Train The Trainers Fundamental Course
<ul><li>Be on-time </li></ul><ul><li>Be positive </li></ul><ul><li>Be active </li></ul><ul><li>No handphone </li></ul><ul>...
Psikomotorik (skill – ketrampilan) Mencakup pengontrolan otot-otot dan gerakan-gerakan secara tepat untuk dapat melakukan ...
Pembelajar Dewasa <ul><li>Autonomous and Self directed </li></ul><ul><li>Life experiences and Knowledge </li></ul><ul><li>...
Prinsip Pembelajaran <ul><li>Recently </li></ul><ul><ul><li>Bagian terakhir yang diajarkan adalah bagian yang paling diing...
Prinsip Pembelajaran <ul><li>Feedback </li></ul><ul><ul><li>Trainer maupun peserta membutuhkan informasi satu sama lain. <...
Mastering The Art of Training Delivery
5 Peran Trainer Edukator Fasilitator Motivator Inspirator Akselerator
Training Delivery <ul><li>Pembuka  catch the energy </li></ul><ul><li>Pendahuluan  create awareness </li></ul><ul><li>Sa...
Pembuka <ul><li>Membuka komunikasi antara trainer dan peserta </li></ul><ul><li>Mencairkan suasana kelas </li></ul><ul><li...
Pembuka <ul><li>Prinsip Ice-Breaking </li></ul><ul><li>Objective  –  Fun  –  Interesting  –  Timing </li></ul>OFIT
Pembuka <ul><li>Training Rules </li></ul><ul><li>Oleh trainer </li></ul><ul><li>Oleh peserta </li></ul><ul><li>Disepakati ...
Pendahuluan <ul><li>Meningkatkan “awareness” peserta </li></ul><ul><li>Jembatan menuju sajian (materi) utama </li></ul><ul...
Pendahuluan <ul><li>Tips Sukses </li></ul><ul><li>Cerita, atau kasus riil </li></ul><ul><li>Benda bernilai </li></ul><ul><...
Sajian Utama <ul><li>Materi / Content </li></ul><ul><li>Chunking </li></ul><ul><li>Visual Effect </li></ul><ul><li>(gambar...
Sajian Utama <ul><li>Presentasi & Public Speaking </li></ul>
Sajian Utama <ul><li>Paket Presentasi & Public Speaking </li></ul><ul><li>Prinsip Quantum Teaching </li></ul><ul><li>1.  P...
Sajian Utama <ul><li>1.  Paket Penemu </li></ul><ul><li>- Materi menggugah (baru, menakjubkan) </li></ul><ul><li>- Berdiri...
Sajian Utama <ul><li>2. Paket Pemimpin </li></ul><ul><li>- Materi berpengaruh (kesan, respon paham) </li></ul><ul><li>- Be...
Sajian Utama <ul><li>3. Paket Pengarah </li></ul><ul><li>- Materi instruktif </li></ul><ul><li>- Berdiri tegak </li></ul><...
Sajian Utama <ul><li>6 Hukum Mempengaruhi     Roberto Cialdini </li></ul><ul><li>Comparison (perbandingan) </li></ul><ul>...
Interaksi <ul><li>Membantu peserta memahami materi </li></ul><ul><li>Memberi penekanan pada aspek kognitif dan psikomotori...
Interaksi <ul><li>Diskusi Interaktif </li></ul><ul><li>Huddle group / Buzz group </li></ul><ul><li>Phillips 66 </li></ul><...
Interaksi <ul><li>1. Huddle group </li></ul><ul><li>- Tentukan isu utama </li></ul><ul><li>- Turunkan isu utama menjadi be...
Interaksi <ul><li>2. Phillips 66 </li></ul><ul><li>- Tentukan isu diskusi </li></ul><ul><li>- Bentuk kelompok beranggotaka...
Interaksi <ul><li>3. Fish-bowl </li></ul><ul><li>- Peserta terbagi menjadi 2 kelompok </li></ul><ul><li>- Kelompok 1 (Fish...
Interaksi <ul><li>Demonstrasi cara – hasil </li></ul><ul><li>- Umumnya digunakan untuk pelatihan technical skill </li></ul...
Interaksi <ul><li>Simulasi </li></ul><ul><li>- Bentuk penyederhanaan situasi </li></ul><ul><li>- Peserta belajar dari situ...
