Gizi, pertumbuhan & perkembangan balita

13,945 views
13,471 views

Published on

1 Comment
5 Likes
Statistics
Notes
No Downloads
Views
Total views
13,945
On SlideShare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
0
Actions
Shares
0
Downloads
2,255
Comments
1
Likes
5
Embeds 0
No embeds

No notes for slide
  • Pertumbuhan merupakan proses perubahan yang dapat diukur secara kuantitatif, mengikuti perjalanan waktu dan setiap anak memiliki pola tumbuh masing-masing dengan pola yang sama
  • PERTUMBUHAN DAN PERKEMBANGAN ANAK
  • GIZI SEIMBANG DAN PERTUMBUHAN Gizi seimbang diperlukan bagi pertumbuhan dan perkembangan yang normal, kecerdasan, kesehatan dan aktivitas sehari-hari dan berbagai proses dalam tubuh lainnya. Pada dua tahun pertama kehidupan, anak tumbuh dan berkembang dengan cepat. Oleh karena itu periode ini merupakan periode kritis dari pertumbuhan seorang anak. Keadaan gizi yang tidak seimbang akan mengakibatkan terganggunya pertumbuhan seorang anak. Kekurangan zat gizi akan menghambat pertumbuhan, sedangkan kelebihan zat gizi mengakibatkan anak tumbuh berlebihan. Oleh karena itu memantau pertumbuhan anak merupakan salah satu cara untuk mengetahui keadaan kesehatan anak secara umum, dan mengetahui perkembangan keadaan gizi anak secara khusus.
  • Gizi, pertumbuhan & perkembangan balita

    1. 1. DINAS KESEHATAN PROVINSI NANGGROE ACEH DARUSSALAM
    2. 2. Pengertian Pertumbuhan Pertumbuhan memiliki pengertian “perubahan ukuran fisik dari waktu ke waktu”. Ukuran fisik tidak lain adalah ukuran tubuh manusia baik dari segi dimensi, proposi maupun komposisinya yang lebih dikenal dengan sebutan antropometri. Oleh karena pertumbuhan merupakan suatu proses yang berkelanjutan dan mengikuti perjalanan waktu maka pertumbuhan pada manusia dapat diartikan pula sebagai perubahan antropometri dari waktu ke waktu.
    3. 3. Pengertian Perkembangan Perkembangan adalah perubahan kemampuan motorik (kasar maupun halus), perilaku dan mental seorang anak. Perkembangan tidak dapat diukur secara kuantitatif seperti halnya dengan pertumbuhan. Perkembangan dinilai secara kualitatif.
    4. 4. Merupakan perubahan yang dapat diukur secara kuantitatif Mengikuti perjalanan waktu Dalam keadaan normal memiliki jalur tertentu untuk setiap anak (growth trajectory) 10 Ciri Pertumbuhan
    5. 5. APA YANG DIMAKSUD DENGAN PEMANTAUAN PERTUMBUHAN BALITA? APA YANG DIMAKSUD DENGAN PENILAIAN STATUS GIZI? DUA ISTILAH YANG BERKAITAN Pengamatan secara teratur terhadap status proses tumbuh anak dari bulan ke bulan untuk mengetahui perkembangan keadaan kesehatan dan gizi anak Penilaian terhadap status pencapaian pertumbuhan anak pada waktu tertentu atau pada kondisi tertentu
    6. 6. GIZI SEIMBANG ? Ya Indikasi perkembangan Keadaan Gizi Baik Tidak Indikasi perkembangan Keadaan gizi yang memburuk Pertumbuhan Baik Pertumbuhan Terganggu Kenapa Pertumbuhan dipantau?
