DARAH & SISTEMDARAH & SISTEM
SIRKULASISIRKULASI
ELLYZAR I.M. ADILELLYZAR I.M. ADIL
LABORATORIUM FISIOLOGILABORATORIUM FISI...
PUSTAKA WAJIB
• 1. Vander, A.J., J.H. Sherman, & D.S. Luciano; 1994, Human
Physiology; Edisi ke 6, Edisi Internasional, Mc...
LANJUTAN PUSTAKA WAJIB
• New York
• 6. Speroff, L & P. Darney, 2005., Pedoman Klinis
Kontrasepsi (a Clinical Guide for con...
JADWAL PERKULIAHAN
• Pkn Tgl Materi PENGAJAR
•
1 0402 Fisiologi cairan tubuh, darah EAD
• 2 1102 Darah & Sistem Sirkulasi ...
Lanjutan Jadwal
Perkuliahan
• Pkn Tgl Materi Pengajar
• 12 2204 Sistem Ekskresi LUT
• 13 2904 Presentasi Kel. I, II, III E...
DARAH
• Merupakan  CAIRAN TUBUH YANG TERDAPAT PADA
JANTUNG & PEMBULUH DARAH
• CAIRAN LAINNYA:
• JARINGAN : TERDAPAT DALAM...
FUNGSI DARAH
• 1. TRANSPORTASI  a. yg berhubungan dg
respirasi; b. yg berhubungan dg nutrisi (makanan);
c. yg berhubungan...
PEMBAGIAN DARAH
• PLASMA DARAH  55 %
• SEL-SEL DARAH  45 %; TERDIRI DARI:
• SEL DARAH MERAH (ERITROSIT)
• SEL DARAH PUTI...
KARAKTERISTIKA DARAH
• BERAT JENIS DARAH : 1.054 – 1.060
• BERAT JENIS PLASMA : 1.024 – 1.028
• VISKOSITAS (kekentalan): 3...
PLASMA DARAH
• AIR  91 %
• SUBSTANSI LAIN  8 % tdd:
• PROTEIN PLASMA DARAH  70 %:
albumin, fibrinogen, globulin
• ENZIM...
SEL DARAH MERAH
• Jumlah untuk pria 5,0-5,5 Juta/dL
• Jumlah untuk wanita 4,5 -5,0 Juta/dL
• Bentuk bulat atau bikonkaf (b...
Lanjutan sel darah merah
• Membran sel terdiri dari: protein
65%, lipid (lemak) 32 % dan
karbohidrat 3 %
• Protein : strom...
PRODUKSI SEL DARAH
• Lahir  sampai tua dilakukan oleh sumsum
tulang (1.5-3.5 Kg) dan dibantu oleh hepar
& limpha
• <21 th...
Pembentukkan & pematangan
sel darah merah
• Proeritroblast (hemasitoblast) (20 j) 
eritroblast basophilik (20 j) Hb mulai...
BEBERAPA ISTILAH
• Hematokrit  % tase sel darah merah dari
seluruh jumlah darah (sel darah putih &
keping darah diabaikan...
Bila pada pria nilai hematokrit 54 %
berarti sel darah merah 54, plasma
darah 46
• Dengan dmk darah terlalu kental, shg
ak...
Lanjutan istilah
• Isotonis: larutan fisiologis NaCl 0,9% yang
sama dgn cairan tbh atau darah
• Hipotonis: larutan fisiolo...
Darah bila dimasukkan ke dalam
larutan isotonis  tidak akan
terjadi perubahan apa-2
• Darah bila dimasukkan ke dalam laru...
Hemoglobin (Hb)
• Satuan: % Hb atau g/dL
• Secara genetis Hb mempunyai 146
pasangan basa  nomer 6 glutamin (glu) 
Hb nor...
SEL DARAH PUTIH
(LEUKOSIT) jumlah 5000 – 10000 sel/dL
• Berdasarkan ada/tidak
adanya granul/partikel
• Granulosit:
NEUTROP...
