Penyusunan Indikator Kinerja Pembangunan

37,251 views
36,953 views

Published on

Indikator Kinerja adalah uraian ringkas dengan menggunakan ukuran kuantitatif atau kualitatif yang mengindikasikan pencapaian suatu sasaran atau tujuan yang telah disepakati dan ditetapkan

Published in: Technology, Business
16 Comments
27 Likes
Statistics
Notes
  • Assalaamu alaikum Wr.Wb.
    Berbagai tulisan/presentasi bapak sangat menarik, dan sangat bermanfaat jika benar-benar dipergunakan.
    Kalu bapak berkenan, mohon berbagai materi bapak yang tidak rahasia bisa di kirim ke endangmursidyati@yahoo.co.id
    Traima kasih, semoga jadi Amal ibadah bapak.
    Wassalaamu alaikum Wr.Wb
       Reply 
    Are you sure you want to  Yes  No
    Your message goes here
  • Kami di Bagian Perencana Polres, Mohon pandu praktis susun IKU, terima kasih
       Reply 
    Are you sure you want to  Yes  No
    Your message goes here
  • Mejuah-juah(salam kenal = Karo)
    mohon ijin pak, untuk mengirim side di atas ke abeltarigan@yahoo.com
    thx
       Reply 
    Are you sure you want to  Yes  No
    Your message goes here
  • ass pak dadang, mohon kianya Bapak bersedia mengirimkan paparan indikator kinerja untuk membantu dlm pembuatan indikator kinerja dinas. mohon kirimkan ke email: babelkumkm@yahoo.co.id makasi
       Reply 
    Are you sure you want to  Yes  No
    Your message goes here
  • assalamualaikum pak dadang saya mohon bantuannya untuk mengirimkan artikel cara pengukuran kinerja dan indikator-indikatornya ke alamat email saya imursali@yahoo.co.id
    trimakasih sebelumnya...ditunggu ya pak
       Reply 
    Are you sure you want to  Yes  No
    Your message goes here
No Downloads
Views
Total views
37,251
On SlideShare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
123
Actions
Shares
0
Downloads
722
Comments
16
Likes
27
Embeds 0
No embeds

No notes for slide

Penyusunan Indikator Kinerja Pembangunan

  1. 1. BAPPENAS Penyusunan Indikator Kinerja Pembangunan Drs. H. Dadang Solihin, MA Direktur Sistem dan Pelaporan Evaluasi Kinerja Pembangunan-BappenasBimbingan Teknis Perencanaan Pembangunan Nasional dan Daerah Sanur-Bali, 26 April 2008
  2. 2. Dadang Solihin’s Profile Dadang Solihin currently is Director for System and Reporting of Development Performance Evaluation at Indonesian National Development Planning Agency (Bappenas). He holds MA degree (Economics), University of Colorado, USA. His previous post is Head, Center for Research Data and Information at DPD Secretariat General as well as Deputy Director for Information of Spatial Planning and Land Use Management at Bappenas. Beside working as Assistant Professor at Graduate School of Asia- Pacific Studies, Waseda University, Tokyo, Japan, he also active as Associate Professor at University of Darma Persada Jakarta Indonesia Persada, Jakarta, Indonesia. He got various training around the globe, included Public Officials Capacity Building Training Program for Government Innovation, Seoul –Korea (2007), Advanced International Training Programme of Information Technology f f Management, at Karlstad City, Sweden (2005); the Training Seminar on Land Use and Management, Taiwan ( g , (2004); Developing Multimedia Applications ); p g pp for Managers, Kuala Lumpur, Malaysia (2003); Applied Policy Development Training, Vancouver, Canada (2002); Local Government Administration Training Course Hiroshima Japan (2001); and Regional Development and Course, Hiroshima, Planning Training Course, Sapporo, Japan (1999). He published more than five books regarding local autonomous. Y can reach D d You h Dadang S lihi b email at d d Solihin by il t dadangsol@yahoo.com or b hi l@ h by his mobile at +62812 932 2202dadang-solihin.blogspot.com 2
  3. 3. dadang-solihin.blogspot.com 3
  4. 4. Materi• Pengertian Indikator Kinerja• Pengembangan Indikator Kinerja g g j• Fungsi Indikator Kinerja• Kedudukan Indikator Kinerja• Jenis Indikator Kinerja• Persyaratan Indikator Kinerja: SMART• Sumber Pembuktian (Means of Verification)• Target Kinerja• Realisasi/Capaian Kinerja• Langkah-Langkah Menyusun Indikator Kinerja• Penjabaran Indikator Kinerja Pembangunan dari RPJMN 2004-2009• Indikator Kinerja Utama di Lingkungan Instansi Pemerintah dadang-solihin.blogspot.com 4
