Hukum administrasi negara

16,882 views
16,569 views

Published on

HUKUM ADMINISTRASI NEGARA

0 Comments
6 Likes
Statistics
Notes
  • Be the first to comment

No Downloads
Views
Total views
16,882
On SlideShare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
1
Actions
Shares
0
Downloads
366
Comments
0
Likes
6
Embeds 0
No embeds

No notes for slide

Hukum administrasi negara

  1. 1. HUKUM ADMINISTRASI NEGARA Oleh: Achmad Basyuni, SH.,M.Kes
  2. 2. Hukum Administrasi Negara (Prof.Dr. Mr. Prajudi Atmosudirdjo)Dalam arti luas, Hukum Administrasi Negarameliputi:– Hukum Tata Pemerintahan– Hukum Tata Usaha Negara– Hukum Administrasi– Hukum Administrasi Pembangunan– Hukum Adminisi LingkunganDalam arti sempit, Hukum Administrasi Negara,yakni Hukum tata pengurusan rumah tangganegara, baik intern dan ekstern.
  3. 3. NEGARA REPUBLIK INDONESIA SEBAGAI NEGARA HUKUMRECHTSSTAAT (negara berdasarkanatas Hukum, tertera dalam penjelasanUUD 1945)Bukan MACHTSSTAAT (berdasarkanatas kekuasaan)
  4. 4. ASAS-ASAS NEGARA HUKUM(1) Asas monopoli paksa (Zwangmonopoli);(2) Asas persetujuan rakyat;(3) Asas persekutuan hukum (rechtsgemeenschap). ... Asas monopoli paksa berarti, bahwa: monopoli penggunaan kekuasaan negara dan monopoli penggunaan paksaan untuk membuat orang menaati apa yang menjadi ... Dengan kata lain, konstitusi harus secara nyata mencerminkan asas kedaulatan rakyat, dengan demikian persetujuan rakyat tidak dapat diwakili. ... Asas persekutuan hukum berarti, bahwa: Rakyat dan penguasa Negara bersama- sama merupakan suatu persekutuan hukum (rechtsgemeenschap, legal ...
  5. 5. SUMBER HUKUM ADMINISTRASI NEGARA Pancasila UUD 1945 TAP MPR PERPU PP KEPPRES PERMEN DAN KEPMEN PERDA DAN KEPKADA YURISPRODENSI HUKUM TIDAK TERTULIS HUKUM INTERNASIONAL KEPTUN DOKTRIN
  6. 6. KEDUDUKAN HAN DALAM ILMU HUKUM Sebelum Abad 19 Setelah Abad 19 Hukum HukumH. Publik Hukum Privat H. Publik Hukum Privat H.PIDANA H.PERDATA H.DAGANG HTN H.PIDANA HAN H. PERDATAHTN ARTI LUAS H.DAGANG
  7. 7. HAN TERPISAH KARENA PENGARUH:1. RENAISSANCE (zaman gelap ke terang)2. NEGARA HUKUM MODERN (Welfare State) • Mengutamakan keperluan seluruh rakyat; • Ikut campur dalam segala lapangan kehidupan masyarakat; • Menyelenggarakan kesejahteraan umum; • Tugas negara menjaga keamanan.
  8. 8. SISTEM HUKUM NASIONAL Keterangan: 1. Pancasila 2. UUD 1945 HTN DAN HAN 3. Peraturan Perundangan 4. Yurisprodensi 5 5. Hukum Kebiasaan 4 3 2 1H. LINGKUNGAN H. PIDANA SUNARYATI, 1991
  9. 9. PERBEDAAN HTN DAN HAN HTN HAN• Mengatur pembentukan Badan- • HAN menjadi sebab Negara badan Negara Tk.Pusat dan berfungsi atau dasar segala Daerah perbuatan Administrasi Negara• Membagi kekuasaan (wewenang) • HAN mengatur hubungan WN pada badan agar dapat berfungsi dengan Pemerintah (melindungi (Mnrt Oppenheim) kepentingan umum)Memberi dasar hukum badan (Mnrt De-La Bassecour Cann) melakukan perbuatan: • HAN kelanjutan HTN• Membuat peraturan • HAN mewujudkan tugas HTN• Melaksanakan peraturan (Mnrt Van Vallenhoven)
  10. 10. ADMINISTRASI NEGARA (menurut CTS Kansil) Sebagai Aparatur Sebagai Fungsi Sebagai Negara atau Aktifitas Proses Teknis• Aparatur Kegiatan mengurus Menyelenggarakan UU Pemerintah kepentingan Negara Segala tindakat AN dalam menjalankan UU• Instansi Politik• Menjalankan Administrasi Negara
  11. 11. Ciri Hukum Administrasi Negara Menguji Hubungan Adanya Pejabat Melakukan Administrasi Negara Tugas Khusus Menyelenggarakan Kesejahtraan Umum HAN yang mengatur penggunaan wewenang pejabat administrasi negaraUtrecht: Pengantar Hukum Administrasi Negara
