Matematika Bisnis               Oleh       Amri Sandy, S.Si, M.SiUniversitas Multimedia Nusantara      SERPONG TANGERANG  ...
Matematika BisnisBahan Rujukan :1. Jacques, Ian (2006),     Mathematics for Economic and   Business , Fifth edition, Prent...
Aturan Perkuliahana. TATA CARA PERKULIAHAN1.   Perkuliahan akan dilakukan dalam 14 kali pertemuan dengan 2     kali ujian ...
Aturan Perkuliahana. TATA CARA PERKULIAHAN1.   Perkuliahan akan dilakukan dalam 14 kali pertemuan dengan 2     kali ujian ...
Aturan Perkuliahanb. KRITERIA PENILAIANNilai akhir ditentukan dengan memperhitungkankomponen sebagai berikut:1. Ujian Teng...
Aturan Perkuliahanc. TATA TERTIB PERKULIAHAN1. Tidak ada toleransi terhadap kecurangan akademik dalam bentuk apapun.   Mah...
Matematika BisnisTopik Pembahasan :1.   Persamaan Linier2.   Persamaan Non Linier3.   Matematika Keuangan4.   Differensasi...
1. Persamaan Linier1.1 Grafik Persamaan Linier1.2 Penyelesaian Aljabar Persamaan Linier     Simultan1.3 Analisis Permintaa...
1.1 Grafik Persamaan LinierFungsi LinierFungsi f disebut fungsi linier, jika dapat ditulis sebagai :       f ( x ) = ax + ...
1.2 Aljabar Penyelesaian                  Persamaan Linier SimultanHubungan dua garis lurus dapat digambarkan dalambidang ...
1.2 Aljabar Penyelesaian                  Persamaan Linier SimultanPenyelesaian suatu sistem persamaan linier adalahsuatu ...
Upcoming SlideShare
Loading in...5
×

Matematika bisnis2

846

Published on

0 Comments
0 Likes
Statistics
Notes
  • Be the first to comment

  • Be the first to like this

No Downloads
Views
Total Views
846
On Slideshare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
0
Actions
Shares
0
Downloads
37
Comments
0
Likes
0
Embeds 0
No embeds

