Filsafat dan Sejarah Keilmuan MIPA

2,528 views

Published on

Published in: Education
0 Comments
2 Likes
Statistics
Notes
  • Be the first to comment

No Downloads
Views
Total views
2,528
On SlideShare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
2
Actions
Shares
0
Downloads
72
Comments
0
Likes
2
Embeds 0
No embeds

No notes for slide

Filsafat dan Sejarah Keilmuan MIPA

  1. 1. Pengertian Filsafat  Kata filsafat berasal dari bahasa Yunani, yaitu philosophia. Philo=cinta Sophia= kebijaksanaan/kebenaran. Jadi philosophia adalah orang yang mencintai kebenaran, sehingga berupaya memperoleh dan memilikinya.  Jadi apabila definisi diatas ditarik batasan artinya adalah ingin mengerti dengan mendalam atau cinta akan kebijaksanaan.
  2. 2.  Kata philosophia ditransformasikan ke berbagai bahasa. Dalam bahasa arab disebut falsafah. Dalam bahsa Indonesia disebut falsafat/filsafat. Dalam bahsa Belanda dan Jerman disebut Philosophie
  3. 3. Arti lain filsafat adalah alam pikiran, alam berfikir. Berfilsafat artinya berfikir. Namun tidak semua berfikir dikatakan berfilsafat. Berfilsafat adalah berfikir secara mendalam dan sungguhsungguh.(Ahmadi, 1982:9).
  4. 4. Definisi Filsafat Oleh Beberapa Ahli Filsafat 1. Plato (475-347SM) ia seorang filsuf yunani yang termasyur murid Socrates dan guru aristoteles. Ia mengatakan bahwa filsafat dalah pengetahuan tentang segala yang ada” ilmu pengetahuan yang berminat mencapai kebenarann yang asli. 2. Aristoteles (382 SM-332 SM) Filsafat adalah ilmu pengetahuan yang meliputi kebenaran yang tergantung didalamnya ilmu-ilmu metafisika, logika, retorika, etika, ekonomi, politik dan estetika ( filsafat adalah menyelidi segala seabab benda dan asas benda).
  5. 5. 3. Marcus Tullius Ceciro (106 SM-43 SM). Politikus dan pidato romawi, merumuskan filsafat adalah pengetahuan tentang sesuatu yanga maha agung dan usaha untuk mencapainya. 4. Al-farabi (wafat 950 M). filosuf muslim terbesar sebelum ibnu sina mengatakan : filsafata adalah ilmu pengetahuan tentang alam maha ujud dan bertujuan menyelidiki hakekata yang sebenarnya.
  6. 6. 5. Imanuel Khant (1724 M- 1804 M). yang disebut sebagai raksasa pikir barat, mengatakan bahwa: filsafat itu ilmu pokok segala pangkal dan pengetahuan yang mencakup didalamnya 4 persoalan yaitu: apakah yang dapat kita ketahui?, (dijawab oleh metafisika). Apakah yang boleh kita kerjakan? (dijawab oleh Etika). Sampai dimaka pengharapan kita? (dijawab oleh agama). Apakah yang dinamakan oleh manusia ? (dijawab oleh antropologi).
  7. 7. 6. Prof.Dr.Faud Hasan, guru besar psikologi UI,menyimpulkan : Filsafat ialah suatu ihktiar untuk berfikir radikal, artinya mulai dari radikalnya suatu gejala, dari akarnya suatu hal yang hendak dimasalahkan . dan dengan jalan penjajagan yang radial itu filsafat berusaha untuk sampai kepada kesimpulan atau yang universal.
  8. 8. 7. Drs. H,Hasbulah Bakri merumuskan, ilmu filsafat ialah ilmu yang menyelidiki segala sesuatu dengan mendalam mengenai ketuhanan,alam semesta dan manusia,sehinga dapat menghasilkan pngetahuan tentang bagaimana hakekatnya sejauh yang dapat capai akal manusia dan bagaimana sikap manusia itu seharusnya setelah mencapai pengetahuan itu.
  9. 9. Munculnya Filsafat  Filsafat, terutama Filsafat barat muncul di Yunani semenjak kira-kira abad ke 7 S.M.. Filsafat muncul ketika orang-orang mulai memikirkan dan berdiskusi akan keadaan alam, dunia, dan lingkungan di sekitar mereka dan tidak menggantungkan diri kepada [agama] lagi untuk mencari jawaban atas pertanyaan-pertanyaan ini.
