Penghalang Mendapat Kebenaran         [ Indonesia – Indonesian – ‫] ﻧﺪوﻧيﻲﺴ‬Syaikh Muhammad Ahmad Muhammad al-‘Ammar    Te...
‫موانع ا�لق من قبول ا�ق‬         ‫» ﺑﺎلﻠﻐﺔ اﻹﻧﺪوﻧيﺴﻴﺔ «‬‫الشيخ �مد بن أ�د بن �مد العمار‬      ‫تر�ة: �مد إقبال أ�د غزا�‬  ...
Penghalang Mendapat Kebenaran           Segala puji bagi Allah subhanahu wa ta’ala semata,shalawat dalam salam semoga sela...
َ ََ ََ ْ ْ َ         ّ   َ َُْ َ ْ ُ ُ‫قال ا� تعا� : ﴿ َسََدَ الْمَ�َ�ِكَةُ �ُّهم أ�عون٧ ِ�َ إِبْل ِيس استَك� و�ن‬       ...
Contoh Kelima: orang kafir dan ahli bid’ah, merekamemperdebatkan al-Qur`an karena sombong. Firman Allahsubhanahu wa ta’ala...
َ َ َ           ّ‫قال تعا�: ﴿ ذْ قُلْنَا لِلْمَ��ِكَـةِ اسْـجُدُواْ �دَمَ فَسَـجَدُواْ إَ�َ إِبْل ِـيس قـال‬   َْ ّ       ...
Sebagian besar Ahli Kitab menginginkan agar mereka dapatmengembalikan kamu kepada kekafiran setelah kamu beriman,karena de...
Maka jika mereka tidak menjawab (tantanganmu), ketahuilahbahwa sesungguhnya mereka hanyalah mengikuti hawa nafsumereka (be...
ُ‫ّبـع هـواهُ و َ�ن أَمـره‬  ُ ْ َ َ َ َ َ َ                        َ�‫وقال تعا� : ﴿  تُطِعْ مَنْ أَ�ْفَلْنَا قَلْبَهُ عَن...
bapak kami mengerjakannya". Dan apakah mereka akanmengikuti juga nenek moyang mereka walaupun nenek moyangmereka itu tidak...
Dan jika para leluhur melakukan perbuatan syirik, anak cucu jugamelakukan hal yang sama. Firman Allah subhanahu wa ta’ala:...
َّ                    َ ََ َ ََ َُ َََ َ َْ ََ ّ           َ      َ      َ ََ َ َ َ‫و قال �عا�: ﴿ قالُوا رَ�ّنَا إِنَا أطع...
muhajirin.’ Lalu Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallammendengar hal itu seraya bersabda: ‘Kenapa ada panggilanjahiliyah...
Ketika orang-orang kafir menanamkan dalam hati merekakesombongan (yaitu) kesombongan jahiliyah (QS. al-Fath:26)Penghalang ...
shallallahu ‘alaihi wa sallam.’ Ia menjawab: ‘Sesungguhnya akubukan orang gila.’HR. al-Bukhari.Penghalang ke sembilan: tem...
Romawi di tempat peribadatannya di Aleppo. Kemudian iamenyuruh pintu di tutup kemudian ia berpidato: ‘Wahai semuabangsa Ro...
hingga akhirnya Abu Thalib berkata di akhir ucapannya bahwa iatetap di atas agama Abdul Muthalib dan enggan mengucapkan‘la...
