STANDAR KOMPETENSI, KOMPENTENSI DASAR DAN INDIKATOR HASIL BELAJAR, SERTA KRITERIA KETUNTASAN MINIMAL (KKM)<br />Desain Ins...
Kompetensi Dasar<br />
Indikator Pencapaian Kompentensi<br />
Tujuan Pembelajaran<br />
STANDAR KOMPETENSI<br />
STANDAR KOMPETENSI <br />
STANDAR KOMPETENSI <br />
Kelompokmatapelajaran agama danakhlakmulia<br />
StandarKompetensiKelompok Mata Pelajaran (SK-KMP) dikembangkanberdasarkantujuandancakupanmuatandan/ ataukegiatansetiapkelo...
Standar Kompetensi Lulusan (SKL)Pendidikan Agama<br />
KOMPETENSI DASAR<br />
Kompetensi Dasar<br />
Beberapa Contoh SK-KD PAI<br />Untuk download SK_KD<br />http://www.tendik.org/<br />
Tugas Guru KD<br />
Tujuan pembelajaran yang diharapkan dapat dimiliki oleh siswa setelah mereka melakukan proses pembelajaran tertentu.<br />...
Indikator adalah penanda tercapaian/ketidak-tercapaian KD<br />Setiap sebuah Kompetensi Dasar dapat dijabarkan dalam beber...
Digunakansebagaidasaruntukmenyusunalatpenilaian</li></ul>Perumusan Indikator Hasil Belajar<br />
21 - 9<br />Merumuskan Indikator<br /><ul><li>Setiap kompetensi dasar dikembangkan menjadi beberapa indikator
Keseluruhan indikator memenuhi tuntutan kompetensi yang tertuang dalam kata kerja yang digunakan dalam SK-KD.
Indikator dimulai dari tingkatan berpikir mudah ke sukar, sederhana ke kompleks, dekat ke jauh, dan dari konkrit ke abstra...
Indikator harus mencapai tingkat kompetensi minimal KD dan dapat dikembangkan melebihi kompetensi minimal sesuai dengan po...
Indikator  yang dikembangkan harus menggambarkan hirarki kompetensi.</li></li></ul><li>22 - 9<br />Merumuskan Indikator<br...
Contoh Indikator Hasil Belajar<br />PAI SMA<br />
1<br />Diklat/Bimtek<br />T<br />P<br />M<br />K<br />S<br />S<br />A<br />Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan<br />PENETA...
2<br />*<br />*<br />PENGERTIAN<br /><ul><li>Kriteria ketuntasan minimal (KKM) adalah kriteria ketuntasan belajar (KKB) ya...
KKM pada akhir jenjang satuan pendidikan untuk kelompok mata pelajaran selain ilmu pengetahuan dan teknologi merupakan nil...
4<br />*<br />*<br />RAMBU - RAMBU<br /><ul><li>KKM ditetapkan pada awal tahun pelajaran oleh satuan pendidikan berdasarka...
Ketuntasan Belajar setiap indikator yang telah ditetapkan dalam suatu kompetensi dasar berkisar antara 0 – 100%.
Nilai KKM dinyatakan dalam bentuk bilangan bulat dengan rentang  0 – 100
Sekolah dapat menetapkan KKM di bawah nilai ketuntasan belajar maksimal, dan berupaya secara bertahap meningkatkan untuk m...
Nilai KKM harus dicantumkan dalam Laporan Hasil Belajar Peserta didik</li></li></ul><li>5<br />*<br />*<br />FUNGSI KKM<br...
Sebagai acuan bagi peserta didik dalam menyiapkan diri mengikuti penilaian mata pelajaran.
Dapat digunakan sebagai bagian komponen dalam melakukan evaluasi program pembelajaran yang dilaksanakan di sekolah.
Merupakan kontrak pedagogik antara pendidik dengan peserta didik dan satuan pendidikan dengan masyarakat.
Merupakan target satuan pendidikan dalam pencapaian kompetensi tiap mata pelajaran.</li></li></ul><li>6<br />*<br />*<br /...
7<br />*<br />A<br />PRINSIP PENETAPAN KKM<br />1<br />2<br />3<br />Dilakukan melalui analisis ketuntasan belajar minimal...
8<br />*<br />A<br />PRINSIP PENETAPAN KKM<br />4<br />5<br />Kriteria ketuntasan minimal mata pelajaran merupakan rata-ra...
