Restrukturisasi Hutang Industri Pulp dan Kertas Bambang Setiono (Center for International Forestry Research) WALHI Skill S...
HUTANG MACET SINAR MAS GROUP <ul><li>HUTANG BUKAN KEPADA BII: Rp.872 milyar (22 perusahaan) </li></ul><ul><li>HUTANG KEPAD...
HUTANG MACET RAJA GARUDA MAS GROUP <ul><li>HUTANG KEPADA BANK DIBAWAH BPPN: Rp.9,6 trilyun (US$1,2 miliar) </li></ul><ul><...
HUTANG DI BPPN (1) <ul><li>Mandat BPPN:  </li></ul><ul><ul><li>Penyehatan bank dibawah BPPN </li></ul></ul><ul><ul><li>Res...
Hutang di BPPN (2) <ul><li>Dibawah Asset Management Kredit (AMI): </li></ul><ul><ul><li>Hutang macet pihak ketiga yang dia...
Retrukturisasi Hutang Vs Restrukturisasi Industri <ul><li>Restrukturisasi Hutang: </li></ul><ul><li>Standstill </li></ul><...
Peran CGI, Bank Dunia, dan IMF <ul><li>CGI dan Bank Dunia: </li></ul><ul><li>Menutup industri kayu sarat hutang dibawah BP...
PENYELESAIAN HUTANG RGM (1) <ul><li>September 1999, APRIL memperoleh persetujuan restrukturisasi hutang US$ 800 juta dari ...
<ul><li>Hutang di AMC BPPN (Rp.2,4 trilyun; 13 perusahaan): </li></ul><ul><ul><li>Penyerahan kas dan aset Rp.10 milyar (0,...
Penyelesaian Hutang SMG (1) <ul><li>Hutang APP (US$6,7 milyar) dibawah AMI BPPN: </li></ul><ul><ul><li>Restrukturisasi hut...
Penyelesaian Hutang SMG (2): Restrukturisasi Hutang APP
<ul><li>Tujuan:kendali yang efektif terhadap arus kas APP </li></ul><ul><li>Mekanisme: </li></ul><ul><ul><li>APP Trading a...
<ul><li>Tujuan: menghindari default atas perjanjian restrukturisasi hutang </li></ul><ul><li>Mekanisme: </li></ul><ul><ul>...
<ul><li>Hutang di AMC BPPN (Rp.872 milyar): </li></ul><ul><ul><li>Penyerahan kas dan aset Rp.247 milyar (28%) </li></ul></...
Kesimpulan <ul><li>Perusahaan pulp and paper memperoleh free cash flows </li></ul><ul><li>Memaksimalkan atau meningkatkan ...
Upcoming SlideShare
Loading in...5
×

Bambang Setiono Restrukturisasi Industri Pulp And Paper

1,763

Published on

Published in: Economy & Finance, Business
0 Comments
0 Likes
Statistics
Notes
  • Be the first to comment

  • Be the first to like this

No Downloads
Views
Total Views
1,763
On Slideshare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
0
Actions
Shares
0
Downloads
70
Comments
0
Likes
0
Embeds 0
No embeds

