Your SlideShare is downloading. ×
0
Konsep dasar dan Implementasi Indeks Kinerja Pembangunan Daerah
Konsep dasar dan Implementasi Indeks Kinerja Pembangunan Daerah
Konsep dasar dan Implementasi Indeks Kinerja Pembangunan Daerah
Konsep dasar dan Implementasi Indeks Kinerja Pembangunan Daerah
Konsep dasar dan Implementasi Indeks Kinerja Pembangunan Daerah
Konsep dasar dan Implementasi Indeks Kinerja Pembangunan Daerah
Konsep dasar dan Implementasi Indeks Kinerja Pembangunan Daerah
Konsep dasar dan Implementasi Indeks Kinerja Pembangunan Daerah
Konsep dasar dan Implementasi Indeks Kinerja Pembangunan Daerah
Konsep dasar dan Implementasi Indeks Kinerja Pembangunan Daerah
Konsep dasar dan Implementasi Indeks Kinerja Pembangunan Daerah
Konsep dasar dan Implementasi Indeks Kinerja Pembangunan Daerah
Konsep dasar dan Implementasi Indeks Kinerja Pembangunan Daerah
Konsep dasar dan Implementasi Indeks Kinerja Pembangunan Daerah
Konsep dasar dan Implementasi Indeks Kinerja Pembangunan Daerah
Konsep dasar dan Implementasi Indeks Kinerja Pembangunan Daerah
Konsep dasar dan Implementasi Indeks Kinerja Pembangunan Daerah
Konsep dasar dan Implementasi Indeks Kinerja Pembangunan Daerah
Konsep dasar dan Implementasi Indeks Kinerja Pembangunan Daerah
Konsep dasar dan Implementasi Indeks Kinerja Pembangunan Daerah
Konsep dasar dan Implementasi Indeks Kinerja Pembangunan Daerah
Konsep dasar dan Implementasi Indeks Kinerja Pembangunan Daerah
Konsep dasar dan Implementasi Indeks Kinerja Pembangunan Daerah
Konsep dasar dan Implementasi Indeks Kinerja Pembangunan Daerah
Konsep dasar dan Implementasi Indeks Kinerja Pembangunan Daerah
Konsep dasar dan Implementasi Indeks Kinerja Pembangunan Daerah
Konsep dasar dan Implementasi Indeks Kinerja Pembangunan Daerah
Konsep dasar dan Implementasi Indeks Kinerja Pembangunan Daerah
Konsep dasar dan Implementasi Indeks Kinerja Pembangunan Daerah
Konsep dasar dan Implementasi Indeks Kinerja Pembangunan Daerah
Konsep dasar dan Implementasi Indeks Kinerja Pembangunan Daerah
Konsep dasar dan Implementasi Indeks Kinerja Pembangunan Daerah
Konsep dasar dan Implementasi Indeks Kinerja Pembangunan Daerah
Konsep dasar dan Implementasi Indeks Kinerja Pembangunan Daerah
Konsep dasar dan Implementasi Indeks Kinerja Pembangunan Daerah
Konsep dasar dan Implementasi Indeks Kinerja Pembangunan Daerah
Konsep dasar dan Implementasi Indeks Kinerja Pembangunan Daerah
Konsep dasar dan Implementasi Indeks Kinerja Pembangunan Daerah
Konsep dasar dan Implementasi Indeks Kinerja Pembangunan Daerah
Konsep dasar dan Implementasi Indeks Kinerja Pembangunan Daerah
Konsep dasar dan Implementasi Indeks Kinerja Pembangunan Daerah
Konsep dasar dan Implementasi Indeks Kinerja Pembangunan Daerah
Konsep dasar dan Implementasi Indeks Kinerja Pembangunan Daerah
Konsep dasar dan Implementasi Indeks Kinerja Pembangunan Daerah
Konsep dasar dan Implementasi Indeks Kinerja Pembangunan Daerah
Konsep dasar dan Implementasi Indeks Kinerja Pembangunan Daerah
Konsep dasar dan Implementasi Indeks Kinerja Pembangunan Daerah
Konsep dasar dan Implementasi Indeks Kinerja Pembangunan Daerah
Konsep dasar dan Implementasi Indeks Kinerja Pembangunan Daerah
Konsep dasar dan Implementasi Indeks Kinerja Pembangunan Daerah
Konsep dasar dan Implementasi Indeks Kinerja Pembangunan Daerah
Konsep dasar dan Implementasi Indeks Kinerja Pembangunan Daerah
Konsep dasar dan Implementasi Indeks Kinerja Pembangunan Daerah
Konsep dasar dan Implementasi Indeks Kinerja Pembangunan Daerah
Konsep dasar dan Implementasi Indeks Kinerja Pembangunan Daerah
Konsep dasar dan Implementasi Indeks Kinerja Pembangunan Daerah
Konsep dasar dan Implementasi Indeks Kinerja Pembangunan Daerah
Konsep dasar dan Implementasi Indeks Kinerja Pembangunan Daerah
Konsep dasar dan Implementasi Indeks Kinerja Pembangunan Daerah
Upcoming SlideShare
Loading in...5
×

Thanks for flagging this SlideShare!

Oops! An error has occurred.