Upcoming SlideShare
Loading in …5
×

Penghalang Mendapat Kebenaran

259 views
185 views

Published on

Penghalang Mendapat Kebenaran

Published in: Spiritual
0 Comments
0 Likes
Statistics
Notes
  • Be the first to comment

  • Be the first to like this

No Downloads
Views
Total views
259
On SlideShare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
0
Actions
Shares
0
Downloads
2
Comments
0
Likes
0
Embeds 0
No embeds

No notes for slide

Penghalang Mendapat Kebenaran

  1. 1. Penghalang Mendapat Kebenaran [ Indonesia – Indonesian – ‫] ﻧﺪوﻧيﻲﺴ‬Syaikh Muhammad Ahmad Muhammad al-‘Ammar Terjemah : Muhammad Iqbal A. Gazali 0T 0T 0T 0T Editor : Eko Haryanto Abu Ziyad 0T 0T 2013 - 1434
  2. 2. ‫موانع ا�لق من قبول ا�ق‬ ‫» ﺑﺎلﻠﻐﺔ اﻹﻧﺪوﻧيﺴﻴﺔ «‬‫الشيخ �مد بن أ�د بن �مد العمار‬ ‫تر�ة: �مد إقبال أ�د غزا�‬ ‫مراجعة: أبو ز�اد إي�و هار�انتو‬ ‫4341 - 3102‬
  3. 3. Penghalang Mendapat Kebenaran Segala puji bagi Allah subhanahu wa ta’ala semata,shalawat dalam salam semoga selalu tercurah kepada Nabiyang tidak ada nabi sesudahnya. Ini adalah sebelas penghalang manusia menerimakebenaran, siapa yang mengetahuinya ia bisa menolaknya dansiapa yang tidak mengetahuinya ia mengikutinya. Penghalang pertama: sombong. Firman Allahsubhanahu wa ta’ala: ّ َْ ْ َ ِ ْ َ َ ُّ�‫ ا�َ ِينَ �َتَكََون � ا�رض بِغ� ا�ق‬ ْ َ ّ َِ�‫قال ا� تعا� : ﴿ أ�ِ �َنْ آيَا‬ ِ ِ ِ ُ‫ف‬ ً َ ُ ّ ْ‫َرَوْاْ �َُّ آيَةٍ � ّ يُؤْمِنُواْ بِهَا �ن يَرَوْا سَبِيلَ الرُّْدِ �َ �َتَخذوهُ سبِي� �ن‬ ِ ‫ش‬ َ ََْ ْ ُ ََ َ َ ْ ُ ّ َ َ ُ ّ‫َرَوْاْ سَبِيلَ الْ� ِّ �َتَخِذوهُ سي�ً ذَلِكَ بِ�َ�ّهُمْ كَذَبوا بِآياتِنا و�نوا �نها‬ َ (١٤٦ : ‫�فِل ِ�﴾ )ا�عراف‬ َ َAku memalingkan orang-orang yang menyombongkan dirinya dimuka bumi tanpa alasan yang benar dari tanda-tanda kekuasaan-Ku. Mereka jika melihat tiap-tiap ayat(Ku), mereka tidakberfirman kepadanya. Dan jika mereka melihat jalan yangmembawa kepada petunjuk, mereka tak mau menempuhnya.Yang demikian itu adalah karena mereka mendustakan ayat-ayatKami dan mereka selalu lalai dari padanya. (QS. al-A’raf:146)Contoh penjelasan di atas:Contoh pertama: Iblis. Firman Allah subhanahu wa ta’ala: 3
  4. 4. َ ََ ََ ْ ْ َ ّ َ َُْ َ ْ ُ ُ‫قال ا� تعا� : ﴿ َسََدَ الْمَ�َ�ِكَةُ �ُّهم أ�عون٧ ِ�َ إِبْل ِيس استَك� و�ن‬ ‫ج‬ َ َْ ْ (٧٣-٧٤ : ‫مِن ال�ف ِر�ن ٧ ﴾ ) ص‬ ِLalu seluruh malaikat-malaikat itu sujud semuanya * Kecuali iblis;dia menyombongkan diri dan adalah dia termasuk orang-orangyang kafir. (QS. Shaad:73-74)Contoh kedua: Yahudi. Firman Allah subhanahu wa ta’ala:َُْْْ َْ ُ ُ ُ ُ َ ََْ َ َ ٌ َُ ْ ُ َ ََّ‫قال تعا�: ﴿َفَ�ُما جاء�م رسول بِما � �هوى أنفس�م استك��م‬ َ َُُْ ً ََ ُْ ّ (٨٧ :‫َفَرِ�قاً كَذَ�ْتم وفر�قا �قتلون ﴾ )ا�قرة‬ ِApakah setiap datang kepadamu seorang rasul membawasesuatu (pelajaran) yang tidak sesuai