Penguatan Kapasitas Daerah dalam Pelaksanaan Monitoring dan Evaluasi Pembangunan Kelautan dan Perikanan
Upcoming SlideShare
Loading in...5
×
 

Penguatan Kapasitas Daerah dalam Pelaksanaan Monitoring dan Evaluasi Pembangunan Kelautan dan Perikanan

on

  • 1,813 views

Forum Pertemuan Teknis Monev Program dan Kegiatan Kementerian Kelautan dan Perikanan di Goodway Hotel-Batam, 25 April 2011

Forum Pertemuan Teknis Monev Program dan Kegiatan Kementerian Kelautan dan Perikanan di Goodway Hotel-Batam, 25 April 2011

Statistics

Views

Total Views
1,813
Views on SlideShare
1,813
Embed Views
0

Actions

Likes
0
Downloads
85
Comments
0

0 Embeds 0

No embeds

Accessibility

Categories

Upload Details

Uploaded via as Adobe PDF

Usage Rights

© All Rights Reserved

Report content

Flagged as inappropriate Flag as inappropriate
Flag as inappropriate

Select your reason for flagging this presentation as inappropriate.

Cancel
  • Full Name Full Name Comment goes here.
    Are you sure you want to
    Your message goes here
    Processing…
Post Comment
Edit your comment

Penguatan Kapasitas Daerah dalam Pelaksanaan Monitoring dan Evaluasi Pembangunan Kelautan dan Perikanan Penguatan Kapasitas Daerah dalam Pelaksanaan Monitoring dan Evaluasi Pembangunan Kelautan dan Perikanan Presentation Transcript

