• Share
  • Email
  • Embed
  • Like
  • Save
  • Private Content
Kalimat majemuk bertingkat
 

Kalimat majemuk bertingkat

on

  • 16,626 views

 

Statistics

Views

Total Views
16,626
Views on SlideShare
16,626
Embed Views
0

Actions

Likes
0
Downloads
127
Comments
0

0 Embeds 0

No embeds

Accessibility

Categories

Upload Details

Uploaded via as Microsoft PowerPoint

Usage Rights

© All Rights Reserved

Report content

Flagged as inappropriate Flag as inappropriate
Flag as inappropriate

Select your reason for flagging this presentation as inappropriate.

Cancel
  • Full Name Full Name Comment goes here.
    Are you sure you want to
    Your message goes here
    Processing…
Post Comment
Edit your comment

    Kalimat majemuk bertingkat Kalimat majemuk bertingkat Presentation Transcript

    • Kalimat majemuk bertingkat1. Anak kalimat pengganti subjek.2. Anak kalimat pengganti predikat.3. Anak kalimat pengganti objek.4. Anak kalimat pengganti keterangan.
    • 1. Anak kalimat pengganti subjek• Ia pamanku. S P• Orang yang meminjam buku itu tadi, s p o k S pamanku. Pola : Subjek - P P s-p-o-k
    • 2. Anak kalimat pengganti predikat.• Pak lurah bijaksana. S – P• Pak lurah adalah orang yg membahagia- S P kan warganya.Pola : S - Predikat s-p-o
    • 3. Anak kalimat pengganti objek• Ia memukul kucing. S – P – O• Ia memukul binatang yg mencuri ikan dari dapur.• Polanya : S – P - Objek s-p-o-k
    • 4. Anak kalimat pengganti keterangan• Polisi menangkap pencuri kemarin. S P O K• Polisi menangkap pencuri ketika• S P O• penghuni itu tidur.• K• Polanya : S-P-O-Keterangan S-P
    • Kata penghubung kalimat majemuk bertingkat1. Hub. “waktu” : sedari,sambil,seraya, selesai,sesuai,sebelum,sesudah,sehabis ,ketika, dan tatkala. Contoh. Dia belajar sambil mendengarkan musik.2. Hub. “syarat” : jika(lau),seandainya, andaikata, dan asalkan. Contoh. Jika hari hujan, saya tidak jadi pergi.
    • 3. Hubungan “tujuan” : agar,agar supaya, dan biar. Contoh : Agar nilainya bagus, Dani belajar giat.4. Hubungan “konsesif” : meskipun, sekalipun,biarpun,walaupun, kendatipun, dan sungguhpun. Contoh. : joko masih sering datang terlambat meskipun sdh diperingatkan kepala sekolah.
    • 5. Hub.”perbandingan” : seperti,ibarat, bagaikan,laksana,sebagaimana,daripada.• Pak Burhan menyayangi anak angkatnya seperti anak sendiri.6. Hub “penyebab” : karena,oleh karena,dan sebab. Contoh. Karena sering membolos, Retno dikeluarkan dari sekolah.
    • 7. Hub “akibat” : sehingga,sampai(-sampai), dan maka. Contoh : wawan makan terlalu banyak sehingga perutnya sakit.8. Hub “sangkalan” : seakan-akan, dan seolah-olah. Contoh : dari pagi hingga sore orang itu hanya tidur-tiduran saja seolah-olah tidak ada hal lain yg hrs dikerjakan.
    • 9. Hub “kenyataan” : padahal, sedangkan.Contoh : Ia hidup berfoya-foya padahal orang tuanya sakit.10. Hub “hasil” : makanya. Contoh :• Nilaimu kali ini jelek sekali makanya kamu harus belajar.
    • 11. Hub “penjelasan” : bahwa. Contoh : Ayah berkata bahwa liburan kali ini kami akan Jakarta.12. Hub “atributif” : yang. Contoh : siswa yang tidak berseragam diberi sanksi.13. Hub “cara” : dengan. Contoh : Pak Hadi berangkat ke kantor dengan mengendarai mobil.
    • Sumber Pustaka• Bahasa Indonesia Kls 3 smt 6. Ganeca. Bandung.• PR Bhs Indonesia 3B SLTP. Intan Pariwara.• Tata Bahasa Baku SMA Kls 3. Tiga Serangkai. Drs. J. Agus Susatya. Hal. 106 – 117.