Membangun Lembaga Think Tanks

1,472 views

Published on

FGD Deputi Bidang Pengkajian Stratejik Lemhannas-RI di Gedung Astagatra-Jakarta, 2 Desember 2013

0 Comments
0 Likes
Statistics
Notes
  • Be the first to comment

  • Be the first to like this

No Downloads
Views
Total views
1,472
On SlideShare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
4
Actions
Shares
0
Downloads
56
Comments
0
Likes
0
Embeds 0
No embeds

No notes for slide

Membangun Lembaga Think Tanks

  1. 1. dadang-solihin.blogspot.com 2
  2. 2. dadang-solihin.blogspot.com 3
  3. 3. Materi • • • • • • • • Apa itu Think Tanks? Indikator Kunci Efektivitas Think Tanks Cek List Think Tanks yang Berkualitas Kategori Afiliasi Think Tank Sumber Motivasi SDM Jenis-jenis Pelatihan Staf Lembaga Think Tanks Komunikasi Survey Pandangan Masyarakat Amerika terhadap Lembaga Think Tanks di Washington Sumber: 1. James G. McGann, 2010: The Think Tanks and Civil Societies Program 2. Raymond J. Struyk, 2006: Managing Think Tanks dadang-solihin.blogspot.com 4
  4. 4. dadang-solihin.blogspot.com 5
  5. 5. Pengertian • Think Tanks adalah organisasi yang menghasilkan penelitian yang berorientasi pada kebijakan, analisis, dan nasihat tentang isu-isu domestik dan internasional dalam upaya untuk memungkinkan para pembuat kebijakan dan masyarakat untuk membuat keputusan tentang isu-isu kebijakan publik. • Think Tanks bertindak sebagai jembatan antara komunitas akademis dengan pengambil kebijakan, melayani kepentingan publik sebagai suara independen yang menerjemahkan terapan dan penelitian dasar ke dalam bahasa dan bentuk yang dapat dimengerti, dapat dipercaya, dan dapat diakses bagi para pembuat kebijakan dan masyarakat. • Think Tanks dapat bergabung dengan pemerintah, partai politik, pihak-pihak yang berkepentingan, perusahaan swasta atau organisasi independen non-pemerintah (LSM). dadang-solihin.blogspot.com 6
  6. 6. Organisasi yang Terstruktur sebagai Badan Permanen • Berbeda dengan komisi ad hoc atau panel penelitian, Think Tanks mengalokasikan sebagian besar anggaran dan SDM untuk mengawasi dan menerbitkan penelitian dan analisis kebijakan dalam ilmu-ilmu sosial: ilmu politik, ekonomi, administrasi publik, dan hubungan internasional. • Produk utama Think Tanks adalah buku, monograf, laporan, laporan singkat kebijakan, konferensi, seminar , pertemuan formal dan diskusi informal dengan para pembuat kebijakan, pejabat pemerintah, dan stakeholders. dadang-solihin.blogspot.com 7
  7. 7. dadang-solihin.blogspot.com 8
  8. 8. 1. Indikator Sumber 1. Kemampuan untuk merekrut dan mempertahankan sarjana dan analis. . 2. Tingkat, kualitas, dan stabilitas dukungan keuangan. 3. Kedekatan dan akses kepada para pengambil keputusan dan elit kebijakan lainnya. . . 4. Staf dengan kemampuan untuk melakukan penelitian yang ketat, studi dan menghasilkan analisis tepat waktu dan tajam. . 5. Kelembagaan mata uang. . 6. Kualitas dan keandalan jaringan. 7. Kontak dengan orang-orang kunci dalam politik dan komunitas akademis, dan media. . . dadang-solihin.blogspot.com 9
  9. 9. 2. Indikator Pemanfaatan 1. Reputasi sebagai organisai “go-to" oleh media dan elit kebijakan di negeri ini. . 2. Kuantitas dan kualitas dari pemunculan dan kutipan di media dan di web. . 3. Pemanfaatan oleh lembaga legislatif dan eksekutif. 4. Pertemuan, perjanjian resmi, konsultasi dengan pejabat atau K/L. . . 5. Jumlah buku yang terjual. 6. Laporan yang didistribusikan. 7. Referensi dibuat untuk penelitian dan analisis dalam publikasi ilmiah dan populer, dan para peserta konferensi dan seminar. dadang-solihin.blogspot.com . . . 10
