5. daur biogeokimia

8,616 views
8,125 views

Published on

0 Comments
3 Likes
Statistics
Notes
  • Be the first to comment

No Downloads
Views
Total views
8,616
On SlideShare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
1
Actions
Shares
0
Downloads
579
Comments
0
Likes
3
Embeds 0
No embeds

No notes for slide

5. daur biogeokimia

  1. 1. Defenisi Daur Biogeokimia Rangkaian perubahan bentuk unsur-unsur kimiayang melibatkan komponen-komponen biotik danabiotik dari ekosistem Biogeokimia adalah pertukaran atau perubahan yangterus menerus, antara komponen biosfer yang hidupdengan tak hidup
  2. 2. Macam-macam daurFungsi Daur Biogeokimia biogeokimia sebagai siklus materi yang mengembalikan • Daur Karbon & semua unsur-unsur kimia Oksigen yang sudah terpakai oleh • Daur Nitrogen semua yang ada di bumi baik komponen biotik • Daur Posfor maupun komponen abiotik, sehingga • Daur kelangsungan hidup di Belerang/sulfur bumi dapat terjaga.
  3. 3. 1) Kesetimbangan antara fotosintesis dan respirasi sel2) Secara umum dan alami setimbang3) Aktifitas manusia meningkatkan kandungan CO2 di atmosfer
  4. 4. Perubahan pada Daur Karbon: Efek Rumah Kaca (Peningkatan kandungan CO2 atmosfer dan suhu)Sebab:1) Pembakaran bahan bakar fosil2) Penebangan hutanAkibat:1) Kandungan CO2 di atmosfer meningkat, panas matahari yang terjebak di atmosfer meningkat.2) Suhu meningkat.
  5. 5. – Nitrogen memasuki ekosistem melalui 2 jalur alami. • Melalui hujan dan debu nitrogen. • Melalui fiksasi nitrogen, yang dilakukan oleh mikroba prokariotik dengan kemampuan mengubah N2 menjadi senyawa yang dapat digunakan untuk mensintesis senyawa organik bernitrogen seperti asam amino.• Sumber utama: – atmosfer (80%) – tanaman – bahan organik tanah
  6. 6. NO Denitrification N (Pseudomonas) Nitrogen fixation NO - (Klebsiella)Anaerobic Assimilation Organic nitrogen NHAerobic Assimilation Ammonification - Nitrogen fixation NO (Rhizobium) N (Nitrococcus) Nitrification NO - (Nitrosococcus)
  7. 7. Industri pupuk nitrogen kimiawi menyumbang pada daur nitrogen di alam.Hasil dari fiksasi nitrogen adalah amonia, yang di dalam tanah akan berubah menjadi amonium setelah mengalami penambahan ion H + (amonifikasi), yang dapat digunakan oleh tanaman. • Beberapa bakteri aerob dapat mengoksidasi amonium menjadi nitrat, melalui proses yang disebut nitrifikasi. • Nitrat juga dapat digunakan oleh tanaman. • Beberapa bakteri dapat menggunakan oksigen dari nitrat dan melepaskan N2 ke udara (denitrifikasi).
  8. 8. • Sumber utama – batuan • Input: pelapukan batuan – Bahan organik tanah • Output: fiksasi – tanaman mineral, pelindian – PO4- dalam tanah
  9. 9. Organisme membutuhkan fosfor untuk banyak hal.Daur fosfor lebih sederhana daripada daur-daur lainnya karena daur fosfor tidak melibatkan atmosfer. • Fosfor hanya ada dalam bentuk fosfat, yang diserap tanaman dan digunakan untuk sintesis senyawa organik.Humus dan partikel tanah mengikat fosfat, hal ini menyebabkan daur fosfat bersifat lokal.
  10. 10. Daur N dan P • Titik perhatian: – ketersediaan sebagai faktor pembatas1 – dekomposisi membatasi ketersediaan 2 Proses berjangka pendek Proses berjangka panjang
  11. 11. Perubahan pada Daur N dan P• Masukan besar-besaran N dan P tersedia oleh aktifitas manusia melalui: – Pemupukan dan erosi – Limbah industri dan rumah tangga – Pembakaran bahan bakar fosil - melepaskan NOx – Penggundulan hutan• Eutrofikasi Sacramento River, Central Valley, C
  12. 12. HUMAN IMPACTS Eutrofikasi1. Peningkatan kandungan N and P tersedia2. Perkembangan alga meningkat (hijau)3. Kematian alga meningkatkan endapan4. Peningkatan dekomposisi5. Oksigen menurun6. Kondisi anaerobik membunuh ikan dan hewan lain
  13. 13. Beggiatoa sulfate Thiothrix assimilation R-SH So(some procaryotes) Thiobacillus sulfate desulfurylation Aerobic assimilation R-SH HS SO - R-SH Anaerobic Chromatium Dissimilatory sulfate reduction Chromatium Chlorobium Desulfovibrio Chlorobium SO - So
  14. 14. • Sulfur terdapat dalam bentuk sulfat anorganik.• Sulfur direduksi oleh bakteri menjadi sulfida dan kadang-kadang terdapat dalam bentuk sulfur dioksida atau hidrogen sulfida.• Hidrogen sulfida ini seringkali mematikan mahluk hidup di perairan dan pada umumnya dihasilkan dari penguraian bahan organik yang mati.• Tumbuhan menyerap sulfur dalam bentuk sulfat (SO4).
  15. 15. • Perpindahan sulfat terjadi melalui proses rantai makanan, lalu semua mahluk hidup mati dan akan diuraikan komponen organiknya oleh bakteri.• Beberapa jenis bakteri terlibat dalam daur sulfur, antara lain Desulfomaculum dan Desulfibrio yang akan mereduksi sulfat menjadi sulfida dalam bentuk hidrogen sulfida (H2S).• Kemudian H2S digunakan bakteri fotoautotrof anaerob seperti Chromatium dan melepaskan sulfur dan oksigen.• Sulfur di oksidasi menjadi sulfat oleh bakteri kemolitotrof seperti Thiobacillus.
  16. 16. Perubahan Biogeokimia Lainnya• Hujan asam• Penipisan ozon
  17. 17. Deposisi asam terjadi apabila asam sulfat, asamnitrat, atau asam klorida yang ada di atmosferbaik sebagai gas maupun cair terdeposisikan ketanah, sungai, danau, hutan, lahanpertanian, atau bangunan melalui teteshujan, kabut, embun, salju, atau butiran-butirancairan (aerosol), ataupun jatuh bersama angin.
  18. 18. Asam-asam tersebut berasal dari prekursorhujan asam dari kegiatan manusia(anthropogenic) seperti emisi pembakaranbatubara dan minyak bumi, serta emisi darikendaraan bermotor. Kegiatan alam sepertiletusan gunung berapi juga dapat menjadi salahsatu penyebab deposisi asam. Reaksipembentukan asam di atmosfer dari prekursorhujan asamnya melalui reaksi katalitis danphotokimia
  19. 19. Penipisan OzonTidak terkait dengan peningkatankandungan CO2 atmosfer !!Terkait bahan pencemar yangmengandung khlorin (CFC yangdigunakan untuk pendingin danbotol semprot) mengurangikandungan ozon, yang berfungsimenahan radiasi sinar UVMempengaruhi kesehatan, pertumbuhantanaman dan lingkungan.

×