PALANG MERAH   INDONESIA TEKNIK PENANGANANPERTOLONGAN PERTAMA
A. TEORI DASARPERTONGAN PERTAMA1.PENGERTIAN PERTOLONGAN PERTAMA ; Pemberian Pertolongan kepada penderita     sakit atau ci...
2. PENGERTIAN MEDIS DASAR    Tindakan perawatan berdasarkan Ilmu  Kedokteran yanag dapat dimiliki oleh Awam       atau awa...
PELAKU PERTOLONGAN     PERTAMA  Adalah Penolong yang pertama kalitiba di tempat kejadian ,yang memiliki    kemampuan dan t...
TUJUAN PERTOLONGAN     PERTAMAa. Menyelamatkan jiwa penderitab. Mencegah cacatc. Memberikan rasa nyaman dan   menunjang pr...
KEWAJIBAN PELAKUPEROLONGAN PERTAMAa. Menjaga keselamatan   diri,Anggota Tim, penderita   dan sekitarnya
b. Dapat menjangkau penderita dalam kasus kecelakaan atau musibah kemungkinan• Pelaku harus memmindahkan penderita  lain u...
e. Memberikan Pertolongan dengan cepat dantepat berdasarkan keadaan korbanf. Membantu pelaku pertolongan pertama   lainnya...
KUALIFIKASI PELAKUPERTOLONGAN PERTAMAa.Jujur dan bertanggung jawabb.Berlakuprofesionalc.Kematangan emosi, Pada keadaan ter...
3. PERALATAN DASAR PELAKUPERTOLONGAN PERTAMADalam melakukan tugasnya Pelaku Pertolongan Pertama memerlukan pperalatan dasa...
4.BEBERAPA MACAM APDa.Sarung tangan lateksb.Kacamata pelindungc.Baju Pelindungd.Masker Penolonge.Masker Resusitasif.Helm
5.PERALATAN PERTOLONGAN  PERTAMAA.Kasa steril              h.Cairan anti septikb.Bantalan kasa            i.Alkohol 70 %c....
n. Pinseto. Senterp.Kapasq.Selimutr.Kartu Penderitas.Alat Tulist.Oksigenu.Tensimeter dan stetoskopv.Tandu
6. PENILAIANa.Penilaian Keadaan  - Bagaimana Kondisi saat itu  - Kemungkinan apa saja yang akan terjadi  - Bagaimana menga...
-Memastikan jalan napas terbuka dengan baik- Memeriksa Respon   A– Awas   S – Suara   N – Nyeri   T – Tidak respon- Menila...
c. Pemeriksaan Fisik-   Tujuannya : Menemukan tanda-   Penglihatan-   Perabaan-   Pendengaran-   Pada Cidera harus di cari...
- Nyeri Tekan ( N )- Bengkak ( B )- Urutan Pemeriksaan Head to Toe- Kepala, leher, dada- Perut – punggung-  panggul – angg...
Bayi : 120 - 150 x / menitAnak : 80 – 150 x / menitDws : 60 - 150 x / menitPerbapasan normal :Bayi : 25 - 50 x / menitAnak...
Tekanan darah S. 100-140 mmhg.D. 60 – 90 mmhgd. Riwayat Penderita ( KOMPAK )K – Keluhan UtamaO – Obat – obatan yang di min...
E.Pemeriksaan Berkala atau lanjut- Kedaan respon- Nilai kembali jalan napas- Nilai kembali pernapasan- Periksa kembali nad...
-Pertahankan Komunikasi dengan penderita untuk menjaga rasa aman dan nyamanF. Pelaporan :              - Pemeriksaan fisik...
7. Pada saat tiba dilokasi kejadiankewajiban penolong harus :- Memastikan keselamatan penolong,  penderita dan orang – ora...
-Mengenali dan mengatasi gangguan /  cidera yang mengancam nyawa- Stabilkan penderita dan teruskan  pemantauannya- Minta b...
8. Teknik Penanganan Gawat   Darurata. Pengertian : Pada dasrnya yang pertama   menemukan penderiota gawat darurat di   te...
- Kecepatan ditemukannya korban dengantingkat kesadaran dan pengetahuanMasyarakat yang tinggi , maka kecepatan menemukan  ...
c.Faktor yang mempengaruhiKecepatan dan ketepatan Pertolongan- Faktor komunikasi- Faktor Keterampilan- Faktor Evakuasi kor...
d. Kemampuan yang harus dimilikioleh orang awam adalah :- Cara minta tolong     - Cara evakuasi- Resusitasi jantung      p...
e. Tujuan dari evakuasi adalahmemindahkan korban denganCepat tetapi aman sehingga tidak menimbulkan luka/penderita tambaha...
a. Pemindahan darurat, tindakan   ini hanya dilakukan bila :  Adanya bahaya langsung terhadap  penderita ( bahaya kebakara...