dengan keinginanmu lalukamu menyombong; maka beberapa orang (di antara mereka)kamu dustakan dan beberapa orang (yang lain) kamu bunuh. (QS.Al-Baqarah: 87)Contoh ketiga: orang-orang musyrik. Firman Allah subhanahu wata’ala: َ ُ ْ َ ْ ُّ﴾ ‫. قال تعا� : ﴿ َّهُمْ �َ ُوا إِذَا �ِيلَ لَهُمْ �َ إِ�َ إِ�َّ ا�َ �َستك�ون‬ ِ َ ‫ن‬ (٣٥ :‫)الصافات‬Sesungguhnya mereka dahulu apabila dikatakan kepadamereka:"Laa ilaaha illallah" (Tiada Ilah yang berhak disembahmelainkan Allah) mereka menyombongkan diri. (QS. ash-Shaaffat:35)Contoh Keempat: Walid. Firman Allah subhanahu wa ta’ala: ََْ َ ْ َ َ َْ ّ [ ٢٣ :‫قال تعا� : ﴿ ُمَ أدبَر واستك� ﴾ ] اﳌﺪﺛﺮ‬kemudian dia berpaling (dari kebenaran) dan menyombongkandiri, (QS. al-Mudatstsir:23) 4
  5. 5. Contoh Kelima: orang kafir dan ahli bid’ah, merekamemperdebatkan al-Qur`an karena sombong. Firman Allahsubhanahu wa ta’ala: ْ ُ ََ َْ ُ َْ ّ� ‫قال تعا�: ﴿ َّ ا�َ ِينَ � َادِلُونَ �ِ آيَاتِ ا�َِ بِغ�ِ سلطان �تاهم إِن‬ ُ ّ ِ ٍ ُ ِ َ ْ ُ ّ ُ ّ ُ ِ َ﴾ �‫دورِهِمْ إِ�َّ كِ�ٌْ مَا هم بِبالِغيهِ سْتَعِذْ بِا�َِّ إِنَّهُ هُوَ السَميع ا�ص‬ ِ (٥٦ : ‫)�فر‬Sesungguhnya orang-orang yang memperdebatkan tentang ayat-ayat Allah tanpa alasan yang sampai kepada mereka tidak adadalam dada mereka melainkah hanyalah (keinginan akan)kebesaran yang mereka sekali-kali tiada akan mencapainya, makamintalah perlindungan kepada Allah.Sesungguhnya Dia MahaMendengar lagi Maha Melihat. (QS. Ghafir :56)Penghalang kedua: iri dengki. Firman Allah subhanahu wa ta’ala: ْ َ َ: ‫قال تعا� : ﴿ َمْ � ْسُدُونَ ا�َّسَ مَا آتَاهُمُ ا�ُّ من فضلِهِ ﴾ )النساء‬ ِ َ� َ (٥٤Ataukah mereka dengki kepada manusia (Muhammad) lantarankarunia yang Allah telah berikan kepadanya.. (QS. an-Nisa`:54)Contoh penjelasan di atas.Contoh pertama: Iblis. Firman Allah subhanahu wa ta’ala: 5
  6. 6. َ َ َ ّ‫قال تعا�: ﴿ ذْ قُلْنَا لِلْمَ��ِكَـةِ اسْـجُدُواْ �دَمَ فَسَـجَدُواْ إَ�َ إِبْل ِـيس قـال‬ َْ ّ َ َ َ ً َ ْ َ َ ْ َ ُ ُ ْ ََ‫ّ لَ�ِنْ أَخَـرتن‬ِ ََ� َ‫أأسجد ل ِمن خلقت طِينا ٦ َ أَرَ��ْتكَ هَـذَا ا�َِّي كَرَّمْت‬ ً َ ّ ّ (٦٢-٦١ :‫ِ�َ يَوْمِ الْقِيَامَةِ �َحْتَنِ�َنَ رِّ�َّتَهُ إَ�َ قل ِي� ﴾ )ا��اء‬Dan (ingatlah), tatkala Kami berfirman kepada malaikat:"Sujudlahkamu semua kepada Adam", lalu mereka sujud kecuali iblis. Diaberkata:"Apakah aku akan sujud kepada orang yang Engkauciptakan dari tanah" * ia (iblis) berkata:"Terangkanlah kepadakuinikah orangnya yang Engkau muliakan atas diriku Sesungguhnyajika Engkau memberi tangguh kepadaku sampai hari kiamat,niscaya benar-benar akan aku sesatkan keturunannya, kecualisebahagian kecil". (QS. al-Isra`:61-62)Firman Allah subhanahu wa ta’ala: َ َْ َ ُْ ّ ٌْ َ ََْ َ َ َ ُْ ََ ْ َ ُ َْ ّ�‫و قال تعا�: ﴿ َالَ مَا مَنَعَكَ أَ�َ �سجد إِذ أمرتك قال �نا خ� مِنه خلقتـ‬ ِ ََُْ َ َ ّ (١٢ :‫ِن نَار