Your SlideShare is downloading. ×
Berita majalah times (1924 1931) mengenai Khalifah terakhir
Berita majalah times (1924 1931) mengenai Khalifah terakhir
Berita majalah times (1924 1931) mengenai Khalifah terakhir
Berita majalah times (1924 1931) mengenai Khalifah terakhir
Berita majalah times (1924 1931) mengenai Khalifah terakhir
Berita majalah times (1924 1931) mengenai Khalifah terakhir
Berita majalah times (1924 1931) mengenai Khalifah terakhir
Berita majalah times (1924 1931) mengenai Khalifah terakhir
Berita majalah times (1924 1931) mengenai Khalifah terakhir
Berita majalah times (1924 1931) mengenai Khalifah terakhir
Berita majalah times (1924 1931) mengenai Khalifah terakhir
Berita majalah times (1924 1931) mengenai Khalifah terakhir
Upcoming SlideShare
Loading in...5
×

Thanks for flagging this SlideShare!

Oops! An error has occurred.

×
Saving this for later? Get the SlideShare app to save on your phone or tablet. Read anywhere, anytime – even offline.
Text the download link to your phone
Standard text messaging rates apply

Berita majalah times (1924 1931) mengenai Khalifah terakhir

347

Published on

Published in: Spiritual
0 Comments
0 Likes
Statistics
Notes
  • Be the first to comment

  • Be the first to like this

No Downloads
Views
Total Views
347
On Slideshare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
0
Actions
Shares
0
Downloads
11
Comments
0
Likes
0
Embeds 0
No embeds

Report content
Flagged as inappropriate Flag as inappropriate
Flag as inappropriate

Select your reason for flagging this presentation as inappropriate.

