PENGARUH MEDIA SOSIAL TERHADAP PERKEMBANGAN POLA FIKIRREMAJAOleh :A.Mappatunru11110244030Jurusan Filsafat dan Sosiologi Pe...
LATAR BELAKANGSeiring dengan kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi yang menjadi akarterciptanya era globalisasi telah me...
Sebagian besar penduduk dunia telah menjadikan media sosial sebagai salah satukebutuhan hidup yang boleh dikatakan primer,...
DAMPAK POSITIF MEDIA SOSIAL TERHADAP POLA FIKIR REMAJAKehidupan remaja memiliki potensi selalu tidak ingin lepas dari sesu...
wikipedia, bahwa 90 % responden pernah menggunakan wikipedia sebagai informasi dalammemenuhi kebutuhan akademiknya dan 79 ...
memilukan, oba bayangkan jika kita di haruskan merujuk kepada hasil riset tersebut, dapatdisimpulkan bahwa hanya 7% remaja...
konten sesuka hati mereka, walaupun sebenarnya sudah ada UU yang mengikat kode etikdalam dunia maya, tetapi hukum tidak be...
negatif tersebut, namun sampai saat ini hal tersebut masih belum mampu mengakhiri krisispola fikir yang menjangkiti masyar...
Ada 7 manfaat ber internet yang ditawarkan oleh INSAN adalah sebagai berikut :1. Korespondensi dan pertukaran data digital...
5. Segala sesuatu yang bersifat pribadi lebih baik tidak dipublikasikan di halamanyang bisa di akses umum. Beri porsi kome...
KESIMPULANKemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi telah melahirkan era yang membuat duniaini semakin sempit, era Globalisa...
DAFTAR PUSTAKAhttp://balitbang.kominfo.go.id/balitbang/bppki-yogyakarta/files/2012/06/01-HUBUNGAN-PENGGUNAAN-SITUS-JEJARIN...
Upcoming SlideShare
Loading in...5
×

Pengaruh media sosial terhadap perkembangan pola fikir remaja

8,734

Published on

Published in: Technology, Business
2 Comments
10 Likes
Statistics
Notes
No Downloads
Views
Total Views
8,734
On Slideshare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
7
Actions
Shares
0
Downloads
0
Comments
2
Likes
10
Embeds 0
No embeds

No notes for slide

Pengaruh media sosial terhadap perkembangan pola fikir remaja

  1. 1. PENGARUH MEDIA SOSIAL TERHADAP PERKEMBANGAN POLA FIKIRREMAJAOleh :A.Mappatunru11110244030Jurusan Filsafat dan Sosiologi Pendidikan/Kebijakan PendidikanUniversitas Negeri YogyakartaABSTRACTThis scientific article aims to illustrate how social media universally thought patternsaffecting teens in this era of globalization. Social media has created a new kind of worldtoday has become a necessity insociallife.Social media is not only a positive impact on people but on the other hand is also anegative effect, and that being a problem is more likely to impact negatively influence themindset of the youth. Surely we know that adolescence is a time when people are verysensitive trehadap something new, though on the other hand has a strong potential youth todevelop their talents, but teens have a tendency to choose his own destiny without having tocare about whether that was right or wrong in their voting . Based on the results of researchand informatics telkomunikasi Indonesian Ministry said that 93% of Indonesian teenagershave access porn sites.various parties, especially the Indonesian government has been implementing variousprograms to minimize the negative impact of the use of social media, such as the PositiveInternet programs, and since 2009 the government has blocked various websites andallegedly moral harm, other than that there is also a national program called the InternetHealthy safe (INSAN) to provide and promote a variety of ways to use the Internet in ahealthy, safe, and wise.Key Words: Social Media, Mindset, Teens