GRANULOSIT
• Besarnya lbh krg 10 -12 mikron & bergranul
• NEUTROPHIL: inti tdd: lebih dr 2  3,4 atau 5,
granul kecil & ha...
AGRANULOSIT
• Tidak mempunyai granul
• Besarnya lebih kurang 12 – 15 mikron
• LIMPHOSIT: intinya hampir sebesar
selnya sen...
Sifat-sifat sel darah putih
• 1. amoeboid  dapat merubah bentuk
• 2. fagositosit  dapat memakan
terutama bakteri, virus,...
KEPING-KEPING DARAH
• Berkoloni setiap keluar dari
pembuluh darah atau ada luka
• Jumlah 150000 – 400000 sel/dL
• Membantu...
PROSES PEMBEKUAN DARAH
• LUKA1. Serotonin  vasokonstriksi
(penyempitan pembuluh drh pd daerah luka
• 2. Tromboplastin  ...
FAKTOR2 YG MEMPENGARUHI
PEMBEKUAN (KOAGULASI)
• 1. SUHU  KAMAR, DINGIN, PANAS
• 2. PENGOCOKAN (SENTRIFUGASI)  PERLAHAN,
...
JANTUNG
• Dilindungi tulang thoraks, disebelah kiri, sebesar
kepalan tangan manusia  Panjang 12 cm, lebar 9
cm, tebal 6 c...
Lanjutan JANTUNG
• Klep antara atrium sinistra & ventrikel
sinistra  bikuspidalis (mitral), antara
atrium dekstra & ventr...
FUNGSI BAGIAN2 JANTUNG
• JANTUNG: memompa darah
• AORTA & ARTERI: mengalirkan darah
• ARTERIOL: mendistribusikan darah
• K...
SIFAT FUNGSIONAL JANTUNG
• 1. Irritabilitas = eksitabilitas = kemampuan jantung utk
mengadakan respons bila dirangsang (te...
Konduktivitas
(perambatan impuls)
• SA node (sinoaurikularis)  0,04 m/detik
• Atrium  1 m/detik
• AV node (auriventrikul...
Periode refrakter yang lama
• Absolut  istirahat pd periode sistol 
tidak akan mempengaruhi kontraksi &
relaksasi jantun...
DENYUT JANTUNG
• NORMAL: 72-75 denyut/menit
• TAKHIKARDIA: lebih dari 100
denyut/menit
• BRADIKARDIA: kurang dari 60
denyu...
PENGARUH SYARAF THD
JANTUNG
• Simpatis: bersifat meningkatan
• a. frekuensi denyut jantung
(kromotropik +)
• b. kuat kontr...
Lanjutan pengaruh syaraf thd jantung
• Parasimpatis: bersifat mengurangkan
• Kromotropik –
• Inotropik –
• Dromotropik -
PEREDARAN DARAH SISTEMIK &
PULMO
• Peredaran darah sistemik atau besar mulai dari vensin
terbagi 3:
• A. otak )
• B. leher...
Lanjutan peredaran darah …….pulmo
• Peredaran darah pulmo atau kecil di mulai dari vendek ke
pulmo dekstra & sinistra kemb...
