PHBS di Tatanan Sekolah

10,334 views

Published on

0 Comments
5 Likes
Statistics
Notes
  • Be the first to comment

No Downloads
Views
Total views
10,334
On SlideShare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
2
Actions
Shares
0
Downloads
729
Comments
0
Likes
5
Embeds 0
No embeds

No notes for slide

PHBS di Tatanan Sekolah

  1. 1. PHBS DIPHBS DI TATANANTATANAN SEKOLAHSEKOLAH
  2. 2. DASAR PELAKSANAANDASAR PELAKSANAAN  UU No. 20 Tahun 2003UU No. 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasionaltentang Sistem Pendidikan Nasional  UU No. 36 TUU No. 36 Tahunahun 20092009 PPasalasal 7979 tentangtentang PenyelenggaraanPenyelenggaraan Kesehatan SekolahKesehatan Sekolah  SKB 4 MenteriSKB 4 Menteri (Menteri Pendidikan Nasional, Menteri Kesehatan,(Menteri Pendidikan Nasional, Menteri Kesehatan, Menteri Agama, dan Menteri Dalam Negeri) No. 1/U/SKB/2003,Menteri Agama, dan Menteri Dalam Negeri) No. 1/U/SKB/2003, 1067/Menkes/SKB/VII/2003, MA/230 A/2003, dan 26 Tahun 20031067/Menkes/SKB/VII/2003, MA/230 A/2003, dan 26 Tahun 2003 tentangtentang Pembinaan dan Pengembangan UsahaPembinaan dan Pengembangan Usaha Kesehatan SekolahKesehatan Sekolah  SKB 4 MenteriSKB 4 Menteri (Menteri Pendidikan Nasional, Menteri Kesehatan,(Menteri Pendidikan Nasional, Menteri Kesehatan, Menteri Agama, dan Menteri Dalam Negeri) No. 2/P/SKB/2003, No.Menteri Agama, dan Menteri Dalam Negeri) No. 2/P/SKB/2003, No. 1068/Menkes/SKB/VII/2003, MA/230 B/2003, dan 4415-404 Tahun1068/Menkes/SKB/VII/2003, MA/230 B/2003, dan 4415-404 Tahun 2003 tentang2003 tentang Tim Pembina Usaha Kesehatan SekolahTim Pembina Usaha Kesehatan Sekolah PusatPusat  Kepmenkes No. 1193/Menkes/SK/VIII/2004Kepmenkes No. 1193/Menkes/SK/VIII/2004 tentangtentang Kebijakan Nasional Promosi KesehatanKebijakan Nasional Promosi Kesehatan  Kepmenkes No. 1114/Menkes/SK/VIII/2005Kepmenkes No. 1114/Menkes/SK/VIII/2005 tentangtentang Pelaksanaan Promosi Kesehatan di DaerahPelaksanaan Promosi Kesehatan di Daerah PUSAT PROMOSI KESEHATAN DEPARTEMEN KESEHATAN REPUBLIK INDONESIA PHBS DI SEKOLAH
  3. 3. I. LATAR BELAKANGI. LATAR BELAKANG - SEHATSEHAT adalahadalah hak asasi manusia danhak asasi manusia dan merupakan investasi pembangunanmerupakan investasi pembangunan.. OlehOleh karena itu, kesehatan perlu dipelihara, dilindungikarena itu, kesehatan perlu dipelihara, dilindungi dan ditingkatkan kualitasnya melalui berbagaidan ditingkatkan kualitasnya melalui berbagai upaya yang dilakukan oleh semua pihak.upaya yang dilakukan oleh semua pihak. - Undang-undang No. 23 Tahun 1992 pasal 45Undang-undang No. 23 Tahun 1992 pasal 45  penyelenggaraan kesehatan sekolah bertujuanpenyelenggaraan kesehatan sekolah bertujuan untuk meningkatkan kemampuan untuk hidupuntuk meningkatkan kemampuan untuk hidup sehat, meningkatkan lingkungan sehat dansehat, meningkatkan lingkungan sehat dan mendidik sumber daya berkualitasmendidik sumber daya berkualitas ..