-Penilaian awal edah lengkap di lakukan- Denyut nadi dan napas setabil serta  dalam batas normal.- Tidak ada pendarahan lu...
2. teknik pemindahan penderita     Yaitu :- Teknik angkat langsung dengan 2 – 3  orang penolong
3. PERALATAN PEMINDAHAN   PENDERITA-   Tandu Berdua / Tandu Ambulan-   Tandu Lipat-   Tandu Scop-   Tandu kursi-   Tandu s...
Contoh Pembuatan LaporanKejadian dan Pelaporan ;Nama Penderita : …………………………….Umur Pasie       : ………….........................
Pertolongan yang dilakukan :Keadaan Pasien : Sadar / Tidak sadar,                  Patah tulang/tidak patah ,          Pen...
F. KEDARURATAN MEDIS1.Kedaruratan medis adalah keadaan  penderita yang disebabkan adanya  gangguan fungsi tubuh sehingga  ...
2.Gejala – Gejala yang mengarah padaKedaruratan Medis adalah :-   Demam                  - Rasa haus dan lapar-   Nyeri   ...
3. Secara Umum Gangguan medis   adalah-Gangguan Jantung dan Pernapasan-Gangguan kesadaran dan perubahan  setatus mental-Ga...
4. Cara Penanganan GangguanMedis :a.Gangguan Jantung dan pernapasan:  Terjadi akibat tersumbatnya jalan napas ,  tidak men...
b. Penyebab orang tidak sadarkan   diri :- Kegagalan jantung memompa darah- Kehilangan darah dalam jumlah yg besar- Peleba...
c. Tanda orang tidak sadarkan diri:- Pernapasan cepat dan dangkal- Nadi Cepat dan lemah- Kulit pucat dingin dan lembab- Wa...
d. Gejala orang tidak sadarkan diri :-   Mual dan mungkin muntah-   Haus-   Lemah-   Pusing-   Gelisah dan takut mati
e.Penanganan orang tidak  sadarkan diri :- Bawa penderita ketempat teduh dan aman- Tidurkan telentang,tungkai di tinggikan...
5 . KERACUNANRacun adalah : suatu zat yang bila masuk dalam tubuh dalam jumlah tertentu dapat menyebabkan reaksi tubuh yan...
a. Beberapa contoh zat yang   berupa racun :- Insektisida- Bahan kimia seperti sianida sering di  temukan pada singkong- L...
b. Cara terjadinya keracunan pada   Manusia :- Sengaja bunuh diri- Keracunan tidak di sengaja
c. Jalur Masuk Racun ke Tubuh   Manusia :- Keracunan melalui mulut / alat  pencernaan- Keracunan melalui pernapasan- Kerac...
d.Gejala dan tanda keracunan  secara umum :- Riwayat yang berhubungan dengan  proses keracunana- Penurunan respon- Ganggua...
e.Gejala dan tanda keracunan  secara khas:a. Keracunan melalui mulut :   - Mual , muntah   - Nyeri perut   - Diare   - Nap...
b.Keracunan melalui pernapasan :- Sesak napas- Naps berbau- Perubahan warna pada bibir lidah dan  kuping telinga
c.Keracunan melalui kulit :- Daerah kontak berwarna kemerahan ,  nyeri, melepuh, dan meluas
f. Penanganan keracunan secara   umum : - Pengamanan sekitar, terutama bila berhubungan   dengan gigitan- Pengamanan pende...
- Panataulah tanda vital- Awasi jalan napas , terutama bila respon  menurun atau penderita muntah- Beri oksigen bila ada s...
5.PEMBALUTANPengertian pembalutan : Membalut sebagian yang luka atau patah oleh kain yang tipis tidak berkapur sifatnya le...
TUJUAN PEMBALUTANa. Mengurangi resiko kerusakan jaringan   yang telah ada sehingga mencegah   mautb. Mengurangi rasa nyeri...
MACAM – MACAM PEMBALUTANa.   Pembalut segitigab.   Pembalut Plisterc.   Pembalut Pita/Gulungd.   Pembalut Cepat
6.PATAH TULANGPengertian : Terputusnya jaringan yang  disebabkan oleh benturan / gesekan yang  mengakibatkan sakit bila di...
7. PEMBIDAIANPengertian : Alat penopang patah tulang supaya tidak ada pergeseran dan upaya untuk penyembuhan
TUJUAN PEMBIDAIANa. Mengurangi resiko kerusakan jaringan   yang telah ada sehingga mencegah   mautb. Mengurangi rasa nyeri...
PENANGGULANGAN BENCANADAN PENGUNGSI1. Manajemen penanggulangan bencana  dan pengungsi : Serangkaian kegiatan  yang berkesi...