×
Saving this for later? Get the SlideShare app to save on your phone or tablet. Read anywhere, anytime – even offline.
Text the download link to your phone
Standard text messaging rates apply

Konsep dasar dan Implementasi Indeks Kinerja Pembangunan Daerah

9,262

Published on

Lokakarya Pemeringkatan Pengembangan Ekonomi Daerah Ditjen. Bina Pembangunan Daerah-Kemdagri di Travellers Hotel, Jakarta, 19 April 2012 …

Lokakarya Pemeringkatan Pengembangan Ekonomi Daerah Ditjen. Bina Pembangunan Daerah-Kemdagri di Travellers Hotel, Jakarta, 19 April 2012

3 Comments
0 Likes
Statistics
Notes
  • Be the first to like this

No Downloads
Views
Total Views
9,262
On Slideshare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
1
Actions
Shares
0
Downloads
526
Comments
3
Likes
0
Embeds 0
No embeds

Report content
Flagged as inappropriate Flag as inappropriate
Flag as inappropriate

Select your reason for flagging this presentation as inappropriate.

Cancel
No notes for slide

Transcript

  • 1. dadang-solihin.blogspot.com 2
  • 2. Nama : Dr. Dadang Solihin, SE, MATempat/Tgl Lahir : Bandung 6 November 1961Pekerjaan : Direktur Evaluasi Kinerja Pembangunan Daerah BappenasAlamat Kantor : Jl. Taman Suropati No. 2 Jakarta 10310Telp/Fak Kantor : (021) 392 6248HP : 0812 932 2202PIN BB : 277878F0Email : dadangsol@yahoo.comWebsite : http://dadang-solihin.blogspot.com dadang-solihin.blogspot.com 3
  • 3. Materi• Monitoring dan Evaluasi Kinerja Pembangunan• Evaluasi Kinerja Pembangunan Daerah• Indikator Kinerja dadang-solihin.blogspot.com 4
  • 4. dadang-solihin.blogspot.com 5
  • 5. dadang-solihin.blogspot.com 6
  • 6. Kedudukan Monev dalam PerencanaanPerencanaan harus memiliki, mengetahui, dan memperhitungkan:1. Tujuan akhir yang dikehendaki.2. Sasaran-sasaran dan prioritas untuk mewujudkannya (yang mencerminkan pemilihan dari berbagai alternatif).3. Jangka waktu mencapai sasaran-sasaran tersebut.4. Masalah-masalah yang dihadapi.5. Modal atau sumber daya yang akan digunakan serta pengalokasiannya.6. kebijakan-kebijakan untuk melaksanakannya.7. Orang, organisasi, atau badan pelaksananya.8. Mekanisme monitoring, evaluasi, dan pengawasan pelaksanaannya. dadang-solihin.blogspot.com 7
  • 7. Definisi Monitoring • Monitoring secara umum dapat diartikan sebagai fungsi manajemen yang dilakukan pada saat kegiatan sedang berlangsung mencakup aspek-aspek antara lain: – Penelusuran pelaksanaan kegiatan dan keluarannya (fokus pada input, proses dan output) – Pelaporan tentang kemajuan – Indentifikasi masalah-masalah pengelolaan dan pelaksanaan. dadang-solihin.blogspot.com 8
  • 8. Definisi Evaluasi • Proses menentukan nilai atau pentingnya suatu kegiatan, kebijakan, atau program. • Sebuah penilaian yang obyektif dan sistematik terhadap sebuah intervensi yang direncanakan, sedang berlangsung ataupun yang telah diselesaikan. (OECD, 2010) dadang-solihin.blogspot.com 9
  • 9. Jenis Evaluasi menurut waktu pelaksanaanTahap Perencanaan (ex-ante): dilakukan sebelum ditetapkannya rencana pembangunan untuk memilih dan menentukan:1. skala prioritas dari berbagai alternatif dan2. kemungkinan cara mencapai tujuan yang telah dirumuskan sebelumnyaTahap Pelaksanaan (on-going) Dilaksanakan pada saat pelaksanaan program sudah selesai Bertujuan untuk menilai hasil pelaksanaan program Temuan utama berupa capaian-capaian dari pelaksanaan programTahap Pasca-Pelaksanaan (ex-post) dilaksanakan setelah pelaksanaan rencana berakhir untuk melihat apakah pencapaian (output/ outcome/ impact) program mampu mengatasi masalah pembangunan yang ingin dipecahkan untuk menilai:1. efisiensi (keluaran dan hasil dibandingkan masukan),2. efektivitas (hasil dan dampak terhadap sasaran), ataupun3. manfaat (dampak terhadap kebutuhan) dari suatu program. dadang-solihin.blogspot.com 10
  • 10. Mengapa Perlu Monev• Review perkembangan/progress• Identifikasi masalah dalam perencanan dan/atau implementasi• Membuat penyesuaian yang dapat membuat “perbedaan”• Membantu mengidentifikasi masalah dan penyebabnya• Memberikan berbagai kemungkinan solusi dalam menyelesaikan masalah• Memunculkan pertanyaan mengenai asumsi dan strategi• Mencerminkan tujuan yang akan dicapai dan bagaimana mencapainya• Memberikan informasi dan pengetahuan mendalam• Meningkatkan kemungkinan dalam membuat perubahan pembangunan yang positif dadang-solihin.blogspot.com 11
