• Share
  • Email
  • Embed
  • Like
  • Save
  • Private Content
Bab 3 sistem saraf
 

Bab 3 sistem saraf

on

  • 33,193 views

RANGKUMAN IPA BAB SISTEM SARAF

RANGKUMAN IPA BAB SISTEM SARAF

Statistics

Views

Total Views
33,193
Views on SlideShare
33,192
Embed Views
1

Actions

Likes
4
Downloads
551
Comments
8

1 Embed 1

https://twitter.com 1

Accessibility

Categories

Upload Details

Uploaded via as Microsoft PowerPoint

Usage Rights

© All Rights Reserved

Report content

Flagged as inappropriate Flag as inappropriate
Flag as inappropriate

Select your reason for flagging this presentation as inappropriate.

Cancel

18 of 8 previous next Post a comment

  • Full Name Full Name Comment goes here.
    Are you sure you want to
    Your message goes here
    Processing…
Post Comment
Edit your comment

    Bab 3 sistem saraf Bab 3 sistem saraf Presentation Transcript

    • By :Cah 9a Kuabeh
    • Badan Sel Saraf1. Badan Sel Badan sel terdiri dari inti sel yg dikelilingi oleh sitoplasma. Berfungsi utk menerima rasangan dari dendrit dan meneruskannya ke akson. Pada badan sele terdapat inti sel, sitoplasma, mitokondria, sentrosom, badan golgi, lisosom, dan badan nisel. Badan nisel : kumpulan retikulum endoplasma tempat transportasi sintesis protein.
    • Dendrit2. Dendrit Dendrit adl serabut sel saraf pendek dan bercabang – cabang yg keluar dari badan sel. Berfungsi utk menerima dan mengantarkan rasangan (impuls) ke badan sel.
    • 3. Neurit (Akson) Neurit adl serabut panjang yg merupakan perjuluran sitoplasma badan sel. Pada neurit terdapat benang – benang halus yg disebut neurofibril. Neurofibril dibungkus oleh selaput mielis yg berlemak yg berfungsi utk mempercepat jalannya rangsangan. Mielis itu dibungkus oleh sachwann yg akan menyediakan makanan neurit dan membantu pembentukan neurit. Neurit berfungsi utk menghantarkan rangasang dari badan sel saraf ke sel saraf lainnya.
    • Neurit (Akson)Sachwann Neurofibril
    • Sel Saraf Sensoris sel Sel saraf sensoris disebut juga saraf indra karena sel ini berhubungan dengan indera. Sel dendrit Saraf sensoris berfungsi untuk menerima rangsang (impuls) dr Badan sel indra ke saraf pusat ( ke otak atau Ke sumsum tulang belakang) Akson
    • Sel saraf motoris Sel saraf motoris disebut juga sel saraf dendrit penggerak karena sel ini berhubungan dengan otot sebagai alat gerak. Fungsi dari sel ini sendiri adalah saraf yang berfungsi untuk membawa perintah Badan sel atau tanggapan dari saraf pusat ( ke otak atau ke sumsum tulang belakang) sel Schwann ke otot atau kelenjar tubuh Lempeng ujung motor otot
    • Sel saraf perantara/ penghubung Sel saraf perantara (penghubung) merupakan sel saraf yang Sel reseptor berfungsi untuk meneruskan rangsangan dari sel saraf sensoris ke sel saraf motoris. Sel saraf tersebut dapat ditemukan di dalam otak dan sumsum tulang sel Schwann belakang. Jika panca indra kita dikenai rangsang maka indra akan memberikan impuls. Impuls merupakan pesan (rangsang) yang dibawa oleh sel saraf. Kemudian impuls Badan sel akan dihantarkan melalui saraf sensoris ke sistem saraf pusat ( otak dan sumsum tulang belakang). Setelah diproses di otak lalu impuls diteruskan ke saraf motoris melalui saraf penghubung. Dan proses selanjutnya saraf
    • GERAK BIASA Urutan impuls pada gerak biasa berbeda dengan pada gerak Refleks. Urutan jalannya impuls pada gerak biasa yaitu: Stimulus pada organ reseptor – sel saraf sensorik – otak – sel saraf motorik – respon pada organ efektor