Interaksi <ul><li>Permainan </li></ul><ul><li>- Aktivitas dilakukan dengan cara yang FUN </li></ul><ul><li>- Modifikasi da...
Handling Difficult Participants
Menangani Peserta (Sulit) <ul><li>3 Alasan Utama </li></ul><ul><li>Alasan Emosi </li></ul><ul><li>Peserta mengikuti pelati...
Menangani Peserta (Sulit) <ul><li>Contoh situasi sulit yang sering dihadapi : </li></ul><ul><li>Kelas pasif dan diam </li>...
Menangani Peserta (Sulit) <ul><li>Beberapa Teknik </li></ul>Balooning Membiarkan peserta mengeluarkan emosi / energi negat...
Using Training Aid
Alat Bantu Pelatihan <ul><li>Alat Bantu Presentasi Visual </li></ul><ul><li>Alat Bantu Audio </li></ul><ul><li>Alat Simula...
Alat Bantu Visual <ul><li>ALAT BANTU PRESENTASI VISUAL </li></ul><ul><li>Software </li></ul><ul><li>- MS. Office (Power-po...
Alat Bantu Visual <ul><li>TIPS MENGGUNAKAN LCD PROJECTOR </li></ul><ul><li>Ikuti manual instruction </li></ul><ul><li>Perh...
Alat Bantu Audio <ul><li>ALAT BANTU SUARA </li></ul><ul><li>Microphone </li></ul><ul><li>Clip-on microphone </li></ul><ul>...
Musik <ul><li>Penelitian Dr. Georgi Lozanov, Universitas Sophia, Bulgaria, mengungkapkan: musik dapat meningkatkan proses ...
Brainwave GELOMBANG KONDISI FREKUENSI Alpha <ul><li>Santai namun waspada </li></ul><ul><li>Berfikir jernih dan tenang </li...
Musik <ul><li>BAGIAN TUBUH YG TERKENA EFEK MUSIK </li></ul><ul><li>Musik mempengaruhi bagian autonomic-response manusia: <...
Film <ul><li>Film dapat membantu proses belajar peserta pelatihan. </li></ul><ul><li>Film dapat menjadi model pembelajaran...
Film JENIS MODEL CONTOH Action <ul><li>Perencanaan </li></ul><ul><li>Team Building </li></ul><ul><li>Manajemen </li></ul><...
Upcoming SlideShare
Loading in...5
×

Train the trainers

1,500

Published on

NA

Published in: Education, Business
0 Comments
0 Likes
Statistics
Notes
  • Be the first to comment

  • Be the first to like this

No Downloads
Views
Total Views
1,500
On Slideshare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
0
Actions
Shares
0
Downloads
354
Comments
0
Likes
0
Embeds 0
No embeds

No notes for slide
  • Rules
  • Tujuan pelatihan
  • Tujuan Pelatihan
  • Train the trainers

    1. 1. Train The Trainers Fundamental Course
    2. 2. <ul><li>Be on-time </li></ul><ul><li>Be positive </li></ul><ul><li>Be active </li></ul><ul><li>No handphone </li></ul><ul><li>No blank papers </li></ul><ul><li>No “stupid questions” </li></ul>
    3. 3. Psikomotorik (skill – ketrampilan) Mencakup pengontrolan otot-otot dan gerakan-gerakan secara tepat untuk dapat melakukan sesuatu kegiatan teknis. Afektif (attitude – sikap) Mencakup penataan sikap untuk menjadi lebih positif. Kognitif (knowledge – pengetahuan) Mecakup kemampuan intelektual untuk meningat, memahami, memecahkan masalah, menganalisa, dll
    4. 4. Pembelajar Dewasa <ul><li>Autonomous and Self directed </li></ul><ul><li>Life experiences and Knowledge </li></ul><ul><li>Goal oriented </li></ul><ul><li>Practical </li></ul><ul><li>Respect </li></ul><ul><li>(depends on) Readiness to learn </li></ul>
