Chapter ii
Upcoming SlideShare
Loading in...5
×

Like this? Share it with your network

Share
  • Full Name Full Name Comment goes here.
    Are you sure you want to
    Your message goes here
    Be the first to comment
    Be the first to like this
No Downloads

Views

Total Views
448
On Slideshare
448
From Embeds
0
Number of Embeds
0

Actions

Shares
Downloads
5
Comments
0
Likes
0

Embeds 0

No embeds

Report content

Flagged as inappropriate Flag as inappropriate
Flag as inappropriate

Select your reason for flagging this presentation as inappropriate.

Cancel
    No notes for slide

Transcript

  • 1. BAB 2TINJAUAN PUSTAKA2.1 AluminiumAluminium di temukan oleh Sir Humphrey Davy dalam tahun 1809 sebagaisuatu unsur, dan pertama kali direduksi sebagai logam oleh H. C. Oestred, tahun 1825.Secara industri tahun 1886, Paul Heroult di Perancis dan C. M. Hall di AmerikaSerikat secara terpisah telah memperoleh logam aluminium dari alumina dengan caraelektrolisa dari garamnya yang terfusi. Sampai sekarang proses Heroult Hall masihdipakai untuk memproduksi aluminium. Penggunaan aluminium sebagai logam setiaptahunnya adalah para urutan yang kedua setelah besi dan baja, yang tertinggi di antaralogam non fero.Aluminium merupakan logam ringan mempunyai ketahanan korosi yang baikdan hantaran listrik yang baik dan sifat-sifat yang baik lainnya sebagai sifat logam.Sebagai tambahan terhadap, kekuatan mekaniknya yang sangat meningkat denganpenambahan Cu, Mg, Si, Mn, Zn, dan sebagainya, secara satu persatu atau bersama-sama, koefisien pemuaian rendah. (Surdia, T. 2005)2.1.1 Pemakaian dan Sifat-sifat AluminiumAluminium adalah logam yang sangat ringan (berat jenis aluminium 2,56 atau1/3 berat jenis tembaga). Tahanan jenis 25 x 10-8atau 1,25 x tahanan jenis tembaga.Universitas Sumatera Utara
  • 2. Sifat tahan tarik maksimum dalam keadaan dingin 17 – 20 kg/mm2. Oleh sebabAluminium hanya dapat dipakai untuk lebar tegangan yang pendek. Untuk teganganyang panjang dipakai kabel aluminium (berapa kawat yang dipilin) dengan kawat bajasebagai intinya. Aluminium tidak dipakai untuk patri, tetapi dapat di las. Sayangnya,karena la itu tegangan tariknya menjadi turun oleh panas yang timbul. Oleh karena ituhantaran tegangan Aluminium dengan sambungan patri atau las harus diberi jepitan.Aluminium yang tipis sekarang dapat menggantikan kertas perak ( yangdipakai antara lain dipakai pada kondensator). Aluminium juga biasa dipakai untukchasis pesawat radio. Barang-barang dari aluminium dapat terlapis oleh oksidaaluminium dalam udara terbuka sehingga melindungi bagian bawahnya dari zat asamdan mencegah oksidasi lebih lanjut. Lapisan ini merupakan tahan yang sangat tinggi.Titik cair aluminium 6600C dan titik didihnya 18000C. Untuk bahanpenghantar kemurniannya mencapai 99,5% dan sisanya terdiri dari unsur besi, silikondan tembaga. Aluminium murni sangat lemah dan lunak (tembaga lebih kuatdibanding aluminium). Untuk menambah kekuatan biasanya dibuat dengan logamcampuran.Aluminium lebih menguntungkan dibanding tembaga bila dipakai untukhantaran yang tidak memerlukan penyekat (misal hantaran transmisi di atas tanah)sebab daya hantar panas/daya hantar listriknya kira-kira 60% daya hantar listriktembaga sehingga untuk mendapatkan tahanan yang sama dengan tembaga (yangpanjang dan penampangnya sama) dibutuhkan penampung 60% lebih besar) Namundemikian beratnya sangat ringan dibanding tenbaga (1/3 berat tembaga) sehinggacocok untuk dipakai hantaran transmisi di atas tanah.( Sumanto, M.A. 1994)Universitas Sumatera Utara