  12. 12. Hukum Administrsi Negara• Mengatur sebagian bidang pekerjaan Administrasi Negara, sebagian lain diatur oleh HTN dan H. Privat• Tidak memasuki tingkat politik (menetapkan kebijaksanaan politik) tapi masuk pada tingkat hubungan hukum yakni melaksanakan kebijaksanaan politik.• Keseluruhan aturan hukum yang memberi kekuasaan kepada pejabat administrasi untuk membentuk aturan hukum dalam hal konkrit.• Alat pemerintah untuk melayani dengan sendirirnya mengatur dan mencampuri segala seluk beluk kepentingan dalam masyarakat.
  13. 13. KEDUDUKAN HUKUM ADMINISTRASI DALAM LAPANGAN HUKUM HUKUM KONSTITUSI (HTN)Hukum Perdata Formil Hukum Admnistrasi Formil Hukum Pidana FormilHukum Perdata Materiil Hukum Administrasi Materiil Hukum Pidana MateriilKeterangan:• H. Pidana berisi norma yang esensial bagi kehidupan masyarakat penegakkan norma tsb harus dilakukan penguasa H. Administrasi terletak Diantara 2 hukum tsb• H. Privat berisi norma yang penegakkan- (contoh:Izin Bangunan) nya dapat diserahkan kepada swasta
  14. 14. Hukum Administrasi Negara (Prof.Dr. Mr. Prajudi Atmosudirdjo)Dalam arti luas, Hukum Administrasi Negarameliputi:– Hukum Tata Pemerintahan– Hukum Tata Usaha Negara– Hukum Administrasi– Hukum Administrasi Pembangunan– Hukum Adminisi LingkunganDalam arti sempit, Hukum Administrasi Negara,yakni Hukum tata pengurusan rumah tangganegara, baik intern dan ekstern.
  15. 15. PENGERTIAN HUKUM ADMINISTRASI NEGARA• Van Vollenhoven Meliputi fungsi polisi, membuat peraturan termasuk Hukum acara Pidana dan Hukum Acara Perdata• J.M. Baron de Gerando Obyek HAN adalah peraturan yang mangatur hubungan timbal balik antara pemerintah dengan rakyat• Prof. Mr. J. Oppenheim Keseluruhan aturan hukum yang harus diperhatikan oleh alat perlengkapan negara dan pemerintah, jika menjalankan kekuasaannya (mengatur negara dalam keadaan bergerak)• Instrumen yuridis bagi penguasa untuk melibatkan dairi dalam masyarakat.
  16. 16. Hakekat, Peran dan Tujuan HAN• Hakekat HAN • Sebagai subsistem SHN, dapat disebut Hukum Pemerintahan• Peran HAN • Mengatur • Membatasi • Menguji hubungan hukum WN dengan AN (penguasa)• Tujuan HAN • Menjamin adanya AN yang bonafid karena keputusan penetapan AN dapat dilawan masyarakat bila keliru/salah.• Cakupan HAN • Memberi perlindungan hukum trhadap WN/Masyarakat • Mengatur wewenang, tnggung jawab, fungsi dan tingkah laku pejabat • Menetapkan norma fundamental bagi penguasa negara/ pemerintahannya baik (Van Wijk Konijnenbelt & P. de Haan CS)
  17. 17. Kedudukan Ketetapan dalam Tertib Hukum Menurut Hans Kelsen GN GENERAL NORM (mengikat umum) TATA HUKUM UUD Disebut juga “Hukum In abstracto” UU PERATURANHukumnya untuk INDIVIDUAL NORMMelaksanakan suatu KETETAPAN (Mengikat individuPeraturan ke dalamSuatu hal yang nyata tertentu)(konkrit) “Hukum Inconcreto” Hans Kelsen: General theory of low and state (teori tangga)
  18. 18. Tujuan dan Maksud dibentuknya PTUN Tujuan Maksud• Menyelesaikan sengketa • Menciptakan pemerintah TUN antara pemerintah yang bersih dengan WN • Mencegah pejabat dalam• Melindungi masyarakat tugasnya tidak melampaui dari tindakan pemerintah batas wewenang yang dianggap melanggar • Mencegah pejabat salah hak WN menerapkan UU/Peraturan
  19. 19. KEPUTUSAN YG TIDAK TERMASUK KEPTUN Berdasarkan Hukum Perdata Berdasarkan Hukum Pidana Pengaturan Berlaku Umum Masih perlu Persetujuan Instansi lain Berdasarkan Hasil Pemeriksaaan Peradilan KEPTUN di lingkungan TNI Keputuan Panitia Pemilu