Cancel
No notes for slide

Transcript

  • 1. m.hizbut-tahrir.or.id/2008/04/07/berita-majalah-times-1924-1931-mengenai-khalifah-terakhir/ 1/12HOME BERITA TERBARU TENTANG KAMI FAQ DEKSTOPBerita Majalah Times (1924-1931) Mengenai KhalifahTerakhirApril 7th, 2008 by faridKaum muslimin hendaknya tidak melupakan hari kelam dalam sejarahyang menandai dihapuskannya Islam dan syariah dari pemerintahandan sebagai aturan hukum. Pada hari Senin tanggal 3 Maret 1924, menurut penanggalan Barat,adalah hari dimana secara resmi institusi Khilafah dihapuskan. Khilafah dan peristiwa-peristiwayang berkait dengannya menjadi berita internasional. Beberapa artikel berita dari tahun 1924-1931 di-reproduksi ulang atas izin arsip Time Magazines. Tentu saja apa yang diberitakan olehTimes Magazine tidak lepas dari berbagai subyektifitas seperti pandangan Barat yang cenderungnegatif terhadap syariah Islam. Namun, berita ini membuktikan kepada kita bahwa Khilafah itumemang ada dan jelas-jelas disebut sebagai Calif. Berikut beritanya (redaksi)Calif OutTIME MagazineMonday, Mar. 17, 1924At Angora, capital of Turkey, the Grand NationalAssembly passed a bill providing for the deposal of theCalif, Abdul Medjid Effendi, and the abolition of the Califate.At Constantinople, Vali (Governor) Dr. Adran Bey, went to the Dolma Baghche Palace, home ofthe Calif. He there demanded to see the Calif in the Throne Room. When the Calif arrived, theVali ordered him to ascend the throne, read the decision of the Grand National Assembly tohim, ordered him to descend the throne and pack his things……Kholifah PergiSenin, 17 Maret 1924Angora, Ibukota Turki, Majlis Tinggi Nasional mengesahkan undang-undang yang memberikanVIDEO FOTO KEGIATAN
  • 2. m.hizbut-tahrir.or.id/2008/04/07/berita-majalah-times-1924-1931-mengenai-khalifah-terakhir/ 2/12wewenang untuk memecat Khalifah Abdul Madjid Effendi, dan juga penghapusan institusiKhilafah. Di Konstantinopel, Wali Dr. Adrian Bey pergi ke Istana Dolma Baghche, dimana khalifahtinggal. Dia kemudian berkeinginan melihat Khalifah berada pada singgasananya.Ketika Khalifah datang, dia memerintahkan sang Khalifah untuk turun dari singgasananya itu,kemudian membacakan keputusan dari Majlis Tinggi Nasional, lalu memerintahkannya untuk turundan mengepak barang-barangnya. Satu jam kemudian, khalifah terguling, istri, anakperempuannya, dan dua orang hamba sahayanya bersama sekretaris pribadinya meninggalkannegeri itu untuk pergi ke Swiss. Setelah memeriksa surat-suratnya, pemerintah Swiss kemudianmemberikan izin untuk tinggal disana, asal saja dia berjanji untuk tidak melakukan apapun yangakan mempermalukan Swiss. Mantan Khalifah itu diharapkan untuk pergi ke Perancis.Selain yang berada di Turki, kaum muslim dunia ada di Afrika, Arab, Persia, Russia, Afghanistan,India dan China. Sebenarnya sekitar 95% dari 220 juta kaum muslim tinggal di luar Turki. Khilafahyang muncul pada tahun 632 H setelah kematian nabi Muhammad, adalah badan tertinggi dalamagama Islam.Dalam beberapa hal, walaupun tidak bisa dibandingkan, Khilafah menempati posisi yang samasebagaimana Vatican. Khalifah adalah pemimpin agama tertinggi dalam agama umatMuhammad. Minggu lalu pertanyaan mengenai usaha untuk mendirikan Kekhalifahan yang barumenyebar di seantero Dunia Islam. Raja Mesir, Sultan Maroko, Aga Khan dari Bombay, India,semuanya berharap agar dapat dipilih.Orang yang paling menuntut atas posisi Khalifah adalah Raja Hussein dari Hejaz. Orang Arabyang ada di Mesopetamia, Transjordania dan Hedjaz menyatakan Raja Hussein sebagai khalifah,sebuah title yang disenangi sang raja. Dalam beberapa waktu, orang Arab telah melakukanagitasi agar Raja Hussein menjadikan dia sebagai Khalifah, dengan begitu menunjukkan ketidaksukaanya pada kondisi-kondisi dimana Kaum Nasionalis Turki mengepung Khalifah.Tentu saja tidak ada negara muslim lain yang akan mengakui Raja