  • 3. 2.1.2 Aluminium MurniAl didapat dalam keadaan cair dengan elektrolisa, umumnya mencapaikemurnian 99,85 % berat. Dengan mengelektrolisa kembali dapat dicapai kemurnian99,99%.Tabel 2.1 Sifat-sifat fisik AluminiumNo Sifat-sifatKemurnian Aluminium (%)99,996 >99,01 Massa jenis (200C) 2,6968 2,712 Titik cair 660,2 653-6573 Panas jenis (cal/g . 0C) (1000C) 0,2226 0,22974 Tahanan listrik (%) 64,94 595 Hantaran listrik koefisien temperature (/0C) 0,00429 0,01156 Koefisien pemuaian (20 - 1000C) 23,86x10-623,5x10-67 Jenis Kristal konstanta kisi fcc,a=4,013 kX fcc,a=4,04 kXCatatan : fcc ; face centered cubic = kubus berpusat mukaTabel 2.2 Sifat-sifat Mekanik AluminiumNO Sifat-sifatKemurnian Aluminium (%)99,996 >99,0Dianil75% diroldinginDianil H181 Kekuatan tarik (kg/mm2) 4,9 11,6 9,3 16,92 Kekutan mulur (0,2%) (kg/mm2) 1,3 11,0 3,5 14,83 Perpanjangan (%) 48,8 5,5 35 54 Kekerasan Brinell 17 27 23 44Universitas Sumatera Utara
  • 4. Tabel 2.1 menunjukkan sifat-sifat fisik Al dan table 2.2 menunjukkan sifat-sifatmekaniknya. Ketahan korosi berubah menurut kemurnian, pada umumnya untukkemurnian 99,0 % atau diatasnya dapat dipergunakan di udara tahan dalam bertahun-tahun. Hantaran listrik Al, kira-kira 65 % dari hantaran listrik tembaga, tetapi masajenisnya kira-kira sepertiganya sehingga memungkinkan untuk memperluaspenampangnya. Oleh karena itu dapat dipergunakan untuk kabel tenaga dan dalamberbagai bentuk umpamanya sebagai lembaran tipis (foil). Dalam hal ini dipergunakanAl dengan kemurnian 99,0%. Untuk reflektor yang memerlukan reflektifitas yangtinggi juga untuk kondensor elektronik dipergunakan aluminium dengan kemurnian99,99%. (Surdia, T. 2005)2.1.3 Paduan Aluminium (alloy)Aluminium berasal dari bijih aluminium alam, yang dijumpai sebagai tambangbauksit yang mengandung kandungan utama aluminium oksida. Bauksit diolah dalamdapur listrik yang menghasilkan ingot aluminium. Bila dibandingkan dengan bajamaka Al 1/3 berat baja, harganya 6 x > dari harga baja, ½ x kekuatan baja. Tetapiapabila aluminium dibuat paduan maka kekuatannya dapat melebihi kekuatan baja,aluminium paduan ini mempunyai sebuah high strength aluminium. Aluminium alloy(paduan aluminium) ini mempunyai sifat:• Mudah dibentuk• Tahan gempa (untuk kontruksi rangka untuk pemasangan kaca)• Tahan pengaruh lengkung, ketahanan ini diperbaiki dengan prosesanodisasi.Dari bentuk ingot aluminium (balok aluminium) dapat dibuat aluminium paduan(aluminium alloy) berbagai produk aluminium seperti :Universitas Sumatera Utara