Pelaksanaan Manajemen PBDilaksanakan sejak sebelum terjadinya  bencana , selama kejadian bencana, dan  sesudah bencana, da...
2. Tujuan Manajemen Bencana   dan Pengungsi- Mengurangi , menghindari tingkat  ancaman terhadap kelangsungan hidup  manusi...
B.   MANAJEMEN PENANGGULANGAN     BENCANA DANPENGUNGSI- Pencegahan kesiap -siagaan Mitigasi  ( Peringatan Dini )- Rehabili...
1. TANGGAP DARURAT   BENCANASerangkaian tindakan yang diambil secara cepat menyusul terjadinya suatu peristiwa bencana , t...
TUJUANNYA- Menyelamatkan kelangsungan hidup  manusia- Mengurangi penderitaan korban manusia- Meminimalkan kerugian materi
2. REHABILITASISerangkaian kegiatan yang dapat membantu korban bencana untuk kembali kepada kehidupan yang normal yang kem...
3. REKONTRUKSISerangkaian kegiatan yang mengembalikan situasi seperti sebelum terjadi bencana termasuk pembangunan infrast...
4. PENCEGAHANSerangkaian kegiatan yang direkayasa untuk menyediakan sarana yang dapat memberikan perlindungan permanen ter...
5. KESIAPSIAGAAN BENCANAUpaya – upaya yang memungkinkan masyarakat dapat mengatasi alam melalui pembentukan struktur dan m...
KESIAPSIAGAAN BENCANAMELIPUTIUpaya mengurangi tingkat resiko , pormulasi rencana darurat bencana, Pengelolaan sumber – sum...
PERINGATAN DINIInformasi – informasi yang diberikan kepada  masyarakat tentang kapan suatu bahaya  peristiwa alam dapat di...
C. PENGORGANISASIAN   MASYARAKATUpaya Pemberdayaan masyarakat agar memahami dan sadar terhadap kerentanan dan kapasitasnya...
1. UNSUR- UNSUR PENGORGANISASIAN   MASYARAKAT- Pembentukan kesadaran masyarakat- Peningkatan komunikasi  ,koordinasi,kerja...
2. PRINSIP-PRINSIP   PENGORGANISASIAN MASYARAKAT-Pendekatan partisipatif-Keberpihakan kepada yang paling rentan-Kemitraan ...
D. TANGGAP DARURAT   BENCANA1. Fase tanggap Darurat bencana - Kejadian bencana - Meninjau paktor pemicu - Mengadakan penil...
2.PENILAIAN KEADAAN-Upaya mengumpulkan informasi-Menetukan tingkat kerentanan masyarakat  korban bencana-Penyelidikan apa ...
3. TUJUAN PENILAIAN KEADAAN-identifikasi dampak bencana-Memperoleh informasi yang mendasar-Identifikasi kelompok paling re...
4.SISTEM PENILAIAN KEADAAN-Mengumpulkan dan meninjau data – data  sekunder-Pengamatan langsung kelapangan/Survai-Meminta p...
E.PENAMPUNGAN DARURATSarana tempat korban bencana yang  disediakan dengan cepat, aman dan  memadai untuk tempat tinggal se...
SYARAT – SYARATPENAMPUNGAN DARURAT1. Tempat tersebut aman dari dampak   bencana2. Mudah diawasi dan dekat dengan   tempat ...
F. RFL RESTORING FAMILY LINKS   (PEMULIHAN ANGGOTA KELUARGA)Adalah salah satu bentuk layanan PMI yang bertujuan untuk memf...
PELAYANAN YANG DIBERIKANOLEH PMI ADALAH1.Membantu keluarga dg mengantarkan berita  keluarga untuk keluarga yg terpisah kar...