  4. 4.  Saat ini terdapat lebih dari 250.000 sekolah negeri,Saat ini terdapat lebih dari 250.000 sekolah negeri, swasta maupun sekolah agama dari berbagai tingkatanswasta maupun sekolah agama dari berbagai tingkatan . Jika tiap sekolah memiliki 20 kader kesehatan. Jika tiap sekolah memiliki 20 kader kesehatan  akan ada 5 juta kader kes. yang dapat membantu “akan ada 5 juta kader kes. yang dapat membantu “ Menggerakkan dan Memberdayakan MasyarakatMenggerakkan dan Memberdayakan Masyarakat Untuk Hidup Sehat “Untuk Hidup Sehat “  Strategi Depkes.Strategi Depkes.  Anak sekolah merupakan aset atau modal utamaAnak sekolah merupakan aset atau modal utama pembangunan di masa depan, maka perlu dijaga,pembangunan di masa depan, maka perlu dijaga, ditingkatkan dan dilindungi kesehatannya.ditingkatkan dan dilindungi kesehatannya.  Sekolah ada dimana-mana dan dapat dijadikan tempatSekolah ada dimana-mana dan dapat dijadikan tempat pembelajaran bagi anak sekolah untukpembelajaran bagi anak sekolah untuk mengoptimalkan pertumbuhan fisik dan perkembanganmengoptimalkan pertumbuhan fisik dan perkembangan kapabilitas kecerdasannya. Dengan jumlah sekolahkapabilitas kecerdasannya. Dengan jumlah sekolah yang cukup besar di Indonesia sudah sepatutnyayang cukup besar di Indonesia sudah sepatutnya selain intervensi pendidikan juga perlu dilakukanselain intervensi pendidikan juga perlu dilakukan intervensi kesehatan.intervensi kesehatan.
  5. 5.  Usaha kesehatan di sekolah diantaranyaUsaha kesehatan di sekolah diantaranya ditujukan untuk menanamkan nilai-nilai perilakuditujukan untuk menanamkan nilai-nilai perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) serta menciptakanhidup bersih dan sehat (PHBS) serta menciptakan lingkungan sekolah yang sehat, yang disebutlingkungan sekolah yang sehat, yang disebut sebagai PHBS di Sekolah.sebagai PHBS di Sekolah.  Berbagai upaya sudah dilakukan untukBerbagai upaya sudah dilakukan untuk mengembangkan PHBS di Sekolah, namunmengembangkan PHBS di Sekolah, namun dalam kenyataannya baru sedikit yangdalam kenyataannya baru sedikit yang melaksanakan PHBS di Sekolah. Hal inimelaksanakan PHBS di Sekolah. Hal ini disebabkan kurangnya komitmen dan dukungandisebabkan kurangnya komitmen dan dukungan dari para penentu kebijakan, terutama daridari para penentu kebijakan, terutama dari lintaslintas programprogram dandan lintas sektorlintas sektor yang terkait denganyang terkait dengan institusi pendidikan, baik yang menyangkutinstitusi pendidikan, baik yang menyangkut tentang kebijakan, maupun alokasi dana untuktentang kebijakan, maupun alokasi dana untuk menunjang kegiatan operasional PHBS dimenunjang kegiatan operasional PHBS di sekolah.sekolah.
  6. 6.  PHBS di Sekolah hanya dapat terwujudPHBS di Sekolah hanya dapat terwujud apabila ada keinginan, kemauan danapabila ada keinginan, kemauan dan kemampuan dari para pengambilkemampuan dari para pengambil kebijakan di lingkungankebijakan di lingkungan pemerintahanpemerintahan daerahdaerah,, institusi pendidikan, institusiinstitusi pendidikan, institusi kesehatankesehatan dan lintas sektor laindan lintas sektor lain yangyang terkait untuk menjadikan program PHBSterkait untuk menjadikan program PHBS di Sekolah menjadi salah satu prioritasdi Sekolah menjadi salah satu prioritas dan menjadi agenda pembangunan didan menjadi agenda pembangunan di kabupaten / kota.kabupaten / kota.