  • dadang-solihin.blogspot.com 2
  • Nama : Dadang Solihin Tempat/Tgl Lahir : Bandung 6 November 1961 Pekerjaan : Direktur Evaluasi Kinerja Pembangunan Daerah Bappenas Alamat Kantor : Jl. Taman Suropati No. 2 Jakarta 10310 Telp/Fak Kantor : (021) 392 6248 HP : 0812 932 2202 Email : dadangsol@yahoo.com Website : http://dadang-solihin.blogspot.comdadang-dadang-solihin.blogspot.com 3
  • Materi Sasaran Utama Peningkatan Pengelolaan Sumber Daya Kelautan Menggabungkan M&E ke dalam Siklus Manajemen Pembangunan Sepuluh Langkah Penguatan Kapasitas Daerah dadang-solihin.blogspot.com 4
  • Sasaran Utama Peningkatan Pengelolaan 1/2 1/2 Sumber Daya Kelautan (RKP 2012)1. Terwujudnya sistem pengendalian dan pengawasan sumber daya kelautan secara terpadu dan meningkatnya tingkat ketaatan dalam pemanfaatan sumber daya kelautan dan perikanan; f t b d k l t d ik2. Terwujudnya kebijakan nasional pembangunan negara kepulauan Indonesia yang terpadu;3. Terwujudnya pengelolaan pulau-pulau kecil dan pulau-pulau terdepan yang menjadi batas wilayah NKRI sehingga menjadi pulau-pulau bernilai ekonomi tinggi;4. Terwujudnya upaya rehabilitasi, konservasi dan preservasi j y y ekosistem pesisir dan laut; dadang-solihin.blogspot.com 5
  • Sasaran Utama Peningkatan Pengelolaan 2/2 Sumber Daya Kelautan (RKP 2012)5. Terwujudnya kerja sama internasional, regional, dan antardaerah dalam bidang konservasi, seperti:  Coral Triangle Initiative (CTI),  Sulu-Sulawesi Marine Ecoregion (SSME),  Bismarck South Solomon Ecoregion (BSSE),  Arafura Timor Sea Ecosystem Action (ATSEA),  Teluk Tomini, Teluk Bone, Selat Karimata, dan lain-lain;6. Terjadinya peningkatan riset pengembangan teknologi kelautan dan penerapannya untuk mendukung pembangunan k l t nasional. t k d k b kelautan i l dadang-solihin.blogspot.com 6
  • dadang-solihin.blogspot.com 7
  • dadang-solihin.blogspot.com 8
  • Ten Steps to a Results- Based Monitoring and Results- Evaluation System http://preval.org/documentos/00804.pdf 1. Conducting a Readiness Assessment 2. Agreeing on Outcomes to Monitor g g and Evaluate 3. Selecting Key Performance Indicators to Monitor Outcomes 4. Setting Baselines and Gathering Data on Indicators 5. Planning for Improvement— g p Selecting Results Targets 6. Monitoring for Results 7. The "E" in M&E Using Evaluation E M&E—Using Information to Support a Results- Based Management System 8. Reporting the Findings 9. Using the Findings 10. Sustaining the M&E System within the Organization dadang-solihin.blogspot.com 9
  • 10 Langkah yang Diperlukan 1 2 3 Menyepakati Hasil Mengembangkan Melakukan Kinerja untuk Indikator Utama Penilaian untuk Monitoring t k M it i Memonitor d M it dan Kesiapan Menilai Hasil 6 5 4 Perencanaan Pengumpulan Data Perbaikan –Monitoring Hasil Patokan Dasar Menentukan untuk Indikator Sasaran Nyata 7 8 9Peranan Evaluasi Melaporkan p Memanfaatkan Temuan Temuan 10 Mempertahankan sistem p M&E dalam organisasi dadang-solihin.blogspot.com 10
  • dadang-solihin.blogspot.com 11
  • Penilaian K i P il i Kesiapan• Penilaian Kesiapan adalah sebuah kerangka kerja analitis untuk menilai kemampuan untuk memonitor dan mengevaluasi tujuan pembangunan.• Penilaian Kesiapan terdiri dari: 1. Insentif 2. Peran dan Tanggungjawab 3. Kemampuan Organisasi 4. Kendala M&E dadang-solihin.blogspot.com 12
  • InsentifPertanyaan:• Apa y g menimbulkan kebutuhan untuk p y p yang penyusunan sistem M&E?• Siapa yang mendukung penyusunan sistem M&E?• Apa y g mendorong p p yang g pihak y g mendukung p y yang g penyusunan sistem M&E?• Siapa yang akan mendapatkan manfaat dari sistem ini?• Siapa yang tidak akan mendapatkan manfaatnya? dadang-solihin.blogspot.com 13
  • Peran dan Tanggungjawab P d T j bPertanyaan:• Apa p p peran kementerian utama dan terkait dalam penilaian kinerja? p j• Apa peran parlemen?• Apa p p peran dari Badan Pemeriksa Keuangan ( g (BPK)? )• Apakah kementerian dan badan negara saling berbagi informasi?• Apakah ada agenda p p g politik dibalik data y g dihasilkan? yang• Siapa pihak yang menyusun data ini di Indonesia?• Data ini digunakan di bagian mana saja dalam p g g j pemerintahan? dadang-solihin.blogspot.com 14
  • Kemampuan Kemamp an Organisasi• Penilaian kemampuan pemerintahan dari sudut kapasitas untuk monitoring dan evaluasi: – Ketrampilan teknis – Ketrampilan manajerial – Sistem data yang ada dan kualitasnya – Teknologi yang tersedia – Sumber dana yang tersedia – Pengalaman institusional dadang-solihin.blogspot.com 15
  • Kendala K d l M&E• Apakah terdapat salah satu kendala langsung berikut ini untuk memulai penyusunan sistem M&E? – Kurangnya sumber dana – Kurangnya kemauan politik – Kurangnya pendukung untuk sistem ini – Kurangnya pengalaman dan pengetahuan – Kurangnya strategi yang terkait dengan hasil – Kurangnya pengalaman sebelumnya• Bagaimana cara untuk mengatasi kendala ini? dadang-solihin.blogspot.com 16
