BIOENERGETIKA DAN
PEMBENTUKAN RADIKAL BEBAS
PADA PROSES RESPIRASI SEL
Tahukah anda bagaimana proses
energi tersebut terbentuk???
• Bioenergetika atau termodinamika biokimia
memberikan prinsip dasar untuk menjelaskan
mengapa sebuah reaksi dapat terjadi...
• Hasil reaksi dalam tubuh makhluk hidup pada
akhirnya juga bertujuan untuk menghasilkan
energi sehingga dapat beraktivita...
Mengerti???...
Respirasi Sel
• Respirasi sel adalah proses di mana energi yang
tersimpan dalam glukosa dilepaskan oleh sel-sel.
• Respira...
Respirasi Aerobik
• Terdiri dari serangkaian reaksi metabolisme yang
terjadi di sitoplasma (bagian luar) dan
mitokondria (...
Respirasi Aerobik
( Glukosa + Oksigen = Energi + Karbon Dioksida + Air)
atau
( C6H12O6 + 6O2 = Energi (ATP) + 6CO2 + 6H2O ...
LANJUT...
Tahapan dalam Respirasi Aerobik
1. Glikolisis
2. Siklus Krebs
3. Transpor Elektron
GLIKOLISIS
•
•
•
•

Langkah pertama dalam respirasi aerobik
Terjadi didalam Sitosol
Hasil : 2 ATP, 2 Piruvat, 2 NADH
Hasil...
SIKLUS KREBS
• Ditemukan Hans Krebs pada tahun 1937
• Terjadi di Mitokondria
• Piruvat menghasilkan Asetil KoA, untuk memb...
Transpor Elektron
• Pada setiap pergantian siklus Krebs, ADP (adenosin
difosfat) diubah menjadi molekul ATP dan 5 pasang
e...
Pembentukan Radikal Bebas
• Radikal bebas (Bahasa Latin: radicalis) adalah
molekul yang mempunyai sekelompok atom dengan
e...
• Radikal bebas adalah suatu atom, gugus, atau
molekul yang memiliki satu atau lebih elektron yang
tidak berpasangan pada ...
Radikal hidroksil dapat merusak tiga jenis senyawa
yang penting untuk mempertahankan integritas sel
yaitu:
• Asam lemak ta...
Mekanisme Kerja
• Sebagai contoh dalam molekul air (H2O), ikatan
antara atom hidrogen dan atom oksigen merupakan
ikatan ko...
• Para ahli biokimia menyebutkan bahwa radikal
bebas merupakan salah satu bentuk senyawa
oksigen reaktif, yang secara umum...
Sumber
• Sumber radikal bebas bisa berasal dari proses
metabolisme dalam tubuh (internal) dan dapat
berasal dari luar tubu...
Dampak
• Pada usia lanjut terjadi berbagai penurunan fungsi
fisiologis akibat kerusakan sel atau jaringan. Salah
satu peny...
• Dengan bertambahnya usia, kerusakan sel akibat
stress oksidatif tadi menumpuk selama bertahuntahun sehingga terjadi peny...
Antioksidan
• Antioksidan merupakan senyawa yang dapat
menghambat spesies oksigen reaktif, spesies
nitrogen, dan radikal b...
Contoh Antioksidan
Ppt bioenergetika dan radikal bebas - Angga, dkk
Ppt bioenergetika dan radikal bebas - Angga, dkk
Ppt bioenergetika dan radikal bebas - Angga, dkk
Ppt bioenergetika dan radikal bebas - Angga, dkk
Ppt bioenergetika dan radikal bebas - Angga, dkk
Ppt bioenergetika dan radikal bebas - Angga, dkk
Ppt bioenergetika dan radikal bebas - Angga, dkk
Ppt bioenergetika dan radikal bebas - Angga, dkk
Ppt bioenergetika dan radikal bebas - Angga, dkk
Upcoming SlideShare
Loading in...5
×

