Your SlideShare is downloading. ×
Marketing Mix Indomie
Upcoming SlideShare
Loading in...5
×

Thanks for flagging this SlideShare!

Oops! An error has occurred.

×
Saving this for later? Get the SlideShare app to save on your phone or tablet. Read anywhere, anytime – even offline.
Text the download link to your phone
Standard text messaging rates apply

Marketing Mix Indomie

11,754
views

Published on


0 Comments
0 Likes
Statistics
Notes
  • Be the first to comment

  • Be the first to like this

No Downloads
Views
Total Views
11,754
On Slideshare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
0
Actions
Shares
0
Downloads
318
Comments
0
Likes
0
Embeds 0
No embeds

Report content
Flagged as inappropriate Flag as inappropriate
Flag as inappropriate

Select your reason for flagging this presentation as inappropriate.

Cancel
No notes for slide

Transcript

  • 1. BAB I PENDAHULUAN1.1 Latar Belakang Masalah Perkembangan dunia usaha pada saat ini begitu pesatnya sehingga menyebabkanpersaingan antar perusahaan semakin ketat. Untuk itu berbagai usaha dilakukan perusahaan agardapat bertahan di tengah-tengah persaingan tersebut. Dengan demikian setiap perusahaan akanselalu berlomba-lomba untuk mendapatkan pangsa pasar yang potensial untuk memenangkanpersaingan tersebut. Perkembangan pemasaran dewasa ini dapat dikategori kan berada dalampersaingan yang saling menekan antara peru sahaan yang satu dengan yang lainnya, terlebih lagibagi perusahaan yang mempunyai kesamaan dalam produk. Perusahaan di dalam memproduksibarang hendaknya memikirkan bagaimana produk dijual ke pasaran, karena suatu perusahaandalam membuat barang tidak dipakai sendiri melainkan untuk dijual kepada konsumen dengantujuan untuk memperoleh laba secara maksimal. Suatu perusahaan akan mampu bertahan apabilabarang atau jasa yang dihasilkan dapat memberikan kepuasan kepada para konsumen, hal inidapat dilakukan melalui kegiatan pemasaran dengan menggunakan variabel produk, harga,promosi dan distribusi yang dikenal dengan istilah bauran pemasaran (marketing mix).Peranan bauran pemasaran (marketing mix) dalam rangka meningkatkan pembelian sangatpenting artinya bagi produk mie instan. Ketatnya persaingan di bidang produk mie instanmenjadikan peru sahaan harus bekerja keras untuk dapat memenangkan persaingan. Produkpesaing yang beredar di pasaran antara lain mie Sedaap, mie ABC, mie Gelas serta masi hbanyak produk pesaing yang lain. Dengan berbagai ragam bentuk, kemasan, rasa, harga dankualitas yang berbeda-beda akan memberikan pilihan kepada masyarakat sebagai konsumendalam menentukan keputusan pembelian. Keadaan tersebut memperlihatkan adanya persainganyang cukup ketat dalam pemasaran mie instan oleh masing-masing produsen. Persaingan yangtimbul dalam menggaet konsumen dimungkinkan dapat ditemukan oleh kejelian masing-masingperusahaan dengan menerapkan strategi pemasaran yang jitu dan tidak mudah diikuti olehperusahaan lain. Berdasarkan uraian di atas agar dapat mengetahui hubungan antara pengaruhstrategi bauran pemasaran dengan keputusan konsumen dalam membeli mie instan Indomie,maka pada makalah ini mengambil judul : ³ANALISIS PENGARUH MARKETING MIX 1