  10. 10. Banyak yang bertanya-tanya mengapa filsafat muncul di Yunani dan tidak di daerah yang beradab lain kala itu seperti Babilonia, Yudea (Israel) atau Mesir. Jawabannya sederhana: di Yunani, tidak seperti di daerah lain-lainnya tidak ada kasta pendeta sehingga secara intelektual orang lebih bebas.
  11. 11.  Orang Yunani pertama yang bisa diberi gelar filsuf ialah Thales dari Mileta, sekarang di pesisir barat Turki. Tetapi filsuf-filsuf Yunani yang terbesar tentu saja ialah: Sokrates, Plato dan Aristoteles. Sokrates adalah guru Plato sedangkan Aristoteles adalah murid Plato. Bahkan ada yang berpendapat bahwa sejarah filsafat tidak lain hanyalah “Komentar-komentar karya Plato belaka”. Hal ini menunjukkan pengaruh Plato yang sangat besar pada sejarah filsafat.
  12. 12. Filsafat Barat  Filsafat Barat adalah ilmu yang biasa dipelajari secara akademis di universitas-universitas di Eropa dan daerah-daerah jajahan mereka. Filsafat ini berkembang dari tradisi filsafat orang Yunani kuno.
  13. 13. Dalam tradisi filsafat Barat, dikenal adanya pembidangan dalam filsafat yang menyangkut tema tertentu, Yaitu :  Metafisika  Epistemologi  Aksiologi  Etika  Estetika
  14. 14.  Tokoh utama filsafat Barat antara lain  Plato,  Thomas Aquinas,  Rene Descartes,  Immanuel Kant,  George Hegel,  Arthur Schopenhauer,  Karl Heinrich Marx,  Friedrich Nietzsche, dan  Jean Paul Sartre
  15. 15. Filsafat Timur  Filsafat Timur adalah tradisi falsafi yang terutama berkembang di Asia, khususnya di India, Republik Rakyat Cina dan daerah-daerah lain yang pernah dipengaruhi budayanya. Sebuah ciri khas Filsafat Timur ialah dekatnya hubungan filsafat dengan agama. Meskipun hal ini kurang lebih juga bisa dikatakan untuk Filsafat Barat, terutama di Abad Pertengahan, tetapi di Dunia Barat filsafat’an sich’ masih lebih menonjol daripada agama.
  16. 16.  Nama-nama beberapa filsuf Timur, antara lain  Sidharta Budha Gautama/Budha,  Bodhidharma,  Lao Tse,  Kong Hu Cu,  Zhuang Zi dan  Mao Zedong.
  17. 17. Filsafat timur Tengah  Filsafat Timur Tengah dilihat dari sejarahnya merupakan para filsuf yang bisa dikatakan juga merupakan ahli waris tradisi Filsafat Barat. Sebab para filsuf Timur Tengah yang pertama-tama adalah orang-orang Arab atau orang-orang Islam dan juga beberapa orang Yahudi, yang menaklukkan daerah-daerah di sekitar Laut Tengah dan menjumpai kebudayaan Yunani dengan tradisi falsafah mereka.
  18. 18.  Lalu mereka menerjemahkan dan memberikan komentar terhadap karya-karya Yunani. Bahkan ketika Eropa setalah runtuhnya Kekaisaran Romawi masuk ke Abad Pertengahan dan melupakan karya-karya klasik Yunani, para filsuf Timur Tengah ini mempelajari karya-karya yang sama dan bahkan terjemahan mereka dipelajari lagi oleh orang-orang Eropa.
  19. 19.  Nama-nama beberapa filsuf Timur Tengah adalah  Ibnu Sina,  Ibnu Tufail,  Kahlil Gibran dan  Averroes.
  20. 20. Faktor-faktor yang menyebabkan lahirnya filsafat  Pertentangan antara mitos dan logos  Rasa ingin tahu  Rasa kagum  Perkembangan kesusastraan
  21. 21. Karakteristik Filsafat  SKEPTISIS  KOMUNALISME  DISENTERESTEDNESS  UNIVERSALISME
  22. 22. Pengertian Ilmu  Ilmu adalah sebagian pengetahuan bersifat koheren, empiris, sistematis, dapat diukur, dan dibuktikan. Berbeda dengan iman, yaitu pengetahuan didasarkan atas keyakinan kepada yang gaib dan penghayatan serta pengalaman pribadi
