Ringkasan product development dan quality assurance
Upcoming SlideShare
Loading in...5
×
 

Ringkasan product development dan quality assurance

on

  • 3,783 views

Farmasi -

Farmasi -
Mata Kuliah Pengembangan Produk

Statistics

Views

Total Views
3,783
Views on SlideShare
3,783
Embed Views
0

Actions

Likes
1
Downloads
44
Comments
0

0 Embeds 0

No embeds

Accessibility

Categories

Upload Details

Uploaded via as Microsoft Word

Usage Rights

© All Rights Reserved

Report content

Flagged as inappropriate Flag as inappropriate
Flag as inappropriate

Select your reason for flagging this presentation as inappropriate.

Cancel
  • Full Name Full Name Comment goes here.
    Are you sure you want to
    Your message goes here
    Processing…
Post Comment
Edit your comment

Ringkasan product development dan quality assurance Ringkasan product development dan quality assurance Document Transcript

  • Stages of Product DevelopmentStages of Product Development (Proses Perancangan Produk)Tahapan Perkembangan Produk (Manufaktur)Proses pengembangan produk adalah suatu urutan tahap-tahap atau aktifitas dimana suatuperusahaan menyusun, mendesain, dan meluncurkan sebuah produk.Sebuah proses pengembangan yang terdefinisi dengan baik akan berguna untuk beberapa alasanberikut:a. Quality Assurance (Penjaminan Kualitas)Proses pengembangan menentukan fase sebuah proyek pengembangan akan sukses dan mampumelewati pemeriksaan sepanjang umur proyek. Proses ini merupakan salah satu cara untukmenjamin kualitas produk yang dihasilkan.b. Coordination (Pengkoordinasian)Suatu proses pengembangan yang memiliki keterhubungan yang jelas merupakan master planyang dapat mendefinisikan peran masing-masing orang di dalam tim pengembangan.c. Planning (Perencanaan)Proses pengembangan berisi tentang natural milestones yang berhubungan dengan usahamelengkapi tiap fasenya.d. Management (Pengaturan)Dengan membandingkan kejadian yang sebenearnya dengan proses yang telah dilakukan,seorang manajer mampu mengidentifikasi masalah yang mungkin muncul.e. Improvement (Perbaikan)Dengan pendokumentasian yang baik dari keseluruhan proses pengembangan dalam sebuahorganisasi, seringnya mampu memberikan bantuan dalam mengindentifikasi kesempatan-kesempatan untuk pengembangan.
  • Pada umumnya manajemen mutu dilakukan sebagai tindak lanjut atas sistem jaminanmutu yang telah diterapkan dan diakui sebagai jaminan untuk konsumen, seperti HACCP atauISO. Manajemen mutu pada tiga bagian utama penjamin mutu (quality conrol,qualityassurance, quality manajement) menjadi titik kritis dalam penerapan sistem jaminan mutu disuatu perusahaan.a. Manajemen mutu di bagian Quality control Quality control merupakan bagian yang bertugas menjamin mutu dari segi produk danproses yang dilakukan selama produksi sehingga pengendalian mutu bagian qualitycontrol mencakup pengendalian mutu pada bagian produksi.b. Manajemen mutu di bagian Quality assurance Quality assurance merupakan bagian yang bertugas melakukan pengawasan danpengendalian proses produksi untuk menghasilkan produk dengan standar mutu yang telahditentukan serta mengadakan penelitian dan pengembangan produk dalam tujuan meningkatkankepuasan konsumen sehingga pengendalian mutu pada quality assurancemencakup pengendalianmutu pada bagian quality control dan bagian research and development. Pada proses pengawasan quality assurance bekerjasama dengan bagian qualitycontrolyang bertanggung jawab terhadap bagian produksi dalam menjamin mutu produk yangdihasilkan. Pembagian tugas dalam quality control dalam mengawasi produksi harusmemperhatikan sumber daya yang tersedia dan volume produksi yang dijalankan. Pembagiantugas dapat dilakukan dengan memberi tanggung jawab kepada beberapa orang pada bagian-bagian kritis selama proses produksi seperti prosespenyedia bahan baku, proses pengalengan,proses pasteurisasi, atau proses packaging. Selain itu dalamquality control sendiri diperlukankepala bagian dan asisten kepala bagian serta bagian administrasi QC yang bertugas mengawasikinerja staff QC yang bertugas. Berdasarkan hasil atau data yang diperoleh dari QC, baik padabagian produksi atau pada bagian QC sendiri, dilaporkan pada bagian QA untuk kemudiandilakukan evaluasi dalam hal memperbaiki kualitas atau mempertahankan prestasi yang telahtercapai.
