Your SlideShare is downloading. ×
FORUM DISKUSI TENTANG LINGKUP PELATIHAN
Upcoming SlideShare
Loading in...5
×

Thanks for flagging this SlideShare!

Oops! An error has occurred.

×

Introducing the official SlideShare app

Stunning, full-screen experience for iPhone and Android

Text the download link to your phone

Standard text messaging rates apply

FORUM DISKUSI TENTANG LINGKUP PELATIHAN

1,139
views

Published on

Published in: Business

0 Comments
0 Likes
Statistics
Notes
  • Be the first to comment

  • Be the first to like this

No Downloads
Views
Total Views
1,139
On Slideshare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
0
Actions
Shares
0
Downloads
22
Comments
0
Likes
0
Embeds 0
No embeds

Report content
Flagged as inappropriate Flag as inappropriate
Flag as inappropriate

Select your reason for flagging this presentation as inappropriate.

Cancel
No notes for slide

Transcript

  • 1. FORUM DISKUSI KEMITRAAN PROGRAM PELATIHAN KERJA CALON PRAMUGARI TENTANG PELATIHANTANYA Dimana Alamat Lokasi Pelatihan ?JAWAB Terdapat 4 (empat) lokasi yang ditetapkan sebagai lokasi penyelenggaraan program pelatihan Calon Pramugari : a. Pelatihan Bidang Penerbangan : Bandar Udara Halim Perdanakusuma, Jakarta b. Pelatihan Bidang Pelayanan : Boothcamp SQCI, Sukabumi, Jawa Barat c. Pelatihan Bahasa International : Kampus Salemba Universitas Indonesia, Jakarta d. Pelatihan Emergency Survival : Waduk Jatiluhur, Purwakarta, Jawa BaratTANYA Apa target yang akan dicapai melalui program pelatihan kerja ini ?JAWAB Profil design Pemahaman dan Kemampuan yang ditetapkan sebagai TARGET hasil proses pelatih- an untuk penempatan kerja di perusahaan Penerbangan Domestik adalah sebagai berikut :  Setiap Alumni Pelatihan telah memiliki Lisensi Kerja untuk 2 (dua) jenis Pesawat Narrow Body yang di operasikan oleh perusahaan Penerbangan Domestik : Airbus 320 Family & Boeing 737 Series  Setiap Alumni Pelatihan telah memiliki kemampuan untuk berkomunikasi dengan baik dan benar dalam 3 (tiga) Jenis bahasa : Inggris, Mandarin dan Indonesia  Setiap Alumni Pelatihan telah menjalani Pelatihan dan memiliki Pemahaman Teori & Praktek Kerja Lapangan tentang Layanan Penumpang berdasarkan standar persyaratan Service Quality pada perusahaan penerbangan International.  Setiap Alumni Pelatihan merupakan Calon Tenaga Pramugari dengan Level ”SIAP KERJA” karena telah menjalani berbagai jenis pelatihan yang diperlukan, dan siap untuk bekerja setiap saat.TANYA Apa yang dimaksud dengan Pelatihan bidang Aviation (penerbangan) & apa tujuan pelatihan tersebut?JAWAB Pelatihan bidang Aviation atau penerbangan terdiri atas :  Pelatihan Initial Ground Training, terdapat lebih dari 10 (sepuluh) jenis materi yang diajarkan pada modul ini, secara garis besar tujuan pelatihan ini adalah agar setiap peserta memiliki : a. Pemahaman tentang Peraturan penerbangan yang berlaku di Indonesia, b. Pemahaman dan Ketrampilan penanganan barang barang berbahaya c. Pemahaman dan Ketrampilan dalam Peristiwa Kebakaran dalam Penerbangan d. Pemahaman dan Ketrampilan dalam Keselamatan Penerbangan e. Pemahaman dan Ketrampilan dalam Proses Evakuasi situasi Darurat f. Pemahaman dan Ketrampian dalam First Aid bagi Penumpang  Pelatihan Ground Training – Type Rating, adalah pelatihan teori pengenalan secara menyeluruh tentang pesawat terbang dan tata cara melaksanakan pekerjaan didalam pesawat selama proses penerbangan, dalam pelatihan ini jenis pesawat yang digunakan sebagai objek pelatihan adalah Boeing type 737 dan Airbus type 320  Pelatihan In Flight Training – Type Rating, merupakan pelatihan dalam bentuk kerja praktek dalam proses penerbangan (real flight), dalam proses ini Peserta di haruskan melakukan praktek kerja atas seluruh pengetahuan yang telah di berikan.  