    5. 5. Prinsip Pembelajaran <ul><li>Recently </li></ul><ul><ul><li>Bagian terakhir yang diajarkan adalah bagian yang paling diingat oleh peserta. </li></ul></ul><ul><li>Appropriateness </li></ul><ul><ul><li>Seluruh aktivitas training dan material harus sesuai dengan kebutuhan peserta. </li></ul></ul><ul><li>Motivation </li></ul><ul><ul><li>Peserta harus mau belajar, siap untuk belajar dan harus memiliki alasan untuk belajar. </li></ul></ul><ul><li>Primacy </li></ul><ul><ul><li>Impresi awal yang didapat dari trainer akan sangat penting. </li></ul></ul>
    6. 6. Prinsip Pembelajaran <ul><li>Feedback </li></ul><ul><ul><li>Trainer maupun peserta membutuhkan informasi satu sama lain. </li></ul></ul><ul><li>Active Learning </li></ul><ul><ul><li>Peserta akan belajar lebih jika mereka aktif dalam proses pembelajaran </li></ul></ul><ul><li>Multiple-sense Learning </li></ul><ul><ul><li>Pembelajaran akan lebih efektif jika peserta menggunakan lebih dari satu inderanya. </li></ul></ul><ul><li>Exercise </li></ul><ul><ul><li>Sesuatu yang dilakukan berulang akan lebih mudah diingat. </li></ul></ul>
    7. 7. Mastering The Art of Training Delivery
    8. 8. 5 Peran Trainer Edukator Fasilitator Motivator Inspirator Akselerator
    9. 9. Training Delivery <ul><li>Pembuka  catch the energy </li></ul><ul><li>Pendahuluan  create awareness </li></ul><ul><li>Sajian utama  get the focus </li></ul><ul><li>Interaksi  clarify the points </li></ul><ul><li>Kesimpulan  tying the knots </li></ul><ul><li>Penutup  locking the value of learning </li></ul>
    10. 10. Pembuka <ul><li>Membuka komunikasi antara trainer dan peserta </li></ul><ul><li>Mencairkan suasana kelas </li></ul><ul><li>Mempersiapkan peserta untuk belajar </li></ul><ul><li>Berisi aktivitas ringan (ice-breaker) </li></ul>
    11. 11. Pembuka <ul><li>Prinsip Ice-Breaking </li></ul><ul><li>Objective – Fun – Interesting – Timing </li></ul>OFIT
    12. 12. Pembuka <ul><li>Training Rules </li></ul><ul><li>Oleh trainer </li></ul><ul><li>Oleh peserta </li></ul><ul><li>Disepakati bersama </li></ul><ul><li>“ training rules merupakan kesepakatan bersama untuk </li></ul><ul><li>menjaga suasana belajar / pelatihan tetap kondusif ” </li></ul>
    13. 13. Pendahuluan <ul><li>Meningkatkan “awareness” peserta </li></ul><ul><li>Jembatan menuju sajian (materi) utama </li></ul><ul><li>Memanfaatkan pola berpikir Heuristic </li></ul><ul><li>Mendorong peserta agar mau berpikir Systematic </li></ul><ul><li>Mengajak peserta mempelajari materi </li></ul>PERHATIAN ! : umumnya manusia cenderung menyukai berpikir Heuristic (acak)
    14. 14. Pendahuluan <ul><li>Tips Sukses </li></ul><ul><li>Cerita, atau kasus riil </li></ul><ul><li>Benda bernilai </li></ul><ul><li>Klip film </li></ul><ul><li>Backsound (light-alpha instrument) </li></ul><ul><li>Kemukakan manfaat mempelajari topik </li></ul><ul><li>Perhatikan waktu </li></ul>
    15. 15. Sajian Utama <ul><li>Materi / Content </li></ul><ul><li>Chunking </li></ul><ul><li>Visual Effect </li></ul><ul><li>(gambar, design, chart, dsb) </li></ul><ul><li>Referensi </li></ul>
    16. 16. Sajian Utama <ul><li>Presentasi & Public Speaking </li></ul>
    17. 17. Sajian Utama <ul><li>Paket Presentasi & Public Speaking </li></ul><ul><li>Prinsip Quantum Teaching </li></ul><ul><li>1. Paket Penemu </li></ul><ul><li>Digunakan untuk membangkitkan rasa ingin tahu, gairah belajar, dan menginformasikan hal baru </li></ul><ul><li>2. Paket Pemimpin </li></ul><ul><li>Digunakan untuk memotivasi dan mempengaruhi peserta </li></ul><ul><li>3. Paket Pengarah </li></ul><ul><li>Digunakan untuk mengarahkan peserta pada suatu pemahaman, atau saat harus melakukan sesuatu </li></ul>