Upcoming SlideShare
Loading in …5
×

Pertolongan pertama pmi

15,693
-1

Published on

1 Comment
11 Likes
Statistics
Notes
No Downloads
Views
Total Views
15,693
On Slideshare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
0
Actions
Shares
0
Downloads
578
Comments
1
Likes
11
Embeds 0
No embeds

No notes for slide

Pertolongan pertama pmi

  1. 1. PALANG MERAH INDONESIA TEKNIK PENANGANANPERTOLONGAN PERTAMA
  2. 2. A. TEORI DASARPERTONGAN PERTAMA1.PENGERTIAN PERTOLONGAN PERTAMA ; Pemberian Pertolongan kepada penderita sakit atau cidera / kecelakaan yang memerlukan penangana medis dasar
  3. 3. 2. PENGERTIAN MEDIS DASAR Tindakan perawatan berdasarkan Ilmu Kedokteran yanag dapat dimiliki oleh Awam atau awam yanag terlatih secara khusus.batasannya adalah sesuai dengan sertifikat yang dimiliki oleh Pelaku Pertolongan Pertama
  4. 4. PELAKU PERTOLONGAN PERTAMA Adalah Penolong yang pertama kalitiba di tempat kejadian ,yang memiliki kemampuan dan terlatih dalam penanganan medis dasar
  5. 5. TUJUAN PERTOLONGAN PERTAMAa. Menyelamatkan jiwa penderitab. Mencegah cacatc. Memberikan rasa nyaman dan menunjang proses penyembuhan
  6. 6. KEWAJIBAN PELAKUPEROLONGAN PERTAMAa. Menjaga keselamatan diri,Anggota Tim, penderita dan sekitarnya
  7. 7. b. Dapat menjangkau penderita dalam kasus kecelakaan atau musibah kemungkinan• Pelaku harus memmindahkan penderita lain untuk dapat menjangkau penderita yang lebih parahc. Dapat mengenalai dan mengatasi masalah yang mengancam jiwa.d. Meminta bantuan / rujukan pelaku pertolongan pertama harus bertanggung jawab sampai bantuan rujukan mengambil alih penanganan penderita
  8. 8. e. Memberikan Pertolongan dengan cepat dantepat berdasarkan keadaan korbanf. Membantu pelaku pertolongan pertama lainnyag.Ikut menjaga kerahasiahan medis penderitah.Melakukan komunikasi dengan petugas lain yang terlibati.Mempersiapkan penderita untuk ditransportasi
  9. 9. KUALIFIKASI PELAKUPERTOLONGAN PERTAMAa.Jujur dan bertanggung jawabb.Berlakuprofesionalc.Kematangan emosi, Pada keadaan tertentu kondisi penderita emosional juga keluarga penderita yang tak dapat menerima kenyataan yang di alami penderita dalam hal ini pelaku harus menenagkan diri, serta dapat menenangkan penderita dan keluarga juga sabar tidak panik dan gugup dalam menghadapi penderita.
  10. 10. 3. PERALATAN DASAR PELAKUPERTOLONGAN PERTAMADalam melakukan tugasnya Pelaku Pertolongan Pertama memerlukan pperalatan dasar dan dapat di bagi dua : Alat Perlindungan diri dan Peralatan minimal untuk melakukan tugasnya.
  11. 11. 4.BEBERAPA MACAM APDa.Sarung tangan lateksb.Kacamata pelindungc.Baju Pelindungd.Masker Penolonge.Masker Resusitasif.Helm
  12. 12. 5.PERALATAN PERTOLONGAN PERTAMAA.Kasa steril h.Cairan anti septikb.Bantalan kasa i.Alkohol 70 %c.Pembalut j.Iodined.Pembalut Gulung/Pita k.Cairan pencuci matae.Pembalut l.Peralatan Stabilisasi segitiga/Mitela ,Bidai,Papan spinalf.Pembalut Tabung panjang ,Papan Spinal Pendekg.Pembalut rekat/Plister
  13. 13. n. Pinseto. Senterp.Kapasq.Selimutr.Kartu Penderitas.Alat Tulist.Oksigenu.Tensimeter dan stetoskopv.Tandu
  14. 14. 6. PENILAIANa.Penilaian Keadaan - Bagaimana Kondisi saat itu - Kemungkinan apa saja yang akan terjadi - Bagaimana mengatasinyab. Penilaian Dini - Kesan Umum ; Kasus Trauma dan kasus medis.Penolong ,Penderita, orang sekitar lokasi
  15. 15. -Memastikan jalan napas terbuka dengan baik- Memeriksa Respon A– Awas S – Suara N – Nyeri T – Tidak respon- Menilai pernapasan- Menilai sirkulasi dan menghentikan pendarahan berat- Hubungi bantuan
  16. 16. c. Pemeriksaan Fisik- Tujuannya : Menemukan tanda- Penglihatan- Perabaan- Pendengaran- Pada Cidera harus di cari- Perubahan bentuk ( P )- Luka Terluka ( L )
  17. 17. - Nyeri Tekan ( N )- Bengkak ( B )- Urutan Pemeriksaan Head to Toe- Kepala, leher, dada- Perut – punggung- panggul – anggota gerak bawah – anggota gerak atas- Tanda vital- Nadi Normal
  18. 18. Bayi : 120 - 150 x / menitAnak : 80 – 150 x / menitDws : 60 - 150 x / menitPerbapasan normal :Bayi : 25 - 50 x / menitAnak : 15 - 30 x / menitDws : 12 - 20 x / menitSuhu tubuh : 37