  • 11. Evaluasi Memberikan Informasi mengenai:  Strategi Apakah yang dilakukan sudah benar?  Operasi Apakah cara yang ditempuh sudah benar?  Pembelajaran Apakah ada cara yang lebih baik? dadang-solihin.blogspot.com 12
  • 12. Perbedaan Monitoring dan Evaluasi Aspek Monitoring EvaluasiTujuan Menilai kemajuan dalam Memberikan gambaran pada suatu pelaksanaan program yang waktu tertentu mengenai suatu sedang berjalan programFokus • Akuntabilitas penyampaian • Akuntablitas penggunaan sumber input program daya • Dasar untuk aksi perbaikan • Pembelajaran tentang hal-hal yang • Penilaian keberlanjutan dapat dilakukan lebih baik di masa program yang akan datangCakupan • Apakah pelaksanaan sesuai • Relevansi dengan rencana? • Keberhasilan • Apakah terdapat • Efektifitas biaya penyimpangan? • Pembelajaran • Apakah penyimpangan tersebut dapat dibenarkan?Waktu Dilaksanakan terus menerus atau Umumnya dilaksanakan padaPelaksanaan secara berkala selama pertengahan atau akhir program pelaksanaan program dadang-solihin.blogspot.com 13
  • 13. Fokus Monev• monitoring dan evaluasi dapat digunakan sebagai pembelajaran dari apa yang telah dilakukan dan bagaimana hal tersebut dilakukan, dengan memfokuskan pada: – Efisiensi menggambarkan bahwa pemanfaatan input telah sesuai dengan output yang dihasilkan – Efektifitas ada ukuran apakah suatu kegiatan telah mencapai tujuan yang ditetapkan – Impact menggambarkan apakah yang telah dilakukan memberikan perbedaan terhadap masalah yang ingin diselesaikan dadang-solihin.blogspot.com 14
  • 14. Tujuan Monitoring1. Mengkaji apakah kegiatan-kegiatan yang dilaksanakan telah sesuai dengan rencana2. Mengidentifikasi masalah yang timbul agar langsung dapat diatasi3. Melakukan penilaian apakah pola kerja dan manajemen yang digunakan sudah tepat untuk mencapai tujuan proyek.4. Mengetahui kaitan antara kegiatan dengan tujuan untuk memperoleh ukuran kemajuan,5. Menyesuaikan kegiatan dengan lingkungan yang berubah, tanpa menyimpang dari tujuan. dadang-solihin.blogspot.com 15
  • 15. Tujuan Evaluasi• Tujuan etis. Memberikan laporan pada pemimpin politik (kepala daerah) dan masyarakat tentang bagaimana sebuah kebijakan diterapkan dan hasil yang dicapai. Tujuan ini menggabungkan tujuan untuk pertanggungjawaban yang lebih baik, informatif, etika politik dan penegakkan demokrasi.• Tujuan manajerial. Mencapai pembagian keuangan dan sumber daya manusia yang lebih rasional diantara tindakan yang berbeda dan meningkatkan manajemen layanan publik.• Tujuan keputusan. Membuka jalan terhadap pembuatan keputusan untuk pelanjutan, penghentian atau perubahan sebuah kebijakan.• Tujuan pendidikan dan motivasi. Mendidik dan memotivasi pelaksana umum dan mitra kerja melalui pemahaman terhadap proses dan tujuan yang telah ditetapkan sebelumnya oleh mereka sendiri. dadang-solihin.blogspot.com 16
  • 16. 1/2 Jenis Evaluasi1. Evaluasi Formatif – Evaluasi yang fokus pada kinerja yang lebih baik (kebijakan, program atau kegiatan). – Dapat dilaksanakan untuk alasan lain misalnya pemenuhan kelengkapan sarana dan prasana, keperluan pembentukan hukum dan kebijakan, atau evaluasi kegiatan sebagai bagian dari pelaksanaan evaluasi yang lebih lengkap.2. Evaluasi Sumatif – Evaluasi yang fokuskan pada hasil (akibat). – Evaluasi sumatif ditujukan untuk memberikan informasi tentang kegunaan sebuah program. dadang-solihin.blogspot.com 17
  • 17. 2/2 Jenis Evaluasi3. Evaluasi Prospektif. – Evaluasi prospektif fokus pada pertanyaan: • Apakah kebijakan, program, atau kegiatan tertentu harus evaluasi? • Apakah hasil yang akan diperoleh sesuai dengan upaya atau sumberdaya yang digunakan? – Evaluasi prospektif merupakan sintesis dari informasi hasil monitoring (monitoring) dan penilaian dari studi awal untuk menilai kemungkinan hasil terhadap suatu kebijakan, program atau kegiatan yang baru diusulkan. dadang-solihin.blogspot.com 18