  5. 5. Pengertian Indikator Kinerja• Indikator adalah variabel yang membantu kita dalam mengukur perubahan-perubahan yang t j di b ik k b h b h terjadi baik secara langsung maupun tidak langsung (WHO, 1981).• Indikator adalah suatu ukuran tidak langsung dan suatu kejadian atau kondisi. Misalnya berat badan bayi berdasarkan umur adalah indikator bagi status gizi bayi tersebut (Wilson & S t b t (Wil Sapanuchart, 1993) h t 1993).• Indikator adalah statistik dan hal normatif yang menjadi perhatian kita yang dapat membantu kita dalam membuat penilaian ringkas, komprehensif, dan berimbang terhadap kondisi-kondisi atau aspek-aspek penting d suatu masyarakat (D ti dan t k t (Departemen Kesehatan, t K h t Pendidikan dan Kesejahteraan Amerika Serikat, 1969).• Indikator adalah variabel-variabel yang mengindikasi atau memberi petunjuk kepada kita tentang suatu keadaan tertentu, sehingga dapat digunakan untuk mengukur perubahan (G k b h (Green, 1992) 1992). dadang-solihin.blogspot.com 5
  6. 6. Pengertian Ringkas• Indikator Kinerja adalah uraian ringkas dengan menggunakan ukuran kuantitatif atau kualitatif yang mengindikasikan pencapaian suatu sasaran atau tujuan y g yang telah disepakati dan ditetapkan p pKEGUNAAN• dasar penilaian kinerja, baik dalam tahap perencanaan (ex ante), (ex-ante), pelaksanaan (on-going), maupun setelahnya (on going), (ex-post)• petunjuk kemajuan dalam rangka mencapai tujuan atau p j j g p j sasaran dadang-solihin.blogspot.com 6
  7. 7. Pengertian Kinerja• Adalah gambaran mengenai tingkat pencapaian pelaksanaan suatu kegiatan/program/kebijaksanaan dalam mewujudkan sasaran, tujuan misi, dan visi organisasi (LAN sasaran tujuan, misi (LAN, 1999:3)• Kane dan Johnson (1995); outcome hasil kerja keras organisasi dalam mewujudkan tujuan stratejik yang ditetapkan organisasi kepuasan pelanggan serta organisasi, kontribusinya terhadap perkembangan ekonomi masyarakat• Bates dan Holton (1995); perilaku berkarya penampilan berkarya, atau hasil karya. Oleh karena itu kinerja merupakan bentuk bangunan yang multi dimensional, sehingga cara dimensional mengukurnya sangat bervariasi tergantung pada banyak faktor dadang-solihin.blogspot.com 7
  8. 8. Pengembangan Indikator Kinerja• Tidak cukup hanya dengan memfokuskan pada penghitungan biaya keluaran ( fi i hit bi k l (efisiensi). T j i) Tujuan kebijakan dan pendekatan program – juga harus dianalisa• Indikator bisa diterapkan untuk: (a) Masukan; (b) Efisiensi – Keluaran; (c) Efektivitas – Hasil; (d) Kualitas; dan (e) Kepuasan Pelanggan. Bi dikaitkan K lit d ( )K P l Bisa dik itk dengan kesepakatan kinerja antara Menteri dan Kepala Lembaga dan para pejabat di bawahnya• Indikator memerlukan definisi dan penafsiran yang hati-hati – seringkali diformulasikan, diimplementasikan d dit f i k d dii l t ik dan ditafsirkan dengan b k buruk• Harus dikembangkan untuk masing-masing program/kegiatan – ada yang sulit misalnya pertahanan – beberapa lebih mudah misalnya penyelenggara jasa. dadang-solihin.blogspot.com 8
  9. 9. Fungsi Indikator Kinerja• memperjelas tentang; what, how, who, and when suatu kegiatan dilaksanakan• menciptakan konsensus yang dibangun i t k k dib oleh stakeholders• membangun dasar pengukuran, analisis, analisis dan• evaluasi kinerja program pembangunan
  10. 10. Kedudukan Indikator Kinerja Pemantauan Perencanaan Pelaksanaan dan Evaluasi Indikator Kinerja Kualitatif Kuantitatif Sasaran dan Tujuan dadang-solihin.blogspot.com 10
  11. 11. Jenis Indikator KinerjaInput Proses Output Outcomes Indikator Kinerja Benefit Impact dadang-solihin.blogspot.com 11
  12. 12. Terminologi Setiap Tingkatan  Pengaruh yang ditimbulkan dari manfaat yangDAMPAK diperoleh dari hasil kegiatan  Menggambarkan aspek makro tujuan proyek secara sektoral, regional maupun nasionalMANFAAT Tujuan/manfaat yang diperoleh dengan berfungsinya keluaran secara optimal HASIL Segala sesuatu yang mencerminkan berfungsinya suatu keluaranOUTPUTO Sesuatu yang langsung diperoleh/ dicapai dari pelaksanaan kegiatan Kegiatan dan sumberdaya/dana yg INPUT dibutuhkan agar keluaran sesuai yg diharapkan dadang-solihin.blogspot.com 12