No notes for slide

Bambang Setiono Restrukturisasi Industri Pulp And Paper

  1. 1. Restrukturisasi Hutang Industri Pulp dan Kertas Bambang Setiono (Center for International Forestry Research) WALHI Skill Sharing Workshop, Pekanbaru, 14 April 2003
  2. 2. HUTANG MACET SINAR MAS GROUP <ul><li>HUTANG BUKAN KEPADA BII: Rp.872 milyar (22 perusahaan) </li></ul><ul><li>HUTANG KEPADA BII: Rp.14,4 trilyun termasuk hutang PIOCs </li></ul><ul><li>HUTANG APP: US$13,9 miliar (Rp.111,2 trilyun) </li></ul><ul><ul><li>hutang US$6,7 miliar hutang IKPP, LPPP, TKM, dan PDPP (PIOCs): </li></ul></ul><ul><ul><ul><li>US$1,2 miliar milik BPPN; US$ 960 juta milik ECAs; US$230 juta milik Indonesia Bondholders; sisanya milik kreditur asing lainnya </li></ul></ul></ul><ul><li>Standstill pembayaran hutang: 12 Maret 2001 </li></ul>
  3. 3. HUTANG MACET RAJA GARUDA MAS GROUP <ul><li>HUTANG KEPADA BANK DIBAWAH BPPN: Rp.9,6 trilyun (US$1,2 miliar) </li></ul><ul><ul><li>US$ 550 juta RAPP; US$280 juta RAK; US$428 juta Riau Prima Energy </li></ul></ul><ul><li>HUTANG APRIL (ASIA PACIFIC RESOURCES INTL): US$ 2 milyar </li></ul>
  4. 4. HUTANG DI BPPN (1) <ul><li>Mandat BPPN: </li></ul><ul><ul><li>Penyehatan bank dibawah BPPN </li></ul></ul><ul><ul><li>Restrukturisasi hutang </li></ul></ul><ul><ul><li>Memperoleh kembali uang pemerintah </li></ul></ul><ul><li>Otoritas: </li></ul><ul><ul><li>Mengambil alih hak pemegang saham, RUPS bank, hak direktur </li></ul></ul><ul><ul><li>Mengendalikan, mengelola, dan melakukan hak kepemilikan atas aset atau klaim terhadap aset bank </li></ul></ul><ul><ul><li>Menyita tanah dan gedung yang dimiliki bank </li></ul></ul>
  5. 5. Hutang di BPPN (2) <ul><li>Dibawah Asset Management Kredit (AMI): </li></ul><ul><ul><li>Hutang macet pihak ketiga yang dialihkan dari bank tidak sehat ke BPPN </li></ul></ul><ul><ul><li>Contoh: Hutang RGM dan sebagian kecil hutang SMG </li></ul></ul><ul><li>Dibawah Asset Management Investment (AMI): </li></ul><ul><ul><li>Hutang pemilik bank yang dialihkan ke BPPN </li></ul></ul><ul><ul><li>Contoh: hutang APP Indonesia di BII </li></ul></ul>
  6. 6. Retrukturisasi Hutang Vs Restrukturisasi Industri <ul><li>Restrukturisasi Hutang: </li></ul><ul><li>Standstill </li></ul><ul><li>Memperpanjang jangka waktu hutang </li></ul><ul><li>Mengurangi tingkat bunga </li></ul><ul><li>Grace period </li></ul><ul><li>Menghapus bunga dan pokok pinjaman </li></ul><ul><li>Menjual hutang yang telah direstrukturisasi </li></ul><ul><li>Restrukturisasi Industri: </li></ul><ul><li>Mengurangi kapasitas industri </li></ul><ul><li>Menyeimbangkan permintaan kayu dengan suplai kayu </li></ul><ul><li>Meningkatkan efisiensi industri kayu </li></ul><ul><li>Menutup industri yang tidak efisien, tidak cukup bahan baku yang legal/lestari, dan sarat hutang </li></ul>
  7. 7. Peran CGI, Bank Dunia, dan IMF <ul><li>CGI dan Bank Dunia: </li></ul><ul><li>Menutup industri kayu sarat hutang dibawah BPPN dan mengkaitkan usulan penghapusan hutang dengan pengurangan kapasitas </li></ul><ul><li>Retrukturisasi industri kehutanan </li></ul><ul><li>IMF: </li></ul><ul><li>Kebijakan fiskal dan keuangan yang hati-hati dan mendorong reformasi sektoral </li></ul><ul><li>Mengurangi subsidi bahan bakar </li></ul><ul><li>Meningkatkan penerimaan pajak non migas </li></ul><ul><li>Meningkatkan ekspor non migas dan investasi </li></ul><ul><li>Menjual aset BPPN dan privatisasi </li></ul>
  8. 8. PENYELESAIAN HUTANG RGM (1) <ul><li>September 1999, APRIL memperoleh persetujuan restrukturisasi hutang US$ 800 juta dari kreditur asing: </li></ul><ul><ul><li>Membebaskan pembayaran bunga selama 18 bulan </li></ul></ul><ul><ul><li>Mengembangkan fasilitas produksi pulp tahap ke-2 untuk mencapai 1,3 juta ton per tahun </li></ul></ul><ul><ul><li>Menyediakan dana sebesar US$520 juta untuk pengembangan kapasitas pulp </li></ul></ul><ul><ul><li>Mencari dana baru untuk mengembangkan fasilitas pulp sampai 2 juta ton per tahun </li></ul></ul>