  • Pertanyaan Penting untuk y g Memperkirakan Keberhasilan• Apakah terdapat mandat yang terbuka untuk Pemantauan & Penilaian? – SK Menteri, dll• Apakah ada dukungan dari Presiden? p g• Apakah ada keputusan tentang sumber daya dan kebijakan dikaitkan dengan anggaran?• Seberapa dapat diandalkan informasi yang mungkin digunakan untuk pengambilan keputusan tentang kebijakan dan pengelolaan?• Seberapa terlibat masyarakat madani sebagai mitra pemerintah?• Apakah ada kemungkinan temuan baru yang dapat dijadikan sebagai praktik awal atau program perintis? dadang-solihin.blogspot.com 17
  • dadang-solihin.blogspot.com 18
  • Hal- Hal-hal yang p y g perlu dipertimbangkan p g dalam penyusunan daftar hasil• Apakah terdapat sasaran tertentu dalam skala nasional/sektoral?• Apakah j j p p janji politik y g telah diberikan menyebutkan secara yang y khusus akan memperbaiki kinerja dalam hal tertentu?• Apakah data pendapat umum menunjukkan adanya masalah khusus?• Apakah pemberian bantuan terkait dengan sasaran khusus?• Apakah terdapat perundang-undangan yang mengatur dalam hal ini?• Apakah A k h pemerintah menunjukkan t k d b i t h j kk tekad bersungguh-sungguh untuk h h t k mencapai Sasaran Pembangunan Milenium (MDG)? dadang-solihin.blogspot.com 19
  • Contoh:Pengembangan Hasil untuk Kebijakan Pendidikan Hasil Indikator Patokan Dasar Target1.Anak-anak memiliki akses lebih baik utuk mendapatkan program pendidikan pra-sekolah2.Hasil pembelajaran sekolah dasar yang lebih baik untuk anak- anak. dadang-solihin.blogspot.com 20
  • Mengapa Ditekankan pada H il?M Dit k k d Hasil?• Perjelas sasaran yang diinginkan dari tindakan pemerintah. ( (Mengetahui arah tujuan sebelum mulai bergerak) g j g )• Hasil merupakan pencapaian yang diharapkan oleh pemerintah.• Penentuan hasil yang j y g jelas merupakan kunci dalam p p perancangan g dan penyusunan Sistem M&E berbasis hasil.• PENTING: Menganggarkan output, mengelola outcome..!• Hasil harus diterjemahkan menjadi rangkaian indikator kunci. dadang-solihin.blogspot.com 21
  • dadang-solihin.blogspot.com 22
  • Pengertian Indikator Indikator adalah variabel-variabel yang mengindikasi atau memberi y g g petunjuk kepada kita tentang suatu keadaan tertentu, sehingga dapat digunakan untuk mengukur perubahan (Green, 1992). dadang-solihin.blogspot.com 23
  • Pengertian Kinerja Gambaran mengenai tingkat pencapaian pelaksanaan suatu kegiatan/program/kebijaksanaan dalam mewujudkan sasaran, tujuan, misi, dan visi organisasi (LAN, 1999:3) Outcome hasil kerja keras organisasi dalam mewujudkan tujuan stratejik yang dit t k organisasi, kepuasan pelanggan serta t t jik ditetapkan i i k l t kontribusinya terhadap perkembangan ekonomi masyarakat (Kane dan Johnson, 1995) , ) Perilaku berkarya, penampilan atau hasil karya. Oleh karena itu kinerja merupakan bentuk bangunan yang multi dimensional, sehingga cara mengukurnya sangat bervariasi tergantung pada banyak faktor (Bates dan Holton 1995). dadang-solihin.blogspot.com 24
  • Pengertian Indikator Kinerja Indikator Kinerja adalah uraian ringkas dengan menggunakan ukuran kuantitatif atau kualitatif yang mengindikasikan pencapaian suatu sasaran atau tujuan yang telah disepakati dan ditetapkanKEGUNAAN dasar penilaian kinerja, baik dalam tahap perencanaan (ex-ante), pelaksanaan ( l k (on-going), maupun setelahnya ( i ) t l h (ex-post) t) petunjuk kemajuan dalam rangka mencapai tujuan atau sasaran dadang-solihin.blogspot.com 25
  • Pengembangan Indikator KinerjaP b I dik t Ki j• Tidak cukup hanya dengan memfokuskan pada penghitungan biaya keluaran (efisiensi). Tujuan kebijakan dan pendekatan program – juga harus dianalisa• Indikator bisa diterapkan untuk: (a) Masukan; (b) Efisiensi – Keluaran; ( ) Ef kti it – H il (d) Kualitas; d ( ) K K l (c) Efektivitas Hasil; K lit dan (e) Kepuasan Pelanggan.• Bisa dikaitkan dengan kesepakatan kinerja antara Menteri dan Kepala Lembaga dan para pejabat di bawahnya• Indikator memerlukan definisi dan penafsiran yang hati-hati – p y g seringkali diformulasikan, diimplementasikan dan ditafsirkan dengan buruk• Harus dikembangkan untuk masing-masing program/kegiatan – ada yang sulit misalnya pertahanan – beberapa lebih mudah misalnya penyelenggara jasa jasa. dadang-solihin.blogspot.com 26
  • Fungsi F ngsi Indikator Kinerja• Memperjelas tentang; what, how, who, and when suatu kegiatan dilaksanakan• Menciptakan konsensus yang dibangun oleh stakeholders• Membangun dasar pengukuran, analisis, dan• Evaluasi kinerja program pembangunan. dadang-solihin.blogspot.com 27