  10. 10. 3. Indikator Keluaran 1. Jumlah dan kualitas dari proposal kebijakan dan ide-ide yang dihasilkan. . 2. Publikasi yang dihasilkan (buku, jurnal artikel, makalah kebijakan, dll). . 3. Wawancara berita yang dilakukan. 4. Briefing, konferensi, dan seminar terorganisir. . . 5. Staf yang dinominasikan sebagai penasihat dan pejabat pemerintah. dadang-solihin.blogspot.com . 11
  11. 11. 4. Indikator Dampak 1. Rekomendasi yang dipertimbangkan atau diadopsi oleh para pembuat kebijakan dan organisasi masyarakat sipil. . 2. Masalah jaringan sentralitas. 3. Peran penasehat bagi partai politik, kandidat, tim transisi. 4. Pemberian penghargaan. 5. Publikasi atau kutipan dari publikasi di jurnal akademik, pernyataan publik dan penampilan di media cetak dan elektronik yang mempengaruhi perdebatan kebijakan dan pengambilan keputusan. . . . . 6. Listserv dan dominasi situs web. 7. Sukses dalam menantang kebijaksanaan konvensional dan prosedur operasi standar birokrat dan pejabat terpilih di suatu negara atau wilayah di dunia. dadang-solihin.blogspot.com . . 12
  12. 12. dadang-solihin.blogspot.com 13
  13. 13. 1. Hubungan langsung antara upaya suatu organisasi di daerah tertentu untuk sebuah perubahan positif dalam nilai-nilai sosial: . . perubahan yang signifikan dalam kualitas hidup di negara masing-masing, . . jumlah barang dan jasa yang tersedia untuk warga, . . kondisi kesehatan fisik dan mental, . . kualitas lingkungan, . . kualitas hak-hak politik, . . akses ke lembaga,dll . 2. Publikasi produk organisasi oleh jurnal peer review, buku dan publikasi lainnya yang dihargai. . 3. Kemampuan untuk mempertahankan sarjana & analis terkemuka; . 4. Akses kepada orang-orang penting di bidang pembuatan kebijakan, media, dan akademisi; . dadang-solihin.blogspot.com 14
  14. 14. 5. Reputasi akademik : . . akreditasi formal, . . kutipan dari think tank; . . publikasi menurut keilmuan dalam buku-buku akademis besar, . . jurnal, . . konferensi, dan . . publikasi profesional lainnya; . . 6. Reputasi media: . jumlah penampilan di media . . wawancara, dan . . kutipan di media; . 7. Reputasi dengan pembuat kebijakan (mengenali isu-isu tertentu, jumlah briefing dan janji resmi, ringkasan kebijakan, testimoni legislatif yang disampaikan); dadang-solihin.blogspot.com . 15
  15. 15. 8. Tingkat sumber daya keuangan organisasi (sumbangan, biaya keanggotaan, sumbangan tahunan, kontrak pemerintah dan swasta, pendapatan diperoleh), . 9. Kemampuan organisasi untuk memenuhi tuntutan pemberi dana atau untuk memenuhi tujuan masing-masing institusi pemberi keputusan; . 10. Keluaran organisasi secara menyeluruh: . . Proposal kebijakan, . . publikasi, . . wawancara, . . konferensi, . . staf yang dinominasikan untuk jabatan resmi . 11. Jumlah rekomendasi kepada pembuat kebijakan, staf yang melayani peran penasihat bagi pembuat kebijakan, penghargaan yang diberikan kepada para sarjana; dadang-solihin.blogspot.com . 16
  16. 16. 12. Kegunaan informasi organisasi dalam kerja advokasi, mempersiapkan undang-undang atau testimoni, menyiapkan makalah akademis atau presentasi, melakukan penelitian, atau mengajar; . 13. Kemampuan organisasi untuk menghasilkan pengetahuan baru . atau ide-ide alternatif kebijakan; 14. Kemampuan untuk menjembatani kesenjangan: . . antara pengetahuan dan kebijakan, . . antara pembuat kebijakan dan masyarakat; . 15. Kemampuan untuk menyertakan suara-suara baru dalam proses pembuatan kebijakan; . 16. Kemampuan organisasi yang akan ditulis dalam isu dan jaringan kebijakan; dan . 17. Keberhasilan dalam menantang kearifan lokal para pembuat kebijakan dalam menghasilkan ide-ide kebijakan dan program yang inovatif. . dadang-solihin.blogspot.com 17
