Ilham trivano ( pendidikan berkarakter )

447 views
378 views

Published on

0 Comments
1 Like
Statistics
Notes
  • Be the first to comment

No Downloads
Views
Total views
447
On SlideShare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
2
Actions
Shares
0
Downloads
23
Comments
0
Likes
1
Embeds 0
No embeds

No notes for slide

Ilham trivano ( pendidikan berkarakter )

  1. 1. Pendidikan berkarakter oleh ilham trivano
  2. 2. I. LATAR BELAKANG
  3. 3. Rumusan masalah 1. Apakah yang dimaksud dengan Pendidikan Berkarakter? 2. Mengapa kita membutuhkan Pendidikan Berkarakter? 3. Bagaimanakah cara membentuk Karakter? 4. Apa saja yang termasuk hal penting dari Pendidikan Berkarakter? 5. Apa tujuan, fungsi, dan media Pendidikan Berkarakter? 6. Apa saja dampak dari Pendidikan Berkarakter? 7. Bagaimanakah pinsip Pendidikan Berkarakter? 8. Apa saja indikator Pendidikan Berkarakter? 9. Bagaimana implementasi Pendidikan Berkarakter saat ini? 10. Bagaimana tips untuk mengimplementasikan Pendidikan Berkarakter di sekolah?
  4. 4. pembahasan 1. Pengertian pendidikan karakter Kata karakter berasal dari bahasa Yunani “to mark” yang berarti menandai dan terfokuskan pada bagaimana mengaplikasikan nilai kebaikan dalam bentuk tindakan atau tingkah laku. Kata pendidikan berasal dari bahasa Latin “Pedagogi”, yaitu dari kata “paid” artinya anak dan “agogos” artinya membimbing. Jadi, istilah pedagogi dapat diartikan sebagai “ilmu dan seni mengajar anak. Oleh karena itu, pendidikan karakter merupakan suatu sistem penanaman nilai-nilai karakter kepada warga sekolah yang meliputi komponen pengetahuan, kesadaran atau kemauan, dan tindakan untuk melaksanakan nilai-nilai tersebut. Oleh karena itu pendidikan berkarakter merupakan suatu wadah untuk meningkatkankan budi pekerti serta nilai moral siswa
  5. 5. Mengapa kita membutuhkan pendidikan berkarakter Pendidikan berkarakter sangat kita butuhkan karena pendidikan berkarakter dapat merubah moral serta dapat merubah orang yang cerdas semakin maju dan orang yang bodoh menjadi cerdas. Intinya pendidikan yang berkarakter dapat merubah hidup manusia ke arah yang lebih baik.
  6. 6. Cara membentuk pendidikan berkarakter 1. Keluarga keluarga merupakan hal yang terpenting diantara yang terpenting karena kehidupan dimulai dari sini, Ketika usia mereka di bawah tujuh tahun adalah masa terpenting dalam menanamkan karakter pada anak. Dalam hal ini, orang tua (keluarga) perlu menanamkan karakter tersebut sehingga pembangunan watak, akhlak atau karakter bangsa (nation and character building,), mulai tumbuh dan dapat berkembang dalam kesehariannya. 2. Sekolah Di era globalisasi ini, banyak sekolah yang sudah jarang sekali menerapkan nilai-nilai luhur Pancasila sehingga hubungan antara guru dan siswa tidak begitu akrab. Begitu juga dengan banyaknya siswa yang acuh tak acuh dengan keberadaan guru, tidak menghormati guru, dan lain-lain. Oleh karena itu, pihak sekolah perlu memperhatikan pembinaan sikap dan karakter masing-masing siswa dengan cara membina dan meningkatkan intelektualisme dan profesionalisme.
  7. 7. Pentingnya Pendidikan Karakter Pendidikan karakter sangat baik diterapkan, terutama bagi seorang siswa. Dengan adanya pendidikan karakter yang diterapkan secara sistematis dan berkelanjutan, seorang siswa akan menjadi cerdas emosinya
  8. 8. Tujuan pendidikan berkarakter a. Mengembangkan potensi dasar agar berhati baik,berpikiran baik , dan berperilaku baik. b. Memperkuat dan membangun perilaku bangsa yang multikultur. c. Meningkatkan peradaban bangsa yang kompetitif dalam pergaulan dunia.Prinsip Pendidikan Karakter 1.Komunitas sekolah mengembangkan dan meningkatkan nilai-nilai inti etika dan kinerja sebagai landasan karakter yang baik. 2.Sekolah berusaha mendefinisikan “karakter” secara komprehensif, di dalamnya mencakup berpikir (thinking), merasa (feeling), dan melakukan (doing). 3.Sekolah menggunakan pendekatan yang komprehensif, intensif, dan proaktif
  9. 9. Prinsip Pendidikan Karakter a. Religius, adalah sikap dan perilaku yang patuh dalam melaksanakan ajaran agama yang dianutnya, toleran terhadap pelaksanaan ibadah agama lain, serta hidup rukun dengan pemeluk agama lain. b. Jujur, adalah perilaku yang didasarkan pada upaya menjadikan dirinya sebagai orang yang selalu dapat dipercaya dalam perkataan, tindakan, dan pekerjaan. c. Toleransi, adalah sikap dan tindakan yang menghargai perbedaan agama, suku, etnis,pendapat, sikap, dan tindakan orang lain yang berbeda dari dirinya d. Disiplin, adalah tindakan yang menunjukkan perilaku tertib dan patuh pada berbagai ketentuan dan peraturan. e. Kerja Keras, adalah perilaku yang menunjukkan upaya sungguh-sungguh dalam mengatasi berbagai hambatan belajar, tugas dan menyelesaikan tugas dengan sebaik-baiknya. f. Kreatif, adalah berpikir dan melakukan sesuatu untuk menghasilkan cara atau hasil baru dari sesuatu yang telah dimiliki. g. Mandiri, adalah sikap dan prilaku yang tidak mudah tergantung pada orang lain dalam menyelesaikan tugas-tugas.
  10. 10. Kesimpulan Pendidikan berkarakter adalah suatu sistem dalam dunia pendidikan yang mengubah moral dan tata nilai siswa ke arah yang lebih baik. Pendidikan berkarakter dapat diterapkan ke dalam seluruh aspek kehidupan, dan pendidikan berkarakter dapat di wujudkan dengan bantuan pihak-pihak yang berwenang Saran a. Pendidikan berkarakter sebaiknya harus ditanamkan sejak kecil pada anak agar karakter-karakter baik dapat bertumbuh dalam dirinya. b. Lingkungan sekolah yang positif dapat membantu seorang siswa dalam membangun karakternya. Oleh arena itu, pihak sekolah hendaknya menciptakan lingkungan sekolah yang positif. c. Sebaiknya, guru sebagai orang tua siswa di sekolah dapat menanamkan pendidikan karakter kepada mereka dengan cara memberi teladan dan disiplin tentang pendididkan karakter yang baik. d. Segala sesuatu yang baik akan berujungkan pada hasil yang baik pula.

×