    7. 7. BAGAIMANA MEMANTAU PERTUMBUHAN INDIVIDU BALITA
    8. 8. PERTUMBUHAN DAN PERKEMBANGAN ANAK 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 1 Umur Anak (bulan) Beratbadan(kg) Anak yang sehat akan tumbuh dan berkembang dengan baik Pertumbuhan Anak
    9. 9. Anak yang tidak naik berat badannya mengindikasikan Ketidak seimbangan gizi (kekurangan zat gizi) dan Keadaan kesehatan anak Akibat kekurangan asupan zat gizi Akibat kekurangan makanan Akibat menderita penyakit infeksi Pola asuh, pola perawatan anak, perilaku kesehatan, keadaan ekonomi, pengetahuan ibu
    10. 10. Perkembangan Pertumbuhan Kecerdasan Pemeliharaan kesehatan Aktivitas dan Lain-lain DIPERLUKANUNTUK GIZISEIMBANG
    11. 11. PENGERTIAN STATUS GIZI STATUS (KEADAAN) GIZI Adalah keadaan yang diakibatkan oleh keseimbangan antara jumlah ASUPAN zat gizi dengan jumlah KEBUTUHAN zat gizi oleh TUBUH untuk berbagai proses biologis
    12. 12. Pertumbuhan terganggu (Tidak dipantau pertumbuhannya) Pertumbuhan Normal (Dipantau Pertumbuhannya) Berawal sama Berakhir beda
    13. 13. INGAT SEMBOYAN !!! Anak yang sehat bertambah umur bertambah berat badannya Apa artinya ??? Anak yang SEHAT akan TUMBUH dengan BAIK
    14. 14. YANG PERLU DIPERHATIKAN DALAM PEMANTAUAN PERTUMBUHAN BALITA 1. CARA MENIMBANG ANAK Cara menimbang anak dengan benar merupakan salah satu syarat untuk MENJAMIN KUALITAS pemantauan pertumbuhan
    15. 15. POSISI TIMBANGAN DENGAN KANTUNG PENIMBANG DALAM KEADAAN KOSONG 1. Pilih Pelana rumah atau dahan penggantung yang kuat 7. Posisi kedua paku timbangan harus lurus 6. Bandul penyeimbang dapat berupa kantong/ plastik berisi kerikil atau pasir 2. Tali penggantung dacin yang kuat 5. Bandul geser di angka NOL 4. Sarung atau celana timbang tempat anak diletakkan 3. Gantungkan dacin dengan posisi batang dacin sejajar dengan mata penimbang
    16. 16. 10. Catat berat badan anak pada skala disini (ujung bandul geser) 9. Saat membaca skala hasil penimbangan posisi kedua paku timbang lurus 7. Anak berada dalam sarung atau celana timbang CARA MENIMBANG ANAK 8. Bandul timbang digeser sampai seimbang
    17. 17. Angka NOL Posisisarung timbangterpasang KESALAHAN MENIMBANG YANG SERING TERJADI Anak langsung dinaikkan ke sarung timbang Batang dacin tidak datar, tapi mendongak Akibatnya anak menjadi LEBIH BERAT Kedua paku tidak lurus