  • KedudukanKed d kan Indikator Kinerja Pemantauan Perencanaan Pelaksanaan dan Evaluasi Indikator I dik t Kinerja Kualitatif Kuantitatif S Sasaran d T j dan Tujuan dadang-solihin.blogspot.com 28
  • Logic Model Theory g y Hasil pembangunan yang Apa yang ingin IMPACT diperoleh dari pencapaian outcome diubah Manfaat yang diperoleh dalam Apa yang ingin sunan jangka menengah untuk OUTCOME beneficieries tertentu sebagai dicapai hasil dari output tode Penyus Apa yang dihasilkan Produk/barang/jasa akhir OUTPUT (barang) atau yang dihasilkan P dilayani (jasa) Proses/kegiatan Apa yangMet menggunakan input KEGIATAN menghasilkan output yang dikerjakan diinginkan Metode Pelaksanaan Sumberdaya yang Apa yang INPUT memberikan kontribusi dalam digunakan dalam menghasilkan output j bekerja Sumber : Framework for Managing Programmedadang-solihin.blogspot.com Performance Information, National Treasury, Republic of South Africa, May 2007 29
  • Indikator Kinerja INPUT• Indikator ini mengukur jumlah sumberdaya seperti anggaran (dana), SDM, peralatan, material, dan masukan lainnya yang dipergunakan untuk melaksanakan kegiatan.• Dengan meninjau distribusi sumberdaya dapat dianalisis apakah alokasi sumberdaya yang di iliki t l h sesuai d l k i b d dimiliki telah i dengan rencana stratejik yang ditetapkanContoh:• Jumlah dana yang dibutuhkan• Tenaga yang terlibat• Peralatan yang digunakan• Jumlah bahan yang digunakan dadang-solihin.blogspot.com 30
  • Indikator Kinerja OUTPUT j• Indikator Keluaran dijadikan landasan untuk menilai kemajuan suatu kegiatan k i t apabila t l k ukur dik itk d bil tolok k dikaitkan dengan sasaran k i t yang kegiatan terdefinisi dengan baik dan terukur.• Oleh karena itu indikator ini harus sesuai dengan lingkup dan sifat kegiatan instansi.Contoh:• Jumlah jasa/kegiatan yang direncanakan – Jumlah orang yang diimunisasi / vaksinasi – Jumlah permohonan yang diselesaikan – Jumlah pelatihan / peserta pelatihan – Jumlah jam latihan dalam sebulan• Jumlah barang yang akan dibeli/dihasilkan – Jml pupuk/obat/bibit yang dibeli – Jumlah komputer yang dibeli – Jumlah gedung /jembatan yg dibangun – meter panjang jalanyang dibangun/rehab dadang-solihin.blogspot.com 31
  • Indikator Kinerja OUTCOME• Pengukuran indikator Hasil seringkali rancu dengan pengukuran indikator Keluaran.• Indikator outcome lebih utama daripada sekedar output. Walaupun produk telah berhasil dicapai dengan baik, belum tentu secara outcome kegiatan telah t t k i t t l h tercapai. i• Outcome menggambarkan tingkat pencapaian atas hasil lebih tinggi yang mungkin menyangkut kepentingan banyak pihak pihak.• Dengan indikator outcome instansi dapat mengetahui apakah hasil y g yang telah diperoleh dalam bentuk output memang dapat p p g p dipergunakan sebagaimana mestinya dan memberikan kegunaan yang besar bagi masyarakat. dadang-solihin.blogspot.com 32
  • Contoh: Ukuran Kinerja Indikator Outcome• Jumlah/ % hasil langsung dari kegiatan – Tingkat Pemahaman p g peserta terhadap materi p p pelatihan – tingkat kepuasan dari pemohon/pasien (costumer) – kemenangan tim dlm setiap pertandingan• Peningkatan langsung hal-hal yg positif – kenaikan prestasi kelulusan siswa – peningkatan d i k t daya t h b tahan bangunan – Penambahan daya tampung siswa• Penurunan langsung hal-hal yang negatif – Penurunan Tingkat Kemacetan – Penurunan Tingkat Pelanggaran Lalu lintas. g gg dadang-solihin.blogspot.com 33
  • Indikator Kinerja IMPACT• Indikator ini memperlihatkan pengaruh yang ditimbulkan dari manfaat yang diperoleh dari hasil kegiatan.• Seperti halnya indikator outcome, indikator impact juga baru dapat diketahui dalam jangka waktu menengah dan panjang. Indikator dampak menunjukkan dasar p j pemikiran mengapa kegiatan dilaksanakan, g p g , menggambarkan aspek makro pelaksanaan kegiatan, tujuan kegiatan secara sektoral, regional dan nasional.Contoh:C t h• Peningkatan hal yg positif dlm jk panjang – % Kenaikan Pendapatan perkapita masyarakat – Peningkatan cadangan pangan – Peningkatan PDRB sektor tertentu• Penurunan hal yang negatif dlm jk panjang – Penurunan Tingkat kemiskinan – Penurunan Tingkat Kematian dadang-solihin.blogspot.com 34
  • Persyaratan Indikator Kinerja: SMARTP t I dik t Ki j SPESIFIC-jelas, tidak mengundang multi interpretasi MEASUREABLE-dapat diukur (“What gets measured g gets managed”) g ) ACHIEVABLE-dapat dicapai (reasonable cost using and appropriate collection method) RELEVANT (information needs of the people who will use the data) TIMELY-tepat waktu (collected and reported at the right time to influence many manage decision) dadang-solihin.blogspot.com 35