  19. 19. Tekanan darah S. 100-140 mmhg.D. 60 – 90 mmhgd. Riwayat Penderita ( KOMPAK )K – Keluhan UtamaO – Obat – obatan yang di minumM – Makan minum terakhirP – Penyakit yang dideritaA – Alergi yang dialamiK – Kejadian
  20. 20. E.Pemeriksaan Berkala atau lanjut- Kedaan respon- Nilai kembali jalan napas- Nilai kembali pernapasan- Periksa kembali nadi penderita- Nilai kembali nilai keadaan- Periksa kembali secara seksamamungkin ada bagian yang belum di periksa- Nilai kembali penatalaksanaan penderita
  21. 21. -Pertahankan Komunikasi dengan penderita untuk menjaga rasa aman dan nyamanF. Pelaporan : - Pemeriksaan fisik- Umur dan jenis yang penting kelamin penderita - KOMPAK yang- Keluhan utama Penting- Tingkat respon - Penatalaksanaan- Kedaan jalan nafas - Perkembangan- Pernapasan lainnya yang di anggap penting- Sirkulasi
  22. 22. 7. Pada saat tiba dilokasi kejadiankewajiban penolong harus :- Memastikan keselamatan penolong, penderita dan orang – orang disekitar lokasi kejadian- Penolong harus memperkenalkan diri bila memungkinkan nama penolong , nama Organisasi, Permintaan- Menentukan keadaan umum kejadian dan mulai melakukan penilaian dini dari penderita
  23. 23. -Mengenali dan mengatasi gangguan / cidera yang mengancam nyawa- Stabilkan penderita dan teruskan pemantauannya- Minta bantuan
  24. 24. 8. Teknik Penanganan Gawat Darurata. Pengertian : Pada dasrnya yang pertama menemukan penderiota gawat darurat di tempat musibah adalah Masyarakat .oleh karena itu sangatlah bermanfaat bila orang awam di beri dan di latih pengetahuan dan keterampilan PPGDb. Pada fase pra rumahsakit dapat diketahuai bahwa nasib korban tergantung pada 3 kecepatan :
  25. 25. - Kecepatan ditemukannya korban dengantingkat kesadaran dan pengetahuanMasyarakat yang tinggi , maka kecepatan menemukan korban dapat dicapai dengan lebih singkat.- Kecepatan minta pertolongan akan sangat mempengaruhi cepat lambat datanggya pertolongan medis yang di perlukan.- Kecepatan dan ketepatan pertolongan tergantung pada keahlian penolong resiko untuk meninggal atau cacat sangat dipengaruhi oleh kecepatan pertolongan yang diberikan sehingga untuk memperbaiki risiko kematian atau cacat kematian atau cacat diperlukan penolong yang lebih terdidik
  26. 26. c.Faktor yang mempengaruhiKecepatan dan ketepatan Pertolongan- Faktor komunikasi- Faktor Keterampilan- Faktor Evakuasi korban
  27. 27. d. Kemampuan yang harus dimilikioleh orang awam adalah :- Cara minta tolong - Cara evakuasi- Resusitasi jantung penderita gawat paru darurat- Cara menghentikan pendarahan- Cara memasang pembalutan- Cara memasang bidai
  28. 28. e. Tujuan dari evakuasi adalahmemindahkan korban denganCepat tetapi aman sehingga tidak menimbulkan luka/penderita tambahan ataupun syok pada korban1. MACAM – MACAM PEMINDAHAN PENDERITA Pemindahan darurat dan pemindahan biasa / tidak darurat
  29. 29. a. Pemindahan darurat, tindakan ini hanya dilakukan bila : Adanya bahaya langsung terhadap penderita ( bahaya kebakaran, ledakan, bangunan tidak stabil dll. )b. Pemindahan biasa : Bila tidak ada bahaya langsung terhadap penderita maka penderita hanya di pindahkan bila semuanya telah siap dan penderita selesai di tangani yaitu :
  30. 30. -Penilaian awal edah lengkap di lakukan- Denyut nadi dan napas setabil serta dalam batas normal.- Tidak ada pendarahan luar tidak terkendaliatau tidak ada indikasi pendarahan dalam- Mutlak tidak ada cidera atau ada- Semua patah tulang sudah di mobilisasi.
  31. 31. 2. teknik pemindahan penderita Yaitu :- Teknik angkat langsung dengan 2 – 3 orang penolong
  32. 32. 3. PERALATAN PEMINDAHAN PENDERITA- Tandu Berdua / Tandu Ambulan- Tandu Lipat- Tandu Scop- Tandu kursi- Tandu selimut- Papan spinal panjang dan pendek
  33. 33. Contoh Pembuatan LaporanKejadian dan Pelaporan ;Nama Penderita : …………………………….Umur Pasie : ………….........................Alamat Pasien : …………………………Jenis kelamin : Laki-laki / PerempuanUaraian kejadian : ………………………….. …………………………… …………………………….