  • 5. a. Pipa, dalam bentuk bulat (pipes), berbentuk empat persegi (square pipes)b. Berbentuk profil, antara lain, bentuk siku, bentuk I, bentuk H, bentuk U,bentuk C dllc. Berbentuk pelat (sheet) untuk penutup lantai/atap ada dua jenis flat sheet,corugated sheetd. Bentuk lembaran sangat tipis (aluminium foil), untuk pelapis penahanpanas yang dipasang di bawah genteng.Untuk jenis ini dalam perdagangan ada dua jenis yaitu :1. Aluminium foil tanpa penguat, hanya satu lapis dan mudah robek. Untuk jenisini sebelum dipasang aluminiunm foil harus dipasang plywood terlebih dahulu.2. Jenis ini terdiri dari 3 lapis tersusun sebagai berikut, aluminium foil, lembaranplastik busa dan lembaran penguat.Keuntungan penggunaan aluminium foil 3 lapis :• Lebih kuat, tidak mudah robek• Tahan panas, memantulkan panas hingga 95 %• Pemasangan diatas tidak perlu menggunakan penguat tambahan dariplywood.Plywood adalah salah satu jenis produk fabrikasi dari material kayu, yangterbentuk dari beberapa layer lumber dan veneer yang dilem secara bersamaan baiksecara pengeleman panas (hot glueting) maupun pengeleman dingin (cold glueting)yang sering disebut juga sebagai kayu lapis atau multiplex.Universitas Sumatera Utara
  • 6. 2.1.4 Finising Aluminium dan Pembuatan AluminiumAluminium tahan karat karena di udara membentuk paduan aluminium oksidahasil reaksi antara O2 di udara dengan permukaan logam aluminiuim. Lapisanaluminium ini berisi oksida yang cukup kedap udara dan tidak dapat tertembus dan inimenghambat terjadinya pengkaratan. Agar aluminium lebih tahan terhadap karat perludilakukan finishing lebih lanjut dengan melakukan anodisasi/anodixing. Lapisanoksida aluminium terbentuk secara alami amat tipis ini membuat daya tahanmeningkat, lapisan ini dapat dipertebal dengan proses anodisasi. Dengan caramenempatkan aluminium ke dalam larutan elektrolite (larutan yang mudahmeneruskan arus listrik) yang kemudian dialiri arus listrik.Lapisan aluminium oksida yang terbentuk lunak dan berpori-pori, karena ituperlu proses sealing (penutupan pori-pori) dan membentuk lapisan aluminium oksidayang keras, terjadi proses kristalisasi dan hasil ini disebut sebagai anodixedaluminium. Semua komponen bagian yang telah dianodisasi menjadi tahan terhadappengaratan. (Wargadinata, S.A. 2002)Pembuatan AluminiumBiasanya tanah aluminium bersama soda dicairkan di bawah tekanan padasuhu 1600Celsius, dalam mana terjadi suatu persenyawaan Aluminium, dan kemudiansodanya ditarik sehingga berubah menjadi oksida aluminium yang masih mempunyaititik cair tinggi (22000Celsius). Titik cair turun menjadi sebesar 10000Celsius kalaudicampur kriolit. Proses cair itu terjadi dalam sebuah dapur listrik yang terdiri atassebuah bak baja plat, di bagian dalam di lapisi dengan arang murni, dan diatasnyaUniversitas Sumatera Utara
  • 7. terdapat batang-batang arang yang dicelupkan ke dalam campuran tersebut. Aruslistrik yang mengalir akan mengangkat kriolit menjadi cair oleh panas yang terjadikarena arus listrik yang mengangkat dalam cairan kriolit tersebut adalah sebagaibahan pelarut untuk oksidasi Aluminium. Aluminium (titik cair 6600C ) dipisahkanoleh arus listrik itu ke dasar dan diambil. Proses cair itu sebenarnya lama sekali danperlu arus listrik yang besar (10.000 – 30.000 A). Oleh karena itu pembuatanaluminium hanya dilakukan di negara-negara yang listriknya murah.