  2. 2. LATAR BELAKANGSeiring dengan kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi yang menjadi akarterciptanya era globalisasi telah menjadikan kehidupan manusia berada pada dua dimensiyang berbeda, interkasi, komunikasi, sosialisasi, relasi dll sebagainya, tidak hanya terbatas dilakukan di dunia nyata, kini kemajuan teknologi telah menciptakan dunia baru, dunia nonmaterial namun memiliki jangkauan yang tak terbatas, sebut saja dunia maya. “Duniamaya (bahasa Inggris: cyberspace) adalah media elektronik dalam jaringan komputer yangbanyak dipakai untuk keperluan komunikasi satu arah maupun timbal-baliksecara online(terhubung langsung). Dunia maya ini merupakan integrasi dari berbagaiperalatan teknologi komunikasi dan jaringan komputer (sensor, tranduser, koneksi, transmisi,prosesor, signal, kontroler) yang dapat menghubungkan peralatan komunikasi(komputer, telepon genggam, instrumentasi elektronik, dan lain-lain) yang tersebar di seluruhpenjuru dunia secara interaktif”. Dan salah satu bagian dunia maya yang saat ini telahmenjadi sesuatu kebutuhan yang tak dapat di tinggalkan seolah-olah telah menjadi sebuahkebutuhn primer bagi kehidupan manusia adalah Media Sosial (Social Media).Media sosial adalah sebuah media online, dengan para penggunanya bisa denganmudah berpartisipasi, berbagi, dan menciptakan isi meliputi blog, jejaring sosial, wiki, forumdan dunia virtual. Blog, jejaring sosial dan wiki merupakan bentuk media sosial yang palingumum digunakan oleh masyarakat di seluruh dunia. Andreas Kaplan dan MichaelHaenlein mendefinisikan media sosial sebagai "sebuah kelompok aplikasi berbasis internetyang membangun di atas dasar ideologi dan teknologi Web 2.0 , dan yang memungkinkanpenciptaan dan pertukaran user-generated content".Tak bisa kita pungkiri di era globalisasi ini telah membawa perubahan yang begitudrastis terhadap gaya hidup maupun pola fikir manusia, manusia seakan ditantang untukberadaptasi secara cepat terhadap perubahan zaman yang begitu mengagetkan, kemajuanilmu pengetahuan dan teknologi membawa kehidupan manusia ke era yang tak terbatas,jangkauan semakin luas, apapun nayris bisa di dapatkan saat ini, hanya dengan dudukdidepan layar komputer atau laptop manusia begitu mudah mendapatkan apa yang merekamau, hal ini telah mengakibatkan terjadinya instanisasi kebutuhan, sehingga hal ini secara taksadar telah merubah pola kebutuhan manusia. Media Sosial adalah salah satu anak dari duniamaya yang saat ini telah menjadi sebuah trend yang memiliki dampak yang begitu kuatterhadap perkembangan pola fikir manusia.
  3. 3. Sebagian besar penduduk dunia telah menjadikan media sosial sebagai salah satukebutuhan hidup yang boleh dikatakan primer, tercatat saat ini di Indonesia pengguna mediasosial menacapai kurang lebih 62.56 juta orang, 43.06 juta pengguna Facebook dan 19.5orang pengguna Twitter (sumber:menkoinfo), dan itu dinyatakan sebagai pengguna aktif, danpengguna aktif tersebut di dominasi oleh kalangan remaja.Masa remaja adalah masa yang memiliki ke pekaan yang begitu kuat terhadap hal-halyang baru, sehingga remaja sangat begitu mudahnya beradaptasi terhadap sesuatu yang barutersebut, apalagi media sosial adalah media yang begitu banyak menawarkan fitur-fitur yangmengasyikkan, sehingga para remaja dengan sangat mudah tergiur oleh fitur-fitur yangmengasyikkan tersebut tanpa mempedulikan konten-konten yang terkandung dalam fitur-fiturtersebut positif atau negatif, hal ini sebenarnya menjadi sebuah ujian bagi para remajabagaimana mereka bisa mengawas diri untuk