  • Contoh:Pengembangan Hasil untuk Kebijakan Pendidikan Hasil Indikator Patokan Dasar Target1.Anak-anak  % anak-anak perkotaan yang memiliki akses memenuhi syarat mendaftarkan diri lebih baik utuk untuk pendidikan pra-sekolah mendapatkan  % anak-anak perdesaan yang p y g program memenuhi syarat untuk pendidikan pra- mendaftarkan diri untuk pendidikan sekolah pra-sekolah2.Hasil  % siswa Kelas 6 mendapat angka pembelajaran 70% atau lebih tinggi untuk ujian sekolah dasar standar matematika dan sains yang lebih baik  % siswa Kelas 6 mendapat angka untuk anak-anak. lebih tinggi untuk ujian standar matematika dan sains dib di k t tik d i dibandingkan dengan data patokan dasar dadang-solihin.blogspot.com 36
  • Ringkasan Pengembangan g g g Indikator• Kita perlu mengembangkan indikator sendiri untuk memenuhi kebutuhan kita sendiri.• Pengembangan indikator yang baik sering membutuhkan berkali- kali mencobakannya!• Makan waktu yang cukup lama untuk mendapatkan indikator akhir yang benar-benar akan kita gunakan!• Semua i dik t h S indikator harus di dinyatakan secara netral, dan tidak boleh t k t l d tid k b l h disebutkan sebagai “peningkatan di dalam” atau “pengurangan di dalam.”• Jangan bosan-bosan menguji! dadang-solihin.blogspot.com 37
  • dadang-solihin.blogspot.com 38
  • Contoh:Pengembangan Hasil untuk Kebijakan Pendidikan Hasil Indikator Patokan Dasar Target g1.Anak-anak memiliki  % anak-anak perkotaan  75% perkotaan pada 1999 akses lebih baik yang memenuhi syarat  40% perdesaan pada 2000 utuk mendapatkan mendaftarkan diri untuk program pendidikan pendidikan pra-sekolah pra-sekolah  % anak-anak perdesaan y g yang memenuhi syarat y untuk mendaftarkan diri untuk pendidikan pra- sekolah2.Hasil pembelajaran  % siswa Kelas 6 mendapat  45% pada 2002 mendapat angka sekolah dasar yang angka 70% atau lebih tinggi 70% atau lebih tinggi dalam lebih baik untuk untuk ujian standar matematika. anak-anak. matematika dan sains  50% pada 2002 meraih angka  % siswa Kelas 6 mendapat 70% atau lebih tinggi untuk sains. angka lebih tinggi untuk  % rata-rata pada 2002 untuk ujian standar matematika siswa Kelas 6 untuk matematika dan sains dibandingkan adalah 68%, dan 53% untuk sains dengan data patokan dasar dadang-solihin.blogspot.com 39
  • Data Patokan Dasar D t P t k D• Pengukuran kemajuan (atau tidak adanya kemajuan) untuk mencapai hasil dimulai dengan penterbukaan dan pengukuran keadaan awal yang dihadapi, dibandingkan dengan hasilnya.• Pengumpulan data patokan dasar pada intinya berarti melakukan pengukuran pertama dari i dik t untuk mengetahui , “Di posisi k t d i indikator t k t h i i i apakah kita saat ini?” dadang-solihin.blogspot.com 40
  • Sumber Data P t k D S b D t Patokan Dasar• Sumber Utama: – Dikumpulkan khusus untuk kegiatan p g• Sumber Kedua: – Dikumpulkan untuk tujuan lain tetapi dapat digunakan p j p p g – Dari dalam organisasi, pemerintah, sumber data internasional dsb – Dapat menghemat uang tetapi ingatlah untuk memastikan bahwa memang itulah informasi yang anda butuhkan dadang-solihin.blogspot.com 41
  • Sumber Data yang Mungkin g g Digunakan• Dokumen tertulis (bahan cetak dan elektronik)• Orang-orang y g terlibat dalam kegiatan g g yang g• Masyarakat luas• Pengamat terlatih g• Pengukuran dan pengujian secara dengan alat• Sistem informasi geografis g g dadang-solihin.blogspot.com 42
  • Cara Peng mp lan Data Pengumpulan Cara yang tidak1. Percakapan dengan orang yang bersangkutan formal/Kurang2. Wawancara dengan Masyarakat tersistem3. Kunjungan lapangan4. Tinjauan catatan resmi (data MIS dan administrasi)5. Wawancara dengan Nara Sumber  Pengamatan Peserta6. Wawancara Kelompok Inti7. Pengamatan Langsung8. Jajak Pendapat9.9 Jajak Pendapat Sesaat10. Jajak Pendapat Panel11.11 Sensus Lebih formal/12. Percobaan Lapangan Lebih tersistem dadang-solihin.blogspot.com 43
  • dadang-solihin.blogspot.com 44
  • Target• Sebagian besar hasil dan hampir semua dampak perkembangan internasional bersifat jangka panjang, kompleks, dan tidak cepat dicapai dalam waktu singkat.• Dengan demikian terdapat kebutuhan untuk menetapkan sasaran sementara yang menterbukakan seberapa banyak terjadinya kemajuan menuju hasil yang harus dituju, dalam kerangka waktu bagaimana, dan dengan tingkat alokasi sumber daya seperti apa. g , g g y p p Pengukuran kinerja atas target ini dapat melibatkan indikator langsung maupun indikator contoh dan juga pemanfaatan data kuantitatif dan kualitatif. kualitatif• Hasil lanjutan merupakan target nyata yang kita harapkan dapat dicapai selama proses dan dalam jangka waktu yang tertentu dan proses, nyata (secara politis dan berdasarkan anggarannya). dadang-solihin.blogspot.com 45