  17. 17. Kategori Afiliasi Think Tank Kategori Definisi 1 Otonom dan Independen Kebebasan yang signifikan dari salah satu kelompok kepentingan atau donor dan otonom dalam operasi dan pendanaan dari pemerintah. 2 Quasi Independent Otonom dari pemerintah selain kelompok kepentingan (yaitu serikat buruh, kelompok agama, dll), lembaga donor atau kontraktor menyediakan sebagian besar pendanaan dan memiliki pengaruh yang signifikan terhadap operasi think tank. 3 Afiliasi Universitas Pusat penelitian kebijakan di universitas 4 Afiliasi Partai Politik Afiliasi formal dengan partai politik 5 Afiliasi Pemerintah Bagian dari struktur pemerintah. 6 Quasi Pemerintah Didanai secara eksklusif oleh pemerintah dan kontrak hibah tetapi bukan bagian dari pemerintah dadang-solihin.blogspot.com 18
  18. 18. Sumber Motivasi SDM 1. Fasilitas komputer, koneksi internet, asisten penelitian, dukungan spesialis humas, serta kondisi lingkungan kerja yang kondusif. 2. Penghargaan prestasi – Lembaga mengijinkan menyebarluaskan publikasi atas namanya sendiri bukan hanya atas nama lembaga saja – Analis diberi kesempatan dan waktu khusus untuk menulis, dibiayai untuk mengikuti konferensi, diadakan upacara internal untruk mengakui prestasi, serta diberi bonus 3. Muatan pekerjaan yang menarik, yaitu yang relevan dengan kebijakan yang berlaku saat itu. dadang-solihin.blogspot.com 19
  19. 19. Sumber Motivasi SDM 4. Peluang untuk tumbuh dan maju – Promosi jabatan yang jelas – Penugasan yang penting dan menantang – Pelatihan untuk meningkatkan kecakapan khusus – Konferensi internasional untuk memperdalam pengetahuan tentang sebuah kebijakan 5. Gaji yang bersaing – Diberikan sesuai prestasi staf secara konsisten – Gaji seyogianya cukup besar sehingga bermakna – Bonus diberikan karena berhubungan dengan prestasi khusus dadang-solihin.blogspot.com 20
  20. 20. dadang-solihin.blogspot.com 21
  21. 21. Untuk Analis Orientasi Umum Pembinaan SDM Peralatan bagi Peneliti • Aktivitas primer organisasi, pengorganisasian pekerjaan, nasihat agar menjadi efektif. • Analisis kebijakan publik, termasuk tulisan yang efektif untuk merekomendasikan kebijakan. • Perangkat lunak dasar (termasuk sistem komputer dalam kantor), e-mail, pengarsipan, format laporan. • Panduan kiat-kiat bekerja pada sebuah lembaga think tank, misalnya: mengerjakan banyak proyek secara bersamaan, bekerja dengan anggaran terbatas. • Evaluasi program • Membuat presentasi, termasuk penyiapan presentasi PowerPoint. • Analisis finansial terhadap proyek-proyek investasi, misalnya: layanan masyarakat, jalan, angkutan massal, perumahan. • Paket statistik (misalnya, SPSS, SAS), Exel, Microsoft Project, dan sebagainya. • Tujuan dan filosofi, gaya bekerja, aturan kerja, dan sebagainya. dadang-solihin.blogspot.com 22
  22. 22. Untuk Staf Pendukung Orientasi Umum • Tujuan dan filosofi, gaya bekerja, aturan kerja, dan sebagainya. Peralatan bagi Staf Pendukung • Program editor teks milik institusi. • Perangkat lunak dasar (termasuk • Aturan-aturan untuk penanganan sistem komputer dalam kantor), edokumen, format-format perusahaan, mail, pengarsipan, format laporan. biaya perjalanan proses, dan sebagainya. dadang-solihin.blogspot.com 23
  23. 23. dadang-solihin.blogspot.com 24