Hussein sebagai pemimpinkaum muslim. Namun demikian, dia adalah orang yang paling pantas dibandingkan dengankebanyakan calon-calon lain, karena dalam dirinya mengalir darah Qureish, suku asal nabiMuhammad; menurut Islam Sunni hal ini adalah suatu yang harus dipenuhi oleh seorang Khalifah.Dan lagi pula, kota-kota suci Mekkah dan Madinah (dimana kota yang pertama adalah tempatkelahiran nabi, dan kota kedua adalah kota dimana beliau wafat) keduanya adalah dalam wilayahHejaz. Adalah tepat yang dikatakan oleh The Times London, mengenai pemberhentian Khalifah:”Dari semua perubahan-perubahan yang terjadi dengan cepat, kejatuhan Harbsburg, Romanoffsdan Hohenzollers, kebangkitan kembali negara-negara kuno dan kebangkitan Amerika yangsebelumnya tidak dikenal, evolusi bentuk-bentuk baru pemerintahan dan munculnya ide-ide barudan perasaan baru diantara umat manusia, tidak ada satu perubahanpun yang lebih sensasionalbagi imajinasi kita selain hal ini; dan hanya sedikit, barangkali, yang akan menunjukkan hal yangdemikian penting pada hasil-hasil akhirnya.”
  • 3. m.hizbut-tahrir.or.id/2008/04/07/berita-majalah-times-1924-1931-mengenai-khalifah-terakhir/ 3/12Setelah mengusir Sultan Muhammad VI tahun 1922, Pemerintah Angora memilih Abdul Madjidsebagai khalifah. Tapi pemerintah itu sudah mengusirnya. Arti dari persetujuan atas perubahanyang tiba-tiba ini adalah seperti dikatakan bahwa Khalifah menunjukkan dirinya tidak lagibersikap lunak kepada pemerintah; karena itu dia harus keluar.Satu dari akibat-akibat yang paling paling dari penghapusan Khilafah di Turki, dan tampaknyaadalah bahwa 5% pengikut nabi Muhammad tidak boleh mengakhirinya, adalah bahwa jelashingga saat itu untuk mereduksi kekuatan utama Turki dalam Islam.Jika dunia Islam terpecah, Turki tidak mungkin menderita sedemikian parah, dikarenakan negaraitu memiliki kekuatan militer; jika kekhalifahan disatukan di bawah Raja Husein, maka posisi Turkidi mata kaum muslim lainnya akan rendah. Tapi Turki baru saja menoleh kepalanya kepada Baratdan melupakan Timur; dimana kasus ini menjukkan kehilangan harga diri dalam Islam tidak akanberarti banyak bagi Turki.Ketika berperang melawan sekutu tahun 1915, senjata yang paling mematikan dalam gudangsenjata Khilafah adalah jihad – kekuatan untuk menyatakan perang yang ada dalam otoritasKhalifah. Khalifah akan menekan tombol. Jihad tidak akan mencegah kaum Muslim Inggris dantentara-tentara Afrika Utara untuk berperang menentang Pemerintahan Pusat, dan tidak juga akanmenunggu kemerdekaan mereka dan berperang sebagai Sekutu Inggris di Palestina.Jihad terbukti berfungsi sebagai “kulit” yang gagal meledak; tapi ketika Majlis Tinggi Nasionalmengirim Khalifah Abdul Madjid ke Swiss dalam pengasingan (TIME, 10 Maret), kulit tadi terbuktimenjadi sebuah bom. Gema dari ledakkan itu masih terdengar di seluruh Dunia Kristen sepertijuga yang terdengar di Dunia Islam. Di Turki, minggu lalu Mustapha Kemal Pasha mengumumkanbahwa khilafah untuk selanjutnya akan digantikan dengan parlemen Turki.Opini yang berkembang di London dengan cepat menuduh Kemal “ingin menempatkan dirinyasebagai seorang Sultan atas kaum muslim yang berjumlah 220 juta orang.” Dari tempatpersembunyianya di Territet, Swiss, khalifah terguling Abdul Madjid mengeluarkan seruan bagimasyarakat muslim di dunia untuk menetapkan melalui para pemimpinnya mengenai apa yangseharusnya dilakukan dengan Kekhilafahan berkaitan dengan pengasingan dirinya. Diamengatakan: “Pemecatan dan pengahupan Khilafah secara fundamental adalah benar-benarsuatu penghinaan agama dan tidak sah”.Di Italia dilaporkan bahwa Pemerintahan Mussolini mengundang Abdul Madjid untuk menetap diItalia atau di wilayah manapun yang dikuasai Italia di Afrika. Seandainya Abdul Madjid diangkatlagi sebagai khalifah dan menerima tawaran ini, hal ini akan memberikan orang Italia kekuatanmoral yang sangat besar dari Vatican yang kedua, sehingga memperkuat posisinya diMediterania diantara kaum Katolik Eropa dan kaum muslim Afrika, dan mengambil keuntunganlangsung dalam hubungannya dengan sekte Senussi yang bergejolak di wilayah Tripoli yangdikuasainya,Di Perancis, perasaan yang getir diutarakan dengan kenyataan bahwa Sultan Maroko, yang
