• Share
  • Email
  • Embed
  • Like
  • Save
  • Private Content
E_Government dan Perencanaan Pembangunan Daerah
 

E_Government dan Perencanaan Pembangunan Daerah

on

  • 534 views

Peluncuran Sistem Informasi Perencanaan Pembangunan Daerah Kabupaten Tanah Bumbu-Kalimantan Selatan di Mahligai Bersujud-Batulicin, 23 Januari 2014

Peluncuran Sistem Informasi Perencanaan Pembangunan Daerah Kabupaten Tanah Bumbu-Kalimantan Selatan di Mahligai Bersujud-Batulicin, 23 Januari 2014

Statistics

Views

Total Views
534
Views on SlideShare
534
Embed Views
0

Actions

Likes
1
Downloads
33
Comments
0

0 Embeds 0

No embeds

Accessibility

Categories

Upload Details

Uploaded via as Microsoft PowerPoint

Usage Rights

© All Rights Reserved

Report content

Flagged as inappropriate Flag as inappropriate
Flag as inappropriate

Select your reason for flagging this presentation as inappropriate.

Cancel
  • Full Name Full Name Comment goes here.
    Are you sure you want to
    Your message goes here
    Processing…
Post Comment
Edit your comment

    E_Government dan Perencanaan Pembangunan Daerah E_Government dan Perencanaan Pembangunan Daerah Presentation Transcript

