Iink
Upcoming SlideShare
Loading in...5
×
 

Iink

on

  • 1,918 views

 

Statistics

Views

Total Views
1,918
Views on SlideShare
1,916
Embed Views
2

Actions

Likes
1
Downloads
33
Comments
0

1 Embed 2

http://www.slideshare.net 2

Accessibility

Categories

Upload Details

Uploaded via as Microsoft PowerPoint

Usage Rights

© All Rights Reserved

Report content

Flagged as inappropriate Flag as inappropriate
Flag as inappropriate

Select your reason for flagging this presentation as inappropriate.

Cancel
  • Full Name Full Name Comment goes here.
    Are you sure you want to
    Your message goes here
    Processing…
Post Comment
Edit your comment

Iink Iink Presentation Transcript

  • Tugas Kurikulum dan Pembelajaran Merangkum dan Merefleksikan Buku Nama : Iing Nurochman Kelas : 2B PE Universitas Kuningan 2008/2009
    • Judul : Manajemen Kurikulum
    • Pengarang : Dr. Rusman, M.Pd.
    • Penerbit : UPI
    • Tahun : 2008
    • Halaman : 55 halaman
  • BAB I KONSEP DASAR MANAJEMEN KURIKULUM
    • Kurikulum adalah seperangkat rencana dan pengaturan mengenai tujuan/kompetensi, isi dan bahan pelajaran serta cara yang digunakan sebagai pedoman penyelenggaran kegiatan pembelajaran untuk mencapai tujuan pendidikan tertentu.
    • Manajemen kurikulum adalah suatu sistem pengelolaan kurikulum yang koorperatif, komprehensif, sistematik dan sistemik dalam rangka mewujudkan ketercapaian tujuan kurikulum. Kurikulum mharus dikembangkan sesuai konteks manajemen berbasis sekolah (MBS) dan kurikulum tingkat satuan pendidikan (KTSP).
    • Limgkup manajemen kurikulum meliputi perencanaan, pelaksanaan, dan penilaian kegiatan kurikulum.
    • Ada 5 prinsip yang harus diperhatiakn dalam melaksanakan manajemen kurikulum, yaitu :
    • Produktivitas
    • Demokratisasi
    • Koorperatif
    • Efektivitas
    • Mengaruh visi, misi dan tujuan
    • Prinsip-prinsip tersebut juga perlu mempertimbangkan kebijaksanaan pemerintah maupun departemen pendidikan nasional, seperti USPN No.20 tahun 2003, Kurikulum pola nasional, pedoman penyelenggaraan program, kebijaksanaan penerapan kurikulum, kurikulum tingkat satuan pendidikan (KTSP), keputusan dan peraturan pemerintah.
    • REFLEKSI
    • Keterlibatan masyarakat dalam manajemen dimaksudkan agar dapat memahami, membantu dan mengontrol implemenntasi kurikulum, sehingga lembaga pendidikan/sekolah selain dituntut koorperatif juga mampu mandiri dalam mengidentifikasi kebutuhan kurikulum, melaksanakan pembelajaran, menilai kurikulum, mengendalikan serta melaporkan sumber dan hasil kurikulum baik kepada masyarakat maupun pada pemerintah.
  • BAB II TUGAS DAN PERAN KEPALA SEKOLAH DALAM MANAJEMEN KURIKULUM
    • Secara umum tugas dan peran kepala sekolah memiliki lima dimensi kompetebnsi sebagaimana termktub pada peraturan menti pendidikan Nasional No.13 tahun 2007 tentang standar kepala sekolah/madrasah yaitu : kompetensi kepribadian, manajerial, kewirausahaan, supervisi, dan kompetensi sosial.
    • Standar minimal tugas dan peran seorang kepala sekolah harus melaksanakan pengenbangan sekolah oleh karena itu kepala sekolah harus tahu betul apa yang menjadi target keberhasilan dan kegiatan pengembangan sekolah yang dilakukan.Jika kepala sekolah mampu memahami tugas dan peran sebagai seorang kepala sekolah maka akan mudah dalam menjalankan tugas ya terutama berkrnaan dengan manajemen sekolah yang akan dikembangkannya.