  • 4. m.hizbut-tahrir.or.id/2008/04/07/berita-majalah-times-1924-1931-mengenai-khalifah-terakhir/ 4/12menerima pengaruh Perancis dan yang tidak pernah mengakui Kekhalifahan di Konstantinopel,akan merupakan seorang calon bagi posisi khalifah, dan menjadi seorang yang bisa diandalkanuntuk memperkuat posisi Perancis di Tunisia, Aljazair dan Maroko, maupun di Timur Dekat.Di Inggris, pemerintahan Ramsay MacDonald secara resmi menahan diri atas pertanyaansemacam itu. Kaum muslim dalam kekuasaan Inggris sedemikian beragamnya sehingga hal iniakan menimbulkan perselisihan dalam ketentuan agama Islam. Namun, secara umum dirasakanbahwa tindakan yang cepat untuk mengangkat Hussein Ibnu Ali, dari Hejaz sebagai orang yangpaling berhak pada posisi khalifah hanyalah merupakan pewaris dari Imperium Inggris.Raja Hussein dari Hedjaz, yang dalam kekuasaanya terdapat dua kota suci Mekkah danMadinah, minggu lalu menerima jabatan Khalifah yang ditawarkan oleh orang Arab dari Hejaz,Transjordania dan Imam Besar Jerusalem. Dalam sebuah wawancara dia menunjukkan dirinyaterlihat murung dan khawatir atas konsekuensi dari tindakannya itu. Hussein berkata:” Saya tidakingin berhasrat sebagai Khalifah. Hal ini dipercayakan pada saya. Dari manapun mereka datangkepada saya dan berkata: “Islam harus memiliki seorang Khalifah untuk melindunginya, danKhilifah jangan pernah mati. Anda adalah seorang pangeran yang paling cocok untuk posisi itu.Anda adalah seorang penguasa yang independen atas sebuah negara Islam dan Arab yangbesar. Anda berasal dari Suku Qureish. Keyakinan anda terhadap agama tidak perludipertanyakan lagi. Anda adalah orang Arab dari orang Arab!”.Jika saya tidak menerima hal ini maka saya akan gagal dalam tugas saya dan msyarakat sayaakan berbalik melawan saya. Orang Arab di Hejaz, Transjordania dan Palestina telah menyatakandiri saya sebagai seorang Khalifah. Saya tidak tahu apa yang akan dilakukan oleh bagian DuniaIslam yang lainnya. Saya mendengar isu bahwa Raja Mesir atau Amir dari Afghanistan atauSultan Maroko mungkin menyatakan diri mereka sebagai khalifah. Posisi saya kritis.”Di Afghanistan kaum muslim di sana tidak senang dengan parlemen Turki maupun khilafah yangmerupakan anak asuh Inggris seperti yang dilaporkan dari London. Pemerintah Inggris telahmenginformasikan secara pribadi bahwa 70,000,000 kaum muslim India menolak menerima RajaHussein. Penolakkan ini melemahkan karena hal ini akan membawa ancaman bahwa seandainyaHussein didukung oleh Inggris, kaum muslim India akan mendukung calon dari Amir Afghanistan,yang semakin anti Inggris.Wanted: a CalifTIME MagazineMonday, May. 31, 1926The potent representatives of Islam who assembled atCairo (TIME, May 24) to select a newCalif, disbandedlast week after irreconcilable rivalries had kept the Califate Congress in an uproar almost fromits inception.The Conference’s most notable act was to adopt a resolution stressing the fact that when a new
  • 5. m.hizbut-tahrir.or.id/2008/04/07/berita-majalah-times-1924-1931-mengenai-khalifah-terakhir/ 5/12Calif should be appointed he must be a free sovereign capable of defending Islam. Since thetwo other traditional qualifications for a Calif—descent from Mohammed and possession of theHoly Cities of Mecca and Medina—were not mentioned, it was inferred that these latterqualifications may be explicitly waived at a later date…..Dicari : Seorang KholifahSenin, 31 Mei 1926Perwakilan-perwakilan potensial dari kaum muslim yang berkumpul di Kairo (TIME, 24 Mei) untukmemilih seorang Khalifah baru dibubarkan