• Share
  • Email
  • Embed
  • Like
  • Save
  • Private Content
Anakku Nggak Suka Membaca. Benarkah?
 

Anakku Nggak Suka Membaca. Benarkah?

on

  • 599 views

 

Statistics

Views

Total Views
599
Views on SlideShare
444
Embed Views
155

Actions

Likes
0
Downloads
2
Comments
0

2 Embeds 155

http://24hourparenting.com 154
https://twitter.com 1

Accessibility

Categories

Upload Details

Uploaded via as Adobe PDF

Usage Rights

© All Rights Reserved

Report content

Flagged as inappropriate Flag as inappropriate
Flag as inappropriate

Select your reason for flagging this presentation as inappropriate.

Cancel
  • Full Name Full Name Comment goes here.
    Are you sure you want to
    Your message goes here
    Processing…
Post Comment
Edit your comment

    Anakku Nggak Suka Membaca. Benarkah? Anakku Nggak Suka Membaca. Benarkah? Presentation Transcript

    • anakku nggak suka membaca. benarkah?
    • anakku nggak suka membaca. benarkah?
    • Tidak ada satu anak pun yang terlahir di dunia dengan takdir tidak suka membaca atau suka membaca.
    • Anak akan membaca jika ia merasa mendapatkan manfaat dari membaca. Menyenangkan, misalnya.
    • Membaca bisa di mana saja dan apa saja. Komik, website, brosur, koran, atau aktivitas apapun yang melibatkan interaksi anak dengan teks adalah aktivitas membaca.
    • Kunci utamanya adalah kesiapan dan minat anak.
    • Pengalaman positif, tidak memaksa, dan membosankan atas kegiatan membaca adalah dasar terpenting.
    • Standar orangtua seringkali membuat anak merasa membaca itu sulit dan membosankan. Kalau tidak sampai tamat dan bukan buku serius maka anak belum dianggap membaca.
    • Merendahkan kebiasaan anak membaca komik, tidak membuat anak “melupakan” komik dan beralih ke buku-buku “canggih”. Namun, justru membuat anak meragukan minat dan kemampuannya sebagai pembaca.
    • Yang biasanya terjadi adalah anak diberi label tidak suka membaca oleh orangtua atau lingkungan. Padahal, mungkin anak hanya tidak suka tipe teks tertentu.
    • Pemberian label atau labelling adalah efek dari pola pengasuhan dan lingkungan yang tidak kondusif. Efek dari labelling ini adalah hal pertama yang harus diubah.
    • Labelling dapat diubah agar anak belajar hal yang baru, yaitu sikap “saya suka membaca”.
    • Sikap orangtua, yang mendukung dan percaya pada kemampuan anak, akan mendorong tumbuhnya sikap anak yang mencintai bacaan.