  • Menentukan Target Indikator Menent kan• Sewaktu menentukan target indikator, kita perlu memiliki pemahaman yang jelas tentang: 1. Titik awal patokan dasar yang tepat (misalnya, rata-rata dalam tiga tahun terakhir, tahun lalu, tren rata-rata) 2. Tingkat sumber daya pendanaan dan sumber daya manusia selama jangka waktu tertentu untuk mencapai target 3. 3 Jumlah sumber daya dari luar yang diharapkan dapat menambah sumber daya yang tersedia untuk program ini 4. Perhatian politik terkait. dadang-solihin.blogspot.com 46
  • Penentuan Tingkat Perbaikan yang g y g 1/2 Diinginkan membutuhkan TargetTingkat Indikator Tingkat Perbaikan Target Kinerja Patokan Dasar P t k D yang Dii i k Diinginkan Tingkat kinerja Tingkat masukan, yang diinginkan kegiatan, dan + keluaran yang = agar dapat dicapai dalam batas waktu diharapkan tertentu dadang-solihin.blogspot.com 47
  • Penentuan Tingkat Perbaikan yang g y g 2/2 Diinginkan membutuhkan Target• Pastikan untuk menentukan hanya satu sasaran untuk setiap indikator.• Apabila indikator belum digunakan sebelumnya, berhati-hatilah menetukan sasaran khusus (lebih baik menentukan cakupan).• Sasaran dapat ditentukan untuk saat ini atau untuk jangka panjang; yang penting kita harus bersikap nyata tentang lamanya waktu yang dibutuhkan untuk mencapai target dan seberapa mungkin target target, dapat dicapai.• Kebanyakan target ditentukan jauh-jauh hari, tetapi ada yang dapat ditentukan setiap triwulan, ada pula yang dapat ditentukan untuk jangka waktu lebih lama, tetapi tidak lebih lama dari lima tahun.• Makan M k waktu untuk mengamati dampak perbaikan. Oleh sebab it kt t k ti d k b ik Ol h b b itu kita harus bersikap realistis sewaktu menentukan target. dadang-solihin.blogspot.com 48
  • Contoh:Pengembangan Hasil untuk Kebijakan Pendidikan Hasil Indikator Patokan Dasar Target1.Anak-anak  % anak-anak perkotaan  75% perkotaan pada 1999  85% perkotaan pada memiliki akses yang memenuhi syarat  40% perdesaan pada 2000 2006 lebih baik utuk mendaftarkan diri untuk  60% perdesaan pada mendapatkan d tk pendidikan pra-sekolah didik k l h 2006 program  % anak-anak perdesaan pendidikan pra- yang memenuhi syarat sekolah untuk mendaftarkan diri untuk pendidikan pra- sekolah2.Hasil  % siswa Kelas 6  45% pada 2002 mendapat  80% pada 2006 untuk pembelajaran mendapat angka 70% angka 70% atau lebih tinggi matematika sekolah dasar atau lebih tinggi untuk dalam matematika.  67% pada 2006 utuk yang lebih baik ujian standar matematika  50% pada 2002 meraih sains untuk anak- t k k dan i d sains angka 70% atau lebih tinggi  Angka rata-rata ujian anak.  % siswa Kelas 6 untuk sains. matematika pada mendapat angka lebih  % rata-rata pada 2002 2006 adalah 78%. tinggi untuk ujian standar untuk siswa Kelas 6 untuk  Angka rata-rata ujian matematika dan sains matematika adalah 68%, sains pada 2006 dibandingkan dengan dan 53% untuk sains adalah 65%. data patokan dasar dadang-solihin.blogspot.com 49
  • dadang-solihin.blogspot.com 50
  • Monitoring Hasil Impact Hasil Monitoring Hasil Outcome Output Monitoring PenerapanPenerapan Kegiatan (Cara dan Strategi) Input dadang-solihin.blogspot.com 51
  • Hubungan Hasil dan TargetH b ngan Outcome Target 1 Target 2 Target 3Cara dan Strategi g Cara dan Strategi g Cara dan Strategi g (Rencana Kerja (Rencana Kerja (Rencana Kerja Tahunan dan Tahunan dan Tahunan dan Beberapa Tahun) p ) Beberapa Tahun) p ) Beberapa Tahun) p ) dadang-solihin.blogspot.com 52
  • Hubungan Monitoring Penerapan g g p dan Monitoring Hasil Impact Penurunan tingkat kematian anak-anak Outcome Penurunan tingkat gangguan kesehatan anak-anak Sasaran Penurunan terjadinya penyakit pencernaan dan usus pada anak-anak sebesar 20% selama tiga tahun  Menyempurnakan program pencegahan penyakit koleraCara dan Strategi  Pemberian tambahan vitamin A  Pemanfaatan terapi rehidrasi oral dadang-solihin.blogspot.com 53
  • dadang-solihin.blogspot.com 54
  • Evaluasi – K E l i Kapan Di Digunakan? k ?• Ketika terlihat hasil yang tidak diinginkan dan perlu diselidiki lebih lanjut.• Ketika alokasi sumber daya atau anggaran dibuat untuk keseluruhan kegiatan, program, atau kebijakan.• Ketika diambil keputusan tentang perlu tidaknya memperluas kegiatan perintis.• K tik terdapat waktu yang panjang tanpa terjadi perbaikan, d Ketika t d t kt j t t j di b ik dan tidak terbuka apa penyebabnya.• Ketika program atau kebijakan serupa melaporkan hasil yang berbeda.• Ketika indikator untuk hasil yang sama menunjukkan tren berbeda. y g j dadang-solihin.blogspot.com 55
  • Evaluasi Memberikan Informasi mengenai:E l i M b ik I f i i  Strategi Apakah yang dilakukan sudah benar?  Operasi Apakah cara yang ditempuh sudah benar?  Pembelajaran Apakah d A k h ada cara yang l bih b ik? lebih baik? dadang-solihin.blogspot.com 56