9<br />1<br />*<br />B<br />LANGKAH-LANGKAH PENETAPAN KKM<br />Guru atau kelompok guru menetapkan KKM mata pelajaran denga...
10<br />2<br />3<br />4<br />*<br />B<br />LANGKAH-LANGKAH PENETAPAN KKM<br />Hasil penetapan KKM oleh guru atau kelompok ...
11<br />*<br />C<br />PENENTUAN KKM<br />1<br />2<br />3<br />KOMPLEKSITAS<br />DAYA DUKUNG<br />INTAKE PESERTA DIDIK<br />
12<br />*<br />1<br />KOMPLEKSITAS<br />Peserta didik<br />Tingkat Kompleksitas: <br />(kesulitan dan kerumitan) setiap KD...
13<br />*<br />2<br />DAYA DUKUNG<br />*<br />*<br />*<br />*<br />*<br />Ketersediaan Tenaga<br />Sarana dan prasarana pe...
14<br />*<br />3<br />INTAKE<br />(Tingkat Kemampuan Rata-rata Peserta Didik)<br />Kelas X dapatdidasarkanpadahasilseleksi...
15<br />*<br />*<br />FORMAT KKM<br />
16<br />*<br />Menafsirkan Kriteria Menjadi Nilai<br />*<br />A. Dengan memberikan poin :<br />JikaindikatormemilikiKriter...
17<br />*<br />Menafsirkan Kriteria Menjadi Nilai<br />*<br />B.  Dengan menggunakan rentang nilai :<br />Penentuan rentan...
Upcoming SlideShare
Loading in …5
×

6 standar kompetensi, kompentensi dasar dan hasil belajar

14,520 views

Published on

1 Comment
2 Likes
Statistics
Notes
No Downloads
Views
Total views
14,520
On SlideShare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
18
Actions
Shares
0
Downloads
581
Comments
1
Likes
2
Embeds 0
No embeds

No notes for slide

6 standar kompetensi, kompentensi dasar dan hasil belajar

  1. 1. STANDAR KOMPETENSI, KOMPENTENSI DASAR DAN INDIKATOR HASIL BELAJAR, SERTA KRITERIA KETUNTASAN MINIMAL (KKM)<br />Desain Instruksional<br />STAI SMQ Bangko<br />
  2. 2. Kompetensi Dasar<br />
  3. 3. Indikator Pencapaian Kompentensi<br />
  4. 4. Tujuan Pembelajaran<br />
  5. 5. STANDAR KOMPETENSI<br />
  6. 6. STANDAR KOMPETENSI <br />
  7. 7. STANDAR KOMPETENSI <br />
  8. 8. Kelompokmatapelajaran agama danakhlakmulia<br />
  9. 9. StandarKompetensiKelompok Mata Pelajaran (SK-KMP) dikembangkanberdasarkantujuandancakupanmuatandan/ ataukegiatansetiapkelompokmatapelajaran, yakni: <br />
  10. 10.
  11. 11.
  12. 12.
  13. 13.
  14. 14. Standar Kompetensi Lulusan (SKL)Pendidikan Agama<br />
  15. 15. KOMPETENSI DASAR<br />
  16. 16. Kompetensi Dasar<br />
  17. 17. Beberapa Contoh SK-KD PAI<br />Untuk download SK_KD<br />http://www.tendik.org/<br />
  18. 18. Tugas Guru KD<br />
  19. 19. Tujuan pembelajaran yang diharapkan dapat dimiliki oleh siswa setelah mereka melakukan proses pembelajaran tertentu.<br />Dengan demikian, indikator hasil belajar merupakan kemampuan siswa yang dapat diobservasi (observable).<br />Artinya, apa hasil yang diperoleh siswa setelah mereka mengikuti proses pembelajaran<br />Indikator Hasil Belajar<br />
  20. 20. Indikator adalah penanda tercapaian/ketidak-tercapaian KD<br />Setiap sebuah Kompetensi Dasar dapat dijabarkan dalam beberapa indikator hasil belajar (satu KD memiliki beberapa indikator)<br />Perumusan Indikator Hasil Belajar mengunakan kata-kata operasional<br /><ul><li>Indikatordikembangkansesuaidengankarakteristikpesertadidik, satuanpendidikan, danpotensidaerah
  21. 21. Digunakansebagaidasaruntukmenyusunalatpenilaian</li></ul>Perumusan Indikator Hasil Belajar<br />
  22. 22. 21 - 9<br />Merumuskan Indikator<br /><ul><li>Setiap kompetensi dasar dikembangkan menjadi beberapa indikator
  23. 23. Keseluruhan indikator memenuhi tuntutan kompetensi yang tertuang dalam kata kerja yang digunakan dalam SK-KD.