  24. 24. Jenis-jenis Isu kebijakan dari perspektif Komunikasi Peluang Audiens Sasaran Persoalan kebijakan utama yang sedang hangat dibicarakan Anggota-anggota utama pemerintah dan dewan berikut staf mereka; pihak-pihak perantara yang berpengaruh besar Persoalan kebijakan yang mungkin menjadi persoalan utama dan akan diangkat dalam jangka menengah Staf cabang pemerintahan dan legislatif serta pihak-pihak perantaranya. Perkara kebijakan lapis kedua. Contoh: perkara-perkara yang membahas perbaikan penyelenggaraaan sebuah program, yang sedang hangat-hangatnya dibicarakan.  Para administrator program utama,  kelompok-kelompok kepentingan,  pihak-pihak perantara Perkara-perkara kebijakan lapis kedua yang kemungkinan besar akan menarik perhatian dalam jangka menengah  Para Administrator utama,  kelompok-kelompok kepentingan,  pihak-pihak perantara Indentifikasi Isu kebijakan yang baru berpotensi menjadi kebijakan utama. Anggota-anggota senior dalam pemerintahan dan anggota dewan legisltif yang bertanggungjawab dalam bidang ini, LSM advokasi yang relevan, pihak-pihak perantara, masyarakat umum. dadang-solihin.blogspot.com 25
  25. 25. Tujuh Tahap Komunikasi Efektif 1. 2. 3. 4. 5. 6. 7. Mengidentifikasi audiens sasaran. Menentukan tujuan komunikasi bagi masing-masing audiens. Menyeleksi saluran komunikasi. Merancang pesan. Menyusun anggaran komunikasi untuk proyek ini. Mengambil keputusan tentang perpaduan komunikasi. Mengukur hasil-hasil komunikasi. dadang-solihin.blogspot.com 26
  26. 26. Platform Komunikasi untuk Promosi Kebijakan Promosi Pameran di konferensi Pameran di rapat asosiasi profesi Hubungan Masyarakat Press Kit (bahan promosi untuk media) dan konferensi pers Ceramah di konferensi dan rapat profesi “Penjualan” personal Rapat dengan para pembuat kebijakan Pemasaran langsung Mengeposkan dokumen Rapat dengan pihak-pihak perantara Partisipasi di dalam Laporan Tahunan Mengorganisasi roundtable dengan para pembuat kebijakan Mem-posting-kan hasil-hasil penelitian kebijakan di sebuah website Pengumuman lewat e-mail Publikasi “Memo Kebijakan” pendek Artikel Surat kabar dadang-solihin.blogspot.com 27
  27. 27. dadang-solihin.blogspot.com 28
  28. 28. Pentingnya Kualitas Keilmuan • Kualitas keilmuan paling banyak menyumbang pada cara pandang individu terhadap lembaga think tank: – 56 persen responden menjawab kualitas keilmuan paling penting bagi persepsi mereka. – 22 persen menyebut partisan lembaga think tank atau agenda ideologis, – 18 persen menyebut dampak lembaga think tank tersebut terhadap kebijakan publik. dadang-solihin.blogspot.com 29
  29. 29. Web atau Email untuk Berinteraksi dengan Think Tank • • • 90 persen responden menyatakan mereka berinteraksi dengan lembaga think tank melalui situs web institusi dan lewat penerimaan email alert. Wawancara media juga merupakan sumber informasi penting dengan 76 persen menyatakan mereka melihat, membaca atau mendengar para ilmuwan dari lembaga think tank melalui wawancara di media. Situs web juga menjadi metode yang paling disukai untuk berinteraksi dengan lembaga think tank. – 47 persen menyatakan mereka lebih suka berinteraksi dengan lembaga think tank dengan cara mengunjungi situs web atau menerima e-mail alert. – 40 persen lebih suka menghadiri acara yang diselenggarakan atau disponsori sebuah lembaga think tank. dadang-solihin.blogspot.com 30
  30. 30. Popularitas Diskusi Panel • • Ketika diminta menyeleksi dua metode yang disukai untuk kontak personal dengan lembaga think tank, 64 persen menjawab diskusi panel merupakan pendekatan yang mereka sukai. Metode berikutnya yang paling populer ialah acara makan siang dan makan malam (39 persen) dan kunjungan-kunjungan dari seorang ilmuwan think tank (25 persen). dadang-solihin.blogspot.com 31
  31. 31. Popularitas Tulisan Pendek • Ketika diminta memilih format favorit mereka untuk studi penelitian tertulis: – 46 persen responden menjawab mereka lebih menyukai policy papers sepanjang 10-20 halaman. – 35 persen menyukai policy brief sepanjang tiga sampai lima halaman, – kurang dari 10 persen memilih buku pilihan, dua halaman topik menarik untuk didiskusikan, e-mail pendek. dadang-solihin.blogspot.com 32
  32. 32. dadang-solihin.blogspot.com 33

×