Pengangguran
FE-Universitas Darma Persada
Jakarta, 2 Mei 2005
Drs. H. Dadang Solihin, MA
dadang-solihin.blogspot.com 2
dadang-solihin.blogspot.com 3
 Dadang holds a MA degree (Economics), University of
Colorado, USA. His previous post is He...
Materi
 Persoalan Dasar Ketenagakerjaan
 Pengangguran Terbuka (Open
Unemployment)
 Pengangguran Terselubung
(Disguised ...
dadang-solihin.blogspot.com 5
Persoalan Dasar Ketenagakerjaan
 Pengangguran terbuka dan terselubung kini jauh
lebih banya...
dadang-solihin.blogspot.com 6
Pengangguran Terbuka
(Open Unemployment)
 Meliputi pengangguran sukarela maupun penganggura...
dadang-solihin.blogspot.com 7
Pengangguran Terselubung
(Disguised Underemployment)
 Suatu situasi kesenjangan antara beba...
dadang-solihin.blogspot.com 8
Persoalan Dasar Ketenagakerjaan. . .
 Masalah ketenagakerjaan di negara-negara Dunia
Ketiga...
dadang-solihin.blogspot.com 9
Persoalan Dasar Ketenagakerjaan. . .
 Apa pun dimensi dan penyebab timbulnya pengangguran d...
dadang-solihin.blogspot.com 10
Empat Aspek Masalah Ketenagakerjaan di
Negara Berkembang
1. Adanya pengangguran di kalangan...
dadang-solihin.blogspot.com 11
1. Pengangguran Terdidik
 Di sejumlah negara berkembang, semakin tinggi pendidikan
seorang...
dadang-solihin.blogspot.com 12
2. Pekerja Mandiri
 Ketidakmampuan para pengusaha (karena skala
bisnisnya sangat terbatas)...
dadang-solihin.blogspot.com 13
Lanjutan…
 Pekerja mandiri di negara maju kebanyakan adalah pemilik
perusahaan kecil, mitr...
dadang-solihin.blogspot.com 14
3. Kaum Wanita di Dunia Kerja
 Kaum wanita dalam angkatan kerja di negara-negara Dunia
Ket...
dadang-solihin.blogspot.com 15
4. Pengangguran di Kalangan Pemuda
dan Pekerja Anak-anak
 Dimensi paling menyedihkan dari ...
dadang-solihin.blogspot.com 16
Lanjutan…
 Para pemuda yang menganggur itu cenderung terkumpul di
daerah-daerah perkotaan....
dadang-solihin.blogspot.com 17
Lanjutan…
 Tekanan masalah pengangguran para pemuda itu terkesan
tidak seberapa kalau kita...
dadang-solihin.blogspot.com 18
Lanjutan…
 Menurut Komisi Hak Asasi Manusia yang mengadakan
penetitian khusus di Pakistan ...
dadang-solihin.blogspot.com 19
Upcoming SlideShare
Loading in...5
×

Pengangguran

47,986

Published on

Pengangguran terbuka dan terselubung kini jauh lebih banyak menimbulkan dampak negatif yang berat dan kronis bagi tenaga kerja di negara-negara berkembang.

Published in: Technology, Business
0 Comments
9 Likes
Statistics
Notes
  • Be the first to comment

No Downloads
Views
Total Views
47,986
On Slideshare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
2
Actions
Shares
0
Downloads
289
Comments
0
Likes
9
Embeds 0
No embeds