وخلقته مِن طِ� ﴾ )ا�عراف‬ ٍ ٍAllah berfirman:"Apakah yang menghalangimu untuk bersujud(kepada Adam) di waktu Aku menyuruhmu". Menjawabiblis:"Saya lebih baik daripadanya: Engkau ciptakan saya dari apisedang dia Engkau ciptakan dari tanah". (QS. Al-A’raaf:12)Contoh kedua: Yahudi. Firman Allah subhanahu wa ta’ala:ْ ُ َ ِ َْ ّ ُ َ ‫َ ث‬‫قال تعا� : ﴿دّ كَِ�ٌ مِّنْ أَهْلِ الْكِتَاب لَوْ يَـرُدُّون�م مِـن �عـد إِيمـان ِ�م‬ ِ َ (١٠٩: ‫َّاراً حَسداً مِّنْ عِندِ أَنفُسِهِ م مِّن �َعْدِ مَا تَب�ََّ لَهُمُ ا�َْقُّ﴾ )ا�قرة‬ َ 6
  7. 7. Sebagian besar Ahli Kitab menginginkan agar mereka dapatmengembalikan kamu kepada kekafiran setelah kamu beriman,karena dengki yang (timbul) dari diri mereka sendiri, setelahnyata bagi mereka kebenaran. Maka maafkanlah dan biarkanlahmereka, sampai Allah mendatangkan perintah-Nya. Sesungguh-Nya Allah Maha Kuasa atas segala sesuatu. (QS. 2:109)Contoh Ketiga: Qabil. Firman Allah subhanahu wa ta’ala: َ َُُّ ً َُْ َّ‫قال تعا�: ﴿ َاتْلُ عَلَيْهِمْ �َبَأَ ا�ْـ�َْ آدَمَ بِـا�َْقِّ إِذْ قَرَ�ـا قر�انـا �تقبِـل مِـن‬َ َََ َ َ َ‫ِهِمَا وَلَمْ �ُتَقَبَّلْ مِـنَ ا�خَـرِ قَـال �َ �ْتُلَنَّـكَ ق ـالَ إِ�َّمَـا �َتقبّـلُ ا�ُّ مِـن‬ َ ِّ (٢٧ :‫لْمُتَق�﴾ )المائدة‬Ceritakanlah kepada mereka kisah kedua putera Adam (Habil danQabil) menurut yang sebenarnya, ketika keduanyamempersembahkan korban, maka diterima salah seorang darimereka berdua (Habil) dan tidak diterima dari yang lain(Qabil). Iaberkata (Qabil):"Aku pasti membunuhmu!". BerkataHabil:"Sesungguhnya Allah hanya menerima (korban) dari orang-orang yang bertaqwa". (QS. al-Maidah:27)Penghalang Ketiga: mengikuti hawa nafsu. Firman Allahsubhanahu wa ta’ala: ْ ُ َ َْ َ ُ ّ َ﴾ ‫قـال تعـا� : ﴿إِن لَّـمْ �َسْـتَجِيبُوا لَـكَ فَـاعْلَمْ �َ�ّمَـا يَتَبِعـون أهـواءهم‬ (٥٠:‫)القصص‬ 7
  8. 8. Maka jika mereka tidak menjawab (tantanganmu), ketahuilahbahwa sesungguhnya mereka hanyalah mengikuti hawa nafsumereka (belaka). (QS. 28:50)Contoh penjelasan di atas:Contoh pertama: seorang ulama bani Israel. Firman Allahsubhanahu wa ta’ala:ُ َ َْ ََ َِْ َ َ َ َ َ َ َ َ ِّ‫قال تعا� : ﴿َاتْـلُ عَلَـيْهِمْ �َبَـأَ ا�َي آتيْنـاهُ آيَاتِنـا فا�سـلخ منهـا ف��بعـه‬ َ َ ََ ْ َ ُ ّ ْ َ ََ َْ َْ َ َ َ ْ َ َ َ َ ُ َ ّ‫لشَيْطان ف�ن مِن الغاوِ�ن ولو شِئنا لر�عَاهُ بِهَـا وَلَــكِنَه أخـ� إِ� ا�رض‬ ِ ْ (١٧٥-١٧٦: ‫َا�َبع هواهُ ﴾ )ا�عراف‬ ََ ََّDan bacakanlah kepada mereka berita orang yang telah Kamiberikan kepadanya ayat-ayat Kami (pengetahuan tentang isi Al-Kitab), kemudian dia melepaskan diri dari pada ayat-ayat itu, laludia diikuti oleh syaitan (sampai dia tergoda), maka jadilah diatermasuk orang-orang yang sesat. * Dan kalau Kamimenghendaki, sesungguhnya Kami tinggikan (derajat)nya denganayat-ayat itu, tetapi dia cenderung kepada dunia dan menurutkanhawa nafsunya yang rendah,. (QS. Al-A’raaf:175-176)Contoh Kedua: orang-orang musyrik. Firman Allah subhanahu wata’ala: َ َ ُ ََ َ َّ (٢٣: ‫قال تعا� : ﴿ َفَرَ�َيْتَ مَنِ ا�َذ إِلهه هواهُ ﴾ )ا�اثية‬Maka pernahkah kamu melihat orang yang menjadikan hawanafsunya sebagai ilahnya (QS. Al-Jatsiyah:23) 8