  20. 20. PNS MENJABAT FUNGSI TUNKakanwil Menteri AN yang melakukanKadinas fungsi penyelenggaraan urusan pemerintahan (eksekutif) di pusat Dirjen Maupun di daerahBupati SekjenGubernur Direktur
  21. 21.  Perluasan pengertian KEPTUN  Sikap diam pejabat TUN/Badan sebagai sikap berbuat aktif dianggap sebagai penetapan tertulis (pasal 3 UU PTUN)  Bila badan atau pejabat TUN tidak mengeluarkan keputusan, sedangkan hal itu menjadi kewajibannya----> sama dengan Keptun  Bila Badan /Pejabat TUN tidak mengeluarkan keputuan yang dimohon, sedangkan jangka waktu telah lewat, maka Baan/Pejabat TUN dianggap “menolak” mengeluarkan Keptun. Penyempitan Pengertian KEPTUN  Yang termasuk keptun meliputi 1) Memo, 2) Nota
  22. 22. FUNGSI DAN KEDUDUKAN KETETAPAN FUNGSI KEDUDUKAN KETETAPAN KETETAPANMelaksanakan Kedudukan ketetapanperaturan ke dalam dalam tertib hukumsuat hak/peristiwa Indonesia adalah melaksanakan suatuContoh: Surat Nikah peraturan ke dalam suatuFungsinya melaksanakan hal tertentuPP No. 9/1975 Disebut “Individual Norm” Atau Hukum Inconreto
  23. 23. HAN MENURUT ISI DIBAGI 2HAN INABSTRAKTO HAN INCONCRETO“PERATURAN ADMINISTRASI “KETETAPAN AdministrasiNEGARA” Negara”• Mengatur hal umum Menetapkan hak dan kewajiban• Berlaku umum pada subyek hukum tentang yg• mengikat Telah diketahui identitasnya.
  24. 24. HAN SEBAGAI ALAT TERTIB HUKUMMengatur AN: – melaksanakan tugasnya – mengunakan wewenangnyaLandasan Hukuk Bagi AN untuk membuat: – Keputusan – Ketetapan dalam kapasita sebagi penguasaMencegah AN bertindak melampoi bataskewenangannyaAlat pemerintah untuk mengatur ataumelayaani kepentingan masyarakat.
  25. 25. ADMINISTRASI NEGARAPerencanaanPengatururanTata pemerintahan bersifat melayaniKepolisian (menjaga tatib)Penyelesaian perselisihan secara administratifyang tidak dilakukan hakimPembangunan dalam penertiban lingkunganhukumTata Usaha Negara yang dilakukan di kantorpemerintahanPenyelenggaraan usaha negara (BUMN/D).
  26. 26. ADMINISTRASI NEGARA Alat perlengkapan Negara (Pusat & Daerah) yangFungsi mem- menyelenggarakan Fungsi Peradilanbuat Peraturan seluruh kegiatanPerundangan Bernegara dalam menyelenggarakan Pemerintahan Fungsi melakukan Teori Residu: administrasi Gabungan jawaban yang nyata dan aktif aparat administrasi Dibawah pimpinan Pemerintah melakukan Sebagian Tugas pemerintah yang tidak dilakukan badan peradilan maupun legislatif
  27. 27. ADMINISTRASI NEGARA Keseluruhan fungsi Yang dijalankan pemerintah beserta aparatur yang dipimpinnya Keseluruhan jabatanPelaksanaan dan dan satuan organisasiAtau penyelengga- Negara, secara langsug raan UU Dipimpin dan digerakkan Oleh pemerintah Keseluruhan aktivitas negara Negara yang bersumber pada penetapan pemerintah Dari pemerintah
  28. 28. PEMBATASAN KEKUASAAN ADMINISTRASI NEGARA OLEH HAN HAN sebagai “System Pengawas berperan INTERN pengawasan” Membatasi kekuasa- terhadap AN sebagai an AN tugas dan “penyelenggara fungsi AN Kekuasaan” HAN berperan menga- dibatasi oleh HAN EXTERN Dilakukan oleh tur wewenang, tugas DPR, BPK, BI, Dan fungsi AN Tim Khusus Akuntan Publik ProsesHAN memberi HAN menjamin PenyelesaianKepastian hk Dan melindungi Secara yuridiskepada AN Masyarakat dari tindakan AN yg merugikannya
  29. 29. Arabic way : Syukran Katsir English way : Thank you Chinese way : Sie sie India way : Syukria Ethiopian way : Amesegnalehu Ugandan way : Mwebale Nnyo Tanzanian way : Ahsate sana Indonesian way : Terima kasihZimbabwean way : Siyabonga atau Tatenda

×