  7. 7. II. PHBS DI SEKOLAHII. PHBS DI SEKOLAH 2.1. Pengertian PHBS di Sekolah2.1. Pengertian PHBS di Sekolah  "PHBS di Sekolah", berarti anak sekolah"PHBS di Sekolah", berarti anak sekolah harus diberdayakan agar sadar, mau danharus diberdayakan agar sadar, mau dan mampu melaksanakan perilaku hidupmampu melaksanakan perilaku hidup bersih dan sehat di sekolah.bersih dan sehat di sekolah.  "PHBS di Sekolah", berarti ketersediaan"PHBS di Sekolah", berarti ketersediaan sarana lingkungan sekolah yang sehatsarana lingkungan sekolah yang sehat harus diupayakan dan menjadi urusanharus diupayakan dan menjadi urusan pemerintah kabupaten/kota dan jajarannyapemerintah kabupaten/kota dan jajarannya ((sektor pendidikan, kesehatan,sektor pendidikan, kesehatan, pertamanan, dllpertamanan, dll).).
  8. 8.  "PHBS di Sekolah" berarti"PHBS di Sekolah" berarti jajaranjajaran pendidikan dan jajaran kesehatanpendidikan dan jajaran kesehatan harus dapat menjadi teladan dalamharus dapat menjadi teladan dalam berperilaku hidup bersih dan sehatberperilaku hidup bersih dan sehat serta memberikan pelayananserta memberikan pelayanan kesehatan preventif dan promotif dikesehatan preventif dan promotif di sekolah.sekolah.
  9. 9. 2.2. TUJUAN2.2. TUJUAN Tujuan Umum :Tujuan Umum :  MeningkatnyaMeningkatnya pengetahuan, sikap dan kemampuanpengetahuan, sikap dan kemampuan warga sekolah dan masyarakat lingkungan sekolahwarga sekolah dan masyarakat lingkungan sekolah dalam mencegah penyakit, memelihara dandalam mencegah penyakit, memelihara dan meningkatkan kesehatan serta berperan aktif dalammeningkatkan kesehatan serta berperan aktif dalam upaya peningkatan kesehatan yang didukung denganupaya peningkatan kesehatan yang didukung dengan kebijakan sekolah sehat.kebijakan sekolah sehat. Tujuan Khusus :Tujuan Khusus :  Meningkatkan warga sekolah dan masyarakatMeningkatkan warga sekolah dan masyarakat lingkungan sekolah yang berperilaku hidup bersih danlingkungan sekolah yang berperilaku hidup bersih dan sehat.sehat.  Meningkatkan lingkungan sekolah yang sehat, aman danMeningkatkan lingkungan sekolah yang sehat, aman dan nyaman.nyaman.  Meningkatkan peranMeningkatkan peran aktifaktif masyarakat sekolahmasyarakat sekolah untukuntuk meningkatkan kesehatan masyarakat di lingkunganmeningkatkan kesehatan masyarakat di lingkungan sekolah dan sekitarnya.sekolah dan sekitarnya.  Meningkatkan dukungan kebijakan sehat dalam promosiMeningkatkan dukungan kebijakan sehat dalam promosi kesehatan di sekolah.kesehatan di sekolah.
  10. 10. 2.3. MANFAAT PHBS DI SEKOLAH2.3. MANFAAT PHBS DI SEKOLAH  Terciptanya sekolah yang bersih dan sehat,Terciptanya sekolah yang bersih dan sehat, sehingga anak sekolah dan guru dilindungi darisehingga anak sekolah dan guru dilindungi dari berbagai gangguan dan ancaman penyakit.berbagai gangguan dan ancaman penyakit.  Semakin meningkatnya semangat prosesSemakin meningkatnya semangat proses belajar mengajar yang berdampak pada prestasibelajar mengajar yang berdampak pada prestasi belajar anak sekolah.belajar anak sekolah.  Citra sekolah sebagai sarana pendidikanCitra sekolah sebagai sarana pendidikan semakin meningkat, sehingga mampu menariksemakin meningkat, sehingga mampu menarik minat orang tua (masyarakat).minat orang tua (masyarakat).  Semakin meningkatnya citra pemerintah daerahSemakin meningkatnya citra pemerintah daerah di bidang pendidikan.di bidang pendidikan.  Dapat menjadi percontohan sekolah ber-PHBSDapat menjadi percontohan sekolah ber-PHBS bagi daerah lainbagi daerah lain
  11. 11. SASARAN PHBS DISASARAN PHBS DI SEKOLAHSEKOLAH  PESERTA DIDIKPESERTA DIDIK  WARGA SEKOLAHWARGA SEKOLAH  MASYARAKAT LINGKUNGAN SEKOLAHMASYARAKAT LINGKUNGAN SEKOLAH  PGRI, KOMITE SEKOLAHPGRI, KOMITE SEKOLAH  TIM PEMBINA UKS DAN TIM PELAKSANATIM PEMBINA UKS DAN TIM PELAKSANA UKS.UKS.  PENENTU KEBIJAKAN / PENGAMBILPENENTU KEBIJAKAN / PENGAMBIL KEPUTUSAN ( KEPALA DINAS PENDIDIKAN,KEPUTUSAN ( KEPALA DINAS PENDIDIKAN, KEPALA DINAS KESEHATAN, KEPALAKEPALA DINAS KESEHATAN, KEPALA DAERAH, DPR/DPRD ).DAERAH, DPR/DPRD ).