No notes for slide

Pengangguran

  1. 1. Pengangguran FE-Universitas Darma Persada Jakarta, 2 Mei 2005 Drs. H. Dadang Solihin, MA
  2. 2. dadang-solihin.blogspot.com 2
  3. 3. dadang-solihin.blogspot.com 3  Dadang holds a MA degree (Economics), University of Colorado, USA. His previous post is Head, Center for Research Data and Information at DPD Secretariat General as well as Deputy Director for Information of Spatial Planning and Land Use Management at Indonesian National Development Planning Agency (Bappenas).  Beside working as Assistant Professor at Graduate School of Asia-Pacific Studies, Waseda University, Tokyo, Japan, he also active as Associate Professor at University of Darma Persada, Jakarta, Indonesia.  He got various training around the globe, included Advanced International Training Programme of Information Technology Management, at Karlstad City, Sweden (2005); the Training Seminar on Land Use and Management, Taiwan (2004); Developing Multimedia Applications for Managers, Kuala Lumpur, Malaysia (2003); Applied Policy Development Training, Vancouver, Canada (2002); Local Government Administration Training Course, Hiroshima, Japan (2001); and Regional Development and Planning Training Course, Sapporo, Japan (1999). He published more than five books regarding local autonomous.  You can reach Dadang Solihin by email at dadangsol@yahoo.com or by his mobile at +62812 932 2202
  4. 4. Materi  Persoalan Dasar Ketenagakerjaan  Pengangguran Terbuka (Open Unemployment)  Pengangguran Terselubung (Disguised Underemployment)  Empat Aspek Masalah Ketenagakerjaan di Negara Berkembang 4dadang-solihin.blogspot.com
  5. 5. dadang-solihin.blogspot.com 5 Persoalan Dasar Ketenagakerjaan  Pengangguran terbuka dan terselubung kini jauh lebih banyak menimbulkan dampak negatif yang berat dan kronis bagi tenaga kerja di negara-negara berkembang, dibandingkan dengan yang dahulu dialami oleh para pencari kerja di negara-negara industri.  Masalah ketenagakerjaan sekarang ini sebenarnya bahkan jauh lebih berat daripada yang pernah terjadi pada jaman Depresi Besar (Great Depression).
  6. 6. dadang-solihin.blogspot.com 6 Pengangguran Terbuka (Open Unemployment)  Meliputi pengangguran sukarela maupun pengangguran karena terpaksa.  Orang-orang yang menganggur secara sukarela adalah mereka yang tidak ingin menerima pekerjaan yang sebenarnya bisa mereka peroleh, mungkin karena mereka memiliki cara atau sumber lain untuk menopang hidupnya.  Pengangguran karena terpaksa merupakan suatu keadaan di mana para pencari kerja ingin bekerja, akan tetapi tidak ada pekerjaan yang tersedia baginya.  Pengangguran terbuka paling banyak terdapat di berbagai kota di negara-negara berkembang.
  7. 7. dadang-solihin.blogspot.com 7 Pengangguran Terselubung (Disguised Underemployment)  Suatu situasi kesenjangan antara beban tugas dengan sumber daya (khususnya tenaga kerja) yang ada.  Sepintas lalu, nampak bahwa semua pekerja terdayagunakan, tetapi dalam kenyataannya banyak waktu yang tersia-siakan oleh para pekerja tersebut yang sering melakukan kegiatan yang tidak produktif di tengah-tengah jam kerja.
  8. 8. dadang-solihin.blogspot.com 8 Persoalan Dasar Ketenagakerjaan. . .  Masalah ketenagakerjaan di negara-negara Dunia Ketiga ternyata mempunyai dampak dan implikasi yang jauh lebih kompleks bila dibandingkan dengan soal ketenagakerjaan di negara-negara maju.  Oleh karena itu, setiap upaya pemecahannya memerlukan bermacam-macam pendekatan yang lebih rumit daripada sekedar penerapan kebijakan ala Keynes yang dahulu lazim dipraktikkan oleh negara-negara maju untuk meningkatkan permintaan agregat dalam rangka menciptakan lapangan kerja sebanyak-banyaknya bagi para warganya.
  9. 9. dadang-solihin.blogspot.com 9 Persoalan Dasar Ketenagakerjaan. . .  Apa pun dimensi dan penyebab timbulnya pengangguran di negaranegara Dunia Ketiga, semuanya selalu berkaitan dengan kerapuhan mental manusianya yang diakibatkan oleh buruknya lingkungan dan taraf hidup warisan penjajahan.  Untuk itu diperlukan kebijakan bersama dan terpadu antara negara berkembang dengan negara maju. Negara Dunia Ketiga perlu mengubah kebijakan domestiknya dengan melibatkan penciptaan lapangan kerja sebagai tujuan pembangunan ekonomi dan sosialnya yang paling pokok.  Sedangkan negara-negara maju perlu meninjau kembali dan mengubah kebijakan ekonominya terhadap masyarakat negara Dunia Ketiga, terutama di bidang perdagangan, bantuan luar negeri, serta pengalihan teknologi.
  10. 10. dadang-solihin.blogspot.com 10 Empat Aspek Masalah Ketenagakerjaan di Negara Berkembang 1. Adanya pengangguran di kalangan orang-orang yang berpendidikan; 2. Pekerja mandiri (menciptakan lapangan kerjanya sendiri); 3. Besarnya peran wanita dalam pekerjaan; serta 4. Pengangguran di kalangan pemuda.