bertindak sebagaimana etika yang berlaku,namun hal tersebut rupanya tidak sebanding dengan nilai-nilai hedonis yang ditawarkanmedia sosial tersebut, media sosial disuatu sisi memberikan manfaat positif bagi mobilitaskebutuhan manusia namun di sisi lain juga telah membawa dampak negatif bagiperkembangan pola fikir manusia terutama kalangan remaja.Telah banyak kita lihat berita-berita di media massa yang memuat tentang dampakyang ditimbulkan dari media sosial, mulai dari berita kesuksesan yang didapatkan darimemanfaatkan media sosial sampai berita tentang penculikan, prostitusi dll sebagainya,semua itu hanyalah sebagian kecil saja, dampak-dampak tersebut telah memberi semacamsugesti terhadap masyarakat untuk bagaimana lebih bijak dalam memanfaatkan media sosialtersebut terutama para remaja, namun hal tersebut tidak begitu berpengaruh dari sebagianbesar remaja yang bergelut dengan media sosial, bagi kalangan remaja media sosial adalahdunia ke dua bagi mereka, terutama pada jejaring sosial setenar facebook dan twitter,tentunya media sosial menawarkan kepada remaja bagaiman berinteraksi, berkomunikasi, danbersosialisasi dengan cara yang mudah dan baru, dan hal itu telah mengubah sebagian besarpola fikir remaja dalam bergaul dalam kehidupan sehari-hari, sehingga tanpa kita sadaribahwasanya media sosial telah menjadi semacak konstruksi sosial dalam masyarakatmoderen. Dalam artikel ilmiah ini tentunya penulis berada pada posisi netral, penulis tidakmengungkap secara mendalam tentang dampak positif ataupun dampak negatif yangditimbulkan akibat dari media sosial, melainkan hanya mencoba mengungkap secara ilmiahbagaimana media sosial mempengaruhi pola fikir manusia terkhusus untuk para remaja.
  4. 4. DAMPAK POSITIF MEDIA SOSIAL TERHADAP POLA FIKIR REMAJAKehidupan remaja memiliki potensi selalu tidak ingin lepas dari sesuatu hal yangbaru, tak bisa dipungkiri bahwa kehidupan remaja adalah masa dimana manusia dengansegalah potensinya berupaya dengan motivasi yang kuat untuk mengembangkan potensi yangdimiliki dengan memanfaatkan instrumen-instrumen yang mendukung proses pengembanganpotensi pada dirinya secara bijak, meskipun memiliki potensi kecenderungan untukmenyimpang dari norma yang mapan, tetapi pola fikir kaum remaja juga memilikikecenderungan yang sangat potensial untuk mengembangkan pola fikirnya kearah kehidupanyang positif walaupun tantangan zaman yang begitu kuat.Media sosial dalam kehidupan remaja membawa dan membentuk semacam duniabaru dalam pola fikir remaja dalam berinteraksi dan berkomunikasi dengan cara yang baru,terutama dalam dunia pendidikan, sebagai pelajar tentunya para remaja mengharapkansemacam media yang memberikan kemudahan dalam proses pendidikan, disadari atau tidakmedia sosial telah berhasil menjawab tantangan tersebut dan media sosial telah berhasilmemenuhi harapan para remaja sebagai pelajar dengan menyajikan berbagai informasi-informasi edukatif yang luas dari berbagai aspek, salah satu fitur edukatif dari media sosialyang sering di manfaatkan para kalangan remaja dalam mencari informasi-informasi edukatifadalah Wikipedia, boleh dikatakan bahwa Wikipedia adalah Ensiklopedia pengetahuan yangpaling lengkap di dunia maya. berdasarkan statistik yang dikeluarka ncomscore.com,Wikipedia adalah situs nomor 5 terbanyak dikunjungi di internet dan memiliki 22 juta artikeldalam 285 bahasa dengan jumlah artikel terbesardimiliki oleh Wikipedia bahasa Inggris(WPEN). Jumlah artikel WPEN (3,9 jutaartikel) kurang lebih 60 kali lipat jumlah artikelEncyclopedia Britannica (65ribu). Jumlah