Your SlideShare is downloading. ×
Wawancara x
Upcoming SlideShare
Loading in...5
×

Thanks for flagging this SlideShare!

Oops! An error has occurred.

×
Saving this for later? Get the SlideShare app to save on your phone or tablet. Read anywhere, anytime – even offline.
Text the download link to your phone
Standard text messaging rates apply

Wawancara x

555

Published on

0 Comments
0 Likes
Statistics
Notes
  • Be the first to comment

  • Be the first to like this

No Downloads
Views
Total Views
555
On Slideshare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
0
Actions
Shares
0
Downloads
1
Comments
0
Likes
0
Embeds 0
No embeds

Report content
Flagged as inappropriate Flag as inappropriate
Flag as inappropriate

Select your reason for flagging this presentation as inappropriate.

Cancel
No notes for slide

Transcript

  • 1. 1. Apa pendapatmu? dan kaitkan dengan Firman Tuhan tentang : a. Teori Jangeneel ! Pendapat saya tentang pendapat Jongeneel, yaitu saya setuju dengan pendapatnya mengenai iman dan ilmu pengetahuan karena ilmu pengetahuan akan mucul atau timbul dari iman kepercayaan yang kita miliki. Tuhan telah memberikan akal budi kepada manusia yang berguna untuk berfikir dan di dalamnya terdapat berbagai pertanyaan. Dengan iman kita akan timbul pertanyaan-pertanyaan dan rasa ingin tahu yang tinggi unuk mengetahui suatu kebenaran sehingga kita akan berusaha untuk mencari kebenarannya dan sampailah kita dapat memahami sesuatu yang belum kita ketahui sebagai ilmu pengetahuan. Dan hal ini akan terus berkembang jika kita memiliki iman. Seperti dalam Firman Tuhan mengatakan jikalau kita memiliki iman sebesar biji sesawi kita dapat memindahkan gunung. Hal ini berarti Iman yang kita miliki dapat memiliki berbagai pengetahuan yang sangat banyak. b. Teori Van Peurson ! Pendapat saya tentang pendapat Van Peursen, yaitu saya kurang setuju dengan pendapatnya tentang hubungan iman dan ilmu pengetahuan yang menyatakan bahwa ilmu pengetahuan menang atas kepercayaan, ajaran kebenaran rangkap, kepercayaan mengadakan ilmu pengetahuan, pemisahan kepercayaan dan ilmu pengetahuan, dua macam ilmu pengetahuan orang percaya dan ilmu pengetahuan orang tak percaya dan kepercayaan secara ufuk atau horison ilmu pengetahuan. Sedangkan yang memulai ilmu pengetahuan itu sendiri adalah iman yang kita miliki, sangat bertolak belakang dari pendapat Jongeenel. Firman Tuhan mengatakan melalui iman maka pengetahuan kita akan ditambahkan dan terus diperbaharui, di dalam Alkitab sangat banyak pengetahuan- pengetahuan baru yang kita dapatkan. Menjadi sebuah inspirasi, tergantung bagaimana kita menafsirkannya, biasanya kan berbeda-beda sesuai dengan keadaan kita saat membaca Firman Tuhan. Tugas Agama Wawancara X | Hubungan Iman & IPTEK 1
  • 2. 2. a. Pendapatmu tentang Teori Jangeneel dan katitannya dengan Firman Tuhan? Pendapat saya tentang hubungan positive dari Jongeneel dikaitkan dengan Firman Tuhan, yaitu Jongeneel mengatakan Iman mendahului Ilmu Pengetahuan, Ilmu Pengetahuan memaksa Iman menjalani proses terusmenerus mengoreksi diri sendiri dalam terang perkembangan Ilmu pengetahuan dan Iman melampaui ilmu Pengetahuan. Saya setuju, karena ketika kia memiliki iman maka semua I;mu Pengetahuan dapat kita dapatkan dan dipahami dengan baik. Dan ilmu pengetahuan itu akan memberi manfaat besar bagi kita yang memiliki iman maupun orang lain. Pemahaman mengenai Allah yang menentukan dapat digantikan pemahaman mengenai Allah pembina, dengan kuasa kasih yang mendorong manusia, bukanlah ketergantungan yang pasif terhadap Allah melaikan dalam kebebasan kreatif dengan bekal akal budinya mengeksplorasi rahasia alam ciptaan. b. Apa artinya Presdestinasi, Determinasi, Nasila & Takdir? i. Predestinasi (Yunani proorizo) berarti "menentukan sebelumnya" dan berlaku untuk maksud-maksud Allah yang diliputi dalam pemilihan. Pemilihan adalah pilihan Allah terhadap suatu umat "di dalam Kristus" (gereja yang sejati) bagi diri-Nya. Predestinasi meliputi apa yang akan terjadi pada umat Allah ini (semua orang yang sungguh-sungguh percaya kepada Kristus). 