  • 2. TERHADAP KEPUTUSAN PEMBELIAN KONSUMEN MIE INSTAN INDOMIE´ (studypenelitian pada Toserba Yogya Sunda)1.2PerumusanMasalahBerdasarkan latar belakang di atas dapat dilihat bahwa persaingan di bidang mie instan akhir-akhir ini semakin ketat yang ditandai dengan banyaknya produk mie instan yang beredar dipasaran. Hal ini dirasa kurang menguntungkan bagi produsen mie instan Indomie karena dengansemakin banyaknya produk mie instan pesaing yang beredar di pasaran maka konsumen dapatmemilih produk mie instan pesaing. Dengan adanya masalah tersebut maka pihak perusahaanharus mengetahui faktor-faktor apakah yang mempengaruhi keputusan pembelian konsumen dankebijakan-kebijakan bauran pemasaran seperti apakah yang harus dilakukan agar keputusanpembelian konsumen mie instan Indomie dapat dipertahankan atau bahkan ditingkatkan.1.3 Tujuan dan Kegunaan Penelitian1.3.1 Tujuan-tujuan yang ingin dicapai dalam penelitian ini adalah :a. Untuk menganalisis pengaruh kualitas produk Indomie terhadap keputusan pembeliankonsumen mie instan Indomie.b. Untuk menganalisis pengaruh harga Indomie terhadap keputusan pembelian konsumen mieinstan Indomie.c. Untuk menganalisis pengaruh promosi Indomie terhadap keputusan pembelian konsumen mieinstan Indomie.d. Untuk menganalisis pengaruh distribusi Indomie terhadap keputusan pembelian konsumenmie instan Indomie.e. Untuk menganalisis pengaruh produk, harga, promosi dan distribusi Indomie secara bersama-sama terhadap keputusan pembelian konsumen mie instan Indomie.Kegunaan penelitian ini diharapkan dapat menggambarkan faktor-faktor yang berhubungandengan keputusan pembelian konsumen terhadap produk Indomie. 2
  • 3. 1.4 Sistematika PenulisanPenulisan makalah ini akan disajikan dalam lima bab dengan sistematika sebagai berikut :BAB I PENDAHULUANDalam bab ini akan diuraikan latar belakang masalah, perumusan masalah, tujuan dan kegunaanpenelitian dan sistematika penulisan.BAB II TINJAUAN PUSTAKADalam bab ini berisi tentang landasan teori dan penelitian terdahulu, kerangka pemikiran danhipotesis.BAB III METODOLOGI PENELITIANBab ini menguraikan tentang variable penelitian dan definisi operasional, penentuan sampel,jenis dan sumber data serta metode analisis yang digunakan dalam penelitian.BAB IV HASIL DAN PEMBAHASANPada bagian ini akan diuraikan deskripsi objek penelitian, analisis data dan pembahasan hasilpenelitian.BAB V PENUTUPPada bab terakhir ini berisi tentang kesimpulan dari hasil penelitian dan saran yang diberikanberkaitan dengan penelitian. 3
  • 4. BAB II TINJAUAN PUSTAKA I. Landasan teoriPemasaran adalah proses sosial dan manajerial yang seseorang atau kelompok memperoleh apayang dibutuhkan melalui penciptaan dan pertukaran nilai barang dan jasa. The AmericanMarketing Association mendefinisikan pemasaran sebagai proses perencanaan dan pelaksanaankonsepsi, penetapan harga, promosi dan distribusi ide, barang dan jasa untuk menciptakanpertukaran yang memuaskan tujuan individu dan organisasi.Marketing mix adalah suatu alat marketing yang digunakan perusahaan untuk mencapai tujuanmarketing dalam pasar target. Marketing mix adalah empat komponen dalam pemasaran yangterdiri4P yakni: - Product (produk) - Price (harga) - Place (tempat, termasuk juga distribusi) - Promotion (promosi)Karena pemasaran bukanlah ilmu pasti seperti keuangan, teori marketing mix juga terusberkembang. Dalam perkembangannya, dikenal juga istilah 7P dimana 3P selanjutnya adalahPeople (orang), Physical evidence (bukti fisik), Process (proses). Penulis buku Seth Godin,misalnya, juga menawarkan teori P baru yaitu Purple Cow. Program pemasaran yang efektifmemadukan