  • 18. Jenis Evaluasi menurut tujuan• Evaluasi proses: Mengkaji bagaimana program berjalan dengan fokus pada masalah penyampaian pelayanan (service delivery).• Evaluasi biaya-manfaat: Mengkaji biaya program relatif terhadap alternatif penggunaan sumberdaya & manfaat dari program.• Evaluasi dampak: Mengkaji apakah program memberikan pengaruh yg diinginkan terhadap individu, rumahtangga, masyarakat, & kelembagaan. dadang-solihin.blogspot.com 19
  • 19. Tipe Evaluator1. Evaluator Internal – Mengetahui lebih banyak tentang sejarah, organisasi, budaya, problem, keberhasilan dan sebagainya. – Menyatu dengan obyek yang dievaluasi.2. Evaluator Eksternal – Punya kredibilitas yang lebih tinggi dan keahlian yang lebih spesifik. – Tidak terikat dengan keputusan-keputusan administratif dan keuangan.3. Evaluator Partisipatif – Wakil dari pemerintah dan stakeholderss (termasuk penerima manfaat) bekerjasama dalam merancang dan melaksanakan evaluasi. – Metode partisipatif memungkinkan digunakan dalam evaluasi internal dan eksternal. dadang-solihin.blogspot.com 20
  • 20. Evaluasi Internal dan External Kelebihan KekuranganEvaluasi • Evaluator cukup mengenal dengan • Objektifitas tim evaluasiInternal lingkungan yang dievaluasi terhadap hasil evaluasi • Beberapa responden lebih mudah mungkin dapat dipengaruhi digali informasinya oleh orang berbagai kepentingan dalam daripada orang luar • Tim evaluasi mungkin • Biaya lebih rendah dibanding kurang terlatih atau memiliki eksternal kemampuan dalam bidang evaluasiEvaluasi • Evaluasi dapat lebih objektif • Evaluasi eksternal dapatEksternal • Evaluator memiliki kemampuan dan memakan biaya yang besar keterampilan lebih dalam bidang • Evaluator eksternal evaluasi mungkin salah mengerti • Beberapa responden lebih mudah keinginan kita terhadap apa digali informasi oleh orang luar yang ingin dievaluasi • Menggunakan evaluator eksternal dapat memberikan kredibilitas lebih terhadap hasil temuan dadang-solihin.blogspot.com 21
  • 21. 1/2 Tahapan Evaluasi1. Menetapkan apa yang akan dievaluasi – Identifikasi program/kegiatan/objek yang akan dievaluasi – Jelaskan uraian program/kegiatan/objek evaluasi – Tentukan fokus yang menjadi perhatian s.d informasinya2. Menyusun rencana evaluasi – Susun pertanyaan evaluasi – Tetapkan informasi diperlukan untuk pertanyaan – Tentukan kriteria evaluasi – Tentukan bagaimana, dimana, kapan, dari siapa informasi didapat – Identifikasi hambatan pelaksanaan evaluasi dadang-solihin.blogspot.com 22
  • 22. 2/2 Tahapan Evaluasi3. Pengumpulan data – Identifikasi informasi – Pilih instrumen dalam mendapatkan informasi – Pilot test untuk menguji instrumen – Susun kembali instrumen sebagai perbaikan4. Analisis dan presentasi data – Susun metode analisis dan presentasi data – Buat kesimpulan analisis – Buat laporan hasil evaluasi – Presentasikan dan laporkan secara tertulis5. Pengambilan keputusan – Tentukan pilihan rekomendasi – Identifikasi area evaluasi dadang-solihin.blogspot.com 23
  • 23. Perbedaan Pendekatan EvaluasiPendekatan Tujuan Utama Fokus Pertanyaan MetodologiGoal-based Menilai pencapaian • Apakah tujuan tercapai? Membandingkan baseline dan progres tujuan dan sasaran Efisienkah? data, menemukan cara-cara dalam • Apakah tujuan tersebut mengukur indikator sudah sesuai?Decision Memberikan • Apakah program • Menilai kisaran opsi yang terkaitmaking informasi efektif? dengan konteks proyek, input, • Perlukah dilanjutkan? proses dan hasil. • Bagaimana jika program • Membuat beberapa cara konsensus tsb dimodifikasi? pengambilan keputusanGoal-free Menilai • Apakah hasil • Determinasi independen akan keseluruhan efek keseluruhan dari kebutuhan dan ukuran dalam dari proyek baik proyek? menilai kelayakan proyek. yang diinginkan • Nilai-nilai apakah yang • Teknik kualitatif dan kuantitatif maupun yang tidak terdapat disana? dalam menemukan berbagai kemungkinan hasil.Expert Penggunaan Bagaimana ahli external Review kritis berdasarkanjudgement keahlian menilai proyek ini? pengalaman, survey informal dan wawasan mendalam yang subjektif dadang-solihin.blogspot.com 24
  • 24. Kriteria Evaluasi Relevansi Sejauh mana kegiatan sejalan dengan prioritas dan kebijakan Efektifitas Suatu ukuran sejauh mana sebuah kegiatan mencapai tujuan Efisiensi Mengukur keluaran, kualitatif dan kuantitatif, dalam hubungan dengan masukan. Dampak Perubahan positif dan negatif yang dihasilkan oleh sebuah intervensi pembangunan, secara langsung maupun tidak, disengaja maupun tidak Keberlanjutan Mengukur apakah manfaat suatu kegiatan dapat terus dinikmati setelah anggaran tidak diberikan lagi. dadang-solihin.blogspot.com 25
