX XXX XXX XXX XXX Sasaran Program (Outcome) 2 XXX XXX XXX XXX XXX - Indikator Kinerja Program XXX XXX XXX XXX XXX - Indikator Kinerja Program XXX XXX XXX XXX XXX Kegiatan 1 XXX XXX XXX XXX XXX XXX X Sasaran Kegiatan (Output) 1 XXX XXX XXX XXX XXX XXX XXX XXX XXX XXX XXX - Indikator Kinerja Kegiatan XXX XXX XXX XXX XXX - Indikator Kinerja Kegiatan XXX XXX XXX XXX XXX - Indikator Kinerja Kegiatan XXX XXX XXX XXX XXX Sasaran Kegiatan (Output 2) XXX XXX XXX XXX XXX XXX XXX XXX XXX XXX XXX - Indikator Kinerja Kegiatan XXX XXX XXX XXX XXX - Indikator Kinerja Kegiatan XXX XXX XXX XXX XXX Sasaran Kegiatan (Output 3) XXX XXX XXX XXX XXX XXX XXX XXX XXX XXX XXX - Indikator Kinerja Kegiatan XXX XXX XXX XXX XXX - Indikator Kinerja Kegiatan XXX XXX XXX XXX XXX Kegiatan 2 XXX XXX XXX XXX XXX XXX X Sasaran Kegiatan (Output) 1 XXX XXX XXX XXX XXX XXX XXX XXX XXX XXX XXX - Indikator Kinerja Kegiatan XXX XXX XXX XXX XXX - Indikator Kinerja Kegiatan XXX XXX XXX XXX XXX Sasaran Kegiatan XXX XXX XXX XXX XXX XXX XXX XXX XXX XXX XXX - Indikator Kinerja Kegiatan XXX XXX XXX XXX XXX - Indikator Kinerja Kegiatan XXX XXX XXX XXX XXX Dst dadang-solihin.blogspot.com
  • 10. Matriks Kerangka Regulasi 11 No Arah Kerangka Regulasi dan/atau Kebutuhan Regulasi Urgensi Pembentukan berdasarkan Evaluasi Regulasi Eksisting, Kajian dan Penelitian Unit Penanggung Jawab Unit Terkait/ Institusi Target Penyelesaian dadang-solihin.blogspot.com
  • 11. 4.Penyusunan Tujuan dan Sasaran Strategis Delapan Langkah Penyusunan Renstra K/L dadang-solihin.blogspot.com 12 3.Penyusunan Visi dan Misi 2.Identifikasi Kondisi Umum dan Analisis Potensi dan Permasalahan 1.Persiapan Penyusunan 8.Penyusunan Kerangka Kelembagaan 7.Penyusunan Target dan Pendanaan 6.Penyusunan Program, Kegiatan, Sasaran, dan Indikator 5.Penyusunan Arah Kebijakan, Strategi dan Kerangka Regulasi 1.Evaluasi Pencapaian Program dan Kegiatan 2.Aspirasi Masyarakat 3.SWOT Analysis Balance Scorecard Logic Model Identifikasi 1.Isu-isu Strategis 2.Asas Legal 3.Struktur Organisasi 4.Data dan Informasi
  • 12. Manajemen Kinerja Indikator Kinerja Utama Balanced Score Cards Logic Model Analisis Beban Kerja Environmental Scanning SWOT Tugas dan Fungsi Struktur Organisasi Strategy Map Sasaran Strategis Program Kegiatan Strategi ?? Tujuan Organisasi Tatalaksana Peraturan Per-UU-an SDM Aparatur Pengawasan Akuntabilitas Pelayanan Publik Mindset & Cultural Set Aparatur Role Indikator Kinerja Utama Program/ Kegiatan Outcome/ Output Indikator Baseline 2014 Target Kinerja 2015-2019 Mental Model Nilai Norma
  • 13. Visi STIK “Menjadi lembaga pendidikan yang dibanggakan serta dapat diandalkan sebagai pusat mewujudkan Perwira Sarjana Ilmu Kepolisian yang profesional dan bermoral serta menjadi Pusat Pengkajian permasalahan kepolisian serta Pengembangan Ilmu dan Teknologi Kepolisian” 14 dadang-solihin.blogspot.com
  • 14. Misi STIK 1.Menyelenggarakan pendidikan Tinggi Ilmu Kepolisian yang bermutu tinggi dan memiliki keunggulan serta daya saing dalam pemantapan pembangunan dan pemeliharaan keamanan; 2.Mengembangkan ilmu teknologi kepolisian sesuai tuntutan kebutuhan masyarakat pada masa kini dan masa akan datang; 3.Menyelenggarakan pengkajian terhadap masalah-masalah pemolisian dan memberikan rekomendasi akademis dalam rangka perumusan kebijakan; 4.Menyelenggarakan pengabdian kepada masyarakat dalam rangka penerapan ilmu dan teknologi kepolisian; 5.Mempromosikan penyelenggaraan pendidikan dan pengembangan ilmu dan teknologi kepolisian pada Perguruan Tinggi, serta menyiapkan tenaga-tenaga pendidik Ilmu Kepolisian; 6.Menyelenggarakan kerjasama dengan Lembaga Pendidikan Tinggi dan Lembaga- lembaga lain dalam skala nasional maupun Internasional; 7.Menyelenggarakan pembinaan kemahasiswaan yang komprehensif dan kompetitif; 8.Menyelenggarakan pendidikan dan pelatihan lainnya secara profesional.