(Sumanto, M.A. 1994)2.2 AluminaAlumina merupakan persenyawaan kimia antara logam aluminium denganoksigen (Al2O3). Alumina di alam ditemukan dalam bentuk bauksit. Aluminamerupakan bahan baku utama dalam proses elektrolisa aluminium, aluminamempunyai morfologi sebagai bubuk bewarna putih dengan berat molekul 102, titikleleh pada 20500C, dan spesifikasi gravity 3,5-4,0.Dalam industri peleburan aluminium, alumina memegang tiga fungsi penting yaitu :1. Sebagai bahan utama dalam memproduksi aluminium.2. Sebagai insulasi termal untuk mengurangi kehilangan panas dari atas tungkureduksi, dan untuk mempertahankan temperature operasi.3. Melindungi anoda dari oksidasi udara.Alumina yang digunakan PT Inalum di import dari ALCOA (Australia) yangberjenis sandy, yang cocok untuk tungku reduksi tipe Prebaked Anoda Furnace(PAF). Spesifikasi alumina dari ALCOA dapat dilihat pada table 3.Universitas Sumatera Utara
  • 8. Tabel 3.1 Spesifikasi Alumina dari ALCOANO Item Unit Spesifikasi1 Al2O3 % 98,40 min2 SiO2 % 0,025 max3 Fe2O3 % 0,020 max4 Na2O % 0,55 max5 TiO2 % 0,005 max6 CaO % 0,55 maxSumber:Production Of Aluminium and aluminaProses pembuatan alumina (Al2O3) dari biji bauksit dengan proses bayer yaitu:a. Proses penggilingan bauksit sampai ukuran tertentub. Proses melarutkan alumina (Al2O3) dengan NaOH (soda api) dengankonsentrasi 35-45%.Al2O3.2H2O + 2 NaOH 2 Na2AlO2 + 3H2Oc. Pemisahan pengotor yang mengendap dengan cara penyaringan sehinggadiperoleh larutan Natriun Aluminat yang bening.d. Proses selanjutnya Natrium Aluminat dilarutkan dalam air dan kemudianpengendapan Natrium Aluminat dengan cara penambahan seed (bubuk halusalumina) yang ditaburkan pada larutan alumina dan endapan alumina, sehinggadiperoleh endapan alumina dengan ukuran besar sebagai hasil produksialumina dan endapan alumina halus akan dipakai sebagai seed yang digunakansebagai pengendapan.2NaAlO2 + 4H2O 2 NaOH + Al2O3.3H2OUniversitas Sumatera Utara
  • 9. e. Endapan alumina selanjutnya dikalsinasi (dipanggang) untuk menguapkan airAl2O3.3H2O Al2O3 + 3H2Of. Alumina kering siap untuk bahan baku peleburan aluminiumUntuk menghasilkan aluminium dipergunakan alumina:1. Alumina Sandy (γ-Al2O3)2. Alumina Flourida (α-Al2O3)Adapun perbedaan dari kedua jenis alumina terletak pada temperaturpeleburan alumina Sandy lebih rendah dibandingkan dengan alumina jenis Flourida.Adapun sifat-sifat fisis alumina dapat dilihat pada table 3.Table 3.2 Sifat-sifat fisis AluminaNO Sifat Fisis SatuanJenis-jenis aluminaCatatanSandy Floury1 Al2O3 % 5 90 Sinar X2 Berat Jenis g/cm33,5 3,93 Sudut Letak Derajat 30 40 110004 Permukaan Letak M242 25 Densitas Bebas g/cm31,1 0,86 Densitas Terikat g/cm31,3 1,07 Kehilangan dalam Pemijaran % 1,8 0,2(Burkin A.R, 1987)Universitas Sumatera Utara