Pada tahap akhir dari pelatihan ini, setiap peserta akan mengikuti ujian yang diselenggarakan oleh DGCA selaku regulator, ujian ini adalah bagian dari proses penerbitan Surat Izin Kerja (lisensi).TANYA Bagaimana Perizinan Penyelenggara ?JAWAB Gemilang Aviation Professional Training (GAPT) adalah salah satu divisi usaha dari PT Gemilang Tunas Andalan (GAPT), beberapa perizinan yang telah dimiliki oleh GAPT adalah sebagai berikut :  DKU PPC TCC 142-018  Ministry of Transportation, Human Resources Development Agency of Civil Aviation, Civil Aviation Human Resources Development Center Number : 005/ 01/ VIII/ PPSDMPU – 11
  • 2. (Aviation Security and Dangerous Goods.  Permit Training No : 2302/ 1.815.4 issued by Ministry of Education Republic of Indonesia  Business License No : 01750-05/ PM/ 1.824.271TANYA Apa yang dimaksud dengan Pelatihan bidang Pelayanan & apa tujuan pelatihan tersebut?JAWAB Pelatihan bidang pelayanan, dilaksanakan selama 7 (tujuh) hari, seluruh peserta ditempatkan pada Pusat Pelatihan “Service Quality Center” di Sukabumi, Jawa Barat. Selama pelatihan, peserta akan memperoleh pelatihan dalam bentuk teori dan praktek yang bertujuan agar setiap Peserta memiliki pemahaman dan ketrampilan melaksanakan Proses Pelayanan bagi para Penumpang (Pelanggan Perusahaan) sesuai kaidah kaidah yang berlaku di perusahaan penerbangan International. Materi pelatihan yang diberikan antara lain meliputi :  Pelatihan Service Mindset Transforming  Pelatihan Personal Grooming & Passenger Handling  Pelatihan Pelayanan Food & Beverage  Pelatihan Verbal dan Non Verbal Communication  Pelatihan Competence in Creating Excellent Customer Experience  Pelatihan Create Positive Customer Experience in Complaint Handling  Pelatihan Creating Positive Work Atmosphere  Pelatihan Social & Business Etiquette Pada akhir pelatihan, Peserta diwajibkan mengikuti Ujian atas seluruh Materi Pelatihan yang diberikan, dan setiap peserta akan menerima tanda lulus dalam bentuk Sertifikat atas prestasi nya dalam proses Pelatihan, selanjutnya akan diselenggarakan evaluasi berkala bagi setiap peserta.TANYA Apa yang dimaksud dengan Pelatihan Bahasa & apa tujuan pelatihan tersebut?JAWAB Pelatihan Bahasa dilaksanakan oleh Lembaga Bahasa International Fakultas Ilmu Budaya, Universi- tas Indonesia, Pelatihan bidang bahasa terdiri atas :  Pelatihan Bahasa Inggris – General English : melalui pelatihan ini diharapkan setiap peserta memiliki kemampuan untuk berbicara, mendengar serta menulis dengan baik dan benar.  Pelatihan Bahasa Inggris – English for Flight Attendant : English for Flight Attendant adalah pelatihan bahasa inggris khusus untuk digunakan oleh seseorang yang akan bekerja sebagai Pramugari untuk berkomunikasi dengan Cabin Crew lainnya, seperti diketahui bahwa seluruh istilah dalam penerbangan menggunakan bahasa Inggris.  Pelatihan Bahasa Mandarin – General Mandarin : Pelatihan Bahasa Mandarin dimaksud agar setiap peserta memiliki kemampuan menggunakan bahasa Mandarin dengan baik dan benar, seperti diketahui bahasa Mandarin saat ini menjadi salah satu bahasa komunikasi kedua terbanyak yang digunakan diseluruh dunia.  