  • 25. dadang-solihin.blogspot.com 26
  • 26. Pengertian Indikator Indikator adalah variabel-variabel yang mengindikasi atau memberi petunjuk kepada kita tentang suatu keadaan tertentu, sehingga dapat digunakan untuk mengukur perubahan (Green, 1992). dadang-solihin.blogspot.com 27
  • 27. Pengertian Kinerja Gambaran mengenai tingkat pencapaian pelaksanaan suatu kegiatan/program/kebijaksanaan dalam mewujudkan sasaran, tujuan, misi, dan visi organisasi (LAN, 1999:3) Outcome hasil kerja keras organisasi dalam mewujudkan tujuan stratejik yang ditetapkan organisasi, kepuasan pelanggan serta kontribusinya terhadap perkembangan ekonomi masyarakat (Kane dan Johnson, 1995) Perilaku berkarya, penampilan atau hasil karya. Oleh karena itu kinerja merupakan bentuk bangunan yang multi dimensional, sehingga cara mengukurnya sangat bervariasi tergantung pada banyak faktor (Bates dan Holton 1995). dadang-solihin.blogspot.com 28
  • 28. Pengertian Indikator Kinerja Indikator Kinerja adalah uraian ringkas dengan menggunakan ukuran kuantitatif atau kualitatif yang mengindikasikan pencapaian suatu sasaran atau tujuan yang telah disepakati dan ditetapkanKEGUNAAN dasar penilaian kinerja, baik dalam tahap perencanaan (ex-ante), pelaksanaan (on-going), maupun setelahnya (ex-post) petunjuk kemajuan dalam rangka mencapai tujuan atau sasaran dadang-solihin.blogspot.com 29
  • 29. Fungsi Indikator Kinerja • Memperjelas tentang; what, how, who, and when suatu kegiatan dilaksanakan • Menciptakan konsensus yang dibangun oleh stakeholders • Membangun dasar pengukuran, analisis, dan evaluasi kinerja program pembangunan dadang-solihin.blogspot.com 30
  • 30. Kedudukan Indikator Kinerja monitoring danPerencanaan Pelaksanaan Evaluasi Indikator Kinerja Kualitatif Kuantitatif Sasaran dan Tujuan dadang-solihin.blogspot.com 31
  • 31. 1/3Kriteria Penyusunan Indikator Kinerja1. Relevant: indikator terkait secara logis dan langsung dengan tugas institusi, serta realisasi tujuan dan sasaran strategis institusi;2. Well-defined: definisi indikator jelas dan tidak bermakna ganda sehingga mudah untuk dimengerti dan digunakan;3. Measurable: indikator yang digunakan diukur dengan skala penilaian tertentu yang disepakati, dapat berupa pengukuran secara kuantitas, kualitas atau harga. – Indikator Kuantitas diukur dengan satuan angka dan unit – Contoh Indikator Kuantitas: jumlah penumpang internasional yang masuk melalui pelabuhan udara dan pelabuhan laut. dadang-solihin.blogspot.com 32
  • 32. 2/3Kriteria Penyusunan Indikator Kinerja – Indikator Kualitas menggambarkan kondisi atau keadaan tertentu yang ingin dicapai (melalui penambahan informasi tentang skala/tingkat pelayanan yang dihasilkan) – Contoh Indikator Kualitas: Proporsi kedatangan penumpang internasional yang diproses melalui imigrasi dalam waktu 30 menit. – Indikator Harga mencerminkan kelayakan biaya yang diperlukan untuk mencapai sasaran kinerja. – Contoh Indikator Harga: Biaya pemrosesan imigrasi per penumpang.4. Appropriate: indikator yang dipilih harus sesuai dengan upaya peningkatan pelayanan/kinerja dadang-solihin.blogspot.com 33
  • 33. 3/3Kriteria Penyusunan Indikator Kinerja5. Reliable: indikator yang digunakan akurat dan dapat mengikuti perubahan tingkatan kinerja;6. Verifiable: memungkinkan proses validasi dalam sistem yang digunakan untuk menghasilkan indikator;7. Cost-effective: kegunaan indikator sebanding dengan biaya pengumpulan data. dadang-solihin.blogspot.com 34
  • 34. Logic Model Theory Hasil pembangunan yang  Apa yang ingin  DAMPAK diperoleh dari  pencapaian  outcome diubah Manfaat yang diperoleh dalam  Apa yang ingin Metode Penyusunan jangka menengah untuk  OUTCOME beneficieries tertentu sebagai  dicapai hasil dari output Apa yang dihasilkan  Produk/barang/jasa akhir yang  OUTPUT (barang) atau  dihasilkan dilayani (jasa) Proses/kegiatan   menggunakan input   Apa yang  KEGIATAN menghasilkan output yang  dikerjakan diinginkan Metode Pelaksanaan Sumberdaya yang memberikan  Apa yang  INPUT kontribusi dalam  digunakan dalam  menghasilkan output bekerja dadang-solihin.blogspot.com Sumber : Framework for Managing Programme Performance Information, National Treasury, Republic of South Africa, May 2007 35