yang luar biasa ini disebabkan juga olehbanyaknya jumlah kontributor di WPEN yaitu 1.3 juta kontributor aktif.Di sisi lain, cara kerja Wikipedia memungkinkan pendokumentasianpengetahuansecara kolaboratif yang pada gilirannya dapat mempercepat prosespenyebarluasan pengetahuan (Lih, 2004). Pikiran dari banyak orang yangdisatukan bersamaberpotensi menghasilkan sesuatu yang lebih baik daripada hasilyang dicapai oleh sedikitorang seperti yang selama ini dilakukan oleh kalangan akademis (Arazy et al., 2006).Sementara wikipedia Indonesia yang biasa disingkat dengan WPID pertama kalidiluncurkan pada 30 Mei 2003 dan saat ini telah memiliki lebih dari 150 ribu artikel/Februaru 2011. Survei mengatakan bahwa dari 180 orang responden yang memakai jasa
  5. 5. wikipedia, bahwa 90 % responden pernah menggunakan wikipedia sebagai informasi dalammemenuhi kebutuhan akademiknya dan 79 % menggunakan WPID sebagai rujukan. Hal inimenunjukkan bahwa wikipedia sebagai fitur edukatif yang di sediakan oleh media sosialsangatlah memiliki manfaat bagi kalangan pelajar terutama pada kalangan remaja dalammemenuhi kebutuhan akademiknya.Dengan melihat hasil survei yang telah di jelaskan secara singkat diatas tadi mengenaipemanfaatan fitur media sosial sebagai sarana informasi edukatif menunjukkan bahwa mediasosial membawa angin segar bagi pelaksanaan pendidikan secara global, hal ini menunjukkanbetapa besarnya peran media sosial terhadap dunia pendidikan secara umum dan membawadampak positif bagi perkembangan pola fikir pelajar terutama para remaja yang peduli akankarir edukatifnya. Selain wikipedia masih banyak lagi fitur-fitur bermanfaat yang ditawarkanmedia sosial dalam menunjang perkembangan pola fikir para remaja dalam aspek pendidikan,seperti E-Learning, E-Kamus, Al-Quran digital online, kemudian dalam aspek komunikasi,interaksi dan sosialisasi ada fitur seperti Facebook, Twitter, YM, dll sbgainya.Dengan melihat uraian diatas dapat kita simpulkan beberapa dampak positif mediasosial terhadap perkembangan pola fikir remaja adalah sebagai berikut :1. Sebagai sarana informasi edukatif2. Sebagai media pemebelajaran yang mengasyikkan3. Sebagai media komunikasi yang luas4. Sebagai media sosialisasi yang baik5. Sebagai media mempererat tali silaturahmi6. Sebagai media pergaulan yang nyaman7. Sebagai sarana penyalur potensi8. Sebagai tempat menyuarakan pendapat secara umum, dll.Tentunya dampak positif dari media sosial terhadap perkembangan pola fikir padakalangan remaja secara umum tidak mengena secara menyeluruh kepada seluruh remaja,dampak positif hanya bisa di rasakan oleh para remaja yang memanfaatkan dengan bijakmedia sosial secara optimal sesuai dengan kebutuhan yang menunjang perkembangankehidupan kearah yang positif, hal ini diperkuat dengan komentar Ir. Tifatul sembiringsebagai mentri komunikasi dan informatika yang mengatakan bahwa “berdasarkan hasil risetKementrian Telkomunikasi dan Informatika bahwa 93 % remaja Indonesia pernahmengakses situs porno”. Tentunya hasil riset tersebut sangat begitu memalukan bahkan