    • dadang-solihin.blogspot.com 2
    • 33
    • Materi • Definisi E-Government • Tujuan dan Permasalahan Pembangunan • Keselarasan Perencanaan dan Pelaksanaan Pembangunan • Reformasi Perencanaan: UU 25/2004 tentang SPPN • E_Government dadang-solihin.blogspot.com 4
    • Definisi E-Government • E-Government pada intinya adalah penggunaan Teknologi Informasi yang dapat meningkatkan hubungan antara Pemerintah dan pihak-pihak lain. Government Government Business Business Citizen G2G G2B G2C B2B B2C Citizen C2C dadang-solihin.blogspot.com 5
    • dadang-solihin.blogspot.com 6
    • Apa Itu Pembangunan? Pembangunan adalah: proses perubahan ke arah kondisi yang lebih baik melalui upaya yang dilakukan secara terencana. (Kartasasmita, 1997) Tujuan Pembangunan: 1.Peningkatan standar hidup (levels of living) setiap orang, baik pendapatannya, tingkat konsumsi pangan, sandang, papan, pelayanan kesehatan, pendidikan, dll. 2.Penciptaan berbagai kondisi yang memungkinkan tumbuhnya rasa percaya diri (self-esteem) setiap orang. 3.Peningkatan kebebasan (freedom/democracy) setiap orang. (Todaro, 2000) dadang-solihin.blogspot.com 7
    • How? 1. Mengurangi disparitas atau ketimpangan pembangunan  antar daerah  antar sub daerah  antar warga masyarakat (pemerataan dan keadilan). 1. Memberdayakan masyarakat dan mengentaskan kemiskinan. 2. Menciptakan atau menambah lapangan kerja. 3. Meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan masyarakat daerah. 4. Mempertahankan atau menjaga kelestarian sumber daya alam agar bermanfaat bagi generasi sekarang dan generasi masa datang (berkelanjutan). dadang-solihin.blogspot.com 8
    • Tantangan dalam Pembangunan Daerah • Mengurangi ketimpangan • Memberdayakan masyarakat • Mengentaskan kemiskinan. • Menambah lapangan kerja. Dunia usaha yg kondusif Peningkatan kapasitas SDM dadang-solihin.blogspot.com • Menjaga kelestarian SDA 9
    • PEMBANGUNAN DAERAH PEMBANGUNAN DI DAERAH Upaya terencana untuk meningkatkan kapasitas Pemerintahan Daerah Upaya untuk memberdayakan masyarakat di seluruh daerah Sehingga tercipta suatu kemampuan yang andal dan profesional dalam: Sehingga tercipta suatu lingkungan yang memungkinkan masyarakat untuk:  Memberikan pelayanan kepada masyarakat,  Mengelola sumber daya ekonomi daerah.  Menikmati kualitas kehidupan yang lebih baik, maju, dan tenteram,  Peningkatan harkat, martabat, dan harga diri. dadang-solihin.blogspot.com 10
    • dadang-solihin.blogspot.com 11
    • dadang-solihin.blogspot.com 12
    • Indikator Kinerja dan Log-Frame IN PU T O INP UT U TP U T OU TP UT O O OU TC OM E AT INPUT OUTPUT U TC O M E O O TC U IMPACT OUTCOME T PU IN T PU T U T PU IN UT TP OU E M ME CO T OU OUTCOME OUTPUT INPUT O OU U TC O TC OM E M E OU T O U TP O UT P U T UT INP O T PU UT O UT C O ME CO T OU M E ABK KPJM PU T INP U T UT IN PU T IN PU T dadang-solihin.blogspot.com 13
    • Alur Pikir Logic Model Metode Penyusunan IMPACTS Hasil pembangunan yang diperoleh dari pencapaian outcome Apa yang ingin diubah OUTCOMES Manfaat yang diperoleh dalam jangka menengah untuk beneficieries tertentu sebagai hasil dari output Apa yang ingin dicapai OUTPUTS Produk/barang/jasa akhir yang dihasilkan Apa yang dihasilkan (barang) atau dilayani (jasa) ACTIVITIES Proses/kegiatan menggunakan input menghasilkan output yang diinginkan Apa yang dikerjakan Sumberdaya yang memberikan kontribusi dalam menghasilkan output Apa yang digunakan dalam bekerja Metode Pelaksanaan INPUTS Sumber : Framework for Managing Programme Performance Information, National Treasury, Republic of South Africa, May 2007 dadang-solihin.blogspot.com 14
    • Hirarki dari Visi ke Program Visi • Rumusan umum mengenai keadaan yang diinginkan pada akhir periode perencanaan. Misi • Rumusan umum mengenai upaya-upaya yang akan dilaksanakan untuk mewujudkan visi. Tujuan/ Sasaran • Penjabaran visi yang lebih spesifik dan terukur sebagai upaya mewujudkan visi dan misi Strategi • Langkah-langkah berisikan program-program indikatif untuk mewujudkan visi dan misi. Kebijakan Program • Arah/tindakan yang diambil oleh Pemerintah Pusat/Daerah untuk mencapai tujuan. • Instrumen kebijakan yang berisi satu atau lebih kegiatan yang dilaksanakan oleh instansi pemerintah/lembaga untuk mencapai sasaran dan tujuan serta memperoleh alokasi anggaran, atau kegiatan masyarakat yang dikoordinasikan oleh instansi pemerintah. dadang-solihin.blogspot.com 15
    • Keselarasan Kebijakan dan Pelaksanaan Program (Mengacu pada Struktur UU 25/2004) Visi X Misi Misi Sasaran Sasaran Strategi Strategi Kebijakan Program KINERJA PRIMA Kebijakan Program Kebingungan Visi X Sasaran Strategi Kebijakan Program Frustrasi Visi Misi X Strategi Kebijakan Program Tidak Terarah Visi Misi Sasaran X Kebijakan Program Tidak Efektif Visi Misi Sasaran Strategi Program Salah Langkah Visi Misi Sasaran Strategi X Kebijakan dadang-solihin.blogspot.com X Tidak Efisien 16