  24. 24. Indikator dimulai dari tingkatan berpikir mudah ke sukar, sederhana ke kompleks, dekat ke jauh, dan dari konkrit ke abstrak (bukan sebaliknya).
  25. 25. Indikator harus mencapai tingkat kompetensi minimal KD dan dapat dikembangkan melebihi kompetensi minimal sesuai dengan potensi dan kebutuhan peserta didik.
  26. 26. Indikator yang dikembangkan harus menggambarkan hirarki kompetensi.</li></li></ul><li>22 - 9<br />Merumuskan Indikator<br />Lanjutan ...<br />Rumusan indikator sekurang-kurangnya mencakup dua aspek, yaitu tingkat kompetensi dan materi pembelajaran. <br />Indikator harus dapat mengakomodasi karakteristik mata pelajaran sehingga menggunakan kata kerja operasional yang sesuai. <br />Rumusan indikator dapat dikembangkan menjadi beberapa indikator penilaian yang mencakup ranah kognitif, afektif, dan/atau psikomotorik.<br />
  27. 27. Contoh Indikator Hasil Belajar<br />PAI SMA<br />
  28. 28. 1<br />Diklat/Bimtek<br />T<br />P<br />M<br />K<br />S<br />S<br />A<br />Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan<br />PENETAPAN<br />Kriteria<br />Ketuntasan<br />Minimal<br />
  29. 29. 2<br />*<br />*<br />PENGERTIAN<br /><ul><li>Kriteria ketuntasan minimal (KKM) adalah kriteria ketuntasan belajar (KKB) yang ditentukan oleh satuan pendidikan.
  30. 30. KKM pada akhir jenjang satuan pendidikan untuk kelompok mata pelajaran selain ilmu pengetahuan dan teknologi merupakan nilai batas ambang kompetensi </li></li></ul><li>3<br /><ul><li>KKM ditetapkanolehsekolahpadaawaltahunpelajarandenganmemperhatikan:</li></ul>Intake (kemampuan rata-rata pesertadidik)<br />Kompleksitas (mengidentifikasiindikatorsebagaipenandatercapainyakompetensidasar)<br />Kemampuandayapendukung (berorientasipadasumberbelajar)<br />
  31. 31. 4<br />*<br />*<br />RAMBU - RAMBU<br /><ul><li>KKM ditetapkan pada awal tahun pelajaran oleh satuan pendidikan berdasarkan hasil musyawarah guru mapel di satuan pendidikan
  32. 32. Ketuntasan Belajar setiap indikator yang telah ditetapkan dalam suatu kompetensi dasar berkisar antara 0 – 100%.
  33. 33. Nilai KKM dinyatakan dalam bentuk bilangan bulat dengan rentang 0 – 100
  34. 34. Sekolah dapat menetapkan KKM di bawah nilai ketuntasan belajar maksimal, dan berupaya secara bertahap meningkatkan untuk mencapai ketuntasan maksimal
  35. 35. Nilai KKM harus dicantumkan dalam Laporan Hasil Belajar Peserta didik</li></li></ul><li>5<br />*<br />*<br />FUNGSI KKM<br /><ul><li>Sebagai acuan bagi pendidik dalam menilai kompetensi peserta didik sesuai KD mata pelajaran yang diikuti.
  36. 36. Sebagai acuan bagi peserta didik dalam menyiapkan diri mengikuti penilaian mata pelajaran.
  37. 37. Dapat digunakan sebagai bagian komponen dalam melakukan evaluasi program pembelajaran yang dilaksanakan di sekolah.
  38. 38. Merupakan kontrak pedagogik antara pendidik dengan peserta didik dan satuan pendidikan dengan masyarakat.