    18. 18. Sajian Utama <ul><li>1. Paket Penemu </li></ul><ul><li>- Materi menggugah (baru, menakjubkan) </li></ul><ul><li>- Berdiri ringan </li></ul><ul><li>- Condongkan tubuh sedikit kedepan </li></ul><ul><li>- Bergerak menyamping di depan kelas </li></ul><ul><li>- Jaga kesan penemuan </li></ul><ul><li>- Gunakan modalitas V – A – K </li></ul><ul><li>- Gunakan predikat “kita” </li></ul><ul><li>- Timbulkan kesan mengajak </li></ul>
    19. 19. Sajian Utama <ul><li>2. Paket Pemimpin </li></ul><ul><li>- Materi berpengaruh (kesan, respon paham) </li></ul><ul><li>- Berdiri tegak </li></ul><ul><li>- Buka kaki selebar baru </li></ul><ul><li>- Letakan satu kaki di depan </li></ul><ul><li>- Menghadap ke arah pendengar secara bergantian </li></ul><ul><li>- Jaga kontak mata </li></ul><ul><li>- Gunakan modalitas V - K </li></ul>Powerful Training for Excellent Trainer
    20. 20. Sajian Utama <ul><li>3. Paket Pengarah </li></ul><ul><li>- Materi instruktif </li></ul><ul><li>- Berdiri tegak </li></ul><ul><li>- Bahu rata / sejajar </li></ul><ul><li>- Suara lantang dan ekspresi wajah menyenangkan </li></ul><ul><li>- Gunakan modalitas V – A – K </li></ul>Powerful Training for Excellent Trainer
    21. 21. Sajian Utama <ul><li>6 Hukum Mempengaruhi  Roberto Cialdini </li></ul><ul><li>Comparison (perbandingan) </li></ul><ul><li>Bila seseorang melakukan sesuatu, hendaknya kita pun melakukannya. </li></ul><ul><li>Liking (menyukai) </li></ul><ul><li>Seseorang akan melakukan apapun untuk yang disukainya. </li></ul><ul><li>Authority (otoritas) </li></ul><ul><li>Sesuatu akan mudah diyakini bila memiliki otoritas </li></ul><ul><li>Reciprocity (berbalas) </li></ul><ul><li>Bila seseorang meberikan sesuatu, maka kita pun harus membalasnya. </li></ul><ul><li>Commitment (komitmen) </li></ul><ul><li>Jika mengakui, maka lakukan. Orang lain memperhatikan apa yg kita lakukan. </li></ul><ul><li>Scarcity (kelangkaan) </li></ul><ul><li>Sesuatu yang langka, baik adanya. </li></ul>
    22. 22. Interaksi <ul><li>Membantu peserta memahami materi </li></ul><ul><li>Memberi penekanan pada aspek kognitif dan psikomotorik </li></ul><ul><li>Umumnya berupa aktivitas interaktif: </li></ul><ul><li>- Diskusi </li></ul><ul><li>- Permainan </li></ul><ul><li>- Simulasi </li></ul>
    23. 23. Interaksi <ul><li>Diskusi Interaktif </li></ul><ul><li>Huddle group / Buzz group </li></ul><ul><li>Phillips 66 </li></ul><ul><li>Brainstorming </li></ul><ul><li>Fish bowl </li></ul><ul><li>Debate </li></ul>
    24. 24. Interaksi <ul><li>1. Huddle group </li></ul><ul><li>- Tentukan isu utama </li></ul><ul><li>- Turunkan isu utama menjadi beberapa sub-isu </li></ul><ul><li>- Bentuk kelompok untuk membahas sub-isu </li></ul><ul><li>- Kelompok memiliki pimpinan / ketua </li></ul>Central Issue Training Participants X Y Z
    25. 25. Interaksi <ul><li>2. Phillips 66 </li></ul><ul><li>- Tentukan isu diskusi </li></ul><ul><li>- Bentuk kelompok beranggotakan 6 orang / kelompok </li></ul><ul><li>- Tentukan 2 atau 3 putaran diskusi </li></ul><ul><li>- Ubah komposisi anggota kelompok pada setiap sesi </li></ul><ul><li>- Peserta mendapat beberapa kesimpulan dari isu yg sama </li></ul>P-1 P-2
