Bab i PTK Seni rupa BePee NaiNs UNP

6,414 views

Published on

1 Comment
3 Likes
Statistics
Notes
  • Untuk rumusan masalah sebaiknya Anda gunakan kata bagaimana
    'Bagaimana Metode Ekperimen diterapkan untuk....
    ' Bagaimana hasilnya dari penerapan metode eksperimen...
    Sdg Tjuan penelitian adalah sama dg rumusan di atas yaitu untuk mengetahui Penerapan metode tsb dan hasilnya.
    Manfaat Penelitian secara singkat aj berikan dua macam 'manfaat teoritis dan manfaat praktis. Saya ikut senang ada tulisan begini. Kita kondisikan penelitian PTK itu sederhana, humanis, dan akurat. jngn berkesan sulit. Salam
       Reply 
    Are you sure you want to  Yes  No
    Your message goes here
No Downloads
Views
Total views
6,414
On SlideShare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
12
Actions
Shares
0
Downloads
172
Comments
1
Likes
3
Embeds 0
No embeds

No notes for slide

Bab i PTK Seni rupa BePee NaiNs UNP

  1. 1. BAB IPENDAHULUANA. LATAR BELAKANGPendidikan seni rupa di sekolah umum, pada dasarnya diarahkan untukmenumbuh-kembangkan kepekaan rasa, serta memiliki daya cipta, sehinggaterbentuk kesadaran terhadap nilai-nilai seni budaya. Kemampuan ini dapattumbuh kembang bila dilakukan serangkaian kegiatan pengamatan, penilaian,analisis dan penghargaan terhadap karya seni, baik di dalam kelas maupun di luarkelas.Sesuai dengan KTSP Sekolah Menengah Pertama, nama mata pelajaranuntuk pendidikan seni SMP adalah Seni Budaya, yang meliputi bidang seni rupa,seni musik, seni tari dan seni teater. Standar kompetensi pembelajaran senibudaya adalah apresiasi seni dan berkreasi seni. Kompetensi dasar apresiasi seniadalah mengidenfitikasi jenis karya seni dan menampilkan sikap apresiatifterhadap karya seni. Kompetensi dasar untuk berkreasi seni adalah menciptakanatau berekspresi seni dan/atau menampilkan karya seni. cakupan mata pelajaranseni budaya adalah pengetahuan, keterampilan, dan nilai dalam menghasilkankarya seni baik yang dwimatra (dua dimensi) maupun trimatra ( tiga dimensi).Proses pembelajaran seni rupa terutama padapembelajaran praktekpenulissebagai guru dalam mengajar terpaku pada metode yang biasa-biasa saja,misalnya, metode ceramah, metode tanya jawab dan metode pemberian tugas.Siswa menjadi kurang tertarik untuk belajar. Akibatnya berpengaruh terhadap1
  2. 2. 2hasil belajar siswa. Tingkat keberhasilan siswa menjadi rendah. Dari beberapanilai harian praktek berkreasi seni rupa secara keseluruhan hasilnya belummemuaskanbewrikut ini data rata-rata nilai harian praktek berkreasi seni rupakelas VII A:Tabel 1. Rata-rata nilai harian praktek berkreasi seni rupa kelas VII ASMP N 24 Kab. Tebo 2013Kriteria Kualitas Bobot JumlahsiswaPersentase(%)KKMSangat baik 81-100 - 065Baik 66-80 4 20Cukup 65 3 15Kurang 40-64 6 30Sangat kurang 0-39 7 35Jumlah 20 100Sumber: daftar nilai seni rupa guru seni budaya SMPN 24 Kab. TeboData diatas menunjukkan bahwa tidak ada siswa yang memperolehnilaisangat baik. Dari keseluruhan siswa yang berjumlah 20 orang, 4 orang(20%) memperoleh rata-rata nilai baik. 3 orang siswa (15%) memperoleh rata-rata nilai cukup dalam arti mencapai KKM. 6 orang siswa ( 30%) memperolehnilai rata-rata kurang.Dan 7 orang siswa (35%) memperoleh nilai rata-rata sangatkurang.Berdasarkan data tersebut dapat disimpulkan bahwa hasil belajar berkreasiseni rupa sangat rendah dan perlu ditingkatkan. Penulis perlu menemukanmetode yang sesuai. Memberikan tugas praktek dengan contoh yang disediakantidak berhasil meningkatkan hasil belajar siswa. Siswa kurang memperhatikanpenjelasan dari guru. Siswa kurang tertantang dan malas mengerjakan tugas dari