    18. 18. 2. CARA MENGHITUNG UMUR ANAK Mengapa UMUR Anak harus dihitung secara benar? 1. Karena pertumbuhan anak dipengaruhi oleh umur anak. 2. Karena kecepatan tumbuh (“growth rate”) balita dari umur 0 bulan sampai 60 bulan berbeda-beda. 3. Mengetahui umur anak dengan tepat sangat penting untuk menilai apakah kecepatan tumbuh anak mengkuti kecepatan tumbuh normal pada umur tersebut. a. Kecepatan tumbuh anak laki-laki: a1). Antara 0 -1 bulan = 0,8 – 1,1 kg a2). Antara 8 - 9 bulan = 0,3 – 0,5 kg b. Kecepatan tumbuh anak perempuan: b1). Antara 0 - 1 bulan = 0,6 – 0,9 kg b2). Antara 8 - 9 bulan = 0,3 – 0,5 kg
    19. 19. CARA MENGHITUNG UMUR ANAK BALITA Tanggal Hari Bulan Tahun Ditimbang 05 07 2003 Lahir 10 06 2001 SELISIH -5 Hari 1 Bln 2 Thn -(0 Bln) (1 Bln)(24 Bln) UMUR ANAK = 25 bulan kurang 5 hari Karena kekurangan hari masih di bawah 16 hari, maka umur anak dibulatkan menjadi 25 bulan CONTOH 1
    20. 20. CARA MENGHITUNG UMUR ANAK BALITA Tanggal Hari Bulan Tahun Ditimbang 05 02 2003 Lahir 21 07 2001 SELISIH -16 Hari -5 Bln 2 Thn -(1 Bln) -(5 Bln) (24 Bln) UMUR ANAK = 19 bulan kurang 16 hari Karena kekurangan lebih dari 15 hari, maka umur anak dibulatkan ke bawah menjadi 18 bulan CONTOH 2
    21. 21. 3. PLOTKAN DENGAN BENAR BERAT BADAN ANAK SETIAP BULANNYA PADA KMS v v v v v v v v v v v v v Anak turun berat badannya segera diatasi Anak naik kembali berat badannya mengejar pertumbuhan normalnya
    22. 22. BAGAIMANA CARA MENILAI STATUS PERTUMBUHAN ANAK? Bukan hanya asal naik berat badannya Tapi harus dengan melihat garis pertumbuhan anak dalam grafik KMS Naik dan Tumbuh Normal Naik tetapi tumbuh Tidak Normal
    23. 23. 21 Balita naik berat badannya (N) bila: 1. Garis pertumbuhannya naik mengikuti salah satu pita warna 2. Garis pertumbuhannya naik dan pindah ke pita warna di atasnya
    24. 24. PEMANTAUAN PERTUMBUHAN DI TINGKAT WILAYAH 1. Dimana Pemantauan Pertumbuhan Wilayah sebaiknya dilakukan? DI tingkat Desa/Kelurahan 2. Kenapa di Tingkat Desa/Kelurahan? Karena Tingkat Desa/Kelurahan adalah yang paling dekat dengan POSYANDU, sehingga data hasil penimbangan dapat lebih cepat diakses dan diolah dengan cepat untuk dapat mengetahui kondisi pertumbuhan BALITA di wilayah tersebut
    25. 25. BAGAIMANA MENGIDENTIFIKASI BALITA YANG HARUS TUMBUH KEJAR 1. Balita yang harus tumbuh kejar adalah BALITA yang KURUS 2. BALITA yang KURUS adalah yang Berat Badannya kurang proporsional dengan Tinggi Badannya 3. Untuk mengetahui KURUS atau TIDAK KURUSnya seorang anak, maka selain anak ditimbang juga diukur Tinggi atau panjang Badannya 4. Lihat pada TABEL BAKU BERAT menurut TINGGI BADAN (BB/TB) untuk menilai KURUS atau TIDAK KURUSNYA seorang anak
    26. 26. BAGAIMANA CARA MENENTUKAN GARIS PERTUMBUHAN NORMAL SEORANG ANAK