Upcoming SlideShare
Loading in …5
×

C9b206a457bc234d3457b91f5dffc06ff0dc9009

236 views

Published on

0 Comments
0 Likes
Statistics
Notes
  • Be the first to comment

  • Be the first to like this

No Downloads
Views
Total views
236
On SlideShare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
6
Actions
Shares
0
Downloads
2
Comments
0
Likes
0
Embeds 0
No embeds

No notes for slide

C9b206a457bc234d3457b91f5dffc06ff0dc9009

  1. 1. DARAH & SISTEMDARAH & SISTEM SIRKULASISIRKULASI ELLYZAR I.M. ADILELLYZAR I.M. ADIL LABORATORIUM FISIOLOGILABORATORIUM FISIOLOGI DEPARTEMEN BIOLOGI FMIPADEPARTEMEN BIOLOGI FMIPA UNIVERSITAS INDONESIAUNIVERSITAS INDONESIA
  2. 2. PUSTAKA WAJIB • 1. Vander, A.J., J.H. Sherman, & D.S. Luciano; 1994, Human Physiology; Edisi ke 6, Edisi Internasional, McGraw Hill, Inc. • 2. Carlson, N.R., 1994, Physiology of Behavior., Edisi ke 5; Allyn & Bacon, a division of Paramount Publishing • 3. Ross, J.S. & K.J.W. Wilson; 2003,Foundations of Anatomy & Physiology., Specially edition; Edinburg. • 4. Tortora, G. J. & N. P. Anagnostakos, 1984, Principles of Anatomy & Physiology, Edisi ke 4. Harper & Row Publshers, New york. • 5. Tharp, G.D. & D.A. Woodman, 2002; Experiments in Physiology; edisi ke 8, Prentice Hall, Upper Saddle River
  3. 3. LANJUTAN PUSTAKA WAJIB • New York • 6. Speroff, L & P. Darney, 2005., Pedoman Klinis Kontrasepsi (a Clinical Guide for contraception), Terjm. Sadikin, V. Penerbit Buku Kedokteran. • 7. Baziad, A & B. Affandi, 1997., Panduan Meno pause & Terapi Hormon Pengganti. POGI & PERMI. • 8. E. Nieschlag H.M. Behre. 1990. Testosterone, Action, Deficiency Substitution., Stada Arzneimittel AG.
  4. 4. JADWAL PERKULIAHAN • Pkn Tgl Materi PENGAJAR • 1 0402 Fisiologi cairan tubuh, darah EAD • 2 1102 Darah & Sistem Sirkulasi EAD • 3 1802 Lanjutan Sistem sirkulasi EAD • 4 2502 Sistem otot (muscular) EAD • 5 0403 Sistem syaraf EAD • 6 1103 Sistem Reproduksi EAD • 7 1803 Sistem Indera & Keseimbangan EAD • 8 2503 Ujian Tengah Semester TIM • 9 0104 Sistem Respirasi LUT • 10 0804 Sistem Hormon LUT • 11 1504 Sistem Pencernaan LUT
  5. 5. Lanjutan Jadwal Perkuliahan • Pkn Tgl Materi Pengajar • 12 2204 Sistem Ekskresi LUT • 13 2904 Presentasi Kel. I, II, III EAD/LUT • 14 0605 Presentasi Kel. IV, V, VI EAD/LUT • 15 1305 Presentasi Kel. VII, VIII, IX EAD/LUT • 16 2005 Ujian Akhir Semester TIM •
  6. 6. DARAH • Merupakan  CAIRAN TUBUH YANG TERDAPAT PADA JANTUNG & PEMBULUH DARAH • CAIRAN LAINNYA: • JARINGAN : TERDAPAT DALAM JARINGAN • LYMPH: TERDAPAT PD PEMBULUH LYMPH • SINOVIAL: TERDAPAT DI ANTARA SENDI • SEREBROSPINAL (CEREBROSPINAL): YANG TERDAPAT PD OTAK BESAR (SEREBRUM) & MEDULA SPINALIS (poros tulang belakang) • ENDOLIMPH & PERILIMPH: TERDAPAT DI DALAM TELINGA (RUMAH SIPUT) UNTUK KESEIMBANGAN