  23. 23. Definisi Ilmu Oleh Beberapa Ahli  Mohammad Hatta, mendifinisikan ilmu adalah pengetahuan yang teratur tentang pekerjaan hukum kausal dalam suatu golongan masalah yang sama tabiatnya, maupun menurut kdudukannya tampak dari luar, amupun menurut hubungannya dari dalam  Ralp Ross dan Ernest Van Den Haag, mengatakan ilmu adalah yang empiris, rasional, umum dan sistematik, dan keempatnya serentak
  24. 24.  Karl Pearson, mengatakan ilmu adalah lukisan atau keterangan yang komprehensif dan konsisten tentang fakta pengalaman dengan istilah sederhana  Ashely Montagu, Guru Besar Antropolo di Rutgers University menyimpulkan bahwa ilmu adalah pengetahuan yang disususn dalam satu system yang berasal dari pengamatan, studi dan percobaan untuk menetukan hakikat prinsip tentang hal yang sedang dikaji.
  25. 25.  Harsojo, Guru Besar antropolog di Universitas Pajajaran, menerangkan bahwa ilmu adalah:  Merupakan akumulasi pengetahuan yang disistematisasikan  Suatu pendekatan atau metode pendekatan terhadap seluruh dunia empiris yaitu dunia yang terikat oleh factor ruang dan waktu yang pada prinsipnya dapat diamati panca indera manusia  Suatu cara menganlisis yang mengizinkan kepada ahli-ahlinya untuk menyatakan suatu proposisi dalam bentuk: “jika,….maka…”
  26. 26. Filsafat ilmu  Filsafat ilmu merupakan bagian dari filsafat yang menjawab beberapa pertanyaan mengenai hakikat ilmu. Bidang ini mempelajari dasar-dasar filsafat, asumsi dan implikasi dari ilmu, yang termasuk di dalamnya antara lain ilmu alam dan ilmu sosial.
  27. 27. Tiga Cabang Besar Filsafat Ilmu 1. Ontologi ( teori hakekat) Hakekat benda, realitas dan sesuai penampakan benda 2. Epistemologi (teori pengetahuan) Hakekat, cara memperoleh dan sumber pengetahuan logika berfikir. 3. Aksiologi (teori nilai) Orientasi / nilai kehidupan, bagaimana manusia harus hidup & bertindak, melahirkan etika dan estetika
  28. 28. Hubungan atau Persamaan Filsafat dan Filsafat Ilmu  Filsafat ilmu adalah bagian/cabang dari filsafat  Keduanya mencari rumusan yang sebaik-baiknya     menyelidiki obyek selengkap-lengkapnya sampai ke-akarakarnya Keduanya memberikan pengertian mengenai hubungan atau koheren yang ada antara kejadian-kejadian yang kita alami dan mencoba menunjukkan sebab-akibatnya Keduanya hendak memberikan sistesis, yaitu suatu pandangan yang bergandengan Keduanya mempunyai metode dan sistem Keduanya hendak memberikan penjelasan tentang kenyataan seluruhnya timbul dari hasrat manusia akan pengetahuan yang lebih mendasar.
  29. 29. Perbedaan filsafat dengan filsafat ilmu dapat dilihat dari definisinya, Yaitu Filsafat ilmu merupakan bagian/cabang dari filsafat.
  30. 30. KESIMPULAN Filsafat adalah alam pikiran, alam berfikir. Berfilsafat artinya berfikir berfikir secara mendalam dan sungguh-sungguh untuk mencari suatu nilai kebenaran. Ilmu filsafat adalah ilmu tentang dasar-dasar filsafat yang mencakup sistematika filsafat yaitu ontologi, epistemologi dan aksiologi, objekobjek filsafat, sejarah filsafat dan metode-metode filsafat. Filsafat ilmu adalah merupakan bagian dari filsafat yang menjawab beberapa pertanyaan mengenai hakikat ilmu. Bidang ini mempelajari dasar-dasar filsafat, asumsi dan implikasi dari ilmu, yang termasuk di dalamnya antara lain ilmu alam dan ilmu sosial.

×