  • Jenis Evaluasi menurut waktu pelaksanaanTahap Perencanaan (ex-ante): dilakukan sebelum ditetapkannya rencana pembangunan untuk memilih dan menentukan:1. skala prioritas dari berbagai alternatif dan p g2. kemungkinan cara mencapai tujuan yang telah dirumuskan sebelumnyaTahap Pelaksanaan (on-going) Dilaksanakan pada saat pelaksanaan program sudah selesai Bertujuan untuk menilai hasil pelaksanaan program Temuan utama berupa capaian-capaian dari pelaksanaan program capaian capaianTahap Pasca-Pelaksanaan (ex-post) dilaksanakan setelah pelaksanaan rencana berakhir untuk melihat apakah pencapaian (output/ outcome/ impact) program mampu mengatasi masalah pembangunan yang ingin dipecahkan untuk menilai: t k il i1. efisiensi (keluaran dan hasil dibandingkan masukan),2. efektivitas (hasil dan dampak terhadap sasaran), ataupun3.3 manfaat (dampak terhadap kebutuhan) dari suatu program program. dadang-solihin.blogspot.com 57
  • Jenis Evaluasi menurut tujuan• Evaluasi proses: Mengkaji bagaimana program berjalan dengan fokus pada masalah penyampaian pelayanan (service delivery).• Evaluasi biaya-manfaat: Mengkaji biaya p g g j y program relatif terhadap alternatif p penggunaan sumberdaya & manfaat dari program.• Evaluasi dampak: Mengkaji apakah program memberikan pengaruh yg diinginkan terhadap individu, rumahtangga, masyarakat, & kelembagaan. dadang-solihin.blogspot.com 58
  • Mengapa Perlu Melakukan Evaluasi?• Alasan Ekonomi – Memperbaiki desain & keefektifan program – Realokasi sumberdaya dari program yang k kurang k yang l bih efektif ke lebih f ktif• Alasan Sosial – M i k tk transparansi & Meningkatkan t i akuntabilitas• Alasan Politik – Meningkatkan kredibilitas p g pengambilan keputusan p dadang-solihin.blogspot.com 59
  • dadang-solihin.blogspot.com 60
  • Analisa dan Pelaporan Data• Memberikan informasi tentang status kegiatan, program dan kebijakan• Memberikan petunjuk pada permasalahan• Menciptakan kesempatan untuk mempertimbangkan perbaikan dalam strategi implementasi (kegiatan, program, kebijakan)• Menyediakan informasi penting setelah waktu tertentu pada tren dan arah h• Membantu menegaskan atau mempertanyakan teori perubahan dadang-solihin.blogspot.com 61
  • Melaporkan Temuan Tem an• Pastikan untuk mencari tahu posisi titik-titik keputusan penting pada tingkat kegiatan, program, dan kebijakan, sehingga kita mengetahui kapan temuan M&E paling bermanfaat bagi pengambil keputusan.• Pastikan untuk melaporkan semua hasil yang penting, baik positif maupun negatif. Sistem M&E yang baik harus memberikan sistem negatif peringatan untuk menemukan adanya masalah atau data yang tidak konsisten, dan juga menjadi alat untuk menunjukkan nilai dari , j g j j tindakan penanggulangan.• Laporan kinerja harus meliputi penjelasan tentang hasil yang buruk atau mengecewakan, dan merekam langkah-langkah yang telah dijalankan untuk mengatasinya. dadang-solihin.blogspot.com 62
  • Ketika melakukan analisis dan penyajian data, pastikan untuk melakukan hal-hal sbb: hal-• Bandingkan tingkat indikator dengan patokan dasar dan sasaran, dan sampaikan informasi ini melalui peragaan visual yang mudah dipahami.• Bandingkan informasi saat ini dengan data masa lalu dan temukan pola dan trennya trennya.• Hati-hati membuat kesimpulan berdasarkan informasi yang jumlahnya tidak memadai Semakin banyak titik data yang dimiliki memadai. dimiliki, semakin yakin kita akan kebenaran tren yang ada.• Pastikan pula untuk melindungi penyampai pesan. Jangan sampai menghukum pihak yang menyampaikan hasil tidak menggembirakan. Mereka dapat menunjukkan adanya tren baru atau memberitahukan kepada kita tentang adanya masalah secara dini dan dengan dini, demikian mengarahkan kita kepada langkah untuk mengatasi masalah ini. dadang-solihin.blogspot.com 63
  • Format Pelaporan Hasil Kerja % % % % Patokan Indikator Hasil Saat Ini Target Selisih Dasar (x) (y) ( y-x)Tingkat terjadinya hepatitis 30 35 20 -15(N=6000)Persentase anak-anak dengan 20 20 24 -4perbaikan keadaan kesehatansecara umum (n=9000) ( )Persentase anak-anak yang 50 65 65 0menunjukkan 4 dari 5 hasilpemeriksaan yang positif ik itif(N=3500)Persentase anak-anak dengan anak anak 80 85 83 +2 2keadaan gizi yang membaik(N=14000) dadang-solihin.blogspot.com 64
  • dadang-solihin.blogspot.com 65
  • 1/2 Pemanfaatan Hasil Tem an Temuan1. Menanggapi permintaan akuntabilitas dari pejabat terpilih dan dari masyarakat2. Membantu merumuskan dan menguatkan permintaan anggaran3. Membantu pengambilan keputusan tentang alokasi sumber daya operasional4. Memicu pemeriksaan menyeluruh tentang masalah kinerja yang ada dan d perbaikan yang dib t hk b ik dibutuhkan5. Membantu mendorong personil untuk terus berupaya menyempurnakan program dadang-solihin.blogspot.com 66