  9. 9. ُ‫ّبـع هـواهُ و َ�ن أَمـره‬ ُ ْ َ َ َ َ َ َ َ�‫وقال تعا� : ﴿ تُطِعْ مَنْ أَ�ْفَلْنَا قَلْبَهُ عَن ذِكْرِنَا وَا‬ َ�َ ً ُُ (٢٨ : ‫فرطا ﴾ )الكهف‬...dan janganlah kamu mengikuti orang yang hatinya telah Kamilalaikan dari mengingat Kami, serta menuruti hawa nafsunya danadalah keadaannya itu melewati batas. (QS. Al-Kahfi:28) َََْ ََ ََّ ّ َ:‫وقال تعا�: ﴿ � يَصُدَّنََ �َنْهَا مَنْ �َ يُؤْمِنُ بِهَا وَا�َبع هواهُ ��دى﴾ )طه‬ (١٦Maka sekali-kali janganlah kamu dipalingkan daripadanya olehyang tidak beriman kepadanya dan oleh orang yang mengikutihawa nafsunya, yang menyebabkan kamu binasa". (QS. Thaha:16)Penghalang keempat: pengagungan dan panatisme terhadapmakhluk, bukan terhadap kebenaran. Contoh-contohnya adalah:Contoh pertama: pengagungan dan panatisme terhadapseseorang. Firman Allah subhanahu wa ta’ala: َ ْ َ ْ ُ َ َْ َ َ ْ َُ َ َ‫قال تعا� : ﴿ �ذا �ِيل لهم �عالو إِ�َ مَا أَنزَل ا�ُّ ��َ الرَسول قالوا حسـبُنا‬ ُ ّ َ ِ َ ُ ََْ َ َ ً َ َ ََُْ َ ْ ُُ َ َ ْ َََ َ ََ َْ َ َ َ﴾ ‫ما وجدنا عليْهِ آبَاءنا أولـو �ن آبَـاؤهم � �علمـون شـيْئا و� �هتـدون‬ (١٠٤ : ‫)المائدة‬Apabila dikatakan kepada mereka:"Marilah mengikuti apa yangditurunkan Allah dan mengikuti Rasul". Merekamenjawab:"Cukuplah untuk kami apa yang kamu dapati bapak- 9
  10. 10. bapak kami mengerjakannya". Dan apakah mereka akanmengikuti juga nenek moyang mereka walaupun nenek moyangmereka itu tidak mengetahui apa-apa dan tidak (pula) mendapatpetunjuki (QS. al-Maidah:104)Mereka mengikuti jejak para leluhur, bukan mengikuti para nabi.Firman Allah subhanahu wa ta’ala: َ ُ َْ ُ ْ َ ََ ْ َُ َ ّ َ ْ ُ ْ ََْ ْ ُ ّ{٧}‫قال تعا� : ﴿ ِ�َهم �لفوا آبَاءهم ضالِ�}٦{ �هم � آثارِهِم �هرعون‬ َ ّ َ�ْ�َ‫لقَدْ ضَلّ �َبْلَهُمْ أ‬ (٧١-٠٦٩ ‫ُ ا�َْوَل ِ�}٧{﴾ )الصافات‬ َ َKarena sesungguhnya mereka mendapati bapak-bapak merekadalam keadaan sesat. *Lalu mereka sangat tergesa-gesamengikuti jejak orang-orang tua mereka itu. * Dan sesungguhnyatelah sesat sebelumm mereka (Quraisy) sebagian besar dariorang-orang yang dahulu, (QS. ash-Shaffat:69-71)Jika para leluhur melakukan perbuatan keji, anak cucu jugamelakukan yang sama. Firman Allah subhanahu wa ta’ala: ُْ َ ََََ‫قال تعا�: ﴿ ذَا �َعَلُواْ فَاحِشَةً قَالُواْ وَجَدْنَا عَلَيْهَا آبَاءنَا وَا�ُّ أمرنا بِها قل‬ َ ُ َ ْ َ َ َ ّ ََ َ ُ ََُ َ ْ َْ ُ ُْ َ ّ:‫نَّ ا�َ � يَأمر بِالفحشاء ��قولون � ا�ِ مـا � �علمـون ﴾ )ا�عـراف‬ (٢٨Dan apabila mereka melakukan perbuatan keji, merekaberkata:"Kami mendapati nenek moyang kami mengerjakan yangdemikian itu, dan Allah menyuruh kami mengerjakannya.Katakanlah:"Sesungguhnya Allah tidak menyuruh (mengerjakan)perbuatan yang keji". Mengapa kamu mengada-adakan terhadapAllah apa yang tidak kamu ketahui. (QS. al-A’raf:28) 10