  7. 7. FUNGSI DARAH • 1. TRANSPORTASI  a. yg berhubungan dg respirasi; b. yg berhubungan dg nutrisi (makanan); c. yg berhubungan dg ekskresi; d. yg berhubungan dg regulasi • 2. REGULASI KESEIMBANGAN pH DARAH (7.0- 7.2)  mengentalkan darah karena mempunyai plasma protein (albumin, fibrinogen, globulin) • 3. REGULASI KESEIMBANGAN Darah dg jaringan • 4. MENCEGAH PENDARAHAN (TROMBOSIT) • 5. PERTAHANAN TUBUH (LEKOSIT)
  8. 8. PEMBAGIAN DARAH • PLASMA DARAH  55 % • SEL-SEL DARAH  45 %; TERDIRI DARI: • SEL DARAH MERAH (ERITROSIT) • SEL DARAH PUTIH (LEUKOSIT) • KEPING-2 DARAH (THROMBOSIT)
  9. 9. KARAKTERISTIKA DARAH • BERAT JENIS DARAH : 1.054 – 1.060 • BERAT JENIS PLASMA : 1.024 – 1.028 • VISKOSITAS (kekentalan): 3-5 x AIR • JUMLAH VOLUME DARAH : 5-8 % BB
  10. 10. PLASMA DARAH • AIR  91 % • SUBSTANSI LAIN  8 % tdd: • PROTEIN PLASMA DARAH  70 %: albumin, fibrinogen, globulin • ENZIM • 0,9 % tdd: asam amino, lemak, glukosa, urea, garam, sodium bikarbonat • 0,1 % HORMON, ANTIBODI, GAS
  11. 11. SEL DARAH MERAH • Jumlah untuk pria 5,0-5,5 Juta/dL • Jumlah untuk wanita 4,5 -5,0 Juta/dL • Bentuk bulat atau bikonkaf (bg tepi lbh tebal dari bg tengah), tanpa inti, diameter 7,5 mikron, luas 120 mikron2, volume 85 mikron3 • Mengandung jar. bunga karang (stroma) dan hemoglobin (Hb)
  12. 12. Lanjutan sel darah merah • Membran sel terdiri dari: protein 65%, lipid (lemak) 32 % dan karbohidrat 3 % • Protein : stromatin • Lipid: sefalin, lesitin & kholesterol • Karbohidrat: glukosa
  13. 13. PRODUKSI SEL DARAH • Lahir  sampai tua dilakukan oleh sumsum tulang (1.5-3.5 Kg) dan dibantu oleh hepar & limpha • <21 thn sumsum tulang dr tlg besar • >21 thn sumsum tulang dr tlg kecil • Sum2 tlg merah: produksi sel darah • Sum2 tlg kuning: produksi lemak & pembuluh darah •
  14. 14. Pembentukkan & pematangan sel darah merah • Proeritroblast (hemasitoblast) (20 j)  eritroblast basophilik (20 j) Hb mulai dibentuk  eritroblast polikromatophilik (25 j) eritroblast ortokromatophilik = normoblast (30 j)  Hb selesai dibentuk  retikulosit (sdm muda) (72 j)  sel darah merah (120 hari) telah menjalankan tugas sepanjang 700 mil
  15. 15. BEBERAPA ISTILAH • Hematokrit  % tase sel darah merah dari seluruh jumlah darah (sel darah putih & keping darah diabaikan krn jumlah sangat sedikit) • Pd pria: 47 + 7; berkisar antara 40 – 54, se dangkan pd wanita 42 + 5; berkisar antara 37 – 47 • Contoh: 47 artinya 47%; sel darah 47, plasma darah 100 % - 47 % = 53 %
  16. 16. Bila pada pria nilai hematokrit 54 % berarti sel darah merah 54, plasma darah 46 • Dengan dmk darah terlalu kental, shg akan mengganggu aliran darah yang tdk lancar • Utk mengencerkan darah dapat minum obat aspirin (asam salisilat) aspilet & ascardia (generik)
  17. 17. Lanjutan istilah • Isotonis: larutan fisiologis NaCl 0,9% yang sama dgn cairan tbh atau darah • Hipotonis: larutan fisiologis lbh kecil dari NaCl 0,9 % (0,8 %; 0,6 %; 0,3 %; 0,1 %) • Hipertonis: larutan fisiologis lbh besar dari NaCl 0,9 % ( 1 %; 2 %) • Rouleaux: sdm spt tumpukan uang logam
