Pertemuan 9
Upcoming SlideShare
Loading in...5
×
 

Pertemuan 9

on

  • 420 views

 

Statistics

Views

Total Views
420
Views on SlideShare
420
Embed Views
0

Actions

Likes
0
Downloads
0
Comments
0

0 Embeds 0

No embeds

Accessibility

Categories

Upload Details

Uploaded via as Microsoft PowerPoint

Usage Rights

© All Rights Reserved

Report content

Flagged as inappropriate Flag as inappropriate
Flag as inappropriate

Select your reason for flagging this presentation as inappropriate.

Cancel
  • Full Name Full Name Comment goes here.
    Are you sure you want to
    Your message goes here
    Processing…
Post Comment
Edit your comment

Pertemuan 9 Pertemuan 9 Presentation Transcript

  • Contoh pemikiran Walisanga• Berkenaan dengan masalah perekonomian dan kemakmuran, tampil pula Sunan Majagung sebagai nayaka (menteri) urusan ini. Dia antara lain memikirkan masalah halal-haram, masak-memasak, makanan, ikan-ikanan serta daging-dagingan. Untuk efisiensi dalam perekonomian ia berijtihad tentang kesempurnaan alat-alat pertanian, perabot dapur, pecah belah. Dalam pada itu, Sunan Kalijaga menyumbangkan karya-karya yang berkenaan dengan pertanian seperti filsafat bajak dan cangkul.
  • Pertemuan IX Islam dan Budaya Lokal dalam bidang EkonomiPranata ekonomi masa Nabi di Madinah (baca tekspertemuan 9 ms word) dapat dijadikan kerangkakonseptual tentang paranata ekonomi IslamPranata ekonomi (economic institutions) yang berfungsiuntuk memenuhi kebutuhan manusia untuk matapencaharian hidup seperti pertanian, perdagangan,industri, koperasi, perbankan, dan sebagainya.
  • Di samping menjadi alat kemakmuran yangmelipat-gandakan produksi ekonomi sertamempermudah hidup dan menghemat waktu,maka luku (bajak) dan pacul (cangkul) SunanKalijaga sekaligus menjadi alat dakwah danpendidikan ruhani serta keimanan yang sangatpopuler dan praktis.Dengan luku, yang menurut Sunan Kalijagamemiliki tujuh bagian, diajarkan suatu falsafahhidup yang dalam serta mulia untuk mencapai citadan tujuan hidup. Dengan pacul, yang menurutSunan Kalijaga memiliki tiga bagian, diajarkanjalan kehidupan yang harus ditempuh agarbahagia mencapai cita-cita yang tinggi.
  • • Pacul diartikan ngipatake kang muncul artinya membuat apa yang timbul, maksudnya bahwa dalam menjalankan sesuatu yang baik, tentu timbul godaan dan kesulitan-kesulitan. Godaan-godaan itu harus dibuang dan dilemparkan jauh-jauh. Bawak, diartikan obahing awak yaitu geraknya badan atau kerja. Maksudnya agar melemparkan godaan-godaan dengan kerja keras dan giat sehingga tidak ada waktu yang terbuang. Bagian terakhir adalah doran, diartikan ndedonga marang Pangeran, yaitu berdoa atau memuji kepada Tuhan.
  • • Di samping para wali yang disebutkan di atas, Sunan Drajat menyumbangkan pemikiran menuju kesempurnaan alat pengangkutan (transportasi) dan bangunan perumahan. Sementara Sunan Gunung Jati menyumbangkan pikiran tentang pemindahan penduduk (migrasi), yaitu pembukaan hutan-hutan sebagai perluasan tempat kediaman dan ekstensifikasi pemanfaatan alam dan hasilnya