  11. 11. Dan jika para leluhur melakukan perbuatan syirik, anak cucu jugamelakukan hal yang sama. Firman Allah subhanahu wa ta’ala:َ ُ َ ََ ْ ُ َ ّ ِ َ‫قال تعا� : ﴿ذْ قَالَ �َِ�ِيهِ وَقوْمِه مَا هَذِهِ ا�َّمَا�ِيلُ الَـ� أنـتم لهـا �كِفـون‬ ِ َ ََ َ (٥٢-٥٣ :‫قالوا وجدنا آبَاءنا لها �بِدِين ﴾ )ا�نبياء‬ َ َْ َ َ ُ َ(Ingatlah), ketika Ibrahim berkata kepada bapaknya dankaumnya:"Patung-patung apakah ini yang kamu tekun beribadatkepadanya?" * Mereka menjawab:"Kami mendapati bapak-bapakkami menyembahnya". (QS. al-Anbiya`:52-53)Maka apa saja yang dilakukan oleh leluhur, dilakukan pula olehpara keturunan. Firman Allah subhanahu wa ta’ala: َ ََُْ َ َ َ َ َْ َ َ ْ ُ َ (٧٤ : ‫قال تعا�: ﴿ قالوا بَل وجدنا آبَاءنا كذلِك �فعلون ﴾ )الشعراء‬Mereka menjawab:"(bukan karena itu) sebenarnya kamimendapati nenek moyang kami berbuat demikian". (QS. asy-Syu’ara:74)Contoh kedua: panatik terhadap ulama. Firman Allah subhanahuwa ta’ala: ّ ُ ِّ ً َ ْ َ ْ ُ َ َ ْ ُ َ ْ ُ َ َ ْ َ ْ ُ َ ّ َ ََ َ َ( ٣١ :‫قال �عا�: ﴿ �َذوا أحبارهم ورهبا�هم أر�ابا من دون ا�ِ ﴾ )ا�و�ة‬ ِMereka menjadikan orang-orang alimnya dan rahib-rahib merekasebagai rabb-rabb selain Allah, (QS. at-Taubah:31)Firman Allah subhanahu wa ta’ala: 11
  12. 12. َّ َ ََ َ ََ َُ َََ َ َْ ََ ّ َ َ َ ََ َ َ َ‫و قال �عا�: ﴿ قالُوا رَ�ّنَا إِنَا أطعنا ساد�نا و��اءنا فأضونَا السَّـبِي�َ رَ�َنـا‬ ً َ ً َْ ْ َُْْ َ َ َْ َ َْْ ْ (٦٨ :‫آتِهم ضِ عف� مِن العذاب والعنهم لعنا كبِ�ا ﴾ )ا�حزاب‬ ِ ِ ِDan mereka berkata:"Ya Rabb Kami, sesungguhnya kami telahmentaati pemimpin-pemimpin dan pembesar-pembesar kami,lalu mereka menyesatkan kami dari jalan (yang benar). (QS.33:67)Ya Rabb kami, timpakanlah kepada mereka azab dua kali lipatdan kutuklah mereka dengan kutukan yang besar". (QS. al-Ahzaab:67-68) Contoh ketiga: panatik terhadap makhluk bukan terhadapkebenaran, seperti panatik terhadap mazhab atau negeri atauketurunan atau warna atau bahasa. Dari Abu Hurairahradhiyallahu ‘anhu, ia berkata: Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda:‫قال رسول ا� ص� ا� عليه وسلم: )) من قاتل �ت راية عمية يغضب‬‫لعصبة أو يدعو إ� عصبة أو ين� عصبة فقتل فقتلة جاهلية (( رواه‬ ‫مسلم‬“Barangsiapa yang berperang di bawah bendera kebutaan, yaitumarah karena kekerabatan, atau mengajak kepada kekerabatan,atau menolong karena kekerabatan, lalu ia terbunuh maka iaterbunuh secara jahiliyah.” HR. Muslim.Dan dari Jabir bin Abdullah radhiyallahu ‘anhu, ia berkata: ‘Kamiberada dalam satu peperangan, lalu seorang laki-laki darikalangan muhajirin memukul pantat seseorang dari kalangananshar. Maka orang anshar tersebut berkata: ‘Wahai orang-oranganshar.’ Dan orang muhajirin berseru: ‘Wahai orang-orang 12