    • GERAK Refleks Gerak Refleks terjadi secara otomatis terhadap rangsangan tanpa kontrol dari otak sehingga dapat berlangsung dengan cepat. Gerak Refleks terjadi tidak disadari terlebih dahulu atau tanpa dipengaruhi kehendak.
    • CONTOH GERAK Refleks Mengankat tangan ketika kena api Mengangkat kaki ketika kaki tertusuk duri Berkedip ketika ada benda asing masuk ke mata. dll
    • Gambar Dari Gerak Refleks
    • Urutan Perambatan Impuls PdGerak Refleks Stimulus pada organ reseptor – sel saraf sensorik – sel penghubung (asosiasi) pada sumsum tulang belakang – sel saraf motorik – respon pada organ efektor. Jalan pintas pada gerak Refleks yang memungkinkan terjadinya gerakan dengan cepat disebut lengkung Refleks.
    • Macam – Macam Gerak Refleks Refleks otak dan Refleks sumsum tulang belakang. Refleks otak terjadi apabila saraf penghubung (asosiasi) terdapat di dalam otak, seperti gerak mengedip atau mempersempit pupil pada saat ada cahaya yang masuk ke mata. Refleks sumsum tulang belakang terjadi apabila sel saraf penghubung terdapat di dalam sumsum tulang belakang seperti Refleks pada lutut.
    • Ciri – Ciri Gerak Refleks1. Dapat diramalkan jika rangsangannya sama2. Memiliki tujuan tertentu bagi organisme tersebut3. Memiliki reseptor tertentu dan terjadi pada efektor tertentu4. Berlangsung cepat, tergantung pada jumlah sinapsis yang dilalui impuls5. Spontan, tidak dipelajarai dulu6. Fungsi sebagai pelindung dan pengatur tingkah laku hewan7. Respon terus menerus dapat menyebabkan kelelahan
    • Macam – Macam Refleks Refleks spinal (pada sumsum tulang belakang), Refleks medulla (pada sumsum lanjutan), Refleks cerebellar (melibatkan otak kecil), Refleks superfisial (melibatkan kulit dan lain-lain), Refleks miotatik (pada otot lurik), Refleks visceral (berhubungan dengan dilatasi pupil dan denyut jantung).
    • Perbedaan Urutan Jalanya ImpulsGerak Refleks:Stimulus pada organ reseptor – sel saraf sensorik – sel penghubung (asosiasi) pada sumsum tulang belakang – sel saraf motorik – respon pada organ efektor.Gerak Biasa : Stimulus pada organ reseptor – sel saraf sensorik – otak – sel saraf motorik – respon pada organ efektor
    • Susunan Saraf Susunan Saraf Pusat Susunan Saraf Tepi Susunan Saraf Tidak Sadar EXIT
    • Susunan Saraf PusatSusunan saraf pusat mengatur seluruh kegiatan tubuhOrgan saraf pusat
    • Saraf Pusat Otak Sumsum Tulang Belakang
    • OtakOtak merupakan pusat saraf yang paling utama. Otakterletak di dalam rongga tengkorak. Otak Besar Otak Kecil Sumsum Lanjutan
    • Otak BesarOtak besar merupakan pusat saraf utama dan bagianterbesar dari otak. Volum otak besar pada orang dewasakira-kira 1500 cm3.Otak besar terdiri dari dua belahan. Yaitu belahan kiridan belahan kananSusunan Otak Besar
    • Susunan Otak Besar Lapisan Luar (korteks) Lapisan Dalam Sumsum Lanjutan
    • Lapisan Luarmeupakan lapisan tipis berwarnaLapisan luar (korteks) (korteks)kelabu dan banyak mengandung badan-badan sel saraf.Permukaan lapisan ini berlipat-lipat untuk memprluaspermukaan sehingga dapat memuat jutaan sel saraf(neuron)
    • Lapisan DalamLapisan dalam merupakan lapisan yang berwarna putihdan banyak terdapat serabut-serabut saraf, yaitu neuritdan dendrit