minggu kemarin setelah perseteruan yang tak dapatdidamaikan membuat Konggres Khalifah berakhir dengan kegaduhan dari sejak awalnya.Tindakan konperensi yang paling utama adalah untuk mengadopsi sebuah resolusi yangmenekankan pada kenyataan bahwa jika seorang Khalifah baru akan dipilih maka dia haruslahorang yang bebas berdaulat sehingga mampu membela Islam. Karena dua syarat lainnya adalahseorang keturunan dari Nabi Muhammad dan berkuasa atas dua kota suci Mekkah dan Madinahtidak disebutkan, maka dapat disimpulkan dua syarat itu akan disebutkan kemudian. Sebuahresolusi yang penting mencatat pendapat bahwa “seorang Khalifah dapat memperoleh posisi itumelalui penaklukan, sepanjang dia adalah seorang muslim.”Ringkasnya “Islam akan menantang seorang muslim yang menyerahkan diri kepada musuh untuktunduk dan menyatakan dirinya khalifah – penguasa kaum muslim secara temporal dan spiritual.Apa yang disebut sebagai “Khalifah terakhir yang sejati”, seorang Sultan Turki yang digulingkan,Muhammed IV, wafat baru-baru ini di Italia.Caliph’s Beauteous DaughterTIME MagazineMonday, Nov. 09, 1931If there were an ex-Pope, if he had a beauteous daughter, ifshe became secretly engaged to the eldest son of “TheRichest Man in the World,” then Catholics would be as excited as Moslems were last week.In a sun-drenched Riviera villa, high above champagne-soused Nice, lives the ex-Caliph of Islamwho has no successor. Deposed and physically ousted from Turkey in 1924 by agnostic PresidentMustafa Kemal, Caliph Abdul Medjid Effendi is still to millions of Moslems “Commander of theFaithful” and “Viceregent of Allah.”……Anak Perempuan Kholifah yang CantikSenin, 9 November 1931Seandainya ada mantan-Paus, seandainya dia memiliki saudara perempuan yang cantik, dan
  • 6. m.hizbut-tahrir.or.id/2008/04/07/berita-majalah-times-1924-1931-mengenai-khalifah-terakhir/ 6/12seandainya saudara perempuannya itu memiliki hubungan dengan anak laki tertua dari “OrangTerkaya di Dunia” maka orang Katolik akan merasa senang seperti senangnya orang muslimpada minggu lalu. Di Vila Riviera yang penuh dengan cahaya matahari, yang terletak di ketinggiankota Nice, tinggal seorang mantan Khalifah Islam yang tidak memiliki pelanjut.Setelah diberhentikan dan diusir dari Turki tahun 1924 oleh Presiden Mustafa Kamal, KhalifahAbdul Madjid Effendi bagi jutaan kaum muslim masih merupakan seorang “Panglima kaumberiman” dan merupakan “Wakil Allah”. Ongkos perawatan atas villa Khalifah yang besar(seukuran istana dan penuh dengan perhiasan) dibiayai oleh seorang Islam yang kaya dan saleh,khususnya oleh Yang Mulia Nizam dari Hyderabad, raja India yang terkaya, yang seringkalidisebut sebagai “Orang Terkaya di Dunia”.Minggu lalu di kota Nice “pertunangan rahasia” antara anak laki-laki Nizam, Sahib Zada NawahAzam, dan anak perempuan khalifah yang cantik, Durri Chehvar diungkapkan. Jika rahasia itudiketahui oleh 200,000,000 kaum muslim maka itu bukan lagi rahasia, melainkan sebuah faktayang jelas. Para pengamat mencurigai bahwa itu adalah tipu muslihat Yang Mulia Nizam.Menurut Quran, Khalifah Islam hendaklah seorang penguasa temporer. Kaum muslim Palestinatelah mencoba selama bertahun-tahun, dan masih mencobanya minggu lalu, untuk mengangkatKhalifah terguling di Jerusalem sebagai “penguasa” atas sebidang tanah yang kurang lebihsebesar Negara Paus.Di London, rencana ini didorong oleh Shankat Ali, perwakilan Delegasi Muslim pada KonperensiMeja Bundar India. Tapi orang Kristen Inggris, yang menguasai Jerusalem, enggan untukmenjadikan “Kota Suci” Yahudi dan Jerusalem sebagai tempat Khalifah Islam. Apa yang harusdilakukan? Bertahun-tahun yang lalu, Nizam yang berkuasa di Hyderabad mencoba menjadikandirinya seorang Khalifah yang diakui. Bagi kaum muslim yang soleh, ambisinya itu mengejutkan.Mereka mendiamkannya. Tapi “pertunangan rahasia” antara anak perempuan Khalifah