  • 15. dadang-solihin.blogspot.com 16
  • 16. Mental Models •Asumsi-asumsi yang tertanam dengan dalam di benak kita; •Generalisasi, atau bahkan gambaran-gambaran yang mempengaruhi kita dalam memahami dunia ini; •Nilai dan Norma yang mempengaruhi bagaimana kita bersikap, berperilaku, serta bertindak. dadang-solihin.blogspot.com 17
  • 17. Mental Model STIK dadang-solihin.blogspot.com 18 Value Norma 1.Dibanggakan 2.Diandalkan 3.Profesional •Seorang profesional adalah orang yang menyadari betul arah kemana yang dituju, mengapa ia menempuh jalan itu, dan bagaimana caranya ia harus menuju sasarannya. Ia menyenangi pekerjaannya karena ia bisa mengerjakannya dengan baik. Ia mengerjakannya dengan baik oleh karena ia menyenangi pekerjaan itu. Seorang profesional adalah seorang yang senantiasa siap siaga dengan gagasan bila diperlukan, ditambah dengan selusin gagasan lainnya sekalipun tidak ada orang yang meminta daripadanya. Ia adalah seorang yang mau bekerja keras untuk mencapai tujuannya, dan tetap juga tidak kehilangan semangat kerja keras itu dalam tugasnya. 4.Bermoral •Memiliki prinsip dan kemampuan yang berkenaan dengan benar-salah (concerning principles of right and wrong) serta baik dan buruk (good and virtuous), •Kemampuan untuk memahami perbedaan antara benar dan salah (able to understand the difference between right and wrong), •Ajaran atau gambaran tingkah laku yang baik (teaching or illustrating good behaviour). Dibanggakan – Diandalkan – Profesional - Bermoral
  • 18. dadang-solihin.blogspot.com 19
  • 19. dadang-solihin.blogspot.com 20 Threats (Ancaman) Weaknesses (Kelemahan) Strengths (Kekuatan) Strategi ST Gunakan kekuatan untuk menghindari atau mengatasi ancaman Strategi WT Minimalkan kelemahan dan hindari ancaman Strategi WO Atasi kelemahan dengan memanfaatkan peluang Strategi SO Gunakan kekuatan untuk memanfaatkan peluang Opportunities (Peluang) INTERNAL EKSTERNAL
  • 20. dadang-solihin.blogspot.com 21 Weaknesses (Kelemahan) Strengths (Kekuatan) Faktor internal yang mendukung pencapaian Visi/Misi Faktor internal yang tidak mendukung pencapaian Visi/Misi
  • 21. dadang-solihin.blogspot.com 22 No Variabel NU BF NUxBF 1 SDM : Dosen, mhs, dan aparatur yang mengelola 4 25 100 2 Sarana dan prasarana lengkap 2 15 30 3 Adanya legalitas yang kuat 5 35 175 4 Dukungan anggaran yang memadai 3 20 60 5 Sistem dan Metoda 1 5 5 Jumlah 100 370
  • 22. dadang-solihin.blogspot.com 23 No Variabel NU BF NUxBF 1 Dosen : tidak ada jabatan fungsional, belum ada sertifikasi, 5 25 125 2 Kurangnya kesejahteraan tenaga pendidik dan kependidikan 3 25 75 3 Anggaran perawatan kurang 1 15 15 4 Terbatasnya sarana teknologi informasi dan komunikasi 4 20 80 5 Kurikulum terlalu statis 2 15 30 Jumlah 100 325
  • 23. dadang-solihin.blogspot.com 24 Faktor eksternal yang memberikan manfaat dalam pencapaian Visi/Misi Faktor eksternal yang menghalangi pencapaian Visi/Misi Threats (Ancaman) Opportunities (Peluang)
  • 24. dadang-solihin.blogspot.com 25 No Variabel NU BF NUxBF 1 Opini masyarakat yang baik tentang STIK 4 25 100 2 Kebijakan pemerintah yang mendukung 5 30 150 3 Kerjasama dengan lembaga-lembaga DN dan LN 3 20 60 4 Jaminan adanya netralitas walaupun kepemimpinan nasional berganti 2 15 30 5 Adanya dukungan sarana dan prasarana dari mitra LN 1 10 10 Jumlah 100 350
  • 25. dadang-solihin.blogspot.com 26 No Variabel NU BF NUxBF 1 Suplai mahasiswa akan habis tahun 2018 karena kebijakan Akpol S1 4 40 160 2 Adanya prodi kajian ilmu kepolisian pada beberapa PT lain 1 10 10 3 Belum ada jaminan lulusan S2 dan S3 STIK berpengaruh dalam pembinaan karier di dalam maupun di luar Polri 3 30 90 4 Kebijakan pemerintah tentang Akreditasi 2 20 40 Jumlah 100 300