  13. 13. muhajirin.’ Lalu Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallammendengar hal itu seraya bersabda: ‘Kenapa ada panggilanjahiliyah? Mereka menjawab: ‘Seorang laki-laki dari kaummuhajirin memukup pantat laki dari kaum anshar.’ Beliaushallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda: ‫قال رسول ا� ص� ا� عليه وسلم: ))دعوها فإنها منتنة(( رواه �ارى‬‘Biarkanlah, sesungguhnya ia sesuatu yang busuk.” HR. Al-Bukhari no. 4622)Penghalang kelima: Merasa mulia dan angkuh. Firman Allahsubhanahu wa ta’ala: َ ْ ََ ُّ َ َ‫قال تعا� : ﴿ �ِيلَ �َُ اتَّقِ ا�َّ أَخذتْهُ الْعِزَّةُ بِا�ِثْمِ فَحَسْبُهُ جَهَنَم و�ِئس‬ ُ َ ْ (٢٠٦ : ‫المهاد ﴾ ) ا�قرة‬ ِDan apabila dikatakan kepadanya:"Bertaqwalah kepada Allah",bangkitlah kesombongannya yang menyebabkannya berbuatdosa. Maka cukuplah (balasannya) neraka Jahannam. Dansungguh neraka Jahannam itu tempat tinggal yang seburuk-buruknya. (QS. 2:206)Penghalang keenam: hamiyyah. ّ َْ ُ ُُ ِ ُ ََ َ ّ﴾ِ‫قال تعا�: ﴿ ِذْ جَعَلَ ا�َِين �فـروا � قلـو�ِهم ا�َّـةَ �َِيَّـةَ ا�َْاهِلِيَـة‬ ِ (٢٦ : ‫)الفتح‬ 13
  14. 14. Ketika orang-orang kafir menanamkan dalam hati merekakesombongan (yaitu) kesombongan jahiliyah (QS. al-Fath:26)Penghalang ketujuh: nifaq. Firman Allah subhanahu wa ta’ala:َ ََ ُ ّ َ ْ َ َ َ َ‫قال تعا�: ﴿ �ذا �ِيـل لـمْ �َعـالَوْا إِ�َ مَـا أَنـزَل ا�ُّ ��َ الرَسـول ر�يْـت‬ ِ ً ُ ُ َ َ َ ( ٦١ : ‫لْمُنَافِقِ�َ يَصُدُّون عنك صدودا ﴾ )النساء‬Apabila dikatakan kepada mereka:"Marilah kamu (tunduk)kepada hukum yang Allah telah turunkan dan kepada hukumRasul", niscaya kamu lihat orang-orang munafik menghalangi(manusia) dengan sekuat-kuatnya dari (mendekati) kamu. (QS.4:61)Penghalang kedelapan: marah. Dari Sulaiman bin Syard radhiyallahu ‘anhu. Ia berkata:dua orang laki-laki saling mencela di sisi Nabi shallallahu ‘alaihiwa sallam, dan kami sedang duduk di sisi beliau shallallahu ‘alaihiwa sallam, salah seorang dari keduanya mencela temannyasambil marah dan mukanya sudah merah padam. Maka Nabishallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda: ‘Sesungguhnya akumengetahui satu kalimah yang jikalau ia mengatakannya niscayahilang kemarahan darinya, jika ia membaca: ‘Aku berlindungkepada Allah subhanahu wa ta’ala dari gangguan syetan yangterkutuk.’ Mereka berkata kepada laki-laki tersebut: ‘Apakahengkau tidak mendengar apa yang disabdakan oleh Nabi 14