  13. 13. INDIKATOR KINERJA INPUT• Indikator ini mengukur jumlah sumberdaya seperti anggaran (dana), SDM, peralatan, material, dan masukan lainnya yang dipergunakan untuk melaksanakan kegiatan.• Dengan meninjau distribusi sumberdaya dapat dianalisis apakah alokasi sumberdaya yang dimiliki telah sesuai dengan rencana stratejik yang ditetapkanContoh:• J l hd Jumlah dana yang dib t hk dibutuhkan• Tenaga yang terlibat• Peralatan yang digunakan• Jumlah Bahan yang digunakan y g g dadang-solihin.blogspot.com 13
  14. 14. INDIKATOR KINERJA OUTPUT• Dengan membandingkan keluaran dapat dianalisis apakah kegiatan yang terlaksana sesuai dengan rencana. Indikator Keluaran dijadikan landasan untuk menilai kemajuan suatu kegiatan apabila tolok ukur dikaitkan dengan sasaran kegiatan yang terdefinisi dengan baik dan terukur.• Oleh karena itu indikator ini harus sesuai dengan lingkup dan sifat kegiatan instansi.Contoh:• Jumlah jasa/kegiatan yang direncanakan – Jumlah orang yang diimunisasi / vaksinasi – Jumlah permohonan yang diselesaikan – Jumlah pelatihan / peserta pelatihan – J l hj Jumlah jam l tih d l latihan dalam sebulan b l• Jumlah barang yang akan dibeli/dihasilkan – Jml pupuk/obat/bibit yang dibeli – Jumlah komputer yang dibeli – Jumlah gedung /jembatan yg dibangun – meter panjang jalanyang dibangun/rehab p j gj y g g dadang-solihin.blogspot.com 14
  15. 15. INDIKATOR KINERJA OUTCOME• Pengukuran indikator Hasil seringkali rancu dengan p g pengukuran indikator Keluaran.• Indikator outcome lebih utama daripada sekedar output. Walaupun produk telah berhasil dicapai dengan baikl, belum tentu secara outcome kegiatan telah tercapai.• Outcome menggambarkan tingkat pencapaian atas hasil lebih tinggi yang mungkin menyangkut kepentingan banyak pihak.• D Dengan i dik t outcome i t indikator t instansi d i dapat mengetahui t t h i apakah hasil yang telah diperoleh dalam bentuk output memang dapat dipergunakan sebagaimana mestinya dan memberikan kegunaan yang besar bagi masyarakat. dadang-solihin.blogspot.com 15
  16. 16. Contoh: Ukuran Kinerja Indikator Outcome• Jumlah/ % hasil langsung dari kegiatan – Tingkat Pemahaman peserta terhadap materi pelatihan – tingkat kepuasan dari pemohon/pasien (costumer) – kemenangan tim dlm setiap p g p pertandingan g• Peningkatan langsung hal-hal yg p g g g positif – kenaikan prestasi kelulusan siswa – peningkatan daya tahan bangunan – Penambahan daya tampung siswa• P Penurunan langsung h l h l yang negatif l hal-hal tif – Penurunan Tingkat Kemacetan – Penurunan Tingkat Pelanggaran Lalu lintas dadang-solihin.blogspot.com 16
  17. 17. INDIKATOR KINERJA BENEFIT• Indikator kinerja ini menggambarkan manfaat yang diperoleh dari indikator hasil/outcome.• Manfaat tersebut baru tampak setelah beberapa waktu kemudian, khususnya dalam jangka menengah dan panjang.• Indikator manfaat menunjukkan hal yang diharapkan untuk dicapai bila keluaran dapat diselesaikan dan berfungsi dengan optimal (tepat p g g p ( p waktu, lokasi, dana dll)Contoh:• Peningkatan hal yg positif dlm jangka menengah dan jangka panjang – % Kenaikan Lapangan kerja – Peningkatan kegiatan ekonomi masyarakat• Penurunan hal yang negatif dlm jangka panjang – Penurunan Tingkat Penyakit TBC – Penurunan Tingkat Kriminalitas – Penurunan Tingkat Kecelakaan lalulintas dadang-solihin.blogspot.com 17
  18. 18. INDIKATOR KINERJA DAMPAK• Indikator ini memperlihatkan pengaruh yang ditimbulkan dari manfaat yang diperoleh dari hasil kegiatan. Seperti halnya indikator manfaat, indikator dampak juga baru dapat diketahui dalam jangka waktu p j g p j g menengah dan panjang. Indikator dampak menunjukkan dasar pemikiran kenapa kegiatan dilaksanakan, menggambarkan aspek makro pelaksanaan kegiatan, tujuan kegiatan secara sektoral, regional dan nasional. nasionalContoh:• P i k t h l yg positif dlm jk panjang Peningkatan hal itif dl j – % Kenaikan Pendapatan perkapita masyarakat – Peningkatan cadangan pangan – Peningkatan PDRB sektor tertentu• Penurunan hal yang negatif dlm jk panjang y g g j p j g – Penurunan Tingkat kemiskinan – Penurunan Tingkat Kematian dadang-solihin.blogspot.com 18
