Your SlideShare is downloading. ×
0
MEMAHAMI HUBUNGAN  GARIS DENGAN GARIS,  GARIS DENGAN SUDUT,  SUDUT DENGAN SUDUT  SERTA  MENENTUKAN UKURANNYA
M enentukan Hubungan antara Dua Garis,  serta Besar dan Jenis Sudut Pengertian Garis r uas  g aris  AB s inar  g aris  AB ...
Ruas Garis  Horizontal dan Vertikal ruas garis  horizontal  ruas garis  Vertikal   Dua Garis Sejajar Dua garis dikatakan s...
Dua Garis Berpotongan Bagaimana ruas garis - ruas garis yang ada pada layang-layang? Dua garis dikatakan saling berpotonga...
Dua Garis Bersilangan kedua garis tersebut dikatakan  SALING BERSILANGAN Sebutkan r uas garis lain yang saling bersilangan...
Memahami sifat-sifat sudut yang terbentuk  jika dua garis berpotongan atau  dua garis sejajar berpotongan dengan garis lai...
Dua garis berpotongan  sudut lancip siku-siku atau sudut 90 0   sudut tumpul Dua garis saling berpotongan akan membentuk s...
Sudut-sudut yang saling berpenyiku (komplemen) Sudut AOB adalah sudut siku-siku x + y  =     AOB  = 90 0 Sudut x adalah p...
Sudut-sudut yang saling berpelurus(suplemen)  AOB  adalah sudut lurus, sehingga :  x + y  = 180 0 Sudut  x  adalah peluru...
Sudut-sudut yang  bertolakbelakang <ul><li>Sudut  w  bertolakbelakang  dengan sudut  y </li></ul><ul><li>Sudut  x  bertola...
Dua garis sejajar berpotongan dengan garis lain <ul><li>Pasangan  sudut-sudut sehadap , yaitu:  A1 dengan B1, A2 dengan B2...
Contoh Perhatikan gambar berikut: Sebutkan sudut-sudut yang sehadap dengan:  (i)    BCD  (ii)    EAD. Jika    CBA = 65 ...
A  g B P C Melukis sudut  9 0 0 Langkah-langkah melukis  sudut 90 0  adalah: Buatlah garis g  Buatlah  lingkaran  yang be...
Melukis sudut  6 0 0 Langkah-langkah melukis sudut 60 0  adalah: Tariklah garis g melalui titik A Buatlah busur dengan tit...
Melukis sudut  45 0 Langkah-langkah melukis  sudut 45 0  adalah: Tariklah garis g melalui titik A dan B Tariklah garis r y...
Melukis sudut 30 0 Langkah-langkah melukis  sudut 30 0  adalah: Buatlah garis g  Buatlah busur yang berpusat di O memotong...
Upcoming SlideShare
Loading in...5
×

Garis sudut 1

7,886

Published on

Published in: Sports, Technology
2 Comments
5 Likes
Statistics
Notes
No Downloads
Views
Total Views
7,886
On Slideshare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
0
Actions
Shares
0
Downloads
531
Comments
2
Likes
5
Embeds 0
No embeds

No notes for slide

Transcript of "Garis sudut 1"