seluruh elemen pemasaran ke dalam suatu program koordinasi, yang dirancanguntuk meraih tujuan pemasaran perusahaan dengan mempersembahkan nilai kepada konsumen.Marketing mix menciptakan seperangkat alat untuk membangun posisi yang kuat ke dalampasar sasaran. Pemasaran lebih dipandang sebagai seni daripada ilmu, maka seorang ahlipemasaran tergantung pada lebih banyak pada ketrampilan pertimbangan dalam membuatkebijakan daripada berorientasi pada ilmu tertentu. Pandangan ahli ekonomi terhadap pemasaranadalah dalam menciptakan waktu, tempat dimana produk diperlukan atau diinginkan lalumenyerahkan produk tersebut untuk memuaskan kebutuhan dan keinginan konsumen (konseppemasaran). Metode pemasaran klasik seperti 4P di atas berlaku juga untuk E-marketing,meskipun di internet pemasaran dilakukan dengan banyak metode lain yang sangat sulitdiimplementasikan diluar dunia internet. 4
  • 5. II. Strategi PemasaranStrategi pemasaran merupakan hal yang sangat penting bagi perusahaan dimana strategipemasaran merupakan suatu cara mencapai tujuan dari sebuah perusahaan. Hal ini juga didukungoleh pendapat Swastha ³Strategi adalah serangkaian rancangan besar yang menggambarkanbagaimana sebuah perusahaan harus beroperasi untuk mencapai tujuannya.´ Dalam menjalankanusaha kecil khususnya diperlukan adanya pengembangan melalui strategi pemasarannya. Karenapada saat kondisi kritis justru usaha kecillah yang mampu memberikan pertumbuan terhadappendapatan masyarakat. Pemasaran menurut W. Y. Stanton adalah sesuatu yang meliputi seluruhsystem yang berhubungan dengan tujuan untuk merencanakan dan menentukan harga sampaidengan mempromosikan dan mendistribusikan barang dan jasa yang bisa memuaskan kebutuhanpembeli actual maupun potensial. Berdasarkan definisi di atas, proses pemasaran dimulai darimenemukan apa yang diinginkan oleh konsumen. Yang akhirnya pemasaran memiliki tujuanyaitu : 1. Konsumen potensial mengetahui secara detail produk yang kita hasilkan dan perusahaan dapat menyediakan semua permintaan mereka atas produk yang dihasilkan. 2. Perusahaan dapat menjelaskan secara detail semua kegiatan yang berhubungan dengan pemasaran. Kegiatan pemasaran ini meliputi berbagai kegiatan, mulai dari penjelasan mengenai produk, desain produk, promosi produk, pengiklanan produk, komunikasi kepada konsumen, sampai pengiriman produk agar sampai ke tangan konsumen secara cepat. 3. Mengenal dan memahami konsumen sedemikian rupa sehingga produk cocok dengannya dan dapat terjual dengan sendirinya.Pada umumnya kegiatan pemasaran berkaitan dengan koordinasi beberapa kegiatan bisnis.Strategi pemasaran ini dipengaruhi oleh factor-faktor sebagai berikut : 1. Faktor mikro, yaitu perantara pemasaran, pemasok, pesaing dan masyarakat. 2. Faktor makro, yaitu demografi/ekonomi, politik/hukum, teknologi/fisik dan sosial/budaya.Berikut ini adalah hal-hal yang perlu diperhatikan untuk pemasaran : dari sudut pandang penjual: 5
  • 6. 1. Tempat yang strategis (place), 2. Produk yang bermutu (product), 3. Harga yang kompetitif (price), dan 4. Promosi yang gencar (promotion).Dari sudut pandang konsumen : 1. Kebutuhan dan keinginan konsumen (customer needs and wants), 2. Biaya konsumen (cost to the customer), 3. Kenyamanan (convenience), dan 4. Komunikasi (communication). 6