  • Pengawasan juga dilakukan pada bagian research and development. Pada bagian inipengawasan dapat langsung dilakukan oleh QA atau dengan bantuan QC denganmempertimbangkan sistem mutu yang diterapkan. Pengembangan produk baru sebagai upayamenjaga kualitas produk pada bagian research and development merupakan salah satu prosesuntuk menjaga kepercayaan konsumen terhadap mutu dan kualitas perusahaan, sehinggapengawasan dapat langsung dilakukan oleh QA. Pada bagian ini hal yang perlu diperhatikanadalah:Pengembangan dan penelitian formulasi produk baru Pengawasan dan pengendalian pada bagian produksi pengembangan produk diantaranyapada bahan baku, alur proses, produk akhir, dan gudang.Pengawasan mutu produk dengan pengujian produk akhir Penggunaan form pencatatan selama proses pengawasan sangat berguna dalammemberikan masukan pada manajemen tentang peningkatan kualitas dan perbaikan kinerja.Selain itu, form yang digunakan dapat menjadi dokumen untuk menelusuri kemungkinankesalahan prosedur jika terdapat pengaduan dari konsumen. Form pencatatan dalam upayamenjaga kualitas produk diantaranya form kualitas bahan baku, form kontaminan, form alurproses, form pasteurisasi, atau form packaging.Konsep Penjaminan Kualitas/mutu (quality assurance) Penjaminan kualitas adalah seluruh rencana dan lndakan sistematis yang pentinguntuk menyediakan kepercayaan yang digunakan untuk memuaskan kebutuhan tertentu darikualitas (Elliot, 1993). Kebutuhan tersebut merupakan refleksi dari kebutuhan pelanggan.Penjaminankualitas biasanya membutuhkan evaluasi secara terus-menerus dan biasanyadigunakan sebagai alat bagi manajemen. Menurut Gryna (1988), penjaminan kualitasmerupakan kegiatan untuk memberikan bukti-bukti untuk membangun kepercayaan bahwakualitas dapat berfungsi secara efektif (Pike dan Barnes, 1996). Sementara itu Cartin (1999:312) memberikan definisi penjaminan kualitas sebagaiberikut : Quality Assurance is all planned and systematic activities implemented within the the
  • quality system that can be demonstrated to provide confidence that a product or service willfulfill requirements for quality.Tujuan Penjaminan Kualitas/mutu Tujuan kegiatan penjaminan mutu bermanfaat, baik bagi pihak internal maupuneksternal organisasi. Menurut Yorke (1997), tujuan penjaminan (Assurance) terhadap kualitastersebut antara lain sebagai berikut.1. Membantu perbaikan dan peningkatan secara terus-menerus dan berkesinambunganmelalui praktek yang terbaik dan mau mengadakan inovasi.2. Memudahkan mendapatkan bantuan, baik pinjaman uang atau fasilitas atau bantuan laindari lembaga yang kuat clan dapat dipercaya.3. Menyediakan informasi pada masyarakat sesuai sasaran dan waktu secara konsisten, danbila mungkin, membandingkan standar yang telah dicapai dengan standar pesaing.4. Menjamin tidak akan adanya hal-hal yang tidak dikehendaki. Selain itu, tujuan dari diadakannya penjaminan kualitas (quality assurance) ini adalahagar dapat memuaskan berbagai pihak yang terkait di dalamnya, sehingga dapat berhasilmencapai sasaran masing-masing. Penjaminan kualitas merupakan bagian yang menyatu dalammembentuk kualitas produk dan jasa suatu organisasi atau perusahaan. Mekanisme penjaminankualitas yang digunakan juga harus dapat menghentikan perubahan bila dinilai perubahantersebut menuju ke arah penurunan atau kemunduran. Berkaitan dengan penjaminan kualitas, Stebbing dalam Dorothea E. Wahyuni(2003) menguraikan mengenai kegiatan penjaminan kualitas sebagai berikut :· Penjaminan kualitas bukan pengendalian kualitas atau inspeksi. Meskipun programpenjaminan kualitas (quality assurance) mencakup pengendalian kualitas dan inspeksi,namun kedua kegiatan tersebut hanya merupakan bagian dari komitmen terhadap mutusecara menyeluruh.
  • · Penjaminan kualitas bukan kegiatan pengecekan yang luar biasa. Dengan kata lain,departemen pengendali kualitas tidak harus bertanggung jawab dalam pengecekansegala sesuatu yang dikerjakan oleh orang lain.· Penjaminan kualitas bukan menjadi tanggung jawab bagian perancangan. Dengankata lain, departemen penjaminan kualitas bukan murupakan keputusan bidangperancangan atau teknik, tetapi membutuhkan orang yang dapat bertanggung jawab dalampengambilan keputusan dalam bidang-bidang yang dibutuhkan dalam perancangan.· Penjaminan kualitas bukan bidang yang membutuhkan biaya vang sangat besar.Pendokumentasian dan sertifikasi yang berkaitan dengan penjaminan kualitas bukanpernborosan.· Kegiatan penjaminan kualitas merupakan kegiatm pengendalian melalui prosedursecara benar, selungga dapat mencapai perbaikan dalam efisiensi, produktivitns, danprofitabilitas.· Penjaminan kualitas bukan merupakan obat yang mujarab untuk menyembuhkanberbagai penyakit. Dengan penjaminan kualitas, justru akan dapat mengerjakan segalasesuatu dengan baik sejak awal dan setiap waktu (do it right the first time and every time).· Penjaminan kualitas merupakan kegiatan untuk mencapai biaya yang efektif,membantu meningkatkan produktivitas.