    • dadang-solihin.blogspot.com 17
    • Apa itu SPPN SPPN adalah  Satu kesatuan tata cara perencanaan pembangunan  Untuk menghasilkan rencanarencana pembangunan dalam jangka panjang, jangka menengah, dan tahunan  Yang dilaksanakan oleh unsur penyelenggara negara dan masyarakat di tingkat pusat dan daerah. dadang-solihin.blogspot.com SPPN 18
    • Tujuan SPPN 1. Mendukung koordinasi antar-pelaku pembangunan. 2. Menjamin terciptanya integrasi, sinkronisasi, dan sinergi baik antar-Daerah, antar-ruang, antar-waktu, antar-fungsi pemerintah maupun antara Pusat dan Daerah. 3. Menjamin keterkaitan dan konsistensi antara perencanaan, penganggaran, pelaksanaan, dan pengawasan. 4. Mengoptimalkan partisipasi masyarakat. 5. Menjamin tercapainya penggunaan sumber daya secara efisien, efektif, berkeadilan, dan berkelanjutan. dadang-solihin.blogspot.com 19
    • Proses Perencanaan Pendekatan Politik: Pemilihan Presiden/Kepala Daerah menghasilkan rencana pembangunan hasil proses politik (public choice theory of planning), khususnya penjabaran Visi dan Misi dalam RPJM/D. Proses Teknokratik: Menggunakan metode dan kerangka berpikir ilmiah oleh lembaga atau satuan kerja yang secara fungsional bertugas untuk itu. Partisipatif: Dilaksanakan dengan melibatkan seluruh stakeholders, antara lain melalui Musrenbang. Proses top-down dan bottom-up: Dilaksanakan menurut jenjang pemerintahan. dadang-solihin.blogspot.com 20
    • Status Hukum Dokumen Perencanaan NASIONAL Dokumen DAERAH Penetapan Dokumen Penetapan Rencana Pembangunan Jangka Panjang Nasional (RPJP-Nasional) UU (Ps. 13 Ayat 1) Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah (RPJP-Daerah) Perda (Ps. 13 Ayat 2) Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJM-Nasional) Per Pres (Ps. 19 Ayat 1) Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJM-Daerah) Peraturan KDH (Ps. 19 Ayat 3) Renstra Kementerian / Lembaga (Renstra KL) Peraturan Pimpinan KL (Ps. 19 Ayat 2) Renstra Satuan Kerja Peraturan Perangkat Daerah (Renstra Pimpinan SKPD SKPD) (Ps. 19 Ayat 4) Rencana Kerja Pemerintah (RKP) Per Pres (Ps. 26 Ayat 1) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Peraturan KDH (Ps. 26 Ayat 2) Rencana Kerja Kementerian / Lembaga (Renja KL) Peraturan Pimpinan KL (Ps. 21 Ayat 1) Rencana Kerja Satuan Kerja Perangkat Daerah (Renja SKPD) Peraturan Pimpinan SKPD ( Ps. 21 Ayat 3) dadang-solihin.blogspot.com 21
    • Persyaratan Dokumen Perencanaan: SMART  SPECIFIC-jelas, tidak mengundang multi interpretasi  MEASUREABLE-dapat diukur (“What gets measured gets managed”)  ACHIEVABLE-dapat dicapai (reasonable cost using and appropriate collection method)  RELEVANT (information needs of the people who will use the data)  TIMELY-tepat waktu (collected and reported at the right time to influence many manage decision) dadang-solihin.blogspot.com 22
    • Syarat Perencanaan Harus memiliki, mengetahui, dan memperhitungkan: 1. Tujuan akhir yang dikehendaki. 2. Sasaran-sasaran dan prioritas untuk mewujudkannya (yang mencerminkan pemilihan dari berbagai alternatif). 3. Jangka waktu mencapai sasaran-sasaran tersebut. 4. Masalah-masalah yang dihadapi. 5. Modal atau sumber daya yang akan digunakan serta pengalokasiannya. 6. kebijakan-kebijakan untuk melaksanakannya. 7. Orang, organisasi, atau badan pelaksananya. 8. Mekanisme pemantauan, evaluasi, dan pengawasan pelaksanaannya. dadang-solihin.blogspot.com 23
    • Perencanaan yang Ideal • Prinsip partisipatif: masyarakat yang akan memperoleh manfaat dari perencanaan harus turut serta dalam prosesnya. • Prinsip kesinambungan: perencanaan tidak hanya berhenti pada satu tahap; tetapi harus berlanjut sehingga menjamin adanya kemajuan terus-menerus dalam kesejahteraan, dan jangan sampai terjadi kemunduran. • Prinsip holistik: masalah dalam perencanaan dan pelaksanaannya tidak dapat hanya dilihat dari satu sisi (atau sektor) tetapi harus dilihat dari berbagai aspek, dan dalam keutuhan konsep secara keseluruhan. • Mengandung sistem yang dapat berkembang (a learning and adaptive system). • Terbuka dan demokratis (a pluralistic social setting). dadang-solihin.blogspot.com 24
    • Fungsi/Manfaat Perencanaan • • • • • Sebagai alat koordinasi seluruh stakeholders Sebagai penuntun arah Minimalisasi ketidakpastian Minimalisasi inefisiensi sumberdaya Penetapan standar dan pengawasan kualitas dadang-solihin.blogspot.com 25
    • dadang-solihin.blogspot.com 26