  • 7. BAB III METODOLOGI PENELITIANVariabel penelitian1 dalam makalah ini adalah terdiri dari variabel bebas dan variabel terikat.Marketing mix merupakan variabel bebas (x) dan keputusan pembelian merupakan variabelterikat(y). Artinya perubahan marketing mix (x) akan berpengaruh terhadap keputusanpembelian (y).Dalam penelitian ini, secara operasional, marketing mix didefinisikan sebagai suatu alatmarketing yang dipakai PT. Indofood Sukses Makmur, Tbk. untuk mempengaruhi konsumendidalam mengambil keputusan pembelian produk mie instan Indomie.Marketing mix terdiri dari empat komponen (awal) yakni: - Price, atau harga dalam penelitian ini adalah untuk menganalisis harga yang ditentukan PT. Indofood Sukses Makmur, Tbk. untuk produk mie instan Indomie dengan pengaruhnya pada keputusan pembelian konsumen. - Product, sasarannya adalah bagaimana pengadaan usaha penyempurnaan dan perubahan produk mie instan Indomie ke arah yang lebih baik sehingga dapat mempengaruhi daya guna dan daya pemuas serta daya tarik dalam keputusan pembelian konsumen yang lebih besar. - Place, atau juga distribusi produk, dalam penelitian ini distribusi merupakan kegiatan penyampaian produk mie instan Indomie ke tangan konsumen dengan tujuannya yakni kemudahan dalam mendapatkan produk tersebut baik melalui pola distribusi langsung atau distribusi tidak langsung. - Promotion, bagaimana konsumen dalam keputusan pembelian produk mie instan Indomie mendapatkan informasi yang menarik dan lebih baik.Penentuan sampel dalam penelitian ini adalah menggunakan simple random sampling, hal inimemungkinkan penulis untuk mendapatkan respon dari populasi tersebut karena terdapat daftar1 Variabel adalah konsep yang mempunyai variasi nilai. Badan bukan variabel, karena badan tidak mengandungsuatu pengertian tentang adanya nilai yang bervariasi tetapi berat badan dan tinggi badan memiliki nilai yangberbeda-beda (bervariasi), maka berat badan dan tinggi badan tersebut variabel. (Masri Singarimban dan SofianEffendi, dalam Marzuki, 2005:39) 7
  • 8. lengkap unsur-unsur populasi. Besarnya sampel yang diambil adalah 30 responden yangsebagian besar adalah pelanggan Toserba Yogya Sunda. Pengambilan data dilakukan dengancara pemberian questionnaire2 kepada pelanggan Toserba Yogya Sunda yang segeradikembalikan lagi setelah pengisian ditempat.2 A questionnaire is a research instrument consisting of a series of questions and other prompts for the purpose ofgathering information from respondents. http://en.wikipedia.org/wiki/Questionnaire 8
  • 9. BAB IV HASIL DAN PEMBAHASANObjek StudiProfil perusahaan PT. Indofood Sukses Makmur, Tbk.SEJARAH 1990 - Incorporated seperti PT Panganjaya Intikusuma. 1994 - Berubah nama menjadi PT Indofood Sukses Makmur Tbk - Initial Public Offering dari 763 juta lembar saham di Rp1, 000 nilai nominal per saham, listing di Bursa Efek Indonesia. 1995 - Didapatkan penggilingan tepung Bogasari 1996 - Melakukan sebuah stock split 1:2. 1997 - Acquired 80% ekuitas saham di perkebunan, agribisnis dan perusahaan distribusi - Dilakukan sebuah rights issue 1:5 dengan tambahan saham total 305.2 juta saham 2000 - Melakukan sebuah stock split 1:5 - Dikeluarkan Rp1 triliun Obligasi Seri I 2001 - Memperoleh persetujuan pada pembelian kembali saham skema dan peluncuran sebuah Rencana Kepemilikan Saham Karyawan (ESOP). 2002 - Diimplementasikan tahap pertama ESOP, melibatkan 228.9 juta saham - Bought kembali 915.6 juta saham - Dikeluarkan US $ 280 juta Eurobonds 2003 - Diimplementasikan tahap kedua ESOP, melibatkan 58.4 juta saham - Dikeluarkan Rp 1,5 triliun Obligasi Seri II 2004 - Menerapkan ESOP tahap III, melibatkan 919.5 ribu saham - Dikeluarkan Rp1 triliun Obligasi Seri III - Acquired 80% memegang di sebuah perusahaan karton bergelombang 9