    26. 26. Interaksi <ul><li>3. Fish-bowl </li></ul><ul><li>- Peserta terbagi menjadi 2 kelompok </li></ul><ul><li>- Kelompok 1 (Fish) mendiskusikan isu utama dan </li></ul><ul><li> mencoba memecahkan permasalahan </li></ul><ul><li>- Kelompok 2 (Bowl) mengamati jalannya diskusi </li></ul><ul><li>kelompok 1: isu yang berkembang, proses pemecahan </li></ul><ul><li> masalah, peran anggota kelompok, perilaku anggota, </li></ul><ul><li> dan lainnya </li></ul><ul><li>- Di akhir sesi, masing – masing kelompok </li></ul><ul><li>mengemukakan hasil diskusi </li></ul>
    27. 27. Interaksi <ul><li>Demonstrasi cara – hasil </li></ul><ul><li>- Umumnya digunakan untuk pelatihan technical skill </li></ul><ul><li>Peserta diajak untuk memahami suatu cara melakukan sesuatu, </li></ul><ul><li>tahap demi tahap </li></ul><ul><li>- Peserta mempraktekan tahapan tersebut </li></ul><ul><li>- Hasil yang diperoleh peserta didiskusikan bersama </li></ul><ul><li>Contoh: </li></ul><ul><li>a. Pelatihan teknik menjual </li></ul><ul><li>b. Pelatihan software komputer </li></ul><ul><li>c. Pelatihan teknik komunikasi d. Pelatihan teknik memotivasi </li></ul>Powerful Training for Excellent Trainer
    28. 28. Interaksi <ul><li>Simulasi </li></ul><ul><li>- Bentuk penyederhanaan situasi </li></ul><ul><li>- Peserta belajar dari situasi yang dialaminya </li></ul><ul><li>- Dapat dilakukan individual maupun kelompok </li></ul><ul><li>- Umumnya digunakan pada pelatihan soft-skill dan managerial skill </li></ul><ul><li>Contoh: </li></ul><ul><li>a. Pelatihan team building </li></ul><ul><li>b. Pelatihan problem solving </li></ul><ul><li>c. Pelatihan leadership </li></ul>Powerful Training for Excellent Trainer
    29. 29. Interaksi <ul><li>Permainan </li></ul><ul><li>- Aktivitas dilakukan dengan cara yang FUN </li></ul><ul><li>- Modifikasi dari simulasi dan demonstrasi </li></ul><ul><li>- Menghilangkan kejenuhan, memperkuat pemahaman </li></ul><ul><li>- Sangat sesuai digunakan untuk pelatihan di luar ruangan </li></ul><ul><li>Tips </li></ul><ul><li>S imple </li></ul><ul><li>U nique </li></ul><ul><li>C ompetitive </li></ul><ul><li>R ewarding </li></ul>Powerful Training for Excellent Trainer
    30. 30. Handling Difficult Participants
    31. 31. Menangani Peserta (Sulit) <ul><li>3 Alasan Utama </li></ul><ul><li>Alasan Emosi </li></ul><ul><li>Peserta mengikuti pelatihan dengan setumpuk permasalahan pribadi, seperti: masalah keluarga, ribut dengan rekan kerja, dimarahi atasan, dsb. </li></ul><ul><li>Alasan Pengetahuan </li></ul><ul><li>Peserta merasa telah mengetahui, bahkan lebih tahu tentang isi materi pelatihan yang disampaikan. </li></ul><ul><li>Alasan Situasi </li></ul><ul><li>Peserta mengikuti pelatihan bukan karena kebutuhan, tetapi adanya dorongan bahkan paksaan dari pihak lain. </li></ul>