Kemampuan berkomunikasi dalam bahasa Mandarin dan Kemampuan untuk berkomunikasi menggunakan English for Flight Attendant merupakan sebagian dari faktor-faktor yang menyebabkan tingginya “POSISI TAWAR” Peserta pelatihan di hadapan pemberi kerja, perusahaan penerbangan, Dalam Negeri maupun di Luar Negeri.TANYA Apakah semua program pelatihan diselenggarakan di Indonesia ?JAWAB  Tidak semua program pelatihan diselenggarakan di Indonesia, untuk program pelatihan Calon Pramugari International sebagian program pelatihan dilaksanakan di luar negeri khususnya untuk pelatihan dan praktek kerja pada Pesawat Long Haul Body (Wide Body Aircraft) contoh : Airbus 380, Airbus 330, Airbus 340, Boeing 747, 767 dan Boeing 777.  Demikian juga bilamana fasilitas praktek kerja untuk Calon Pramugari Dalam Negeri, armada Airbus 320 dan Boeing 737 mengalami kendala kendala teknis & Ketersediaan Armada Pesawat, maka dimungkinkan pelatihan dan praktek kerja In Flight Training di luar negeri.TANYA Pelatihan apa saja yang diperoleh Peserta dan apa manfaat pelatihan tersebut dalam pekerjaan sebagai seorang pramugari ?JAWAB Program Pelatihan kerja yang diselenggarakan terdiri atas 4 (empat) modul :  Modul Bahasa, meliputi : 1. Pelatihan Komunikasi dalam Bahasa Indonesia 2. Pelatihan Komunikasi dalam Bahasa Inggris – General English
  • 3. 3. Pelatihan Komunikasi dalam Bahasa Inggris – Flight Attendant 4. Pelatihan Komunikasi dalam Bahasa Mandarin – General Mandarin  Modul Service Quality, meliputi : 1. Pelatihan Pengembangan Diri dan Sikap 2. Pelatihan Services Mindset Transforming 3. Pelatihan Competence in Creating Excellent Customer Experience 4. Pelatihan Create Positive Customer Experience in Complaint Handling 5. Pelatihan Creating Positive Work Atmosphere 6. Pelatihan Social & Business Etiquette 7. Pelatihan Personal Grooming & Passenger Handling 8. Pelatihan Pelayanan Food & Beverage 9. Pelatihan Verbal dan Non Verbal Communication 10.Pelatihan Handling Complain  Modul Aviation Training 1. Pelatihan Initial Ground Training 2. Pelatihan Ground Training – Type Rating Pesawat Boeing 737 Series 3. Pelatihan Ground Training – Type Rating Pesawat Airbus 320 4. Pelatihan In Flight Training – Type Rating Pesawat Boeing 737 Series 5. Pelatihan In Flight Training – Type Rating Pesawat Airbus 320  Modul Emergency Survival & DisiplinTANYA Dilihat dari Modul yang begitu lengkap sepertinya para Peserta di targetkan untuk menjadi Calon Pramugari yang “SIAP KERJA”, apakah biayanya akan mahal ? dan bagaimana sistim pembayarannya ?JAWAB Benar, program pelatihan ini memang di siapkan agar setiap Alumni Peserta program pelatihan menjadi seseorang Calon Pramugari yang berada pada tingkat “SIAP KERJA”, dengan demikian perusahaan penerbangan selaku pemberi kerja, tidak perlu lagi mengeluarkan biaya atau investasi untuk menyelengggarakan pelatihan kerja sebagaimana terjadi selama ini. A. Mahal atau tidaknya biaya pelatihan sangat tergantung pada :  Design Target Kompetensi yang akan dimiliki oleh masing – masing peserta  Design Materi Pelatihan yang di ajarkan  Manfaat yang diterima oleh Calon Pemberi Kerja Pada saat ini terdapat beberapa banyak lembaga pelatihan yang memberikan pelatihan dengan judul yang sama, akan tetapi mereka tidak pernah membuat Design Target Kompetensi serta Manfaat Pelatihan yang diselenggarakan