  12. 12. 2.4. INDIKATOR PHBS Dl SEKOLAH2.4. INDIKATOR PHBS Dl SEKOLAH  Indikator adalah suatu alat ukur untuk menilai keadaan atau permasalahan kesehatan di sekolah. Indikator PHBS di sekolah yaitu :
  13. 13. 1. Aktivitas Fisik Minimal 301. Aktivitas Fisik Minimal 30 Mnt/olahraga Secara TeraturMnt/olahraga Secara Teratur dan Terukurdan Terukur  SD/sederajat menerapkanSD/sederajat menerapkan aktivitas fisik minimal 30 mntaktivitas fisik minimal 30 mnt setiap hari/olahraga bagisetiap hari/olahraga bagi warga sekolah.warga sekolah. arinaarina  OLAHARAGAOLAHARAGA
  14. 14. 22 .. Tersedianya SaranaTersedianya Sarana Pendukung Utk Cuci Tangan dgPendukung Utk Cuci Tangan dg Air Bersih dan Pakai SabunAir Bersih dan Pakai Sabun  SD/sederajat yg MenyediakanSD/sederajat yg Menyediakan Sarana Pendukung Berupa AirSarana Pendukung Berupa Air Bersih dan Tmpt Cuci TanganBersih dan Tmpt Cuci Tangan arinaarina
  15. 15. 3. Menimbang Berat Badan dan3. Menimbang Berat Badan dan Tinggi Badan Peserta DidikTinggi Badan Peserta Didik  SD/sederajat MelakukanSD/sederajat Melakukan Pengukuran Berat Badan danPengukuran Berat Badan dan Tinggi Badan Pst Didik Setiap 6Tinggi Badan Pst Didik Setiap 6 BlnBln arinaarina
  16. 16. 4. Menyediakan Tempat4. Menyediakan Tempat SampahSampah  SD/Sederajat MenyediakanSD/Sederajat Menyediakan Tempat Sampah di Kelas DanTempat Sampah di Kelas Dan Lingkungan SekolahLingkungan Sekolah arinaarina
  17. 17. 55 .. Penerapan Kawasan tanpaPenerapan Kawasan tanpa RokokRokok  SD/Sederajat MelakukanSD/Sederajat Melakukan Kawasan Tanpa Rokok diKawasan Tanpa Rokok di Lingkungan SekolahLingkungan Sekolah arinaarina
  18. 18. 66 .. Pemberantasan SarangPemberantasan Sarang NyamukNyamuk  SD/Sederajat MelakukanSD/Sederajat Melakukan Pemebrantasan SarangPemebrantasan Sarang Nyamuk di Lingk SekolahNyamuk di Lingk Sekolah Seminggu SekaliSeminggu Sekali arinaarina
  19. 19. 7. Adanya Jamban Sehat7. Adanya Jamban Sehat  SD/Sederajat MenyediakanSD/Sederajat Menyediakan Sarana Buang Air Besar danSarana Buang Air Besar dan Buang Air Kecil yg sesuai JlhBuang Air Kecil yg sesuai Jlh PendidikPendidik arinaarina
  20. 20. 88 .. Tersedianya Kantin Sehat diTersedianya Kantin Sehat di SekolahSekolah  SD/Sederajat MenyediakanSD/Sederajat Menyediakan Kantin di sekolah dg MenuKantin di sekolah dg Menu Sehat/Gizi SeimbangSehat/Gizi Seimbang arinaarina
  21. 21. III. PELAKU DAN DUKUNGANIII. PELAKU DAN DUKUNGAN YANG DIHARAPKANYANG DIHARAPKAN  Dalam pengembangan perilaku hidupDalam pengembangan perilaku hidup bersih dan sehat di sekolah diperlukanbersih dan sehat di sekolah diperlukan dukungan dari berbagai pihak, terutamadukungan dari berbagai pihak, terutama dari para pengambil keputusan yangdari para pengambil keputusan yang terkait dengan tatanan sekolah, yaitu :terkait dengan tatanan sekolah, yaitu :