  6. 6. memilukan, oba bayangkan jika kita di haruskan merujuk kepada hasil riset tersebut, dapatdisimpulkan bahwa hanya 7% remaja Indonesia yang cenderung menggunakan mediasosial/internet secara bijak dan sesuai dengan kebutuhan.DAMPAK NEGATIF MEDIA SOSIAL TERHADAP POLA FIKIR REMAJAMedia sosial yang memiliki dampak positif tentunya juga memiliki dampak negatifyang sangat begitu mempengaruhi pola fikir manusia terutama bagi kalangan remaja, bahkanboleh dikatakan dampak negatif dari media sosial lebih kuat di bandingkan dengan dampakpositif yang ditimbulkannya, hal tersebut tak bisa di pungkiri lagi karena media sosial adalahmedia yang fleksibel dan terbuka dalam menyediakan berbagai macam fitur baik itu fitur-fitur positif maupun fitur-fitur negatif, karena kecenderungan tersebut, sehingga remajasebagai manusia yang memiliki kecenderungan hedonistik yang potensial dengan sangatmudah terpengaruh oleh keanekaragaman konten-konten yang di tawarkan oleh media sosialtersebut, hal ini menimbulkan semacam krisis kesadaran di kalangan para remaja, krisiskesadaran tersebut berupa sikap ketidak pedulian terhadap etika dan moral, media sosialseakan menjadi semacam obat penghilang kesadaran akan moral, moral-moral para remajahanyalah sebatas benda mati jika di hadapkan kepada konten-konten media sosial yangmengarah kepada hal-hal yang negatif, dan lebih parahnya hal-hal yang negatif tersebutadalah hal-hal yang cenderung disukai oleh kebanyakan kalangan remaja, apalagi hal-halnegatif tersebut sangat lah mudah untuk di akses oleh kalangan remaja seperti, seperti hal-halyang berbau porno.Tadi telah dijelaskan, bahwa berdasarkan hasil riset kementrian telkomunikasi daninformatika mengatakan bahwa 93 % remaja Indonesia sudah pernah mengakses situs porno,hasil riset tersebut tentunya sangatlah memprihatinkan bagi perkembangan pola fikir remajadi Indonesia, dan salah satu akar terjadinya dekadensi moral adalah kelakuan remaja yangseperti ini, dan tetunya akan banyak dampak yang bisa di timbulkan oleh kelakuan remajatersebut, telah banyak kita mendengar kasus-kasus pencabulan, pemerkosaan, pelecehanseksual yang berlatar belakang hanya karena tak tahan akibat dari menonton atau melihatkonten-konten porno di media sosial, tidak hanya itu pelecehan nama baik, SARA, prostitusi,penipuan berkedok bisnis dengan memanfaatkan keterbukaan dari situs jejaring sosial yangsangat marak terjadi, semua itu terjadi karena fleksibilitas media sosial yang begitu leluasamembuka peluang bagi setiap orang untuk mengakses, mengunduh, mengunggah berbagai
  7. 7. konten sesuka hati mereka, walaupun sebenarnya sudah ada UU yang mengikat kode etikdalam dunia maya, tetapi hukum tidak berjalan dan tumpul di tengah jalan, dan hal-halnegatif tersebut semakin hari semakin merajalela, kondisi ini lah yang begitumengkawatirkan bagi pola fikir-pola fikir remaja-remaja penerus bangsa.Tifatul Sembiring mengetakana bahwa salah satu dampak dari adanya media sosialadalah munculnya era kebebasan dan keterbukaan. Apa yang dikatakan pak TifatulSembiring sangatlah menguatkan bahwa media Sosial membuka dunia yang tak terbatas bagipara manusia-manusia yang mengaksesnya, hal ini memberi semacam akar timbulnyademoralisasi, apalagi era kebebasan dan keterbukaan tersebut lebih menyerang kepada polafikir-pola fikir yang masih labil, siapakah yang dimaksud tersebut adalah para remaja, pararemaja tentunya lebih mengarahkan pola fikirnya ke arah yang membuat mereka merasakankenikmatan yang mereka anggap sebagai tantangan, dan mereka medapatkan itu denganmudah akibat dari perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi, tak ada yang bisamengelak bahwa para remaja terutama di Indonesia lebih mengndalkan ke egoisannya danmemanfaatkan media sosial sesuka hati mereka, dan mereka secara leluasa mengakses hal-hala yang tidak mengandung nilai-nilai edukatif, justru mereka mengarahkan diri merekakearah yang negatif, karena dalam benak para remaja bahwa apa yang mereka inginkan bisadengan mudah mereka dapatkan di media sosial yang universal, sehingga