  18. 18. Darah bila dimasukkan ke dalam larutan isotonis  tidak akan terjadi perubahan apa-2 • Darah bila dimasukkan ke dalam larutan hipotonis  membran akan mengembang krn lar. hipotonis masuk ke dalam sdm  kmd pecah di satu tempat  shg  Hb keluar  hemolisis • Darah bila dimasukkan ke dalam larutan hiperto nis  membran akan di tarik kesegala arah  pecah di banyak tempat  shg sdm mengkerut  Hb juga keluar  krenasis
  19. 19. Hemoglobin (Hb) • Satuan: % Hb atau g/dL • Secara genetis Hb mempunyai 146 pasangan basa  nomer 6 glutamin (glu)  Hb normal • Hb yang tidak normal  sickle cell hemoglobine  nomer 6 valine (val) • Hb pria 15,4 g/dL ; Hb wanita 13,8 g/dL • Tanpa melihat jenis kelamin 14,6 g/dL
  20. 20. SEL DARAH PUTIH (LEUKOSIT) jumlah 5000 – 10000 sel/dL • Berdasarkan ada/tidak adanya granul/partikel • Granulosit: NEUTROPHIL, EOSINOPHIL (ASIDOPHIL), BASOPHIL • Agranulosit: LIMPHOSIT, MONOSIT • Berdasarkan banyaknya inti • Polinukleus/Polimorphi: • NEUTROPHIL, EOSINOPHIL (ASIDOPHIL), BASOPHIL, MONOSIT • Mononuleus/monomorphi: LIMPHOSIT
  21. 21. GRANULOSIT • Besarnya lbh krg 10 -12 mikron & bergranul • NEUTROPHIL: inti tdd: lebih dr 2  3,4 atau 5, granul kecil & halus  jumlah 62 % • EOSINOPHIL atau ASIDOPHIL: inti 2 (dua)  granul besar & kasar  jumlah 8 % • BASOPHIL: inti tidak jelas apakah 2 (dua) atau lbh dari 2, tetapi granulnya dapat di buktikan  kombinasi antara kecil & halus serta besar & kasar  jumlah 0,5 – 1 %
  22. 22. AGRANULOSIT • Tidak mempunyai granul • Besarnya lebih kurang 12 – 15 mikron • LIMPHOSIT: intinya hampir sebesar selnya sendiri  jumlah 18 % • MONOSIT: 2 (dua) macam inti  ginjal (kacang merah) & tapal kuda  jumlah 13 %
  23. 23. Sifat-sifat sel darah putih • 1. amoeboid  dapat merubah bentuk • 2. fagositosit  dapat memakan terutama bakteri, virus, parasit lainnya • 3. diapedesis  dapat keluar masuk jaringan dan pembuluh darah
  24. 24. KEPING-KEPING DARAH • Berkoloni setiap keluar dari pembuluh darah atau ada luka • Jumlah 150000 – 400000 sel/dL • Membantu dalam proses pembekuan darah atau koagulasi
  25. 25. PROSES PEMBEKUAN DARAH • LUKA1. Serotonin  vasokonstriksi (penyempitan pembuluh drh pd daerah luka • 2. Tromboplastin   protrombin  trombin • ion Ca 2+ & enzim trombokinase • Trombin   Fibrinogen   fibrin (benang2 • anyaman)    proses pembekuan terjadi
  26. 26. FAKTOR2 YG MEMPENGARUHI PEMBEKUAN (KOAGULASI) • 1. SUHU  KAMAR, DINGIN, PANAS • 2. PENGOCOKAN (SENTRIFUGASI)  PERLAHAN, DIDIAMKAN, CEPAT • 3. BENDA ASING  KACA, KACA + LILIN, KACA + KAIN KASA (PEMBALUT LUKA) • 4. KALSIFIKASI • 5. HEPARIN (EKSTRAK HEPAR BABI) • 6. HIRUDIN (KEL. LUDAH LINTAH) & PACETIN • 7. GLUKOSA • 8. BISA ULAR  RINGAN, SEDANG, BERAT
  27. 27. JANTUNG • Dilindungi tulang thoraks, disebelah kiri, sebesar kepalan tangan manusia  Panjang 12 cm, lebar 9 cm, tebal 6 cm • Di lapisi selaput tipis perikardia (parietal dekat selaput luar & visceral dekat otot jantung) & ada cairan perikardia (liquid perikardia) • Berat utk pria 300 g & berat utk wanita 250 g • Bgn atas disebut base, bgn bawah disebut apeks