  22. 22. PelakuPelaku DukunganDukungan BUPATI/BUPATI/ WALIKOTAWALIKOTA Mengeluarkan kebijakan dalam bentukMengeluarkan kebijakan dalam bentuk perda, Surat Keputusan, Surat Edaran,perda, Surat Keputusan, Surat Edaran, Instruksi, himbauan tentangInstruksi, himbauan tentang pelaksanaan PHBS di Sekolah.pelaksanaan PHBS di Sekolah. BAPPEDABAPPEDA Mengalokasikan anggaran untukMengalokasikan anggaran untuk pengembangan PHBS di Sekolahpengembangan PHBS di Sekolah DPRDDPRD - Memberikan persetujuan anggaranMemberikan persetujuan anggaran pengembangan PHBS di Sekolah.pengembangan PHBS di Sekolah. - Memantau kinerja Bupati/Wali kotaMemantau kinerja Bupati/Wali kota yang berkaitan denganyang berkaitan dengan pengembangan PHBS di Sekolah.pengembangan PHBS di Sekolah.
  23. 23. PelakuPelaku DukunganDukungan SektorSektor PendidikanPendidikan DanDan KesehatanKesehatan - Mengeluarkan surat keputusan bersama untukMengeluarkan surat keputusan bersama untuk melaksanakan pengembangan I PHBS di tiapmelaksanakan pengembangan I PHBS di tiap Sekolah.Sekolah. - Membuat petunjuk pelaksanaan (Juklak)Membuat petunjuk pelaksanaan (Juklak) 1 dan petunjuk teknis (Juknis) PHBS di1 dan petunjuk teknis (Juknis) PHBS di tiap Sekolahtiap Sekolah - Mengajukan Rencana Anggaran SatuanMengajukan Rencana Anggaran Satuan Kerja ( RASK) untuk pelaksanaan PHBSKerja ( RASK) untuk pelaksanaan PHBS di Sekolahdi Sekolah - Melatih seluruh tenaga pengelola PHBSMelatih seluruh tenaga pengelola PHBS di Sekolah.di Sekolah.
  24. 24. PelakuPelaku DukunganDukungan SektorSektor PendidikanPendidikan DanDan KesehatanKesehatan - Mengkoordinasikan kegiatan pengem-Mengkoordinasikan kegiatan pengem- bangan PHBS di Sekolah.bangan PHBS di Sekolah. - Memantau kinerja sektor terkait dalamMemantau kinerja sektor terkait dalam pelaksanaan PHBS di Sekolah.pelaksanaan PHBS di Sekolah. - Mengadakan evaluasi pelaksanaanMengadakan evaluasi pelaksanaan PHBS di Sekolah secara berkala.PHBS di Sekolah secara berkala. - Melengkapi sarana kesehatanMelengkapi sarana kesehatan lingkungan di Sekolahlingkungan di Sekolah - Melaksanakan Usaha KesehatanMelaksanakan Usaha Kesehatan SekolahSekolah - Menyediakan media promosi PHBSMenyediakan media promosi PHBS
  25. 25. PelakuPelaku DukunganDukungan SektorSektor Terkait/OrmaTerkait/Orma s/s/ LSM/LSM/ SwastaSwasta - Membantu pelaksanaan PHBS di SekolaHMembantu pelaksanaan PHBS di SekolaH sesuai tugas dan potensi masing-masing.sesuai tugas dan potensi masing-masing. - Mengadakan evaluasi pelaksanaan PHBSMengadakan evaluasi pelaksanaan PHBS di Sekolahdi Sekolah
  26. 26. PELAKUPELAKU DUKUNGANDUKUNGAN MasyarakatMasyarakat SekolahSekolah - Anak sekolah menerapkan PHBSAnak sekolah menerapkan PHBS - Membuat petunjuk pelaksanaan (Juklak)Membuat petunjuk pelaksanaan (Juklak) dan petunjuk teknis (Juknis) PHBS didan petunjuk teknis (Juknis) PHBS di SekolahSekolah - Anak sekolah dapat menjadi kaderAnak sekolah dapat menjadi kader kesehatan bagi keluarganyakesehatan bagi keluarganya - Sekolah dapat menjadi lembagaSekolah dapat menjadi lembaga pembelajaran PHBSpembelajaran PHBS - Guru dapat menjadi mitra pengembanganGuru dapat menjadi mitra pengembangan PHBS di SekolahPHBS di Sekolah - Orangtua murid mendukung penerapanOrangtua murid mendukung penerapan PHBS di Sekolah termasuk pengalokasianPHBS di Sekolah termasuk pengalokasian dana.dana.
