• Share
  • Email
  • Embed
  • Like
  • Save
  • Private Content
Angiospermae
 

Angiospermae

on

  • 6,646 views

 

Statistics

Views

Total Views
6,646
Views on SlideShare
6,646
Embed Views
0

Actions

Likes
1
Downloads
217
Comments
0

0 Embeds 0

No embeds

Accessibility

Categories

Upload Details

Uploaded via as Microsoft PowerPoint

Usage Rights

© All Rights Reserved

Report content

Flagged as inappropriate Flag as inappropriate
Flag as inappropriate

Select your reason for flagging this presentation as inappropriate.

Cancel
  • Full Name Full Name Comment goes here.
    Are you sure you want to
    Your message goes here
    Processing…
Post Comment
Edit your comment

    Angiospermae Angiospermae Presentation Transcript

    • Kelompok 11Theresia Tri Susanti (XI IPA 4 / 20)Collin Yerino (XI IPA 4 / 28)Diaswan Rasyid Faishal (XI IPA 4 / 30)
    • Pengertian dan Ciri-Ciri Angiospermae Angiospermae terdiri atas satu divisi yaitu Anthophyta (tumbuhan berbunga) yangmerupakan 80% tumbuhan saat ini. Divisi ini dibedakan atas 2 kelas yaitu tumbuhanmonokotil (sekitar 65.000 spesies) dan tumbuhan dikotil (sekitar 170.000 spesies).Tumbuhan dikotil dan monokotil dibedakan atas beberapa hal, antara lain: struktur biji(jumlah kotiledon), struktur bunga, distribusi berkas pembuluh pada batang, dan strukturakar. Angiospermae merupakan tumbuhan berpembuluh berbiji tertutup. Organ vegetatiftumbuhan ini terdiri dari akar, batang, dan daun. Akar, batang dan daun terdiri dari 3sistem jaringan yang sama, yaitu: sistem jaringan dermal/penutup, sistem jaringanpembuluh dan sistem jaringan dasar. Sistem jaringan dermal terdapat pada bagian terluartubuh tumbuh-tumbuhan. Pada tubuh tumbuhan primer, sistim jaringan ini terdiri darijaringan epidermis, sedangkan pada tubuh tumbuhan sekunder, epidermis digantikan olehjaringan periderm. Sistim jaringan pembuluh terdiri dari xilem dan floem. Xilemberfungsi mengangkut air dan larutan garam dari akar ke daun melalui batang; sedangkanfloem berfungsi mengangkut hasil fotosintesis dari daun ke bagian organ lainnya. Sistimjaringan pembuluh terdapat diantara sistim jaringan dasar, yang sebagian besar terdiri dari jaringanparenkim. Perbedaan pokok antara ketiga organ tersebut terdapat padadistribusi relatif sistem jaringan pembuluh dan sistim jaringan dasar.
    • Struktur AngiospermaeStruktur Anatomi AkarSecara umum struktur anatomi akar tersusun atas jaringan epidermis, sistem jaringandasar berupa korteks, endodermis, dan empulur; serta sistem berkas pembuluh. Pada akarsistem berkas pembuluh terdiri atas xilem dan floem yang tersusun berselang-seling.Struktur anatomi akar tumbuhan monokotil dan dikotil berbeda.Struktur Anatomi BatangSecara umum batang tersusun atas epidermis yang berkutikula dan kadang terdapatstomata, sistem jaringan dasar berupa korteks dan empulur, dan sistem berkas pembuluhyang terdiri atas xilem dan floem. Xilem dan floem tersusun berbeda pada kedua kelastumbuhan tersebut. Xilem dan floem tersusun melingkar pada tumbuhan dikotil dantersebar pada tumbuhan monokotil.Struktur Anatomi DaunDaun tumbuhan tersusun atas epidermis yang berkutikula dan terdapat stomataatau trikoma. Sistem jaringan dasar pada daun monokotil dan dikotil dapat dibedakan.Pada tumbuhan dikotil sistem jaringan dasar (mesofil) dapat dibedakan atas jaringanpagar dan bunga karang, tidak demikian halnya pada monokotil khususnya familiGraminae. Sistem berkas pembuluh terdiri atas xilem dan floem yang terdapat padatulang daun.