  • 10. 2005 - Perkembangan perusahaan patungan dengan Nestlé - Didapatkan perusahaan perkebunan di Kalimantan Barat - Didapatkan Obligasi Konversi yang dikeluarkan oleh perusahaan pelayaran, setara dengan 90,9% dari ekuitas 2006 - Early Eurobonds penebusan dari US $ 143.7 million - Didapatkan 55,0% saham di perusahaan pelayaran Pacsari Pte. Ltd - Didapatkan tambahan perusahaan perkebunan di Kalimantan Barat. 2007 - Terdaftar di Agribisnis Group di Bursa Efek Singapura dan ditempatkan saham baru. - Issued Obligasi Rp2 triliun Seri IV - Acquired 60% saham di perusahaan perkebunan dari Rascal Holding Limited - Berpartisipasi dalam penerbitan izin baru PT Mitra Inti Sejati Perkebunan saham dan memegang 70% kepemilikan - Didapatkan ekuitas 64,41% saham di PT PP London Sumatra Indonesia Tbk 2008 - Berpartisipasi dalam penerbitan baru PT Laju Perdana Indah saham dan memegang 60% kepemilikan - 251.837.500 saham diterbitkan kembali saham treasury dan membatalkan sisa saham dari 663.762.500 saham perbendaharaan - Acquired 100% saham Drayton Pte. Ltd yang secara efektif memiliki 68,57% saham di PT Indolakto, perusahaan susu terkemuka - Acquired 100% saham perusahaan perkebunan dengan fasilitas BulkingVISI DAN MISIZ VisiMenjadi Total Food Solutions CompanyZ Misi - Untuk terus meningkatkan karyawan kami, proses kami dan teknologi kami. - Untuk menghasilkan kualitas tinggi, inovatif, dan terjangkau produk yang disukai oleh pelanggan. - Untuk memastikan ketersediaan produk-produk kami kepada pelanggan domestik dan internasional. - Untuk memberikan kontribusi pada peningkatan kualitas hidup masyarakat Indonesia dengan penekanan pada gizi. 10
  • 11. - Untuk terus meningkatkan stakeholder¶s valueSTRATEGi MANAJEMEN a. DISTRIBUSI Indofood¶s Distribusi Group memiliki jaringan distribusi yang paling luas di Indonesia, menembus ke hampir setiap sudut nusantara. Selain produk-produk Indofood sendiri, indofood juga mendistribusikan produk-produk ke pihak ketiga. Jumlah poin saham telah diperluas secara agresif sejak tahun 2005, memberikan penetrasi yang lebih luas dan lebih dalam efisien melalui rantai pasokan dan pengiriman. Stock poin berlokasi di daerah-daerah dengan kepadatan tinggi gerai ritel, termasuk pasar tradisional, memungkinkan masing-masing titik saham untuk melayani wilayah geografis dekat ditetapkan dalam waktu sesingkat mungkin. b. CORPORATE SOCIAL RESPONSIBILITY Indofood Corporate Social Responsibility (CSR) program andalan dari komitmen untuk membantu anggota masyarakat yang lebih luas dan untuk membuat kontribusi yang optimal kepada masyarakat. Selama tahun 2007 Indofood secara keseluruhan program dikembangkan dan dilaksanakan berdasarkan lima pilar dasar jangka panjang kami CSR filosofi: ‡ Membangun Human Capital ‡ Mempertahankan Kohesi Sosial ‡ Memperkuat Nilai Ekonomi ‡ Mendorong Good Governance ‡ Melindungi Lingkungan c. SUMBER DAYA MANUSIA Dengan total tenaga kerja sekitar 62 ribu, Indofood percaya bahwa karyawan adalah salah satu kelompok paling penting dari stakeholder dan unsur penting dalam keberhasilan terus. Perseroan percaya bahwa setiap karyawan memiliki kapasitas untuk berprestasi dan memberikan kontribusi bagi keberhasilan tidak hanya perusahaan, tetapi bangsa itu sendiri. Indofood akan terus berjuang sepanjang tahun untuk lebih lanjut membina hubungan baik di semua tingkat staf dan manajemen untuk saling menguntungkan. Program pelatihan 11
