• Share
  • Email
  • Embed
  • Like
  • Save
  • Private Content
7. nukleotida dan asam nukleat
 

7. nukleotida dan asam nukleat

on

  • 2,363 views

4 pharmacy n from pharmacy4 pharmacy n from pharmacy

4 pharmacy n from pharmacy4 pharmacy n from pharmacy

Statistics

Views

Total Views
2,363
Views on SlideShare
2,361
Embed Views
2

Actions

Likes
1
Downloads
62
Comments
0

1 Embed 2

http://www.slashdocs.com 2

Accessibility

Categories

Upload Details

Uploaded via as Microsoft PowerPoint

Usage Rights

© All Rights Reserved

Report content

Flagged as inappropriate Flag as inappropriate
Flag as inappropriate

Select your reason for flagging this presentation as inappropriate.

Cancel
  • Full Name Full Name Comment goes here.
    Are you sure you want to
    Your message goes here
    Processing…
Post Comment
Edit your comment

    7. nukleotida dan asam nukleat 7. nukleotida dan asam nukleat Presentation Transcript

    • Nukleotida dan asam nukleat Slamet Priyanto
    • Nukleotida
    •  Merupakan prekursor / dasar untuk asam nukleat, RNA dan DNA Struktur terdiri dari – Basa – Gula – phosphat
    •  Nukleotida berbeda dengan nukleosida  karena nukleosida tdk mempunyai gugus fosfat Sehingga kita sering menuliskan nukleotida sebagai  – Nukleosida monofosfat – Nukleosida difosfat – Nukleosida trifosfat Tergantung pada jumlah fosfat yg dimiliki Deoksiribonukleotida ditulis dng tambahan “d”  menunjukkan adanya gugus hidroksil pd atom C nomer 2
    •  Terdiri dari 2 golongan : – Ribonukleotida – Deoksiribonukleotida Jenis nukleotida : – Nama tergantung pada basanya – Jumlah fosfat yang dimiliki Adenin AMP, ADP, ATP, dAMP, dADP, dATP Guanin GMP, GDP, GTP, dGMP, dGDP, dGTP Sitosin CMP, CDP, CTP, dCTP, dCDP, dCTP Timin TMP, TDP, TTP, - Urasil UMP, UDP, UTP, dUMP, dUDP, dUTP
    •  Nukleotida mengikat basa nitrogennya pada atom C no. 1, dgn ikatan glikosida Gugus fosfat terikat pada gugus hidroksil atom C no. 5 Kedua kondisi diatas, menyebabkan nukleotida mempunyai sifat sifat: – Gugus phosphat  bertindak sbg asam kuat (pKa= 1) – Gugus amina dr basa purin dan pirimidine, dpt di protonasi – Nukleotida mampu menyerap sinar uv  dapat diukur konsentrasinya
    • Asam nukleat Merupakan bagian organisme hidup yg sangat penting Membawa informasi genetika yang akan diturunkan / ditransfer dr generasi ke generasi. Semua informasi yg ada dlm sel  DNA Ada 2 macam: – Asam deoksiribonukleat : AND / DNA – Asam ribonukleat : ARN / RNA Asam nukleat mrpk polimer nukleotida yg dihubungkan dgn ikatan fosfodiester
    • DNA (DeoxyriboNucleic Acid ) Dikenal sebagai materi genetik Merupakan komponen kromosom Merupakan polimer deoksiribonukleotida yg dihubungkan dengan ikatan fosfodiester Backbone (rangka) terdiri dr: gugus fosfat dan gula yg saling berseling Memiliki orientasi 5’  3’ jk gugus fosfat dr C5 berikatan dgn OH C3
    •  Didalam sel  dalam jalin ganda (double helix) Dimana gugus fosfat berada di luar dan basa nitrogennya di dalam Jalin ganda yg terbentuk bersifat anti parallel  ?
    • Susunan basa nitrogenpada jalin ganda DNA tidak randomGuanin (G) – Sitosin (C)Adenin (A) - Timin (T)Antara basa nitrogen satudengan yang laindihubungkan dengan ikatanhidrogenWatson and Crick :replikasi  sangat mungkinuntuk suatu DNAdiperbanyak dg informasi ygsama
    •  DNA di dalam sel ditemukan  3 bntk utama – Bentuk B – Bentuk A – Bentuk ZPerbedaanya ?
    •  seperti halnya protein, asam nukleat juga mempunyai struktur primer, sekunder dan tersier – asam nukleat mempunyai arah sense - Mempunyai individualitas  ditentukan dari urutan basa nitrogennya  disebut sebagai struktur primer - Informasi genetik ada pada struktur primer A C G T C 3’ 3’ 3’ 3’ ACGTC 3’ P P P P P P OH 5’ 5’ 5’ 5’ 5’
    • Struktur sekunder Double helix – Watson n Crick  menjawab struktur 3D DNA dgn X-ray diffraction pattern : hsl penelitian Rosalind Franklin – Mampu menyimpulkan bahwa :  mempunyai struktur double helix  dengan 10 basa setiap putaran  putaran 360°,  basa Nitrogen A-T , G – C  cekukan mayor and minor  double helix memutar ke kanan  self replication
    • Semikonservatif pd Replikasi DNAMekanisme pengkopianDNA  melibatkanpembukaan double helixSetiap rantai menjadipola / templat untuk pitabaruSemi konservatif  apabeda dengan konservatifdan dispersive?
    •  X-ray diffraction : ada 2 macam Yg telah diterjemahkan struktur 3 D nya : B form Bentuk yang umum adalah B form A form  RNA double helix – Gugus OH pd RNA  tidak memungkinkan melipat lebih dekat  membentuk A form yang lebih lebar
    • Dalam kondisi normal (kondisi fisiologis)  DNArelatif stabilKadang menjadi tidak stabil  krn proses2 replikasi,transkripsi
    •  Disosiasi double helix DNA  denaturasi – apabila DNA dipanaskan diatas melting temperaturnya (Tm) maka double helix akan terbuka – Tm  tergantung pada rasio (G+C)/ (A+T) – G/C content dapat dihitung dengan (G+C) / (Total Basa N) x 100%
    • RNAAda 4 mcm Hn RNA mRNA rRNA tRNA snRNA
    •  hnRNA  heterogeonous nuclear RNA  merupakan hasil transkripsi langsung dr DNA mRNA  – telah mengalami proses posttranskripsi  menghilangkan intron  informasi genetik  dlm btk codon (urutan 3 nukleotida) rRNA  – Komponen ribosom dimana translasi berlangsung tRNA  – Menerjemahkan kode genetik – Menghubungkan antara asam nukleat dengan asam amino  protein snRNA  – Small nuclear RNA  membantu proses splicing dalam post transkripsi proses
    • Transfer RNA (tRNA) composed of  a nucleic acid and a specific amino acid  provide the link between the nucleic acid sequence of mRNA and the amino acid sequence it codes for. An anticodon  a sequence of 3 nucleotides in a tRNA that is complementary to aStructure of tRNAs codon of mRNA
    • Fungsi biologis DNA sebagai pembawa informasi genetik – DNA  komponen dr kromosom Fungsi yang lain: – Nukleotida sbg pembawa energi – Nukleotida sebagi koensim – enzim