TEORI PSIKOLOGI SOSIAL

17,993 views
17,785 views

Published on

Teori Psikologi Sosial. Materi Kuliah STPP Bogor

Published in: Education, Technology, Business
0 Comments
0 Likes
Statistics
Notes
  • Be the first to comment

  • Be the first to like this

No Downloads
Views
Total views
17,993
On SlideShare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
4
Actions
Shares
0
Downloads
215
Comments
0
Likes
0
Embeds 0
No embeds

No notes for slide

TEORI PSIKOLOGI SOSIAL

  1. 1. “ Add your company slogan ” LOGO
  2. 2. “ Add your company slogan ” LOGO
  3. 3. Psikologi sosial menganggap disiplin ilmunya sbgusaha mencari pengertian pikiran perasaan &tingkah laku individu dipengaruhi oleh hadirnyaorang-orang lain baik scr nyata maupun hanyaberupa khayalan adanya orang lain.Teori bervariasi, tapi tujuan sama : mengorganisirdan menjelaskan hub, antara bermacam-macampengetahuan tentang fenomena sosial.
  4. 4. 1. Proposisi-proposisi teori hrs konsisten & logis2. Hrs sesuai dgn fakta dan data3. Harus dpt diuji utk menentukan kegunannya4. Sederhana, mudah dihubungkan dgn pengamatan thd dunia nyata & berguna membangkitkan penelitian lbh lanjut
  5. 5. 1. Teori Psikoanalisa2. Teori Peran3. Teori S – R (Stimulus Respon)4. Teori Cognitive5. Teori Lapangan (Field Theory)
  6. 6. Dikembangkan oleh Sigmund FreudMuncul krn adanya pertentangan mendasar antarapemuasan keinginan & kebutuhan individual &kesiapan masy dlm memenuhi semua kebutuhantsb.Bhw kepribadian orang dewasa adl hsl/akibat drkejadian-kejadian yg dialami semasa anak-anak.Tahapan menuju kedewasaan : tahap oral, anal,phalic dan genital.
  7. 7. Mengarah pd pendekatan sosiologi.Tingkah laku sosialkonsep peran : harapan &tuntutan peran, kemampuan & keterampilan dlmmembawakan peran serta norma dlm kelompoksbg acuan individu dlm interaksi sosial.Peran : serangkaian tingkah laku/fungsi ygdikaitkan dgn posisi khusus dlm suatu hubungansosial tertentu.Istilah perilaku dlm peran (Bidle & Thomas, 1966) :(1) Expectation/harapan, (2) Norm/norma, (3)Performance/wujud perilaku, (4) Evaluation andSanction/ evaluasi & sanksi.
  8. 8. Berorientasi ‘reinforcement’ : stimulus yg berfungsimenimbulkan konsekuensi positif/negatif pdterbentuknya respon.Kalau stimulus memberikan akibat positif/reward,mk respon thd stimulus yg sama akan diulangi pdkesempatan lain. Sebaliknya kalau responmemberi akibat negatif/hukuman, mk hub antarastimulus-respon tsb akan dihindari di lain wkt.Konsep dlm teori ini : stimulus, respon, dorongan,reinforcement/faktor penguat.
  9. 9. Gabungan teori kognisi & konsistensi kognisiKonsep penting : kogninisi & struktur kognisiKognisi : konsep yg digunakan utkmenggambarkan setiap pengetahuan, pendapat,keyakinan/perasaan seseorang baik tentangdirinya sendiri, maupun lingkungannya.Struktur kognisi : serangkaian sifat-sifatterorganisir yg digunakan individu utkmengidentifikasi & mendiskriminasi suatu obyek/peristiwa tertentu.Konsistensi kognisidinamika kognitif
  10. 10. Dinamika kognitif : interaksi antara kognisi & efekinteraksi tsb thd tingkah laku sosial serta sikap.Teori konsistensi kognitif berdasar pd proposisi :kognisi yg tdk saling konsisten akan menimbulkanperasaan yg tdk menyenangkan shg mendorongtimbulnya tingkah laku yg bertujuan mencapaisuatu konsistensi kembali.Istilah lain tdk konsisten : imbalance, asymetry,incongruence, dan disconance.
  11. 11. Tokoh : Kurt Lewin, dipengaruhi aliran Gesalt6 Ciri penting :1) Penggunaan metode konsitruktif2) Pendekatan yang dinamis3) Penekanan pd proses-proses psikologis4) Analisis berdasarkan situasi keseluruhan5) Analisis yg lebih bersifat sistematis drpd historis6) Penggambaran situasi psikologis scr matematis

×