    27. 27. Didasarkan pada penilaian PENCAPAIAN PERTUMBUHAN (“GROWTH ACHIEVEMENT”) 1. Indeks BB/U menyatakan  Apakah Berat Badan yang dicapai pada UMUR tertentu sesuai dengan NORMA (rujukan) 2. Indeks TB/U menyatakan  Apakah Tinggi Badan yang dicapai pada UMUR tertentu sesuai dengan NORMA (rujukan) 3. Indeks BB/TB menyatakan  Apakah Berat Badan yang dicapai pada TINGGI tertentu sesuai dengan NORMA (rujukan) PENILAIAN STATUSGIZI DENGAN INDEKS ANTROPOMETRI: BB/U, TB/U dan BB/TB
    28. 28. PENCAPAIAN PERTUMBUHAN YANG BAIK STATUSGIZI BAIK Jumlah Zat Gizi yang dikonsumsi Sesuai dengan Jumlah Zat Gizi yang dibutuhkan (“Gizi Seimbang”) Keadaan Kesehatan Anak yang Baik Merupakan refleksi dari
    29. 29. FAKTA DI LAPANGANFAKTA DI LAPANGAN
    30. 30. D D T K B = Deteksi = Dini = Tumbuh = Kembang = Balita D D T K B = Datang = Daftar = Timbang = Kueh = Bubar HARAPAN KENYATAAN
    31. 31. SALAH MEMASANG TIMBANGAN BATANG DACIN TIDAK SEIMBANG
    32. 32. DACIN TIDAK LAYAK PAKAI HARUS DITERA
    33. 33. TITIK NOL SALAH BUKAN PADA ANGKA NOL TAPI MENEMPEL PADA PENGGANTUNG
    34. 34. GIZI BURUK DAN AKIBATNYA PENANGGULANGAN MASALAH GIZI/ GIZI BURUK DINAS KESEHATAN PROVINSI NAD
    35. 35. Perkembangan motorik Pertumbuhan Kecerdasan Daya tahan tubuh Aktivitas STATUS GIZI MEMPENGARUHI Metabolisme dalam tubuh
    36. 36. GIZI BAIK GIZI KURANG GIZI BURUK 1. Proses Kejadian Gizi Buruk Kurang asupan zat gizi Penyakit infeksi Kurang asupan zat gizi Penyakit infeksi M engikuti perjalanan waktu Dapat Dicegah
    37. 37. GIZI BAIK GIZI KURANG GIZI BURUK PEMANTAUAN PERTUMBUHAN BALITA GAGAL TUMBUH TUMBUH NORMAL 2. Upaya Pencegahan Masalah Gizi Buruk INTERVENSI GIZI Dan KESEHATAN BALITA
    38. 38. GIZI BAIK GIZI KURANG GIZI BURUK INTERVENSI GIZI Dan KESEHATAN BALITA LAPORAN MASYARAKAT, PELACAKAN GIZI BURUK PEMANTAUAN PERTUMBUHAN BALITA KONFIRMASI BGM GAGAL TUMBUH TUMBUH NORMAL 3. Kewaspadaan Dini Gizi Buruk
    39. 39. GIZI BAIK GIZI KURANG GIZI BURUK INTERVENSI GIZI Dan KESEHATAN BALITA LAPORAN MASYARAKAT, PELACAKAN GIZI BURUK DIRUJUK KE PUSKESMAS / RS UNTUK PENANGANAN ANAK GIZI BURUK PEMANTAUAN PERTUMBUHAN BALITA KONFIRMASI BGM GAGAL TUMBUH TUMBUH NORMAL 4. Penanganan Balita Gizi Buruk Ya Tidak
    40. 40. GIZI BAIK GIZI KURANG GIZI BURUK INTERVENSI GIZI Dan KESEHATAN BALITA LAPORAN MASYARAKAT, PELACAKAN GIZI BURUK DIRUJUK KE PUSKESMAS/RS UNTUK PENANGANAN ANAK GIZI BURUK INVESTIGASI EPIDEMIOLOGI KLB PENANGGULANGAN KOMPREHENSIF SURVEILANS KETAT PEMANTAUAN PERTUMBUHAN BALITA KONFIRMASI BGM GAGAL TUMBUH TUMBUH NORMAL 5. KLB Gizi Buruk (a) Tidak Ya - %N/D - Jml BGM