    • Otak KecilOtak kecil terletak di bawah otak besar bagian belakang.Susunan otak kecil seperti otak besar. Terdiri atasbelahan kanan dan kiri serta terbagi menjadi dua lapis.Lapisan luar berwarna kelabu dan bagian dalamberwarna putih. Belahan kanan dan kiri otak kecildihubungkan oleh jembatan Varol.Otak kecil berfungsi untuk mengatur keseimbangantubuh dan mengkoordinasi kerja otototot ketika kitabergerak.
    • Sumsum LanjutanSumsum lanjutan membentuk bagian bawah batangotak serta menghubungkan pons Varoli dengan sumsumtulang belakang. Sumsum tulangbelakang berfungsi sebagai:a) pusat pengendali pernapasan,b) menyempitkan pembuluh darah,c) mengatur denyut jantung,d) mengatur suhu tubuh.
    • Sumsum Tulang Belakangdi dalamSumsum tulang belakang terdapat memanjangrongga tulang belakang, mulai dari ruas-ruas tulang lehersampai ruas tulang pinggang ke dua. Sumsum tulangbelakang juga dibungkus oleh selaput meninges. Sumsum tulang belakang berfungsi untuk:a) menghantarkan impuls dari dan ke otak,b) memberi kemungkinan jalan terpendek gerak refleks.
    • Susunan Saraf TepiMerupakan serabut-serabut saraf yang terdiri atas 12pasang serabut saraf otak dan 31 pasang serabut sarafsumsum tulang belakang.
    • Susunan Saraf Tidak SadarSistem saraf autonom merupakan bagian dari susunansaraf tepi yang bekerjanya tidak dapat disadari danbekerja secara otomatis. Sistem saraf autonommengendalikan kegiatan organ-organ dalam seperti ototperut, pembuluh darah, jantung dan alat-alatreproduksi.
    • Otak merupakan alat tubuh yang sangat penting dan sebagai pusatpengatur dari segala kegiatan manusia. Otak terletak di dalam ronggatengkorak, beratnya lebih kurang 1/50 dari berat badan. Bagian utamaotak adalah otak besar (Cerebrum), otak kecil (Cerebellum), dan batangotak .
    • Otak Otak dilindungi oleh tulang-tulang tengkorak serta lapisan pelindung berupa selaput meninges. Urutan lapisan penyusun meninges dari luar ke dalam yaitu:1. Dura matter: berupa selaput yang kuat dan menempel pada tengkorak.2. Arakhnoid: bentuknya mirip sarang laba-laba dan terdapat cairan serebrospinalis. Fungsi selaput araknoid sebagai bantalan untuk melindungi otak dari bahaya kerusakan mekanik seperti benturan.3. Pia matter: lapisan yang terdekat dengan permukaan otak dan terdapat banyak pembuluh darah. Pembuluh darah membawa darah untuk mensuplai kebutuhan oksigen dan sari makanan bagi sel otak serta mengangkut sisa metabolisme sel.
    • Daerah motor Daerah berbicar utama Daerah pendengaran Daerah membaca Daerah Lobus bicara penglihatan Otak tengah Otak besarOtakdepan Otak kecil Sumsum lanjutan Sumsum tulang belakang
    •  Otak besar merupakan pusat saraf utama dan bagian terbesar dari otak. Volum otak besar dewasa kira – kira 1.500 cm3 . Otak besar terdiri atas 2 belahan , yaitu belahan kiri dan kanan . Belahan kiri mengendalikan kegiatan tubuh bagian kiri sedangkan kanan mengendalikan tubuh bagian kanan . Otak besar merupakan pusat pengendalian semua kegiatan yang disadari, misalnya berpikir , berbicara , melihat , mendengar dll . Otak besar terdiri atas 2 lapisan , yaitu lapisan luar dan lapisan dalam .  Lapisan luar merupakan lapisan tipis berwarna kelabu dan banyak mengandung badan – badan sel saraf . Permukaan sehingga dapat memuat jutaan sel saraf ( neuron )  Lapisan dalam merupaka lapisan yang berwarna putih banyak terdapat serabut – serabut saraf , yaitu neurit dan dendrit