  19. 19. Persyaratan Indikator Kinerja: SMART• SPESIFIC-jelas, tidak mengundang multi interpretasi• MEASUREABLE-dapat diukur (“What gets measured MEASUREABLE dapat ( What gets managed”)• ATTAINABLE-dapat dicapai ( p p (reasonable cost using and g appropriate collection method)• RELEVANT (information needs of the p p who will ( people use the data)• TIMELY-tepat waktu (collected and reported at the right time to influence many manage decision) dadang-solihin.blogspot.com 19
  20. 20. Sumber Pembuktian (Means of Verification)• How should the information be collected, eg. sample survey• What source is most appropriate?• Who should do it?• When and How often should the information be collected, analyzed & reported• What formats are required to record the data being collected? dadang-solihin.blogspot.com 20
  21. 21. Target Kinerja T t Ki j• Merupakan jumlah indikator kinerja yang direncanakan akan dicapai oleh kegiatan tertentu. p g• Target Kinerja Harus: g j 1. Berupa angka numerik 2. 2 Dapat diperbandingkan 3. Cukup spesifik. dadang-solihin.blogspot.com 21
  22. 22. Realisasi/Capaian Kinerja• Merupakan informasi mengenai ukuran kinerja yang dicapai setelah dilaksanakannya suatu kegiatan/ program tertentu.• Realisasi/capaian Kinerja Harus: 1. Berupa angka numerik 1 B k ik 2. berdasarkan fakta yang dapat dibuktikan kebenarannya dadang-solihin.blogspot.com 22
  23. 23. Langkah-Langkah g g Menyusun Indikator Kinerja1. Susun dan tetapkan rencana strategis ;visi, misi, tujuan,sasaran dan cara mencapai tujuan/sasaran j p j (kebijakan, program dan kegiatan)2. Identifikasi data/informasi yang dapat dikembangkan menjadi indikator kinerja. – Dalam hal ini data hendaknya relevan, akurat,lengkap dan kemapuan pengetahuan tentang bidang yang akan dibahas akan banyak menolong untuk menyusun dan menetapkan indikator kinerja yang tepat dan relevan.3. Pilih dan tetapkan indikator kinerja yang paling relevan dan berpengaruh besar terhadap keberhasilan pelaksanaan kebijaksanaan/program/kegiatan. l k k bij k / /k i t dadang-solihin.blogspot.com 23
  24. 24. Penjabaran Indikator Kinerja Pembangunan dari RPJMN 2004-2009 2004- VISI perasional STRATEGI unan embangu ecara op MISI asikan se Fokus pada tujuan pe AGENDA plementa SASARAN Indikator Kinerja Pencapaian Pembangunan sDap diimp PRIORITAS pat PROGRAM DAN KEGIATAN dadang-solihin.blogspot.com 24
  25. 25. Nomenklatur RPJMN 2005-2009 Visi: Terwujudnya kehidupan masyarakat, bangsa, dan negara yang aman, bersatu, rukun dan damai. Terwujudnya masyarakat, bangsa, dan negara yang menjunjung tinggi hukum, kesetaraan, dan hak asasi manusia. Terwujudnya perekonomian yang mampu menyediakan kesempatan kerja dan penghidupan yang layak serta memberikan pondasi yang kokoh bagi pembangunan yang berkelanjutan. Rehabilitasi dan Rekonstruksi Aceh dan Sumatera Utara Misi: 1. Sasaran dalam tahap tanggap darurat adalah penyelamatan Strategi: 1. Mewujudkan Indonesia yang Aman dan Damai korban. 1. Strategi Penataan Kembali Indonesia 2. Mewujudkan Indonesia yang Adil dan Demokratis 2. Sasaran dalam tahap rekonstruksi adalah terbangunnya kembali 2. Strategi Pembangunan Indonesia seluruh sistem sosial dan ekonomi. 3. Mewujudkan Indonesia yang Sejahtera  Bab 34 Penanganan dan Pengurangan Resiko Bencana Agenda: Agenda Mewujudkan Indonesia Yang Aman dan Damai (Agenda I) Kerangka Ekonomi Makro dan Pembiayaan Pembangunan Agenda Mewujudkan Indonesia Yang Adil dan Demokratis (Agenda II)  Bab 35 Kerangka Ekonomi Makro dan Pembiayaan Agenda Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat (Agenda III) e ba gu a Pembangunan Agenda I Agenda II Agenda IIISasaran Agenda I  3 Sasaran Sasaran Agenda II  5 Sasaran Sasaran Agenda III  5 Sasaran Sasaran pertama adalah meningkatnya k dil d penegakan h k S t d l h i k t keadilan dan k hukum yang t tercermin d i i dari Sasaran pertama adalah menurunnya jumlah penduduk miskin menjadi 8,2Sasaran pertama adalah terciptanya sistem hukum yang adil, konsekuen, dan tidak diskriminatif serta yang persen pada tahun 2009 serta terciptanya lapangan kerja yang