lambat laun hal-halnegatif seperti ini mereka anggap sebagai hal yang biasa-biasa saja, padahal ini sangat di luarbiasa, secara individu ini akan merusak moral remaja kita, secara kebangsaan hal ini akanmelecehkan semangat nilai-nilai moral pancasila.Saat ini pola fikir remaja-remaja telah terombang ambing pada dua dimensi yangberpengaruh besar terhadap pola kehidupan mereka, dunia nyata dan dunia maya. Saat ini kedua dunia tersebut se akan-akan menjalin semacam hubungan kausalitas, manusia bosandengan kehidupan nyata dan untuk mengakhiri kebosanan mereka sehingga mereka beralihkepada dunia maya yang tak kalah kompleks dengan dunia nyata, karena begitu bebas dalammengakses segalah bentuk konten dalam dunia maya dan kahirnya membawa mereka kepadahal-hal yang negatif kemudia memperngaruhi pola fikir mereka dan akhirnya berdampakpada dunia nyata mereka, krisis moral yang terjadi di dunia nyata adalah salah satu akibatdari keleluasaan dalam akses dunia maya. Dampak negatif dari media sosial di erainformatika saat ini sangat lah sulit untuk di musnahkan karena telah ter konstruksi secaramapan dalam kehidupan sosial dalam masyarakat terutama para remaja, telah banyak usahayang telah di lakuakan oleh berbagai pihak terutama pemerintah demi meminimalisr dampak
  8. 8. negatif tersebut, namun sampai saat ini hal tersebut masih belum mampu mengakhiri krisispola fikir yang menjangkiti masyarakat kita terutama para kaum remaja yang di harapkanmenjadi generasi penerus bangsa.UPAYA-UPAYA DALAM MEMBENTUK POLA FIKIR REMAJA KE ARAHPOSITIF DALAM MENGGUNAKAN MEDIA SOSIALKiat semua berharap bahwa remaja-remaja kita bisa lebih bijak dalam memanfaatkanmedia sosial sebagai media informasi dan komunikasi, harapan-harapan tersebut tentunyabukanlah harapan-harapan yang utopi, karena setiap masalah pasti ada pemecahanmasalahnya, meskipun tidak optimal.Mengenai tentang pemanfaatan media sosial kerah yang positif dan bijak, makabanyak dari berbagai pihak terutama pemerintah berusaha untuk mengarahkan media sosialinternet menjadi sarana yang bermanfaat dan bernilai positif, terkhusus di Indonesia,pemerintah Indonesia telah banyak melakukan program-program internet positif dan internetsehat mulai dari pemblokiran situs-situs porno yang begitu meresahkan generasi mudaIndonesia, perlu kita ketahui, meskipun semenjak 2009 pemerintah telah memblokir sebagianbesar situs-situs porno, tetapi Indonesia berada pada urutan ke 4 dibawah Kanada, Jepang,dan Amerika, sungguh sangat memprihatinkan. Kembali pada intenet positif, internet adalahsalah satu program pemerintah untuk meminimalisir pengaksesan situs yang di anggap tidakmendidik. Internet Positif adalah Salah satu solusi untuk mendukung program pemerintahsekaligus menyelesaikan masalah tersebut yaitu dengan mengaktifkan parental/contentcontrol yang telah terpasang sebagai bagian sistem operasi maupun browser kita. melaluiInternet Positif sistus-situs terlarang tidak akan bisa di akses seperti konten-konten yangterindikasi pornografi, judi, phising, SARA, dan proxy, dalam internet positif jugamenawarkan konten-konten yang edukatif, seperti berita online, E-Book dll sebagainya.Selain program Internet Positif dari pemerintah, di Indonesia juga kita bisa ketahuiasalah satu program Nasional yaitu Internet Sehat Aman (INSAN), Internet Sehat Aman(INSAN) adalah program nasional yang dimotori oleh Tim Sosialisasi INSAN yang ditujukanuntuk mensosialisasikan penggunaan internet secara sehat & aman ke berbagai kalangansehingga internet dapat memberi manfaat dan nilai tambah.