    •  Otak kecil terletak di bagian belakang otak besar, tepatnya di bawah otak besar. Otak kecil terdiri atas dua lapisan, yaitu lapisan luar berwarna kelabu dan lapisan dalam berwarna putih. Otak kecil dibagi menjadi dua bagian, yaitu belahan kiri dan belahan kanan yang dihubungkan oleh jembatan varol. Fungsi otak kecil manusia adalah sebagai pengatur keseimbangan tubuh dan sebagai pusat koordinasi kerja otot ketika bergerak. Otak kecil terdiri atas dua bagian, yaitu bagian kiri dan kanan. Kedua bagian tersebut dihubungkan oleh jembatan varol. Jembatan varol berfungsi untuk menghantarkan impuls otot-otot bagian kanan dan kiri tubuh.
    • Sumsum lanjutan disebut juga sumsum sambung ataubatang otak. Sumsum lanjutan mempunyai beberapafungsi, yaitu sebagai pusat pengaturpernapasan, denyut jantung, suhu tubuh, serta pusatpelebaran dan penyempitan pembuluh darah. Sumsumlanjutan atau sumsum penghubung merupakanpenghubung antara otak dengan sumsum tulangbelakang.
    • Sumsum tulang belakang mempunyai dua fungsiutama, yaitu sebagai penghubung impuls yang berasal dariotak serta sebagai pusat gerak refleks. Sumsum tulangbelakang (medula spinalis) menempati rongga tulangbelakang dan berbentuk memanjang. Selaputpembungkusnya sama seperti pada otak, terdiri atasduramater, arachnoid, dan piamater. Penampangmelintang sumsum tulang belakang terbagi atas duabagian, yaitu bagian dalam dan bagian luar. Bagian dalamberwarna kelabu, banyak mengandung badan sel saraf dansel saraf penghubung. Bagian luar berwarna putih, danbanyak mengandung serabut saraf.
    • Neuron Daerah putih intermediet Sayap posteriorDaerah abu2 Saluran pusat Badan sel neuron motor Ventral sayap anterior
    • Menurut asal atau hubungannya, sistem saraf tepi dibedakan menjadisaraf otak dan saraf sumsum tulang belakang. Saraf otak adalah sarafyang keluar dari otak menuju alat-alat indra, misalnya mata, telinga,hidung, atau menuju otot-otot dan kelenjar tertentu. Saraf otak terdiriatas 12 pasang. Saraf sumsum tulang belakang adalah saraf yang keluardari sumsum tulang belakang menuju alatalat gerak tubuh, sepertilengan dan kaki, serta otot tubuh lain seperti otot dada dan leher. Saraftersebut terdiri atas 31 pasang Saraf ini merupakan gabungan darineuron sensorik dan motorik. Selain kedua saraf tersebut, pada sistemsaraf tepi juga terdapat saraf tak sadar. Saraf tak sadar adalah saraf yangberfungsi mengatur kegiatan organ tubuh yang bekerja di luar kesadaranSaraf tak sadar sering disebut saraf otonom. Saraf tak sadar terdiri atassistem saraf simpatik dan sistem saraf parasimpatik. Kedua sistem saraftersebut bekerja saling berlawanan.
    •  Sistem saraf simpatik mempunyai simpul saraf atau ganglion di sepanjang tulang belakang sebelah depan, mulai ruas leher terbawah sampai dengan tulang ekor. Fungsi saraf simpatik, antara lain mengerutkan kulit rambut, mempercepat denyut jantung, memperlebar pembuluh darah, dan mempertinggi tekanan darah. Sistem saraf parasimpatik berupa jaring-jaring yang saling berhubungan dengan ganglion yang tersebar di seluruh tubuh. Fungsi saraf parasimpatik berlawanan dengan fungsi saraf simpatik. Fungsi saraf parasimpatik, antara lain mengembangkan kulit rambut, memperlambat denyut jantung, mempersempit pembuluh darah, dan menurunkan tekanan darah.