  39. 39. Merupakan target satuan pendidikan dalam pencapaian kompetensi tiap mata pelajaran.</li></li></ul><li>6<br />*<br />*<br />MEKANISME PENETAPAN KKM<br />1<br />2<br />3<br />PRINSIP PENETAPAN KKM<br />LANGKAH-LANGKAH PENETAPAN KKM<br />PENENTUAN KKM<br />
  40. 40. 7<br />*<br />A<br />PRINSIP PENETAPAN KKM<br />1<br />2<br />3<br />Dilakukan melalui analisis ketuntasan belajar minimal pada setiap indikator dengan memperhatikan kompleksitas, daya dukung, dan intake peserta didik<br />KKM Kompetensi Dasar (KD) merupakan rata-rata dari KKM indikator yang terdapat dalam Kompetensi Dasartersebut<br />Kriteria ketuntasan minimal setiap Standar Kompetensi (SK) merupakan rata-rata KKM Kompetensi Dasar (KD) yang terdapat dalam SK tersebut<br />
  41. 41. 8<br />*<br />A<br />PRINSIP PENETAPAN KKM<br />4<br />5<br />Kriteria ketuntasan minimal mata pelajaran merupakan rata-rata dari semua KKM-SK yang terdapat dalam satu semester atau satu tahun pembelajaran, dan dicantumkan dalam Laporan Hasil Belajar (LHB/Rapor) peserta didik<br />Pada setiap indikator atau kompetensi dasar dimungkinkan adanya perbedaan nilai ketuntasan minimal<br />
  42. 42. 9<br />1<br />*<br />B<br />LANGKAH-LANGKAH PENETAPAN KKM<br />Guru atau kelompok guru menetapkan KKM mata pelajaran dengan mempertimbangkan tiga aspek kriteria, yaitu kompleksitas, daya dukung, dan intake peserta didik dengan skema sebagai berikut:<br />KKM <br />Mata Pelajaran<br />KKM <br />Indikator<br />KKM <br />Kompetensi Dasar<br />KKM <br />Standar Kompetensi<br />
  43. 43. 10<br />2<br />3<br />4<br />*<br />B<br />LANGKAH-LANGKAH PENETAPAN KKM<br />Hasil penetapan KKM oleh guru atau kelompok guru mata pelajaran disahkan oleh kepala sekolah untuk dijadikan patokan guru dalam melakukan penilaian<br />KKM yang ditetapkan disosialisaikan kepada pihak-pihak yang berkepentingan, yaitu peserta didik, orang tua, dan dinas pendidikan<br />KKM dicantumkan dalam LHB pada saat hasil penilaian dilaporkan kepada orang tua/wali peserta didik<br />
  44. 44. 11<br />*<br />C<br />PENENTUAN KKM<br />1<br />2<br />3<br />KOMPLEKSITAS<br />DAYA DUKUNG<br />INTAKE PESERTA DIDIK<br />
  45. 45. 12<br />*<br />1<br />KOMPLEKSITAS<br />Peserta didik<br />Tingkat Kompleksitas: <br />(kesulitan dan kerumitan) setiap KD atau indikator yang harus dicapai oleh peserta didik<br />Kompleksitas tinggi, apabila dalam mencapai kompetensi diperlukan :<br />GURU<br />Waktu<br />Guru<br /><ul><li>memahami kompetensi </li></ul> yang harus dicapai <br /> peserta didik<br /><ul><li> kreatif dan inovatif </li></ul> dalam melaksanakan <br /> pembelajaran <br />cukup lama karena perlu pengulangan<br />Penalaran dan kecermatan peserta didik yang tinggi<br />
  46. 46. 13<br />*<br />2<br />DAYA DUKUNG<br />*<br />*<br />*<br />*<br />*<br />Ketersediaan Tenaga<br />Sarana dan prasarana pendidikan <br />yang diperlukan<br />Biaya operasional pendidikan<br />Manajemen Sekolah<br />Kepedulian stakeholders sekolah<br />
  47. 47. 14<br />*<br />3<br />INTAKE<br />(Tingkat Kemampuan Rata-rata Peserta Didik)<br />Kelas X dapatdidasarkanpadahasilseleksiPenerimaanPesertaDidikBaru (PPDB), NilaiUjianNasional (NUN), Raporkelas 3 SMP, tesseleksimasuk, ataupsikotes<br />intake<br />Kelas XI dan XII didasarkan pada tingkat pencapaian KKM peserta didik pada semester atau kelas sebelumnya <br />