  9. 9. Ada 7 manfaat ber internet yang ditawarkan oleh INSAN adalah sebagai berikut :1. Korespondensi dan pertukaran data digital dengan pihak lain dapat dilakukandengan mudah, murah, dan cepat menggunakan layanan e-mail atau file sharing.2. Komunikasi langsung (via text, audio, atau video) secara real time dapatdilakukan dengan biaya yang sangat murah bahkan gratis menggunakan layananinstant messenger dan telepon VoIP.3. Data dan informasi terkini dapat diperoleh dengan sangat cepat dari berbagaisumber informasi, di dalam dan luar negeri, dengan mengakses berbagai situsberita dan informasi.4. Mudah dalam mencari dan memperoleh sumber referensi untuk keperluanpendidikan secara lengkap dengan menggunakan mesin pencari.5. Lebih cepat dan mudah dalam memperluas jaringan pertemanan secara nasionaldan global dengan menggunakan berbagai situs pertemanan.6. Dapat memperoleh beragam hiburan dengan variasi yang sangat banyak dariseluruh dunia dengan mengakses situs video sharing, online radio, dll.7. Transaksi bisnis dapat dilakukan lebih cepat dengan menggunakan layanan e-commerce, online banking, dll.INSAN juga memberitahukan 10 tips ber internet sehat aman untuk remaja adalahsebagai berikut :1. Pasang aplikasi pencegah konten yang tidak dikehendaki (anti virus, anti malware,anti spyware, anti spam, anti adware, dll) di komputer.2. jangan merespon e-mail dari pengirim yang tidak dikenal (spam) dan janganmembuka link yang diberikannya.3. Batasi pemberian informasi yang bersifat pribadi (seperti alamat, nomor telepon,data orangtua, dll) melalui internet, baik di akun pribadi atau kepada temanchating.4. Batasi pemasangan foto atau video pribadi di internet, pastikan foto atau videoyang dipasang tidak akan merugikan diri sendiri atau orang lain.
  10. 10. 5. Segala sesuatu yang bersifat pribadi lebih baik tidak dipublikasikan di halamanyang bisa di akses umum. Beri porsi komentar yang sewajarnya. Ingat pada siapakita berkomentar, pada teman, guru, dosen atau orangtua.6. Jangan terpancing untuk menambah teman sebanyak-banyaknya, di situspertemanan, dengan cepat dan tidak melakukan penyaringan.7. Tidak semua informasi yang beredar di internet adalah benar. Lakukanpengecekan ulang dan kenali sumber informasi tersebut.8. Kenali pengguna yang berpotensi melakukan tindakan asusila, putuskan kontakdengan segera.9. Jika akan bertemu dengan teman chat, selalu memilih lokasi di tempat umum,mengajak teman, serta menginformasikan rencana tersebut pada orang rumah.10. jangan mengakses konten ilegal, seperti pornografi, perjudian, rasisme, pelecehanSARA, dll.Program-program dari berbagai pihak terutama pemerintah tentunya adalah sebuahkesadaran bahwasanya internet atau media sosial di sisi lain merupakan sebuah petaka yangmenyerang moral manusia terutama para kalangan remaja sebagai manusia yang terbilangmasih labil dan peka, program-program semacam itu menyimpan berbagai macam pertanyaandi benak kita sebagai konsumen, tentunya program-program tersebut disisi lain sangatditerima dengan baik oleh masyarakat, nmaun di sisi lain, masih ada pihak yang mencobamenghalang-halangi program tersebut, karena mungkin pihak tersebut telah menjadikan sisinegatif dari media sosial internet sebagai mata pencaharian mereka, sehingga dengan adanyausaha untuk meminimalisir konten-konten negatif dari media sosial akan membatasi kinerjamereka yang selama ini tanpa batasan, orang-orang semacam ini tentunya sudah tak lagi pekaterhadap masalah moral yang di timbulkan dari media sosial, dan ini yang tak dapat di deteksioleh pihak-pihak terutama pemerintah yang hanya bisa menghambat secara umum tetapitidak berkutik dalam memusanakan secara khusus, karena tentunya masih banyak hal-halnegatif yang di timbulkan dari media sosial yang saat ini masih bellum bisa di jangkau olehpihak-pihak yang bijak dan bertanggung jawab.