  • 26. dadang-solihin.blogspot.com 27 1. Strategi SO  S + O = 370+350 = 720 2. Strategi WO  W + O = 325+350 = 675 3. Strategi ST  S + T = 370+300 = 670 4. Strategi WT  W + T = 325+300 = 625
  • 27. dadang-solihin.blogspot.com 28 1. Strategi SO Gunakan Kekuatan untuk memanfaatkan Peluang 2. Strategi WO Atasi Kelemahan dengan memanfaatkan Peluang 3. Strategi ST Gunakan Kekuatan untuk menghindari atau mengatasi Ancaman 4. Strategi WT Minimalkan Kelemahan dan hindari Ancaman
  • 28. 1.SDM : Dosen, mhs, dan aparatur yang mengelola 2.Sarana dan prasarana lengkap 3.Adanya legalitas yang kuat 4.Dukungan anggaran yang memadai 5.Sistem dan Metoda dadang-solihin.blogspot.com 29 6.Opini masyarakat yang baik tentang STIK 7.Kebijakan pemerintah yang mendukung 8.Kerjasama dengan lembaga- lembaga DN dan LN 9.Jaminan adanya netralitas walaupun kepemimpinan nasional berganti 10.Adanya dukungan sarana dan prasarana dari mitra LN
  • 29. dadang-solihin.blogspot.com 30
  • 30. dadang-solihin.blogspot.com 31 Balanced Scorecard (BSC) Kartu yang digunakan untuk mencatat skor hasil kinerja suatu organisasi atau skor individu. Kartu skor dapat digunakan untuk merencanakan skor yang hendak diwujudkan di masa depan. Melalui kartu skor, skor yang hendak diwujudkan organisasi/individu di masa depan dibandingkan dengan hasil kinerja sesungguhnya. Hasil perbandingan ini digunakan untuk melakukan evaluasi atas kinerja organisasi/individu yang bersangkutan. Kartu Skor (Scorecard) Berimbang (Balanced) Dimaksudkan untuk menunjukkan bahwa kinerja organisasi/individu diukur secara berimbang dari aspek: 1.Keuangan dan non keuangan, 2.Jangka pendek dan jangka panjang, 3.Internal dan eksternal.
  • 31. dadang-solihin.blogspot.com 32 Kartu Skor (Scorecard)
  • 32. Visi, Misi, dan Sasaran Strategis •Visi merupakan pernyataan yang berisi gambaran keadaan organisasi yang ingin dicapai di masa yang akan datang. Visi menjawab pertanyaan “kita ingin menjadi apa?” •Misi menerangkan cara yang harus dilakukan sebagai wujud penjabaran visi yang telah ditetapkan. •Dalam konsep BSC, visi dan misi yang telah diformulasikan selanjutnya diterjemahkan dalam sejumlah Sasaran Strategis (SS). •SS didefinisikan sebagai pernyataan tentang: –Apa yang ingin dicapai (SS bersifat output/outcome), atau –Apa yang ingin dilakukan (SS bersifat proses), atau –Apa yang seharusnya kita miliki (SS bersifat input). dadang-solihin.blogspot.com 33
  • 33. Peta Strategi •Peta strategi merupakan suatu dashboard (panel instrument) yang memetakan SS organisasi dalam suatu kerangka hubungan sebab akibat yang menggambarkan keseluruhan perjalanan strategi organisasi. •Peta strategi memudahkan organisasi untuk mengkomunikasikan keseluruhan strateginya kepada seluruh anggota organisasi dalam rangka pemahaman demi suksesnya pencapaian tujuan organisasi. •Unit organisasi yang menyusun peta strategi adalah unit organisasi yang mendefinisikan visi dan misinya dengan jelas serta memiliki proses manajemen yang lengkap (input/sumber daya, proses internal, dan output/outcome). dadang-solihin.blogspot.com 34
  • 34. Strategy Map STIK Financial Perspectives Learning & Growth Internal Business Process Customers Prespectives Stakeholders Prespectives Anggaran yang Cukup Menjadi lembaga pendidikan yang dibanggakan serta dapat diandalkan sebagai pusat mewujudkan Perwira Sarjana Ilmu Kepolisian yang profesional dan bermoral serta menjadi Pusat Pengkajian permasalahan kepolisian serta Pengembangan IPTEK Kepolisian. Pendidikan Tinggi Ilmu Kepolisian yang bermutu tinggi IPTEK Kepolisian sesuai tuntutan kebutuhan masyarakat 35 Pendidikan dan pelatihan lainnya secara profesional