  11. 11. dadang-solihin.blogspot.com 11 1. Pengangguran Terdidik  Di sejumlah negara berkembang, semakin tinggi pendidikan seorang maka semakin besar kemungkinan ia menganggur.  Penyebabnya adalah, mereka yang tidak terdidik tidak akan makan kalau tidak bekerja sehingga mereka mau melakukan pekerjaan apa saja demi sesuap nasi.  Sedangkan bagi mereka yang bisa memperoleh pendidikan lanjutan, apalagi sampai ke jenjang universitas, mereka hanya mau bekerja kalau hal itu memberi uang, status, atau kepuasan yang relatif tinggi.
  12. 12. dadang-solihin.blogspot.com 12 2. Pekerja Mandiri  Ketidakmampuan para pengusaha (karena skala bisnisnya sangat terbatas) untuk menggaji orang lain mendorong mereka untuk melakukan segala sesuatunya sendiri pada perekonomian modern (sektor-formal).  Mereka inilah yang mewarnai sektor informal baik di perkotaan maupun di daerah pedesaan.
  13. 13. dadang-solihin.blogspot.com 13 Lanjutan…  Pekerja mandiri di negara maju kebanyakan adalah pemilik perusahaan kecil, mitra dalam sebuah firma, atau tenaga profesional (dokter, pengacara, akuntan, dan sebagainya)  Pekerja mandiri di negara Dunia Ketiga adalah pedagang asongan, pemilik warung kecil, tukang semir sepatu, pengamen, pelacur, penarik becak, dan perajin kaki lima.  Tujuan mereka semata-mata adalah mempertahankan kelangsungan hidup.  Mereka menumpahkan keringat sekedar agar bisa makan, dan dalam melakukan pekerjaannya mereka tidak bisa optimal sehingga mereka sebenarnya juga bisa dikategorikan sebagai semipengangguran.
  14. 14. dadang-solihin.blogspot.com 14 3. Kaum Wanita di Dunia Kerja  Kaum wanita dalam angkatan kerja di negara-negara Dunia Ketiga telah meningkat secara dramatis pada tahun 1990 (di Asia naik 43%, Amerika Latin 32%, dan di dunia Arab 13%)  Namun kebanyakan dari mereka hanya bekerja di tempat- tempat yang tidak banyak menghasilkan pendapatan, bahkan tidak dibayar sama sekali (ibu rumah tangga yang ikut membantu pekerjaan suami).  Peran aktif kaum wanita dalam dunia kerja terpusat di sektor pertanian (78% di Afrika dan 80% di Asia) atau sektor informal perkotaan (25 hingga 40% di Amerika Latin).  Kaum wanita hampir selalu mengalami diskriminasi dalam hal perolehan imbalan, peningkatan kelas pekerjaan, dan dalam keamanan kerja.  Proporsinya yang menganggur juga lebih besar ketimbang kaum pria.
  15. 15. dadang-solihin.blogspot.com 15 4. Pengangguran di Kalangan Pemuda dan Pekerja Anak-anak  Dimensi paling menyedihkan dari masalah ketenagakerjaan di negara Dunia Ketiga adalah tingginya tingkat pengangguran pada usia antara 15 - 24 tahun.  Pengangguran di kalangan pemuda itu terjadi di antara yang berpendidikan maupun yang tidak berpendidikan, pria maupun wanita.  David Turnham memperkirakan bahwa pengangguran di kalangan pemuda di sebagian besar negara berkembang itu mencapai 30% (artinya, 30% pemuda adalah pengangguran)
  16. 16. dadang-solihin.blogspot.com 16 Lanjutan…  Para pemuda yang menganggur itu cenderung terkumpul di daerah-daerah perkotaan.  Banyak di antaranya yang merupakan migran dari desa, dan harapan mereka untuk mendapatkan pekerjaan yang layak di kota begitu tinggi, bahkan seringkali tidak realistis.  Akibat pesatnya laju pertumbuhan penduduk di negara berkembang, maka porsi pemuda dalam total penduduk menjadi kian besar, dan menambah tekanan penyediaan lapangan kerja.  Jika tidak teratasi, masalah ini cepat atau lambat akan mengganggu keseluruhan usaha pembangunan di negara Dunia Ketiga.
  17. 17. dadang-solihin.blogspot.com 17 Lanjutan…  Tekanan masalah pengangguran para pemuda itu terkesan tidak seberapa kalau kita bandingkan dengan masalah berikutnya yang benar-benar menyayat hati, yakni banyaknya anak-anak di bawah umur di negara Dunia Ketiga yang harus membanting tulang sekedar untuk menyambung hidup.  Celakanya, masalah pekerja anak-anak (child labor) ini belum ditangani secara memadai.  International Labor Office memperkirakan bahwa di negara berkembang terdapat sekitar 60 juta anak-anak di bawah usia 14 tahun yang bekerja sepanjang hari demi mendapatkan imbalan tidak seberapa yang hanya cukup untuk membeli makanan pada hari itu saja;  Lingkungan kerja mereka bukan saja buruk, namun juga mengerikan.
  18. 18. dadang-solihin.blogspot.com 18 Lanjutan…  Menurut Komisi Hak Asasi Manusia yang mengadakan penetitian khusus di Pakistan pada tahun 1994, di negara itu terdapat sekitar 11 sampai 12 juta anak-anak ingusan, separuhnya berusia di bawah 10 tahun, yang harus bekerja sebagai pembantu rumah tangga yang dalam prakteknya lebih menyerupai budak hanya untuk sesuap nasi.  Pendapatan mereka tidak sampai separuh pendapatan pekerja dewasa, sedangkan waktu kerjanya mencapai 80 jam seminggu.  Jika tidak menjadi pembantu rumah tangga, pekerja anak-anak di Pakistan tersebut memeras peluh pusat-pusat industri padat karya seperti di pabrik-pabrik karpet atau tanur pembuatan batu bata.
  19. 19. dadang-solihin.blogspot.com 19
  1. A particular slide catching your eye?

    Clipping is a handy way to collect important slides you want to go back to later.

×