mampumeningkatnya rasa aman dan damai memberikan perlindungan dan penghormatan terhadap hak asasi manusia; terjaminnya mengurangi pengangguran terbuka menjadi 5,1 persen pada tahun 2009tercermin dari menurunnya konsistensi seluruh peraturan perundang-undangan di tingkat pusat dan daerah sebagai dengan didukung oleh stabilitas ekonomi yang tetap terjaga. Kemiskinan danketegangan dan ancaman konflik bagian dari upaya memulihkan kembali kepercayaan masyarakat terhadap kepastian hukum. pengangguran diatasi dengan strategi pembangunan ekonomi yang mendorongantarkelompok maupun golongan Prioritas penegakan hukum diberikan pada pemberantasan korupsi dengan menindak pelaku pertumbuhan yang berkualitas dan berdimensi pemerataan melalui penciptaanmasyarakat; menurunnya angka tindak pidana korupsi beserta pengembalian uang hasil korupsi kepada negara; pencegahan lingkungan usaha yang sehat.kriminalitas secara nyata di perkotaan dan penanggulangan terorisme, serta pembasmian penyalahgunaan obat terlarang. Khusus terorisme terlarangdan pedesaan; serta menurunnya dalam upaya pemberantasan korupsi, perhatian diberikan pada upaya untuk meningkatkan Sasaran kedua adalah berkurangnya kesenjangan antar wilayah yangsecara nyata angka perampokan dan pemberdayaan Komisi Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (KPK) dan Pengadilan Tindak tercermin dari meningkatnya peran perdesaan sebagai basis pertumbuhankejahatan di lautan dan Pidana Korupsi (Pengadilan Tipikor) serta pemberdayaan Komisi Pengawas Kejaksaan ekonomi agar mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat di pedesaan;penyelundupan lintas batas. sebagai pengawasan eksternal dari masyarakat terhadap kinerja aparat kejaksaan. meningkatnya pembangunan pada daerah-daerah terbelakang dan tertinggal;Sasaran kedua adalah semakin meningkatnya pengembangan wilayah yang didorong oleh daya saing kawasankokohnya NKRI berdasarkan dan produk-produk unggulan daerah; serta meningkatnya keseimbangan Sasaran kedua adalah terjaminnya keadilan g j y gender bagi p g peningkatan p g peran p perempuan p p pertumbuhan p pembangunan antar kota-kota metropolitan, besar, menengah, g p , , g ,Pancasila, Undang-UndangPancasila Undang Undang Dasar dalam berbagai bidang pembangunan yang tercemin dalam berbagai perundangan, program dan kecil dengan memperhatikan keserasian pemanfaatan ruang dan1945, dan Bhinneka Tunggal Ika yang pembangunan, dan kebijakan publik; membaiknya angka GDI (Gender-related Development penatagunaan tanah.tercermin tertanganinya kegiatan- Index) dan angka GEM (Gender Empowerment Measurement); dan menurunnya tindakkegiatan yang ingin memisahkan diri Sasaran ketiga adalah meningkatnya kualitas manusia yang secara kekerasan terhadap perempuan dan anak; serta meningkatnya kesejahteraan dandari NKRI; meningkatnya daya cegah menyeluruh tercermin dari membaiknya angka Indeks Pembangunan Manusia perlindungan anak.dan tangkal negara terhadap (IPM) serta meningkatnya pemahaman dan pengamalan ajaran-ajaran agama.ancaman bahaya terorisme bagi tetap Sasaran ketiga adalah meningkatnya pelayanan kepada masyarakat dengan Secara lebih rinci, sasaran meliputi:tegaknya kedaulatan Negara menyelenggarakan otonomi d l k t i daerah d k h dan kepemerintahan d i t h daerah yang b ik serta t j i h baik t terjaminnya •Meningkatnya akses masyarakat terhadap pendidikan dan meningkatnya mutuKesatuan Republik Indonesia baik konsistensi seluruh peraturan pusat dan daerah, dan tidak bertentangan dengan peraturan pendidikan yang antara lain ditandai oleh ....dari ancaman dalam maupun luar dan perundangan yang lebih tinggi dalam rangka meningkatkan keadilan bagi daerah-daerah •Meningkatnya akses masyarakat terhadap pelayanan kesehatan masyarakatnegeri. untuk membangun. yang ditandai oleh ... •Meningkatnya perlindungan dan kesejahteraan sosial, yang ditandai ...Sasaran ketiga adalah semakin Sasaran keempat adalah meningkatnya pelayanan birokrasi kepada masyarakat yang •Terkendalinya pertumbuhan penduduk dan meningkatnya keluarga kecilberperannya Indonesia dalam tercermin dari: (1) berkurangnya secara nyata praktek korupsi di birokrasi, dan