  • 2/2 Pemanfaatan Hasil Temuan P f t H il T6. Memonitor kinerja kontraktor dan penerima bantuan7. Memberikan data untuk penilaian p g p program y g khusus dan yang menyeluruh8. Membantu efisiensi penyediaan jasa9. Mendukung upaya strategis dan rencana jangka panjang lainnya (dengan menyediakan informasi patokan dasar dan kemudian menelurusi k l i kemajuannya) j )10. Berkomunikasi lebih baik dengan masyarakat untuk membangun kepercayaan publik dadang-solihin.blogspot.com 67
  • Strategi Berbagi Informasi• Pemberdayaan media massa• Pemberlakuan undang-undang “Kebebasan Informasi” g g• Pelembagaan e-Government• Penambahan informasi di situs internet internal dan eksternal• Penerbitan laporan anggaran tahunan• Pelibatan kelompok masyarakat p y• Penguatan pengawasan oleh parlemen• Penguatan kantor Audit Negara g g• Pembagian dan pembandingan hasil temuan dengan mitra pembangunan dadang-solihin.blogspot.com 68
  • dadang-solihin.blogspot.com 69
  • Enam Unsur Penting dalam Penyusunan Sistem yang Berkelanjutan1. Tuntutan permintaan (demand driven)2. Peran dan tanggungjawab yang terbuka3. Informasi yang dapat dipercaya dan dapat diandalkan4.4 Keandalan K d l5. Kapasitas6.6 Insentif I tif dadang-solihin.blogspot.com 70
  • Tuntutan Permintaan (Demand Driven) Driven)• Cara menyusun permintaan untuk informasi M&E: 1. Menyusunnya dalam struktur formal yang membutuhkan y y y g pelaporan hasil kinerja secara teratur (misalnya, perundang- undangan, peraturan, atau keharusan pelaporan tahunan bagi bagian-bagian dalam organisasi). b i b i d l i i) 2. Menyebarluaskan berita tentang ketersediaan informasi ini, dan dengan demikian melahirkan kebutuhan dari lembaga pemerintah, kelompok masyarakat, penyumbang, dan masyarakat luas. 3. Membiasakan penerjemahan strategi ke dalam tujuan dan sasaran khusus. Pihak yang berminat dalam arah strategi organisasi j i i juga akan t t ik pada M it i d E l k tertarik d Monitoring dan Evaluasi atas i t sasaran dan tujuan terkait. dadang-solihin.blogspot.com 71
  • Peran dan Tanggung Jawab gg g yang Terbuka1. Menciptakan garis kewenangan yang terbuka dan resmi, serta tanggung jawab untuk pengumpulan, penganalisaan, dan pelaporan informasi kinerja.2. Mengeluarkan panduan yang terbuka tentang siapa yang bertanggungjawab untuk setiap unsur sistem M&E d b t j b t k ti i t dan memasukkannya ke dalam penilaian kinerja mereka.3.3 Menyusun sistem yang menghubungkan perencanaan inti dan fungsi keuangan dengan fungsi lini/sektor untuk mendorong keterkaitan antara siklus alokasi anggaran dan penyampaian informasi M&E.4. Membangun sistem di mana terdapat kebutuhan informasi di setiap tingkatan i t ti k t sistem, misalnya tid k ada satu pun b i sistem di i l tidak d t bagian i t mana informasi sekedar “lewat saja” tanpa dimanfaatkan. dadang-solihin.blogspot.com 72
  • Informasi yang Dapat Dipercaya y g p p y dan Dapat Diandalkan• Sistem informasi tentang kinerja harus mampu memberikan berita baik maupun berita buruk.• Oleh sebab itu, pihak yang menghasilkan informasi ini akan membutuhkan perlindungan terhadap tindakan pembalasan politik.• Informasi yang dihasilkan oleh sistem ini harus terbuka, dan disahkan secara terpisah (misalnya dikaji ulang oleh kantor audit pemerintah, pemerintah atau oleh pihak penilai semi mandiri) mandiri). dadang-solihin.blogspot.com 73
  • Keandalan• Pertimbangkan pemangku kepentingan yang memiliki kepentingan pada informasi kinerja, dan temukan jalan untuk membagi informasi yang terbuka dengan mereka.• Kelompok pemangku kepentingan yang penting dan perlu dipertimbangkan meliputi organisasi masyarakat madani, mass di ti b k li ti i i k t d i media, sektor swasta, dan pemerintah. dadang-solihin.blogspot.com 74
  • Kemampuan Kemamp an• Kemampuan organisasi untuk melakukan penilaian merupakan salah satu hal yang dipertimbangkan dalam langkah awal menyusun sistem M&E.• Unsur kunci yang dibangun di sini meliputi: – Keterampilan teknis yang memadai untuk pengumpulan dan analisis data, – K t Keterampilan pengelolaan d l il l l dalam menentukan t j t k tujuan strategis t t i dan pengembangan organisasi, – Pengumpulan dan sistem pengambilan data yang ada ada, – Ketersediaan sumber dana saat ini, dan – Pengalaman kelembagaan dalam melakukan Monitoring dan Evaluasi. dadang-solihin.blogspot.com 75
  • Insentif• Insentif perlu diterapkan untuk mendorong pemanfaatan informasi tentang kinerja.• Ini berarti bahwa keberhasilan harus diakui dan diberikan penghargaan, masalah perlu diatasi, penyampai pesan tidak boleh dihukum, pembelajaran organisasi di il i penting, d penghematan dih k b l j i i dinilai ti dan h t anggaran dibagi rata.• Sistem yang rusak dan tidak efektif tidak dapat diandalkan untuk menghasilkan informasi dan analisis yang bermutu baik. dadang-solihin.blogspot.com 76
  • dadang-solihin.blogspot.com 77