  3. 3. 3guru. Siswa sering keluar masuk kelas. Metode mengajar kurang tepat. Penulissebagai guru yang mengajar harus menemukan metode yang dapatmenumbuhkan minat siswa untuk berkreasi.Guru berwenang memilih dan menentukan materi, strategi, metode, mediapembelajaran/bimbingan dan alat penilaian/evaluasi dalam melaksanakan prosespembelajaran/bimbingan untuk mencapai hasil pendidikan yang bermutu sesuaidengan kode etik profesi Guru. Sebagai seorang guru mata pelajaran senibudaya, penulis mencoba mencari dan memilih metode yang dianggaptepatuntuk mengatasi masalah hasil belajar seperti yang telah dijelaskan padapemaparansebelumnya.Penulis memilih metode eksperimental.Metode eksperimental adalah metode yang bersifat eksperimen ataumencoba-coba. Siswa diberi kesempatan untuk mencoba-coba, diberikesempatan untuk berkreasi dan mengalami sendiri, mengikuti suatu proses,mengamati, menganalisis dan menarik kesimpulan sendiri mengenai prosesitu.Metode eksperimental dapat menarik minat siswa untuk berkreasi denganbebas tanpa harus terikat dengan ketentuan atau aturan-aturan yang diberikanguru. Siswa akan tertantang untuk berkreasi tanpa takut salah.Membuktikan asumsi penulis bahwa pemilihan dan pemakaian metodeberperan penting dalam meningkatkan hasil belajar siswa, maka penulis perlumengadakan penelitian tindakan kelas. Penelitian Tindakan Kelas adalahpenelitian yang dilakukan oleh guru untuk memperbaiki dan meningkatkan mutupembelajaran di dalam kelas. Penelitian Tindakan Kelas ini berjudul
  4. 4. 4“Meningkatkan Hasil Belajar berkreasi seni rupa dengan menggunakanmetode eksperimental pada Siswa Kelas VII A SMP Negeri 24 KabupatenTebo”.B. Identifikasi MasalahDari uraian diatas terdapat beberapa permasalahan di antaranya :1. Pemilihan metode mengajar, yang kurang tepat.2. Siswa kurang berminat dalam pelajaran berkreasi seni rupa.3. Kurangnya motivasi belajar siswa terutama dalam pembelajaranberkreasi seni rupa.4. Kurangnya kreatifitas siswa SMP Negeri 24 Kabupaten Tebo dalamberkreasi seni rupa, terutama dalam menciptakan karya-karyasenirupa terapan sebagaimana tuntutan kurikulum tentang pendidikankecakapan hidup.5. Masih rendahnya hasil belajar berkreasi seni rupa di SMP Negeri 24Kabupaten Tebo.C. Batasan MasalahAgar pembahasan masalah menjadi fokus, maka permasalahan di batasi pada:1. Kurangnya kreatifitas siswa SMP Negeri 24 Kabupaten Tebo dalamberkreasi seni rupa2. Rendahnya hasil belajar berkreasi seni rupa siswa kelas VII A SMPNegeri 24 Kabupaten Tebo
  5. 5. 5D. Rumusan MasalahBerdasarkan batasan masalah diatas, dapat dirumuskan sebagai berikut:1. Apakah dengan menggunakan metode eksperimental dalam berkreasiseni rupakreatifitas siswa kelas VII A SMP Negeri 24 KabupatenTebo meningkat?2. Apakah dengan menggunakan metode eksperimental dalam berkreasiseni rupa hasil belajar siswa kelas VII A SMP Negeri 24 KabupatenTebo meningkat?E. Tujuan PenelitianPenelitian Tindakan Kelas ini, secara umum bertujuan untuk mengetahuigambaran penggunaan metode eksperimental pada pembelajaran berkreasi senirupa di kelas VII A SMP Negeri 24 Kabupaten Tebo. Sedangkan secara khususpenelitian ini bertujuan untukmengetahui:1. Aktifitas siswa dalam berkreasi seni rupa.2. Tingkat keberhasilan siswa dalam berkreasi seni rupaF. Manfaat Hasil PenelitianHasil Penelitian Tindakan Kelas ini diharapkan dapat bermanfaat,1. Bagi Sekolah :Sebagai masukan bagiSMP Negeri 24 Kabupaten Tebountuk acuan dalam mengembangkanpendidikan seni rupa.2. Untuk Guru:
  6. 6. 6a. Meningkatkan prestasi kerja guru dalam melaksanakantugas sehari -hari di sekolah sebagai guru seni rupa.b. Bahan referensi bacaan bagi teman – teman Gurupendidikan seni rupa3. Bagi Siswa: meningkatkan hasil belajar berkreasi seni rupa sertameningkatkan kreatifitas berkarya.

×