    • Konsep e-goverment • • • E-gov merupakan suatu mekanisme interaksi baru (moderen) antara pemerintah dengan masyarakat dan kalangan lain yang berkepentingan (stakeholder); yang Melibatkan penggunaan teknologi informasi (terutama internet); dengan tujuan Memperbaiki mutu (kualitas) pelayanan. dadang-solihin.blogspot.com 27
    • Implementasi • • • Penyediaan sumber informasi – Sangat penting dalam otonomi daerah – Memberi informasi untuk investor – Apa potensi daerah anda? Komoditas? Fasilitas? Kemudahan? – Berapa jumlah SMU, Perguruan Tinggi beserta rangkingnya? Bagaimana dengan continuing education? Training center? Penyediaan mekanisme akses – Penetrasi komputer (PC) & telepon masih rendah, biaya/harga mahal, daya beli rendah – Menggunakan kios info di kantor dan tempat umum E-procurement (G2B) – Transparansi – Koordinasi antar institusi – Teleconference menghilangkan batas ruang – Rapat regional dapat dilangsungkan via teleconferencing dadang-solihin.blogspot.com 28
    • Manfaat E_Govt • • • Peningkatan pelayanan dan hubungan antara pemerintah dan masyarakat Pemberdayaan masyarakat Pelaksanaan pemerintahan yang lebih efisien dadang-solihin.blogspot.com 29
    • Peran TIK dalam E-Government Automasi tugas-tugas Integrasi proses dan sumber daya Cara-cara baru dadang-solihin.blogspot.com Tatanan dan budaya TIK 30
    • Peran TIK: Automasi Pemakai melaksanakan tugas-tugasnya secara manual Komputer membantu pemakai melaksanakan tugas-tugasnya dadang-solihin.blogspot.com 31
    • Peran TIK: Automasi • • • • • • • Pembuatan dokumen-dokumen kerja Kalkulasi data numeris (keuangan, hasil survey, sensus, dsb) Pemrosesan informasi (laporan-laporan terpadu, ringkasan eksekutif) Pemasukan, penyimpanan, organisasi, dan pencarian data dalam jumlah besar (pegawai, aset, keuangan, dsb) Desain grafis dan visual (presentasi, desain arsitektur, gambar kerja, dsb) Transfer dan pengiriman data (secara elektronis) Pemantauan dan evaluasi real-time (gunung api, longsor) dadang-solihin.blogspot.com 32
    • Peran TIK: Integrator Sistem Pelayanan Satu Atap • Banyak unit • Kewenangan yang berbeda-beda • Proses birokrasi yang berlainan • Banyak data Pemakai melihatnya sebagai satu layanan dadang-solihin.blogspot.com 33
    • Integrasi: Pemakaian Data Bersama Dinas Sosial Dinas Kependudukan Dinas Kesehatan Penanganan bencana Data kependudukan Data kesehatan Data prasarana fisik & fasum Penanganan KLB dadang-solihin.blogspot.com Dinas Kimpraswil Dinas Kesehatan 34
    • Integrasi: Komunikasi antar Aplikasi Sistem dan aplikasi dengan platform (hardware, sistem operasi, dan software) yang berbeda-beda Isu pokok: kebutuhan untuk saling berkomunikasi tanpa harus mengetahui aspek internal dan memaksakan kesamaan platform dadang-solihin.blogspot.com 35
    • Teknologi Integrasi Aplikasi client tidak harus sama dengan aplikasi server. Untuk mengkomunikasikan keduanya tidak perlu harus mengetahui detil desain internal masing-masing. akses server (service implementation) client X interface Y Z dadang-solihin.blogspot.com implementasi layanan 36
    • Isu-Isu dalam Integrasi • • • • • Hak akses (siapa boleh mengakses apa) Keamanan sistem Format data Kepemilikan dan kewenangan terhadap data Koordinasi dan kesepakatan dalam integrasi dadang-solihin.blogspot.com 37
    • Perencanaan TIK If you fail to plan, you plan to fail Efek dari kegagalan dalam perencanaan adalah tidak tercapainya fungsi TIK sebagai pendukung tugas/kegiatan, malah menjadi beban & pemborosan. dadang-solihin.blogspot.com 38
    • Tahapan Perencanaan TIK mencerminkan peran strategis TIK dalam mencapai tujuan organisasi dasar bagi perencanaan programprogram TIK cara untuk mengetahui keberhasilan pencapaian tujuan dadang-solihin.blogspot.com implementasi cara-cara pencapaian tujuan TIK untuk keperluan evaluasi dan pemantauan 39
    • Prinsip Desain Program TIK • • • • Efektifitas – menuju pada sasaran pencapaian tujuan  spesifikasi harus jelas Efisiensi – sumber dana yang tersedia selalu tidak tak terbatas  alokasi yang optimal Kontinuitas – umumnya program-program TIK saling terkait  konsistensi urutan implementasi program Keberlanjutan – terutama terkait dengan program-program berjangka panjang  kepastian anggaran dan sumber daya lainnya dadang-solihin.blogspot.com 40
    • Prinsip Implementasi Program • TIK sebagai pendukung, bukan tujuan – Jangan sampai terjebak oleh tujuan semu • Perhatikan realitas yang ada – Kondisi sosial ekonomi masyarakat dan nilai-nilai yang berkembang di dalamnya Partisipasi masyarakat dalam program-program TIK – Menumbuhkan rasa ikut memiliki Perhatikan kesederhanaan dan kemudahan – Kesederhanaan akan menumbuhkan partisipasi • • dadang-solihin.blogspot.com 41
    • dadang-solihin.blogspot.com 42