  9. 9. <ul><li>Hutang di AMC BPPN (Rp.2,4 trilyun; 13 perusahaan): </li></ul><ul><ul><li>Penyerahan kas dan aset Rp.10 milyar (0,42%) </li></ul></ul><ul><ul><li>Sustainable debt Rp.2,29 trilyun (95,58%) </li></ul></ul><ul><ul><li>Unsustainable debt Rp.96 milyar (4%) </li></ul></ul><ul><li>Sustainable debt: </li></ul><ul><ul><li>Jangka waktu 10 tahun dengan 2 tahun grace period </li></ul></ul><ul><ul><li>Tingkat bunga 18% (hutang rupiah) dan 10% (hutang US$) </li></ul></ul><ul><ul><li>Maksimum 30% pokok pinjaman dilunasi pada akhir periode pinjaman </li></ul></ul><ul><li>Unsustainable debt: tidak bisa dibayar </li></ul><ul><li>Hutang RAPP dan RAK hanya bisa terjual setelah di obral (PPAK): maksimum recovery rate 20% </li></ul><ul><li>Tidak mengkaitkan dengan pengurangan kapasitas (restrukturisasi industri) </li></ul>PENYELESAIAN HUTANG RGM (2)
  10. 10. Penyelesaian Hutang SMG (1) <ul><li>Hutang APP (US$6,7 milyar) dibawah AMI BPPN: </li></ul><ul><ul><li>Restrukturisasi hutang: </li></ul></ul><ul><ul><ul><li>free cash flows US$ 300 juta per tahun dan anggaran biaya kayu pulp: US$400 juta per tahun </li></ul></ul></ul><ul><ul><li>Restrukturisasi perusahaan: </li></ul></ul><ul><ul><ul><li>APP Trading Vs Trading Committee </li></ul></ul></ul><ul><ul><ul><li>Shares is trust Vs Debt-to-Equity swap agreement </li></ul></ul></ul>
  11. 11. Penyelesaian Hutang SMG (2): Restrukturisasi Hutang APP
  12. 12. <ul><li>Tujuan:kendali yang efektif terhadap arus kas APP </li></ul><ul><li>Mekanisme: </li></ul><ul><ul><li>APP Trading akan mengatur bagaimana PIOCs mengelola pembelian, kontrak penjualan, dan penetapan harga </li></ul></ul><ul><ul><li>Seluruh kas dari PIOCs akan dimasukkan ke escrow account dengan nama PIOCs tetapi wakil kreditor memiliki hak u/ menandatangani penggunaan escrow account </li></ul></ul><ul><ul><li>APP Trading akan mendistribusikan kas ke PIOCs sesuai dengan anggaran yang telah disetujui antara kreditor dan PIOCs </li></ul></ul><ul><li>Struktur Organisasi APP: </li></ul><ul><ul><li>Presiden Komisaris: orang Indonesia </li></ul></ul><ul><ul><li>Ketua dan majoritas direktur ditentukan oleh kreditur </li></ul></ul>Penyelesaian Hutang SMG (3): APP Trading
  13. 13. <ul><li>Tujuan: menghindari default atas perjanjian restrukturisasi hutang </li></ul><ul><li>Mekanisme: </li></ul><ul><ul><li>75% saham PIOC akan ditempatkan di sebuah offshore trust </li></ul></ul><ul><ul><li>Selama dalam Trust Account, saham tersebut tidak mempunyai hak suara dan tidak memperoleh deviden </li></ul></ul><ul><ul><li>Jika gagal bayar, akan dilakukan perubahan kepemilikan saham di Trust Account (debt to equity swap) </li></ul></ul><ul><ul><li>Debt-to-equity swap tidak terjadi jika tidak disetujui oleh simple majaroty kreditur. </li></ul></ul><ul><ul><li>Jika hutang dibayar sesuai dengan perjanjian, saham akan dikembalikan ke pemegang saham PIOCs sampai tersisa 34% di Trust </li></ul></ul>Penyelesaian Hutang SMG (3): Shares in Trust
  14. 14. <ul><li>Hutang di AMC BPPN (Rp.872 milyar): </li></ul><ul><ul><li>Penyerahan kas dan aset Rp.247 milyar (28%) </li></ul></ul><ul><ul><li>Sustainable debt Rp.489 milyar (56%) </li></ul></ul><ul><ul><li>Unsustainable debt Rp.136 milyar (16%) </li></ul></ul><ul><li>Sebagian besar sustainable debt dilunasi oleh SMG </li></ul>Penyelesaian Hutang SMG (4):
  15. 15. Kesimpulan <ul><li>Perusahaan pulp and paper memperoleh free cash flows </li></ul><ul><li>Memaksimalkan atau meningkatkan kapasitas pabrik untuk membayar kembali hutang </li></ul><ul><li>Kreditur mengabaikan masalah sumber bahan baku pulp dan masalah sosial yang terkait dengan hutan </li></ul>
  1. A particular slide catching your eye?

    Clipping is a handy way to collect important slides you want to go back to later.

×