  • 10. 2.2.1 Sifat-Sifat Alumina dan Struktur KristalAluminium oksida adalah listrik insulator tetapi memiliki relatif tinggikonduktivitas termal (30 Wm -1K -1material) untuk sebuah keramik. Dalam yangpaling sering terjadi bentuk kristal, disebut korundum atau α-aluminium oksida,kekerasan yang membuatnya cocok untuk digunakan sebagai abrasif dan sebagaikomponen dalam alat pemotong. Alumina mempunyai morfologi sebagai bubukbewarna putih dengan berat molekul 102, titik leleh leleh pada 20700C dan spesifikasigravity 3,5-4,0.Aluminium oksida berperan dalam ketahanan logam aluminium untuk cuaca.Logam aluminium sangat reaktif dengan atmosfer oksigen, dan tipis lapisan alumina(4 ketebalan nm) membentuk permukaan pada aluminium yang terkena. Lapisan inimelindungi logam dari oksidasi lebih lanjut. Tebal dan sifat lapisan oksida ini dapatditingkatkan dengan menggunakan proses yang disebut anodise. Sejumlah paduan,seperti perunggu aluminium, memanfaatkan properti ini dengan termasuk proporsialuminium dalam paduan untuk meningkatkan ketahanan terhadap korosi. Aluminadihasilkan oleh anodise biasanya amorf , tetapi debit dibantu proses oksidasi sepertiplasma electrolytic oksidasi menghasilkan proporsi yang signifikan dari kristalalumina pelapisan tersebut, yang meningkatkan kekerasan .Yang paling umum alumina kristalin dikenal sebagai korundum. jejak unsurketika membuatnya tampak merah ini dikenal sebagai ruby, tapi semua pewarnaanlainnya jatuh di bawah peruntukan safir.Universitas Sumatera Utara
  • 11. 2.2.2 Produksi dan Penggunaan AluminaAluminium hydroxide mineral adalah komponen utama bauksit, kepala bijihdari aluminium. Bijih bauksit terdiri dari campuran dari mineral gibbsite (Al2O3.3H2O), boehmite(Al2O3. H2O), dan diaspore (Al2O3. H2O) bersama dengan oksidabesi dan hidroksida, kuarsa dan mineral tanah liat bauksit yang ditemukan di laterit.Al2O3 yang terbentuk adalah alumina. Alumina yang terbentuk cenderung multi-fase,yaitu beberapa merupakan fase alumina bukan semata-mata korundum. Prosesproduksi sehingga dapat dioptimalkan untuk menghasilkan produk yang disesuaikan.Jenis fase ini berdampak, misalnya, kelarutan dan struktur pori produk alumina yang,pada gilirannya, efek biaya produksi aluminium dan pengendalian polusi.Produksi tahunan alumina dunia adalah sekitar 45 juta ton , lebih dari 90% dariyang digunakan dalam industri logam aluminium. Utama menggunakan aluminiumoksida khusus dalam refraktori, keramik, dan polishing dan aplikasi abrasif. Besartonase juga digunakan dalam pembuatan zeolit, pelapisan pigmen titania, dan sebagaitahan api / penekan asap.Alumina adalah medium untuk kimia kromatografi, tersedia dalam dasar (pH9.5), asam (pH 4,5 ketika dalam air) dan formulasi netral. Dalam pencahayaan, GEdikembangkan " Lucalox "pada tahun 1961, sebuah alumina transparan yangdigunakan dalam lampu uap natrium . Aluminium oksida juga digunakan dalampenyusunan suspensi lapisan di lampu neon kompak .Aluminium oksida adalah bubuk yang digunakan dalam beberapa CD / DVDpolishing dan perbaikan kit awal. Polishing itu juga berkualitas dibelakangpenggunaannya dalam pasta gigi.(http:ms.wikipedia.org/wiki/Aluminium_Oksida)Universitas Sumatera Utara