Ppt bioenergetika dan radikal bebas - Angga, dkk

887

Published on

Published in: Education
0 Comments
1 Like
Statistics
Notes
  • Be the first to comment

No Downloads
Views
Total Views
887
On Slideshare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
0
Actions
Shares
0
Downloads
45
Comments
0
Likes
1
Embeds 0
No embeds

No notes for slide

Ppt bioenergetika dan radikal bebas - Angga, dkk

  1. 1. BIOENERGETIKA DAN PEMBENTUKAN RADIKAL BEBAS PADA PROSES RESPIRASI SEL
  2. 2. Tahukah anda bagaimana proses energi tersebut terbentuk???
  3. 3. • Bioenergetika atau termodinamika biokimia memberikan prinsip dasar untuk menjelaskan mengapa sebuah reaksi dapat terjadi. • Misalnya, menjelaskan terbentuk nya energi untuk kehidupan. • Sejumlah sistem non biologik menggunakan energi panas untuk melaksanakan kerjanya, namun sistem biologi pada hakekatnya bersifat isotermik dan memakai energi kimia untuk memberikan tenaga bagi proses kehidupan.
  4. 4. • Hasil reaksi dalam tubuh makhluk hidup pada akhirnya juga bertujuan untuk menghasilkan energi sehingga dapat beraktivitas • Organisme hidup mengubah energi yang diperolehnya dari makanan untuk berbagai tujuan seperti pemeliharaan sel, reproduksi dan berbagai kerja baik fisik maupun kimia.
  5. 5. Mengerti???...
  6. 6. Respirasi Sel • Respirasi sel adalah proses di mana energi yang tersimpan dalam glukosa dilepaskan oleh sel-sel. • Respirasi sel berlangsung dalam berbagai tahap. Ini terjadi pada manusia, tanaman, hewan dan bahkan dalam bakteri mikroskopis.
  7. 7. Respirasi Aerobik • Terdiri dari serangkaian reaksi metabolisme yang terjadi di sitoplasma (bagian luar) dan mitokondria (bagian dalam) dari sel-sel dari organisme hidup. • Energi biokimia yang diperoleh dari nutrisi diubah menjadi ATP (Adenosine tri-fosfat), karbon dioksida dan air selama respirasi aerobik.
  8. 8. Respirasi Aerobik ( Glukosa + Oksigen = Energi + Karbon Dioksida + Air) atau ( C6H12O6 + 6O2 = Energi (ATP) + 6CO2 + 6H2O ) • Respirasi sel membantu dalam pengambilan bahan kimia dari makanan dan menyimpannya dalam molekul ATP.
  9. 9. LANJUT...
  10. 10. Tahapan dalam Respirasi Aerobik 1. Glikolisis 2. Siklus Krebs 3. Transpor Elektron
  11. 11. GLIKOLISIS • • • • Langkah pertama dalam respirasi aerobik Terjadi didalam Sitosol Hasil : 2 ATP, 2 Piruvat, 2 NADH Hasil berupa piruvat kemudian dilanjutkan dari sitosol menuju mitokondria dari sel, di mana siklus Krebs terjadi.
  12. 12. SIKLUS KREBS • Ditemukan Hans Krebs pada tahun 1937 • Terjadi di Mitokondria • Piruvat menghasilkan Asetil KoA, untuk membentuk asam sitrat. • Hasil : 6 NADH, 2 FADH2, 2 ATP
  13. 13. Transpor Elektron • Pada setiap pergantian siklus Krebs, ADP (adenosin difosfat) diubah menjadi molekul ATP dan 5 pasang elektron energi tinggi yang disita oleh 5 molekul pembawa untuk transportasi lebih lanjut. Ini menghasilkan rantai transpor elektron. • Terjadi di membran dalam mitokondria • Molekul penting NADH dan FADH2 • Hasil : 34 ATP
  14. 14. Pembentukan Radikal Bebas • Radikal bebas (Bahasa Latin: radicalis) adalah molekul yang mempunyai sekelompok atom dengan elektron yang tidak berpasangan. • Jika radikal bebas tidak diinaktivasi, reaktivitasnya dapat merusak seluruh tipe makromolekul seluler, termasuk karbohidrat, protein, lipid dan asam nukleat.