  34. 34. Pertolongan yang dilakukan :Keadaan Pasien : Sadar / Tidak sadar, Patah tulang/tidak patah , Pendarahan / Tidak pendarahanAlat dan obat yang digunakan:Pasien dirujuk ke : ……………………….Majalengka, ………………..Pelaku Pertolongan
  35. 35. F. KEDARURATAN MEDIS1.Kedaruratan medis adalah keadaan penderita yang disebabkan adanya gangguan fungsi tubuh sehingga kemungkinan mengalami cidera misal kehilangan kesadaran lalu terjatuh sehingga terjadi luka
  36. 36. 2.Gejala – Gejala yang mengarah padaKedaruratan Medis adalah :- Demam - Rasa haus dan lapar- Nyeri berlebihan- Mual dan muntah- Buang air Kecil- Perasaan pusing lalu pingsa Sesak napas
  37. 37. 3. Secara Umum Gangguan medis adalah-Gangguan Jantung dan Pernapasan-Gangguan kesadaran dan perubahan setatus mental-Gangguan akibat perubahan lingkungan-Keracunan
  38. 38. 4. Cara Penanganan GangguanMedis :a.Gangguan Jantung dan pernapasan: Terjadi akibat tersumbatnya jalan napas , tidak menemukan adanya napas dan atau tidak ada nadi, maka penolong harus melakukan tindakan bantuan hidup dasar- Melakukan RJP- Melakukan bantuan pernapasan
  39. 39. b. Penyebab orang tidak sadarkan diri :- Kegagalan jantung memompa darah- Kehilangan darah dalam jumlah yg besar- Pelebaran pembuluh darah yang luas , sehingga darah tidak dapat mengisinya dengan baik- Kekurangan cairan tubuh yang banyak misalnya diare
  40. 40. c. Tanda orang tidak sadarkan diri:- Pernapasan cepat dan dangkal- Nadi Cepat dan lemah- Kulit pucat dingin dan lembab- Wajah pucat, perubahan warna pada bibir, lidah dan kuping telinga- Mata pandangan hampa ,pupil melebar
  41. 41. d. Gejala orang tidak sadarkan diri :- Mual dan mungkin muntah- Haus- Lemah- Pusing- Gelisah dan takut mati
  42. 42. e.Penanganan orang tidak sadarkan diri :- Bawa penderita ketempat teduh dan aman- Tidurkan telentang,tungkai di tinggikan 20- 30 cm- Pakaian yang mengikat dilonggarkan- Berikan rangsangan pernapasan- Tenangkan penderita- Berikan minum hangat manis The,Kopi- Pastikan jalan napas,Periksa nadi
  43. 43. 5 . KERACUNANRacun adalah : suatu zat yang bila masuk dalam tubuh dalam jumlah tertentu dapat menyebabkan reaksi tubuh yang tidak diinginkan bahkan dapat menimbulkan kematian.
  44. 44. a. Beberapa contoh zat yang berupa racun :- Insektisida- Bahan kimia seperti sianida sering di temukan pada singkong- Logam berat- Racun Binatang Ular , Kalajengking, dll.
  45. 45. b. Cara terjadinya keracunan pada Manusia :- Sengaja bunuh diri- Keracunan tidak di sengaja
  46. 46. c. Jalur Masuk Racun ke Tubuh Manusia :- Keracunan melalui mulut / alat pencernaan- Keracunan melalui pernapasan- Keracunan melalui kulit- Keracunan melalui suntikan atau gigitan
  47. 47. d.Gejala dan tanda keracunan secara umum :- Riwayat yang berhubungan dengan proses keracunana- Penurunan respon- Gangguan pernapasan- Nyeri kepala,pusing gangguan penglihatan- Mual muntah, Kejang – kejang- Lemas , lumpuh, kesemutan- Pucat perubahan warna pada lidah,Bibir
  48. 48. e.Gejala dan tanda keracunan secara khas:a. Keracunan melalui mulut : - Mual , muntah - Nyeri perut - Diare - Napas / mulut berbau - Suara parau nyeri saluran cerna ( Mulut dan kerongkongan )
  49. 49. b.Keracunan melalui pernapasan :- Sesak napas- Naps berbau- Perubahan warna pada bibir lidah dan kuping telinga
  50. 50. c.Keracunan melalui kulit :- Daerah kontak berwarna kemerahan , nyeri, melepuh, dan meluas
  51. 51. f. Penanganan keracunan secara umum : - Pengamanan sekitar, terutama bila berhubungan dengan gigitan- Pengamanan penderita dan penolong bila berda di daerah dengan gas beracun- Keluarkan penderita dari daerah berbahaya bila memungkinkan- Bila racun melalui jalur kontak maka buka baju penderita dan bersihkan sisa bahan racun bila ada lalu bilaslah daerah yang terkena dg air
  52. 52. - Panataulah tanda vital- Awasi jalan napas , terutama bila respon menurun atau penderita muntah- Beri oksigen bila ada sesuai dengan ketentuan , khususnya pada keracunana melalui udara- Rujuk ke rumah sakit
  53. 53. 5.PEMBALUTANPengertian pembalutan : Membalut sebagian yang luka atau patah oleh kain yang tipis tidak berkapur sifatnya lemas dan keadaannya kuat dan mudah pembalut mudah sekali dilipat – lipat atau di balurkan pada luka.