  1. 1. MEMAHAMI HUBUNGAN GARIS DENGAN GARIS, GARIS DENGAN SUDUT, SUDUT DENGAN SUDUT SERTA MENENTUKAN UKURANNYA
  2. 2. M enentukan Hubungan antara Dua Garis, serta Besar dan Jenis Sudut Pengertian Garis r uas g aris AB s inar g aris AB g aris AB panjang ruas garis panjang sinar garis tak terbatas panjang garis tak terbatas Gambar 1 A B B A Gambar 2 A Gambar 3 B
  3. 3. Ruas Garis Horizontal dan Vertikal ruas garis horizontal ruas garis Vertikal Dua Garis Sejajar Dua garis dikatakan sejajar apabila kedua garis tersebut sebidang dan tidak saling berpotongan B A C D E F G H P ruas garis sebidang dengan ruas garis yaitu bidang ABFE, dan tidak saling berpotongan ruas garis sejajar ruas garis ruas garis sejajar dengan ruas garis ruas garis sejajar dengan ruas garis
  4. 4. Dua Garis Berpotongan Bagaimana ruas garis - ruas garis yang ada pada layang-layang? Dua garis dikatakan saling berpotongan apabila kedua garis tersebut sebidang dan terdapat titik persekutuan di antara keduanya A C B D E Ruas garis dan ruas garis  pada satu bidang ABDE  T erdapat satu titik persekutuan yaitu titik E Sehingga Ruas garis dan ruas garis SALING B ERPOTONGAN
  5. 5. Dua Garis Bersilangan kedua garis tersebut dikatakan SALING BERSILANGAN Sebutkan r uas garis lain yang saling bersilangan ? Dua garis berhimpitan kedua garis tersebut dikatakan SALING BERHIMPIT B A C D E F G H P ruas garis dan r uas garis tidak berada pada satu bidang A B C D E r uas garis dan r uas garis terletak pada satu garis lurus
  6. 6. Memahami sifat-sifat sudut yang terbentuk jika dua garis berpotongan atau dua garis sejajar berpotongan dengan garis lain Penamaan sudut Gambar (ii) adalah  B atau (  ABC ) atau sudut y Gambar (i) adalah  A (dibaca sudut A) atau sudut x A    B A C (i) (ii) x y
  7. 7. Dua garis berpotongan sudut lancip siku-siku atau sudut 90 0 sudut tumpul Dua garis saling berpotongan akan membentuk salah satu dari Sudut Lancip, Sudut Siku-siku atau Sudut Tumpul. (i) (ii) (iii)
  8. 8. Sudut-sudut yang saling berpenyiku (komplemen) Sudut AOB adalah sudut siku-siku x + y =  AOB = 90 0 Sudut x adalah penyiku y, demikian sebaliknya SOAL: Sudut m dan sudut n saling berpenyiku. Besar sudut m adalah 36 0 , berapakah besar sudut n?   x y A O B
  9. 9. Sudut-sudut yang saling berpelurus(suplemen)  AOB adalah sudut lurus, sehingga : x + y = 180 0 Sudut x adalah pelurus sudut y, demikian pula sebaliknya Contoh Pelurus dari sudut 55 0 adalah 180 0 – 55 0 = 125 0 y x A B O
  10. 10. Sudut-sudut yang bertolakbelakang <ul><li>Sudut w bertolakbelakang dengan sudut y </li></ul><ul><li>Sudut x bertolakbelakang dengan sudut z </li></ul>Besar sudut yang saling bertolakbelakang adalah sama Contoh : Dari gambar di samping berapakah besar sudut x, y, z ? Jawab x + 80 0 = 180 0  x = 100 0 Besar sudut y = 80 0 , besar sudut z = x = 180 0 – 80 0 = 100 0 z w x y z 80 0 x y
  11. 11. Dua garis sejajar berpotongan dengan garis lain <ul><li>Pasangan sudut-sudut sehadap , yaitu: A1 dengan B1, A2 dengan B2, A3 dengan B3 dan A4 dengan B4 </li></ul><ul><ul><ul><li>Pasangan sudut-sudut dalam yang sepihak , yaitu: A2 dengan B1 dan A3 dengan B4 </li></ul></ul></ul><ul><li>Pasangan sudut-sudut dalam yang berseberangan , yaitu: A2 dengan B4 dan A3 dengan B1 </li></ul><ul><li>Pasangan sudut-sudut luar yang sepihak , yaitu: A1 dengan B2 dan A4 dengan B3 </li></ul><ul><li>Pasangan sudut-sudut luar yang berseberangan , yaitu: A1 dengan B3 dan A4 dengan B2 </li></ul>A4 A3 A2 A1 B4 B1 B2 B3 k m n
  12. 12. Contoh Perhatikan gambar berikut: Sebutkan sudut-sudut yang sehadap dengan: (i)  BCD (ii)  EAD. Jika  CBA = 65 0 dan  DEA 55 0 , tentukan sudut-sudut yang lain. Jawab: Sudut yang sehadap dengan  BCD adalah  ADE. Sedangkan yang sehadap dengan  EAD adalah  ABC.  DAE =  CBA = 65 0 . Sudut BCD = 180 0 - 65 0 – 55 0 = 60 0 . Sudut ADE =  BCD = 60 0 A B DA C E
  13. 13. A  g B P C Melukis sudut 9 0 0 Langkah-langkah melukis sudut 90 0 adalah: Buatlah garis g Buatlah lingkaran yang berpusat di P memotong garis di dua titik garis g Tariklah garis dari titik A melalui P memotong lingkaran, namailah titik potong C Tariklah garis melalui titik B dan C Melukis sudut 1 2 3 4 1 2 3 4  A B C = 9 0 
  14. 14. Melukis sudut 6 0 0 Langkah-langkah melukis sudut 60 0 adalah: Tariklah garis g melalui titik A Buatlah busur dengan titik pusat A memotong garis g, namailah titik potong B Dengan jari-jari yang sama, buatlah busur kedua dengan titik pusat B memotong busur pertama, namailah titik potong C Tariklah garis melalui A dan C  B C g  A 2 1 3 4 1 2 3 4  BA C = 6 0 
  15. 15. Melukis sudut 45 0 Langkah-langkah melukis sudut 45 0 adalah: Tariklah garis g melalui titik A dan B Tariklah garis r yang melalui titik B dan tegak lurus terhadap garis g Buatlah busur yang berpusat di B, melalui titik A dan memotong garis r, namailah titik potong C Tariklah garis dari titik A dan C r g   A B C 1 2 3 4 1 2 3 4  BAC = 45 
  16. 16. Melukis sudut 30 0 Langkah-langkah melukis sudut 30 0 adalah: Buatlah garis g Buatlah busur yang berpusat di O memotong garis g Buatlah busur kedua dengan pusat di titik A memotong busur pertama Buatlah busur ketiga yang berpusat di B memotong busur kedua O A B C g 1 2 3 4 5  AOC = 30  1 2 3 4 5 Tariklah ruas garis
  1. A particular slide catching your eye?

    Clipping is a handy way to collect important slides you want to go back to later.

×