  15. 15. • Radikal bebas adalah suatu atom, gugus, atau molekul yang memiliki satu atau lebih elektron yang tidak berpasangan pada orbit paling luar, termasuk atom hidrogen, logam-logam transisi, dan molekul oksigen. Adanya ‘elektron tidak berpasangan’ini, menyebabkan radikal bebas secara kimiawi menjadi sangat aktif. Radikal bebas dapat bermuatan positif (kation), negatif (anion), atau tidak bermuatan (Halliwell dan Gutteridge, 2000).
  16. 16. Radikal hidroksil dapat merusak tiga jenis senyawa yang penting untuk mempertahankan integritas sel yaitu: • Asam lemak tak jenuh tunggal (PUFA) yang merupakan komponen penting fosfolipid penyusun membran sel • DNA, yang merupakan piranti genetik dari sel. • Protein, yang memegang berbagai peran penting seperti enzim, reseptor, antibodi, pembentuk matriks, dan sitoskeleton (Halliwell dan Gutteridge, 2000 ; Papas, 1999).
  17. 17. Mekanisme Kerja • Sebagai contoh dalam molekul air (H2O), ikatan antara atom hidrogen dan atom oksigen merupakan ikatan kovalen, yaitu ikatan yang tersusun atas sepasang elektron yang dimiliki oleh dua atom secara bersama-sama. Ketika mendapatkan energi yang cukup besar maka air akan mengalami pembelahan homolitik.
  18. 18. • Para ahli biokimia menyebutkan bahwa radikal bebas merupakan salah satu bentuk senyawa oksigen reaktif, yang secara umum diketahui sebagai senyawa yang tidak memiliki elektron berpasangan.
  19. 19. Sumber • Sumber radikal bebas bisa berasal dari proses metabolisme dalam tubuh (internal) dan dapat berasal dari luar tubuh (eksternal). • Internal : superoksida (O2•), hidroksil (•OH), peroksil (ROO•), hidrogen peroksida (H2O2) • Eksternal : asap rokok, polusi, radiasi sinar UV, limbah pabrik, pestisida
  20. 20. Dampak • Pada usia lanjut terjadi berbagai penurunan fungsi fisiologis akibat kerusakan sel atau jaringan. Salah satu penyebab kerusakan sel atau jaringan adalah karena terjadinya stress oksidatif oleh radikal bebas. • Radikal bebas bersifat sangat reaktif, dapat menimbulkan perubahan biokimiawi dan merusak berbagai komponen sel hidup seperti protein, lipid, karbohidrat dan nukleat.
  21. 21. • Dengan bertambahnya usia, kerusakan sel akibat stress oksidatif tadi menumpuk selama bertahuntahun sehingga terjadi penyakit-penyakit degeneratif, keganasan, kematian sel-sel vital tertentu yang pada akhirnya akan menyebabkan proses penuaan. (Gitawati, R, 1995 ; Purnomo S, 2000)
  22. 22. Antioksidan • Antioksidan merupakan senyawa yang dapat menghambat spesies oksigen reaktif, spesies nitrogen, dan radikal bebas lainnya sehingga mampu mencegah penyakit-penyakit degeneratif seperti kardiovaskular, kanker, dan penuaan. • Vitamin E, vitamin C, dan mungkin karoteinoid, biasanya disebut sebagai vitamin antioksidan, dapat menghentikan reaksi berantai radikal bebas.
  23. 23. Contoh Antioksidan
  1. ¿Le ha llamado la atención una diapositiva en particular?

    Recortar diapositivas es una manera útil de recopilar información importante para consultarla más tarde.

×