  54. 54. TUJUAN PEMBALUTANa. Mengurangi resiko kerusakan jaringan yang telah ada sehingga mencegah mautb. Mengurangi rasa nyeric. Mencegah cacat dan infeksi
  55. 55. MACAM – MACAM PEMBALUTANa. Pembalut segitigab. Pembalut Plisterc. Pembalut Pita/Gulungd. Pembalut Cepat
  56. 56. 6.PATAH TULANGPengertian : Terputusnya jaringan yang disebabkan oleh benturan / gesekan yang mengakibatkan sakit bila di gerakanPatah tulang ada 2 macam :- Patah tulang terbuka- Patah tulang tertutup
  57. 57. 7. PEMBIDAIANPengertian : Alat penopang patah tulang supaya tidak ada pergeseran dan upaya untuk penyembuhan
  58. 58. TUJUAN PEMBIDAIANa. Mengurangi resiko kerusakan jaringan yang telah ada sehingga mencegah mautb. Mengurangi rasa nyeric. Mencegah cacat dan infeksi
  59. 59. PENANGGULANGAN BENCANADAN PENGUNGSI1. Manajemen penanggulangan bencana dan pengungsi : Serangkaian kegiatan yang berkesinambungan yang di kelola untuk pengendalian dampak bencana dan untuk mempersiapkan kerangka kerja bagi masyarakat untuk mnghindari atau mengatasi dampak bencana yang melanda wilayah / Lingkungan .
  60. 60. Pelaksanaan Manajemen PBDilaksanakan sejak sebelum terjadinya bencana , selama kejadian bencana, dan sesudah bencana, dalam rangka mencegah mengurangi dan mengatasi dampak bencana yang timbul
  61. 61. 2. Tujuan Manajemen Bencana dan Pengungsi- Mengurangi , menghindari tingkat ancaman terhadap kelangsungan hidup manusia potensi kergian pisik ekonomi dan infrastruktur ( Pra Bencana )- Mengurangi dampak yang merugikan terhadap indipidu ( Darurat Bencana )- Mencapai upaya pemulihan yang cepat dan berkelanjutan ( Pasca bencana )
  62. 62. B. MANAJEMEN PENANGGULANGAN BENCANA DANPENGUNGSI- Pencegahan kesiap -siagaan Mitigasi ( Peringatan Dini )- Rehabilitasi- Rekontruksi- Pembangunan dan Mitigasi Struktural
  63. 63. 1. TANGGAP DARURAT BENCANASerangkaian tindakan yang diambil secara cepat menyusul terjadinya suatu peristiwa bencana , termasuk penilaian kerusakan , kebutuhan, penyaluranbantuan darurat, upaya pertolongan , dan pembersihan lokasi bencana
  64. 64. TUJUANNYA- Menyelamatkan kelangsungan hidup manusia- Mengurangi penderitaan korban manusia- Meminimalkan kerugian materi
  65. 65. 2. REHABILITASISerangkaian kegiatan yang dapat membantu korban bencana untuk kembali kepada kehidupan yang normal yang kemudian di intregasikan kembali kepada pungsi – fungsi yang ada dalam masyarakat . Termasuk didalamnya adalah penanganan korban bencana yang mengalami trauma misal Renovasi atau perbaikan sarana umum perumahan dll.
  66. 66. 3. REKONTRUKSISerangkaian kegiatan yang mengembalikan situasi seperti sebelum terjadi bencana termasuk pembangunan infrastruktur , menghidupkan akses sumberekonomi, perbaikan lingkunganpemberdayaan masyarakat. Tujuan : Mengurangi dampak bencana , dan disis lain memeberikan manfaat secara ekonomis kepada masyarakat.