  • 12. juga akan bertujuan untuk meningkatkan produktivitas dan efisiensi dalam rangka untuk membantu semua divisi dalam mempertahankan pangsa pasar dan keuntungan di pasar yang semakin kompetitif. Berbagai program pelatihan akan disajikan dalam setahun, sementara Program Pengembangan Manajerial akan diperluas ke dalam divisi-divisi lain dari perusahaan setelah peluncuran yang sukses di Memasak Minyak & Lemak dan Makanan Bumbu Divisi.KUESIONERDalam pembuatan kuesioner ini penulis memberikan indikator agar responden dapat memberikanjawaban sesuai dengan indikator yang ada. Responden diharapkan memberikan jawaban dengansebenar-benarnya agar hasil penelitian dapat seakurat mungkin.Contoh kuesioner : SAMPEL KUESIONER PENILAIAN KONSUMEN TERHADAP PRODUK MIE INSTAN INDOMIEJenis kelamin: a. laki-laki b. perempuanUsia: _____tahun Latar Belakang(ceklis nomor salah satu jawaban untuk menjawab) 1. Apakah anda mengkonsumsi mie instan Indomie? 1. Ya 2. Tidak 2. Setujukah anda untuk mengkonsumsi mie instan Indomie maksimal satu kali sehari? 1. Ya 2. Tidak 12
  • 13. 3. Pernahkah saudara/i membaca komposisi yang berada di kemasan mie instan Indomie? 1. Ya 2. Tidak 4. Setujukah saudara/i bahwa produk mie instan Indomie dapat dijadikan sebagai pengganti makanan primer? 1. Ya 2. Tidak Marketing Mix mie instan Indomie (ceklis salah satu jawaban yang tersedia, kosongkan jika jawaban tidak diketahui) Ket: SB: sangat baik, B: baik, KB: kurang baik, TB: tidak baik, STB: sangat tidak baik, RR: ragu-raguNo. Uraian Kuesioner Penilaian SB B KB TB STB RR1. Harga yang ditawarkan2. Pengganti makanan primer3. Konsumsi setiap hari4. Proses pembuatan mie instan (jika mengetahui)5. Pelayanan suara konsumen6. Informasi yang didapatkan (promosi)7. Pandangan saudara/i terhadap produk (kualitas)8. Pendapat saudara/i mengenai kandungan gizi pada produk9. Cara penyaluran (pendistribusian)10. Kemudahan mendapatkan produk11. Petunjuk/keterangan dalam kemasan12. Packaging design (kemasan) Terima kasih atas informasinya! 13
  • 14. Dari hasil penelitian melalui kuesioner didapatkan responden berjumlah 30 orang dengan rincian17 perempuan dan 13 laki-laki. Ini artinya 56.7% perempuan dan 43,3% laki-laki pengunjungToserba mempunyai ketertarikan dengan produk mie instan Indomie. 20 15 10 Laki-laki Perempuan 5 0 SampelAdapun pengetahuan yang dimiliki responden mengenai produk mie instan Indomie yaknisebagai berikut: pengetahuan responden sangat baik baik kurang baik tidak baik sangat tidak baik ragu-raguDari grafik diatas dapat disimpulkan bahwa 50% responden mengenal produk mie instanIndomie dengan baik, 40% responden mengetahui produk tersebut dengan sangat baik, 5%responden kurang baik dalam mengetahui produk ini dan 2% responden masing-masing ragu-ragu serta sangat tidak baik (sangat tidak mengenal) produk dari PT. Indofood Sukses Makmur,Tbk. tersebut. Hasil diatas didapat berdasarkan pertanyaan kuesioner yang bertujuan untuk 14