  • 12. 2.3 SiO2Senyawa kimia silikon dioksida, juga dikenal sebagai silika adalah oksida darisilikon dengan rumus kimia dari SiO2, dan telah dikenal sejak jaman dahulukekerasannya. Silika ini paling sering ditemukan di alam sebagai pasir atau kuarsa,serta dalam dinding sel dari diatom . Silika adalah yang paling banyak mineral dalamkerak bumi itu. Silika diproduksi dalam beberapa bentuk termasuk kaca, kristal, gel,aerogel, silika pyrogenic dan silika koloid (misalnya Aerosil). Titik didihnya 2230°C2230°C dan titik lebur 1650 (± 75) °CSilika digunakan terutama dalam produksi kaca jendela, gelas minum danbotol minuman. Sebagian besar serat optik untuk telekomunikasi juga terbuat darisilika. Ini adalah bahan baku utama untuk keramik banyak whiteware seperti gerabah,batuan dan porselin, serta industri semen Portland .Silika adalah aditif yang umum dalam produksi makanan, di mana iadigunakan terutama sebagai agen aliran dalam makanan bubuk, atau untuk menyerapair dalam aplikasi higroskopis. merupakan komponen utama dari abu sekam padi yangdigunakan, misalnya, dalam penyaringan dan manufaktur semen.Dalam kapasitasnya sebagai bahan tahan api, akan sangat berguna dalambentuk serat sebagai bahan perlindungan termal suhu tinggi. Dalam kosmetik, akansangat berguna untuk menyebarkan cahaya-sifat dan serap alam. Koloid silikadigunakan sebagai jus anggur. Dalam produk farmasi, alat bantu bubuk silika aliranketika tablet terbentuk. Akhirnya, itu digunakan sebagai senyawa peningkatan panasdi sumber panas pompa tanah industri.(http://ms.wikipedia.org/wiki/Silika_Dioksida)Universitas Sumatera Utara
  • 13. Kristal SiO2 murni ditemukan dalam alam, dalam bentuk polimorfis, yangpaling umum diantaranya adalah kuarsa. Pasir, agata (akik), oniks, opal, batukecubung, dan flint, adalah silikon dioksida dengan runutan bahan kotoran.Silika merupakan struktur kristal yang penting, bukan karena silika sendirimerupakan zat yang begitu melimpah dan berguna. Tetapi juga strukturnya (SiO4)adalah unit yang mendasar dalam kebanyakan mineral.Senyawa silikon-oksigen adalah yang paling melimpah dari senyawaan dalamkerak bumi. Kebanyakan batuan dan mineral adalah silikat dengan kisi:Si O Si OKisi silikat ini dapat dianggap sebagai turunan dari SiO2, tetapi dengan atom-atomumum lain kadang-kadang terkait pada atom silikon dan oksigen.Beberapa dari senyawa sintetik yang paling menarik, yang berbeda dariapapun yang ditemukan dalam alam, adalah silikon (silicone).Dengan perubahan molekulnya, sifatnya juga berubah. Suatu silikon yangterbentuk dari molekul-molekul rantai pendek merupakan cairan yang berminyak;silikon dengan rantai yang panjangnya sedang, berperilaku seperti minyak yangkental, selai, dan gemuk, dengan rantai sangat panjang mempunyai konsistensi sepertikaret. (Keenan,W.C. 1999)Silikon dan oksigen merupakan penyusun sebagian besar kerak bumi, denganoksigen meliputi 47% dan silikon 28% dari massanya. Ikatan silikon oksigen kuat danbersifat ionik parsial. Ikatan ini membentuk dasar untuk golongan mineral yangdisebut silikat, yang merupakan golongan terbesar dari batuan, lempung, pasir danUniversitas Sumatera Utara