dimulai dari berkualitas yang ditandai ...menciptakan perdamaian dunia. tataran (jajaran) pejabat yang paling atas; (2) terciptanya sistem pemerintahan dan birokrasi •Meningkatnya pemahaman penghayatan dan pengamalan ajaran agama Meningkatnya pemahaman, penghayatan,Untuk itu, prioritas pembangunan yang bersih, akuntabel, transparan, efisien dan berwibawa; (3) terhapusnya aturan, peraturan dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara sertadiletakkan pada Pemantapan politik dan praktek yang bersifat diskriminatif terhadap warga negara, kelompok, atau golongan meningkatnya kepedulian dan kesadaran masyarakat dalam memenuhiluar negeri dan peningkatan masyarakat; (4) meningkatnya partisipasi masyarakat dalam pengambilan kebijakan publik. kewajibannya dalam rangka mengurangi kesenjangan pendapatan masyarakat.kerjasama internasional dengankebijakan yang diarahkan untukmeningkatkan kualitas diplomasi Sasaran keempat adalah membaiknya mutu lingkungan hidup dan pengelolaan Sasaran kelima adalah terlaksananya pemilihan umum tahun 2009 secara demokratis, jujur, sumber daya alam yang mengarah pada pengarusutamaan (mainstreaming)Indonesia dalam rangkag dan dil dengan menjaga momentum k d adil d j t konsolidasi d lid i demokrasi yang sudah t b t k k i d h terbentuk prinsip pembangunan berkelanjutan di seluruh sektor dan bidangmemperjuangkan kepentingan berdasarkan hasil pemilihan umum secara langsung tahun 2004. Untuk mencapai sasaran pembangunan.nasional; melanjutkan komitmen tersebut, prioritas pembangunan diletakkan pada perwujudan lembaga demokrasi yangIndonesia terhadap pembentukan makin kokoh dengan kebijakan yang diarahkan pada optimalisasi fungsi serta hubungan Sasaran kelima adalah membaiknya infrastruktur yang ditunjukkan olehidentitas dan pemantapan integrasiregional khususnya di ASEAN; serta dadang-solihin.blogspot.com antar lembaga eksekutif, legislatif dan yudikatif; mendorong lebih lanjut upaya pemberdayaan masyarakat; meningkatkan kualitas partai-partai politik dan penyelenggaraan pemilu, sejalan meningkatnya kuantitas dan kualitas berbagai sarana penunjang pembangunan. 25melanjutkan komitmen Indonesia dengan amanat konstitusi.terhadap upaya-upaya pemantapan
  26. 26. Rehabilitasi dan Rekonstruksi Aceh dan Sumatera Utara 1. Sasaran dalam tahap tanggap darurat adalah penyelamatan korban. Bab Khusus 2. Sasaran dalam tahap rekonstruksi adalah terbangunnya Bab bab Bab-bab kembali seluruh sistem sosial dan ekonomi ekonomi. Yang Tidak Termasuk Dalam dalam Buku RPJMN 2005-2009  Bab 34 Penanganan dan Pengurangan Resiko salah satu Agenda Bencana Kerangka Ekonomi Makro dan Pembiayaan Pembangunan  Bab 35 Kerangka Ekonomi Makro dan Pembiayaan Pembangunan Agenda I Agenda II Agenda III Sasaran Agenda I  3 Sasaran Sasaran Agenda II Sasaran Agenda III  7 Prioritas = 7 Bab  5 Sasaran  5 Sasaran  7 Prioritas = 7 Bab  18 Prioritas = 18 BabPrioritas untuk Sasaran 1 Prioritas untuk Sasaran 1 Prioritas untuk Sasaran 11. Peningkatan Rasa Saling Percaya dan Harmonisasi 1. Pembenahan Sistem Hukum Nasional dan Politik Hukum  1. Penanggulangan Kemiskinan  Bab 16 Antarkelompok Masyarakat  Bab 2 Bab 9 2. Peningkatan Investasi dan Ekspor Non Migas  Bab 172. Pengembangan Kebudayaan yang Berlandaskan 2. Penghapusan diskriminasi dalam berbagai bentuk  Bab 10 3. Peningkatan Daya Saing Industri Manufaktur  Bab 18 pada Nilai-nilai Luhur  Bab 3 3. Penghormatan, Pemenuhan, dan Penegakan atas Hukum 4. Revitalisasi Pertanian  Bab 193. Peningkatan Keamanan, Ketertiban, dan dan Pengakuan atas Hak Asasi Manusia  Bab 11 5. Pemberdayaan Koperasi dan UKM  Bab 20 Penanggulangan Kriminalitas  Bab 4 6. Peningkatan Pengelolaan BUMN  Bab 21 7. Peningkatan Kemampuan IPTEK  Bab 22 Prioritas untuk Sasaran 2 8. Perbaikan Iklim Ketenagakerjaan  Bab 23 1. Peningkatan Kualitas Kehidupan dan Peran Perempuan 9. Pemantapan Stabilitas Ekonomi Makro  Bab 24Prioritas untuk Sasaran 2Pi i kS Serta Kesejahteraan dan Perlind ngan Anak  Bab 12 Perlindungan1. Pencegahan dan Penanggulangan Separatisme  Prioritas untuk Sasaran 2 Bab 5 1. Pembangunan Perdesaan  Bab 252. Pencegahan dan Penanggulangan Gerakan 