  • 15. mengetahui promosi atau bentuk sosialisasi apa saja yang telah dilakukan manajemen Indomieagar konsumen mengenal dan tertarik dengan produk mie instan tersebut.STRATEGI MANAJEMEN PADA ELEMEN MARKETING MIX (4P)1). PRODUCTBrand name yang digunakan adalah Indomie. Satu bungkus Indomie standard memiliki massa 85gram, dan terdapat 2 sachet berisi 5 bumbu-bumbuan yang disertakan, yaitu kecap manis, saussambal, minyak palm, bubuk perasa dan bawang goreng. Indomie juga tersedia dalam versijumbo dengan massa 120 gram Anonim,2008). Indomie memiliki rasa yang sesuai dengan seleraorang Indonesia. Indomie pun selalu berusaha memenuhi keinginan konsumen yang semakinbanyak, terbukti dengan semakin bertambahnya variasi produk Indomie, mulai dari mie goreng,mie soup, mie regional (mie dengan variasi rasa sesuai dengan masakan tradisional daerah-daerah Indonesia), mie premium, serta mie jumbo.2). PRICEIndomie selain dapat dibeli perbungkus, dapat juga dibeli dengan paket 5 bungkus atau paket 1kardus berisi 30 atau 40 indomie. Harga Indomie juga sangat murah dan terjangkau bagi semuakalangan masyarakat, di Indonesia, perbungkus indomie dihargai hanya sekitar Rp. 1300,-3). PLACESGroup Distribusi Indofood memiliki jaringan distribusi terluas di Indonesia, menembus sampaihampir ke setiap sudut kepualuan. Jumlah titik stok (gudang) semakin diperbanyak secara agresifsejak tahun 2005, sehingga mampu menyediakan penetrasi yang lebih luas melalui rantai suplaidan penghantaran. Gudang stok ditempatkan pada area-area yang memiliki outlet retail yangbanyak, termasuk pasar tradisional, sehingga setiap gudang dapat melayani masing-masing areageografis dalam waktu yang sesingkat mungkin (www.indofood.com).4). PROMOTION‡ Tagline : Indomie Seleraku‡ Iklan : billboard, iklan TV, sponsor acara‡ Event : Indomie menggelar ajang membuat lagu ´jingle´ untuk pelajar SMA, acara tersebutberjudul Jingle Dare, yang berlangsung pada 24 April 2008. 15
  • 16. ‡ Pembuatan Shop Sign (Spanduk Nama Burjo dengan tema Indomie untuk setiap Burjo diYogyakarta) Ditinjau dari aspek product life-cycle, Indomie saat ini berada pada posisi mature,sudah stabil, memiliki brand equity yang sangat kuat sehingga dapat bertahan sebagai Top ofMind merek mie instan. Pada tahap ini Indomie tidak boleh lengah, dalam artian Indomie masihtetap harus mengadakan promosi untuk me-remind customer bahwa Indomie masih exsist, danselalu berinovasi untuk merejuvenasi produk maupun strategi promosinya. Indomie sempatdirebut pasarnya oleh Mie Sedaap (muncul tahun 2003) sehingga pangsa pasar Indomiemenurun, meskipun masih tetap menguasai sebagian besar pasar. Sejak saat itu, menyadaribahwa Mie Sedaap merupakan pesaing yang cukup kuat, Indomie mulai ³bangkit dari tidurpanjangnya´, Indomie mulai gencar beriklan lagi. Indomie menggunakan endorser artis terkenalseperti 3 Diva, Gita Gutawa, maupun non artis seperti remaja/pelajar. Indomie semakinmengukuhkan bahwa dia masih menjadi mie instan nomor satu di Indonesia. Indomie jugamengadakan acara ´Indomie Jingle Dare´ untuk para pelajar SMA yang bertujuan untuk lebihmemodernisasi Jingle-nya. Hal ini dimaksudkan untuk lebih meningkatkan brand awarenessremaja/pelajar mengenai produk Indomie. Indomie melihat remaja/pelajar sebagai customermasa depan, jadi sejak sekarang Indomie mulai memberikan semacam ´edukasi´ mengenaiIndomie. 16