  28. 28. Lanjutan JANTUNG • Klep antara atrium sinistra & ventrikel sinistra  bikuspidalis (mitral), antara atrium dekstra & ventrikel dekstra  trikuspidalis • Klep antara vensin dg aorta (pemb. nadi besar)  semiaortalis, antara vendeks dg pulmo  semipulmonaris
  29. 29. FUNGSI BAGIAN2 JANTUNG • JANTUNG: memompa darah • AORTA & ARTERI: mengalirkan darah • ARTERIOL: mendistribusikan darah • KAPILER: pertukaran gas oksigen (O2) & gas karbon dioksida (CO2) • VENULA: menampung darah dari kapiler • VENA: mengembalikan darah ke jantung
  30. 30. SIFAT FUNGSIONAL JANTUNG • 1. Irritabilitas = eksitabilitas = kemampuan jantung utk mengadakan respons bila dirangsang (terdapat platau atau dataran agar penampungan darah lbh banyak ke jantung) • 2. Kontraktilitas = kemampuan jantung utk mengadakan kontraksi (sistol) & relaksasi (diastol)masa diastol lbh panjang dari sistol • 3. Konduktivitas = kemampuan jantung utk merambatkan impuls dr bg jantung • 4. Otomatisitas & ritmisitas = kemampuan jantung untuk berdenyut secara otomatis & ritmis • 5. Masa refrakter yg lama(refrakter=kehilangan sifat no. 1)
  31. 31. Konduktivitas (perambatan impuls) • SA node (sinoaurikularis)  0,04 m/detik • Atrium  1 m/detik • AV node (auriventrikularis)  0,2 m/detik • Berkas His  2 m/detik • Jaringan Purkinye  4 m/detik • Ventrikel  0,4 m/detik
  32. 32. Periode refrakter yang lama • Absolut  istirahat pd periode sistol  tidak akan mempengaruhi kontraksi & relaksasi jantung walaupun dirangsang • Relatif  istirahat pd priode diastol  akan mempengaruhi kontraksi dengan adanya ekstra sistol (es) dan terdapat kompensasi utk es yaitu kompensasi pause (kp)
  33. 33. DENYUT JANTUNG • NORMAL: 72-75 denyut/menit • TAKHIKARDIA: lebih dari 100 denyut/menit • BRADIKARDIA: kurang dari 60 denyut/menit
  34. 34. PENGARUH SYARAF THD JANTUNG • Simpatis: bersifat meningkatan • a. frekuensi denyut jantung (kromotropik +) • b. kuat kontraksi jantung (inotropik +) • c. perambatan impuls (dromotropik +)
  35. 35. Lanjutan pengaruh syaraf thd jantung • Parasimpatis: bersifat mengurangkan • Kromotropik – • Inotropik – • Dromotropik -
  36. 36. PEREDARAN DARAH SISTEMIK & PULMO • Peredaran darah sistemik atau besar mulai dari vensin terbagi 3: • A. otak ) • B. leher, bahu dan lengan ) kembali ke jantung melalui • C. tubuh bagian bawah ) atrium dekstra • Kecuali yang melalui sistem pencernaan harus melalui hepar (vena porta hepatica) baru kembali ke jantung melalui atrium dekstra
  37. 37. Lanjutan peredaran darah …….pulmo • Peredaran darah pulmo atau kecil di mulai dari vendek ke pulmo dekstra & sinistra kembali ke jantung melalui atrium kiri • Kedua peredaran darah tersebut akan kembali ke jantung secara bersamaan walaupun perjalanan peradaran darah pulmo (kecil) tidak sama dengan peredaran darah sistemik (besar) • Pada gambaran grafik masa diastol lebih panjang dari dari masa sistol karena diperkirakan darah yang kembali ke jantung lebih banyak

×