    41. 41. GIZI BAIK GIZI KURANG GIZI BURUK INTERVENSI GIZI Dan KESEHATAN BALITA LAPORAN MASYARAKAT, PELACAKAN GIZI BURUK DIRUJUK KE PUSKESMAS/RS UNTUK PENANGANAN ANAK GIZI BURUK INVESTIGASI EPIDEMIOLOGI KLB TIDAK KLB PENANGGULANGAN KOMPREHENSIF SURVEILANS KETAT PEMANTAUAN PERTUMBUHAN BALITA KONFIRMASI BGM GAGAL TUMBUH TUMBUH NORMAL 6. KLB Gizi Buruk (b) Tidak Ya - %N/D - Jml BGM
    42. 42. GIZI BAIK GIZI KURANG GIZI BURUK INTERVENSI GIZI Dan KESEHATAN BALITA LAPORAN MASYARAKAT, PELACAKAN GIZI BURUK DIRUJUK KE PUSKESMAS/RS UNTUK PENANGANAN ANAK GIZI BURUK INVESTIGASI EPIDEMIOLOGI KLB TIDAK KLB PENANGGULANGAN KOMPREHENSIF SURVEILANS KETAT PEMANTAUAN PERTUMBUHAN BALITA KONFIRMASI BGM REVITALISASI POSYANDU GAGAL TUMBUH TUMBUH NORMAL 7. Revitalisasi Posyandu Tidak Ya - %N/D - Jml BGM
    43. 43. GIZI BURUK DAPAT MERUPAKAN PUNCAK GUNUNG ES DILAUT MENGAPA INVESTIGASI EPIDEMIOLOGI Anak Gizi Buruk yg dilaporkan/ ditemukan Periksa Jumlah Anak kurus Lacak Kemungkinan ada Anak Gizi Buruk lain yang belum ditemukan
    44. 44. IDENTIFIKASI BALITA GIZI BURUK
    45. 45. PERTAMA TERIDENTIFIKASI BGM PPB PERIKSA TANDA-2 KLINIS PERIKSA ANTROPOMETRI BB dan TB (INDEKS BB/TB) ADA TIDAK ADA SANGAT KURUS KURUS NORMAL KONFIRMASI GIZI BURUK LAPORAN MASYARAKAT: ANAK DICURIGAI GIZI BURUK GIZI KURANG GIZI BAIK IDENTIFIKASI GIZI BURUK ≥ 2 KALI TIDAK NAIK BB
    46. 46. IDENTIFIKASI BALITA GIZI BURUK SECARA ANTROPOMETRIS
    47. 47. ANAK DITIMBANG BERAT BADANNYA (BB) ANAK DIUKUR PANJANG BADANNYA (PB) BB anak (kg) PB anak (cm) LIHAT BAKU ANTROPOMETRI UNTUK INDEKS BB/TB
    48. 48. TANDA-TANDA KLINIS BALITA GIZI BURUK
    49. 49. MARASMUS Anak sangat kurus Wajah seperti orang tua Cengeng dan rewel Rambut tipis, jarang, dan kusam Kulit keriput Tulang iga tampak jelas Pantat kendur dan keriput Perut cekung
    50. 50. KWASHIORKOR Wajah bulat dan sembab Cengeng dan rewel Apatis Rambut tipis, warna rambut jagung, mudah dicabut tanpa rasa sakit Perut dan kedua punggung kaki bengkak Bercak merah kehitaman di tungkai atau dipantat
    51. 51. MARASMIK-KWASIORKOR Kombinasi tanda-tanda Marasmus dan kawashiorkor
    52. 52. SALAH SATU TANDA KLINIS MARASMUS BAGGY PANT
    53. 53. BEBERAPA TANDA KLINIS MARASMUS CENGENG – IGA GAMANG – SANGAT KURUS – KULIT KERIPUT
    54. 54. SALAH SATU TANDA KLINIS MARASMUS ATAU KWASHIORKOR RAMBUT WARNA RAMBUT JAGUNG MUDAH DICABUT
    55. 55. BEBERAPA TANDA KLINIS KWASHIORKOR RAMBUT JAGUNG, MUDAH DICABUT PERUT BUNCIT APATIS OEDEMA PADA PUNGGUNG KAKI

    ×