  • 35. Indikator Kinerja INPUT• Indikator ini mengukur jumlah sumberdaya seperti anggaran (dana), SDM, peralatan, material, dan masukan lainnya yang dipergunakan untuk melaksanakan kegiatan.• Dengan meninjau distribusi sumberdaya dapat dianalisis apakah alokasi sumberdaya yang dimiliki telah sesuai dengan rencana stratejik yang ditetapkanContoh:• Jumlah dana yang dibutuhkan• Tenaga yang terlibat• Peralatan yang digunakan• Jumlah bahan yang digunakan dadang-solihin.blogspot.com 36
  • 36. Indikator Kinerja OUTPUT• Indikator Keluaran dijadikan landasan untuk menilai kemajuan suatu kegiatan apabila tolok ukur dikaitkan dengan sasaran kegiatan yang terdefinisi dengan baik dan terukur.• Oleh karena itu indikator ini harus sesuai dengan lingkup dan sifat kegiatan instansi.Contoh:• Jumlah jasa/kegiatan yang direncanakan – Jumlah orang yang diimunisasi/ vaksinasi – Jumlah permohonan yang diselesaikan – Jumlah pelatihan/ peserta pelatihan – Jumlah jam latihan dalam sebulan• Jumlah barang yang akan dibeli/dihasilkan – Jml pupuk/obat/bibit yang dibeli – Jumlah komputer yang dibeli – Jumlah gedung/jembatan yg dibangun – meter panjang jalanyang dibangun/rehab dadang-solihin.blogspot.com 37
  • 37. Indikator Kinerja OUTCOME• Pengukuran indikator Hasil seringkali rancu dengan pengukuran indikator Keluaran.• Indikator outcome lebih utama daripada sekedar output. Walaupun produk telah berhasil dicapai dengan baik, belum tentu secara outcome kegiatan telah tercapai.• Outcome menggambarkan tingkat pencapaian atas hasil lebih tinggi yang mungkin menyangkut kepentingan banyak pihak.• Dengan indikator outcome instansi dapat mengetahui apakah hasil yang telah diperoleh dalam bentuk output memang dapat dipergunakan sebagaimana mestinya dan memberikan kegunaan yang besar bagi masyarakat. dadang-solihin.blogspot.com 38
  • 38. Contoh: Ukuran Kinerja Indikator Outcome• Jumlah/ % hasil langsung dari kegiatan – Tingkat Pemahaman peserta terhadap materi pelatihan – tingkat kepuasan dari pemohon/pasien (costumer) – kemenangan tim dlm setiap pertandingan• Peningkatan langsung hal-hal yg positif – kenaikan prestasi kelulusan siswa – peningkatan daya tahan bangunan – Penambahan daya tampung siswa• Penurunan langsung hal-hal yang negatif – Penurunan Tingkat Kemacetan – Penurunan Tingkat Pelanggaran Lalu lintas dadang-solihin.blogspot.com 39
  • 39. Indikator Kinerja IMPACT• Indikator ini memperlihatkan pengaruh yang ditimbulkan dari manfaat yang diperoleh dari hasil kegiatan.• Seperti halnya indikator manfaat, indikator dampak juga baru dapat diketahui dalam jangka waktu menengah dan panjang.• Indikator dampak menunjukkan dasar pemikiran mengapa kegiatan dilaksanakan, menggambarkan aspek makro pelaksanaan kegiatan, tujuan kegiatan secara sektoral, regional dan nasional.Contoh:• Peningkatan hal yg positif dlm jk panjang – % Kenaikan Pendapatan perkapita masyarakat – Peningkatan cadangan pangan – Peningkatan PDRB sektor tertentu• Penurunan hal yang negatif dlm jk panjang – Penurunan Tingkat kemiskinan – Penurunan Tingkat Kematian dadang-solihin.blogspot.com 40
  • 40. dadang-solihin.blogspot.com 41
  • 41. Evaluasi Kinerja Pembangunan Daerah (EKPD)• Evaluasi yang dilakukan untuk menilai hasil kerja pembangunan daerah• EKPD dilakukan oleh Bappenas sejak tahun 2006• Tujuan EKPD adalah untuk mengevaluasi capaian RPJMN di daerah khususnya provinsi• Bekerja sama dengan 33 Perguruan Tinggi Negeri di 33 provinsi dadang-solihin.blogspot.com 42
  • 42. Tim EKPD Provinsi• Tim EKPD Provinsi merupakan dosen PTN yang ditunjuk oleh rektor PTN yang bersangkutan• Terdiri dari 8 orang• Bekerjasama dengan Bappenas dalam melaksanakan EKPD• Penunjukan sebagai Tim hanya dilakukan sekali (tidak berubah) hingga kegiatan evaluasi berakhir kecuali berhalangan tetap dadang-solihin.blogspot.com 43