2. Pengurangan Ketimpangan Pembangunan Wilayah  Bab 26 Terorisme  Bab 6 Prioritas untuk Sasaran 33. Peningkatan Kemampuan Pertahanan Negara  1. Revitalisasi proses desentralisasi dan otonomi daerah  Bab 13 Prioritas untuk Sasaran 3 Bab 7 1. Peningkatan Akses Masyarakat Terhadap Pendidikan y g Berkualitas  Bab 27 g y p yang 2. Peningkatan Akses Masyarakat terhadap Layanan Kesehatan yang lebih Berkualitas  Prioritas untuk Sasaran 4 Bab 28 1. Penciptaan tata pemerintahan yang bersih dan berwibawa 3. Peningkatan Perlindungan dan Kesejahteraan Sosial  Bab 29Prioritas untuk Sasaran 3  Bab 14 4. Pembangunan Kependudukan, & Keluarga Kecil Berkualitas serta Pemuda & Olahraga1. Pemantapan politik luar negeri dan peningkatan  Bab 30 kerjasama internasional --> Bab 8 5. Peningkatan Kualitas Kehidupan Beragama  Bab 31 Prioritas untuk Sasaran 4 Prioritas untuk Sasaran 5 1 Perbaikan pengelolaan sumber daya alam dan pelestarian mutu lingkungan hidup  Bab 1. 1. Perwujudan lembaga demokrasi yang makin kokoh  Bab 32 15 Prioritas untuk Sasaran 5 1. Percepatan pembangunan infrastruktur  Bab 33 dadang-solihin.blogspot.com 26
  27. 27. Contoh Visualisasi Pencapaian Sasaran RPJMN 2004-2009 2004-Agenda III. Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat IIISASARAN 1. Menurunnya jumlah penduduk miskin menjadi 8,2 persen pada tahun 2009serta terciptanya lapangan kerja yang mampu mengurangi pengangguran terbuka menjadi5,1 persen pada tahun 2009 dengan didukung oleh stabilitas ekonomi yang tetap terjagaNo Prioritas Indikator RKP 2005 RKP 2006 RKP 2007 Kegiatan Pokok Realisasi RKP 2006 Realisasi RKP 2007 Realisasi1. Penanggulangan Menurunnya Berkurangnya Jumlah Jumlah Jumlah Berkurangnya Jumlah Kemiskinan persentase jumlah penduduk penduduk di penduduk penduduk penduduk penduduk penduduk yang miskin bawah garis miskin yang berada miskin hingga yang berada berada dibawah kemiskinan diharapkan di bawah garis mencapai di bawah garis k i ki i kemiskinan sebanyak 35 1 b k 35,1 turun menjadi t j di kemiskinan k i ki 14,4 14 4 persen garis i menjadi 8,2 juta; atau 15,97 13,3 persen sebanyak pada akhir kemiskinan persen pada persen 39,3 juta; atau tahun 2007 sebanyak tahun 2009 17,75 persen 37,17 juta; atau 16 58 16,58 persen dadang-solihin.blogspot.com 27
  28. 28. Indikator Kinerja Utama diLingkungan Instansi Pemerintah (Permen PAN No. PER/09/M.PAN/5/2007) dadang-solihin.blogspot.com 28
  29. 29. Tujuan dan Ruang Lingkup Tujuan p j penetapan indikator kinerja utama di lingkungan instansi p j g g pemerintah:• Untuk memperoleh informasi kinerja yang penting dan diperlukan dalam menyelenggarakan manajemen kinerja secara baik;• Untuk memperoleh ukuran keberhasilan dari pencapaian suatu tujuan dan sasaran strategis organisasi yang digunakan untuk perbaikan kinerja dan peningkatan akuntabilitas kinerja Setiap instansi pemerintah wajib menetapkan indikator kinerja utama di lingkungan masing-masing dadang-solihin.blogspot.com 29
  30. 30. Pemilihan, Pengembangan, dan Penetapan Indikator Kinerja Utama (1)• Menteri/Pimpinan Lembaga wajib menetapkan indikator kinerja utama untuk K/L dan unit organisasi setingkat Eselon I serta Unit Kerja Mandiri di b bawahnya h• Setjen Lembaga Tinggi Negara dan Lembaga Lain yang menjalankan f j l k fungsi pemerintahan wajib menetapkan i dik t ki j i i t h jib t k indikator kinerja utama untuk Lembaga Tinggi Negara, Lembaga Lain, dan unit organisasi setingkat Eselon I serta Unit Kerja Mandiri di bawahnya• Gubernur/Bupati/Walikota wajib menetapkan indikator kinerja utama untuk Pemerintah Provinsi/Kabupaten/Kota dan SKPD serta Unit Kerja Mandiri di bawahnya Indikator kinerja utama instansi pemerintah harus selaras antar tingkatan unit organisasi dadang-solihin.blogspot.com 30
  31. 31. Pemilihan, Pengembangan, dan Penetapan Indikator Kinerja Utama (2) Indikator kinerja utama pada tingkat K/L dan Pemprov/Pemkab/Pemkot minimal adalah indikator hasil (outcome) sesuai d ( t ) i dengan k kewenangan, t tugas, d dan fungsi I dik t kinerja utama pada unit organisasi E l I Indikator ki j t d it i i Eselon adalah indikator hasil (outcome) dan atau keluaran (output) ya g set g at lebih t gg da keluaran (output) yang setingkat eb tinggi dari e ua a unit kerja di bawahnya Indikator kinerja utama pada unit organisasi Eselon II/SKPD/Unit Kerja Mandiri minimal adalah indikator keluaran (output) dadang-solihin.blogspot.com 31