  • 35. Strategy Map Financial Perspectives Learning & Growth Internal Business Process Customers Prespectives Stakeholders Prespectives 36 BSC dibangun dari studi pengukuran kinerja di sektor bisnis, sehingga yang dimaksud perspektif financial di sini adalah terkait dengan financial sustainability. •Perspektif customer adalah perspektif yang berorientasi pada pelanggan karena merekalah pemakai produk/jasa yang dihasilkan organisasi. •Dengan kata lain, organisasi harus memperhatikan apa yang diinginkan oleh pelanggan. •Perspektif internal business process adalah serangkaian aktivitas yang ada dalam organisasi untuk menciptakan produk/jasa dalam rangka memenuhi harapan pelanggan. •Perspektif ini menjelaskan proses bisnis yang dikelola untuk memberikan layanan dan nilai-nilai kepada stakeholder dan customer. •Perspektif learning & growth adalah perspektif yang menggambarkan kemampuan organisasi untuk melakukan perbaikan dan perubahan dengan memanfaatkan sumber daya internal organisasi. •Kesinambungan suatu organisasi dalam jangka panjang sangat bergantung pada perspektif ini. •Visi
  • 36. Cascading dan Alignment STIK Wide 37 STIK One STIK One STIK One STIK Two STIK Two STIK Two STIK Two STIK Two STIK Two dadang-solihin.blogspot.com
  • 37. dadang-solihin.blogspot.com 38
  • 38. IMPACT Indikator Kinerja dan Log-Frame dadang-solihin.blogspot.com 39 ABK AT KPJM OUTPUT INPUT OUTCOME INPUT OUTPUT OUTCOME
  • 39. Alur Pikir Logic Model 40 Hasil pembangunan yang diperoleh dari pencapaian outcome Apa yang ingin diubah IMPACTS Manfaat yang diperoleh dalam jangka menengah untuk beneficieries tertentu sebagai hasil dari output Apa yang ingin dicapai OUTCOMES Produk/barang/jasa akhir yang dihasilkan Apa yang dihasilkan (barang) atau dilayani (jasa) OUTPUTS Proses/kegiatan menggunakan input menghasilkan output yang diinginkan Apa yang dikerjakan ACTIVITIES Sumberdaya yang memberikan kontribusi dalam menghasilkan output Apa yang digunakan dalam bekerja INPUTS Metode Pelaksanaan Metode Penyusunan Sumber : Framework for Managing Programme Performance Information, National Treasury, Republic of South Africa, May 2007 dadang-solihin.blogspot.com
  • 40. Logic Model dadang-solihin.blogspot.com 41 Sumber: Logical Framework Approach and Outcome Mapping, A Constructive Attempt of Synthesis, Daniel Roduner and Walter Schläppi, AGRIDEA and Walter Egli, NADEL (ETH Zurich), 2008
  • 41. dadang-solihin.blogspot.com 42
  • 42. Analisis Beban Kerja untuk mendapatkan informasi mengenai tingkat efektivitas dan efisiensi kerja Bappeda Kotabaru secara sistematis 43 •Memperjelas dan mempertegas penyusunan format kelembagaan yang akan dibentuk secara lebih proporsional maupun tata hubungan sistem yang ingin dibangun •Tercapai kesesuaian antara kewenangan dan tujuan organisasi dengan besaran organisasinya. •Memperoleh gambaran mengenai kondisi riil SDM Aparatur baik kuantitatif maupun kualitatif dan kompetensinya pada unit kerja sebagai bahan perumusan formasi dan rasio kebutuhan pegawai untuk keperluan penataan kelembagaan; •Mengidentifikasi efisiensi dan efektifitas beban kerja yang menggambarkan prinsip rasional, efektif, efisien, realistis dan operasional secara nyata; 2 1 3 dadang-solihin.blogspot.com
  • 43. Hasil Analisis Beban Kerja 44 Bahan Penataan/ penyempurnaan struktur organisasi; Bahan Penilaian prestasi kerja jabatan dan prestasi unit kerja; Bahan penyempurnaan sistem dan prosedur kerja; Bahan penyusunan rencana kebutuhan pegawai secara riil sesuai beban kerja organisasi; Bahan penyusunan program formasi, mutasi dan promosi sumberdaya pegawai sesuai visi dan misi organisasi. dadang-solihin.blogspot.com