    32. 32. Menangani Peserta (Sulit) <ul><li>Contoh situasi sulit yang sering dihadapi : </li></ul><ul><li>Kelas pasif dan diam </li></ul><ul><li>Kelas terlalu antusias </li></ul><ul><li>Tidak ada motivasi dari peserta </li></ul><ul><li>Peserta cerewet </li></ul><ul><li>Peserta diam </li></ul><ul><li>Peserta menganggap tahu segalanya </li></ul><ul><li>Pembahasan topik menyimpang dari tujuan dan sasaran </li></ul><ul><li>Problem individu antar peserta atau dengan trainer </li></ul><ul><li>Peserta selalu mengajukan argumen </li></ul><ul><li>Mengeluhkan hal-hal lain di luar topik </li></ul><ul><li>Peserta yang berbicara sendiri </li></ul><ul><li>Peserta yang acuh tidak acuh </li></ul>
    33. 33. Menangani Peserta (Sulit) <ul><li>Beberapa Teknik </li></ul>Balooning Membiarkan peserta mengeluarkan emosi / energi negatifnya, tetapi tidak berpengaruh pada peserta lain Blending Menghargai dan mendukung opini peserta, lalu arahkan Pygmalion Memuji dan menguji peserta Backtracking Meminimalisir kemungkinan peserta mengambil alih kelas Positive Thinking Memfasilitasi peserta untuk berpikir positif Informal Melucuti senjata di luar kelas
    34. 34. Using Training Aid
    35. 35. Alat Bantu Pelatihan <ul><li>Alat Bantu Presentasi Visual </li></ul><ul><li>Alat Bantu Audio </li></ul><ul><li>Alat Simulasi (Simulator) </li></ul><ul><li>Film </li></ul><ul><li>Musik </li></ul>
    36. 36. Alat Bantu Visual <ul><li>ALAT BANTU PRESENTASI VISUAL </li></ul><ul><li>Software </li></ul><ul><li>- MS. Office (Power-point, Word, Excel) </li></ul><ul><li>- ACD See </li></ul><ul><li>- Adobe Acrobat Reader </li></ul><ul><li>- Macromedia Flash </li></ul><ul><li>Hardware </li></ul><ul><li>- Desktop / Laptop </li></ul><ul><li>- LCD Projector </li></ul><ul><li>- Overhead Projector </li></ul><ul><li>- Screen </li></ul><ul><li>- Whiteboard </li></ul><ul><li>- Flipchart </li></ul>
    37. 37. Alat Bantu Visual <ul><li>TIPS MENGGUNAKAN LCD PROJECTOR </li></ul><ul><li>Ikuti manual instruction </li></ul><ul><li>Perhatikan ketajaman proyeksi & fokus lensa </li></ul><ul><li>Perhatikan waktu pemakaian </li></ul><ul><li>TIPS MENGGUNAKAN SCREEN </li></ul><ul><li>Sesuaikan ukuran (besar dan ketinggian) </li></ul><ul><li>Atur penempatan </li></ul><ul><li>Jarak dan sudut pandang harus tepat </li></ul><ul><li>TIPS MENGGUNAKAN FLIPCHART </li></ul><ul><li>Perhatikan kualitas kertas dan alat tulis yg digunakan </li></ul><ul><li>Tepat untuk presentasi kelompok kecil </li></ul><ul><li>Gunakan untuk menggambar bagan dan tabel </li></ul><ul><li>Variasikan warna </li></ul><ul><li>Kertas dapat ditempel di dinding untuk membantu peserta mengingat materi / presentasi </li></ul>
    38. 38. Alat Bantu Audio <ul><li>ALAT BANTU SUARA </li></ul><ul><li>Microphone </li></ul><ul><li>Clip-on microphone </li></ul><ul><li>Speaker / Loud Speaker </li></ul><ul><li>TIPS MENGGUNAKAN ALAT BANTU SUARA </li></ul><ul><li>Perhatikan ukuran ruangan </li></ul><ul><li>Wireless microphone sangat sesuai untuk kegiatan pelatihan </li></ul><ul><li>Atur volume yang sesuai </li></ul><ul><li>Pastikan tidak terjadi feedback </li></ul><ul><li>Gunakan loud-speaker khusus untuk memutar musik atau film </li></ul><ul><li>Bila menggunaka clip-on mic., pastikan sudah terlepas saat meninggalkan ruangan pelatihan </li></ul>