  • 17. BAB V PENUTUPMarketing mix adalah alat marketing yang digunakan perusahaan untuk mencapai tujuanmarketing dalam pasar target. Dari hasil penelitian dengan cara menyebarkan kuesioner, Indomietelah banyak dikenal dikalangan masyarakat. Hal ini dapat diwujudkan karena adanya suatustrategi yang tepat yang digunakan oleh perusahaan dalam memasarkan produk mie instantersebut. Selain kelebihan yang dimiliki tersebut, indomie mempunyai kelemahan di masalampau seperti tidak siapnya produk mie instan tersebut dalam menghadapi persaingan sehinggamengalami suatu kemunduran di masa lampau. Hal ini kiranya menjadi perhatian darimanajemen agar lebih siap menghadapi persaingan kedepannya.STRATEGI KUNCI 3AKeberhasilan Indomie terus bercokol di urutan teratas Top Brand adalah berkat konsistensiIndomie dalam menjalankan strategi kunci 3A:a). Acceptability, yaitu rasa Indomie yang sudah bisa diterima di lidah konsumen (Product).b). Avalaibility, produk Indomie mudah diperoleh dimana saja (Place)c). Affordability, tercermin dari harga eceran Indomie yang terjangkau (Price)ANALISIS SWOTKEKUATAN1. Keahlian dalam cita rasa Indonesia2. Produksi rendah biaya3. Jangkauan distribusi luas4. Kecepatan dalam menjangkau konsumen5. Brand yang sudah terkenalKELEMAHAN1. Terlalu banyak Brand yang dikeluarkan 17
  • 18. 2. Terlalu banyak inovasi rasa yang dibuat oleh Indofood3. Permintaan pasar yang belum terpenuhiPELUANG1. Melakukan ekspansi ke luar negeri2. Melakukan join dengan perusahaan yang memiliki produk yang sejenis3. Melakukan diversifikasi terhadap produk lainANCAMAN1. Ketatnya persaingan yang dilakukan pesaing dalam hal iklan maupun inovasi2. Tidak fokus terhadap satu jenis produkTentang strategi menghadapi persaingan, Indofood akan menerapkan strategi Mastering ThePresent, Pre-empting the Future. Strategi ini antara lain fokus kepada organic growth,memanfaatkan competitive advantage melalui scale, scope, span, dan speed. Selain itu akanmenjalankan program cost efficiency and cost cutting. Di samping itu tetap melanjutkansegmentasi para konsumennya dengan memperkenalkan produk-produk dengan higher price andhigher margin. 18
  • 19. DAFTAR PUSTAKAhttp://www.scribd.com/doc/16873750/Manajemen-Pemasaran-Marketing-Mix-http://id.wikipedia.org/wiki/Pemasaran#cite_note-2http://skripsimahasiswa.blogspot.com/2009/08/populasi-dan-sampel-penelitian.htmlhttp://docs.google.com/viewer?a=v&q=cache:9JsN_5G5kDYJ:uharsputra.files.wordpress.com/2007/05/bab-iii-sampling-buku-penelitian-kuantitatif.doc+penentuan+sampel&hl=id&gl=id&pid=bl&srcid=ADGEEShPmJGaf6melov02EB-aDfwnPQjigAq68t3ho8pkdzbi_45-ZXUXRs9Vub8FsbpcxAFpTHaE1iKdtBUi0Bkcj9qccBwcksXli0vHjURCDAKA6n3enpjzo8862PyGPEAgRX3CPWA&sig=AHIEtbRkJQaJP5QrdigBudtnCLfc90wSAwhttp://en.wikipedia.org/wiki/Questionnairehttp://docs.google.com/viewer?a=v&q=cache:MaudNv7X0XYJ:patienteducation.stanford.edu/research/diabquest.pdf+questionnaire+example&hl=id&gl=id&pid=bl&srcid=ADGEESiFwsrYVpmWj7pQ36pVYOw9HS8gMlmnO5C74AVdswqXtuHOOdiITqExHd_u-DaXy1lzHA1klTEYtHU8cld6GYAXwDhVMcqM6iXR4I3LEavfhfzxl2vSpMdunl9OfBla8i12K485&sig=AHIEtbRECec5qPTQFgqQThnCq75A1-tNGwhttp://www.bizhelp24.com/marketing/example-questionnaire.htmlhttp://www.bizhelp24.com/marketing/analyzing-questionnaire-results.htmlhttp://docs.google.com/viewer?a=v&q=cache:DZOffXsfBq4J:directory.umm.ac.id/Data%2520Elmu/doc/PROFIL_PT_INDOFOOD_SUKSES_MAKMUR_Tbk.doc+profil+pt+indofood+sukses+makmur+tbk&hl=id&gl=id&pid=bl&srcid=ADGEESituCaM1PxBbiGouSmB2v1RqdIdrhqMKQft53B4vC5tmBTDdjNQOEnywqL2kyPl9UuSCOXb7j7Kjp_6DfKT5bpx_VNP_Dhtw4jvkHfqyVYhQDJPVPkgnuJPRH0cd_sZXwRiDppa&sig=AHIEtbRw1M1QYQoQDLbbTq80TefkLMhENA 19

×