    • Masa Reseptif dan Kematangan Tepung SariTepung sariKetika tepung sari (pollen) matang, secara otomatis kepala sari (anthera) akan pecah dan menghamburkanbutiran-butiran tepung sari yang matang. Kematangan tepung sari berhubungan dengan penurunan kadar air danpenyusutan jaringan pada kepala sari, yang merupakan fungsi higroskopis untuk membuka kantung tepung sari.Mekanisme ini diduga merupakan fungsi alami dari tanaman untuk menghamburkan tepung sarinya demikepentingan penyebaran alam dan regenerasi Butiran tepung sari tersusun atas empat komponen mendasar:1.exine atau lapisan dinding terluar2.mengandung protein3.intine atau lapisan dinding dalam4.pollenkit atau mantel memberi warna pollen5.colpi atau lubang germinasi mengandung lemakSecara visual, tepung sari yang matang dapat dideteksi dari perubahan warna dan kelekatan ( stickiness) butiran-butirannya. Perubahan warna permukaan butiran tepung sari dari kuning pucat menjadi kuning terangmengindikasikan adanya peningkatan sporopollenin – bagian dari exine yang merupakan ciri spesifik dari suatuspesies yang mempengaruhi kenampakan luarnya; dan pollenkit yang basah, lengket dan berwarna; mengandunglemak, protein, karbohidrat, pigmen, senyawa fenolik dan ensim.Peningkatan kelekatan butiran tepung sari mengindikasikan bahwa tepung sari tersebut telah siap untukberkecambah dengan melakukan proses hidrasi dan melepaskan protein. Mekanisme hidrasi inilah yang dianggappaling menentukan dalam mengawali terjadinya proses penyerbukan, yang merupakan rangkaian dari prosesinteraksi jantan-betina (male-female interaction), perkecambahan tepung sari (pollen germination) danpembentukan buluh tepung sari (pollen tube growth).
    • PutikMasa reseptif putik biasanya ditandai dengan :1.perubahan warna putik menjadi lebih terang2.pembesaran pori-pori pada kepala putik3.tangkai putik berangsur menjadi lurus4.permukaan putik memproduksi sekresi Secara visual, reseptivitas putik dapat dideteksi dari perubahan kelekatan(stickiness), warna dan bentuk, baik pada kepala maupun tangkai putik .Kepala putik yang reseptif tampak berwarna lebih terang dan lengket dikarenakan adanyapeningkatan sekresi ekstraseluler. Sekresi ekstraseluler tersebut mengandung lemak dan protein.Sekresi ini berperan sebagai medium yang berfungsi untuk menangkap butiran tepung sari, sertamerupakan penentu keberhasilan pembentukan buluh tepung sari ( pollen tube) yang akan membawasel kelamin jantan menuju ke ovary.Reseptifnya putik juga ditandai oleh perubahan warna permukaan putik dari hijau menjadi kuningterang, yang dimulai dari pangkal tangkai putik ( stylus). Makin terangnya warna putik menunjukkanbahwa sel-sel epidermis terluar sedang berkembang untuk meningkatkan produksi sekresi, danpori-pori membesar untuk meningkatkan kemampuan sekresi.Kepala putik (stigma) yang berangsur membengkak merupakan tanda bahwa jaringan transmisiyang ada pada bagian tersebut mulai memperbesar rongga-rongganya, untuk mempersiapkan diridalam membentuk buluh tepung sari (pollen tube). Pembengkakan kepala putik juga merupakanmekanisme alami untuk meningkatkan luas bidang penempelan tepung sari ketika terjadi prosespenyerbukan.Tangkai putik yang berangsur menjadi lurus juga merupakan suatu mekanisme alami untukmempersiapkan diri dalam membentuk buluh tepung sari ( pollen tube). 