  27. 27. KERANGKAKERANGKA KONSEPKONSEP PHBS DIPHBS DI SEKOLAHSEKOLAH
  28. 28. PERMASALAHAN -Usia awal sekolah merupa-kan masa keemasan untuk menanamkan nilai- nilai PHBS, tapi belum diman- faatkan secara optimal. -Usia anak sekolah juga masa rawan terkena gang-guan berbagai penyakit. -Peranan sekolah belum optimal untuk menerapkan PHBS di sekolah. -Masih banyak sekolah yang tidak sehat. -Dukungan kebijakan untuk PHBS di sekolah masih kurang. PROSES / KEGIATAN - Melakukan advokasi untuk memperoleh dukungan sektor terkait dalam pengembangan PHBS di Sekolah. - Melaksanakan orientasi/sosialisasi PHBS di Sekolah keberbagai kelompok sasaran (guru, anak sekolah, orang tua murid). - Menyusun juklak dan juknis pelaksanaan PHBS di sekolah. - Menyediakan sarana lingkungan yang sehat di Sekolah. - Menyediakan media promosi PHBS. - Memantau pelaksanaan PHBS di Sekolah. DASAR PERTIMBANGAN - Sehat adalah hak asasi manusia dan merupakan investasi pembangunan, maka perlu dijaga, ditingkatkan dan dilindungi dari berbagai gangguan dan ancaman penyakit. - Anak sekolah merupakan aset atau modal utama pembangunan di masa depan yang perlu dijaga, ditingkatkan dan dilindungi kesehatannya. - Sekolah selain berfungsi sebagai tempat pembelajaran, juga dapat menjadi ancaman penularan penyakit jika tidak dikelola dengan baik. FAKTOR LINGKUNGAN - Sekolah ada dimana-mana yang dapat dimanfaatkan untuk menanamkan nilai-nilai PHBS pada anak sekolah. - Guru dapat menjadi mitra dalam pelaksanaan PHBS di Sekolah. - Anak sekolah dapat menjadi kader kesehatan bagi keluarganya dan masyarakat sekolah. - Ada peluang dan. dukungan untuk pelaksanaan PHBS di Sekolah. HASIL YANG DIPEROLEH • Anak Sekolah Menerapkan PHBS • Anak sekolah dapa Menjadi kader Kesehatan bagi Keluarganya • Sekolah dapat Menjadi Lembaga pembelajaran PHBS • Para Guru dapat Menjadi Mitra pengembangan PHBS di sekolah DAMPAK YANG DIHARAPKAN Anak sekolah tumbuh dan berprestasi
  29. 29. Cara PerhitunganCara Perhitungan  %SD yg Mempromosikan Kesehatan =%SD yg Mempromosikan Kesehatan =  Jlh SD yg Mempromosikan KesehatanJlh SD yg Mempromosikan Kesehatan  Jlh SD yang adaJlh SD yang ada % SD yg Mempromosikan kes mrpk hsl% SD yg Mempromosikan kes mrpk hsl Pemantauan Seluruh SD di wilayah tt (kec,Pemantauan Seluruh SD di wilayah tt (kec, kab/kota, prov) dlm kurun wkt tt yg dihitung setiapkab/kota, prov) dlm kurun wkt tt yg dihitung setiap thn dan bkn angka kumulatif thn sebelumnya.thn dan bkn angka kumulatif thn sebelumnya. arinaarina X 100%
  30. 30. TrimongTrimong GGenenaseuhaseuh !! Terimakasih!Terimakasih! Thank You!Thank You! ArinaArina

×