• Share
  • Email
  • Embed
  • Like
  • Save
  • Private Content
indera pendengaran
 

indera pendengaran

on

  • 3,809 views

 

Statistics

Views

Total Views
3,809
Views on SlideShare
3,809
Embed Views
0

Actions

Likes
2
Downloads
106
Comments
0

0 Embeds 0

No embeds

Accessibility

Categories

Upload Details

Uploaded via as Microsoft PowerPoint

Usage Rights

© All Rights Reserved

Report content

Flagged as inappropriate Flag as inappropriate
Flag as inappropriate

Select your reason for flagging this presentation as inappropriate.

Cancel
  • Full Name Full Name Comment goes here.
    Are you sure you want to
    Your message goes here
    Processing…
Post Comment
Edit your comment

    indera pendengaran indera pendengaran Presentation Transcript

    • ASSALAMU ‘ALAIKUM WARAHMATULLAHI WABARAKATUH
    • INDRA PENDENGARAN Oleh: Kelompok 2Dhanty Kumala Sari XI IPA 1/05Zakiyatul Fatonah XI IPA 1/19Agung Nurmajid XI IPA 1/21
    • TelingaTelinga adalah salah satu pancaindra yang dimiliki manusia.Telinga berfungsi sebagai alatpendengaran sekaligus sebagaialat keseimbangan.Telinga memiliki tiga bagianyang memiliki fungsi yang ber-beda: Luar: untuk menangkap getaran Tengah: sebagai penghubung teli- nga luar dan dalam Dalam: untuk meneruskan ke otak untuk diterjemahkan
    • Telinga LuarTerdiri dari: Daun telinga Saluran luar Membran timpani (gendang telinga)Pada saluran yang dekat dengan lubang telinga ter-dapat rambut halus untuk mencegah benda-bendadari luar yang masuk.Selain itu, terdapat pula kelenjar lilin yang mengha-silkan lilin agar membran timpani tidak kering.
    • Telinga TengahBerisi rongga udara yang berfungsi menjaga tekanan udara pada teli-nga serta menghubungkan dan meneruskan sinyal suara.Dalam menjalankan fungsinya, pada bagian ini terdapat saluran peng-hubung dengan faring yang disebut saluran Eustachi.Bagian ini terhubung dengan: Bagian luar oleh membran timpani, dan Bagian dalam oleh jendela oval yang dilengkapi dengan membran transparan.Pada bagian ini pula terdapat tiga tulang pendengaran yang tersusunseperti rantai yang menghubungkan membran timpani dengan jendelaoval, yaitu: Maleus yang menempel pada membran timpani, dan Inkus. Kedua tulang ini bekerja sebagai satu tulang karena terikat oleh ligamen. Stapes yang menempel pada jendela oval.Di antara inkus dan stapes terdapat sendi yang memungkinkan ber-gerak bebas.
    • Telinga DalamTerdiri atas dua labirin, yaitu: Labirin membran, terdiri atas lima bagian, yaitu: Tiga saluran ½ lingkaran Ampula Utrikulus Sakulus Koklea (rumah siput) Labirin tulangSakulus terhubung dengan utrikulus oleh saluran sempit.Tiga saluran ½ lingkaran, ampula, utrikulus dan sakulus ter-letak di dalam rongga vestibulum pada labirin tulang, yangdisebut rongga keseimbangan.
    • Koklea mengandung organ Korti yang berfungsi sebagai alatpendengaran.Koklea memiliki tiga saluran yang sejajar, yaitu: Saluran vestibulum yang terhubung dengan jendela oval, Saluran tengah, dan Saluran timpani yang terhubung dengan jendela bundar.Ketiga saluran ini dipisahkan dengan membran-membran.Antara saluran vestibulum dengan saluran tengah, disebutmembran Reissner, sedangkan antara saluran vestibulumdengan saluran timpani disebut membran basiler.Pada saluran tengah terdapat tonjolan yang disebut mem-bran tektorial yang berparalel dengan membran basiler danada pada sepanjang koklea.Sel-sel sensori terdapat menyebar pada permukaan mem-bran basiler dan pada ujungnya menghadap membran tekto-rial. Dasar-dasar sel pendengar terdapat pada membranbasiler yang terhubung dengan sel-sel saraf sehingga dise-but saraf pendengaran.
    • Mekanisme PendengaranStimulus  masuk ke gendang telinga  getaran melewatitiga tulang  jendela oval  diteruskan ke cairan limfa divestibulum  menggerakkan membran Reissner danmenggetarkan cairan limfa di saluran tengah menggetarkan membran basiler  menggetarkanmembran saluran timpani  melebarnya membran padajendela bundar  selaput-selaput basiler bergetar menggerakkan sel-sel rambut  sel-sel rambut menyentuhmembran tektorial  Impuls  sel sensori pada organKorti tertekan  menghasilkan impuls  sarafpendengaran  otak
    • Struktur dan Mekanisme Alat KeseimbanganBagian vestibulum terdiri atas: Organ ampula (kristal) Organ-organ keseimbangan yang ada dalam utrikulus dan sakulus.Ujung dari setiap saluran ½ lingkaran yang membesar disebut ampulayang berisi reseptor, dan pangkalnya terhubung dengan utrikulusyang menuju sakulus.Utrikulus dan sakulus berisi reseptor-reseptor keseimbangan.Alat keseimbangan yang berada pada: Ampula, berisi kelompok sel saraf sensori yang memiliki rambut dalam tudung gelatin yang berbentuk kubah, juga disebut kupula. Utrikulus dan sakulus, berisi sekelompok sel saraf yang memiliki rambut yang bebas pada ujungnya dan melekat pada otolith (butiran Na2CO3).Posisi kepala akan menyebabkan desakan otolith pada rambut yangselanjutnya menghasilkan impuls yang dikirim ke otak.
    • Proses MendengarGetaran suara  daun telinga  saluran pende-ngaran  membran timpani  maleus  inkus stapes  tingkap jorong  cairan pada kokleabergetar  ujung saraf  otak  timbullah suara
    • Gangguan PendengaranTuli: keadaan fisik yang menunjukkan penurunan a-tauhilangnya kemampuan mendengar.Terdapat tiga jenis ketulian, yaitu: Tuli konduktif: adanya kelainan pada bagian luar atau tengah atau infeksi pada telinga luar/tengah, namun saraf masih dapat bekerja, serta tersapat serumen pada liang telinga. Tuli sensorial: rusaknya saraf pendengaran, dan keadaan telinga baik. Tuli campuran: gabungan antara kedua jenis tuli di atas.Tingkat ketulian dapat diketahui dengan audiometri. Selainitu dapat menggunakan proses BERA (Brainsteam EvokeResponse Audiometry) yang dapat dilakukan pada anak-anakataupun pasien yang tidak dapat diajak berkomunikasi.
    • DEMIKIANLAH PRESENTASIKELOMPOK KAMI. JIKA ADAKEKURANGAN KAMI MOHON MAAF. WASSALAMU ‘ALAIKUM WARAHMATULLAHI WABARAKATUH