    • Penyerbukan dan PembuahanInteraksi jantan-betina (male-female interaction) merupakan tahapan pertama pada proses pembuahan, yaitutahap ketika terjadi interaksi antara sekresi ekstraseluler yang diproduksi oleh kepala putik yang reseptif,dengan permukaan butiran tepung sari yang masak.Putik memproduksi sekresi ekstraseluler yang mengandung protein, karbohidrat, lemak, enzim, fenol dan asamamino.Sekresi ini berfungsi sebagai :1.Medium untuk menangkap butiran tepung sari2.Pendeteksi kesesuaian antara putik dengan tepung sariButiran tepung sari tersusun atas empat komponen mendasar:1.exine atau lapisan dinding terluar (mengandung protein)2.intine atau lapisan dinding dalam (mengandung protein)3.pollenkit atau mantel: memberi warna pollen (mengandung protein)4.colpi atau lubang germinasi: mengandung lemakProses interaksi :1.Putik yang reseptif memproduksi sekresi ekstraseluler2.Butiran tepung sari yang masak jatuh pada kepala putik3.Proses hidrasi : butiran tepung sari menyerap sekresi putik melalui lubang germinasi4.Hidrasi menyebabkan pollen membengkak, akhirnya lubang germinasi pecah dan membebaskan lemak5.Exine dan intine membebaskan proteinProses perkecambahan pollen :lubang germinasi mendorong protein dari exine masuk ke dalam pori-pori jaringan transmisi yang ada pada putikPembentukan pollen tube :formasi dinding pollen tube dimulai, selanjutnya protein dari intine ikut membentuk dinding pollen tubeSelama terjadinya interaksi ini, jaringan transmisi yang ada pada putik menebal dan memperbesar pori-porinya,untuk membuka jalan bagi pollen tube yang akan membentang dari kepala putik hingga mikrofil.
    • Penyerbukan dapat terjadi dengan berbagai perantara:Perantara angin disebut anemogami, dapat terjadi bilabutir serbuknya amat ringan, kecil dan kering.Contoh : pada pinus, damar, rumput-rumputan.Perantara air disebut hidrogami.Contoh : pada tanaman air.Perantara hewan disebut zoogami.Bila serangga → entomogamiburung → ornitogamisiput → malakogamikelelawar → kiroptorogamid.Perantara manusia disebutantropogami.Contoh : penyerbukan vanilli di Indonesia.
    • Menurut asal serbuk sari, penyerbukan dibedakan menjadi 4 :Autogami (penyerbukan sendiri)Serbuk sarinya berasal dari satu bunga yang sama. Bila terjadi pada saat bunga belum mekardisebut kleistogami.Geitonogami (penyerbukan tetangga)Bila serbuk sari berasal dari bunga lain yang berada dalam satu pohon (satu individu).Alogami (penyerbukan silang)Bila serbuk sari berasal dari bunga pohon lain yang masih satu spesies.Kadang-kadang terjadi kegagalan penyerbukan dan pada beberapa jenis tumbuhan tidak mungkinterjadi autogami. Penyebabnya adalah sebagai berikut :Dikogami: Bila waktu masaknya putik dan serbuk sari tidak bersamaan, hal ini disebabkan karena:1. Serbuk sari masak lebih dahulu daripada putiknya ....(protandri).....Contoh : seledri, bawang Bombay, jagung2. Putik masak lebih dahulu daripada serbuk sari ....(protogini).Didesious:Bila pada satu spesies, alat kelamin jantan dan betinanya terpisahContoh : salak dan melinjo (Gnetum Arremon)Heterostili:Bila panjang antara tangkai benang sari dan tangkai putik tidak sama dan berbedajauh.Contoh : kopi, kina dan kaca piring.d. Herkogami:Bila bentuk bunga tidak memungkinkan serbuksari jatuh ke kepala putik.Contoh : vanili
    • Perkembangan Buah dan BijiCadangan makanan berasal dari 2 polar nuclei (2n) + 1 intigeneratif (n) = endosperm (3n)Endosperm (3n) dan embrio (2n) sama-sama berkembang,biasanya endosperm berkembang terlebih dahulu untukmenjamin ketersediaan suplai makananEndosperm berangsur mengecil karena diserap oleh embrio danditransfer ke cotyledonMonocotyl : biji memiliki 1 cotyledonDicotyl : biji memiliki 2 cotyledon
    • Tiga tipe buah pada Angiospermae:Dry dehiscent fruit: buah bertipe kering,terbuka dengan sendirinya untukmenghamburkan biji pada saat biji tersebutmasakDry indehiscent fruit : buah bertipe kering,tertutup (biasanya berbiji tunggal), dan padasaat masak biji tetap berada di dalam buahFleshy fruit : buah berdaging
    • SEKIAN DAN TERIMA KASIH