  67. 67. 4. PENCEGAHANSerangkaian kegiatan yang direkayasa untuk menyediakan sarana yang dapat memberikan perlindungan permanen terhadap dampak peristiwa alam yaitu rekayasa teknologi dan pembangunan fisik Contoh : Pembangunan saluran pembuangan lahar, Pembangunan saluran air. Relokasi Penduduk / Pengungsi
  68. 68. 5. KESIAPSIAGAAN BENCANAUpaya – upaya yang memungkinkan masyarakat dapat mengatasi alam melalui pembentukan struktur dan mekanisme tanggap darurat yang sistematisTujuan ; untuk meminimalkan korban jiwa dan kerusakan sarana – sarana pelayanan umum
  69. 69. KESIAPSIAGAAN BENCANAMELIPUTIUpaya mengurangi tingkat resiko , pormulasi rencana darurat bencana, Pengelolaan sumber – sumber daya masyarakat pelatihan warga di lokasi rawan bencana
  70. 70. PERINGATAN DINIInformasi – informasi yang diberikan kepada masyarakat tentang kapan suatu bahaya peristiwa alam dapat di identivikasi dan penilaian tentang kemungkinan dampaknya pada suatu wilayah tertentu
  71. 71. C. PENGORGANISASIAN MASYARAKATUpaya Pemberdayaan masyarakat agar memahami dan sadar terhadap kerentanan dan kapasitasnya maupun kondisi lingkungannya. Serta memobilisasi masyarakat sehingga mampu mengoptimalkan kapasitasnya tersebut untuk merespon permaslahan maupun memenuhi kebutuhannya , baik jangka pendek maupu jangka panjang.
  72. 72. 1. UNSUR- UNSUR PENGORGANISASIAN MASYARAKAT- Pembentukan kesadaran masyarakat- Peningkatan komunikasi ,koordinasi,kerjasamadan kegotongroyongan- Pengembangan kapasitas dan kemampuan- Pengorganisasian dan mobilisasi partisipasi kolektif untuk pencapaian tujuan bersama.
  73. 73. 2. PRINSIP-PRINSIP PENGORGANISASIAN MASYARAKAT-Pendekatan partisipatif-Keberpihakan kepada yang paling rentan-Kemitraan dengan semua pihaka-Kepercayaan dan tanggungjawab bersama-Kerjasama dan kegotong royongan-Memanfaatkan kapasitas SDM sendiri-Aksi nyata secara mandiri dan kolektifKeberlanjutan / berkesinambungan.
  74. 74. D. TANGGAP DARURAT BENCANA1. Fase tanggap Darurat bencana - Kejadian bencana - Meninjau paktor pemicu - Mengadakan penilaian keadaan - Menghubungi unit PBP di semua tingkatan - Pelaksanaan penyaluran bantuan.
  75. 75. 2.PENILAIAN KEADAAN-Upaya mengumpulkan informasi-Menetukan tingkat kerentanan masyarakat korban bencana-Penyelidikan apa yang sedang berlangsung ,perubahan yang sedang terjadidan kecenderungan perkembangan situasi lapanganMengambil fhoto dilapangan untuk melengkapi informasi
  76. 76. 3. TUJUAN PENILAIAN KEADAAN-identifikasi dampak bencana-Memperoleh informasi yang mendasar-Identifikasi kelompok paling rentan diantara korban bencana-Identifikasi kapasitas tanggap darurat,baik pemerintah,lsm,organisasi keagamaanmaupun PMI sendiri-Identifikasi jenis bantuan yang di perlukan.
  77. 77. 4.SISTEM PENILAIAN KEADAAN-Mengumpulkan dan meninjau data – data sekunder-Pengamatan langsung kelapangan/Survai-Meminta pendapat ahli dalam bidang tertentu-Diskusi kelompok dengan masyarakat korban bencanaWawancara dg nara smber yg kapabel(Pemerintah,Toga,Tomas dinkes dll
  78. 78. E.PENAMPUNGAN DARURATSarana tempat korban bencana yang disediakan dengan cepat, aman dan memadai untuk tempat tinggal semntara korban bencanaJenis penampungan darurat:- Tenda tenda besar ( Peleton )- Gedung yang aman untuk ditempati- Tenda kecil yang mudah untuk didirikan
  79. 79. SYARAT – SYARATPENAMPUNGAN DARURAT1. Tempat tersebut aman dari dampak bencana2. Mudah diawasi dan dekat dengan tempat bencana3. Memiliki sarana MCK yg memadai dan tidak jauh4. Bisa dilalui oleh transportasi
  80. 80. F. RFL RESTORING FAMILY LINKS (PEMULIHAN ANGGOTA KELUARGA)Adalah salah satu bentuk layanan PMI yang bertujuan untuk memfasilitasi keluarga yang kehilangan kontak dengan anggota keluarga terkasihnya sehingga dapat terjalin kembali
  81. 81. PELAYANAN YANG DIBERIKANOLEH PMI ADALAH1.Membantu keluarga dg mengantarkan berita keluarga untuk keluarga yg terpisah karena sistem komunikasi yg td berjalan normal2.Membantu keluarga yg terpisah dg anggota keluarganya melalui permohonan pencarian3. 2.Membantu keluarga yg terpisah krn Konflikatau bencana dan berkeinginan untuk dipersatukan kembali
  1. A particular slide catching your eye?

    Clipping is a handy way to collect important slides you want to go back to later.

×