  • 14. tanah pada kerak bumi. Silikat menyediakan berbagai macam bahan bangunan sepertibatu bata, semen, beton, dan kaca. (Oxtoby,W.D. 2003)2.4 Spektrofometer UV-VisSpektrofotometer yang sesuai untuk pengukuran di daerah spektrum ultravioletdan sinar tampak terdiri atas suatu sistem optik dengan kemampuan menghasilkansinar monokromatis dalam jangkauan panjang gelombang 200-800 nm.Spektrofotometer yang digunakan untuk pengukuran harus dikalibrasi dengan baikterhadap skala panjang gelombang dan absorbansinya. Demikian juga, untuk kalibrasisuatu instrument dilakukan pengecekan terhadap resolusi spektra dan adanyapenyesatan sinar (stray radiation).(Rohman, A. 2007)Spektofotometri UV-Vis adalah anggota teknik analisa spektroskopik yangmemakai radiasi elektromagnetik ultraviolet dekat (190 – 380 nm) dan sinar tampak(380 – 780 nm) dengan memakai instrument spektrofotometer.Radiasi ultraviolet jauh (100 – 190 nm) tidak dipakai, sebab ada daerah radiasitersebut diabsorpsi oleh udara. Ada kalanya spektrofotometer UV-Vis yang beredardiperdagangkan memberikan rentangan pengukuran panjang gelombang 190 – 1100nm. Hal ini perlu diperhatikan lebih seksama sebab di atas panjang gelombang 780 nmmerupakan daerah radiasi infra merah. Oleh sebab itu pengukuran di atas panjanggelombang 780 nm harus dipakai detektor dengan kualitas sensitive terhadap radiasiinfra merah (infared sensitive).Spektrofotometer UV-Vis melibatkan energi elektronik yang cukup besar padamolekul yang dianalisis, sehingga spektrofotometer UV-Vis lebih banyak dipakaiuntuk analisis kuantitatif dibandingkan kualitatif. (Mulja, M. 1995)2.4.1 Hal-hal yang harus diperhatikan dalam analisis spektrofometer UV-VisUniversitas Sumatera Utara
  • 15. Ada beberapa hal yang harus diperhatikan dalam analisis dengan spektrofotometerUV-Vis terutama untuk senyawa yang semula tidak bewarna yang akan dianalisisdengan spektofotometri visible karena senyawa tersebut harus dirubah terlebih dahulumenjadi senyawa yang bewarna. Berikut adalah tahapan-tahapan yang harusdiperhatikan:a. Pembentukan molekul yang dapat menyerap sinar UV-VisHal ini perlu diperhatikan jika senyawa yang dianalisis tidak menyerap padadaerah tersebut. Cara yang digunakan adalah dengan merubah menjadisenyawa lain atau direaksikan dengan pereaksi tertentu. Pereaksi yangdigunakan harus memiliki beberapa persyaratan yaitu:• Reaksi selektif dan sensitive• Reaksinya cepat, kuantitatif, dan reprodusibel• Hasil reaksi stabil dalam jangka waktu yang lamaKeselektifan dapat dinaikkan dengan mengatur pH, pemakaian masking agent,atau penggunaan ekstraksi.b. Waktu operasional (operating time)Cara ini biasa digunakan untuk pengukuran hasil reaksi atau pembentukanwarna. Tujuannya adalah untuk mengetahui waktu pengukuran yang stabil.Waktu operasional ditentukan dengan mengukur hubungan antara waktupengukuran dengan absorbansi larutan.c. Pemilihan panjang gelombangPanjang gelombang yang digunakan untuk analisis kuantitatif adalah panjanggelombang yang mempunyai absorbansi maksimal. Untuk memiliih panjanggelombang maksimal, dilakukan dengan membuat kurva hubungan antaraUniversitas Sumatera Utara