1) Allah mempredestinasi umat pilihan- Nya untuk: (a) dipanggil (Roma 8:30); (b) dibenarkan (Roma 3:24; 8:30); (c) dimuliakan (Roma 8:30); (d) dijadikan serupa dengan Putra-Nya (Roma 8:29); (e) dijadikan kudus dan tak bercacat (Efesus 1:4); (f) diangkat sebagai anak-anak Allah (Efesus 1:5); (g) ditebus (Efesus 1:7); (h) menerima suatu bagian (Efesus 1:14); (i) menjadi puji-pujian bagi kemuliaan-Nya (Efesus 1:12; 1 Petrus 2:9); (j) menerima Roh Kudus (Efesus 1:13; Galatia 3:14); dan (k) diciptakan untuk melakukan perbuatan baik (Efesus 2:10). 2) Predestinasi, seperti halnya pemilihan, menunjuk kepada kelompok tubuh Kristus (yaitu, gereja rohani yang sejati), dan terdiri atas orang-orang yang berhubungan dengan gereja oleh iman yang hidup kepada Yesus Kristus (Efesus 1:5,7,13; bandingkan dengan Kisah Para Rasul 2:38-41; 16:31). ii. Arti determinasi adalah suatu kemampuan dari dalam diri untuk tidak menyerah, sekalipun usaha yang akan dilakukan gagal dalam kenyataannya, tetapi mau berusaha untuk terus mencoba untuk mendapatkan yang diinginkan. Tugas Agama Wawancara X | Hubungan Iman & IPTEK 2
  • 3. iii. Arti nasib adalah sesuatu yang masih dapat diperbaiki atau diubah dalam kehidupan seseorang tergantung dari diri orang tersebut. Nasib baik seperti keberuntungan contohnya ia selalu memperoleh baik dalam usahanya. Nasib buruk seperti kemalangan / kesialan, contoh kemalangan buruk telah menimpa keluarganya, malang nasib yang buruk, mujur nasib baik. iv. Arti takdir adalah sesuatu yang sudah ditentukan oleh Tuhan atas diri seseorang.3. Carilah dampak negatif & positif IPTEK dalam kehidupan Gereja! Dampak negatif dan positif dari Ilmu Pengetahuan dalam kehidupan bergereja yaitu : i. Dampak_Positif Gereja sungguh-sungguh dikembangkan sebagai wadah persekutuan bagi kesaksian dan pelayanan kepada dunia, pemanfaatan untuk menangani masalah-masalah sosial dan dalam kaitan itu serta kesadaran interdependensi manusia dengan alam mengupayakan humanisasi, teknologi supaya melayani manusia. Teknologi juga sangat membantu manusia dalam beribadah. Misalnya nmembantu dalam komunikasi dalam ibadah jemaat dimudahkan membaca text lagu dan Alkitab melalui LCD dengan ukuran huruf yang besar sehingga jemaat yang sulit membaca Alkitab dengan huruf kecil dimudahkan. ii. Dampak_Negatif Eksploitasi alam dan lingkungan hidup yang mengabaikan interdependensi alam dengan manusia, dengan pengandalan penuh pada tekhnologi juga melahirkan pendewaan terhadap daya cipta yang bertentangan dengan Alkitab, membawa kekuasaan yang berdasarkan kekuatan. Orang menjadi malas dengan semua aktifitas manusia. Misalnya, Orang jadi malas membawa Alkitab ke gereja karena posisi Alkitab sebagai buku telah digantikan wujudnya di kalangan masyarakat dengan membawa Alkitab elektronik dalam handphone ke gereja yang lebih ringan dan praktis, menjadi mengandalkan barang elektronik, menjadi saling memamerkan teknologi yang dimiliki sehingga orang menjadi sombong. 4. a.Apa_itu_Frankenstein?Sosok monster ini dihidupkan oleh Dr Victor Frankenstein. Seorang mahasiswa kedokteranyang melakukan eksperimen terlarang untuk membuktikan bahwa manusia bisa diciptakandengan teknologi dan pemahaman mendalam akan ilmu kedokteran. Tugas Agama Wawancara X | Hubungan Iman & IPTEK 3
  • 4. Semua berawal dari keingintahuan, rasa penasaran, dan antusiasme masa muda akan ilmupengetahuan. Terkejut melihat eksperimen profesornya, ia pun tergerak untukmenyempurnakan. Dr Victor Frankenstein pun terobsesi pada upaya untuk menciptakansosok manusia sempurna. Ia pun menggunakan organ otak profesornya (yang baru sajameninggal), mengumpulkan potongan tubuh dari sejumlah jenazah yang masih baru,menjahit potongan-potongan itu dalam satu tubuh, dan menciptakan sesosok makhluk yangdiyakininya akan menjadi manusia sempurna hasil rekayasa eksperimennya. Setelah mengurung diri selama berhari bahkan berminggu-minggu mengerjakaneksperimen itu, Victor terkejut ketika makhluk eksperimennya yang dibangkitkan denganenergi listrik dari petir dan belut listrik itu ternyata menjadi sesosok makhluk buruk rupa, iatak menyangka bahwa ia baru saja menciptakan “sesosok Iblis!” Monster ini