denganpewaris Nizam pada minggu lalu membuat banyak kaum muslim berbahagia. Seandainya keduaanak muda itu menikah dan memiliki anak lelaki, dia akan memiliki garis keturunan yang temporaldan spiritual. Dia akan dinyatakan “Khalifah Sejati”.Di Nice, mantan Khalifah Abdul Madjid, walaupun dia menjadikan pertunangan itu untuk mengetesopini publik, berusaha untuk tidak membuyarkan pencalonannya di Jerusalem minggu lalu.Sekretarisnya Hussein Nakib Bey, yang memakai kaca mata tunggal, menyatakan : “Tuanku,Yang Mulia Khalifah Abdul Madjid Effendi, tetap berhubungan terus dengan Imam BesarJerusalem.”Di Jerusalem, para wartawan mengejar Imam Besar untuk mengeluarkan pernyataan yangtersamar “Pertanyaan atas pendirian kembali Khilafah tidak akan diputuskan pada KonggresKaum Muslim di Jerusalem Desember nanti.” kata Mufti sambil mengelak, “tapi jika tidak adakhalifah yang dipilih oleh Konggres, kami akan menangani pertanyaan ini secara abstrak.”Di London, Kedubes Turki mengungkapkan bahwa Pemerintah Turki meminta pemerintah Inggris
  • 7. m.hizbut-tahrir.or.id/2008/04/07/berita-majalah-times-1924-1931-mengenai-khalifah-terakhir/ 7/12dua minggu yang lalu untuk tidak mengizinkan pemulihan Kekhalifahan dimanapun di Imperium itu,khususnya tidak di Jerusalem. Turki, yang telah melakukan sesuatu yang sangat baik dengannegara Republik nya yang pragmatis, mengkhawatirkan munculnya kebangkitan kaum muslim,suatu reaksi dari Presiden Kamal jika seandainya Khilafah dipulihkan lagi.Source : Time Magazine Archive(Riza Aulia ; www.khilafah.com)Baca juga :1. [FOTO] Hari Jumat Terakhir Khalifah Abdul Majid Effendi2. Daulah Abbasiyah: Al-Mustanshir, Khalifah Pemberani3. Khalifah Peduli Rakyat4. Presiden Bukan Khalifah5. KR Medan: Satu Khalifah untuk 1,5 Milyar Kaum MusliminTweetTweet 0Posted in Seputar Khilafah | 18 commentsPrevious post: Kejayaan Khilafah (2): Pengakuan JujurNext post: Dradjad Tolak Boediono18 comments on this post.iman ti bandung:April 7th, 2008 at 14:14Not ForgivenNot Forgotten…Its Time To Bring Back The State………….gus bil:April 7th, 2008 at 21:53Next Caliphate is coming soon. Let’s be part of the struggle for it. It’s a callfor you all who wants glory and happiness from Alloh. Now, with theabsence of Caliphate, Muslim’s right is abused and ignored; Muslim’sterritory is separated into pieces; many of brothers and sisters are tortured.Until when……..O Ummah, wake up and welcome the upcoming chaliphateLike 0
  • 8. m.hizbut-tahrir.or.id/2008/04/07/berita-majalah-times-1924-1931-mengenai-khalifah-terakhir/ 8/12shohib:April 8th, 2008 at 06:35“dan Allah telah berjanji kepada orang-orang yang beriman di antara kamudan mengerjakan amal-amal yang saleh bahwa Dia sungguh- sungguhakan menjadikan mereka berkuasa dimuka bumi, sebagaimana Dia telahmenjadikan orang-orang sebelum mereka berkuasa, dan sungguh Dia akanmeneguhkan bagi mereka agama yang telah diridhai-Nya untuk mereka,dan Dia benar-benar akan menukar (keadaan) mereka, sesudah merekadalam ketakutan menjadi aman sentausa. mereka tetap menyembahku-Kudengan tiada mempersekutukan sesuatu apapun dengan aku. danBarangsiapa yang (tetap) kafir sesudah (janji) itu, Maka mereka Itulahorang-orang yang fasik”. (QS.An-Nuur [24] : 55)adi victoria:April 8th, 2008 at 08:03it’s time for the CHALIFATE riseadi victoria:April 8th, 2008 at 08:11oh who believe? our ALLAH is one, our KALIMAH is one, our QURAN ISone, our RASOL is one, our ka’bah is one, our ummah is one, then why weare not one??? because we don’y have ONE AMEER upon usfakhruddin halim:April 8th, 2008 at 10:12Assalamu’alaikum,wr.wb.Selam ini sejarah selalu “kelam” sejak runtuhnya daulah khilafah Islamiyah.Kelamnya sejarah umat Islam hingga detik ini. Barnagkali para sejarawan,penulis ataupun peneliti, perlu untuk membuat atau menuliskan secaraobjekjtif, ke-khilafahan terakhir di Turki.Bukan hanya itu, apakah Khalifah Sultan Abdul Hamid memiliki anak