  • 16. absorbansi dengan panjang gelombang dari suatu larutan baku padakonsentrasi tertentu.Ada beberapa alasan mengapa harus menggunakan panjang gelombangmaksimal, yaitu:• Pada panjang gelombang maksimal, kepekaannya juga maksimalkarena pada panjang gelombang maksimal tersebut, perubahanabsorbansi untuk setiap satuan konsentrasi adalah yang paling besar.• Disekitar panjang gelombang maksimal, bentuk kurva absorbani datardan pada kondisi tersebut hukum Lambert-Beer akan terpenuhi.• Jika dilakukan pengukuran ulang maka kesalahan yang disebabkanoleh pemasangan ulang panjang gelombang akan kecil sekali, ketikadigunakan panjang gelombang maksimal.d. Pembuatan kurva bakuDibuat seri larutan baku dari zat yang akan dianalisis dengan berbagaikonsentrasi. Masing-masing absorbansi larutan dengan berbagai konsentrasidiukur, kemudian dibuat kurva yang merupakan hubungan antara absorbansidengan konsentrasi. Bila hukum Lambert-Beer terpenuhi maka kurva bakuberupa lurus. Kemiringan atau slope adalah a (absorptivitas) atau(absorptivitas molar). Kurva baku sebaliknya sering diperiksa ulang.Penyimpangan dari garis lurus biasanya dapat disebabkan oleh: (i) kekuatanion yang tinggi, (ii) perubahan suhu, dan (iii) reaksi ikutan terjadi..e. Pembacaan absorbansi sampel atau cuplikanAbsorban yang terbaca pada spektrofotometer hendaknya antara 0,2 sampai0,8 atau 15% sampai 70% jika dibaca sebagai transmitans. Anjuran iniUniversitas Sumatera Utara
  • 17. berdasarkan anggapan bahwa kesalahan dalam pembacaan T adalah 0,005 atau0,5% (kesalahan fotometrik). (Rohman, A. 2007)Setiap bagian peralatan optik dari spektrofotometer UV-Vis memegang fungsidan peranan tersendiri yang saling terkait fungsi dari peranannya. Setiap fungsi danperanan tiap bagian dituntut ketelitiannya dan ketepatan yang optimal, sehingga akandiperoleh hasil pengukuran yang tinggi tingkat ketelitian dan ketepatannya.Dilihat dari sistem optik spektrofotometer dapat digolongkan dalam tiga macam yaitu:1. Sistem optik radiasi berkas tunggal (single beam)2. Sistem optik radiasi berkas ganda (double beam)3. Sistem optik radiasi berkas terpisah (spliter beam)Bagan Proses Kerja Alat Spektrofotometer yaitu :Light Monokromator Sample Detector Amplifier DisplaySource CompartmentSpektrofotometer UV-Vis pertama yang diperkenalkan untuk analisis kuantitatifadalah spektrofotometer UV-Vis dengan sistem optik radiasi berkas tunggal (singlebeam). Kemudian dengan kemajuan elektronika mulai dipopulerkan spektrofotometerUV-Vis radiasi berkas ganda (double beam), dengan asumsi mengambil suatukeuntungan tidak terpengaruh penurunan intensitas radiasi dari radiasi semula, inidapat dikatakan konstan pada panjang gelombang pengukuran. Salah satu kelemahanspektrofotometer radiasi berkas ganda adalah: tidak mungkin kedua kuvet yangUniversitas Sumatera Utara
  • 18. dipakai adalah betul-betul identik, dan lagi intensitas radiasi yang menuju ke duakuvet juga tidak mungkin betul-betul sama.Oleh sebab itu pada terakhir ini sistem optik spektrofotmeter UV-Viscenderung kembali ke sistem optik radiasi berkas tunggal, karena ketelitian danketepatan pengukurannya lebih baik dari sistem optik radiasi berkas ganda.Sedangkan sistem optik radiasi berkas terpisah (spliter beam) pada prinsipnya adalahsama dengan sistem optik radiasi berkas tunggal, hanya saja peralatan optiknya lebihrumit sehingga memungkinkan terjadinya penurunan intensitas radiasi setelah melaluirangkaian sistem optik yang rumit dan panjang. (Mulja, M. 1995)Universitas Sumatera Utara