No notes for slide

Matematika bisnis2

  1. 1. Matematika Bisnis Oleh Amri Sandy, S.Si, M.SiUniversitas Multimedia Nusantara SERPONG TANGERANG 2008
  2. 2. Matematika BisnisBahan Rujukan :1. Jacques, Ian (2006), Mathematics for Economic and Business , Fifth edition, Prentice Hall , Financial Time. Edinburgh England.2. Frank S. Budnick (1993), Applied Mathematics for Business, Economics and the Social Sciences Fourth Edition, Singapore : McGraw – Hill.3. F. E. Haeussler. Jr et al (2008), Introductory Mathematical Analysis for Business, Economics, and the Life and Social Sciences, Pearson Education Asia4. Tan S. T (2007), Applied mathematics for the manajerial, Life and Social Sciences, Boston, Massachusets : PWS Publishers.5 . Bintang, Josep Kalangi (2006), Matematika Ekonomi & Bisnis, Penerbit Salemba Empat Jakarta.
  3. 3. Aturan Perkuliahana. TATA CARA PERKULIAHAN1. Perkuliahan akan dilakukan dalam 14 kali pertemuan dengan 2 kali ujian yakni: Ujian Tengah Semester dan Ujian Akhir Semester (UAS).2. Pokok bahasan untuk setiap pertemuan disusun sesuai jadwal. Mahasiswa diharapkan telah membaca bahan yang telah ditentukan sebelum mengikuti perkuliahan agar dapat mengikuti proses perkuliahan dengan baik.3. Mahasiswa diharapkan berperan aktif dan berpartisipasi dalam aktivitas pembelajaran untuk mewujudkan student center learning
  4. 4. Aturan Perkuliahana. TATA CARA PERKULIAHAN1. Perkuliahan akan dilakukan dalam 14 kali pertemuan dengan 2 kali ujian yakni: Ujian Tengah Semester dan Ujian Akhir Semester (UAS).2. Pokok bahasan untuk setiap pertemuan disusun sesuai jadwal. Mahasiswa diharapkan telah membaca bahan yang telah ditentukan sebelum mengikuti perkuliahan agar dapat mengikuti proses perkuliahan dengan baik.3. Mahasiswa diharapkan berperan aktif dan berpartisipasi dalam aktivitas pembelajaran untuk mewujudkan student center learning
  5. 5. Aturan Perkuliahanb. KRITERIA PENILAIANNilai akhir ditentukan dengan memperhitungkankomponen sebagai berikut:1. Ujian Tengah Semester (UTS) : 30%2. Ujian Akhir Semester (UAS) : 40%3.Tugas (paper+presentasi) : 20%4. Keaktifan + Quiz : 10%
  6. 6. Aturan Perkuliahanc. TATA TERTIB PERKULIAHAN1. Tidak ada toleransi terhadap kecurangan akademik dalam bentuk apapun. Mahasiswa yang melanggar tata tertib ujian maka akan dinyatakan gugur dalam mata kuliah ini, dan kepadanya diberikan sanksi akademik.2. Batas keterlambatan menghadiri perkuliahan adalah 15 menit, lewat dari batas waktu mahasiswa tetap boleh mengikuti perkuliahan tapi tetap dianggap tidak hadir (absen).3. Mahasiswa berhak mengikuti UAS apabila menghadiri minimal 80% dari seluruh perkuliahan, jika tidak maka nilai UAS otomatis terhitung nol.4. Mahasiswa diperbolehkan mengikuti ujian susulan hanya jika berhalangan hadir ujian dengan alasan : Sakit, didukung dengan Surat Keterangan Rawat Inap dari Rumah Sakit (bukan hanya Surat Keterangan Sakit dari dokter), atau Ada kerabat dari lingkungan keluarga terdekat yang meninggal. Serta memperoleh Surat Persetujuan Mengikuti Ujian Susulan dari Ketua Program Studi Manajemen. (Sesuai peraturan yang berlaku pada Universitas).
  7. 7. Matematika BisnisTopik Pembahasan :1. Persamaan Linier2. Persamaan Non Linier3. Matematika Keuangan4. Differensasi (Turunan)5. Differensiasi Parsial (Turunan Parsial)6. Integral7. Matriks8. Pemrograman Linier9. Pemrograman Dinamik
  8. 8. 1. Persamaan Linier1.1 Grafik Persamaan Linier1.2 Penyelesaian Aljabar Persamaan Linier Simultan1.3 Analisis Permintaan (Demand) dan Penawaran (Supply)1.4 Model Penentuan Pendapatan Nasional
  9. 9. 1.1 Grafik Persamaan LinierFungsi LinierFungsi f disebut fungsi linier, jika dapat ditulis sebagai : f ( x ) = ax + b dimana a ≠ 0Contoh : Gambarkan Grafik fungsi dari 1 5 −2 t f ( x ) = 2x − 1 dan g (t ) = 3Penyelesaian :
  10. 10. 1.2 Aljabar Penyelesaian Persamaan Linier SimultanHubungan dua garis lurus dapat digambarkan dalambidang Cartesius XY dengan 4 kemungkinan :Misalkan :f 0 (x) = a 0 + a 1 x dan f 1 (x) = b 0 + b 1 xY a1 ≠ b1 Y a1 = b1 Y a1 = b 1 Y a1 . b1 = -1 a0 ≠ b0 a0 ≠ b0 a0 = b0 a0 ≠ b00 x 0 x 0 x 0 x (a). Berpotongan (b). Sejajar (c). Berimpit (d). Tegak Lurus
  11. 11. 1.2 Aljabar Penyelesaian Persamaan Linier SimultanPenyelesaian suatu sistem persamaan linier adalahsuatu himpunan nilai yang memenuhi secara serentak(simultan) semua persamaan – persamaan dari sistemtersebut. Terdapat 3 kemungkinan penyelesaian : (1) adapenyelesaian tunggal, (2) tidak ada penyelesaian, (3)mempunyai penyelesaian yang tidak terbatas banyaknyaY a1 ≠ b1 Y a1 = b1 Y a1 = b 1 a0 ≠ b0 a0 ≠ b0 a0 = b00 x 0 x 0 x (a). Berpotongan (b). Sejajar (c). Berimpit
  1. A particular slide catching your eye?

    Clipping is a handy way to collect important slides you want to go back to later.

×