  • 43. Struktur Organisasi EKPD Penanggungjawab Deputi Evaluasi Kinerja Pembangunan BappenasSekretariat Tim Pelaksana Provinsi: Ketua: Bappeda, Direktur EKPD SKPD, BPS Bappenas Tim Sekretariat Tim Penghubung Tim EKPD Provinsi Nasional Provinsi (33 Perguruan Tinggi)Keterangan: = garis pertanggungjawaban = garis koordinasi dadang-solihin.blogspot.com 44
  • 44. Komponen Pelaksanaan EKPD 20111. Evaluasi capaian prioritas Nasional 2010 dan 2011 berdasarkan RPJMN 2010 – 20142. Relevansi isu strategis, sasaran, arahkebijakan dan strategi pengembangan dalam RPJMN 2010 – 20143. Evaluasi Tematik dadang-solihin.blogspot.com 45
  • 45. Evaluasi Capaian Prioritas Nasional RPJMN 2010 - 2014• mengidentifikasi sejumlah indikator kinerja yang akan dievaluasi dalam EKPD• mengidentifikasi capaian indikator kinerja pembangunan tahun 2009, 2010 dan 2011• Analisis – Menganalisis faktor-faktor penyebab tercapai atau tidaknya target indikator kinerja tersebut (jika indikator memiliki target) – Menganalisis faktor-faktor menurunnya indikator kinerja dari tahun sebelumnya (jika indikator tidak memiliki target) dadang-solihin.blogspot.com 46
  • 46. Indikator Capaian Prioritas Nasional RPJMN 2010 – 2014• Menggunakan indikator kinerja pembangunan berdasarkan 11 prioritas nasional dan 3 prioritas nasional lainnya.• Indikator Kinerja: alat ukur keberhasilan suatu pembangunan/kebijakan/program/kegiatan• Kriteria indikator kinerja: SMART• Jenis Indikator: 1. Indikator utama (U): indikator yang harus dianalisis capaiannya 2. Indikator pendukung (P) : indikator yang mendukung analisis capaian indikator utama dadang-solihin.blogspot.com 47
  • 47. Prioritas Nasional 1 Reformasi Birokrasi dan Tata Kelola 2 Pendidikan 3 Kesehatan 4 Penanggulangan Kemiskinan 11 Prioritas Nasional 5 Ketahanan PanganKabinet Indonesia Bersatu II 6 Infrastruktur 2009-2014 7 Iklim Investasi dan Iklim Usaha 8 Energi 9 Lingkungan Hidup dan Pengelolaan Bencana 10 Daerah Tertinggal, Terdepan, Terluar, & Pasca-konflik 11 Kebudayaan, Kreativitas dan Inovasi Teknologi 12 Bidang Politik, Hukum dan Keamanan Prioritas Lainnya 13 Bidang Perekonomian 14 Bidang Kesejahteraan Rakyat dadang-solihin.blogspot.com 48
  • 48. Indikator Capaian Prioritas Nasional RPJMN 2010 – 2014 Prioritas KeteranganNo Indikator Satuan Nasional Indikator1 Reformasi Persentase kasus korupsi yang tertangani dibandingkan % U Birokrasi dan Tata dengan yang dilaporkan Kelola Persentase kab/ kota yang memiliki peraturan daerah % U pelayanan satu atap Persentase kab/kota yang memiliki pelaporan Wajar Tanpa % U Pengecualian (WTP) Persentase kab/kota yang telah memiliki e-procurement % U Persentase kab/kota yang telah memiliki Perda % U Transparansi2 Pendidikan Rata-rata Lama Sekolah Tahun U Angka Partisipasi Murni (SD/MI) % P Angka Partisipasi Kasar (SD/MI) % P Angka melek aksara 15 tahun keatas % P3 Kesehatan Angka Kematian Bayi per 1000 kelahiran U hidup Angka Harapan Hidup Tahun U Persentase penduduk ber-KB (contraceptive prevalence % U rate) Laju pertumbuhan penduduk % P dadang-solihin.blogspot.com 49
  • 49. Indikator Capaian Prioritas Nasional RPJMN 2010 – 2014 KeteranganNo Prioritas Nasional Indikator Satuan Indikator4 Penanggulangan Persentase penduduk miskin % U Kemiskinan Tingkat pengangguran terbuka % U5 Ketahanan Pangan PDRB Sektor Pertanian Rp U Nilai Tukar Petani Rp P Produksi Padi Ton P Jumlah Penyuluh Pertanian Orang P6 Infrastruktur % panjang jalan nasional Baik % U dalam kondisi: Sedang % U Buruk % U Jumlah Pembangunan Rumah Unit U Sederhana/Provinsi Perda RTRW Provinsi Unit U Persentase kab/kota yang telah mensahkan % P Perda RTRW dadang-solihin.blogspot.com 50
  • 50. Indikator Capaian Prioritas Nasional RPJMN 2010 – 2014 KeteranganNo Prioritas Nasional Indikator Satuan Indikator7 Iklim Investasi dan Iklim Persentase kredit UMKM % U Usaha Nilai Realisasi Investasi PMA US$ Juta U Nilai Realisasi Investasi PMDN Rp Milyar U Jumlah alokasi kredit perbankan Rp M P Jumlah tabungan masyarakat Rp M P8 Energi Rasio Elektrifikasi % U9 Lingkungan Hidup dan Persentase luas lahan rehabilitasi dalam hutan % U Pengelolaan Bencana terhadap lahan kritis Frekuensi terjadi bencana Kali/Thn P Persentase ruang terbuka hijau (RTH) di % P Ibukota Provinsi Persentase pembentukan Badan % P Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) di kab/kota/provinsi10 Daerah Tertinggal, Indeks Gini U Terdepan, Terluar, dan Jumlah Kabupaten Tertinggal Kab U Pasca Konflik Kemiskinan % P 51 dadang-solihin.blogspot.com