  32. 32. Pemilihan, Pengembangan, dan Penetapan Indikator Kinerja Utama (3) Pertimbangan g Karakteristik yang harus y g dipenuhiPemilihan dan a. Dokumen RPJMN/RPJMD, Renstra, a. Spesifikpenetapan indikator Kebijakan Umum atau dokumen b. Dapat dicapaikinerja utama strategis lainnya yang relevan c. Relevan b. Bidang kewenangan, tugas dan d. gg Menggambarkan fungsi, serta peran lainnya f i t l i keberhasilan sesuatu c. Kebutuhan informasi kinerja untuk yang diukur penyelenggaraan akuntabilitas e. Dapat dikuantifikasi p kinerja ki j dan diukur d. Kebutuhan data statistik pemerintah e. Kelaziman pada bidang tertentu dan p g perkembangan IPTEK Prinsip dalam pengembangan dan penetapan indikator kinerja utama: “kehatian-hatian, kecermatan, keterbukaan, dan transparansi” kehatian hatian, transparansi dadang-solihin.blogspot.com 32
  33. 33. Penggunaan Indikator Kinerja Utama Indikator kinerja utama digunakan instansi pemerintah untuk: a. Perencanaan jangka menengah; P j k h b. Perencanaan tahunan; c. c Penyusunan dokumen penetapan kinerja; d. Evaluasi kinerja instansi pemerintah; dan e. Pemantauan dan pengendalian kinerja pelaksanaan program dan kegiatanInstansi Pemerintah melaksanakan analisis dan evaluasi kinerja Keberhasilan pencapaian secara berkala dan sederhana dengan meneliti fakta sasaran strategis dinyatakan dengan y g yang ada baik kendala, hambatan, maupun informasi lainnya , , p y indikator kinerja utama dadang-solihin.blogspot.com 33
  34. 34. Pembinaan dan Koordinasi• Pelaksanaan penetapan indikator kinerja utama di lingkungan instansi pemerintah dikoordinasikan oleh Kementerian N K t i Negara PAN• Pimpinan instansi pemerintah melakukan fungsi: – pembinaan dalam pengembangan dan penetapan indikator kinerja utama di lingkungan masing-masing; j g g g g – koordinasi untuk pengintegrasian sistem pengukuran kinerja dengan sistem administrasi pemerintahan yang lainnya baik p perencanaan, p g gg , penganggaran, p , pelaksanaan, p , penatausahaan, dan , pertanggungjawaban dadang-solihin.blogspot.com 34
  35. 35. Contoh Penetapan Indikator Kinerja Utama yang telah Dikembangkan di Lingkungan Meneg PAN*1. Nama Organisasi : Kementerian Negara PAN [diisi nama K/L atau SKPD]2. Tugas : Membantu Presiden dalam merumuskan kebijakan dan koordinasi di bidang pendayagunaan aparatur negara3. Fungsi : [diisi sesuai tupoksi K/L atau SKPD] No. Uraian Alasan a. Jumlah kebijakan di bidang p j g pendayagunaan aparatur negara y g p g Mengukur kinerja organisasi sesuai dengan g j g g tugas, fungsi, dan peran organisasi b. Jumlah instansi pemerintah yang melaksanakan penataan organisasi yang Mengukur kinerja organisasi untuk proporsional dan rasional mewujudkan aparatur negara yang bersih, efisien, efektif, produktif, dan sejahtera c. Jumlah CPNS yang direkrut dan ditempatkan sesuai dengan formasi jabatan baik dari honorer maupun pelamar umum d. Prosentase peningkatan renumerasi PNS e. Jumlah instansi pemerintah yang dapat dijadikan best practices implementasi tata pemerintahan yang baik f., f Prosentase instansi pemerintah yang dinilai akuntabel g. Penurunan jumlah temuan pemeriksaan oleh auditor eksternal h. Peningkatan Indeks Persepsi Korupsi dadang-solihin.blogspot.com* Sumber: Lampiran Permen PAN No. PER/11/M.PAN/08/2007 tentang Penetapan Indikator Kinerja Utama di Lingkungan 35 Kementerian Negara PAN
  36. 36. Format Penetapan Indikator Kinerja Utama yang telah Dikembangkan di Lingkungan Meneg PAN*PAN1. Nama Organisasi : [diisi nama Sekretariat K/L atau SKPD]2. Tugas : [diisi sesuai tupoksi Sekretariat K/L atau SKPD]3. Fungsi : [diisi sesuai tupoksi Unit Kerja K/L atau SKPD] No. Uraian Alasan Sumber Data* Sumber: Lampiran Permen PAN No. PER/11/M.PAN/08/2007 tentang Penetapan Indikator Kinerja Utama di Lingkungan 36 dadang-solihin.blogspot.com Kementerian Negara PAN
  37. 37. Terima KasihT i K ih dadang-solihin.blogspot.com 37

×