Your SlideShare is downloading. ×
Pertemuan 13
Upcoming SlideShare
Loading in...5
×

Thanks for flagging this SlideShare!

Oops! An error has occurred.

×

Introducing the official SlideShare app

Stunning, full-screen experience for iPhone and Android

Text the download link to your phone

Standard text messaging rates apply

Pertemuan 13

246
views

Published on


0 Comments
0 Likes
Statistics
Notes
  • Be the first to comment

  • Be the first to like this

No Downloads
Views
Total Views
246
On Slideshare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
0
Actions
Shares
0
Downloads
4
Comments
0
Likes
0
Embeds 0
No embeds

Report content
Flagged as inappropriate Flag as inappropriate
Flag as inappropriate

Select your reason for flagging this presentation as inappropriate.

Cancel
No notes for slide

Transcript

  • 1. Pertemuan XIII Akulturasi Islam dan Budaya Lokal dalam bidang Ritual- Mempelajari akulturasi Islam dan budaya lokal dalam ritual, sesungguhnya mempelajari hubungan antara “Agama” dan “Adat” dalam sistem ritus sesuatu masyarakat.- Ritus (pengukuhan) atau proses ritual (hubungan- hubungan antara manusia dan alam gaib) sebetulnya selalu terpantul sebagai adat sesuatu masyarakat.- Karena itu ritual dalam budaya lokal, haruslah dianalisis dari perbedaan antara adat dan agama itu, tetapi juga akulturasi antara keduanya dalam sistem ritual tertentu.
  • 2. Makna Adat• Adat pada dasarnya adalah norma-norma tradisional yang diakui dan dipatuhi di dalam pola-pola perilaku masyarakat tetentu (etnis tertentu).• Di Indonesia, penyebutan istilah-istilah berbeda tentang adat itu. Masyarakat Jawa, Sunda, dan sebagian Melayu mneybutnya sebagai adat, sedangkan di tempat yang berbeda dikenal istilah lain seperti bicara di kalangan Batak Karo, uku di Sumba, dan kebiasaan di kalangan Minahasa.• Adat sesuatu masyarakat biasanya diteruskan secara lisan dari anggota-anggotanya oleh generasi terdahulu• Adat menetapkan apa yang diharuskan, dibenarkan, diizinkan, dicela, dan dilarang dalam situasi-situasi tertentu• Adat merupakan himpunan norma yang sah yang harus dijadikan pegangan bagi perilaku seseorang
  • 3. Makna Agama• Agama adalah sistem kepercayaan dengan kompleksitas nilai dan norma tertentu yang berkaitan dengan satu agama tertentu (misalnya Islam).• Inti dari agama itu adalah kepercayaan terhadap hal yang gaib (supranatural), apapun bentuknya, dan nilai-nilai serta norma- norma dijabarkan dari sistem kepercayaan yang disebut agama itu.• Agama karenanya dapat dimaknai sebagai “pola-pola perilaku masyarakat yang ditimbulkan oleh kepercayaan-kepercayaan atau nilai-nilai dan norma-norma yang berasal dari dan berkaitan langsung dengan satu sistem kepercayaan tertentu• Demikian perilaku ritual masyarakat berdasarkan agama, berarti ritual yang didasarkan pada ajaran agama tertentu (di dalam Islam, ritual itu biasa disebut ibadah).
  • 4. Perpaduan Adat dan Agama dalam Ritual• Ritual sebagai hasil akulturasi antara keduanya, berarti fenomena ritual yang menyerap unsur-unsur adat dan sistem agama sehingga unsur-unsur keduanya dianggap sebagai komponen-komponen dasar ritual itu.• Hasil akulturasi tersebut biasa disebut sebagai satu ritual sinkretik. Seperti halnya dalam agama Jawa, manifestasi- manifestasi Islam seringkali bersifat sinkretik karena kepercayaan-kepercayaan dan ritual-ritual Jawa tetap dipertahankan sebagai kepercayaan-kepercayaan dan ritual- ritual Islam, sehingga merupakan ritual Islam versi Jawa.• Fenomena ritual yang akulturatif pada masyarakat Jawa khususnya, tampak dalam tradisi slametan atau upacara keagamaan
  • 5. Pola Akulturasi dalam Keagamaan- Upacara-upacara keagamaan- Slametan-slametan- Upacaa daur hidup