bagi para Pemberi Kerja. B. Biaya Pelatihan Kerja yang dikenakan tidak berbeda dengan biaya-biaya kuliah yang harus dibayar selama periode kuliah, termasuk didalamnya adalah biaya transport & makan harian, biaya pembelian buku, biaya photocopy dan lain sebagainya. C. Hal lain yang harus dipertimbangkan untuk melakukan Analisa Mahal TIdaknya biaya pelatihan kerja ini adalah mengenai Masa Pelatihan, atau bagi mereka yang kuliah di perguruan tinggi di sebut sebagai Masa Kuliah, untuk program Diploma atau Sarjana. Periode pelatihan ditetapkan selama 6 bulan, bagi mereka yang sakit (rawat inap) selama periode pelatihan atau saat menghadapi Ujian, tersedia fasilitas untuk mengikuti pelatihan atau ujian ulangan tanpa biaya tambahan. Periode Pelatihan Kerja ini jauh lebih singkat dibandingkan mengikuti kuliah di perguruan tinggi. D. Terakhir yang harus dipertimbangkan adalah Besarnya peluang untuk memperoleh Pekerjaan serta besarnya potensi Pendapatan yang akan diterima. Dengan target design kompetensi hasil pelatihan yang mendukung seseorang untuk “SIAP KERJA” serta manfaat ekonomis yang dapat diperoleh perusahaan pemberi kerja, maka dapat dipastikan setiap Alumni program pelatihan ini akan memperoleh prioritas utama dalam proses penerimaan dan seleksi calon pramugari di perusahaan penerbangan Dalam Negeri maupun International. E. Sistim pembayaran biaya pelatihan telah di design agar dapat terjangkau oleh sebagian besar masyarakat, artinya tersedia fasilitas pembayaran dengan sistim Angsuran Bulanan selama 2 – 8 tahun. Adanya sistim pembayaran Angsuran ini juga memberikan kesempatan kepada
  • 4. Peserta yang sudah bekerja untuk mengambil alih kewajiban pembayaran Angsuran bulanan dari Orang Tua atau Wali nya. Diperkirakan Peserta sudah dapat mulai membayar kewajiban pembayaran angsuran paling lambat 6 bulan setelah yang bersangkutan menanda tangani perjanjian kerja dengan perusahaan penerbangan. F. Besarnya nilai Angsuran ditetapkan mulai dari Rp 2 jutaan per bulan, dengan demikian Calon Peserta, yang memiliki Orang Tua atau Wali dengan pendapatan sebesar Rp 6 jutaan per bulan, sudah bisa mengikuti program pelatihan kerja ini.TANYA Bila ada yang berminat untuk mengikuti program pelatihan ini, apakah mereka pasti diterima untuk bekerja sebagai Pramugari ?JAWAB Dengan design kemampuan yang dimiliki setelah mengikuti pelatihan ini maka peluang yang dimiliki untuk diterima sebagai Pramugari di perusahaan Penerbangan lebih dari 90 %, proses monitoring & evalulasi atas prestasi masing masing peserta sudah dilaksanakan oleh para pemberi kerja sejak peserta mulai mengikuti pelatihan, dengan demikian diharapkan setiap peserta dapat menjaga kesinambungan prestasinya selama program berlangsung.TANYA Apa perbedaan antara mereka yang telah mengikuti program ini dengan mereka yang tidak mengikuti program pelatihan ini dihadapan Perusahaan Penerbangan selaku Pemberi Kerja ?JAWAB Kecuali ketrampilan dalam bahasa Inggris atau Mandarin yang mungkin juga sudah dimiliki oleh pelamar lain, mereka TIDAK MEMILIKI pemahaman dan ketrampilan seperti yang Anda miliki dalam bidang Aviation, Emergency Evacuation, First Aid, Pelayanan bagi Penumpang Pesawat serta Lisensi Kerja. Yang disebut terakhir ini – LISENSI KERJA – merupakan “kunci keberhasilan” dalam proses penerimaan dan seleksi Calon Pramugari.TANYA Apa manfaat yang diterima oleh Perusahaan Penerbangan bila menerima mereka sebagai