Model pembelajaran siklus belajar
Upcoming SlideShare
Loading in...5
×
 

Model pembelajaran siklus belajar

on

  • 6,001 views

IPA

IPA

Statistics

Views

Total Views
6,001
Views on SlideShare
5,688
Embed Views
313

Actions

Likes
0
Downloads
91
Comments
1

2 Embeds 313

http://ahmadpwd.blogspot.com 272
http://www.ahmadpwd.blogspot.com 41

Accessibility

Categories

Upload Details

Uploaded via as Microsoft PowerPoint

Usage Rights

© All Rights Reserved

Report content

Flagged as inappropriate Flag as inappropriate
Flag as inappropriate

Select your reason for flagging this presentation as inappropriate.

Cancel
  • Full Name Full Name Comment goes here.
    Are you sure you want to
    Your message goes here
    Processing…
Post Comment
Edit your comment

Model pembelajaran siklus belajar Model pembelajaran siklus belajar Presentation Transcript

  • Model pembelajaran siklus belajarAhmad Fatkhul Huda(A510100205)UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH SURAKARTA
  • Pengertian siklus belajarSiklus belajar ( learning cycle ) merupakan model pembelajaran yangberorientasi pada teori Piaget dan teori pembelajaran kognitif sertaaplikasi model pembelajaran konstruktivis. Model ini dikembangkan olehRobert Karplus dan koleganya dalam rangka memperbaiki kurikulum sainsSCIS ( Science Curriculum Improvement Study) dengan tahapan-tahapannya : exploration, invention dan discovery, namun kemudiandikembangkan oleh Charles R. Barman dengan tahapan-tahapannya :exploration phase, concept introduction, dan concept application.Selanjutnya model ini kemudian dikembangkan lagi dan dewasa ini lebihdikenal dengan model siklus belajar sains 4-E ( 4-E science learning cycle), dengan tahapan-tahapan : exploration phase, explanationphase, expansion phase, evaluation phase (Carin 1993:87)
  • Fase-fase siklus belajar sains (the science learning cycle)Fase I. Exploration (penyelidikan) Fase II. Explanation (Pengenalan) Fase III.Expansion (Perluasan) Fase IV. Evaluation (Evaluasi) GAMBAR FASE SIKLUS
  • Fase-fase siklus belajar sains (the science learning cycle)Fase I. Exploration (penyelidikan) Pada fase ini para siswa belajar melalui keterlibatan dan tindakan-tindakan, gagasan-gagasan mereka dan hubungan-hubungan dengan materi baru diperkenalkan dengan bimbingan guru yang minimal agar memungkinkan siswa menerapkan pengetahuan sebelumnya, mengembangkan minat, menumbuhkan dan memelihara rasa ingin tahu terhadap materi itu. Materi perlu disusun secara cermat sehingga sasaran belajar itu menggunakan konsep dan gagasan yang mendasar. Selama fase ini guru menilai pemahaman para siswa terhadap sasaran pelajaran. Menurut Bybee bahwa, tugas guru disini tidak boleh memberitahukan atau menerangkan konsep BACK
  • Fase II. Explanation (Pengenalan)Pada fase ini para siswa kurang terpusat danditunjukkan untuk mengembangkan mental. Tujuandari fase ini guru membantu para siswamemperkenalkan konsep sederhana, jelas danlangsung yang berkaitan dengan fasesebelumnya, dengan berbagai strategi para siswa disiniharus terfokus pada pokok penemuan konsep-konsepyang mendasar secara kooeperatif dibawah bimbinganguru (guru sebagai fasilitator) mengajukan konsep-konsep itu secara sederhana, jelas dan langsung. BACK
  • Fase III.Expansion (Perluasan)Pada fase ini para siswa mengembangkankonsep-konsep yang baru dipelajari untukditerapkan pada contoh-contoh lain, dipakaisebagai ilustrasi konsep intinya dapatmembantu para siswamengembangkan gagasan-gagasan merekadalam kehidupannya. BACK
  • Fase IV. Evaluation (Evaluasi)Pada fase ini ingin mengetahui penjelasan parasiswa terhadap siklus pembelajaran ini. Evaluasidapat berlangsung setiap fasepembelajaran, untuk menggiring pemahamankonsep juga perkembangan keterampilan proses.Evaluasi bukan hanya pada akhir bab. Dari fase-fase yang disebutkan di atas menurut Carin danMartin tujuan paedagoginya adalah sama. Untukjelasnya seperti pada gambar. BACK
  • GAMBAR FASE SIKLUSBACK
  • Kelebihan dan Kekurangan Siklus Belajar (Learning Cycle) Meningkatkan motivasi belajar karena peserta didikKelebihan dilibatkan secara aktif dalam proses pembelajaran. Membantu mengembangkan sikap ilmiah peserta didik. Pembelajaran menjadi lebih bermakna. Efektifitas pembelajaran rendah jika guru kurang menguasai materi dan langkah-langkah pembelajaran.Kekurangan Menurut kesungguhan dan kreativitas guru dalam merancang dan melaksanakan proses pembelajaran. Memerlukan pengelolaan kelas yang lebih terencana dan terorganisasi. Memerlukan waktu dan tenaga yang lebih banyak dalam menyusun rencana dan melaksanakan pembelajaran.
  • http://penelitiantindakankelas.blogspot.com/2012/05/model-pembelajaran- siklus-belajar.html