Gaya bahasa

17,268 views
16,874 views

Published on

Bahasa Melayu Komunikatif.
Apa itu Gaya Bahasa dan jenis-jenis gaya bahasa..

4 Comments
5 Likes
Statistics
Notes
No Downloads
Views
Total views
17,268
On SlideShare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
0
Actions
Shares
0
Downloads
351
Comments
4
Likes
5
Embeds 0
No embeds

No notes for slide

Gaya bahasa

  1. 1. GAYA BAHASA Bahasa Melayu Komunikasi (WAJ3115)
  2. 2. Gaya Bahasa????• Pemakaian kata – kata kiasan dan perbandingan yang tepat untuk melukiskan sesuatu maksud tanpa untuk membentuk plastik bahasa.• Plastik bahasa adalah : Daya cipta pengarang dalam membuat cipta sastera dengan mengemukakan pemilihan kata yang tepat .
  3. 3. Fungsi Gaya BahasaMenarik perhatian pembaca.Penekanan terhadap pesan yang disampaikan.
  4. 4. G.B G.B Penegasan PerbandinganG.B Pertentangan G.B Sindiran
  5. 5. GAYA BAHASA PERBANDINGANG.B Perbandingan Fungsi/Maksud ContohMetafora Membandingkan dua Raja siang telah pergi benda yang keperaduannya ( maksudnya sama atau Matahari ). hampir sama. Dewi malam telah keluar dari balik awan ( Bulan )Personifikasi Membandingkan Angin berbisik benda mati atau tidak membelai gadis itu. dapat bergerak seolah – olah bernyawa dan dapat berperilaku seperti manusia.
  6. 6. Simile/Asosiasi Memperbandingan sesuatu Wajahnya muram dengan keadaan lain yang bagaikan bulan sesuai dengan gambaran / kesiangan. keadaaan dan sifatnya.Hiperbola Melukiskan peristiwa atau Hatiku terbakar, darahku keadaan dengan cara berlebih – terasa mendidih lebihan dari sesungguhnya. mendengar berita itu. Tangisnya menyayat hati orang lain.Litotes Melukiskan keadaan sesuatu Datanglah ke gubuk dengan kata – kata yang orangtuaku. berlawanan artinya dengan kenyataan yang sebenarnya guna merendahkan diri.Eufimisme Mengganti suatu pengertian Rupanya anak saudara dengan kata lain yang kurang pandai sehingga hampir sama artinya dengan tidak naik kelas ( bodoh maksud untuk menghindarkan ) pantang atau sopan santun.
  7. 7. GAYA BAHASA PENEGASAN Repetisi Cinta adalah- mengulang sepatah kata keindahan, cinta adalahberkali – kali dalam kalimat kebahagiaan, cinta adalah yang lain dan biasanya pengorbanan.digunakan oleh ahli pidato. Paralelisme - Pengulangan kataAnafora- EpiporaKalaulah diam malam yang Kalau kau mau akan datangkelam Jika kau kukehendaki, aku akanKalaulah tenang sawang yang datanglapang Bila kau mu, aku akan datangKalaulah lelap orang di lawang
  8. 8. Klimaks -penegasan dan • Sejak menyemai benih, tumbuh, menyatakan hingga menuainya aku sendiribeberapa hal berturut yang mengerjakan. – turut makin lama makin menuncak. Inversi • Luas sekali halaman rumahnya-susun balik ayat • Indah benar pemandangannya. Elipsis • Diam ! ( maksudnya: Anak – anak -menggunakan diam ! ) kalimat elips.
  9. 9. GAYA BAHASA PERTENTANGAN Paradoks: Anitesis Okupasi Kotradiksio Interminis Anakronisme
  10. 10. ParadoksPenyataan yang kelihatan bertentangan (menggunakan unsur positif dan negatif dalam satu baris) tetapi kenyataannya mengandung kebenaran dengan pendapat umum atau realiti. Contoh : Menangis dalam kegembiraan. : Kesepian di tengah ramai.
  11. 11. Anitesis• Penggunaan kata atau ungkapan dalam frasa, ayat dan sebagainya untuk mendapatkan kesan perbezaan atau pertentangan yang seimbang.• Contoh : Cantik atau tidak, kaya atau miskin bukanlah ukuran bagi seorang wanita.
  12. 12. Okupasio Mengandungi bantahan dan kemudian memberi penjelasan terhadap bantahan tersebut.o Contoh : Merokok menjejaskan kesihatan. Oleh itu, kerajaan berusaha keras untuk menanganinya, tetapi seorang perokok tegar tetap tidak dapat berhenti daripada kebiasaannya.
  13. 13. Kontradiksio Interminis Memperlihatkan pertentangan dengan penjelasan semula. Contoh : Semua murid hadir, kecuali Farid yang mewakili sekolah dalam pertandingan bahas.
  14. 14. AnakronismePenggunaan bahasa yang tidak bersesuaian dengan peristiwa yang dinyatakan.Contoh : Hang Tuah menyerang Hang Jebat dengan menggunakan taktik silat moden. : Jepun menakluki negara- negara di asia tenggara dengan berbekalkan bunga api.
  15. 15. GAYA BAHASA SINDIRANIroniSinismeSarkasmeInuedo
  16. 16. IroniMenyatakan sebaliknya dengan maksud menyindir.Contoh : Merdu betul suara kamu sampai tidur saya terganggu. : “Hebat sungguh nyanyian dia, kan.”
  17. 17. SinismePenggunaan kata sama seperti ironi tetapi lebih kasar.Contoh : Jijik aku tengok muka dia. : Pukullah aku kalau kau anak jantan! : Muka saja nampak baik tapi perangai macam syaitan.
  18. 18. Sarkasmeo Menggunakan bahasa sindiran yang sangat kasar dan tidak sopan.o Contoh : Hoi, anjing, berambus kau dari sini! : Bang*** punya manusia. Ada otak tapi tidak pandai guna. : Eh, perempuan ****al, pergi kau dari sini sebelum aku siat kulit kau.
  19. 19. Inuedo Menggunakan ayat sindiran sebaliknya untuk menyembunyikan kenyataan yang sebenar. Contoh : “Jangan hairan suatu hari nanti dia akan menjadi kaya dengan sifat bakhilnya.” : “Hebat apanya..main belakang.” : Orang cepat kaya biasalah tu, makan suap.
  20. 20. SEKIAN.TERIMA KASIH Ahli Kumpulan: Aileen Mujan Asim Kong Suk Ching Nurfathiah Salleh Nurhazwani

×