Pramugari ?JAWAB Secara ekonomis, manfaat yang bisa diterima secara langsung dengan adanya kehadiran Anda adalah penghematan Investasi perusahaan, berkurangnya biaya seleksi dan penerimaan Calon Pramugari dan meningkatnya produktivitas tenaga Pramugari.TANYA Berapa lama masa kontrak kerja Pramugari di perusahaan Penerbangan Dalam Negeri ?JAWAB Pada umumnya kontrak kerja di selenggarakan untuk periode selama 2 (dua) tahunTANYA Apakah mereka bisa memperpanjang kontrak kerja tersebut ?JAWAB Bisa, hal ini tergantung dari prestasi mereka selama bekerja di perusahaan yang bersangkutan.TANYA Sepengetahuan kami pada umumnya program pelatihan Calon Pramugari ini diselenggarakan oleh perusahaan Penerbangan yang bersangkutan dan Calon Pramugari yang sudah diterima tidak dikenakan biaya apapun, mengapa seseorang yang masih berstatus Peserta Pelatihan Kerja dikenakan biaya pelatihan yang tidak sedikit jumlahnya, padahal mereka belum tentu diterima sebagai Pramugari ?JAWAB  Benar, sistim penerimaan & seleksi yang berlaku sebelum ini adalah seperti yang Anda jelaskan tersebut diatas, akan tetapi, bagi perusahaan penerbangan, sistim ini menciptakan tambahan biaya investasi yang tidak sedikit terutama untuk biaya pelatihan, belum lagi Resiko yang mungkin terjadi.  Program Pelatihan Kerja ini di design agar mereka memiliki POSISI TAWAR yang lebih baik dihadapan pemberi kerja, sebagaimana diketahui bahwa jumlah pelamar kerja Calon Pramugari setiap tahun jumlahnya ribuan dan terus meningkat dari tahun ke tahun, hal ini bisa dimengerti karena sedikitnya lapangan kerja yang tersedia bagi para lulusan SMU maupun para Sarjana program Diploma dan Program S1. Ketatnya persaingan di Pasar Tenaga Kerja ini dapat Anda lihat pada proses penerimaan CPNS yang diselenggarakan oleh lembaga pemerintah Pusat maupun Daerah setiap tahun dimana puluhan ribu orang lulusan Sarjana dan Non Sarjana dari seluruh Indonesia bersaing satu sama lain untuk posisi yang sangat sedikit jumlahnya.  Pembahasan tentang pengetahuan dan ketrampilan yang dimiliki guna memperoleh Posisi Tawar yang lebih baik dapat dilihat pada Tanya Jawab di atas dan kami menjembatani keinginan mereka untuk meraih Cita Cita untuk menjadi Pramugari.TANYA Bila seseorang telah menyelesaikan kontrak kerja dengan Penerbangan Dalam Negeri, apakah mereka bisa melanjutkan bekerja di perusahaan Penerbangan International ?
  • 5. JAWAB Bisa, pertama : Usia mereka masih memenuhi persyaratan yang ditetapkan oleh perusahaan penerbangan International, kedua : Mereka telah memiliki pengalaman kerja sebagai tenaga Pramugari selama 2 (dua) tahun walaupun pada jenis pesawat yang berbeda.TANYA Bila mereka berminat untuk bekerja di perusahaan penerbangan International apakah harus mengikuti Pelatihan lagi ?JAWAB  Benar, pertama : Calon yang bersangkutan harus mengikuti pelatihan di bidang Penerbangan untuk mendapatkan Lisensi kerja di pesawat Long Haul Aircraft (jenis pesawat berbadan besar : Airbus 330, 340, 380 atau Boeing 777, 767, 757 dan 747),  Kedua, mereka harus mengikuti Pelatihan penyelenggaraan Pelayanan Full Service Airlines,  Ketiga, mereka harus mengikuti Pelatihan Bahasa International tambahan antara lain : Bahasa Negara yang bersangkutan (Jerman untuk Lufthansa, Arabic untuk Emirates) dan bahasa Lain sesuai Negara-Negara Singgah yang ada dalam route Penerbangan yang dijalankanPhoto : Gemilang Aviation School of Flight Attendant