Uploaded on

Kurikulum Terpadu dan Kecerdasan Majemuk

Kurikulum Terpadu dan Kecerdasan Majemuk

More in: Education
  • Full Name Full Name Comment goes here.
    Are you sure you want to
    Your message goes here
    Be the first to comment
No Downloads

Views

Total Views
1,875
On Slideshare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
0

Actions

Shares
Downloads
40
Comments
0
Likes
1

Embeds 0

No embeds

Report content

Flagged as inappropriate Flag as inappropriate
Flag as inappropriate

Select your reason for flagging this presentation as inappropriate.

Cancel
    No notes for slide

Transcript

  • 1. KURIKULUM TERPADU DAN KECERDASAN MAJEMUKMOKHAMMAD CHIMPU SUHASNA NIM. 2321110099
  • 2. Kurikulum terpadu telah tersedia dialam semesta ini dengan jumlah dan jenis yang tak terhitungAlam semesta merupakan satuan kurikulum terpadu yang tak habis-habisnya dipelajari oleh manusia.
  • 3. 3 (Tiga) landasan dalam menyusun / mengembangkan kurikulum : 1. Landasan FilosofisFilsafat dalam menentukan arah dan tujuan pendidikan Filsafat dalam menentukan isi dan materi dari pengembangan kurikulum Filsafat yang menentukan dalam strategi atau cara pencapaian dari pengembangan kurikulum
  • 4. 2. Landasan Psikologis bagaimana psikologisperkembangan anak ataupeserta didik yang memiliki keunikan danperbedaan-perbedaan baik minat, bakat maupun potensi yang dimilikinya sesuai dengan tahapan-tahapan perkembangannya
  • 5. 3. Landasan Sosiologis-Teknologis Dalam pengembangan kurikulum harus relevan dengan kebutuhan dan tuntutan masyarakat, sekolah harus mempersiapkan peserta didik dalam berkehidupan di masyarakat
  • 6. Menurut Cohen dan Manion (1992), “Kurikulum terpadu adalah“kegiatan menata keterpaduanberbagai materi mata pelajaran melalui suatu tema lintas bidang membentuk suatu keseluruhan yang bermaknasehingga batas antara berbagaibidang studi tidaklah ketat atau boleh dikatakan tidak ada”.
  • 7. Kurikulum terpadu ini perlu dirumuskan, Karenahakikat dari pendidikan adalah perubahan, dari yang tidak tahu menjadi tahu, kemudian mengamalkannya
  • 8. Ciri-ciri Kurikulum Terpadu : Ada kombinasi dari beberapa subyek Ada penekanan pada “proyek” Mendorong pembelajar untukmencari sumber belajar di luar text booksAda hubungan di antara beberapa konsep
  • 9. Jenis-jenis pendekatan Kurikulum terpadu Pendekatan intradisiplin Fusi Service learning Learning centers / parallel disciplines
  • 10. Kecerdasan majemuk (Multiple Intelegence) merupakan kecerdasan yang terbawa sejak lahir dan dapat dibentuk. Manusia sejak dilahirkan sudah dibekali akal dan pikiran serta hati nuranioleh Tuhan Yang Maha Esa
  • 11. Profesor Howard Gardner adalah ahli psikologi dari Harvard Graduate School of Education yang memperkenalkan istilah kecerdasan multidimensi ini, melalui buku Frames of Mind: The Theory ofMultiple Intelligences (1983). Ia menelitibahwa pada setiap balita telah dibekali setidaknya tujuh kecerdasan sekaligus, berkembang sesuai umur,minat dan lingkungan si anak sehinggadua atau tiga bakat yang inferior akan lebih menonjol
  • 12. Apa itu KECERDASAN ? Menurut Gardner, Kecerdasan adalah “Kemampuan untuk memecahkan persoalandan menghasilkan produk dalam suatu setting (perencanaan)”
  • 13. 9 (Sembilan) Macam Kecerdasan Majemuk 1. Kecerdasan Linguistik 2. Kecerdasan Logis-matematis 3. Kecerdasan Spasial 4. Kecerdasan Musikal 5. Kecerdasan Kinestetik Jasmani 6. Kecerdasan Antarpribadi 7. Kecerdasan Intrapribadi 8. Kecerdasan Naturalis 9. Kecerdasan Eksistensial
  • 14. Kecerdasan Majemuk dalam Pembelajaran Anak Peran orang tua dalam memberikan latihan-latihan dan Peran lingkunganyang mendukung jauh lebih penting dalammenjadikan kecerdasan seorang anak.
  • 15. Manusia adalah makhukmonopluralis, yaitu manusia yang memiliki banyak unsur kodrat (plural), namun merupakan satukesatuan yang utuh. Jika ditinjau dari kedudukannya, susunan, dan sifatnya, manusia bersifat monodualis, Sebagai makhluk Tuhan dan sebagai makhlukindividu yang terdiri dari unsur jiwa dan raga.
  • 16. STOP, Intimidasi dan Perlakuan yang berbeda terhadap anak-anak didikkita... Mereka sama... Mari kita lakukan “Memanusiakan mereka sebagai manusia dalam proses pembelajaran”