    •  Ketika kita mendengar bel rumah berbunyi, isyarat dari telinga akan sampai ke otak. Otak menterjemahkan pesan tersebut dan mengirimkan isyarat ke kaki untuk berjalan mendekati pintu dan mengisyaratkan ke tangan untuk membukakan pintu. Ketika kita merasakan udara di sekitar kita panas, kulit akan menyampaikan informasi tersebut ke otak. Kemudian otak mengisyaratkan pada tangan untuk menghidupkan kipas angin. Ketika kita melihat kamar berantakan, mata akanmenyampaikan informasi tersebut ke otak, otak akan menterjemahkan informasi tersebut dan mengisyaratkan tangan dan kaki untuk bergerak membersihkan kamar.
    •  Susunan saraf tidak sadar ( autonom ) terdiri atas susunan saraf simpatik dan susunan saraf parasimpatik . Kerja sarf simpatik dan saraf parasimpatik saling berlawanan . Misalnya pada suatu hari kita bertemu seekor anjing besar ditengah jalan kebetulan kita sangat takut pada anjing, sehingga saat melihatnya jantung kita akan berdenyut lebih cepat , tetapi setelah melihat anjing tersebut tidak menghampiri / menjauh , maka rasa takut itu perlahan denyut jantung melambat dan kembali normal. Jadi ketika kita merasa takut , maka jantung berdenyut lebih cepat karena pengaruh kerja saraf simpatik dan ketika rasa takut itu sudah hilang , maka jantung berdenyut lambat karena pengaruh kerja saraf parasimpatik .
    • Sistem saraf simpati disebut juga sistem saraf torakolumbar, karena saraf preganglion keluar dari tulang belakang toraks ke-1 sampai dengan ke-12. Sistem saraf ini berupa 25 pasang ganglion atau simpul saraf yang terdapat di sumsum tulang belakang. Fungsi dari sistem saraf simpatik adalah sebagai berikut.1. Mempercepat denyut jantung.2. Memperlebar pembuluh darah.3. Memperlebar bronkus.4. Mempertinggi tekanan darah5. Memperlambat gerak peristaltis.6. Memperlebar pupil.7. Menghambat sekresi empedu.8. Menurunkan sekresi ludah.9. Meningkatkan sekresi adrenalin.
    • a. Amnesia (Lupa Ingatan) Amnesia disebabkan oleh kecelakaan pada kepala yang menyebabkan trauma sehingga penderita mengalami kebingungan & kehilangan ingatan. Amnesia dapat bersifat sementara atau permanen tergantung dari seberapa parahnya trauma yang diderita oleh otak.
    • Epilepsi Epilepsi disebabkan oleh adnaya gangguan penghantar impuls listrik pada sel-sel saraf. Orang yang terserang epilepsi mengalami kejang-kejang sampai dari mulutnya mengeluarkan busa. Epilepsi bukan penyakit menular dan dapat disembuhkan jika berobat secara teratur.
    • Polio Polio disebabkan oleh infeksi virus polio pada sumsum tulang belakang. Infeksi pada virus polio menimbulkan demam, kelumpuhan, sakit kepala yang berakhir pada hilangnya refleks, dan mengecilnya otot. Penyakit polio dapat dicegah dengan imunisasi polio. Jika penyakit ini sudah timbul maka tidak dapat diobati
    • Sakit kepala Sakit kepala umumnya disebabkan oleh melebarnya pembuluh darah pada daerah selaput otak. Pelebaran pembuluh darah ini umumnya bukan merupakan penyakit tersendiri tetapi merupakan bagian dari timbulnya gejala penyakit yang lebih serius.
    • Meningitis Meningitis terjadi karena infeksi virus atau bakteri pada meninges. Untuk menghlangkan rasa sakit kepala sering digunakan obat amfetamin yang dijual bebas, sedangkan obat anestetik digunakan dalam dunia medis untuk mengurangi rasa sakit. Obat-obatan tersebut jika digunakan sesuai dengan dosis dapat berguna karena dapat menghilangkan rasa sakit, tetapi jika digunakan secara berlebihan atau disalahgunakan maka akan menimbulkan ketagihan dan timbulnya halusinasi serta euforia