  48. 48. 15<br />*<br />*<br />FORMAT KKM<br />
  49. 49. 16<br />*<br />Menafsirkan Kriteria Menjadi Nilai<br />*<br />A. Dengan memberikan poin :<br />JikaindikatormemilikiKriteria: kompleksitasrendah, dayadukungtinggidan intake pesertadidiksedangnilainyaadalah<br />89<br />
  50. 50. 17<br />*<br />Menafsirkan Kriteria Menjadi Nilai<br />*<br />B. Dengan menggunakan rentang nilai :<br />Penentuan rentang nilai dan penetapan nilai dari setiap kriteria merupakan kesepakatan forum MGMPsekolah, misalnya :<br />Nilai KKM indikatoradalah rata-rata darinilaiketigakriteria yang ditentukan. Contoh : kompleksitassedang (75), dayadukungtinggi (95), dan intake sedang (70), <br />makanilai KKM indikator = (75 + 95 + 70) : 3 = 80<br />
  51. 51. 18<br />*<br />Menafsirkan Kriteria Menjadi Nilai<br />*<br />C. Dengan memberikan pertimbangan professional judgement pada setiap kriteria untuk menetapkan nilai<br />Kompleksitas<br />Daya Dukung<br />Intake<br /><ul><li>Tinggi
  52. 52. Sedang
  53. 53. Rendah
  54. 54. Tinggi
  55. 55. Sedang
  56. 56. Rendah
  57. 57. Tinggi
  58. 58. Sedang
  59. 59. Rendah</li></ul>Contoh :<br />Jika indikator memiliki kriteria: kompleksitas rendah, daya dukung tinggi<br />dan intake peserta didik sedang  maka terdapat dua komponen yang<br />memungkinkan untuk menetapkan nilai KKM 100 yaitu kompleksitas<br />rendah dan daya dukung tinggi. Karena intake peserta didik sedang,<br />guru dapat mengurangi nilai KKM, misalnya menjadi antara 80 – 90.<br />
  60. 60. 19<br />*<br /> PENETAPAN KKM<br />Contoh : Dengan Memberi Poin<br />
  61. 61. 20<br />*<br /> PENETAPAN KKM<br />Contoh : Dengan Memberi Poin<br />
  62. 62. 21<br />Contoh : Mata Pelajaran BIOLOGI kelas X Semester 1<br />
  63. 63. 22<br />Contoh : Mata Pelajaran BIOLOGI kelas X Semester 1<br />
  64. 64. 23<br />LAPORAN HASIL BELAJAR PESERTA DIDIK<br />SEKOLAH MENENGAH ATAS<br />*<br />Nama Peserta Didik <br />:<br />…………………….<br />Nama Sekolah<br />:<br />………………………………..<br />Nomor Induk<br />:<br />…………………….<br />Tahun Pelajaran<br />:<br />200…. / 200….<br />Kelas / Semester<br />:<br />………./…………..<br />PENULISAN KKM PADA LHB PESERTA DIDIK<br />NO.<br />NAMA MATA PELAJARAN<br />KKM<br />NILAI HASIL BELAJAR<br />PENGETAHUAN<br />PRAKTIK<br />SIKAP / AFEKTIF<br />ANGKA<br />HURUF<br />ANGKA<br />HURUF<br />PREDIKAT<br />1.<br />PENDIDIKAN AGAMA<br />75<br />2.<br />PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN<br />75<br />3.<br />BHS. INDONESIA<br />70<br />
  65. 65. 24<br />ManfaatAnalisis:<br />1. Sebagaidasaruntukmenetapkan KKM <br />padatahunberikutnya<br />2. Perbaikanprosespembelajaran<br />*<br /> ANALISIS KETUNTASAN<br />*<br />Analisis ketuntasan adalah kegiatan yang dilakukan untuk mengetahui tingkat ketercapaian KKM yang telah ditetapkan<br />Hasil analisis ditindaklanjuti dengan memberikan perbaikan (remedial) bagi peserta didik yang belum tuntas dan pengayaan (enrichment) bagi yang sudah tuntas.<br />
  66. 66. 25<br />ANALISIS PENCAPAIAN KETUNTASAN<br />BELAJAR PESERTA DIDIK PER KD<br />
  67. 67. 26<br />REKAPITULASI PENCAPAIAN <br />KETUNTASAN BELAJAR MINIMAL<br />
  68. 68. 27<br />Diklat/Bimtek<br />T<br />P<br />M<br />K<br />S<br />S<br />A<br />Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan<br />TERIMA KASIH <br />

×