    39. 39. Musik <ul><li>Penelitian Dr. Georgi Lozanov, Universitas Sophia, Bulgaria, mengungkapkan: musik dapat meningkatkan proses belajar. </li></ul><ul><li>Newsweek edisi Februari 1996, memuat berbagai penelitian bagaimana musik dapat digunakan dalam pendidikan anak: “MOZZART EFFECT”. </li></ul><ul><li>Dengan memahami prinsip gelombang otak manusia, trainer dapat menggunakan musik untuk membantu proses belajar peserta pelatihan. </li></ul><ul><li>Manfaat musik dalam pelatihan: </li></ul><ul><li>- Menciptakan suasana yang welcome di ruang kelas </li></ul><ul><li>- Membantu partisipan kreatif </li></ul><ul><li>- Membantu setiap orang untuk tetap bersemangat </li></ul><ul><li>- Merefleksikan keberanian </li></ul><ul><li>- Memberikan catatan positif untuk semua orang </li></ul>
    40. 40. Brainwave GELOMBANG KONDISI FREKUENSI Alpha <ul><li>Santai namun waspada </li></ul><ul><li>Berfikir jernih dan tenang </li></ul><ul><li>Konsentrasi </li></ul><ul><li>Terbuka untuk informasi baru </li></ul>8 s.d 13 cycles / detik Beta <ul><li>Mampu membuat keputusan </li></ul><ul><li>Mampu memecahkan masalah </li></ul><ul><li>Dapat menangani berbagai hal </li></ul>13 s.d 30 cycles / detik Theta <ul><li>Kreatif, imajinatif </li></ul><ul><li>Membaca masalah dengan perspektif sebuah novel </li></ul>4 s.d 9 cycles / detik Delta <ul><li>Tertidur lelap </li></ul>< 4 cycles / detik
    41. 41. Musik <ul><li>BAGIAN TUBUH YG TERKENA EFEK MUSIK </li></ul><ul><li>Musik mempengaruhi bagian autonomic-response manusia: </li></ul><ul><li>Jantung </li></ul><ul><li>Tekanan darah </li></ul><ul><li>Aktivitas elektrik otot </li></ul><ul><li>MEMILIH MUSIK YANG TEPAT </li></ul><ul><li>Perhatikan faktor – faktor: </li></ul><ul><li>Kecepatan: slow, fast, moderate </li></ul><ul><li>Ritme </li></ul><ul><li>Volume </li></ul><ul><li>Instrumentasi </li></ul><ul><li>Popularitas </li></ul>
    42. 42. Film <ul><li>Film dapat membantu proses belajar peserta pelatihan. </li></ul><ul><li>Film dapat menjadi model pembelajaran. </li></ul><ul><li>Trainer dapat menggunakan film yang telah ada </li></ul><ul><li>(VCD / DVD / Video Cassette / Files) </li></ul><ul><li>Trainer dapat membuat film sendiri </li></ul><ul><li>TIPS MENGGUNAKAN FILM </li></ul><ul><li>Gunakan film yang tepat sesuai tujuan pembelajaran </li></ul><ul><li>Pilih adegan yang tepat </li></ul><ul><li>Kuasai teknologi dan tekniknya </li></ul><ul><li>Beri penjelasan dan kesimpulan dari film yang diputar </li></ul>
    43. 43. Film JENIS MODEL CONTOH Action <ul><li>Perencanaan </li></ul><ul><li>Team Building </li></ul><ul><li>Manajemen </li></ul><ul><li>Mission Impossible </li></ul><ul><li>SWAT </li></ul><ul><li>Ocean Eleven </li></ul>Fiksi / Fiksi Ilmiah <ul><li>Kreativitas </li></ul><ul><li>Harry Potter </li></ul><ul><li>Star Trek </li></ul>Drama <ul><li>Motivasi </li></ul><ul><li>Kecerdasan Emosi </li></ul><ul><li>Komunikasi </li></ul><ul><li>Forest Gump </li></ul><ul><li>Devil Wears Prada </li></ul><ul><li>Arisan </li></ul>Kolosal <ul><li>Leadership </li></ul><ul><li>Kebijaksanaan </li></ul><ul><li>Strategi </li></ul><ul><li>Brave Heart </li></ul><ul><li>Gladiator </li></ul><ul><li>The Last Samurai </li></ul>Misteri / Investigasi <ul><li>Pemecahan Masalah </li></ul><ul><li>Pengambilan Keputusan </li></ul><ul><li>Seven </li></ul><ul><li>Detective Conan </li></ul>
    1. A particular slide catching your eye?

      Clipping is a handy way to collect important slides you want to go back to later.

    ×