kemudian dikenal sebagai “FRANKENSTEIN”, walaupun itu penyebutanyang salah. Monster itu sebenarnya tanpa nama, tidak pernah diberi nama oleh penciptanya,dan menjadi makhluk asing yang mencari jati dirinya! Ia sebenarnya tidak tahu mengapa iaada dan untuk apa ia diciptakan. Dalam pencariannya itu sang monster justru ia menjadi terormenakutkan sejumlah orang, terutama bagi penciptanya sendiri: dr Victor Frankenstein! Frankenstein, merupakan cerita yang mungkin sudah akrab bagi kita. Kisah yang pernahpopuler dalam bentuk novel dan film sejak pertama kali dipublikasikan dalam sebuah bukuterbitan 1818. Novel yang menggemparkan dan laku keras dipasaran hingga abad 20. Sebuahkisah yang berbau sains fiksi, menyentuh aspek kebudayaan, dan mengguncang emosi dalambentuk horor. Begitu terkenalnya kisah tersebut, namun hanya sedikit yang tahu bahwa cerita berjudul“Frankenstein – The Modern Prometheus” karya Mary Shelley itu ternyata dilandasipengalaman pribadi yang menyeramkan yang dipadu dengan studi literatur, imajinasi liar,dan impian seorang muda usia 19 tahun.Dari Alam Mimpi Kisah besar itu berawal dari pengalaman nyata Mary Wollstonecraft Godwin (MariShelley) pada suatu musim panas tahun 1816 di sebuah kastil di tepi Lake Geneva, Swiss.Kastil itu adalah kediaman seorang penyair ternama Lord Byron. Kala itu Mary (masih 19 Tugas Agama Wawancara X | Hubungan Iman & IPTEK 4
  • 5. tahun) dan kekasihnya penyair Inggris Percy Shelley berkunjung ke sana atas undangan LordByron. Malam itu cuaca buruk dengan hujan lebat, petir dan badai mengganas di luar tembokbangunan batu yang sudah tua. Ketiga seniman tulis itu berkumpul di dekat perapian. Merekaberbincang santai dalam temaran kehangatan dan nyala api yang meliuk-liuk. Cuaca buruk membuat mereka jenuh, karena tak bisa beraktivitas di luar. Maka padasuatu malam, Byron menantang kedua tamunya untuk menulis sebuah cerita mencekam,masing-masing satu tulisan. Ketiganya pun sepakat dan memulai kegiatan menulis mereka disana untuk mengisi waktu. Pada suatu malam dengan badai yang masih menderu di luar sana, Mary yang sudahtertidur tiba-tiba terbangun akibat gangguan mimpi buruk. Ia kaget bukan kepalang manakalamendengar petir mendentum di luar sana. Keringat membanjir di tubuhnya. Mimpi buruk ituseolah nyata baginya, begitu hidup dan menakutkan. Setelah bisa menguasai dirinya, Mary pun meraih kertas dan pena. Menjelang subuh hariitu ia jemarinya mulai menulis di bawah temaram lampu yang bersinar remang-remang. Iamenuliskan detail mimpinya itu dalam sebuah cerita. Begini kira-kira sebagian kutipannya: “Saat merebahkan kepalaku di atas bantal, aku takbisa tidur apalagi berpikir… Aku melihat sepasang mata, dengan tatapan yang pedih. Akumelihat seorang mahasiswa yang pucat sedang berlutut diam di samping sesuatu. Akumelihat sesosok bayangan seorang lelaki yang meregang didekatnya, lalu mesin besar diruangan itu menunjukkan reaksi adanya tanda-tanda kehidupan, panel-panel yang bergeraksebagai penunjuk adanya sebuah reaksi dari sosok di samping mahasiswa itu. Sungguhmenakutkan, sebuah kekuatan yang luar biasa sebagai akibat usaha keras seorang manusiauntuk membentuk sesuatu cipataan yang menakjubkan di dunia!” Dan Mary memenangkanpertaruhan di antara ketiganya. Karangan yang berasal dari mimpi buruknya itu punkemudian ditulis dalam bentuk novel yang diterbitkan dua tahun kemudian. Dan melegendasebagai kisah Frankenstein hingga ini hari! Tugas Agama Wawancara X | Hubungan Iman & IPTEK 5
  • 6. b. Apa sumbangan etika Kristen dalam mencegah Frankenstein? Sumbangan etika Kristen dalam mencegah Frankeinstein yaitu kita dapat mengetahuikalau seseorang tidak dapat menggunakan dan mengandalkan ilmu pengetahuan yangdimiliki tanpa iman. Iman dapat mengontrol setiap tindakan kita apakah baik atau tidak.Membatu kita untuk memimpin mencari jati diri, tidak seperti Frankeinstein yang diciptakanhidup tanpa tujuan, sedangkan kita memiliki tujuan hidup ketika kita diciptakan oleh Tuhan.Kita adalah suatu yang berharga dimata Tuhan, dan kita dibantu dengan pimpinanNya dalammenjalani hidup. Tugas Agama Wawancara X | Hubungan Iman & IPTEK 6

×