Pernyataan sikap Bersama

3,323 views

Published on

Dalam Rangka Menyabut Hari Gambut Internasional 2 Februari 2011.
Berbagai Elemen Gerakan seperti STN, STR, PRD, Walhi, Jikalahari, Greenpeace, mendesak Pemerintah RI untuk segera mencabut SK menhut 327/2009 yang diberikan kepada PT. RAAP yang terletak di Kabupaten Meranti dan Pelalawan yang notabenenya adalah kawasan Gambut terluas di riau yang akan digantikan menjadi HTI PT. RAPP...

0 Comments
0 Likes
Statistics
Notes
  • Be the first to comment

  • Be the first to like this

No Downloads
Views
Total views
3,323
On SlideShare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
2
Actions
Shares
0
Downloads
11
Comments
0
Likes
0
Embeds 0
No embeds

No notes for slide

Pernyataan sikap Bersama

  1. 1. KOALISI ANTI PENGHANCURAN HUTAN RIAU (KAPHuR) Bersama PRD, STN, STR, JMGR PERNYATAAN SIKAP BERSAMACABUT IZIN HTI PT RAPP, SELAMATKAN HUTAN GAMBUT RIAUSalah satu permasalahan yang menyebabkan terjadinya penghancuran hutan diSumatera khusunya di Provinsi Riau, adalah keberadaan pabrik bubur kertas dan kertas(pulp dan paper). Industri yang mengandalkan bahan baku dari kayu ini, padakenyataannya, mempunyai potensi serta konstribusi besar dari "kerangka sistematis”penghancuran hutan alam.Sudah menjadi rahasia umum bahwa industri pulp dan paper untuk mencukupikapasitas industri mereka adalah dengan cara membabat kayu dari hutan alam.Pernyataan bahwa pasokan industri akan dicukupi dari hutan tanaman industri yangmereka kelola, faktanya hanya omong kosong belaka. Ini dikarenakan pabrik pulp danpaper selalu membangun kapasitas industri melebihi kapasitas pasokan hutan tanamanindustri mereka, dapat dijadikan contoh adalah PT Riau Andalan Pulp & Paper (PTRAPP) yang wilayah operasinya berada di Riau dan Sumatera UtaraDalam upaya mendapatkan pasokan kayunya, PT RAPP perusahaan milik TaipanSukanto Tanoto dibawah bendera Asia Pacific Resource International Limited (APRIL) initidak hanya melakukan kerangka sistematis penghancuran hutan alam di Sumaterayang berdamp[ak terhadap penurunan kualitas dan daya dukung lingkungan, tetapijuga mengakibatkan konflik sosial dengan masyarakat, terutama dengan masyarakatadat. Perusahaan pulp dan paper merampas sumber-sumber kehidupan berupa tanahhutan atau wilayah kelola masyarakat. Perlawanan dari masyarakat untukmempertahankan hak tak jarang kemudian harus berhadapan dengan aparat keamananyang berpihak kepada perusahaan yang kemudian sampai memakan korban jiwa.Di Riau, PT. RAPP saat ini sedang melakukan pembabatan hutan alam di kawasangambut dalam dan pulau - pulau kecil terdepan. Di kawasan Semenanjung KamparSeluas 55.940 ha dan Pulau Padang 43.000 ha, sedangkan mitranya PT.Sumatera Riang Lestari (SRL) di Pulau Rangsang seluas 18.890 ha, Tempulingseluas 48.635 ha dan Pulau Rupat seluas 38.59 ha, di Pulau Tebing Tinggi PTLestari Unggul Makmur (LUM) dengan luas 10.390 ha. Semua kawasan initersebar di lima (5) Kabupaten antara lain Kabupaten Indragiri Hilir, Pelalawan, Siak,Bengkalis dan Kabupaten Kepulauan Meranti.Penambahan areal konsesi RAPP di pulau padang sebesar 43.00 ha, ini merupakanpemicu terjadinya konflik antara masyarakat dengan perusahaan, yang sangat rentansekali terjadinya perampasan dan penyerobotan tanah masyarakat oleh perusahaan,belum lagi dampak negatifnya terhadap pulau padang yang bisa mengakibatkantenggelamnya pulau, ini yang membuat masyrakat desa yang berada di pulau padangkabupaten kepulauan meranti menjadi resah. Ditambah lagi pada tanggal 8 September2010 Gubernur Riau telah mengeluarkan izin koredor atau izin penggarapan kepada PT.RAPP untuk pulau padang tanpa mengkaji terlabih dahulu dampak yang akan terjadi.Dari beberapa kasus di atas, kami hari ini menyatakan sikap tegas : 1. kepada pemerintahan SBY - Boediono melalui Menteri Kehutanan Zulkifli Hasan untuk segera menghentikan operasi penghancuran hutan alam dengan mencabut /membatalkan semua perizinan yang telah diberikan kepada PT.Riau
  2. 2. Andalan Pulp and Paper (RAPP) serta Mitranya antara lain ; PT. Sumatera Riang Lestari (SRL), PT. Sumatera Silva Lestari (SSL) dan PT. Lestari Unggul Makmur (LUM) di wilayah Provinsi Riau. 2. mendukung sepenuhnya pemerintahan Kab. Kepulauan meranti untuk kembali mendesak Menteri kehutanan Republik Indonesia untuk segera mencabut izin yang telah diberikan kepada PT. RAPP, LUM, dan SRL. 3. Selain itu KAPHuR Bersama STN, STR, PRD, JMGR juga mendesak aparat penegak hukum untuk segera menangkap serta mengadili Sukanto Tanoto atas kejahatan korporasi yang telah dilakukan PT.Riau Andalan Pulp Paper. Meranti, 1 Februari 2011 Koalisi Anti Penghancuran Hutan Riau (KAPHuR) WALHI Riau Jikalahari Scale up Greenpeace SEA KAR LBH Pekanbaru YMI Bersama KPP PRD KPW PRD Riau Agus Priyono Bambang Aswandi, SE KPP STN KPP STR Yudi Budi Wibowo Terry Hendra Chaniago JMGR Irsyadul HalimTurut MendukungNo NAMA ORGANISASI TANDA TANGAN
  3. 3. No NAMA ORGANISASI TANDA TANGAN_____________________________________Koalisi Anti Penghancuran Hutan Riau (KAPHuR) :, WALHI Riau, Jikalahari, Scale up,Greenpeace SEA, Bahtera Alam, FGI-TI, Riau Mandiri, KPA Tiger, AMAR, Brimapala Sungkai, LBHPekanbaru, KAR,BersamaPartai Rakyat Demokratik (PRD), Serikat Tani Nasional (STN), Serikat Tani Riau(STR), JMGR
  4. 4. CP : Hariansyah Usman (0812 766 999 67), M. Riduan (0813 650 83 515)

×