  11. 11. KESIMPULANKemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi telah melahirkan era yang membuat duniaini semakin sempit, era Globalisasi membuat segalanya menjadi pasti, akses yang begitu luas,komunikasi yang tak terbatas, interkasi sosial yang berada pada dua dimensi yang berbeda,kini tak hanya dunia nyata, dunia maya pun menjadi dunia kedua bagi manusia, manusiaterombang ambing pada dua dunia itu.Berbicara tentang dunia maya tentunya tak bisa dilepaskan dari pola fikir manusia,dunia maya seakan menjadi kebutuhan yang primer dalam kehidupan manusia saat ini, sebutsaja media sosial sebagai salah satu anak dari dunia maya itu sendiri, media sosial menjadisemacam trend yang mempengaruhi pola fikir manusia, dalam hal ini remaja adalah kaumyang sangat menjadi objek dari media sosial tersebut, berbgai macam dampak yang ditimbulkan dari pemanfaatan media sosial, bukan hanya positif bahkan negatif, sehingga pararemaja mau tak mau harus mengalami semacam proses tansisi pola fikir, apakah pola fikirtersebut mengaraha kepada hal yang positif atau yang negatif.Dampak positif ataupun negatif dari penggunaan media sosial memiliki pengaruhbesar terhadap perkembangan pola fikir remaja, sebuah keuntungan jika poal fikir tersebut terarah kepada nilai-nilai positif, namun sebuah kerugian yang sangat mebahayakan jika polafikir tersebut ter arah kepada hal-hal yang negatif, tentunya ini memerlukan sebuah perhatiankhusus dari berbagai pihak.Pihak-pihak terutama pemerintah telah melakukan berbagai macam upaya untukmeminimalisir dampak-dampak membahayakan yang di timbulkan dari penggunaan mediasosial, upaya tersebut perlu di apresiasi dengan baik, karena hal tersebut merupakan sebuahkesadaran akan pentingnya menjaga moral remaja-remaja kita sebagai penerus bangsa.
  12. 12. DAFTAR PUSTAKAhttp://balitbang.kominfo.go.id/balitbang/bppki-yogyakarta/files/2012/06/01-HUBUNGAN-PENGGUNAAN-SITUS-JEJARING-SOSIAL-FACEBOOK-TERHADAP-PERILAKU-REMAJA.pdfhttp://id.scribd.com/doc/105310961/8/Gambar-1-2-Hasil-Survei-Penggunaan-Wikipedia-Indonesiahttp://id.wikipedia.org/wiki/Wikipedia:Wikipedia_adalah_ensiklopediahttp://kominfo.go.id/http://vinda-mystory.blogspot.com/2012/10/dampak-media-sosial-terhadap-dunia.htmlhttp://www.internet-positif.org/http://www.insan.or.id/2012/01/04/7-manfaat-berinternet

×