  • 51. Indikator Capaian Prioritas Nasional RPJMN 2010 – 2014 KeteranganNo Prioritas Nasional Indikator Satuan Indikator11 Kebudayaan, Jumlah paten (HAKI) Unit U Kreatifitas, Inovasi Jumlah dosen peneliti PTN/PTS Orang P dan Teknologi Jumlah perpustakaan Buah P Jumlah hasil riset dari lembaga riset Buah P Prioritas Lainnya1 Kesejahteraan IPM Indeks U rakyat Pendapatan per kapita Rp juta / tahun U Penyandang masalah sosial % P Gizi Buruk % P2 Politik, Hukum, dan Indeks kriminalitas Indeks U Keamanan Persentase penyelesaian kasus kejahatan % P konvensional Persentase penyelesaian kasus kejahatan % P transnasional3 Perekonomian Pertumbuhan ekonomi % U Inflasi % P Perkembangan PAD % P Pertumbuhan Ekspor dadang-solihin.blogspot.com % P52 Pertumbuhan Impor % P
  • 52. Relevansi Isu Strategis• Identifikasi isu strategis, sasaran, arah kebijakan dan strategi pengembangan RPJMN 2010-2014• Analisis relevansi isu strategis, sasaran, arah kebijakan dan strategi pengembangan dengan kondisi provinsi• Analisis terhadap arah kebijakan dan strategi pengembangan yang ada dalam Buku III RPJMN 2010-2014, untuk mengetahui apakah arah kebijakan dan strategi pelaksanaan relevan dengan RKPD 2010 dan 2011 di Provinsi.• Rekomendasi tindaklanjut atau perbaikan sasaran, arah kebijakan dan strategi pengembangan dadang-solihin.blogspot.com 53
  • 53. Relevansi Isu Strategis • Isu Strategis (4) (5) (1) (2) (3) Analisis Rekomendasi RPJMN 2010-2014 RKPD 2010 RKPD 2011 Relevansi Isu Strategis RKP/RKPD 2013(masukkan isu strategis Isu strategis yang Isu strategis yang (Lakukan analisis  Rekomendasi isu strategisberdasarkan wilayah ke relevan: relevan: relevansi berdasarkan ke pemerintah:dalam kolom ini. Lihat  (identifikasi isu  (identifikasi isu isu strategis pada kolomLampiran 1) strategis dalam strategis (1), (2), dan (3)) RKPD 2010 yang dalam RKPD relevan dengan isu 2011 yang strategis dalam relevan RPJMN 2010- dengan isu  Rekomendasi isu strategis 2014) strategis ke pemerintah provinsi: Isu strategis yang tidak dalam RPJMN relevan: 2010-2014)  (identifikasi isu Isu strategis yang strategis yang ada tidak relevan: dalam RKPD 2010  (identifikasi isu namun tidak ada strategis yang dalam RPJMN ada dalam 2010-2014) RKPD 2011 namun tidak ada dalam RPJMN 2010- dadang-solihin.blogspot.com 2014) 54
  • 54. Relevansi Isu Strategis• Sasaran Rekomendasi RPJMN 2010- RKPD RKPD Analisis Sasaran 2014 2010 2011 Relevansi RKP/RKPD 2013Analisis seperti isustrategis di atas dadang-solihin.blogspot.com 55
  • 55. Relevansi Isu Strategis• Arah Kebijakan dan Strategi Pengembangan Rekomendasi RKPD RKPD Analisis Kebijakan dan RPJMN 2010-2014 2010 2011 Relevansi Strategi RKP/RKPD 2013 Idem dengan isu strategis dadang-solihin.blogspot.com 56
  • 56. Evaluasi Tematik• Mengidentifikasi dokumen hasil evaluasi yang telah dilaksanakan• Untuk mengakomodasi usulan kebijakan yang akan disampaikan ke pemerintah dari hasil kajian/evaluasi yang telah dilaksanakan oleh Perguruan Tinggi dadang-solihin.blogspot.com 57
  • 57. Diagram Alir Komponen EKPD 2011 1 2 3 Evaluasi Terhadap Capaian Relevansi Isu Strategis dsb Evaluasi Tematik Prioritas RPJMN 2010-2014 dalam RPJMN 2010-2014Identifikasi Identifikasi isu strategis, sasaran, Identifikasi Capaian 2009, 2010, arah kebijakan dan strategi Identifikasi dokumen hasil 2011 dan Target 2010 dan 2011 pengembangan dalam RPJMN evaluasi yg telah dilaksanakan 2010-2014 Analisis Capaian Analisis capaian 2010 2010 Analisis relevansi isu dibandingkan dibandingkan strategis, sasaran, arah Penyusunan Laporan Hasil capaian 2009 dan target 2010 dan kebijakan dan strategi Analisis capaian 2011 capaian 2011 Identifikasi Dokumen pengembangan dengan dibandingkan dibandingkan kondisi provinsi capaian 2010 target 2011 Rekomendasi Rekomendasi kebijakan sesuai Rekomendasi Tindaklanjut atau Rekomendasi Berdasarkan 11 dengan isi dokumen hasil Perbaikan Sasaran, Kebijakan +3 Prioritas Nasional Lainnya evaluasi yg telah dilaksanakan dan strategi pengembangan oleh PT sebelumnya dadang-solihin.blogspot.com 58
  • 58. dadang-solihin.blogspot.com 59

×