  15. 15. shallallahu ‘alaihi wa sallam.’ Ia menjawab: ‘Sesungguhnya akubukan orang gila.’HR. al-Bukhari.Penghalang ke sembilan: teman. Firman Allah subhanahu wa ta’ala: ُ َُ َ ََ ُ ّ‫قال تعا�: ﴿ �وْمَ �َع الظَالِم � يَديْهِ �قول يَ تَ�ِ ا�ََّذْتُ مَعَ الرَسـول‬ِ ُ ّ َْ� ُّ‫َ ض‬ َ ََْ ْ ّ َ ّ ً َ ً َُ ْ ّ ً َ‫سبِي� ٢ َا وَ�ْلَ�َ �َْتَ�ِ لَمْ �َ�َِذ ف�نا خل ِي�٢ َقَدْ أَضَلَ� عن ا�ِكرِ �عد‬ ِ ِ ً ُ َ َ ْ ُ َ ّ (٢٧-٢٨ :‫ِذْ جَاء� وَ�َنَ الشَيْطان لِ��سان خذو� ﴾ ) الفرقان‬ ِ ِ ِDan (ingatlah) hari (ketika) orang yang zalim itu menggigit duatangannya, seraya berkata:"Aduhai kiranya (dulu) aku mengambiljalan (yang lurus) bersama Rasul. * Kecelakaan besarlah bagiku;kiranya aku (dulu) tidak menjadikan si fulan jadi teman akrab(ku).(QS. Al-Furqan:27-28) Penghalang kesepuluh: khawatir kehilangankekuasaan, kedudukan dan pengikut. Dari Abdullah bin Abbas radhiyallahu ‘anhu, bahwa AbuSufyan radhiyallahu ‘anhu mengabarkan kepadanya bahwaHeraclius berkata: ‘Sungguh aku sudah mengetahui bahwa ia(nabi akhir zaman) pasti akan muncul namun aku tidak pernahmenduga bahwa ia berasal dari golonganmu. Maka jika akumengetahui bahwa bisa sampai kepadanya niscaya aku berusahauntuk menemuinya. Jika aku berada di sisinya niscaya akumembersihkan kedua kakinya. Lalu ia memanggil para pembesar 15
  16. 16. Romawi di tempat peribadatannya di Aleppo. Kemudian iamenyuruh pintu di tutup kemudian ia berpidato: ‘Wahai semuabangsa Romawi, maukah kalian mendapat keberuntungan danpetunjuk, dan kerajaanmu tetap langgeng, maka kamu membai’atnabi ini.’ Lalu mereka berdesakan menuju pintu, ternyata pintusudah dikunci. Maka tatkala ia melihat berlarinya mereka dantidak mau beriman, ia berkata: ‘Kembalikan mereka kepadaku danberkata: Sesungguhnya aku mengatakan hal ini untuk mengujikesungguhan kalian terhadap agama kalian, sungguh aku telahmelihat hal itu, lalu mereka sujud kepadanya dan ridhaterhadapnya. Maka itulah akhir berita Heraclius.) (1 0F Penghalang Kesebelas: Perasaan Dari Ibnu Syihab, ia berkata, Sa’id bin Musayyabmengabarkan kepadanya dari bapaknya, ia menceritakan bahwatatkala Abu Thalib hampir meninggal dunia, Rasulullah shallallahu‘alaihi wa sallam datang kepadanya ternyata di sampingnya adaAbu Jahal bin Hisyam dan Abdullah bin Abu Umayyah binMughirah. Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabdakepada Abu Thalib: Wahai pamanku, ucapkanlah ‘laa ilaahaillallah’ kalimat yang aku bersaksi dengannya di sisi Allahsubhanahu wa ta’ala. Abu Jahal dan Abdullah bin Abi Umayyahberkata: Apakah engkau membenci agama Abdul Muthalib? MakaRasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam senantiasa menawarkanhal itu kepadanya dan keduanya mengulangi kalimat tersebut,)1( HR. Al-Bukhari no. 7 16
  17. 17. hingga akhirnya Abu Thalib berkata di akhir ucapannya bahwa iatetap di atas agama Abdul Muthalib dan enggan mengucapkan‘laa ilaaha illallah’.Semoga shalawat selalu tercurah kepada Nabi kita Muhammad,keluarga dan para sahabatnya. 17

×