Proposal robot deteksi asap

6,191 views
5,842 views

Published on

Published in: Education
0 Comments
2 Likes
Statistics
Notes
  • Be the first to comment

No Downloads
Views
Total views
6,191
On SlideShare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
2
Actions
Shares
0
Downloads
253
Comments
0
Likes
2
Embeds 0
No embeds

No notes for slide

Proposal robot deteksi asap

  1. 1. ALAT DETEKSI ASAP ROKOK BERBASIS MIKROKONTROLER AT89S52 PROPOSAL TUGAS AKHIRDiajukan sebagai salah satu syarat untuk memperoleh gelar Sarjana ANDRI RIYATNO 8008012 EDI YUNAN 8007021 PROGRAM STUDI TEKNIK INFORMATIKA FAKULTAS TEKNIK DAN ILMU KOMPUTER UNIVERSITAS SAINS AL-QUR’AN JAWA TENGAH DI WONOSOBO 2012
  2. 2. Robot Pendeteksi Asap Berbasis Mikrokontroler AT89S52A. Latar Belakang Keunggulan dalam teknologi robot saat ini tidak dapat dipungkiri dan telah lama dijadikan salah satu icon kebanggaan negara–negara maju. Kecanggihan teknologi yang dimiliki, gedung-gedung tinggi yang mencakar langit, kota-kota yang modern, belum terasa lengkap tanpa kepiawaian dalam dunia robot. Kata robot yang berasal dari bahasa Czech, robot, yang berarti perkerja dua tema yang terkait erat ini otomasi dan robot industri, dapat di jabarkan sebagai berikut: Otomasi dapat didefinisikan sebagai teknologi yang berlandaskan pada aplikasi sistem mekanik, elektronik, dan komputer. Robot industri adalah komponen utama dalam teknologi otomasi yang dapat berfungsi sebagai layaknya buruh atau pekerja yang terus menerus tanpa lelah. Robot indutri dapat diciptakan untuk menggantikan posisi-posisi pekerja dalam bagian produksi, seperti buruh dengan keahlian rendah hingga teknisi professional dalam keahlian tertentu (Pitowarno, Endra 2006). Sekarang ini, teknologi yang sudah berkembang dengna pesat setiap waktunya, memungkinkan kita untuk merancang dan menganalisa tentang robot pendeteksi asap, dengan piranti yang sudah ada sepereti eletronika dan komputer. Komputer dapat di jadikan sebagai piranti masukan dan keluaran, dimana akan mempermudah sebuah objek memasuki seuatu ruangan. Dengan adanya robot pendeteksi asap ini kita dapat mendeteksi keberadaan asap yang ada di sekitar kita. Robot ini bekerja dengan bantuan mikrokontroler AT89S52 yang telah diprogram dan dibantu oleh sensor infra red untuk mendeteksi jalan, yang telah diberi garis berwarna hitam atau putih agar robot dapat berjalan sesuai dengan jalur yang telah dibuat, serta sensor opto coupler untuk mendeteksi asap.
  3. 3. Berdasarkan hal diatas, maka judul yang diambil adalah “Robot Pendeteksi Asap Berbasis Mikrokontroler AT89S52” sebagai judul tugas akhir.B. Rumusan Masalah Berdasarkan latar belakang yang telah ditulis diatas maka masalah yang dapat dirumuskan : - Merancang sebuah robot yang dapat bergerak dengan menggunakan Mikrokontroler AT89S52. - Robot akan bekerja setelah ada asap yang ditimbulkan dari pembakaran yang mengenai sensor asap atau optocoupler. Karena asap tersebut dapat menghalangi sinar (cahaya) dari infra merah yang akan menuju ke foto transistor. Setelah itu robot akan mendeteksi keberadaan asap kemudian robot tersebut akan berjalan menuju tempat timbulnya asap. Setelah sampai di tempat timbilnya asap, maka leher kipas akan berputar ke kanan dan kiri kemudian blower akan berputar untuk memadamkam api dan mengurangi asap yang ada disekitar robot itu.C. Batasan Masalah Permasalahan dibatasi pada bahasa pemrograman dan alur program yang digunakan agar robot dapat bergerak otomatis menggunakan sensor: - Robot ini untuk mendeteksi keberadaan asap hasil pembakaran yang bekerja pada line tracking. - Robot ini menggunakan dua jenis sensor, yang pertama adalah sensor asap menggunakan optocoupler untuk mendeteksi keberadaan asap, dan yang kedua adalah sensor infra merah digunakan untuk mendeteksi jalur yang akandi laluinya (sensor jalur). - Sistem robot ini menggunakan motor DC sebagai penggerak atau actuator. Pada robot ini terdapat dua pasang motor DC yaitu :
  4. 4. a. Menggerakan Roda kanan (maju-mundur) b. Menggerakan Roda kiri (maju-mundur) c. Menggerakan Leher Kipas (Putar kanan dan kiri) d. Menggerakan atau memutar kipas ( Blower)D. Tujuan Tujuan dari tugas akhir ini adalah: 1. Membuat robot Pendeteksi asap berbasis mikrokontroler AT89S52, dengan sesor asap menggunakan optocoupler, dan yang kedua adalah sensor infra merah digunakan untuk mendeteksi jalur yang akandi laluinya (sensor jalur) 2. Membuat robot yang dapat mencari sumber asap dan menemukan selanjutnya Motor DC akan memutar kipas (Blower) untuk menghilangkan asap di sekitar robot.E. Manfaat Manfaat yang dapat diambil dari pembuatan tugas akhir ini adalah: 1. Memahami mekanisme dan prinsip dasar kontrol dalam pembuatan robotika. 2. Menambah pengetahuan tentang perancangan dan pembuatan robot industry. 3. Menambah ilmu pengetahuan tentang robotika, sehingga mampu membuat sendiri tipe robot lain sesuai dengan sensor dan aplikasi yang di inginkan. 4. Dapat memahami sistem mikrokontroler.F. Metode Pengumpulan Data Dalam pembuatan dan penyusunan Tugas Akhir ini, dilakukan beberapa metode, yaitu:
  5. 5. 1. Studi Pustaka Studi Pustaka yang digunakan dalam proses pembuatan robot pencari barang adalah dengan menggunakan teori-teori yang ada pada sebagai sensor asap menggunakan optocoupler untuk mendeteksi keberadaan asap, dan yang kedua adalah sensor infra merah digunakan untuk mendeteksi jalur yang akan di laluinya (sensor jalur) Robot pendeteksi Asap. media buku dan website serta pemrograman bahasa Basic Stamp. 2. Metode Konsultasi Penulis menggunakan media penukaran pendapat terhadap dosen pembimbing, rekan mahasiswa alumnus teknik informatika maupun elektro yang berkompeten.G. Kajiaan PustakaH. Metode Penelitian Metode dalam penelitian tugas akhir ini adalah sebagai berikut : 3.1.1 Studi Literatur Metode studi literatur dalam menyusun skripsi ini, penulis mengumpulkan beberapa data , informasi dan referensi yang dapat mendukung dalam pembuatan skripsi baik dari perpustakaan, buku, internet, dosen pembimbing serta alumnus Teknik Informatika dan Teknik Elektro yang berkompeten dalam pembuatan robot. Maka didapatkan data sebagai berikut: 1. Pengertian Komputer. 2. Pengertian Software. 3. Pengertian Robot. 4. Dasar Robotika dan Pemrogramannya.
  6. 6. 3.1.2 Analisis Analisis dilakukan terhadap bahan serta data yang ada, pengumpulan kebutuhan kebutuhan perangkat keras yang akan dibangun. Software atau program dalam tahap analisis juga sangat diperlukan. Maka dibutuhkan tahap penulisan program lalu akan dilanjutkan dengan tahap pengujian oleh penulis. 3.1.3 Perancangan Tahap perancangan dilakukan pengubahan kebutuhan – kebutuhan menjadi bentuk karakteristik yang mudah dipahami, serta desain mekanik, elektronik, diagram alur program, dan pembuatan program. 3.1.4 Penulisan Program Penulisan program dilakukan setelah rancangan robot selesai, yaitu dengan mengubah rancangan program komputer menjadi bentuk program yang lebih mudah dipahami oleh mikrokontroler. Tahap ini dilakukan konversi, dari berbagai rancangan bahasa seperti C++, bahasa basic dan lain-lain. Akan tetapi penulis memilih memakai bahasa basic stamp yang lalu dilakukan konversi menjadi bahasa hex. Software yang digunakan adalah basic compiler AVR (BASCOM-AVR). 3.1.5 Tahap Pengujian Tahap terakhir adalah pengujian. Program yang telah dibuat akan didownload ke mikrokontroler dan diuji. Ada dua kemungkinan dalam tahap pengujian. Kemungkinan pertama robot dapat berjalan dengan baik, kemungkinan ke dua robot tidak dapat berjalan sama sekali dikarenakan kesalahan dalam program dan mungkin juga kerusakan pada hardware.I. Sistematika Penulisan
  7. 7. Sistematika penulisan laporan tugas akhir ini dapat dijelaskan sepertidibawah berikut ini:BAB I PENDAHULUAN Berisi latar belakang masalah, rumusan masalah, pembatasan masalah, tujuan tugas akhir, manfaat tugas akhir, metodologi pengumpulan data dan sistematika penulisan.BAB II LANDASAN TEORY Berisi teori penunjang yang menguraikan tentang teori–teori yang mendukung dari perancangan membangun robot.BAB III METODOLOGI PENELITIAN Bab ini berisi tentang penjelasan metode penelitian yang digunakan dalam penulisan tugas akhir. Pembahasan meliputi peralatan, material (bahan), objek yang digunakan dalam penelitian, diagram alir pembuatan robot dan jadwal penelitian.BAB IV RANCANG BANGUN Pada bab ini berisi tentang perancangan dan proses pembuatan software dan hardware, untuk hardware sendiri berisi tentang perancangan elektronik, mekanik robot, dan body robot. Software untuk sistem pengendali peralatan elektronik dan akan diuraikan pula langkah-langkah perancangan sistem dan perancangan program menggunakan pemrograman bahasa Basic Stamp.BAB V IMPLEMENTASI Pada bab ini berisi tentang implementasi dan pengujian robot pencari barang.BAB VI PENUTUP Bab ini berisi kesimpulan-kesimpulan dan saran-saran yang bermanfaat bagi pengembangan laporan tugas akhir ini.DAFAR PUSTAKA
  8. 8. LAMPIRAN-LAMPIRAN
  9. 9. DAFTAR PUSTAKAhttp;//Teaser%20%20Swarm%20Robot%20dalam%20Pencarian%20Sumber%20Asap%20%20%20Kami%20Berkatarsis.htmlhttp://elreg-02.blogspot.com/2009/10/1.htmlhttp://disrr-elektro.blogspot.com/2009/01/jurnal-rully-adi-ramdan.html

×