  • 9. m.hizbut-tahrir.or.id/2008/04/07/berita-majalah-times-1924-1931-mengenai-khalifah-terakhir/ 9/12keturunan?Kalau ada dimanakah mereka berada saat ini?Dan saya berharap mereka juga berada dalam barisan untukmemperjuangkan kembalinya kejayaan dan kehormatan kaum muslimin.Mereka harus tampil ke publik sebagi pejuang khilafah dan sebagiketurunan langsung dari pemimpion mulia Islam itu.Mabsus Mahfudz Ali - Tangerang:April 8th, 2008 at 11:11Dari berita ini kita bisa mendapatkan gambaran dari apa yang pernahdisampaikan syech Utsman Abu Kholil (Sudan) pada saat KonferensiKhilafah Islam Internasional di Jakarta bahwa “Kembalinya khilafahmerupakan peristiwa dahsyat, kedahsyatan kembalinya khilafah samaseperti kedahsyatan runtuhnya khilafah”Selamat Mengukir Sejarah, dan semoga kita menyaksikan peristiwadahsyat tersebut.sulaiman:April 9th, 2008 at 08:47Dengan bukti berita tentang khilafah ini, maka sekarang terbantahkanlahtuduhan2 miring tentang konsep khilafah bahwa hal tersebut adalah Utopia,hayalan, dll. Orang non muslim saja mengakui adanya khilafah makasungguh HERAN jika ada org islam yang tidak percaya ttg Khilafah Islam!!!Allahu Akbar….3xaku_saya:April 9th, 2008 at 14:21‘answer Alloh And His messenger to something that gives you life:>>>>>“(Today I have perfected your religion for you, and completed My favortowards you, and have consented to grant you [Islam] as a religion: acommitment to live in peace.)Al Maidah:3….. dont you hear this myfriends…?
  • 10. m.hizbut-tahrir.or.id/2008/04/07/berita-majalah-times-1924-1931-mengenai-khalifah-terakhir/ 10/12fathin_rahmatillah:April 9th, 2008 at 20:09Khilafah..just a matter of time. Tak ada yang patut diragukan lagi mengenaikhilafah ini. Sungguh, janji Allah tentang kemenangan Islam dan berdirinyakembali khilafah ‘ala minhajin nubuwah adalah benar. Masihkah kita semuamenjadi penonton lahirnya peradaban gemilang ataukah menjadi pemainterbaik??Semua itu adalah pilihan. Dan setiap pilihan akan kita pertanggungjawabkan. Marilah kita menjadi orang2 yang terdepan dalam perjuangandan terbaik dalam persembahan..ocean guerilla:April 10th, 2008 at 19:28TO ALL MY BROTHERS AND SISTERS !!!!ITS TIME TO BRING ISLAM BACK !!!OUR SPIRIT IS BRIGHTER THAN THE SUN !!!VICTORIOUS PROMISED FROM ALLAH !!!RISE FOR ISLAM !RISE FOR ISLAM !RISE FOR ISLAM !zian:April 10th, 2008 at 19:36Bismillah…semua akan indah pada waktunya ^_^Allah Akbar, jangan menyerah, janji Allah pasti ditepatikhilafah PASTI tegak kembali…Haka, bdg:June 12th, 2008 at 16:05Subhanalloh, wa alhamdulillah wa Laa ilaaha illallooh walloohu akbar !
  • 11. m.hizbut-tahrir.or.id/2008/04/07/berita-majalah-times-1924-1931-mengenai-khalifah-terakhir/ 11/12YA ALLOH, SAKSIKAN,BETAPA KU RINDU KHILAFAH !!prima:June 24th, 2009 at 18:24Tuh, geuningan! Kilapah teh pakta sajarah.febri yono:August 27th, 2009 at 22:47allah akbar, sukses mulia, khilafah!!!yusuf:December 2nd, 2009 at 15:52khilafah Islamyah satu keharusantp khilafah tidak akan kuat kalau posisinya hanya seperti Pau di fatikan…itu cuman syimbol saja…fauzi:December 30th, 2009 at 18:26open your eyes and wake up. communisme is dead. capitalism is dying.democracy just a myth. now is time for “TheGreat Khilafah” to rules theworld. so… what are we waiting for???unggul:February 1st, 2011 at 18:07assalamu’alaikum mengapa dunia ini g condong kepada peraturan al-qur’anaja yach padahal sudah jelas al-qur’anlah yang paling benarLeave a commentName (required)
  • 12. m.hizbut-tahrir.or.id/2008/04/07/berita-majalah-times-1924-1931-mengenai-khalifah-terakhir/ 12/12Mail (required, but not published)Websitehttp://CommentSubmit commentHOME BERITA TERBARU TENTANG KAMI FAQ DEKSTOPKantor Pusat Hizbut Tahrir Indonesia:Crown Palace A25, Jl Prof. Soepomo No. 231, Jakarta Selatan 12390Telp/Fax: (62-21) 83787370 / 83787372, Email: info@hizbut-tahrir.or.id

×