    • Tugas dan peran kepala sekolah yang berkenaan dengan manajemen kurikulum terdapat pada kompetensi manajerial, yaitu :
    • Menyusun perencanaan sekolah/madrasah untuk berbagai tingkat perencanaan.
    • Mengembangkan orientsi sekolah/madrasah sesuai dengan kebutuhannya.
    • Memimpin sekolah/madrasah dalam rangka pen-dayagunaan sumber daya sekolah/madrasah secara optimal.
    • Mengelola perubahan dan pengembangan sekolah/madrasah menuju organisasi pembelajaran yang efeftif.
    • Menciptakan budaya dan iklim sekolah/madrasah yang kondusif dan inovatif bagi pembelajaran peserta didik.
    • REFLEKSI
    • Seorang kepala sekolah harus melaksanakan pengembangan sekolah oleh karena itu kepsek harus tau betul apa yang menjadi target keberhasilan dari kegiatan. Pengembangan sekolah yang dilakukannya jika kepsek mampu memahami tugas dan peran sebagai seorang kepala sekolah, maka akan mudah dalam menjalankan tugasnya terutama berkenaan dengan manajemen sekolah yang akan dikembangkannya. Bekal kemampuan dalam memahami kompetensi sebagai seorangkepala sekolah ini akan menjadi bekal dalam pelaksanaan kinerja yang dilakukannya.
  • BAB III FUNGSI-FUNGSI MANAJEMEN KURIKULUM
    • Fungsi-fungsi manajemen kurikulum dapat dikemukakan sebagai berikut :
    • Mengelola perancangan (Desain) kurikulum pembelajaran
    • Mengelola implementasi kurikulum pembelajaran
    • Mengelola pelaksanaan evaluasi kurikulum/pembelajaran
    • Mengelola perumusan penetapan kriteria dan pelaksanaan kurikulum kelas/ kelulusan
    • Mengelola pengembangan bahan ajar, media dan sumber belajar
    • Mengelola pengembangan ekstrakurikuler dan ko-kurikuler
    • Mengelola penarapan uji coba atau merintis pembelajaran yang dicenangkan pemerintah pusat.
    • Perencanaan kurikulum adalah perencanaan kesempatan-kesempatan belajar yang dimaksudkan untuk membina siswa/peserta didik ke arah perubahan tingkah laku yang diinginkan dan menilai sebagaimana perubahan-perubahan telah terjadi pula pada siswa. Kualitas kemampuan setiap individu perlu ditingkatkan agar dapat melakukan tugas-tugas dan perannya secara efektif dan efisien.
    • Tujuan kurikulum yaitu tujuan yang hendak dicapai oleh setiap program pendidikan.Tujuan kurikulum merupakan penjabaran tujuan pendidikan pada umumnya dan tujuan kelembagaan pada khususnya yang dirumuskan secara bertahap.
    • Tujuan pendidikan adalah untuk mengembangkan kemampuan tanaga kerja (sesuai dengan pekerjaannya) yang mencakup pengetahuan (kognitif), sikap (apektif), dan keterampilan (skill) yang merupakan hasil dari tidakan dan pengalaman eksploratoris/lapangan.
    • REFLEKSI
    • Setiap manusia memiliki potensi, punya kemampuan dan kekuatan untuk nerkembang. Segala potensi yang dimilikinya itu sangat ditentukan dalam proses pengembangan tingkah laku. Oleh karena itulah kurikulum didesain untuk mengembangkan seluruh potensi yang dimiliki siswa. Guru harus mampu membangun suasana yang hangat dan akrab yang memungkinkan siswa dapat mencurahkan segala perasaannya dengan penuh kepercayaan. Selain itu guru juga harus berperan sebagai sumber, yang mampu memberikan bahan pelajaran yang menarik serta mampu memperlancar proses pembelajaran.